Publication Search

60,895 articles from 490 journals · 1,579 citations tracked

Showing 161-180 of 778

Analytics

Hartono, Dodik

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan supervisi medis berkelanjutan serta edukasi perawatan secara mandiri, apalagi dalam masa pandemic covid. Pada masa pandemi covid seseorang yang memiliki penyakit bawaan memiliki resiko tinggi untuk lebih cepat tertular penyakit covid dan bisa menyebabkan kematian. Maka dari itu penderita diabetes mellitus perlu melakukan manajemen yang baik untuk menjaga kesehatannya, meskipun tidak datang ke pelayanan Kesehatan. Manajemen diabetes yang dapat dilakukan meliputi kontrol glukosa darah, pola makan, olahraga, minum obat teratur dan perawatan kaki. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan pasien dalam penatalaksanaan diabetes dengan cara manajemen diabetes mellitus. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan cara memberikan konseling manajemen diabetes mellitus kepada pasien saat pelaksanaan posyandu di balai Desa Karangbong. Pemberian edukasi dilakukan dengan 2 metode yaitu dengan memberikan edukasi secara langsung bersamaan dan secara individu kepada pasien. Kegiatan ini dilakukan oleh 3 tim dosen dan 5 mahasiswa keperawatan. Hasil dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penderita diabetes dapat memahami dan meningkatkan kemampuannya tentang manajemen penatalaksanaan diabetes mellitus secara mandiri, khususnya dimasa pandemi. Pasien diabetes mellitus dapat melakukan melakukan manajemen diabetes mellitus dirumah dengan cara melakukan pengecekan kadar glukosa darah seminggu sekali, selalu melaksanakan aktivitas fisik, menjaga pola makan, minum obat sesuai aturan dan melakukan perawatan kaki setiap hari untuk mencegah terjadinya luka ulkus diabetes.   

Damayanti, Dyah Ayu Kusuma; Syafiq, Bakri As; Fauziyah, Atina; Ardhiani, Miftah Rizky; Zulfah, Khairina +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Osteoartritis lutut adalah penyakit degeneratif kronis yang banyak diderita orang dewasa yang lebih tua, dan ditandai dengan kerusakan tulang rawan pada sendi lutut. Pasien mungkin mengalami nyeri sendi, kekakuan, dan deformitas sendi. Harapan diadakannya penyuluhan ini agar masyarakat bisa memahami bagaimana cara penanganan saat mengalami keluhan. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini berupa penyuluhan dan pemberian terapi latihan dengan kompres air hangat dan isometric exercise dengan menggunakan media leaflet dan demo teknik pencegahan nyeri. Penyuluhan ini dilakukan di Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, kepada ibu-ibu Dawis RT 01/ RW10 yang berjumlah 10 orang. Berdasarkan data yang diperoleh, menunjukkan bahwa lebih dari 6 orang ibu-ibu dawis mengeluhkan nyeri lutut. Peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang fisioterapis dan nyeri lutut atau osteoarthritis diukur dengan kuesioner pre test dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pre test pemahaman peserta hanya 21% dan mengalami peningkatan menjadi 54% setelah dilakukan post test atau setelah pemberian materi tentang osteoarthritis. Disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang osteoarthritis.

Ninik Nurhidayah; Aniek Puspitosari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Populasi lansia meningkat secara signifikan hampir di semua negara. Akan tetapi peningkatan  prevalensi dan angka harapan hidup yang lebih panjang tidak selalu diikuti dengan kualitas hidup yang lebih baik. Pemanfaatan waktu luang telah digunakan dalam berbagai penelitian baik didalam dan diluar negeri serta telah terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan partisipasi pemanfaatan waktu luang dengan kualitas hidup lanjut usia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilakukan pada 30 orang lansia di paguyuban lansia di Desa Kemiri Kebakkramat Karanganyar. Waktu pelaksanaan penelitian dari bulan Pebruari sampai dengan Oktober 2022. Cara pengumpulan data menggunakan metode cross sectional. Teknik analisis data kuantitif menggunakan chi-square. Hasil analisis data statistik diperoleh p<0.001. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara pemanfaatan waktu luang untuk dengan kualitas hidup lanjut usia. Oleh karena itu partisipasi pemanfaatan waktu luang pada lansia dapat direkomendasikan untuk untuk meningkatkan kualitas hidup lansia    

Nonalisa Nonalisa; Darul Ilmi; Supriadi Supriadi; Jasmienti Jasmienti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan hasil belajar PAI peserta didik kelas VII melalui model discovery learning dan problem solving di UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki, serta untuk mengetahui pemilihan model yang sesuai pada materi Sholat Jama’ dan Shalat Qasar. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VII, dan sampelnya juga di ambil dari keseluruhan populasi. Sehingga diperoleh 2 kelas sampel, yaitu kelas VII.1 (model discovery learning) dan VII.2 (model problem solving).. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PAI Peserta didik kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki yang menggunakan model pembelajaran discovery learning yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 77 sampai dengan 85 dengan frekuensi 9. Sedangkan yang menggunakan model pembelajaran problem solving dapat disimpulkan bahwa nilai yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 55 sampai dengan 64 dengan frekuensi 7. Model discovery learning dan problem solving terdapat perbandingan hasil belajar dan juga dapat meningkatkan hasil belajar PAI peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil analisis uji thitung. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,025 dan ttabel = 2,022. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PAI peserta didik menggunakan model discovery learning dengan menggunakan model problem solving.  

Renteng, Septriani; sari, andi buana; Nurmansyah, Muhamad; Ganika, Lenny; Mariana, Dina

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Anak merupakan salah satu kelompok berisiko untuk terpaparnya berbagai penyakit diantaranya diare, ISPA, dan covid 19. Perilaku cuci tangan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya sakit pada anak. Kemampuan anak dalam melakukan cuci tangan berkaitan dengan tingkat pengetahuan anak tentang teknik cuci tangan dan manfaatnya. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan tentang cuci tangan kepada anak usia sekolah  dengan menggunakan metode yang menarik bagi anak seperti bermain puzzle. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan menujukkan hasil adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan perilaku anak dalam melakukan cuci tangan.

Rohmani, Rohmani; Tukayo, Isak JH; Felle, Zeth Robert; Sahiddin, Muhamad

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang:Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) merupakan usaha untuk menangani korban segera mungkin ditempat kejadian sebelum tenaga medis mengambil alih penanganan. Pemberian pertolongan harus cepat dan tepat dengan menggunakan saran dan prasarana yang ada ditempat kejadian. Tindakan P3K yang dilakukan dengan benar akan mengurangi cacat atau penderita dan bahkan menyelamtakan korban dari kematian tetapi bila tindakan P3K dilakukan tidak benar dapat menyebabkan kecelakaan bahkan bisa terjadi kematian (Al-Fath, 2009). Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) terhadap kemampuan masyarakat di Kampung Ifale distrik sentani Kota Kabupaten Jayapura. Metode pelaksanaan kegiatan ini memberikan penyuluhan dan memberikan simulasi tentang penangangan pertolongan kepada masyarakat di Kampung Ifale serta memberikan kuesioner pre dan post Tindakan pada peserta. Hasil pengabdian masyarakat Rata-rata dari  kuesioner hasil post pelatihan   P3K  masyarakat 85 % mengalami peningkatan pengetahuannya menjadi baik meskipun ada beberapa yang masih keadaan cukup.  

Astuti, Yuni; Anggarawati, Tuti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia sangat tinggi terutama pada masa pandemic covid-19. Salah satu faktor yang menyebabkan laju pertambahan penduduk adalah angka kelahiran total. Hal ini menyebabkan masalah bagi negara Indonesia terutama bidang kependudukan dan keluarga berencana. Upaya perintah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk ini dengan program Keluarga Berencana. KB merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang meningkat pesat dan juga menekan garis kemiskinan masyarakat. Tingkat kesadaran masyarakat merupakan tantangan terbesar dalam penggalakan program KB kembali. Seseorang yang memiliki pengetahuan baik akan cenderung memilih alat kontrasepsi yang sesuai dan cocok digunakannya, karena dengan pengetahuan yang baik seseorang akan lebih mudah menerima informasi terutama tentang alat kontrasepsi. Peningkatan pengetahuan dibutuhkan untuk memperkuat kesadaran dalam layanan KB sehingga turut membantu masyarakat untuk tetap melaksanakan kembali program KB dan terus memakai alat kontrasepsi, meski dalam keadaan pandemic-19. Dari hasil paparan perlu dilakukan pengabdian masyarakat “IbM Peningkatan Awareness KB-Kespro Melalui Pendekatan Publik Untuk Penguatan Peran Wanita Sebagai Pilar Bangsa”. Kegiatan ini terdiri dari penyuluhan, diskusi, curah pendapat, serta monitoring. Target luaran berupa tercapainya pemberdayaan masyarakat dan meningkatnya pengetahuan wanita usia subur, terpublikasinya hasil pengabdian masyarakat di jurnal nasional, serta media elektronik.  

Zubair, Zubair; Wa Ode Dian Purnamasari; Suardin, Suardin; Irman Matje; Tarno, Tarno

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Kegiatan Kuliah Kerja Amaliyah, mahasiswa akan menjumpai berbagai pola interaksi sosial, yang secara umum dapat dibagi menjadi tiga kategori: (1) interaksi antar individu; (2) interaksi antara individu dengan kelompoknya, dan (3) interaksi antar kelompok. Adapun tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA) adalah memacu percepatan pelaksanaan roda pembangunan Desa dengan menerapkan Ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEKS) yang sesuai dengan budaya masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu: metode sosialisasi dengan melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat, agar program kerja KKA dapat terlaksana dengan baik. Hasil pengbadian menghasilkan program kerja nonfisik, diantaranya:1) Jum’at bersih, 2) Melaksanakan Program Pengajian, 3) Senam pagi setiap hari minggu, 4) pengajaran bagi mahasiswa FKIP telah mencapai kinerja yang terealisasi sebesar 100%, serta program kerja fisik, diantaranya:1) Pembuatan papan nama untuk Desa Walando, 2) Pembuatan papan nama posyandu Desa Walando, 3) Pembuatan papan struktur, dan papan 10 program pokok PKK, 4) Pembuatan tugu di simpang 4 Desa Walando telah teralisasi 100%.  

Ahmad Daholu; Abdul Rahim; Muhamad Nur Intan Ode

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Pengembangan budidaya rumput laut di Desa Lakambau Kabupaten Buton Selatan merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat pesisir. Keunggulannya adalah memiliki produk akhir dengan kegunaan yang beragam, tersedianya lahan yang luas untuk budidaya, dan kebutuhan akan peralatan yang sederhana. Desa Lakambau memiliki perekonomian yang cukup beragam. Hal ini dapat dilihat dari mata pencaharian masyarakat yang tinggal di Desa Lakambau yang berprofesi sebagai nelayan, pegawai pemerintah, petani, pemilik usaha, pembudidaya rumput laut, dan pekerjaan lainnya. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan menggunakan persuasif kepada masyarakat. Kegiatan ini akan dilakukan melalui ceramah dan bincang-bincang dengan tokoh desa dan masyarakat pesisir tentang cara mengubah rumput laut menjadi barang baru dengan nilai ekonomi lebih tinggi yang tidak hanya dipasarkan sebagai rumput laut basah atau kering. Hasil pengebdian ini menunjukan bahwa terdapat permasalahan pemanfaatan sumber daya, khususnya rumput laut, yang belum dikelola secara optimal. Rumput laut dipanen, kemudian dijual mentah. Penyelesaian solusi tersebut yaitu pelatihan pengolahan rumput laut sehingga dapat diolah oleh masyarakat.    

Gamar Al Haddar; Kristafia lou

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Bimbingan belajar dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa di Kelurahan Bukit Pinang RT 16, karena dapat membantu melengkapi apa yang dipelajari di sekolah. Hal ini dikarenakan pembelajaran di luar sekolah memiliki dampak yang jauh lebih besar terhadap motivasi belajar siswa. Tujuan pendidikan nonformal adalah untuk meningkatkan minat atau keinginan siswa untuk belajar. Dalam pendidikan nonformal, siswa didorong untuk belajar dengan berbagai cara, dari pendidikan formal pada umumnya. Pendidikan nonformal lebih santai dan memberi siswa ide atau cara baru untuk memahami konsep yang mungkin mereka perjuangkan dalam pendidikan formal, sekaligus lebih menyenangkan. Padahal, belajar dapat menjadi selingan yang menyenangkan bagi siswa, yang tidak hanya dituntut untuk mengingat informasi atau berhitung, tetapi juga mampu berpikir kritis Seorang siswa harus tertarik pada materi pelajaran untuk mempelajarinya lebih lanjut. Ini berarti mereka harus terlibat dalam materi, yang akan membantu mereka menemukan apa yang tidak mereka ketahui. Ada beberapa cara untuk membantu siswa belajar lebih kreatif, termasuk menggunakan metode pembelajaran yang mendorong mereka untuk lebih aktif dalam berpikir dan memecahkan masalah. Peneliti pengabdian ini di lakukan di kelurahan bukit pinang Rt 16, kegiatan bimbingan belajar ini di lakukan dengan memberikan penjelasan atau mengajar tentang berhitung, membaca dan mengulangi pelajaran yang di lajari oleh guru di sekolah. Dalam waktu 3 minggu mengadakan kegitan Bimbingan Belajar pada anak-anak di Kelurahan Bukit Pinang, dengan hasil yang baik dan harapan bisa membantu wawasan anak-anak, dengan mengetahui dan memahami kegiatan Bimbingan Belajar, bisa diterima di lingkungan masyarakat.

Gilang Achmad Marzuki; Agung Setyawan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak merupakan anugerah sekaligus amanah yang telah dititipkan kepada orang tua yang akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat nanti. Kewajiban utama orang tua adalah memberikan pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan tetapi juga ilmu agama. Perkembangan yang terjadi pada anak usia dini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: faktor keluarga, sekolah, dan lingkungan. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk memaparkan peran penting orang tua dalam mendidik anaknya. Hasil dari penelitian ini adalah keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak, pendidikan di lingkungan keluarga merupakan pendidikan yang paling dasar bagi anak untuk membentuk kecerdasan, karakter atau kepribadian, serta bekal untuk memasuki masyarakat nantinya. Oleh karena itu, orang tua diharapkan dapat membagi waktu untuk anaknya agar tidak ada anak yang menyimpang dari ajaran agama dan norma serta aturan masyarakat. Karena dengan pengawasan dan pendidikan yang baik oleh orang tua akan membentuk karakter dan kepribadian yang baik begitu pula sebaliknya.

Abdelina; Lilis Saryani; Ahmad Sayuti Pulungan

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seiring berkembangnya zaman dunia teknologi semakin berkembang, sehingga UMKM perekonomian masyarakat harus mengikuti alur perkembangan teknologi untuk mempertahankan eksistensi dalam menjalankan bisnis dan usaha, karena Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan. perekonomian Indonesia. UMKM memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya masyarakat hanya terfokus pada status kerja sebagai karyawan diperusahaan untuk mendapatkan penghasian. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode sosialisasi penanaman jiwa kewirausahaan dan bisnis online dilakukan untuk membantu memotivasi masyarakat untuk menjalankan usaha mandiri. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumbersumber produktif yang memungkinkan mereka dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bange Kecamatan Sayur Matinggi memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan perekonomian desa melalui UMKM. Faktor pendukung dalam pengembangan masyarakat di bidang ekonomi ini meliputi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah serta partisipasi masyarakan yang cukup tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana.

Muhammad Iqbal Sayuti Harahap; Raudhatun Sumi; Budi Dharma

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini berfokus pada analisis bentuk dari laporan keuangan organisasi nirlaba yaitu Masjid Raya Sulaimaniyah Kesultanan Serdang, Kota Perbaungan, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk laporan keungan dari masjid raya sulaimaniyah, apakah bentuk dari laporannya sudah sesuai pada ketentuan PSAK, untuk itulah penelitia ini di lakukan. Untuk mendapatkan hasil data dan informasi yang efektif penulis menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan hasil yang baik dan akurat Jenis dan sumber data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis primer dan sekunder, dalam jenis penelitian primer penulis melakukan kegiatan wawancara dengan pengurus masjid, sementara jenis penelitian sekunder adalah didapat melalui laporan keuangan dari masjid tersebut, metode yang digunakan yaitu wawancara dan observasi, sehingga didapatkanlah hasil dari penelitian Masjid Raya Sulaimaniyah memiliki pelaporan keuangan yang baik.

Zem Santo; Angla F. Sauhenda; Santy Monika; Wahyuniar Wahyuniar

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita singkat dengan menggunakan media audio visual untuk siswa kelas VIII SMP YPPGI Geradus Adii Merauke. Oleh karena permasalahan yang dihadapi oleh mitra yakni perlu meningkatkan keterampilan bercerita singkat menggunakan media. Informasi tentang kondisi mitra menunjukkan adanya permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Media diharapkan mampu menjadi solusi terhadap kemampuan bercerita siswa. Metode pengabdian ini menggunakan pelatihan, penerapan, dan pendampingan. Peserta pelatihan adalah siswa kelas VIII SMP YPPGI Geradus Adii Merauke dengan jumlah 12 orang. Hasil kegiatan pengabdian berupa observasi kelas selama penerapan berlangsung, kemampuan siswa meningkat dalam bercerita singkat. Indikator dari peningkatan kemampuan ini adalah mayoritas siswa tidak lagi melakukan kesalahan dalam bercerita singkat.

Eva susanti; Yuli Agustin

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sekitar 40 % dari jumlah total penduduk Indonesia yang berusia di atas 40 tahun mempunyai keluhan nyeri sendi dan otot. Peserta lansia di Posyandu Lansia Talang Aur Wilayah Kerja Puskesmas Talang Aur Kabupaten Ogan Ilir Palembang adalah Lansia penderita rematik yang mengalami nyeri sendi, dalam mengatasinya masih menggunakan terapi farmakologi. Lansia Belum pernah di ajarkan tindakan kombinasi kompres hangat dan masase. Tujuan dari  pengabdian masyarakat ini untuk menerapkan tindakan kombinasi kompres hangat dan masase dalam menurunkan nyeri sendi pada lansia  yang menderita Rematik. Hasil Kegiatan Pemberdayaan Kepada Masyarakat ini, meningkatnya pengetahuan lansia tentang rematik dan penatalaksanaannya., serta mampu melakukan (mendemonstrasikan) tindakan kombinasi kompres hangat dan masase dalam mengurangi nyeri sendi.   Metode pendekatan yang digunakan adalah Edukasi (Penyuluhan), Demonstrasi pemberian kombinasi kompres hangat dan masase dalam mengurangi nyeri sendi. Pelaksanaan PKM ini melibatkan dosen-dosen yang sesuai dengan keilmuan dalam bidangnya yang berpengalaman dalam Keperawatan Medikal bedah.Serta dibantu oleh mahasiswa Keperawatan.          Kata Kunci: Rematik, Nyeri Sendi, Kompres hangat, Masase  

Lutfiyatul Fahrieyah; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The purpose of this study is to overcome the problem of learning that is not optimal in class XI students of SMA 1 Tambun Utara, and the lack of attractiveness in PAI lessons because the method used is too monotonous so that it makes students feel bored quickly, there are problems in the use of learning media that make student learning outcomes not good. In the case of SMA 1 Tambun Utara, the delivery of material by the teacher in the learning media uses the lecture method, where the teacher is more active in speaking and students tend to be silent to listen, thus making students unable to master the material well. To overcome it all, researchers suggest using new media such as demonstrations, as a way to increase students' interest in learning. The Demonstration Method is a medium that has elements of demonstration. This study is intended to answer the problem "Whether the use of demonstration methods in PAI subjects can improve student learning outcomes at SMA 1 Tambun Utara", these problems are discussed through classroom action research carried out through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Research data obtained through classroom observation and documentation of the results of actions carried out data from effective teachers, with this research it will be known that there will be an increase or decrease in student learning outcomes after the implementation of the demonstration method in PAI subjects at SMA 1 Tambun Utara.

Pangestu, Aditya; Pangestu, Aditya; Batara Daniel Bagana

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Perkembangan teknologi memudahkan segala aktivitas masyarakat, salah satunya adalah berinvestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan minat investasi generasi millennial di kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi millennial di kota Semarang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan fasilitas online trading, minim modal dan persepsi risiko mempengaruhi minat investasi secara bersama-sama. Secara parsial fasilitas online trading dan persepsi risiko berpengaruh positif signifikan terhadap minat investasi, sedangkan modal minimal tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi.

Sholeh Nur Rohmat; Deni Ramdani

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Studi ini bermaksud untuk mengenali imbas Profitabilitas, Leverage, serta Nilai Pasar kepada Harga Saham. Populasi menggunakan perusahaan perbankan BUMN dengan rentang waktu observasi selama 2017 sampai 2021 sejumlah 4 perusahaan. Basis data sekunder yang dipakai didapat dari Bursa Efek Indonesia. Metode analisa informasi dengan bentuk regresi linear berganda menggunakan alat bantu analisa IBM SPSS model 26. Berpangkal pada hasil analisa menunjukkan bahwa Profitabilitas, Leverage, dan Nilai Pasar dengan cara simultan mempengaruhi positif signifikan kepada harga saham. Profitabilitas serta Leverage dengan cara parsial mempengaruhi negatif signifikan kepada harga saham, sedangkan itu Nilai Pasar dengan cara parsial mempengaruhi positif signifikan kepada harga saham.

Eneng Martini; Aji Noor Nugraha; Poppy Aprilio Beladona

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, serta memahami penerapan karakter disiplin bagi peserta didik melalui peran dari ekstrakurikuler polisi taruna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di SMK Taruna Nusantara Jaya desa Cisomang, Data di peroleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitiannya sebagai berikut: 1) kondisi kedisiplinan peserta didik mengalami perkembangan yang lebih baik, tetapi masih ada beberapa peserta didik yang melakukan tindak indisipliner (ringan) diantaranya indisiplner dalam waktu masuk sekolah, rambut panjang, tidak membawa atribut, dan tidak membawa helm saat berkendara. 2) pandangan peserta didik mengenai ekstrakurikuler polisi taruna bahwasannya adalah ekstrakurikuler yang baik terutama dalam hal penekanan kedisiplinan diantaranya kedisiplinan waktu dan tanggung jawab. 3) Peran ekskul POLTAR terhadap kedisiplinan peserta didik yaitu dengan melakukan kegiatan pelaksanaan kedisiplinan diantaranya mengawasi, mencatat, memperingatkan, memberi pengarahan dan menindak sesuai intruksi dari pembina dan kesiswaan.

Ngifat Khoerunnisa; Slamet Mulyono; Chafit Ulya

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kesalahan berbahasa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan khususnya dalam pembelajaran teks puisi. Kesalahan berbahasa yang kerap kali timbul adalah pada tataran morfologis dan semantis. Meskipun puisi memiliki aturan tersendiri berupa licentia poetica, tetapi pemahaman maknanya bagi pembacanya tetap harus menjadi perhatian. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa pada tataran morfologiss dan semantis melalui metode yang telah digunakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 3 Sidareja dan objeknya berupa puisi hasil karya yang telah siswa buat. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk menganalisis kesalahan berbahasa pada tataran morfologi dan semantis mengacu pada metode analisis kesalahan berbahasa menurut Tarigan (1990:68) berupa pengumpulan data, pengidentifikasian kesalahan berbahasa, penjelasan kesalahan berbahasa, pengklasifikasian, dan pengevaluasian kesalahan berbahasa yang kemudian diselaraskan dengan metode baca dan catat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut ditemukan kesalahan bahasa pada tataran morfologis dalam bentuk kesalahan penggunaan afiks (prefiks, sufiks, dan konfiks), kesalahan penggunaan kata ulang (reduplikasi), dan juga kesalahan dalam membentuk bentuk asal. Sementara pada tataran semantis ditemukan kesalahan berbahasa berupa kesalahan penggunaan kosa kata dan rangkaian kata dalam membentuk sebuah kalimat. Hal tersebut berakibat pada kerancuan makna, baik secara gramatikal, konseptual, dan lain sebagainya.