Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1841-1860 of 1,903

Analytics

Puspita, Shafira; Handini, Oktiana

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pemberdayaan perempuan adalah upaya yang dilakukan untuk memperbaiki status dan peranan perempuan melalui pendampingan dalam melakukan suatu hal. Dukuh Bawang, Kelurahan Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengan merupakan tempat dimana pengabdian masyarakat berupa pemberdayaan perempuan dengan pembuatan dan pemasaran tas anyaman plastik ini dilakukan. Hal ini karena masih banyaknya perempuan yang belum memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan dan menghasilkan selain dari pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi para perempuan di desa untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan keterampilan perempuan dengan pembuatan dan pemasaran tas anyaman yang terbuat dari bahan plastik.

Ramadhani, Nindita Kurnia; Handayani, Asih

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pemberdayaan perempuan merupakan suatu upaya untuk membangun kemampuan kaum perempuan melalui proses penyadaran dan pendidikan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberdayaan perempuan melalui media online GMeet dalam meningkatkan keterampilan mengajar di rumah bagi guru TK ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pelatihan tentang bagaimana menggunakan Google Meet sebagai salah satu media mengajar yang efektif di tengah masa pandemi COVID-19. Sehingga guru-guru tetap dapat tetap mengajar dan memantau perkembangan murid-muridnya. Pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya bermanfaat bagi para guru.Â

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; utami, ferisa prasetyaning

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The problems experienced by young women in facing online learning adjustments during the Covid-19 pandemic at the Aisyah Kadipiro orphanage have the potential for stress for adolescents. The existence of a source of stress or stressors that trigger stress needs to be minimized with good stress management skills. Stress management skills need to be possessed and developed so that adolescents will be more skilled in implementing appropriate coping strategies. The target of the community service program that will be carried out is the Aisyiah Kadipiro orphanage. The phenomenon of stress caused by new adjustments to learning online during the Covid-19 pandemic makes teenagers feel stressed in learning. A solution that can be used to teach adolescents about stress management is through online stress management training. In this training, you will be taught about problem-solving when facing stressful situations and doing relaxation. The expected result of this community service activity is that teenagers in the orphanage can apply and practice coping strategies to manage stress during the Covid-19 pandemic.

Mujiono Mujiono

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia pada Rumah Makan H Ismun Kota Jepara dan Demak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Teknik penentuan informan yang digunakan oleh penulis adalah purposive sampling. Manager, supervisor, serta para staff karyawan merupakan informan dalam penelitian ini. Penulis menggunakan teknik triangulasi sebagai teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil dari penelitian menujukkan metode yang digunakan terbukti efektif, seperti proses pelatihan calon karyawan yang menggunakan metode pelatihan sambil bekerja, sedangkan dalam proses pengembangan karyawan, metode yang digunakan oleh H Ismun adalah metode rotasi pekerjaan, persiapan untuk pengganti dan juga memakai kembali metode pelatihan (pelatihan sambil bekerja).

mustofa, mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam pengelolaan kelas menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SD Djama’atul Ichwan menjadi sebuah bagian untuk mendukung keberhasilan pembelajaran. Optimalisasi Pembelajaran berbasis spasial menuju peningkatan kualitas pembelajaran ini akan berlangsung efektif didukung dengan Modul Pelatihan penyusunan bahan ajar. Penerbitan modul pembelajaran perlu disusun untuk mengetahui seberapa optimal pembelajaran dilakukan. Melalui Modul Pembelajaran berbasis spasial tentunya akan didapatkan panduan pelatihan  yang akurat yang membantu guru untuk pengelolaan pembelajaran dan sebagai panduan dalam pengambilan keputusan dan mengikuti perkembangan yang telah dicapai oleh siswanya. Berdasarkan survei di lapangan terdapat fenomena rendahnya pemahaman spasial guru. Oleh karena itu, pada pengabdian kepada masyarakat kali ini tim mengadakan pelatihan untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan Pelatihan Penyusunan modul  IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas dalam manajemen pembelajaran kepada guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta  sehingga peserta dapat menerapkan pola manajemen sekolah dalam efektif dan efisien dalam pengelolan lembaga pendidikan.Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini  ditujukan untuk Guru Kelas guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan pembelajaran berkaitan ketimpangan yang ada di era modern ini. Pelatihan ini akan membantu para Guru kelas dalam meningkatkan kemampuan penyusunan bahan ajar.Pengabdian masyarakat ini dilakukan di guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: 1) persiapan, 2) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat pembelajaran berbasis spasial. Target luaran yang diharapkan adalah Guru kelas yang mengikuti pelatihan pembelajaran berbasis spasial dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan  mengaplikasikannya sendiri pada proses kesehariannya, sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk modul pembelajaran yang dapat digunakan bersama bagi guru kelas. Diharapkan modul ini dapat didesiminasikan kepada guru kelas di wilayah lain. guru kelas yang mengikuti pelatihan pun dapat menyesuaikan sesuai dengan perkembangan pengetahuan terkini.katakunci : Pembelajaran IPS BerbasisSpasial, kualitaspembelajaran

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Prihastari, Ema Butsi; Widyaningrum, Ratna

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tantangan dalam menyajikan pembelajaran bermakna yang mengajarkan konsep secara terbimbing dan dapat mengevaluasi kemampuan peserta didik secara langsung serta beraneka ragamnya kearifan lokal Surakarta yang masih belum terintegrasi dengan materi pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar menjadi alasan untuk mengadakan pengabdian ini. Tujuan yang dicapai dari program pengabdian ini pelatihan pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Kearifan Lokal yang dilaksanakan di kecamatan Banjarsari dapat menambah wawasan dan membantu para guru Sekolah Dasar di kecamatan Banjarsari dalam mengkontruk pengetahuan peserta didik dan mengurangi paradigma teacher centered melalui integrasi kearifan lokal Surakarta yang dikaitkan dengan materi ajar. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui metode pendekatan: a) partisipatif, b) penyadaran, c) pembelajaran (teori dan praktek), dan d) reflektif. Sedangkan, mekanisme pelaksanaan pengabdian meliputi: a) persiapan dan b) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat LKPD, evaluasi kegiatan,  refleksi serta penutupan kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi didapatkan perubahan yang signifikan dan peningkatan dalam mengintegrasikan kearifan lokal yang berbentuk lembar kerja guna meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Triastity, Rahayu; Susanti, Rina

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPKM) ini bertujuan agar supaya anggota karang taruna memiliki kemampuan manajemen wirausaha sehingga ada kelangsungan usaha, yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah karang taruna di Kelurahan Manahan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Metode penyuluhan antara lain ceramah, diskusi, tanya jawab. Rencana kegiatan penyuluhan dilakukan satu kali pertemuan, berupa pelatihan pemasaran online.Luaran dari kegiatan ini adalah Karang taruna mempunyai ketrampilan pemasaran online Transfer iptek yang diselenggarakan ini bertujuan agar karang taruna memiliki ketrampilan pemasaran online dan masuk proceeding Kata kunci : Pelatihan, pemasaran online, karang taruna.Â

SE, Sunarti; Sarwono, Aris Eddy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis UMKM konvensional maupun online memiliki potensi yang sangat besar dalam perekonomian negara. Berbagai permasalahan dihadapi oleh para pelaku UMKM salah satunya adalah permasalahan mengenai pengelolaan keuangan dan perpajakan mengingat UMKM ini memiliki potensi dan prospek pengembangan yang sangat baik. Peraturan perpajakan berubah sangat dinamis, khususnya peraturan pajak untuk UMKM. Melalui program pengabdian ini, permasalahan akan dipecahkan dengan melakukan pendampingan untuk proses penerapan akuntansi dan perpajakan sederhana pada UMKM.

widarno, bambang; Kurniawanto, Hudi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Koperasi perlu menerapkan akuntabilitas secara tertib dan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip koperasi dan pembukuan yang baik agar mendapat kepercayaan dari Anggota. Akuntabilitas meliputi aspek: organisasi dan manajemen, usaha dan pelayanan kepada anggota, dan keuangan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan Tim Pengabdian Universitas Slamet Riyadi bertujuan untuk membekali Anggota dan Pengelola Koperasi Maju Utama. Jumlah peserta 18 orang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Oktober 2019 bertempat di Komplek Masjid H. Inoe, Potrojayan RT 02 RW 06 Serengan, Surakarta. Acara yang berlangsung mulai jam 19.30 – 21.30 WIB, dibuka oleh Ketua Pengurus, acara sosialisasi dengan metode pembelajaran berupa ceramah, diskusi, studi kasus atau Problem Based Learning. Peserta diberi soal pre test dan post test sebagai bahan evaluasi. Hasil pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan nilai (skor) dari rata-rata 4,22 menjadi 8,06 sehingga dapat dikatakan bahwa dari yang sebelumnya kurang paham menjadi paham perkoperasian. Peserta cukup antusias, hal ini terlihat dari jumlah peserta yang merespon penjelasan narasumber ada sebanyak 5 orang. Materi sosialisasi pertama oleh Dr. Hudi Kurniawanto, SE, MM. tentang prinsip perkoperasian, dan kedua workshop tentang Pembukuan Koperasi oleh Bambang Widarno, SE., MM..

Setiawan, M Hery Yuli; Sufa, Feri Faila

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabidan Kepada Masyarakat ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan pendalaman kreativitas pendidik dalam pelaksanaan pembelajaan saintifik pada kurikulum 2013. Pengbdian ini sebagai tindak lanjut dari penelitian sebelumnya yang telah dilaksanakan  tentang peningkatan kreatifitas guru dalam pelaksanaan kurikulum 2013. Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini didahului dengan koordinasi kepada pimpinan lembaga dan melakukan perjanjian kerja sama dalam berbagai bidang salah satunya pelatihan melalui pengabdian pada masyarakat ini.Pada kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di RA Al Islam 3 Gebang, pengabdian ini menggunakan metode kolaboratif dengan melakukan pengalian informasi untuk mengetahuai pemahaman guru tentang kreativitas pendidik dalam pembelajaran saintifik pada implementasi kurikulum 2013. Dilanjut dengan memberikan materi mengenai kreativitas pendidik dalam pembelajaran saintifik pada implementasi kurikulum 2013. Kemudian mempraktekan kegiatan pembelajaran dengan pembelajaran santifik. Tindak lanjutnya akan dilakukan monitoring oleh mahasiswa seberapa luas penyebaran IPTEK yang telah diberikanHasil dari Pengabidan ini adalah peningkatan pemahaman guru tentang perlunya peningkatan kreativitas guru dalam melaskanakan pendekatan saintifik berbasis kurikulum 2013. Sehingga guru dapat merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang kreatif, harapanya Iptek yang telah disampaikan dapat di sebarkan oleh mitra.Kata Kunci : Saintifik, Kreativitas guru.

Nurin Aji Permana; Astari Wulandari; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Pemadam kebakaran (BRANDWEER) adalah orang atau pasukan yang bertugas memadamkan kebakaran, melakukan penyelamatan, dan menanggulangi musibah atau bencana alam lainya. Dinas Pemadam Kebakaran dalam sejarah Kota Semarang sama tuanya dengan sejarah Pemerintahan Kota Semarang. Dengan perkembangan masyarakat dan pertumbuhan pembangunan menuntut adanya peran pemerintah dalam mengelola Unit Pemadam Kebakaran ini. Tapi banyak juga masyarakat yang meremehkan petugas damkar ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang ikut campur saat petugas sedang bertugas. Mulai dari perebutan selang penyemprot dan pemukulan terhadap petugas yang dikira melarikan diri saat bertugas. Markas Besar Pemadam Kebakaran Di Semarang merupakan tempat akomodasi pelatihan pasukan pemadam yang mewadahi pelatihan anggota yang memiliki penempatan wilayah dinas di Jawa Tengah. Tujuan bangunan ini adalah sebagai contoh standarisasi keamanan bencana kebakaran yang harus di terapkan di semua bangunan selain itu, Markas besar juga sebagai tempat pelatihan anggota pemadam se Jawa Tengah. Dikarenakan bangunan markas besar pemadam kebakaran sangat di pentingkan di segi sirkulasi aktivitas maka langgam arsitektur yang digunakan adalah arsitektur modern, arsitektur modern merupakan gaya arsitektur statis yang berkembang pada masa pra-industrial sebagai bentuk dari revolusi dari gaya arsitektur tradisional. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Agusta Dicky Ferlanda; Astari Wulandari; I Wayan Andhika Widiantara

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Olahraga merupakan kegiatan yang di lakukan oleh manusia untuk menjaga kebugaran tubuh. Olahraga juga dijadikan ajang kompetisi didunia dengan berbagai cabang olahraga yang dilakukan secara individu dan olahraga yang memerlukan kekompakan kelompok. Salah satu olah raga yang membutuhkan kerja kelompok adalah cabang olahraga bola basket. Bola basket dimainkan oleh dua kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari lima orang pemain, yang memiliki posisi dan peran masing-masing. Dalam pertandingan bola basket dimainkan dalam waktu 4 x 10 menit dalam aturan Federasi Bola Basket Internasional. Bola basket di Semarang saat ini juga makin berkembang pesat seperti halnya olahraga sepakbola, banyak lapangan bola basket di tiap sekolahan negeri maupun swasta, di taman kota maupun di taman kawasan permukiman bahkan ada beberapa kelurahan yang terdapat lapangan bola basket. Namun itu semua merupakan lapangan outdoor yang fasilitasnya kurang memadahi. Di Semarang juga terdapat beberapa lapangan bola basket indoor namun fasilitasnya kurang lengkap seperti kapasitas penonton sedikit dan fasilitas penunjang lainnya. Perancangan bangunan Semarang Basketball Center merupakan bangunan Gedung olahraga yang digunakan untuk menggelar pertandingan dan pelatihan olahraga Bola Basket dan terdapat area bisnis berupa foodcourd, cafe dan sportstore yang bertemakan Basketball. Bangunan Semarang Basketball Center terdapat tiga bagian lapangan yaitu lapangan pertandingan, latihan indoor dan outdoor.

Widhoyoko, Yudhistoro Pandu; Sutikno, Arif; Daryono, Daryono

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk peningkatan kemampuan mengidentifikasikan kebenaran suatu informasi menggunakan Model Literasi Informasi Tujuh Pilar agar menjadi tahu cara mengetahui sumber informasi yang benar, mampu meliterasi informasi, mampu mengorganisir, menerapkan, dan mengkomunikasikan informasi ke orang lain dengan cara sesuai situasi, dan mampu membandingkan dan mengevaluasi dari mana sumber informasi yang diperoleh. Pengabdian ini dilaksanakan di Purbayan, Baki, Sukoharjo pada Kelompok Pengajian Ibu-Ibu Baitul Maqmur Purbayan-Baki SukoharjoKelompok Pengajian Ibu-Ibu Perum Graha Kencana Purbayan-Baki Sukoharjo. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi ibu-ibu anggota pengajian yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Diperoleh hasil bahwa seluruh peserta dalam memahami cara membedakan berita bohong dan dan tidak menggunakan literasi tujuh pillar. Kata Kunci: Kemampuan Identifikasi, Peningkatan kemampuan mengidentifikasi, Berita Hoax, Literasi Informasi, Model Tujuh Pilar.

Iswahyuni, Iswahyuni

ABSTRAK Minat kewirausahaan mahasiswa sebagai generasi muda harus dieksplorasi semaksimal mungkin dan diberikan pelatihan yang dapat mendukung minat tersebut sehingga diharapkan dapat memberikan andil dalam menurunkan angka pengangguran di Indonesia dan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang lebih inovatif. Dengan pembuatan business plan merupakan treatment awal untuk mengetahui mindset dari pola minat mahasiswa dalam menciptakan usaha dengan keterbatasan modal, mengingat mahasiswa pada dasarnya pribadi yang belum memiliki tabungan yang cukup untuk membuka usaha sehingga mereka perlu diberi training yang berhubungan dengan business plan sehingga dapat berdampak pada perkembangan minat mahasiswa. Selain pendidikan informal dan nonformal, pendidikan formal juga cukup berperan dalam membentuk minat berwirausaha karena pendidikan formal telah memberikan bekal yang baik bagi tumbuhnya minat berwirausaha. Jadi pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha. Ada hubungan yang signifikan antara minat kewirausahaan dengan pembuatan business plan pada mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah STAI Denpasar Bali, dimana minat kewirausahaan mahasiswa tinggi sehingga mampu membuat business plan dengan baik. Sehingga tidak ada keraguan bahwa pembuatan Bussines Plan dapat menumbuhkan minat kewirausahaan.   ABSTRACT Student entrepreneurial interest as a young generation must be explored as much as possible andtraining that can support this interest is expected to be expected to contribute to reducing unemployment in Indonesia and creating new, more innovative jobs. Making a business plan is the initial treatment to find out the mindset of the pattern of student interest in creating businesses with limited capital, considering that students are basically individuals who do not have enough savings to open a business so they need to be given training related to business plans so that it can have an impact on the development of student interest. In addition to informal and informal education, formal education is also quite instrumental in shaping entrepreneurial interest because formal education has provided a good stock for growing entrepreneurial interest. So education is one of the factors that influence entrepreneurial interest. There is a significant relationship between entrepreneurial interests with the making of a business plan for students of the Department of Sharia Economics STAI Denpasar Bali. where the entrepreneurial interest of students is high so they are able to make a good business plan. So there is no doubt that making a Business Plan can foster entrepreneurial interest.

Umar Yeni Suyanto; Rina Sulistyowati; Siti Nur Hayati

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

This Community Service Activity (PKM) aims to provide training for MSME actors by providing an understanding of the requirements, calculations and procedures for reporting income tax, especially SPT. The partner problem that will be resolved in this activity is that some MSMEs in the Lamongan city area and its surroundings do not understand filling out SPT to report their tax obligations. The method applied to overcome this problem is to provide training through online seminars which are organized in collaboration with several lecturers from the Tax Study Program of the Ahmad Dahlan Business and Technology Institute. This activity was divided into 3 stages: planning, implementation and evaluation sessions. The results of the activity show an increase in understanding and knowledge after participating in training activities. This means that the objectives of this PKM have been achieved.

Roudlotun Ni’mah; Vesti Dwi Cahyaningrum; Farida Isroani

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Gagasan dan realisasi kemandirian ekonomi nasional sampai kini masih jauh dari apa yang diharapkan. Indonesia sendiri terdiri atas kurang lebih 63 ribuan desa dengan sumber daya alam yang berlimpah dan beraneka ragam seperti pertambangan, pariwisata, kehutanan, pertanian, perkebunan dan sebagainya. Indonesia juga memiliki banyak sekali sumber daya manusia produktif yang tersebar di berbagai pelosok nusantara. Dari ribuan desa tersebut, tidak semua sumber daya yang ada terkelola dengan baik. Sedangkan untuk mencapai kemandirian ekonomi nasioal, harus dimulai dari peningkatan pembangunan ekonomi dan penguatan kemandirian ekonomi desa. Faktor yang mempengaruhi keterlambatan pembangunan ekonomi desa antara lain masyarakat kurang peka dalam menemukan potensi lokal dan masih lemahnya kemampuan pemberdayaan potensi lokal pendudukan khususnya di pedesaan. Sehingga, pendapatan warga yang minim menjadikan perekonominya bergantung pada bantuan dari pemerintah atau bantuan lainnya. Berangkat dari permasalahan di atas, maka diadakan program pelatihan dan pendampingan pembuatan kerajianan tas dari bahan plastik bekas, seperti bungkus kopi, bungkus sabun, bungkus snack, dan lainnya. Program ini diaksanakan sebagai upaya untuk menjawab permasalah terkait. Kegiatannya dimulai dari sosialisasi pada ibu-ibu tentang pengadaan kegiatan pelatihan kerajinan tas. Setelah dilaksanan pelatihan, diadakan lomba kerajinan sebagai tindak lanjut agar ketrampilan yang telah diperoleh diasah kembali oleh warga yang mengikuti pelatihan. Selanjutnya dibentuk kelompok usaha agar ketrampilan tersebut dapat terakomodasi dengan baik dan dapat meningkatkan kreativitas bersama. Adanya kegiatan tersebut, kedepannya diharapkan ketrampilan yang telah warga pelajari dapat ditularkan ke warga lainnya serta akan ada peningkatan kemandirian ekonomi desa.

Anwar, Fuad; Kusumandari, Kusumandari; Iriani, Yofentina; Yunianto, Mohtar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Community service activities for Muhammadiyah Elementary School Teachers in Polokarto Subdistrict, Sukoharjo Regency have been carried out. The background of this activity is the information obtained that the teachers in the school still use books and blackboards especially for subjects related to Science so that students become less creative and innovative thinking. activities carried out in the form of ongoing activities, namely training in the use of props style, motion and energy as many as 10 kits, presentation of the results of the practice of using props and the process of dissemination to students. The results obtained that all participants in understanding the teaching aids that have been trained, seen from the activeness of the participants, the ability of participants in the presentation and the results of dissemination to students in their respective schools

Dewi, Septiana Novita; Haryanto, Aris Tri; Wariati, Ambar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini merupakan pengabdian lanjutan dari proses pengabdian sebelumnyam bahwa di Kelurahan Desa Gebang memiliki potensi untuk ditingkatkan UMKM makanan ringan.  Dengan adanya peningkatan UMKM di Kelurahan Gebang, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya. Akan tetapi dalam pemasaran produk UMKM masyarakat di Kelurahan Gebang belum diimbangi dengan adanya pemanfaatan alat tekhnologi, sehingga proses pemasaran belum optimal. Hal ini disebabkan karena rata-rata pelaku UMKM memiliki usia yang tidak muda lagi, sehingga perlu pendampingan yang lebih ekstra. Pada saat era milineal ini, semua disajikan secara praktis dan efisien yaitu dengan memanfaatkan tekhnologi informasi. Seperti pemasaran melalui akun facebook, Instagram, website, twitter dan lain-lain. Hal ini bertujuan bahwa dengan menggunakan tekhnologi informasi, semua informasi produk dapat tersampaikan secara luas, baik tingkat nasional maupun internasional. Permasalahan yang utama ketika UMKM tidak memanfaatkan tekhnologi informasi dengan baik adalah mereka hanya bisa menjual produknya secara lokal dan jenis-jenis produk yang dijual tidak tersampaikan secara luas. Dalam mensiatasi kompetensi bisnis di era digital diharapkan seluruh UMKM memahami dan menggunakan digital marketing dengan baik, agar mereka mampu bersaing dengan baik hingga mencapai keunggulan k;ompetitif lebih maksimal. Materi yang diberikan kepada UMKM di Kelurahan Desa Gebang adalah tujuh konsep pemasran ampuh dengan metode digital, diantaranya adalah Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Pembuatan Konten, Mobile Marketing, Email Marketing, Affiliate Marketing, Pemasaran Media SosialUMKM, Digital Marketing, Kelurahan Gebang

Rina Sulistyowati; Yulis Saidah; Dinasti Aulia Hakim

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Restaurant Tax is one of the Programs from the Directorate General of Taxes which has the objective of being a tax on the consumption of goods and services within the Customs Area which is imposed in stages in each line of production and distribution. VAT is an indirect tax because the payment or collection of the tax is deposited by another party who is not the taxpayer. Tax Servants (Tax Lecturers) have the task of assisting taxpayers (RM. Bebek general and RM. Kaliotic) related to online tax reporting techniques or e-feliing. The result of this PKM training is that tax servants can understand the concept of taxation and how to calculate VAT on consumer products and services. So as to assist tax servants in carrying out assistance to partners in 2020.