Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1741-1760 of 1,901

Analytics

Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Faradilla Miftah Suranata

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

      Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik pada tingkat 140 mmHg atau lebih tinggi  dan diastolik pada tingkat 90 mmHg atau lebih yang didasarkan pada hasil nilai tiga kali pengukuran atau lebih pada waktu yang berkala (LeMone,     et al., 2016).  Hipertensi diketahui sebagai penyakit dengan tekanan darah tinggi yang banyak diderita oleh lanjut usia (lansia), sehingga pemantauan tekanan darah perlu dilakukan.  Posbindu  adalah wadah pelayanan kepada lansia  di masyarakat yang proses pementukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat   teruatam sebagai kader kesehatan yang dibentuk oleh tenaga kesehatan.  Permasalahan yang ditemukan di Desa Watudambo II yaitu kader kesehatan belum mengetahui bagaimana cara melakukan pengukuran tekanan darah. Berangkat dari permasalaha itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Watudambo dengan tujuan untuk memberdayakan kader kesehatan dengan melakukan pelatihan    pengukuran tekanan darah yang bertujuan agar kader kesehatan dapat dengan mandiri melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter aneroid dan stetoskop. Peserta dalam pelatihan ini yaitu 20 orang kader kesehatan di Desa Watudambo II.  Hasil  dari pelatihan yang dilakukan  adalah kader kesehatan telah memahami pengendalian dan pencegahan serta mengetahui langkah-langkah pengukuran tekanan darah.

Irne Wida Desiyanti; Mutmainnah Mutmainnah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, angka  cakupan  ASI  di indonesia  mencapai 43% dibanding (SDKI) tahun 2012. Berdasarkan hasil survey pada tanggal 16-17 Februari 2020, di Desa Watutumou Kecamatan Maumbi Kabupaten Minahasa Utara didapatkan salah satu masalah prioritas yang terjadi adalah masih kurangnya pemberian ASI pada bayi dan balita yang disebakan karena kurangnya produksi ASI. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, sehingga dapat tercapai peningkatan gizi bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah kuliah umum (pemaparan), sharing atau talk show dengan media proyektor, serta memberikan peragaan bagaimana cara melakukan perawatan payudara, menyajikan materi dengan bahasa sesederhana mungkin agar dapat diterima dengan mudah oleh peserta. Kegiatan pelatihan perawatan payudara pada ibu nifas dan menyusui sebagai media peningkatan produksi ASI adalah kegiatan berjalan tertib dan teratur sesuai dengan harapan dapat melancarkan produksi ASI, sehingga proses pemberian ASI berjalan lancar sampai 2 tahun.

Rizal Rizal; Suwandi I. Luneto

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Target terapi suatu penyakit dapat tercapai jika pengobatannya rasional. Rasionalitas penggunaan obat meliputi tepat diagnosis, tepat indikasi penyakit, tepat pemilihan obat, tepat dosis, tepat cara pemberian, tepat interval waktu pemberian, tepat lama pemberian, waspada terhadap efek samping, tepat tindak lanjut (follow-up), tepat penyerahan obat, dan patuh terhadap perintah pengobatan. Efek farmakologi suatu obat dalam penggunaanya menimbulkan respon klinis berupa efektivitas atau efek yang dikehendaki dan efek toksisisitas atau efek yang merugikan dari suatu obat. Indonesia merupakan mega centre tumbuhnya berbagai spesies tanaman yang berkhasiat obat. Masyarakat Desa Munte memiliki tingkat pemahaman rasionalitas penggunaan obat yang masih rendah (6,4%), dan persentase penggunaan tanaman sebagai bahan obat yang tinggi (90%). Tujuan pengabdian ini yaitu masyarakat mampu memformulasikan dan memanfaatkan tanaman obat yang rasional untuk penanggulangan penyakit berdasarkan bukti klinis. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan pemberian edukasi dan pelatihan tentang prinsip dasar obat sintesis dan herbal, prinsip dasar penggunaan obat yang rasional, penggunaan obat herbal yang berdasarkan bukti ilmiah, dan praktik formulasi obat dari herbal/ tanaman obat, serta dilaksanakan pemeriksaan deteksi dini penyakit degeneratif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Munte, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, pada tanggal 4 Maret 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh 55 orang yang sebagian besar merupakan tokoh masyarakat, kepala-kepala lingkungan, aparat-aparat desa, pemuda masjid dan gereja, serta masyarakat Desa Munte secara umum. Luaran pada pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat Desa Munte mengetahui dan memahami lebih mendalam tentang prinsip-prinsip dasar obat sintesis maupun herbal, mengetahui cara penggunaan obat yang rasional, masyarakat mampu memformulasikan obat herbal yang tepat berdasarkan prinsip-prinsip kefarmasian, rasional, dan berdasarkan bukti-bukti ilmiah.  

Rizal Rizal; Muh. Hidayat; Maulana I. Naki

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Penyakit jantung merupakan masalah kesehatan yang progresif dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Penyebab utama timbulnya suatu penyakit adalah pola hidup dan pola makan. Tujuan dari kegiatan ini adalah Masyarakat mengetahui pentingya menjaga keseimbangan pola hidup dan pola makan yang akan mengaktifkan endorfin dan enzim berdasarkan sunnah Rasulullah SAW. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pelatihan, diskusi dan tanya jawab tentang cara pengaktifan endorfin dan enzim pencernaan dalam menurunkan prevalensi penyakit jantung berdasarkan sunnah Rasul. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat Kelurahan Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa mengetahui pentingya menjaga keseimbangan pola hidup dan pola makan yang akan mengaktifkan endorfin dan enzim pencernaan, dan masyarakat mengetahui cara menjaga pola hidup dan pola makan berdasarkan sunnah Rasulullah SAW yang dapat mencegah dari penyakit jantung. Keseimbangan pola makan yang dimaksudkan yaitu dengan menjaga pola makan yang tidak berlebih-lebihan dan keseimbangan pola hidup yakni mengatur pengoptimalan hormon beta endorfin dengan selalu menjaga kebahagiaan dengan terapi senyum.  

Bertina Hermin Korah; Petronela Mamentu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Hipertensi adalah keadaan di mana tekanan darah mengalami peningkatan yang memberikan gejala berlanjut pada suatu organ target di tubuh. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan yang lebih berat, misalnya stroke (terjadi pada otak dan menyebabkan kematian yang cukup tinggi), penyakit jantung koroner (terjadi kerusakan pembuluh darah jantung), dan hipertrofi ventrikel kiri (terjadi pada otot jantung). Hipertensi juga dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal, penyakit pembuluh darah dan penyakit lainnya.   Analisa situasi Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat menyebabkan kematian utama di negara-negara maju maupun negara berkembang. Berdasarkan hasil survey tanggal 16 sampai 18 Februari di Desa Kauditan I  Kabupaten Minahasa Utara, dengan populasi 855 KK, sampel 212 KK didapatkan data  bahwa yang menderita menderita hipertensi ada 167 jiwa dan yang minum obat hipertensi secara teratur hanya 48 jiwa, artinya lebih dari 50% atau sekitar 119 jiwa yang tidak minum obat hipertensi dengan teratur.   Melalui kegiatan pengabdian masyarakat “Peningkatan pengetahuan melalui pemeriksaan tekanan darah, konseling, dan pembentukan kader hipertensi di desa Kauditan I  Minahasa Utara yang dilaksanakan pada tanggal 03 Maret 2020 bertempat di kantor lurah desa Kauditan I didapatkan hasil evaluasi kader yang sudah dilatih dapat melakukan pengukuran tekanan darah dengan BAIK

Ike Fitrah Atul Chabibah; Berthina Hermien Korah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Paniki Bawah didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu pelatihan dan penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah yang kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pelayanan Posyandu Lima meja dengan sasaran Balita se kecamatan Mapanget. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 5-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja dilanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. hari ke 3 : Pelayanan Posyandu Se Kecamatan Mapanget. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu Kader Mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, Meningkatkan keterampilan bagi kader Posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, Meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.

Irne Wida Desiyanti; Adhe Lisna Gayuh Sasiwi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Trend penggunaan susu formula sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI) di Indonesia bahkan dunia tidak dapat terelakkan dengan berbagai klaim yang diberikan produk susu formula yang beredar di pasaran. Susu formula pada dasarnya mengandung nutrisi utama yang dibutuhkan bayi diantaranya protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Penggunaan susu formula disarankan untuk bayi hanya jika terdapat permasalahan medis baik pada ibu atau pada bayi, sehingga ASI memang lebih direkomendasikan untuk diberikan pada bayi untuk memenuhi kebutuhan nutrisiyang mendukung pertumbuhannya. Oleh karenanya pemberian ASI eksklusif perlu digalakkan dan perlu diberi edukasi, baik untuk ibu menyusui, ibu hamil, calon ibu, bahkan remaja. Menanamkan pendidikan sejak dini ada baiknya untuk mencegah kesalahpahaman mengenai nutrisi terbaik untuk anak-anak kita di masa mendatang. Trend terbaru untuk membantu melancarkan produksi ASI adalah dengan menggunakan essential oil baik dengan cara dihirup maupun secara topikal. Essential oil atau minyak esensial merupakan minyak esensial yang diperoleh dari tanaman atau bagian tanaman melalui proses destilasi, bertujuan untuk membantu mengatasi masalah terkait kesehatan.

Oldi Rembet; Nelawati Radjamuda

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Latar belakang dilakukan pengabdian ini Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan geografis, klimatologis topografis dan sosiologis termasuk daerah rawan bencana di Indonesia. Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) termasuk dalam wilayah rawan bencana seperti gempa, tanah longsor dan letusan gunung berapi. Rawan bencana longsor meliputi Sangihe, Sitaro, Manado, Jalan Manado-Tomohon, Jalan Manado-Amurang, Noongan-Ratahan-Belang dan Torosik, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Sedangkan kawasan yang terletak pada zona patahan aktif, yaitu sesar Amurang-Belang, sesar Ratatotok, sesar Likupang, sesar Lembeh, sesar Bolaang Mongondow (Bolmong) dan sesar Manado-Kema. Kawasan rawan gelombang tsunami meliputi daerah pesisir pantai dengan elevasi rendah atau berpotensi atau pernah mengalami tsunami yang tersebar di seluruh wilayah provinsi. Kampung Ambong Kecamatan Likupang yang merupakan salah 1 desa yang berada dipesisir pantai, sehingga paling mudah terkena bencana. Tujuan melakukan pelatihan evakuasi dalam bencana di daerah Kampung Ambong Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara.  Metode pengabdian dengan langsung melakukan pemaparan materi dan praktek evakuasi dalam bencana di Balai Desa Kampung Abong. Hasil pelatihan menunjukkan adanya tanggapan positif dari peserta yang nampak pada antusiasme tinggi selama mengikuti pelatihan. Pada saat kegiatan praktik, peserta hanya sedikit mengalami kesulitan pada awal praktik sehingga perlu adanya pendampingan dari narasumber dan tim. Namun demikian pada kesempatan praktik selanjutnya para peserta bahkan dapat membantu satu sama lain apabila terdapat peserta yang tertinggal atau belum memahami instruksi yang diberikan oleh narasumber.  

Siti Salma; Mutmainnah Mutmainnah; Amir Fatah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Keberadaan tanaman sebagai obat sudah dikenal sejak ribuan tahun lampau. Penggunaan dan cara pengolahan yang benar dari tanaman obat dapat membantu mengobati dan mengurangi masalah kesehatan masyarakat. Peran serta perguruan tinggi STIKES Muhammadiyah Manado dalam menjalankan Tridharma perguruan tinggi salah satunya pengabdian kepada masyarakat terkait dengan kurangnya pengetahuan dan pengembangan tumbuhan obat tradisional di lingkungan masyarakat sehingga diperlukan “Swamedikasi dan Pelatihan Pembuatan Infusa Tanaman Herbal Di Desa Ilo-Ilo Kelurahan Pandu Kecamatan Mapanget” dari tumbuhan yang berada di sekitar lingkungan.. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan penyuluhan, diskusi, tanya jawab dan pelatihan tentang pembuatan sediaan herbal berupa infusa dari berbagai tanaman yang berada di sekitar lingkungan seperti daun afrika, daun gedi, daun jeruk, rimpang jahe, rimpang kunyit, buat tomat, buah lemon, bunga rosella kepada masyarakat. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat dapat melakukan swamedikasi dan mengetahui serta membuat alternatif pengobatan terhadap penyakitnya sendiri.

Rahmat Ismail; Moh. Perdana M. Mo’o; Abulkhair Abdullah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

  Masyarakat di Kel. Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara cukup banyak, namun berbagai sarana kesehatan yang minim membuat masyarakat kurang memperhatikan cara menggunakan, menyimpan, serta membuang obat yang baik dan benar. Masalah ini muncul dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang obat masih sangat minim. Selama ini pemberdayaan masyarakat belum dioptimalkan sehingga penanganan terhadap masalah kesehatan dan pengobatan belum mendapat perhatian khusus. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan, menyimpan, serta membuang obat yang baik dan benar. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan pelatihan Dagusibu dengan metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) kepada Masyarakat Kel. Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara. Materi terkait penyimpanan obat menekankan terhadap perlunya memperhatikan aturan pakai dan cara penyimpanan obat yang tertera pada etiket.Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, masyarakat Kel. Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara memahami tentang cara mendapatkan obat, menggunakan obat, menyimpan obat dan membuang obat, mengetahui perbedaan klasifikasi obat (obat bebas, bebas terbatas, obat keras) dan bagaimana cara serta dimana tempat legal yang memiliki izin untuk menjual obat-obat tersebut, dan mengetahui cara menggunakan antibiotik dengan cerdas

Syafaruddin; randy; achmad

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Hakikatnya,  manusia  akan  memerlukan  fungsi  pengaturan  dalam  berbagai  aspek kehidupan,   termasuk   bermasyarakat   dan   bernegara.   Oleh   karenanya,   kehadiran pemerintahan  serta  pemerintah  menjadi  sesuatu  yang  urgen  bagi  proses  kehidupan manusia  termasuk  di  dalamnya  menyangkut  aspek  ketertiban  umum,  ketentraman masyarakat  yang  pada  kajian  selanjutnya,  merupakan  kebutuhan  dasar  hidup  yang harus  dipenuhi  terlebih  dahulu  sebelum  kebutuhan  dasar  lain  terpenuhi.  Aspek-aspek ini  kemudian  diatur  menjadi  kewenangan  Pemerintah  Daerah  yang  diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai perangkat yang ada di daerah. Di sisi lain, keterbukaan zaman dan percepatan di berbagai bidang membuat masyarakat yang  semakin  dinamis  dan  kritis  menginginkan  adanya  perbaikan  dan  peningkatan kualitas  pelayanan  terhadap  publik  termasuk  dalam  bidang  pemerintahan.  Satpol  PP dalam  kewenangannya  menyelenggarakan  tugas  dan  fungsi  yang  ada,  umumnya memiliki  citra  atau image yang  kurang  baik,  karena  selalu  diidentikan  dengan  aparat yang sewenang-wenang, arogan,  kasar, penindas, serta   sering dianggap lebih mengutamakan otot  dari pada otak ketika  melaksanakan  tugas  termasuk  kegiatan penertiban yang paling sering mengangkat citra dan kualitas Satpol PP ke publik.Oleh karenanya, dalam penelitian ini, didasarkan pada kajian konsep tentang betapa penting dan   strategisnya   fungsi   Satpol   PP   maka   perlu   juga   diimbangi   dengan   kualitas pelayanan  saat  bertugas,  secara  khusus  pada  penertiban  aset  pemerintah  daerah. Dengan metode penelitian kualitatif, didasarkan pada hasil wawancara, observasi dan dokumentasi di lapangan,  kualitas  dalam  penelitian  ini  didasarkan  pada  delapan  dimensi  kualitas menurut Garvin yaitu kinerja, fitur, keandalan, kesesuaian, daya tahan, service ability, estetika,dan persepsi kualitas, dan disimpulkan secara keseluruhan kualitas pelayanan Satpol PP (Provinsi   Sulawesi   selatan)   dalam   penertiban   aset   Pemerintah   Daerah Provinsi  Sul-sel sudah  cukup  baik  karena  sudah  sesuai  Standar  Operasional  Prosedur, namun  perlu  untuk  terus  dimaksimalkan  secara  kualitas  terlebih  yang  menyangkut beberapa  hal  dasar  di  antaranya  perihal  pengembangan  SDM  termasuk  standarisasi rekrutmen Satpol PP (dengan mayoritas Tenaga Harian Lepas/Honorer), Pelatihan dan Pendidikan, masalah kewenangan dalam pelaksanaan tugas, pengadaan sarana prasarana serta penganggaran yang masih perlu ditingkatkan.

Salaki Reynaldo Joshua; Yuri Vanli Akay; Kenneth Yosua Rumawas Palilingan; Henry Valentino Florensius Kainde; Heilbert Armando Mapaly +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Sebagai salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pelayanan masyarakat, gereja memiliki jangkauan yang luas berbagai kegiatan dan transaksi untuk mengakomodasi kebutuhan jamaat, keduanya dalam hal kegiatan gerejawi dan transaksi keuangan gereja. Gereja juga akan memiliki sejumlah besar data dengan kompleksitas yang besar dan cukup tinggi. Dalam kondisi tersebut, seharusnya gereja memiliki penyimpanan data yang terintegrasi dan terpusat untuk memfasilitasi penyimpanan, pengelolaan, dan penyajian data. Pada kesempatan ini tim pengabdian masyarakat mengembangkan dan melaksanakan pelatihan sistem informasi keuangan berbasis web guna membantu organisasi gereja GMIM Imanuel Walian Tomohon dalam pengelolaan keuangan gereja.    

syafruddin; Sahur, Askariani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) semakin lama semakin strategis dan bergerak mengikuti kebutuhan zaman. APIP  diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat menciptakan nilai tambah  ada produk atau layanan instansi pemerintah. APIP sebagai pengawas  intern pemerintah merupakan salah satu unsur manajemen pemerintah yang penting dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) yang mengarah pada pemerintahan/birokrasi  yang bersih (clean government). Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 (pasal 24) pengawasan terhadap urusan pemerintahan di daerah dilaksanakan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) sesuai dengan fungsi dan kewenangannya. Aparat Pengawas Intern Pemerintah adalah Inspektorat Jenderal Departemen, Unit Pengawasan Lembaga Pemerintah Non Departemen, Inspektorat Provinsi, dan Inspektorat Kabupaten/Kota.

Haikal Nur Rachmanrachim Achaqie; Eko Sediyono; Sri Yulianto Joko Prasetyo

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Universitas Ilmu Komputer dan Teknologi (STEKOM University) telah menggunakan Learning Management System (LMS) sejak tahun 2018, namun hingga saat ini pengukuran kinerja Learning Management System (LMS) belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan Learning Management System (LMS) dengan menggunakan Framework COBIT 4.1 pada domain Delivery and Support (DS) dan Monitoring and Evaluation (ME). Nilai tingkat kematangan pada kondisi eksisting berada pada level rata-rata 2, sedangkan kondisi yang ingin dicapai berada pada level rata-rata 3. Untuk mencapai level yang diharapkan, saran perbaikan mengacu pada Kerangka COBIT 4.1 perlu yang akan diberikan antara lain: pembuatan SOP (Standar Operasional dan Prosedur) LMS, kelengkapan isi LMS, tertib administrasi dokumentasi arsip penting, realisasi pelatihan LMS bagi dosen, alokasi biaya pemeliharaan dan pengujian sistem, penerapan reward and punishment, pembuatan dan penggunaan framework dan E governance - Pembelajaran dan semuanya dilakukan secara rutin minimal setiap 6 bulan sekali.

Onnie Lumintang; Salahudin Salahudin

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Training on making learning videos for teachers in Jayapura City High School aims to improve teachers' ability to teach students with visual kinesthetic learning type. The research used a qualitative approach and hands-on training method. The results show that the use of videos as learning media can increase student interest and understanding, as well as provide a more interactive learning experience. Ultimately, this training is expected to contribute to the quality of education in the Jayapura City area.

Kurniawati, Kurniawati

Permasalahan kemiskinan ini menjadi salah satu hal utama yang masih menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah untuk menanganinya dari dulu hingga saat ini masih terus menerus dilakukan dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Islam memiliki peran yang besar tehadap pengentasan kemiskinan. Untuk menanggulangi kemiskinan Islam memberikan solusi melalui zakat, infaq, dan sedekah. Fokus penelitian ini: 1) Bagaimana proses pendayagunaan ZIS untuk mengentaskan kemiskinan dengan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar?, 2) Bagaimana cara mengoptimalkan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar untuk mengentaskan kemiskinan dengan  pendayagunaan ZIS?.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) untuk mengetahui proses pendayagunaan ZIS untuk mengentaskan kemiskinan dengan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar, 2) untuk mengetahui cara mengoptimalkan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar untuk mengentaskan kemiskinan dengan pendayagunaan ZIS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan dan jenis penelitian, penentuan informan, jenis, sumber dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi, serta keabsahan data, dan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Proses pendayagunaan zakat, infaq dan sedekah yaitu berupa pemberian modal usaha kepada mustahiq dan  didukung dengan pemberian modal tambahan serta proses survey yang tepat pada sasaran, 2) cara mengoptimalkan program bantuan modal usaha  yaitu dengan dengan pemanfaatan dana ZIS kemudian memberikan pelatihan dan pembinaan berupa edukasi kepada mustahiq dengan didukung oleh sumber daya manusia yang baik.

Sekreningsih Nita; Fatim Nugrahanti; Firman Primawan

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The rapid development of information technology requires people tobe familiar with the internet. Utilization of marketing and sales applications is not only carried out by large companies, but can also be used by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The community service team conducted observations and interviews with Brem Duta Rasa SMEs in Sumberejo, Kaliabu, Mejayan, Madiun Regency. The team found problems with promotion and sales, therefore it was necessary to provide asolution, namely by using awebsite-based marketing and sales application for MSME products. The activity method of the service team is to provide practical training using applications. The final result of the evaluation shows that 90% of the 10 users of MSME members have theoretical understanding, 95% of application introductions, 80% of practice running applications. In conclusion, all MSME members running the application quite well. Applications can be implemented continuously to increase revenue from Brem Duta Rasa MSME products

Yan Syah, Afni; Rahmiati, Cut; yuliana, Dewi; Pertiwi, Eri Riana; Juliana, Juliana +4 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: The National Disaster Management Agency noted that in the period of 2020 there have been 2,925 natural disasters. Aceh is a province that is prone to disasters such as being prone to flash floods, landslides, and earthquakes. This series of natural phenomena has made the people of Aceh familiar with various disasters. One of the ways to prevent the number of victims in a disaster is to have volunteers around the community, namely health cadres. Health cadres are trained as monitors, reminders and advocates to promote health so that it is possible for cadres to have the ability to perform basic life support in the event of an emergency. Purpose: to increase the knowledge and skills of health cadres about BHD training in the community during an emergency. Methods: BHD training activities are carried out for cadres who have not received training. Socialization to cadres about BHD through lectures, questions and answers, and demonstrations using Phantom BHD. The activity was carried out in 3 sessions with the details of the activities. They were pretest activity in the form of filling out questionnaires by the participants, providing material on BHD that must be accepted by cadres, and posttest on the knowledge and understanding of cadres about material that has been given. Results: The results obtained were an increase in the knowledge of cadres from a low level of knowledge of 5.7% to a high level of 68.6%. This shows that there is a change in the level of knowledge and understanding of cadres about basic life support. Conclusion: After this community service, the ability of cadres to carry out basic life support increases so that it is expected to increase life expectancy in the community in the event of an emergency

Hamu, Fransiskus Janu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru agama Katolik dalam melaksanakan pembelajaran secara online di tengah tantangan yang dihadapi selama pandemi. Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan di seluruh dunia, termasuk pendidikan agama. Guru agama Katolik dihadapkan pada tantangan baru dalam mengajar online, yang memerlukan penyesuaian dan pengembangan kompetensi khusus. Hasil pengabdian ini memberikan rekomendasi praktis dan pedagogis bagi guru agama Katolik, lembaga pendidikan Katolik, dan penyelenggara pelatihan guru. Rekomendasi meliputi pelatihan intensif dalam penggunaan teknologi pendidikan, pengembangan keterampilan komunikasi virtual, dan pemanfaatan sumber daya online yang relevan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran dan tantangan guru agama Katolik dalam mengajar online di masa pandemi. Dengan meningkatkan kompetensi guru agama Katolik secara efektif, maka dapat memfasilitasi pembelajaran agama yang bermakna dan akapmendukung perkembangan holistik siswa, bahkan dalam situasi pembelajaran jarak jauh.

Teguh Prihandoko; Pompong B Setiadi; Sri Rahayu

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine how much influence training and work motivation partially or simultaneously on the performance of employees of PT Berlian Jasa Terminal Indonesia. The method that will be used is explanatory research and hypothesis testing. With the survey technique, the questionnaire was distributed with a Likert scale. The determination technique uses saturated sampling with 100 respondents mainly employees who work in the operational division. The data analysis techniques used were descriptive analysis and inferential statistical analysis, namely: 1. Validity and Reliability Test, 2. Multiple Regression Analysis, 3. Coefficient of Determination Analysis (R2), 4. Hypothesis Testing with Partial Test (t test) and Simultaneous Test ( F test) The results of the test and analysis are as follows:1.  There is a positive and significant effect between training on employee performance, with an R Square of 0.489 or 48.9%. Hypothesis test p value 0.000 <0.05,2. There is a positive and significant effect between motivation on employee performance, with an R Square of 0.470 or 47.0%. Hypothesis test p value 0.000 <0.05.and 3. There is a positive and significant effect between training and motivation simultaneously on employee performance, with an R Square of 0.591 or 59,1%. Hypothesis test p value 0.000 <0.05.