Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 19141-19160 of 19,318

Analytics

Febi Diningtyas Listyawati, Sri Winarti, Murtiningsih &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Mie gluten free merupakan mie yang dibuat dari tepung selain terigu yang baik bagi anak penyandangautis. Gadung dan mocaf memiliki kandungan pati yang tinggi sehingga baik dikembangkan untuk produkmie bebas gluten. Salah satu upaya untuk memperbaiki karakteristik mie gadung-mocaf yaitu denganpenambahan gliserol sebagai plasticizer (pemlastis). Selain itu, guna memperbaiki tampilan mie dilakukanpenambahan sebagai pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaikantara tepung gadung-mocaf dan penambahan gliserol untuk menghasilkan mie yang disukai konsumen.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor yaitu proporsitepung (gadung:mocaf) (80%:20%; 70%:30%; 60%:40%) dan penambahan gliserol (1%; 2%; 3%). Data-datayang diperoleh dianalisis menggunakan analisa ragam, bila terdapat perbedaan nyata dilakukan uji duncan(DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah proporsi tepung gadung: tepung mocaf60%:40% dan penambahan gliserol 1%, yang menghasilkan mie kering dengan karakteristik kadar air 7,20%;kadar abu 1,49%; kadar pati 68,59%; kadar amilosa 12,55%; daya patah 10,44%; daya rehidrasi 118,89%; cookingloss 2,85%; dan elastisitas 29,24%. Hasil uji sensoris adalah nilai rata-rata warna 3,90 (agak suka); rasa 3,75(agak suka); tekstur 3,70 (agak suka); dan aroma 3,60 (agak suka). Hasil perlakuan terbaik dianalisa kadarprotein adalah 3,02%, warna L 48,6; a*24,4; b*14,2 dan aktivitas antioksidan 385,00 (mg/ml).Kata kunci : mie kering, tepung gadung, tepung mocaf, gliserol.

Akhmad Mustofa, Rossida Setya Aji Amanda, Yannie Asrie Widanti &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kulit ari kedelai dapat dimanfaatkan sebagai olahan makanan atau tambahan makanan yangfungsinya untuk memenuhi kebutuhan protein dan serat pada makanan yang dikonsumsi. Tujuan penelitianini adalah untuk menghasilkan cookies yang memiliki sifat fungsional dan mengurangi penggunaantepung terigu sebagai bahan pembuatan cookies serta dapat menghasilkan cookies yang bergizi tinggi.Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktoryaitu perbandingan tepung kulit ari kedelai dan tepung terigu dan penambahan puree pisang ambon.Faktor pertama perbandingan berat berat tepung kulit ari kedelai dan tepung terigu (1:9, 2:8 dan 3:7 Faktorkedua penambahan puree pisang ambon sebesar 6, 8 dan 10%. Hasil pnelitian ini menunjukan kombinasiperbandingan tepung kulit ari kedelai dengan tepung terigu 2:8 dan puree pisang ambon 10% adalahyang paling optimal selain mengandung serat yang cukup yaitu sebesar 10,95% juga disukai para panelis.Perlakuan ini menghasilkan cookies dengan kadar air 4,59%, kadar gula 31,72%, kadar serat kasar 9,53%,kadar protein 7,75%, Warna kuning keemasan 3,07, tekstur renyah 3,27, rasa dan aroma pisang 3,67 dankesukaan keseluruhan 3,87 (paling disukai).Kata kunci: Cookies, kulit ari kedelai, puree pisang ambon , serat

Yannie Asrie Widanti, Erik Lukman, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Aloe barbandensis miller yang kita kenal dengan nama lidah buaya adalah tanaman yang dapat tumbuhdengan cepat dan mudah dibudidayakan. Lidah buaya memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi, anti jamur,anti bakteri untuk mengontrol tekanan darah. Tanaman lidah buaya sudah dikenal luas di Indonesia,khususnya di daerah pedesaan, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2faktor. Faktor pertama dengan rasio kulit lidah buaya dan rosela (2:1, 1:1, 1:2) sedangkan faktor yang kedua lamapengeringan (60, 70, 80 menit). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan teh kering yang bersifatfungsional dan mengandung antioksidan tinggi serta disukai konsumen. Hasil penelitian menunjukkankombinasi perlakuan rasio kulit lidah buaya dan rosela 1:3 dengan lama pengeringan 60 menit adalah yangpaling optimal. Pemilihan ini didasarkan pada aktivitas antioksidan yang tinggi dan disukai konsumen. Padaperlakuan ini dihasilkan kadar air 7,91%, kadar abu 5,12%, total fenol 20,67%, aktivitas antioksidan 55,98%,pH 2,00, serta uji organoleptik terhadap kesukaan keseluruhan yaitu 3,40 (suka).Kata kunci: Antioksidan, teh, lidah buaya, rosella, pengeringan.

Yannie Asrie Widanti, Dobby Rohmadianto, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Zea mays L. sacharata adalah nama latin dari tanaman jagung yang banyak dibudidayakan oleh petanidi Indonesia. Bagian yang sering dimanfaatkan adalah bagian buah, sedangkan rambut jagung masih banyakdibuang atau menjadi limbah. Rambut jagung mempunyai kandungan vitamin B (niasin, riboflavin dantiamin) dan kaya akan mineral (abu, alumunium, krom, kobalt, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium,selenium, natrium, saponin, tanin, dan flavonoid). Selain itu rambut jagung dapat digunakan sebagai obattradisional sebagai peluruh air seni, penurun tekanan darah tinggi dengan senyawa yang diduga berperanadalah saponin.Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kombinasi perlakuan konsentrasi rambut jagung-roseladan lama pengeringan yang mempunyai aktivitas antioksidan tinggi dan disukai konsumen. Penelitiandilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktorpertama dengan konsentrasi rambut jagung dan rosela (85:15, 70:30, 55:45) sedangkan faktor yang kedua lamapengeringan (1,5; 2; 2,5 jam). Hasil penelitian menunjukan kombinasi perlakuan konsentrasi rambut jagungdan rosela 55:45 dengan lama pengeringan 2,5 jam adalah yang paling optimal, karena kandungan aktivitasantioksidan yang tinggi dan disukai berdasarkan uji organoleptik. Pada perlakuan ini dihasilkan kadar air1,72%, aktivitas antioksidan DPPH 90,63%, aktivitas antioksidan FRAP 97,35%, total fenol 24,24 mg asamgalat/100ml, vitamin C 0,50 mg/100g, pH 2,00 serta uji organoleptik terhadap kesukaan keseluruhan yaitu3,67 (suka). Lama pengeringan berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan DPPH, FRAP, vitamin Cdan pH, sedangkan pada kadar air dan total fenol lama pengeringan tidak berpengaruh.Kata kunci: Antioksidan, teh, rambut jagung, rosela, pengeringan.

Yannie Asrie Widanti, Hangga Wahyudi, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Moringa olifiera yang kita kenal dengan nama Kelor adalah salah satu tanaman yang bergizi, sejakdahulu dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman yang berkhasiat. Daun kelor dalam pembuatanteh sangat bermanfaat untuk kesehatan karena mengandung kandungan flavonoid sebagai antioksidan danantiinflamasi. Tanaman kelor sudah dikenal luas di Indonesia, khususnya didaerah pedesaan, tetapi belumdimanfaatkan secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian dilakukan dengan menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama dengan rasio daun kelordan rosela (1:1, 2:1, 1:2) sedangkan faktor yang kedua lama pengeringan (60, 80, 120 menit). Tujuan penelitianini adalah untuk menghasilkan teh kering yang bersifat fungsional dan mengandung antioksidan tinggiserta disukai konsumen. Hasil penelitian menunjukan kombinasi perlakuan rasio daun kelor dan rosela 1:2adalah yang paling optimal, selain karena aktivitas antioksidan yang tinggi dan agak disukai berdasarkanuji organoleptik. Pada perlakuan ini dihasilkan kadar abu 6,33%, aktivitas antioksidan 64,59%, fenol 2,21%,pH 4,79, serta uji organoleptik terhadap kesukaan keseluruhan yaitu 2,87 (sedikit suka).Kata kunci: Antioksidan, teh, kelor, rosela, pengeringan.

Nanik Suhartatik, Rizky Khaerul Ikhwan, Linda Kurniawati &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Biji wijen merupakan salahsatubahan nabati yang mempunyai berbagai macam manfaat bagi kesehatantubuh. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan produk olahan wijen adalah denganfermentasi seperti olahan susu dalam bentuk yoghurt. Namun pada proses pembuatan yoghurt, susuwijen tidak mampu membentuk gel sehingga perlu adanya penambahan gelling agent untuk membantupembentukan gel pada yoghurt susu wijen. Salah satu bahan pembentuk gel tersebut adalah susu skim.Dengan adanya penambahan skim dalam proses pembuatan yoghurt diharapkan dapat memperbaiki teksturyoghurt yang dihasilkan, sehingga dapat menemukan formulasi terbaik yang disukai konsumen. Penelitiandilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktorpertama persentasebijiwijen (8, 10, dan 12%) sedangkan faktor yang kedua persentase susu skim (2, 4, dan6%). Hasil penelitian yang optimal adalah kombinasi perlakuan persentase biji wijen 12% dan persentasesusu skim 6%. Yoghurt susu wijen tersebut mempunyai karakteristik sebagai berikut: aktivitas antioksidan44,99%; kadar protein 11,70%; gula total 4,70%; pH 4,9; kadar lemak 1,33%; warna ungu (3,73); rasa asam(3,07), tekstur agak cair (2,27), aroma sedikit aroma yoghurt (2,73) dan panelis suka (3,00).Kata kunci: Biji wijen, susu skim, tekstur, yoghurt

Yustina Wuri Wulandari, Novea Stevani, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nori merupakan olahan yang berbentuk lembaran kering yang terbuat dari rumput laut merah berjenisPorphyra. Rumput laut jenis ini tidak dapat ditemukan di Indonesia, karena hanya dapat tumbuh di Negarayang beriklim sub-tropis. Penelitian ini merupakan upaya inovasi untuk mengganti bahan baku pembuatannori menggunakan daun kangkung yang banyak dan mudah ditemukan di Indonesia. Tujuan penelitianini adalah untuk memperoleh produk nori kangkung dengan perbedaan lamanya waktu pengeringan danpenambahan konsentrasi karagenan terhadap karakteristik nori daun kangkung.Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktoryaitu lama waktu pengeringan (8, 10, dan 12 jam) dan perbandingan penambahan karagenan (0,5; 1; dan 1,5%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lamanya waktu pengeringan 12 jam dengan penambahankaragenan 1% yang hampir menyerupai nori komersial dan paling disukai. Nori kangkung dengan perlakuantersebut memiliki kadar air 12,673%; kadar abu 5,230%; kadar gula total 5,676%; kadar serat kasar 7,603%;uji kekuatan tarik 7,7167 N/; warna (3,8533); kerenyahan (2,900); tekstur (3,700); flavor kangkung (2,513);dan tingkat kesukaan keseluruhan (3,113).Kata kunci: Karagenan, pengeringan,nori, kangkung

Setyoko, Heru

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar siswa melalui model Discovery Learning pada pelajaran memperbaiki sistem bahan bakar Diesel. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Kegiatan penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran Discovery, dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.  Peningkatan ditunjukkan pada keaktifan dan hasil belajar siswa dalam memperbaiki system bahan bakar diesel. Keaktifan belajar siswa dari prasiklus ke siklus I, meningkat dari 56,25% menjadi 69,44%, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 91.67%. Peningkatan lainnya terjadi pada hasil belajar aspek pengetahuan dari prasiklus meningkat dari nilai rata-rata sebesar 72,85 meningkat menjadi 77,54 pada siklus I dan menjadi 85.14 pada akhir siklus II.  Jumlah siswa yang tuntas pada prasiklus sebanyak 17 siswa meningkat pada siklus I menjadi 26 siswa, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 36 siswa, dengan hasil belajar aspek pengetahuan prasiklus ke siklus II meningkat sebanyak 19 siswa. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pembelajaran Discovery, dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada  mata pelajaran ”Memperbaiki sistem bahan bakar diesel” siswa SMK di Sragen.

Juwariyah, Siti

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar  matematika  melalui model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Gatak semester I tahun pelajaran 2016/ 2017. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Gatak  tahun pelajaran 2016/ 2017  sebanyak 36 siswa, sebagai subjek penerima tindakan, sedangkan untuk  subjekpelaku tindakan adalah guru matematika kelas IX D selaku guru, teman sejawat selaku subjek yang melakukan observasi proses pembelajaran, Kepala Sekolah selaku subjek sumber data. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan prestasi belajar  matematika siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Gatak tahun pelajaran 2016/ 2017. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata prestasi belajar  matematika siswa juga mengalami peningkatan yaitu sebelum tindakan sebesar 68,9, pada siklus I sebesar 79,4 dan pada siklus II sebesar 83,7. Selain itu, presentase ketuntasan belajar siswa, yaitu sebelum tindakan sebesar 50%, pada siklus I sebesar 69,5% dan pada siklus II sebesar 91,7%.

Retnowati, Retnowati; Listiyono, Hersatoto; Purwatiningtyas, Purwatiningtyas; Wedaningsih, Alana Sharfina; Rahmaziana, Liana

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Indonesia telah menerapkan Open Government Data (OGD) sejak tahun 2008, yaitu ketika Undang-UndangKeterbukaan Informasi Publik (UU KIP) No. 14 tahun 2008 disahkan. Penerapan UU KIP bagi segenap badanpublik, termasuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mulai diberlakukan pada tahun 2010, melalui PPNomor 61 tahun 2010. Pengelola KIP di Indonesia dilakukan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi(PPID), yang dilaksanakan melalui surat keputusan (SK) pimpinan tertinggi pada badan publik, dimana ketikakonteksnya adalah pemerintah daerah, maka SK ditandatangani oleh Walikota atau Bupati. Secara faktual, Indonesiadimasukkan ke negara yang telah menginisiasi penerapan KIP tetapi berpotensi menghadapi kendala keberlanjutanpenerapannya. Sampai dengan tahun 2017, jumlah kota yang telah menunjuk dan memiliki PPID masih sebesar86,73% (85 kota dari 98 kota) se Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya persoalan atau faktor-faktor yangmempengaruhi kesediaan atau kesiapan (readiness) untuk mengadopsi sistem baru di dalam ruang lingkupkelembagaannya. Penelitian ini bermaksud untuk untuk mengeksplorasi tentang kesiapan (readiness) untukmengadopsi pengelolaan KIP untuk memberikan layanan informasi dan dokumen kepada masyarakat. Hasilnyadiketahui bahwa faktor komitmen organisasi dan pengelola menjadi bagian dari rendahnya kualitas readinesspengelolaan KIP. Direkomendasikan melalui hasil pendekatan Soft Systems Methodology (SSM), agar dilakukanstrategi readiness organisasi dan pengelola melalui penguatan tata kelola dan penguatan individu dengan dukunganinfrastruktur dan pendanaan yang memadai.

Kurniawan, Itok Dwi

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan artikel ini untuk mengkaji dan menganalisis pembubaran Hizbut TahrirIndonesia (HTI) ditinjau dari perspektif kewarganegaraan liberal dan kewarganegaraanrepublik. Jenis penelitian ini termasuk penelitian doktrinal yang mengacu pada sumberdata sekunder dan tersier. Jika menganalisisnya menggunakan kewarganegaraan liberal,pembubaran itu tentunya tidak sah, karena Perppu merupakan sarana mengekang ataumeniadakan kebebasan, terutama kebebasan berorganisasi. Tetapi bagikewarganegaraan republikanisme, cita-cita organisasi massa HTI tidaklah sejalandengan bangsa Indonesia yang menganut Pancasila dan UUD Negara RepublikIndonesia Tahun 1945. Jika tidak sejalan dengan cita-cita, bisa dianggap patriotismeanggota HTI sangatlah kurang.Kata Kunci : Hizbut Tahrir Indonesia, Kewarganegaraan Liberal,Kewarganegaraan Republik

Anita Trisiana, Dia Indriyana, Dinda Aulia Putri Jalasenastri &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pancasila adalah dasar filsafah Negara Indonesia yang terdapat di dalampembukaan UUD 1945.Pancasila dijadikan pedoman untuk mengkaji,menganalisis dan memecahkan permasalahan.Pancasila sebagai norma kehidupanmasyarakat, bangsa dan Negara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptifyaitu metode yang mencari fakta dengan interpretasi yang tepat. Metode inimempelajari tata cara berlaku dan masalah yang ada dalam masyarakat sertasituasi tertentu. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu membutuhkan orang laindan tidak dapat hidup sendiri. Manusia perlu berinteraksi. Tidak hanya interaksidalam lingkup satu individu dengan individu yang lain, namun juga interaksi yangmelibatkan banyak orang seperti masyarakat, bangsa dan negara. Dalam hal ini,potensi yang ada di masyarakat perlu dikembangkan sebagai upaya untukmencapai suatu perubahan. Pembangunan adalah proses perubahan dimana adasuatu kondisi yang tidak diharapkan menuju kondisi yang lebih lebih baik.Realitasyang dianggap sebagai masalah sosial menjadi pendukung atau memberi doronganbagi munculnya tindakan perubahan dan perbaikan.Perubahan pola pikir sertailmu pengetahuan sangat penting dan diperlukan saat ini.Namun, seperti yang kitaketahui bahwa tidak semua upaya perubahan berjalan dengan baik. Banyakmasalah sosial yang akan muncul.Masyarakat yang lebihbaik tentunya adalahmasyarakat yang kritis, kreatif, memiliki kemampuan untuk menemukan solusidari masalah yang ada dan selalu mengutamakan kepentingan bersama sesuaidengan pancasila.Pancasila merupakan pedoman serta ciri atau kepribadianbangsa Indonesia.Pancasila menjadi pedoman tingkah laku masyarakat sebagaimakhluk sosial.Kata kunci: Makhluk Sosial, Pembangunan, Pancasila

Siti Supeni, Tri Budiarsih &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan model Think-Pair-Share(TPS) dalam pembelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusatdan daerah pada siswa kelas X IPS 1 di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2017 / 2018.Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui metode Think-Pair-Share(TPS) dalam pembelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusatdan daerah pada siswa kelas X IPS 1 di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2017 / 2018.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Surakarta. Subjek dalam penelitian iniadalah siswa kelas X IPS 1 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini adalah PenelitianTindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapyaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah deskriptif kritis komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, angket, tes, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 100% dengannilai rata-rata 84,538 dan hasil tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar sebesar 100%dengan nilai rata-rata 93,5. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwapenerapan metode pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan kemampuanberfikir kritis siswa mata pelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsionalpemerintah pusat dan daerah pada siswa kelas X IPS 1.Kata kunci : Berpikir Kritis, Metode Think Pair Share (TPS).

Sri Suryani

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

This study aims to determine the extent to which the influence of own capital against the SHU in Koperasi Pegawai Negeri (KPRI) Tirta Manunggal Sejahtera Balai Pusda and Taru Probolo Kutoarjo fiscal year 2012 - 2016. This research uses quantitative and qua litative data analysis methods with simple regression analysis tool, Determination, Test f and T test. The result of the research by using SPSS program showed that there is a positive and significant influence between the Deposit and Mandatory Deposit vari able on the change of SHU in KPRI Tirta Manunggal Sejahtera where Y =-1.061 - 0,253x1 + 0,17x2, seen from the value of the constant coefficient of 1.061 which has meaning when the Deposit and Mandatory Saving is equal to zero (0) units then SHU is - 1,061. The Basic Deposit Value is the coefficient of linear regression direction which means that each increase of Staple Deposit by 1 unit while Deposit Mandatory is considered fixed, it will be followed by SHU decline.Mandatory Deposit Value of 0.17 is a coefficient of linear regression direction which means the increase of Mandatory Deposit by 1 unit while the Main Deposit is considered fixed, it will be followed by a SHU increase of 0.17. Similarly, based on the value of f arithmetic and f value tables that ha ve been in can, f arithmetic> ftable or 78.74> 19.00 then this means that HO rejected and H3 accepted in other words that simultaneously there is a positive and significant influence between dependent variable of Main Deposit and Deposit to the change of SHU in KPRI Tirta Manunggal Sejahtera for the last 5 years. The amount of own capital derived from Deposit Principal and Compulsory Deposit is a strong influence on the SHU means that the greater the capital itself the greater the acquisition of SHU.

Eling Prajanji

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

The purpose of this study is to find out how big the influence of receivable turnover rate and profitability level limited by ROA to the amount of the rest of the business results produced KPRI Kompak Purworejo. The data used is secondary data derived from KPRI KOMPAK financial statements in the period 2011 to 2016 obtained by researching directly. Data analysis techniques in this study using multiple regression analysis, t test, F test and the coefficient of determination and use the computer application tools Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 16.0.The result of analysis based on calculation using multiple regression test obtained equation as follows: Y =-0,957 + 0,256 X1- 20,313 X2. The magnitude of the coefficient of determinat ion - 0.175 or equal denagn-17%. Partially there is no significant influence between the level of receivables and profitability of the level of SHU.Secara simultant turnover rate and profitability level does not significantly affect the level of SHU.In the study, obtained a decrease SHU resulting in minus data that is on the factor level SHU on 2015.

Idho Zefanya

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

The purpose of this study is to determine the level of student satisfaction of the services of librarians and the relationship of service quality of library staff and student satisfaction in the library. the method of analysis in this study using the valid ity test, reliability test, simple correlation, simple linear regression coefficient of determination and t test. The results of this study can be seen that there is a positive and significant influence between the quality of service librarians to student satisfaction in SMK Kristen Penabur Purworejo is Y = 13,576 + 0.679X. This is indicated by the coefficient value of 0.679. This means, if the value of service quality variables increased by one point, then the satisfaction of students will increase seber sar 0.679. In the determination coefficient test sebersar 0.450 or 45% the number shows student satisfaction that occurs and is explained by using service quality variables so that from 100%-45% so that 55% get contributions from other factors. With the criteria level α 0.05 with the number of samples of 21 students then obtained ttable of 2.080 with table level significance, α = 0.05 with a confidence level of 95% with ttable of 2.080 while the calculation based on table 4:29 which is done using t count variable service quality (X) of 3.944. Thus the value of tcount is greater than ttable (3.944> 2.080) or significant value (0.001 <0.05). So that Ha there is a positive and significant influence between the quality of service librarians to student satisfac tion in SMK Kristen Penabur Purworejo and Ho rejected 

Diah Putri Rahayu

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

This study aims to determine whether there is a positive and significant influence between after sales service on customer loyalty in CV. Purwodadi Purworejo Motor New Source. Analyzer used is with tool of SPSS 19,0 for windows. Taking samples done by Purposive Sampling, the number of samplestaken in this study is 16.7% x 300 = 50.1 or 50 people. The research method usedin collecting data is, simple regression, coefficient of determination, and t test.from the calculation of simple regression obtained regression equation Y = 14.280+ 0.265 X. the magnitude of coefficient of determination 0,108 or equal to 10.8%.This number means that as much as 10.8% customer loyalty that occurs can beexplained by using variable after-sales service. While the remaining 89.2% (100%-10.8%) received contributions from other causes factors such as promotions,recommendations from others, prices, deales locations. Hypothesis testing yielded tcount of 2,414. So the value of tcount is greater than this ttable means (Ha) which states there is a positive and significant influence between the variables after sales service to customer loyalist received and (Ho) rejected.

Ike Novia Magdalena

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

The purpose of this study is to determine the positive and significant influence between cash flow turnover and receivables to profitability. This study uses data analysis methods, multiple regression, coefficient of determination t test and F test. Based on the research that the authors do with the calculation using SPSS progam known research results obtained from the value of multiple correlation relationship between cash flow turnover and receivables to profitability of 0.914 and 0.919, which means the relationship of each variable is very strong. While the result of multiple regression analysis yields the equation Y = -0,064 + 0,006 X1 + 0,024 X2. Based on the calculation of coefficient of determination obtained the result that the effect of cash turnove r and receivables to profitability of 87.8%. Test t, generated value of t arithmetic for cash and receivable turnover respectively of 1.755 and 1.833 where t arithmetic <t table. So there is no significant influence between cash flow turnover and receivabl es to the level of profitability. Based on calculation result for f obtained f count equal to 15,375 while f table equal to 19,00. Therefore f arithmetic <f table then it can be concluded that simultaneously there is no positive and significant influence between cash turnover and receivables to profitability.

Harri Kurniawan

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

The purpose of this study is to determine the effect of consumer attitudes on the attribute of the multipurpose flour kobe brand in Kulon Progo regency, by taking samples of 30 stores from 136 stores selling kobe brand versatile flour. This research uses data analysis method of fishbein and chi-squares, the result of the research method that is obtained is the attitude of consumer of all purpose flour kobe brand got confident attitude with score 4,1. Based on research method of writer, obtained by calculati on result of fishbein analysis known Ao weight score for product of its kind diverse and hygienic have highest confidence weight that is 0,2642, followed by cheap and affordable price also product have good taste get equal weight that is 0, 2459 and the last product attribute with price indicator according to taste quality get weight 0.2439. The overall value of consumer attitudes (Ao) for the kobe brand versatile flour attribute is 4.01, the value obtained in the fishbein model lies in the acceptance area of a confident attitude (5> Ao ≥ 4), from data that has been processed can be inferred attributes on the versatile flour of kobe brand in the form of price and product can be accepted with confidence by its consumers. Based on the research method of the authors obtained chi- squares test results obtained x2hitungsebesar 40.000 and x2 table N-1 or 301 = 29 then x table 42.56 because chi-squares x2h <x2t and Significant test of the table obtained 0,000 then 0,000 <0, 05 then it can be concluded Ho accepted and Ha rejected. Interpreted there is no difference in consumer attitudes toward price attributes based on turnover. Result of chi-squares test obtained χ2 count equal to 3,867 and x2 table = 42,56 with α = 0,276 because α> 0,05 show Ho accepted and Harejected can be interpreted there is no difference of consumer attitude toward product attribute based on turnover.

Umar Makhfudi

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

This study aims to determine whether there is a positive and significant influence between the quality of service to the level of student satisfaction. In this study the quality of service includes reliability, responsiveness, assurance, empathy and physical evidence. Data collection techniques used are obervation techniques, interview techniques, questionnaires and documentation techniques. The population numbered 288 students and the number of seals 29 students or10% of the total population. The sampling technique used stratified random sampling, the data were analyzed by, simple linear regression, coefficient of determination and t test. Regression analysis results obtained a = 4.719 and b = 0.797 then the regress ion equation formed is Y = 4.719 + 0.797 X. The value of determination coefficient of 0.257 means that the influence of service quality to student satisfaction level is 25.7% and the remaining 74.3% affected Other factors beyond service quality include hardware, software, hardware quality, value-added software quality and learning process. Hypothesis testing can be proved there is apositive and significant influence between the quality of laboratory laboratory service laboratory to the satisfaction of students of SMA Negeri 5 Purworejo, so Ho is rejected and Ha accepted.