Publication Search

66,676 articles from 550 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 27

Analytics

Yeni Hendriani

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Early childhood development has an important role in the development of an individual. In order for a child to have good development, it is necessary to carry out early detection of the child's growth and development with the aim of achieving optimization of a child's development. Data shows an increase in the prevalence of parents who do not regularly monitor their children's growth and development. Monitoring the growth and development of toddlers is carried out in conjunction with early detection of developmental disorders in toddlers so that intervention and simulation can provide optimal results. This community service activity aims to determine children's developmental growth and deviations that occur as well as providing education to parents, especially about the growth and development of pre-school children and the factors that support children's growth and development. The target of the activity is pre-school children and mothers/parents of Prima Bhakti Kindergarten students. The method used in the activity is the KPSP child growth and development detection instrument and to increase parents' knowledge about growth and development, it is carried out through counseling, question and answer discussions and demonstrations on how to stimulate children's growth and development. The results of early detection of growth assessment using the WHO curve showed that 95% had normal stature and normal nutrition and 5% were malnourished. Examination of children's development with the KPSP instrument was 100% developmentally appropriate. The education provided to parents shows that they are active participants in question and answer discussion activities and demonstrations of growth and development stimulation.

Iga Farida, Siti Iba; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

The biggest problem for children who are faced with the law is because of Law no. 3 of 1997 regarding Juvenile Court is no longer relevant, both from the juridical, philosophical and sociological aspects. This law does not provide the right solution for the handling of children as children in conflict with the law. Children who are in conflict with the law that is resolved in court, result in mental and psychological pressure on the child who is in conflict with the law, thus disturbing the child's development and development. Thus, there is a need for a criminal law policy in handling bullying. The research method used in this research is juridical empirical by looking at the facts that exist in practice in the field. The research objective is to explain policies in law enforcement against child bullies. Settlement of the criminal law for bullying offenders against student victims of violence at school has not been going well because bullying has not been regulated in a law that specifically regulates it.   Keywords : children, underage, criminal law, policy, bullying.

Rizky Budiyanto, Amelia; Muzayanah, Muzayanah

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Berdasarkan pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Pemerintah Daerah memiliki  tanggung jawab untuk memenuhi hak atas layanan kesehatan warganya sehingga warganegara berhak mendapatkan layanan kesehatan. Dengan demikian Pemerintah Kota Semarang mengesahkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 43 Tahu 2017 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan. Fakir Miskin an anak terlantar di pelihara oleh negara, hal itu tertuang pada pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Melalui program UHC, Pemerintah Kota Semarang memberikan pelayanan kesehatan pada warganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan jaminan kesehatan terutama bagi warga miskin dan tidak mampu demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tipe penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif, yaitu dengan menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif yang berkaitan dengan permasalahan. Penelitian yuridis-normatif sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis, karena dalam penelitian ini penulis berusaha menguraikan kenyataan-kenyataan yang ada atau fakta yang ada dan mendeskripsikan sebuah masalah yang terdapat pada pelaksanaan Peraturan Walikota Semarang No 43 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan. Dengan adanya PBI maupun UHC hal itu telah membantu masyarakat dari segi biaya, namun perlu ditambahkan bahwa Perwal Kota Semarang Nomor 43 Tahun 2017 tersebut belum mengatur lebih rinci mengenai untuk rawat jalan sehingga masih menimbulkan beban biaya yang dirasakan oleh masyarakat. Dan juga pemerintah masih perlu melakukan sosialisasi mengenai program UHC, terbukti di tahun ke-3 (tiga) program tersebut berjalan masih ada masyarakat yang belum mengetahui program tersebut. Sayang rasanya bilamana program tersebut manfaatnya belum bisa dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan. Kata kunci: Implementasi, Jaminan Kesehatan, Warga Miskin  

Amalia Nuruul Azizah; Devi Riri Yuliyani; Amelia Lestari

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Bahasa ibu merupakan alat komunikasi pertama seorang anak pertama dilahirkan yang berasal dari lingkungan terdekatnya baik dari ibu, ayah, sanak saudara dan juga lingkungan masyarakat sekitar. Bahasa ibu pun sering disebut juga dengan bahasa daerah dimana seorang anak tersebut dilahirkan maka bahasa yang ia gunakan adalah menggunakan bahasa ibu, hal ini dikarenakan agar tetap terjaganya bahasa daerah tersebut dan juga agar tetap lestari. Penggunaan bahasa daerah atau bahasa ibupun berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya dimana keadaan lingkungan tersebut akan terbawa oleh anak hingga besar nanti, lingkungan pun merupakan daerah yang paling dekat dengan anak dan sering berinteraksi sehari-hari. Maka dari itu perlu adanya sosialisasi pelatihan bahasa daerah sebagai penggunaan bahasa ibu. Tujuannya adalah untuk  untuk meningkatkan kemampuan penggunaan bahasa daerah pada anak usia dini dan untuk membentuk dan membangun kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan bahasa daerah sebagai bahasa ibu. Teknik yang digunakan untuk pelatihan ini adalah pengumpulan data, menentukan tema kegiatan, membuat materi kegiatan, melakukan sosialisasi dan pelatihan,dan yang terakhir yaitu mengevaluasi.

Euis Kusumarini; Ahmad Syafie Adha

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat ini disusun dalam rangka pemecahan masalah: Bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada anak jalanan usia sekolah  dalam program Wajib Belajar Nasional dan Bagaimana cara membangun kesadaran dan motivasi  belajar bagi anak jalanan usia sekolah agar menjadi harapan masa depan sebagai kualitas dalam kemajuan pembangunan bangsa negara RI pada  baik bagi pihak peserta didik/ anak jalanan itu sendiri pun orang tua/wali, keluarga, pihak sekolah, pemerintah dan pihak lain  yang turut bisa mampu mendukung secara materil dan moril serta Diharapkan nantinya adalah bahwa dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat dan bisa berkelanjutan jika cukup berhasil akan hasilnya  untuk diharapkan dari para peserta didik yakni anak jalan usia sekolah terdapat perubahan sifat watak karakter dan nilai baik pengetahuan keterampilan dan perubahan sikap karakter yang dilihat dari adanya prestasi kecakapan keahlian yang bermanfaat bagi dirinya dan orang banyak dengan nyata sehingga tujuan dari Wajib Belajar Cukup berperan serta, segi adanya Bimbingan Konseling Belajar untuk Anak Jalanan Usia Sekolah adalah hal yang paling cukup efektif dan efisien dilakukan dengan prosedur dan proses yang benar sesuai kondisi dan komunikatif serta kemampuan ilmu pendidikan yang dimilki oleh Konselor dalam memberikan layanan Bimbingan Konseling tersebut. Serta kesadaran motivasi serta dukungan dari peserta didik anak jalanan usia sekolah tersebut orangtua/wali keluarga pihak pemerintah steakholder  dapat berhasil mensolusikan tingkat pengangguran kriminalitas dan buta huruf atau berkelanjutan pendidikan hingga pada Wajib Belajar Nasional dapat cukup terpenuhi.

Devi Riri Yuliani; Alwi Sofyan

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Perlu adanya solusi terhadap pemecahan masalah yang ada di Desa Tegalsari, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan efek yang diakibatkan dari penyalahgunaan narkoba sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa tersebut. Dengan adanya kegiatan edukasi tersebut, diharapakan masyarakat, khusunya para orang tua, dan anak-anak muda di Desa Tegalsari dapat meningkatkan perhatian dan pemahaman tentang bahaya dan efek yang diakibatkan dari penyalahgunaan narkoba, baik bagi dirinya sendiri dan juga bagi lingkungan sekitar.

sido, damianus agus; Trisiana, Anita; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Damianus Agus Sido. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi, Agustus 2020. Tujuan penelitian ini ialah untuk : 1). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan atara status sosial ekonomi keluarga terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 2). Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 3). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020. Populasi dalam penelitian ini Masyarakat Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta yang berjumlah 9.389 jiwa. Sampel penelitian sejumlah 30 orang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angket yang digunakan untuk pengumpulan data tentang status sosial ekonomi keluarga, pendidikan orang tua, serta pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalah validitas eksternal dan realibilitas yang dicari adalah reabilitas internal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diproleh nilai Fhitung sebesar6.01. kemudian dikonsultasikan dengan Ftabel tarafsignitifkan 5% sebesar 3,333. Berarti nilai Fhitung = 6,01 > Ftabel = 3,33. hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yang posoyif dan signitifikan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua dengan pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020”.

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Febri Santosa; Mimin Indah Lestari; Kistia Rita Santi +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Balita adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra baik bagi orang tua maupun bagi kesehatan. Perhatian harus diberikan pada pertumbuhan atau perkembangan, status gizi sampai pada kebutuhan akan imunisasi. Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua, perlunya perhatian lebih dalam tumbuh kembang di usia balita didasarkan fakta bahwa kurang gizi yang terjadi pada masa emas ini bersifat irreversibel atau tidak bisa pulih kembali (Marimbi, 2010). Gizi kurang adalah gangguan kesehatan akibat kekurngan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Kurang gizi masih merupakan permasalahan serius bagi anak-anak di Indonesia tidak terkecuali anak yang berasal dari perkotaan. Hampir seluruh daerah di Indonesia melaporkan adanya kasus gizi kurang bahkan gizi buruk di wilayahnya. Masyarakat RW 5 kelurahan Rowosari kecamatan Tembalang kota Semarang merupakan Sebagian besar ibu rumah tangga memiliki anak yang berusia antara bayi hingga remaja. Dari 90 balita yang ada di RW 5 Kelurahan Rowosari   Kecamatan Tembalang Semarang Kota, 7 balita beresiko tinggi mengalami gizi kurang. Berdasarkan data bulan November 2019, 7 balita tersebut mengalami penurunan berat atau berat badan yang menetap tiap bulannya. Sebanyak 14% ibu balita di RW 5 tidak mengetahui makanan sehat untuk balita di atas tiga tahun. Sebanyak 17% ibu balita membiarkan anaknya jika tidak mau makan.Kader Posyandu tidak pernah memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu yang mempunyai balita yang pengalami penurunan Berat Badan maupun Balita yang masuk dalam kategori status gizi kurang.Berdasarkan permasalahan serta peluang yang telah dijelaskan diatas, TIM Pengabdian masyarakat ingin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Revitalisasi Posyandu Balita Nusa Indah dalam upaya peningkatan pengetahuan kader tentang gisi Balita , dengan tujuan mengoptimalkan peran kader dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang gizi Balita di Posyandu Nusa Indah RW 5 Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang    

Amalia Nuruul Azizah; Alfi Muklis Kurniawan; Fina Oktaviani2

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Penyebab pernikahan dini biasanya adalah faktor budaya dan sosioekonomi. Beberapa orangtua beranggapan bahwa anak dapat menjadi penyelamat keuangan keluarga saat menikah karena anak yang belum menikah akan menjadi beban keluarga. Ada pula yang beranggapan, anak akan memiliki kehidupan yang lebih baik setelah menikah. Padahal, bila anak tersebut putus sekolah, justru akan memperpanjang rantai kemiskinan serta hak dasar anak seperti sekolah terampas. Dampak lain pernikahan dini adalah merugikan perekonomian negara karena sebanyak 1,7 persen pendapatan negara bisa hilang.

Sufa, Feri Faila; Setiawan, M Hery Yuli; Setiawan, M Hery Yuli

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Membaca menulis berhitung merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki anak dan sangat penting dalam keberhasilan pendidikan dan perkembangan hidupnya. Jika kemampuan anak terhadap kemmapuan dasar tersebut cukup baik, maka kemampuan literasi sebagai penunjang keberhasilan dalam pendidikan maupun pekerjaan akan mudah tercapai. Namun sistem pendidikan dan capaian pembelajaran di PAUD dan SD sangat berbeda. Hal ini yang menyebabkan perbedaan persepsi antara pendidik dan orang tua dalam memandang pembelajaran calistung pada anak usia dini. Tujuan pengebdian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang karakteristik perkembnagan  anak sesuai usia dan kebutuhannya.  Metode yang digunakn dalam kegiatan ini adalah melakukan analisis awal tentang terkait pemahaman orang tua dalam pendidikan anaknya, melakukan persiapan dan melaksanakan pengabdian dan pendampingan setelah dilakukan sosialisasi dan materi pengabdian. Hasilnya ada peningkatan pemahanan sebesar 50% dari pre test dan post test. Data dikumpulkan berdasarkan tes (pre tes dan posttest), wawancara ,  pengamatan dan dokumen hasil pekembangan anak.

Sari, Ayu Istiana; Al-Hakim, Lukman

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran bahasa Inggris di taman kanak-kanak merupakan fenomena pendidikan. Poin yang paling menonjol adalah kemampuan untuk mempelajari bahasa baru dengan cepat. Anak-anak menggunakan berbagai jenis sumber daya mental untuk memasukkan kata dan makna. Mereka melakukan interpretasi terhadap yang didengarkan dan diamati di sekitar. Guru memainkan peran penting dalam membina perkembangan intelektual dan sosial anak. Pendidikan yang diperoleh siswa adalah kunci untuk menentukan masa depan siswa tersebut. Salah satu tugas guru ada membuat rancangan pembelajaran. . RPP adalah pedoman bagi guru untuk melaksanakan proses pembalajaran di kelas. Pengembangan dan perubahan kreatif dapat dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan merupakan landasan atau acuan agar proses dalam program pengabdian kepada masyarakat ini berjalan secara sistematis, terstruktur, dan terarah. Setelah proses observasi lapangan dan identifikasi permasalahan dilakukan, maka akan dilakukan perancangan solusi. Selanjutnya solusi yang menjadi yang telah direncanakan akan ditawarkan kepada mitra. Metode yang akan digunakan dalam program ini Survey, Implementasi, dan Evaluasi.Pelatihan ini diberikan kepada guru-guru di KB TK IT Alif Smart Kadipiro Surakarta. Hasil dari pelatihan ini adalah berkembangnya kemampuan guru dalam membuat rancangan pembelajaran bahasa Inggris untuk KB dan TK. Produk yang dihasilkan yaitu berupa RPP pembelajaran Bahasa Inggris untuk KB dan TK.

Asni Asni; Saenom Saenom; Henni Somantik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada Anak Di kalangan Wanita Pekerja Di Dusun Bongo Kasuil. PAK pada anak adalah proses untuk mengajarkan kebenaran firman Tuhan dalam pribadi anak-anak, untuk lebih mengenal akan anugerah Tuhan dalam kehidupan mereka dan menjadi lebih baik dalam karakternya.

Rasna Rasna; Eliantri Putralin; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada Anak Di kalangan Wanita Pekerja Di Dusun Bongo Kasuil. PAK pada anak adalah proses untuk mengajarkan kebenaran firman Tuhan dalam pribadi anak-anak, untuk lebih mengenal akan anugerah Tuhan dalam kehidupan mereka dan menjadi lebih baik dalam karakternya.

Ferdinand Sitinjak; Tonahati Tonahati; Nathan Houn

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Masalah lingkungan hidup merupakan masalah yang dihadapi oleh dunia saat ini, apakah itu pencemaran air, sampah ataupun udara, semuanya itu sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia. Ketika Allah menciptakan langit, bumi dan manusia serta segala isinya, Ia berkata, “sungguh amat baik.” Kemudian Allah berhenti pada hari yang ke-tujuh dan memberkati hari perhentian-Nya tetapi belum ada semak apapun di bumi, sebab Allah belum menurunkan hujan dan belum ada manusia untuk mengusahakan tanah itu. Selanjutnya Allah membuat taman Eden dan menempatkan manusia yaitu Adam yang dibentuk-Nya dari tanah. Kepada Adam Dia memberi perintah untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Dalam perjalanan kehidupan Adam, Allah memberikan kepadanya Hawa, yang diciptakan-Nya untuk menjadi  penolong yang sepadan bagi  Adam dalam tugas memelihara dan mengusahakan taman itu. Tetapi oleh karena dosa, mereka mengabaikan perintah Tuhan ini bahkan mengksplorasi untuk  mengambil manfaat dari bumi diatas maupun isi yang didalamnya untuk perkembangan kehidupan dan kreasi pikiran manusia. Dituliskan didalam kitab Kejadian 4:21-22 tentang keturunan Adam yang mulai mengeksplorasi bumi untuk mengambil mineral dari dalamnya, “Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling. Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi.”  Dosa telah membuat hati manusia mengeras sehingga muncul sifat egoistik untuk memuaskan dirinya sendiri dengan menjarah bumi dengan segala isinya. Sehingga benar apa yang dituliskan dalam kitab Yesaya 24:4-6 .. “Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama. Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, merubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi dan penduduknya akan mendapat hukuman; sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap

Suprapti E; Rahmanti A; Liban A.M

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Fever itself is a condition in which the body temperature is experiencing an increase in heat above the normal temperature. Fever can be treated pharmacologically and non-pharmacologically in various ways, one of which is by using water tepid sponge therapy. This study aims to determine the effectiveness of giving water tepid sponge to pre-school age children who have fever at the Bhakti Wira Tamtama Army Hospital Semarang. The design of this study used Quasy experimental pre-post test equivalent control group. The number of samples is 20 respondents with the total sampling method. The results showed that there was an effect of water tepid sponge on decreasing body temperature in children aged 36-60 months who had fever with p value 0.000, an average decrease of 1.50C. The recommendation of this study is that the provision of a water tepid sponge can be used as an independent nursing intervention in reducing the body temperature of preschool-aged children who have fever.

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Jane Leo Mangi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masalah gizi terbagi menjadi masalah makro dan mikro.  Masalah gizi makro adalah masalah yang utamanya disebabkan oleh kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi masalah gizi makro bila terjadi pada wanita subur dan ibu hamil yang kekurangan energi kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Keadaan tersebut bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus dengan kwashiorkor atau marasmic kwashiorkor dan selanjutnya akan terjadi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah. Masalah gizi terbagi menjadi masalah makro dan mikro.  Masalah gizi makro adalah masalah yang utamanya disebabkan oleh kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi masalah gizi makro bila terjadi pada wanita subur dan ibu hamil yang kekurangan energi kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Keadaan tersebut bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus dengan kwashiorkor atau marasmic kwashiorkor dan selanjutnya akan terjadi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh pemberdayaan keluarga  terhadap  pengetahuan pengelolaan  makanan lokal Bagi Balita di Desa Noepesu. . Besar sampel 120 ibu yang mempunyai balita untuk kelompok eksperimen dan 60  orang ibu balita sebagai kelompok control 60 orang.Hasil penelitian  variable pengetahuan gizi (X1) mempunyai pengaruh positif terhadap perilaku gizi ibu dengan koefisien regresi sebesar 0,333. artinya bahwa apabila pengetahuan gizi meningkat sebesar 1 persen maka perilaku gizi akan meningkat sebesar 0,333 persen. Simpulan dari penelitian ini pemberdayaan keluarga berpengaruh terhadap pengetahuan  ibu dalam memanfaatkan makanan local untuk balita  

Salman Alparis Sormin; Dharma Gyta Sari Harahap

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui peran apa saja yang orang tua berikan selama mendampingi anak dalam kegiatan belajar di rumah pada anak usia Sekolah Dasar di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini melalui kegiatan yang dikemas secara workshop tentang peran orang tua di masa pandemic Covid-19 dalam pembelajaran daring bagi anak usia sekolah dasar, sedangakan yang menjadi khalayak sasarannya adalah para orang tua di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi orang tua dalam membantu, membimbing anak belajar secara daring di rumah dan memahami bagaimana pentingnya pengawasan bagi anak dalam proses pendidikan, sekaligus dapat merasakan bagitu berat tugas seorang guru dalam mendidik anak di sekolah.

Euis Kusumarini; Ahmad Syafie Adha

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat ini disusun dalam rangka pemecahan masalah: Bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada anak jalanan usia sekolah  dalam program Wajib Belajar Nasional dan Bagaimana cara membangun kesadaran dan motivasi  belajar bagi anak jalanan usia sekolah agar menjadi harapan masa depan sebagai kualitas dalam kemajuan pembangunan bangsa negara RI pada  baik bagi pihak peserta didik/ anak jalanan itu sendiri pun orang tua/wali, keluarga, pihak sekolah, pemerintah dan pihak lain  yang turut bisa mampu mendukung secara materil dan moril serta Diharapkan nantinya adalah bahwa dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat dan bisa berkelanjutan jika cukup berhasil akan hasilnya  untuk diharapkan dari para peserta didik yakni anak jalan usia sekolah terdapat perubahan sifat watak karakter dan nilai baik pengetahuan keterampilan dan perubahan sikap karakter yang dilihat dari adanya prestasi kecakapan keahlian yang bermanfaat bagi dirinya dan orang banyak dengan nyata sehingga tujuan dari Wajib Belajar Cukup berperan serta, segi adanya Bimbingan Konseling Belajar untuk Anak Jalanan Usia Sekolah adalah hal yang paling cukup efektif dan efisien dilakukan dengan prosedur dan proses yang benar sesuai kondisi dan komunikatif serta kemampuan ilmu pendidikan yang dimilki oleh Konselor dalam memberikan layanan Bimbingan Konseling tersebut. Serta kesadaran motivasi serta dukungan dari peserta didik anak jalanan usia sekolah tersebut orangtua/wali keluarga pihak pemerintah steakholder  dapat berhasil mensolusikan tingkat pengangguran kriminalitas dan buta huruf atau berkelanjutan pendidikan hingga pada Wajib Belajar Nasional dapat cukup terpenuhi.

Alfi Muklis Kurniawan; Amalia Nurul Azizah; Diah Sofa Mutmainnah

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Pengguna Handphone mulai dari kalangan dewasa, usia remaja dan anak sekolah. Efek sinar biru dari handphone memiliki dampak buruk bagi kesehatan mata bila digunakan terlalu sering. Radiasi sinar tersebut dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Umumnya saat ini kita melihat banyak anak-anak yang kecanduan bermain handphone. Memang saat ini efek dari radiasi gelombang elektromagnetik dari handphone tidak terasa secara langsung. jika digunakan terus menerus dalam durasi yang lama menimbulkan masalah kesehatan misalnya gangguan mata. cara untuk mencegah risiko radiasi ini yaitu orang tua harus mengawasi anak ketika menggunakan handphone, memberikan bimbingan pada anak bagaimana menggunakan handphone yang benar. Misalnya dengan mengatur jarak pandang, tidak menggunakan dalam posisi tidur tidak dan mengatur durasi penggunaannya.