SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

44,347 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-15 of 15

Analytics

Silvia Permatasari; Tengku Hamid Darmawan; Rendy Rendy; Nabila Azzahra; Lola Zulaika +6 more

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Industrial Revolution 4.0, which coincided with the presence of the Covid-19 pandemic, demanded that the world of education implement a different system. Classroom learning that involves students directly is now starting to switch to online learning. One of the learning media used is the Kahoot application. Interactive quizzes in this application can be implemented on an ongoing basis, including in face-to-face learning after the pandemic. Unfortunately, not all educational institutions know about the existence and benefits of this application. Sungai Putih High School, Kampar Regency, which is our service partner, is one of them. This dedication to introducing interactive learning through online media has had satisfactory results. From 38 respondents covering all classes and teachers at the high school, 100% of respondents felt interested in this learning and 96% of respondents agreed that learning evaluation using Kahoot was felt to be more effective than tests in general. For the continuity of implementation, the service team provided a Kahoot Usage Guide book which was designed directly by the service team.

noviani, amallia; Adha, Muhammad Mona; Rohma, Rohman

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The country of Indonesia is currently undergoing rapid changes, namely the Covid-19 virus. The changes that occur are certainly very influential on the order of life, especially technology among the world of education. The educational environment has changed, where previously the learning process was carried out face-to-face, but now uses online learning media. Schools are one of the main factors in shaping the character of students, so that they can support the good use of technology, which is called digital citizenship. But in reality today, the reason is partly the lack of bad attitudes in the use of technology by students. The problem that will be discussed in this study is how the influence of online learning media in strengthening the Digital Citizenship attitude of students in Civics subjects. The research method used is a descriptive method with a quantitative approach. The data collection technique used the main technique, namely a questionnaire. The data analysis tool in this study uses SPSS version 20. Based on the results of the research conducted, it shows that there is an influence of online learning media in strengthening students' digital citizenship attitudes in Civics subjects with a large percentage of the effect, which is 56,5%.   Keywords: Online Learning Media, Digital Citizenship, and Students

Diah Harmawati; Dian Mayasari

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keadaan saat ini yang terjadi dalam pembelajaran mendorong semua pihak untuk melakukan pembelajaran secara daring dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas melakukan penyimpanan data berupa tugas dan file materi. Semua kegiatan yang dilakukan oleh guru saat ini harus dilakukan secara online. Para guru di TK AL-Fatah terbebani dengan besarnya file penyimpanan data karena harus mengirim data satu-persatu ke siswa didiknya melalui Whatsapp sehingga media penyimpanan Smartphone penuh. Dengan adanya permasalahan tersebut tim melakukan pengabdian masyarakay untuk menyelesaikan maslaah tersebut.  Google Drive sebagai media penyimpanan dan berbagi bahan ajar bagi guru TK Al-Fatah yang berbasis cloud yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu berupa workshop. Tim pengabdian melakukan pelatihan secara langsung dengan 1 narasumber sebagai pemateri workshop dan 2 pendamping untuk mendampingi guru dalam pelaksanaan workshop. Pelatihan ini dapat menambah pengetahuan guru dalam memanfaatkan Google Drive sebagai media penyimpanan bahan ajar.

Sri Rezeki Hardiyanti; Rani Febriyanni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Permasalahan penelitian ini menemukan kegiatan belajar dan mengajar pada bidang studi Akidah Akhlak ditengah-tengah pandemi covid 19 mengalami hambatan dan mempengaruhi aktivitas belajar dan mengajar. Namun, penerapan belajar menggunakan model PAIKEM dikolaborasikan dengan memanfaatkan fasilitas pembelajaran belum diterapkan sepenuhnya oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar secara daring ditengah-tengah pandemi covid 19Jenis penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian Tindak Kelas. Maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dalam bentuk spiral dan siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Subjek atau informan dalam penelitian tindakan kelas adalah 37 orang siswa/i dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes, angket dan dokumentasi. Hasil kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa pada materi Sifat terpuji bidang studi Akidah Akhlak oleh siswa kelas VII MTs Swasta Al-Washliyah Stabat mengalami peningkatan dengan menggunakan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) dari simpulan data yang didapat yaitu pada pra siklus ketuntasan mencapai 52,5 % siswa atau sebanyak 2 siswa yang tuntas dan 11 siswa belum tuntas. Pada siklus I dicapai prosentase ketuntasan sebesar 60,8% atau sebanyak 4 orang siswa yang tuntas dan 9 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus II dicapai prosentase ketuntasan belajar sebesar 77,7 % ada atau sebanyak 10 orang siswa tuntas dan 3 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus III dicapai ketuntasan belajar sebesar 100% meningkat 89,2 dari siklus II. Atau sebanyak 13 orang siswa mendapatkan ketuntasan dalam belajar materi Sifat terpuji .    

Herlina Dewi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Melalui hasil Peneilitian Tindakan Sekolah (PTS) ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui pembinaan dan pelatihan memiliki dampak positif dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan bagi  guru produktif dalam rangka pengembangan sekolah menuju lulusan yang mampu berdaya saing di dunia usaha, hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman guru dan terhadap pembinaan yang disampaikan kepala sekolah   ketuntasan guru meningkat dari siklus I, II, dan III ) yaitu masing-masing 20% ; 60% ; 100%. Dan nilai rata-rata juga mengalami peningkatan yang signifikan, 68 pada siklus I menjadi 74 pada siklus II dan 86 pada Siklus III. Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas guru dalam meningkatkan kompetensinya guru dalam proses pembelajaran daring pada setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap capaian mutu guru, yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata guru pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan. Dari analisis data di atas bahwa pembinaan kompetensi kewirausahaan bagi guru produktif oleh kepala sekolah melalui pembinaan dan pelatihan penerapan model pembelajaran Berbasis Proyek efektif diterapkan dalam upaya meningkatkan capaian mutu guru, yang berarti proses pembinaan kepala sekolah lebih berhasil dan dapat meningkatkan mutu guru dalam proses pembelajaran,khususnya SMK Negeri 5 Telkom, oleh karena itu diharapkan kepada para kepala sekolah dapat melaksanakan pembinaan melalui work shop secara berkelanjutan.

Awik Septyani; Agus Zaenul Fitri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan studi multi situs. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: 1). wawancara, (2). observasi, (3). dokumentasi. Data yang terkumpul melalui ketiga teknik tersebut dianalisis dari situs tunggal dan analisis lintas kasus. Pada saat pengumpulan data, data yang telah diperoleh diuji dengan menggunakan metode triangulasi dan ketekunan pengamatan dan keabsahan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa   1) Strategi pengorganisasian  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   dilakukan dengan     a)  Strategi pengorganisasian  mikro dilakukan dengan metode pengorganisasian isi pembelajaran pada   Perencanaan penerapan metode blended learning meliputi perencanaan materi pembelajaran, memilih model pembelajaran yang tepat, pembuatan kelompok belajar dan perencanaan penataan kelas. b) Strategi pengorganisasian makro pembelajaran blended learning dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan  membuat RPP, Promes,  Prota, silabus dan perencanaan-perencanaan lain. 2) Strategi   penyampaian   blended learning    dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek yang dilakukan secara daring dan luring. a) Strategi   penyampaian    secara daring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilaksanakan dengan  guru menyampaikannya dengan menggunakan aplikasi model, dimana saat kegiatan berlangsung menggunakan aplikasi model. b) Strategi   penyampaian    secara luring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilakukan dengan   menggunakan metode diskusi dan metode ceramah, serta dengan menggunakan alat bantu pembelajaran berupa LCD, video animasi, dan sumber belajar berupa buku paket ataupun LKS,   3) Strategi pengelolaan blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek dilakukan   guru   dengan membuat catatan-catatan yang berisi tentang nilai-nilai dari keseharian siswa dan ada juga catatan yang diambil dari ulangan-ulangan siswa itu sendiri, penjadualan penggunaan strategi pembelajaran, pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, pengelolaan motivasional  dan kontrol belajar.

Nungky Kurnia Putri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

During the current pandemic, effective learning activities that are currently being carried out by all levels of school, whether primary, secondary, or tertiary, are online. The purpose of this study was to describe the effect of learning the online system on student activity during the pandemic in grade III students of UPT SDN 1 Watesn, Pringsewu Regency. This study uses a causal associative quantitative method model. The subjects in this study were grade III elementary school students with 24 students. This study found that there was an effect of online learning on student activity well, because learning was going well and also active students in learning got a significant score of 0.000 <0.05 for a significant level of 5%. the value of tcount is 4,364 while ttable is 2,073 (tcount > ttable) which means that HO for this study is rejected and for Ha is accepted. And based on interviews conducted by researchers, the strategy was carried out by teachers, there is a process carried out by classroom teachers to the process of the current pandemic period, effective learning activities carried out at this time by all levels of schools, both elementary schools, middle schools, and universities are carried out by way in the network (online). The purpose of this study was to describe the effect of learning the online system on student activity during the pandemic in grade III students of UPT SDN 1 Watesn, Pringsewu Regency. This study uses a causal associative quantitative method model. The subjects in this study were grade III elementary school students with 24 students.

Siska Rafitanuri; Nur Arsyida; Rizky Gunawan

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

E-Government menawarkan pelayanan publik bisa di akses secara 24jam, kapan pun, dan dari mana pun pengguna berada. E-Government juga memungkinkan pelayanan publik tidak dilakukan secara face to face sehingga pelayanan menjadi lebih efesien. Menyadari akan besarnya manfaat E-Government, pemerintah Indonesia sejak tahun 2003 telah mengeluarkan kebijakan tentang penerapan E-Government dalam bentuk Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2003. Dengan menerapkan sistem online masyarakat akan dapat lebih menghemat biaya, dan waktu karena proses pembayaran pajak dilakukan secara online. Dimasa sekarang ini telah muncul teknologi berbasis aplikasi yang dapat dijalankan di Android dan IOS yang dinamakan SIGNAL. SIGNAL adalah Aplikasi Samsat Digital Nasional yang dapat memudahkan masyarakat Indonesia melakukan Pengesahan STNK Tahunan, Pembayaran Pajak Kendaran Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) secara daring dengan terbitnya dokumen digital berupa E-Pengesahan (POLRI) , E-TBPKP (Bapenda Provinsi) dan E- KD (PT. Jasa Raharja). Metode yang akan digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif menjelaskan bahwa metode kuantitatif merupakan metode penelitian yang berbasis pada filsafat positivisme, yang mana digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, yang umumnya pengambilan sampelnya dilakukan secara random, dan data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian, lalu dianalisis secara kuantitatif/statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Dan menggunakan teknik analisis statistik menggunakan SPSS 22 dan Ms.Excel.

Herni Hasifah; Iga Maliga

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

COVID-19 telah menjadi permasalahan yang serius bagi dunia. Dan sekarang WHO menetapkan physical distancing sebagai salah satu bentuk pencegahan COVID-19. Selain physical distancing kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga merupakan salah satu upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19. Protokol kesehatan sering disebut dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun. Di kabupaten Sumbawa, berdasarkan data pantauan COVID-19 tanggal 24 Oktober 2021, masih tercatat sebanyak 4 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Dengan masih adanya kasus positif COVID-19, sistem pembelajaran pun diganti dengan sistem belajar daring. Akan tetapi di STIKES Griya Husada Sumbawa sistem pembejaran tidak sepenuhnya daring, melainkan sistem pembejalaran diselingi dengan pembelajaran tatap muka. Maka dari itu, peneliti tertarik untuk mengetahui kepatuhan mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka guna mencegah penularan COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2021. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 71,4% responden melakukan skrining mandiri sebelum berangkat ke kampus. Diketahui sebanyak 100% responden menggunakan masker saat berada di kampus. Dan sebanyak 36% responden mengatakan masih berkumpul dengan teman lebih dari 4 orang saat berada di kampus atau di dalam kelas. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa mahasiwa belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan selama pembejaran tatap muka.

Novita Wulan Sari; Margiyati; Nur Sholiha Rositayani; Samuel Sebastian Tamba

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Adolescence is a period of transition or transition due to biological and psychological growth, development, and changes. Biological changes are marked by the growth and development of primary sex, while psychological changes are characterized by changes in attitudes, feelings, and emotions. This transitional period is dubbed a period full of storms and stress, because it causes emotional upheaval, anxiety, and discomfort because the teenager is required to adapt and accept all the changes that occur. The role of nurses that can be used is to provide complementary therapies, namely a combination of aromatherapy and music therapy in reducing anxiety during online learning. The method in this study is a quasi-experimental design with a pre-post test with control group. The sampling technique used was purposive sampling with a total of 60 respondents. The treatment was given in 4 sessions for 4 weeks. The treatment given is a combination of aromatherapy and music therapy. The measuring instrument used is the RCMAS anxiety instrument. The results of this study showed the effect of giving a combination of aromatherapy and music therapy on adolescent anxiety levels during online learning during the covid-19 pandemic (p <0.05). The results of the study are recommended to be able to reduce anxiety in adolescents during online learning during the covid-19 period.    

Nurmila Nurmila; Muhammadong Muhammadong

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Studi ini bertujuan untuk mengindetifikasi dan menganalisis yang berkaitan dengan bagaimana tantangan pendidikan Islam di Masa Covid 19 di Indonesia pada umumnya dengan permasalahan apa tantangan pendidikan Isam di Masa Covid 19 dan bagaimana solusinya. Data diperoleh melalui studi kepustakaan kemudian di analisis berdasarkan fakta aktual yang terjadi di wilayah Indonesia p bahwa ada tiga hal yang menjadi tantangan pendidikan Islam pada masa Covid 19, yaitu kemajuan teknologi, dekadensi moral, dan kejenuhan dalam mengikuti pembelajaran. Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk membentuk dan membina pribadi peserta didik  yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Seiring dengan tujuan tersebut maka dalam praktiknya pembelajaran Pendidikan Islam menekankan pada transmisi nilai dan moralitas agama ke dalam perilaku dan tindakan peserta didik. Bukan hanya menyampaikan pengetahuan agama Islam tetapi juga menumbuhkan perilaku pada peserta didik yang didasari nilai-nilai agama Islam. Namun dengan  adanya  pandemi  virus  Covid-19  pembelajaran  tatap  muka  di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Kebijakan pemerintah mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring. Pembelajaran daring menimbulkan kendala  dalam   penekanan   dan   pembiasaan   nilai-nilai   ajaran Islam kedalam perilaku peserta didik.  

Fadilah, Nida; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Pancasila merupakan landasan dalam berbagai pelaksanaan kehidupan bermasyarakat maupun pendidikan bagi warga negara. Sila pertama pancasila yaitu ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ merupakan salah satu kunci dalam membangun keyakinan beragama dan toleransi warga negara karena tanpa adanya keyakinan beragama dan toleransi suatu bangsa akan terpecah belah melalui ancaman dari dalam negeri sendiri. Universitas Sebelas Maret atau sering disebut UNS merupakan salah satu universitas negeri terbesar yang ada di Surakarta, Jawa Tengah. Dalam era pandemi Covid-19 UNS menerapkan sistem pembelajaran daring dimana terdapat kelebihan dan kekurangan. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui implementasi nilai-nilai pancasila sila pertama oleh mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran daring di UNS. Untuk memenuhi kebutuhan penelitian, dilakukan pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner ke subjek penelitian terkait. Dari hasil yang didapat, mahasiswa dapat menanamkan sikap toleransi dan melaksanakan ibadah dengan baik sebagai bentuk dari implementasi nilai-nilai pancasila sila pertama. Kata Kunci: pancasila, implementasi, sila pertama, mahasiswa   ABSTRACT Pancasila is the foundation in various implementations of social life and education for citizens. The first principle of Pancasila, namely ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ is one of the keys in building religious belief and tolerance of citizens because without religious belief and tolerance a nation will be divided through threats from within its own country. Universitas Sebelas Maret or often called UNS is one of the largest public universities in Surakarta, Central Java. In the era of the Covid-19 pandemic, UNS implemented an online learning system where there were advantages and disadvantages. This research was conducted to determine the implementation of the first Pancasila values ​​by students in the implementation of online learning at UNS. To meet the research needs, data was collected by distributing questionnaires to related research subjects. From the results obtained, students can instill an attitude of tolerance and carry out worship properly as a form of implementing the values ​​of the first precepts of Pancasila. Keywords: Pancasila, implementation, the first principle, student

Era Purike; Astriana Baiti; Nur Azizah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Saat ini pengguna internet dan media sosial di Indonesia tumbuh pesat. Jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Pemerintah Indonesia juga memanfaatkan media daring untuk mensosialisasikan beberapa kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan sikap dari para pengguna media sosial terhadap komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah melalui kanal media daring milik pemerintah maupun kanal berita media daring. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner penetlitian kepada pengguna media sosial yang berusia 17-60 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,7% responden menyatakan informasi yang diberikan oleh pemerintah kadang-kadang memberikan perubahan sikap, sementara 36,4% responden menyatakan bahwa informasi yang disampaikan membawa perubahan sikap pada diri mereka, dan 15,9% menyatakan informasi yang disampaikan tidak merubah sikap apapun bagi mereka. Hal yang menarik lainnya adalah 91,4% responden menyatakan bahwa mereka mengikuti komunikasi politik pemerintah yang dibagikan di media daring maupun media sosial. Sedangkan sisanya (8,6%) menyatakan bahwa mereka tidak mengikuti informasi terkait kebijakan pemerintah yang dibagikan di media daring maupun media sosial. Namun responden menilai bahwa pemerintah belum dapat memaksimalkan komunikasi politik melalui media sosial yang dimiliki oleh pemerintah, dimana bahasa penyampaian informasi yang digunakan kurang sesuai dengan tingkat literasi pengguna media sosial, informasi yang disampaikan kurang menarik dan kurang informatif bagi pengguna media sosial, kurangnya unsur edukasi di informasi yang disampaikan oleh pemerintah dan minimnya saluran penyampain keluhan di media daring atau media sosial yang dimiliki oleh pemerintah.  Oleh karena itu, diperlukan adanya evaluasi dari pemerintah untuk membenahi komunikasi yang dilakukan melalui media daring dan media sosial milik pemerintah.

Yunianti, Esterica; Kurniadi, Edi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

This service aims to provide knowledge and practice of making online art appreciation learning media during the COVID-19 pandemic based on Android smartphones. The use of android smartphones as a tool for making learning media is based on the consideration that android smartphones have increasingly diverse uses because they are supported by the availability of various applications. The training was conducted for middle school art and culture teachers in Karanganyar. Implementation of the training using the lecture method to convey theoretical material about learning media, discussions to determine the concept of learning media to be made, and assistance in making learning media based on Android smartphones. The results of the training in the form of learning media are then carried out field trials to determine the success and shortcomings. After the learning media is improved, the learning media can be used in online art appreciation learning. Keywords: learning media, art appreciation, android smartphone

Mochamad Riyanto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan belajar mengajar tahun 2020 ini mengalami perubahan dikarenakan adanya wabah virus global yakni Covid-19 yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Permasalahan yang dihadapi dalam melakukan pembelajaran daring di jenjang PAUD adalah kerjasama yang dilakukan oleh guru dan orang tua peserta didik sebagai perantara pembelajaran anak selama dirumah. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring yang di hadapi oleh masing-masing orang tua peserta didik beragam, dimulai dari manajemen waktu orang tua yang juga sedang melakukan work from home (wfh) dan menjadi penghubung antara guru dan anak didik, tidak samanya kemampuan teknologi yang dimiliki tiap orang tua peserta didik. Strategi yang di terapkan Belajar di Rumah, Pembelajaran dalam Jaringan (Daring)/ Online, Pembelajaran Luar Jaringan (Luring)/ Offline.