Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 273

Analytics

Pangestu, Zaki Kinanti; Nur Qudus

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bendungan Cabean direncanakan untuk mendukung kebutuhan air irigasi, penyediaan air baku, serta pengendalian banjir di wilayah hilir. Penelitian ini bertujuan menghitung debit banjir rencana pada Bendungan Cabean, Kabupaten Blora, sebagai dasar perencanaan infrastruktur pengendali banjir. Analisis dilakukan menggunakan data curah hujan maksimum 14 tahun dari tiga stasiun hujan, yang diolah melalui analisis hujan rata-rata, penentuan distribusi frekuensi, serta uji kesesuaian menggunakan Chi-Kuadrat dan Smirnov–Kolmogorov. Distribusi Log Pearson Tipe III terpilih sebagai metode paling sesuai untuk menentukan hujan rencana pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Hujan rencana kemudian dikonversi menjadi curah hujan efektif dengan memperhitungkan koefisien limpasan DAS, dan dihitung debit banjir rencana menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu. Hasil penelitian menunjukkan debit puncak meningkat seiring bertambahnya kala ulang, yaitu Q2 = 16.169  m³/s; Q5 =20.325 m³/s; Q10 =23.086 m³/s; Q25 =26.535 m³/s; Q50=29.106 m³/s; Q100 =31.666 m³/s.

Andrianto, Rival; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. PT XYZ, a wooden furniture manufacturing company, served as the research site for this study which applied the Theory of Constraints (TOC) method to analyze production performance and identify bottlenecks. The company faces capacity imbalances between workstations, resulting in production targets that have not been achieved optimally. Data collection involved direct observation and interviews with related parties in the production area. The analysis was conducted by comparing the required capacity with the available capacity at each production workstation. The findings reveal that solid processing, machining, sanding, assembling, painting, and packing have sufficient available capacities to meet production requirements, thus categorized as non-bottleneck processes. In contrast, the panel processing station is identified as the main bottleneck due to its highest workload among all processes. By implementing the Theory of Constraints, the company can identify major constraints and establish improvement priorities to enhance production flow smoothness. It is expected that improvements in bottleneck processes will increase production efficiency, balance capacity among workstations, and support more optimal achievement of production targets. Keywords: bottleneck; capacity; manufacturing; production performance; theory of constraints   Abstrak. PT XYZ sebuah perusahaan manufaktur furnitur kayu, menjadi lokasi penelitian ini yang menggunakan metode Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kinerja produksi dan mengidentifikasi bottleneck. Perusahaan menghadapi ketidakseimbangan kapasitas antar stasiun kerja yang menyebabkan target produksi belum terdengar secara optimal. Pengumpulan data meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di area produksi. Analisis dilaksanakan dengan membandingkan kapasitas yang dibutuhkan terhadap kapasitas yang tersedia pada setiap stasiun kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembahanan solid, machining, sanding, assembling, painting, dan packing memiliki kapasitas yang tersedia yang masih mampu memenuhi kebutuhan produksi, sehingga termasuk kategori non-bottleneck. Sebaliknya, stasiun kerja pembahanan panel diidentifikasi sebagai bottleneck utama karena memiliki tingkat beban kerja tertinggi di antara seluruh proses. Dengan penerapan Theory of Constraints, perusahaan dapat mengidentifikasi kendala utama dan menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kelancaran aliran produksi. Diharapkan perbaikan pada proses bottleneck dapat meningkatkan efisiensi produksi, menyeimbangkan kapasitas antar stasiun kerja, serta mendukung pencapaian target output perusahaan secara lebih optimal. Kata kunci: bottleneck; kapasitas; kinerja produksi; manufaktur; theory of constraints

Meisya Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Pembiayaan Pra Pensiun Berkah merupakan salah satu produk pembiayaan syariah yang ditujukan bagi pegawai aktif yang akan memasuki masa pensiun untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumtif maupun produktif. Dalam pelaksanaannya, pembiayaan tersebut harus dilakukan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) agar terhindar dari unsur riba, gharar, dan maisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur akad Pembiayaan Pra Pensiun Berkah serta menganalisis kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pembiayaan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dokumen, pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), analisis kelayakan, persetujuan pembiayaan, pelaksanaan akad, pencairan dana, hingga monitoring pembayaran angsuran. Akad yang digunakan dalam pembiayaan ini umumnya adalah akad murabahah dan musyarakah mutanaqisah (MMQ) yang disesuaikan dengan tujuan pembiayaan nasabah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pelaksanaan Pembiayaan Pra Pensiun Berkah telah memenuhi prinsip transparansi, keadilan, dan kehati-hatian serta sesuai dengan rukun, syarat, dan ketentuan yang diatur dalam Fatwa DSN-MUI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa DSN-MUI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian perbankan syariah dan bahan evaluasi bagi lembaga keuangan syariah dalam meningkatkan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap prinsip syariah.

Dian Rimayanti; Prisca Trifena Puspita; Sinta Tri Hapsari; Felisya Natalia Purwanto; Tries Ellia Sandari

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kecurangan (fraud) di sektor perbankan daerah merupakan ancaman serius yang dapat merugikan keuangan negara dan menurunkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus korupsi pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) menggunakan pendekatan Fraud Triangle Theory yang mencakup tiga elemen utama: tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, didukung oleh studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus Bank BJB mencerminkan interaksi ketiga elemen Fraud Triangle secara simultan. Tekanan bersumber dari kebutuhan dana non-budgeter yang besar dalam pengelolaan anggaran promosi senilai Rp409 miliar. Kesempatan muncul akibat lemahnya sistem pengendalian internal, tidak adanya verifikasi dokumen yang memadai, serta penyimpangan dalam proses pengadaan. Rasionalisasi terbentuk melalui persepsi pelaku bahwa praktik tersebut merupakan hal yang lazim dalam lingkungan birokrasi dan korporasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoritis dan praktis terkait pencegahan fraud di lembaga keuangan daerah Indonesia, khususnya melalui penguatan tata kelola perusahaan dan sistem pengawasan internal.

Wira Utama, Muhammad Rocky Satria; Salamah, Umi; Yuristiani, Desi

MALFINA : Maritime Logistics and Financial Journal 2026 Akademi Angkatan Laut

Analyzing the freshwater needs on Landing Platform Dock (LPD) type ships in the Amphibious Unit of Koarmada II, with a focus on the implementation of the Reverse Osmosis (RO) system to supply freshwater at sea. The problem faced is the limited supply of freshwater on ships operating far from external freshwater sources. This study uses a qualitative approach with interviews, observations, and documentation as data collection methods. The results of the study indicate that the RO system can improve the efficiency of freshwater supply, although technical challenges such as maintenance and crew training still need to be addressed. Optimal implementation of the RO system can support the logistical independence of the ship during long-term operations in remote waters. This study is expected to serve as a reference for the development of freshwater supply systems on Indonesian warships.

Puji P.M, Mostien Adi; Salim, Agus; Soebroto, Handoyo Ganda; Setyono, Endik Catur

Amphibious Journal 2026 Akademi Angkatan Laut

Wilayah perbatasan Ambalat merupakan kawasan strategis NKRI yang rawan terhadap pelanggaran kedaulatan dan ancaman keamanan. Satuan Tugas (Satgas) Ambalat Korps Marinir menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan teknologi pengawasan konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan perbatasan oleh Satgas Ambalat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan 4 narasumber (Komandan Skuadron Udara 700, pilot UAV, Dansatgas Ambalat, dan personel komunikasi Satgas Ambalat), serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa (1) UAV belum dimanfaatkan secara langsung oleh Satgas Ambalat, pengamanan masih mengandalkan patroli konvensional dan drone non-militer; (2) tantangan utama meliputi keterbatasan personel terlatih, belum adanya program pelatihan formal, keterbatasan sarana prasarana (Ground Control Station, sistem komunikasi), serta kekosongan regulasi operasional; (3) UAV tipe ScanEagle dan Camcopter S-100 dinilai paling sesuai untuk kebutuhan Satgas Ambalat karena daya tahan terbang lama dan sensor canggih. Pemanfaatan UAV dapat memperluas jangkauan pengawasan, menyediakan data real-time, mengurangi risiko personel, serta meningkatkan efisiensi operasional. Diperlukan pendekatan terintegrasi berupa penyusunan regulasi, pengadaan sarana dan pelatihan personel bertingkat dan berlanjut. Teknologi UAV memiliki potensi strategis untuk memperkuat sistem pengamanan perbatasan Ambalat. Rekomendasi meliputi dukungan kebijakan pemerintah, pengembangan doktrin TNI AL, pembentukan unit UAV Korps Marinir, serta pelatihan personel secara berkelanjutan.

Auliya, Rifqi Sulthon; Kusumaningtyas, Pramesti; Harsoyo, Imam Tri

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Kompleksitas subsistem elektromekanis pada sistem Radiografi Digital (DR) menuntut pendekatan diagnostik yang terstruktur untuk mencegah waktu henti yang lama dan menghindari pembongkaran yang tidak perlu. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan prinsip Deteksi dan Isolasi Kerusakan (FDI), dengan menggunakan metode isolasi blok, guna mendiagnosis dan mengatasi gangguan pada sistem pengunci magnetik meja pasien pada unit Philips SRO 33100. Pendekatan FDI diterapkan dengan memisahkan blok kontrol listrik dari blok aktuator mekanis secara sistematis, serta melakukan analisis perbandingan terhadap dua aktuator yang identik. Pengukuran listrik menunjukkan bahwa kedua unit kunci magnetik kiri dan kanan menerima tegangan masukan normal sebesar 23,48 V. Perhitungan koreksi relatif menghasilkan nilai 2,5%, yang masih berada dalam batas toleransi aman sebesar 10%, sehingga mengonfirmasi integritas blok kontrol listrik. Namun, analisis perbandingan mengungkapkan ketidakhadiran respons mekanis yang lengkap pada unit kiri, memungkinkan kesalahan diisolasi secara tepat ke kegagalan aktuator internal tanpa membongkar sirkuit kontrol yang utuh. Berdasarkan diagnosis definitif ini, tindakan korektif diambil melalui penggantian komponen dan kalibrasi penyesuaian celah. Uji fungsional pasca-perbaikan mencatat tegangan operasional stabil sebesar 23,45 V dan menunjukkan respons mekanis yang sepenuhnya sinkron, memulihkan gerakan mengambang empat arah. Studi ini menunjukkan bahwa kerangka kerja isolasi blok berbasis FDI yang diusulkan menyediakan strategi yang efektif dan berbasis bukti untuk mengidentifikasi kegagalan elektromekanis, sehingga meminimalkan kebutuhan akan prosedur pemecahan masalah yang invasif. Akibatnya, pendekatan ini merupakan metode diagnostik yang sangat efektif yang menghilangkan kebutuhan akan pembongkaran yang luas, menawarkan kerangka kerja yang andal yang dapat diterapkan secara luas untuk pemecahan masalah peralatan medis lainnya.

Samosir, Triwira; Siregar, Tiara Anggrini; Clarissya Shatala Revi; Lubis, Nabila; Silaban, Putri Sari Margaret Julianty

Indonesia merupakan produsen padi terbesar di kawasan ASEAN dengan produksi mencapai 60,3 juta ton pada tahun 2025. Meskipun demikian, tingginya produksi tersebut belum mampu meningkatkan ekspor beras secara signifikan dan Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan. Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan output pertanian belum tentu mencerminkan efektivitas penggunaan faktor-faktor produksi yang mendukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan sawah, jumlah petani, dan penyaluran pupuk bersubsidi terhadap produksi padi di Indonesia menggunakan pendekatan fungsi produksi Cobb-Douglas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data cross section pada 10 provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia tahun 2025. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah model memenuhi pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan sawah berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi dengan elastisitas sebesar 1,038743. Sebaliknya, jumlah petani berpengaruh negatif dan tidak signifikan, sedangkan penyaluran pupuk bersubsidi berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan produksi padi lebih dipengaruhi oleh ketersediaan dan pemanfaatan lahan yang produktif dibandingkan penambahan tenaga kerja maupun subsidi input pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan produksi padi memerlukan kebijakan yang berfokus pada efisiensi penggunaan sumber daya, perlindungan lahan pertanian produktif, serta penerapan teknologi pertanian yang mampu meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.

Widya Lestari; Hepriyandi Luwyk Djanas Usup; Yustinus Hendra Wiryanto; Novalisae Novalisae; I Putu Putrawianta

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Coal hauling activities are an important part of mining operation because they affect production continuity, cycle time efficiency, and operational safety. This study aims to analyze the requirements of road support equipment on the coal hauling road from Sector 4 to the new Coal Processing Plant (CPP) at PT. Asmin Bara Bronang, Central Kalimantan. Based on road geometry, traffic density, California Bearing Ratio (CBR), and Unsurfaced Road Condition Index (URCI). The research method used was applied research with a quantitative approach. Primary data ware collected through field measurements consisting of road geometri observations, traffic density observations, Dynamic Cone Penetrometer (DCP) testing to obtain CBR values, and road surface condition assessment using the URCI method. Secondary data were obtained from the company records. The results showed that the hauling road has a total length of 9.1 km with an average width of 16 m, and grade values ranging from -7.68% to 10.52%, which are still below the maximum standard of 12%. Traffic density reached 184 dump trucks/day, for coal hauling and 62 units/day for construction material transportation, indicating high traffic intensity. CBR values ranged from 7% to 100%, showing variations in subgrade bearing capacity. The URCI value ranged from 72,50 to 91.00, indicating fair to good road conditions. Based on the analysis of road conditions and maintenance area requirements, the recommended support equipment for maintaining the hauling road consists of 1 motor grader unit, 1 compactor unit, 1 bulldozer unit, and 1 water truck unit.

Sri Maharani; Erwin Permana

Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to analyze the skills gap in the era of the Industrial Revolution 4.0 and the factors influencing it. The research employed a descriptive-analytical approach based on literature studies and the author’s analysis of the dynamics of formal education curricula and the development of industrial needs. The findings indicate that formal education curricula that are less adaptive to technological developments are the main factor causing the skills gap. In addition, the slow adaptation to technology in educational and industrial environments, as well as the unequal distribution of skills development across various regions in Indonesia, further widen the gap between graduates’ competencies and labor market demands. This condition affects the low readiness of the workforce in facing digital transformation and global competition. The study concludes that the skills gap is a strategic issue requiring serious attention from the government, educational institutions, and the industrial sector. Curriculum reform that is responsive to technological advancements, strengthening digital literacy, and ensuring equal access to training and skills development are essential steps to improve the competitiveness of Indonesian human resources. These efforts are expected to support poverty reduction, reduce social inequality, and achieve the long-term national development goals toward Indonesia Golden Vision 2045.

Sihombing, Lisbet N.; Thesalonika, Emelda

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pembelajaran di Sekolah Dasar saat ini masih didominasi metode konvensional berpusat pada guru yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai kompetensi abad ke-21. Selain itu, mitra guru menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap konsep Contextual Teaching and Learning (CTL), kurangnya variasi strategi, serta ketiadaan perangkat pembelajaran sistematis. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mensosialisasikan model CTL guna meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep, pendampingan penyusunan Modul Ajar, praktik simulasi kelas, serta evaluasi bersama pihak sekolah. Target luaran meliputi peningkatan pemahaman guru, tersedianya Modul Ajar berbasis CTL yang aplikatif, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat. Sosialisasi model CTL menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kapasitas profesional guru untuk menciptakan suasana belajar yang bermakna. Implementasi CTL diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menstimulasi potensi berpikir kreatif siswa secara optimal guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan bagi pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik di sekolah dasar mitra secara luas serta berkelanjutan melalui integrasi kolaborasi akademik yang kuat.

Syarif, Moh.; Miladiyah, Siti Jamilatul; Faisol, Faisol

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengakselerasi kapasitas SDM pengelola BUMDes Tegar Mandiri Madulang melalui pendekatan Community Capacity Building (CCB). Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test pada lima aspek kompetensi utama, yaitu manajemen usaha, tata kelola keuangan, pengembangan produk, pemasaran digital, dan jejaring kemitraan. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan adanya kesenjangan kapasitas yang tinggi terutama pada aspek pemasaran digital, manajemen usaha, dan tata kelola keuangan. Implementasi CCB mampu meningkatkan kapasitas pengelola secara signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 48,8% (pre-test) menjadi 81% (post-test) atau meningkat sebesar 32,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemasaran digital (36%), diikuti tata kelola keuangan (35%) dan pengembangan produk (33%). Selain itu, terjadi perubahan nyata pada praktik pengelolaan, seperti tersusunnya rencana bisnis, pembukuan keuangan rutin, peningkatan jumlah produk inovatif, serta terbentuknya jejaring kemitraan strategis. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CCB efektif dalam mendorong lompatan kapasitas dan kinerja kelembagaan BUMDes secara berkelanjutan. Dengan demikian, model ini dapat direplikasi sebagai strategi penguatan ekonomi desa berbasis pemberdayaan komunitas.

Fiky Maulana Rohman; Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan sistem penjualan berbasis online. Meskipun memberi kemudahan, sistem ini juga menimbulkan tantangan baru, khususnya dalam hal pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana UMKM di Kota Malang menerapkan pengendalian internal dalam aktivitas penjualan online, dengan fokus pada aspek seperti pengendalian lingkungan, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, komunikasi, dan pemantauan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi, hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM belum menerapkan sistem pengendalian internal secara optimal, terutama dalam dokumentasi transaksi, pemisahan tugas, dan otorisasi pembayaran. Oleh karena itu, disarankan agar UMKM mulai menerapkan prinsip-prinsip dasar pengendalian internal sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan usaha untuk menunjang kelangsungan dan kepercayaan pelanggan dalam kegiatan bisnis online.

Nurul Hikmah; Milda Damayanti; Cici Zaskia; Dian Ramadhani Abdullah; Hamzah Hamzah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This article examines needs analysis and curriculum analysis as the foundational bases for developing effective teaching materials. Using a library research method, this study reviews various scientific journal articles, reference books, and relevant official documents. Needs analysis is a systematic process conducted to identify the gap between students' current conditions and the competencies they are expected to achieve, serving as the most critical stage in determining the direction of teaching material development. Meanwhile, curriculum analysis is carried out to ensure that the teaching materials developed remain aligned with competency standards, learning outcomes, content structure, and applicable educational policies. The integration of both analyses produces teaching materials that are not only contextually relevant to students' real conditions but also consistent with curriculum demands. Systematic steps in this integration including learner characteristic analysis, curriculum document review, material priority mapping, and authentic assessment design significantly contribute to improving the quality, effectiveness, and meaningfulness of learning. This article concludes that needs analysis and curriculum analysis are inseparable and must be conducted systematically before the development of teaching materials begins.

Wening Nur Habibah Alif; Arif Fitra Setyawan; Chandra Yogatama; Dyah Ratna Kusuma Mayang Sari; Muhammad Bhayu Bramantyo +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Transformasi digital menuntut tenaga pendidik menjadi fasilitator yang adaptif terhadap teknologi. Menghadapi tuntutan tersebut, guru di SMPIP Nihadul Qulub mengalami hambatan kompetensi dalam menciptakan media pembelajaran berbasis digital. Selain itu, kurangnya sumber referensi praktis yang dapat diakses secara mandiri membuat guru kesulitan untuk meningkatkan kompetensi digitalnya di tengah padatnya aktivitas mengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital melalui pelatihan Canva guna merancang media interaktif berbasis web. Diikuti sebanyak 20 guru, kegiatan pengabdian berupa pelatihan ini dilaksanakan secara langsung dan luar jaringan (luring) di SMPIP Nihadul Qulub, Ungaran. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi perencanaan, analisis kebutuhan mitra, implementasi workshop praktik langsung, serta evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 90% guru berhasil mempublikasikan modul ajar interaktif dalam format situs web tanpa keahlian pemrograman. Pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan peran guru menjadi desainer pengalaman belajar yang kreatif, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.

Indri Basiru; Banafsyah Imanda Safa; Diana Oktavia Kholimah wati; Vidinia Nuansa Citra; Tries Ellia Sandari

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena kecurangan pada PT Dana Syariah Indonesia (DSI) melalui pisau analisis Fraud Triangle milik Donald R. Cressey (1953). Fenomena penyimpangan di PT Dana Syariah Indonesia (DSI) tercatat sebagai skandal keuangan paling masif pada sektor P2P lending berbasis syariah di tanah air. Sepanjang tahun 2018 hingga 2025, kerugian finansial yang ditimbulkan diestimasi menyentuh Rp2,4 triliun dengan total korban mencapai lebih dari 15.000 pemberi dana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber, meliputi laporan resmi OJK, siaran pers Bareskrim Polri, temuan PPATK, serta publikasi berita terverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga elemen Fraud Triangle terbukti hadir dalam kasus DSI: (1) Tekanan (pressure) berupa kebutuhan likuiditas internal dan target imbal hasil tinggi 16–18% per tahun yang tidak realistis; (2) Kesempatan (opportunity) berupa lemahnya pengawasan OJK terhadap fintech syariah, ketiadaan audit independen yang efektif, dan eksploitasi kepercayaan berbasis label syariah; serta (3) Rasionalisasi (rationalization) berupa pembenaran pelaku dengan menggunakan argumen ekonomi makro dan penyalahgunaan nilai-nilai syariah sebagai perisai. Penelitian ini juga mengintegrasikan perspektif akuntansi forensik sebagai alat deteksi dan pencegahan fraud. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi ilmiah bagi penguatan regulasi, pengawasan fintech syariah, serta literasi keuangan masyarakat.

Eko Cahyono; Lisa Puspita Ariyanto; Dedy Rachman

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan meningkatkan efisiensi energi pada sektor domestik. Salah satu aplikasi yang berpotensi dikembangkan adalah sistem pemanas air tenaga surya yang memanfaatkan kolektor termal dengan optimasi penyerapan radiasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kinerja sistem pemanas air tenaga surya berbasis reflektor cermin datar dan pipa tembaga ؽ inch dengan media penyimpanan Solar Cube berkapasitas 25 liter, serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut reflektor terhadap temperatur air, energi panas, dan efisiensi kolektor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian rekayasa dengan pendekatan eksperimental. Sistem diuji menggunakan variasi sudut reflektor 20°, 30°, dan 40° pada kondisi cuaca cerah dan mendung. Pengukuran dilakukan setiap 30 menit pada rentang waktu 08.00–16.00 WIB dengan parameter meliputi temperatur air, kenaikan temperatur (ΔT), energi panas yang dihasilkan, dan efisiensi kolektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu beroperasi dengan baik dan memanfaatkan energi radiasi matahari sebagai sumber panas utama. Secara deskriptif, sudut reflektor 30° memberikan performa terbaik dengan temperatur maksimum sebesar 50,5°C dan kenaikan temperatur 21,4°C pada cuaca cerah, serta temperatur maksimum 40,8°C dan kenaikan temperatur 11,8°C pada cuaca mendung. Energi panas tertinggi mencapai 2.239.510 J dengan efisiensi kolektor sebesar 40,66% pada cuaca cerah dan 38,11% pada cuaca mendung. Namun, hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan antar variasi sudut reflektor belum signifikan secara statistik (p>0,05). Sistem ini berpotensi diterapkan sebagai alternatif pemanas air hemat energi dan ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha skala kecil.

Nabila, Tasya Alfia Salsa; Somadi Somadi

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya penyimpanan dan meningkatnya stok mati pada Delyana Hijab, yang menunjukkan belum optimalnya pengelolaan persediaan bahan baku. Ketidaksesuaian antara jumlah bahan baku dan kebutuhan produksi menyebabkan pemborosan biaya serta menurunkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan material yang optimal melalui pendekatan forecasting dan Material Requirement Planning (MRP). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis meliputi peramalan permintaan, penyusunan Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), perhitungan kebutuhan bersih (MRP), serta penentuan ukuran pemesanan melalui metode lot sizing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode regresi linier menghasilkan tingkat kesalahan peramalan terendah sehingga mampu memproyeksikan kebutuhan produksi dengan lebih akurat. Penerapan MRP menghasilkan perencanaan kebutuhan bahan baku yang lebih terarah dan sesuai dengan jadwal produksi. Pada tahap lot sizing, metode Lot For Lot (LFL) menjadi yang paling efisien dengan total biaya persediaan sebesar Rp108.669.000. Dalam penerapannya, jumlah pemesanan bahan baku mengikuti kebutuhan bersih tiap periode, misalnya kebutuhan kain katun berkisar 5-7 roll per minggu dan dipesan dalam jumlah yang sama tanpa kelebihan stok. Pola ini mampu menekan penumpukan persediaan dan mengurangi risiko stok mati karena bahan baku langsung digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menentukan kebutuhan material yang optimal telah terjawab melalui penerapan metode Lot For Lot yang mampu menghasilkan kuantitas pemesanan yang tepat dan efisien.

Ghani Rahman Hadiid; Pungky Febi Arifianto; Bayu Setiawan

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the need for redesigning the visual identity of PHD (Peternakan Hijau Daun) Nusantara as an effort to strengthen the brand image as an arts and culture-based educational tourism destination. The problems underlying this research are the inconsistent visual identity, the lack of representation of the brand's character, and the low level of audience recognition of PHD Nusantara. The research methods used include observation, interviews, and questionnaires. The results of the analysis indicate several main factors that form the basis for the need for redesign, namely the inconsistency of visual elements, the weak strength and readability of the logo, the inconsistency of the visual identity with the character of the destination, and the suboptimal visual experience of the audience at various interaction points. Based on these findings, it can be concluded that the development of a more consistent, communicative, and characteristic visual identity is needed as a basis for the redesign process. The results of this study are expected to be a reference in redesigning a visual identity that can strengthen the image of PHD Nusantara and increase its appeal to the audience.

Febriyani Kistianingrum; Izzaty Khoirunnisa; Soviya Fitriyani; Sri Mulyeni

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2026 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

This study aims to investigate the skill gaps experienced by bachelor’s degree graduates in Indonesia when facing the dual demands of Industry 4.0 and Society 5.0. The method applied in this research is a systematic literature review, synthesizing findings from 21 scientific articles focusing on the dynamics of skill gaps and the effectiveness of higher education interventions in Indonesia. The study findings reveal two main categories of competency gaps. In the context of Industry 4.0, the most significant deficiencies are observed in specific hard skills, particularly data literacy, artificial intelligence proficiency, and automation across various sectors. Meanwhile, within the Society 5.0 dimension, deeper gaps emerge in soft skills and human-centered competencies, including complex problem-solving, emotional intelligence, creativity, and environmentally sustainable skills. These human-centered skill gaps play a critical role in enhancing graduate value as AI technologies increasingly replace routine tasks. Although the Merdeka Belajar Kampus Merdeka program shows positive outcomes in improving sustainability skills and digital certification, it has not fully succeeded in driving fundamental transformation of higher education learning outcomes, limiting alignment with sustainability principles and the Society 5.0 approach. It can be concluded that Indonesian higher education faces the challenge of undertaking fundamental curriculum reform to integrate human-centered competencies as a foundation for preparing future human resources.