Publication Search

64,628 articles from 531 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1641-1660 of 1,793

Analytics

Abdul Haris Muchtar; Asri Pertiwi; Muhammad Adzandra Kostrada; Hani Ismalia; Istifachatus Salamah +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi belajar mengajar yang dilakukan oleh SMA Perguruan Cikini masih terbilang sangat tradisional dan belum memanfaatkan teknologi dengan cukup baik. Learning Management System atau LMS. Dengan adanya LMS untuk SMA Perguruan Cikini siswa dan guru serta administrasi sekolah bisa melakukan proses belajar mengajar dan menyampaikan informasi kepada seluruh warga sekolah. Selain itu proses belajar mengajar pun juga terbilang efektif karena guru bisa langsung memberikan materi secara langsung dan siswa bisa mendownload materi tersebut secara langsung di dalam website LMS tersebut Pada tahap program yang dilaksanakan dalam pembuatan serta pengembangan dari LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini yaitu Observasi lokasi sekolah untuk memudahkan tim pengembang dalam melakukan interaksi dan sistem kerja yang efisien, Lalu menganalisa kebutuhan, hambatan, serta permasalahan yang terjadi pada SMA Perguruan Cikini dalam proses belajar dan mengajarnyaProgram pembuatan LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari pembelajaran serta interaksi antara guru dan siswa di SMA Perguruan Cikini. Di Dalam Program ini team pengembang berusaha memaksimalkan LMS untuk bisa dipakai dengan baik serta menjadi sistem andalan dan sistem percontohan untuk sekolah sekolah lain yang ada di jakarta ini, Khususnya sekolah SMA Perguruan Cikini lain yang bisa memakai sistem ini dengan menyesuaikan teknologi sistem yang sudah ada didalam LMS tersebut. Untuk jangka waktu pendek pihak SMA Perguruan Cikini akan memasukkan seluruh database Siswa & Guru yang akan dimasukkan kedalam sistem tersebut. Pihak sekolah akan mulai memasukkan satu persatu data data informasi murid yang saat ini masih menjadi penyimpanan data secara tradisional mulai ingin melakukan migrasi data secara modern untuk dimasukkan kedalam LMS Perguruan Cikini yang sudah dibuat ini. Selain itu pun juga nantinya guru akan mulai menyimpan seluruh materi yang akan disediakan untuk bisa diakses oleh seluruh siswa yang akan melihat materi dari SMA Perguruan Cikini tersebut.    

Raihanah Raihanah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The background of this research is that there are teachers who rarely use lesson plans in the learning process. Having a priori beliefs about how to teach is good enough that it does not develop the various skills that are important to be mastered and used in class. This study aims to analyze teacher awareness of lesson plans in the learning process at MI Miftahul Alim Habau which includes: analysis of teacher awareness of lesson plans and professionalism, teacher understanding in preparing lesson plans, and implementation of the learning process. This study used a quantitative survey method by collecting data by filling out a questionnaire/questionnaire and using a non-test instrument. The object of research is teachers who teach at MI Miftahul Alim Habau. The results of the study indicate that there is a positive relationship between teacher awareness of lesson plans in the learning process. From the data generated it is also stated that there is a need to increase awareness of using lesson plans in the learning process which is prepared in advance with other learning tools before teaching activities begin. The ability to compile and develop lesson plans is only close to a good correlation value.

Yohanes Lidi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah Untuk Meningkatkan Kinerja Guru dalam Pembelajaran di SDK Wegoknatar Tahun Pelajaran 2020/2021. Adapun tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah supervisi edukatif kolaboratif secara periodik   dalam melaksanakan pembelajaran, mendeskripsikan langkah-langkah supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dalam menilai prestasi belajar, mendeskripsikan langkah-langkah supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dalam melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa, mendeskripsikan langkah-langkah supervisi edukatif kolaboratif secara periodik  dalam menyusun  rencana pembelajaran. Hasil penelitian tindakan sekolah adalah: 1. Penentuan perencanaan pada siklus I adalah 66.33%, pada Siklus II 85.44%, 2. Hasil Melaksanakan Pembelajaran Tindakan Siklus I adalah 72.36% tindakan siklus II adalah 95.27%, 3. Hasil Menilai Prestasi Belajar Siklus I adalah 81,66% dan siklus II 92.27%, dan 4. Hasil Melaksanakan Tindak Lanjut Hasil Penilaian Siklus I adalah 64.80% dan pada siklus II 87.00%. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari setiap siklusnya. Dapat disimpulkan bahwa Supervisi Edukatif Kolaboratif secara Periodik dapat meningkatkan Kinerja Guru dalam Pembelajaran di SDK Wegoknatar tahun pelajaran 2020/2021.

Hieronymus Par

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penerapan pembelajaran aktif memberikan kesempatan bagi siswa untuk ikut terlibat secara aktif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik. Supervisi klinis yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap para guru dapat meningkatkan keterampilan mengajar dan sikap profesional guru. Latihan mengajar dengan supervisi klinis membantu guru untuk mengembangkan dirinya agar kesenjangan antara tingkah laku mengajar yang nyata dan tingkah laku mengajar yang ideal akan semakin mengecil. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengajar para guru SDI Ahuwair dalam  menerapkan pembelajaran aktif (active learning) melalui supervisi klinis. Penelitian tindakan sekolah ini melibatkan para guru SDI Ahuwair sebagai objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran aktif setelah supervisi klinis melalui kunjungan kelas dalam kategori baik; 2) setelah disupervisi melalui kunjungan kelas, prapembelajaran berupa kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran diikuti adanya  peningkatan kemampuan melaksanakan pembelajaran. Peningkatan kemampuan guru dalam pra pembelajaran/perencanaan pembelajaran tersebut sekaligus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran mencapai nilai rata-rata sebesar 71,35 pada siklus I dan 83,7 pada siklus II. Dengan demikian, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 12,35 %.

Adi Neka Fatyandri; Teddi Firmawan

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

This study was conducted to examine the effect of Training and Development, Motivation, Competence on the Performance of High School Teachers in Batam City in the mediation of Organizational Commitment. The object of this research uses 3 schools in Batam City, namely SMAN 1 Batam, SMAN 3 Batam and SMAN 5 Batam, with a total population of 160 teachers. Determination of the sample using the Slovin Formula with a Margin Of Error 5% the result is 114 teachers obtained as a sample, data collection by distributing questionnaires through Google Forms in 3 schools and successfully filled out by 131 teachers. This research is quantitative, using Partial Least Square (PLS) for data processing, and the modeling technique used is Structural Equation Model (SEM). This study states that the Variables of Training and Development, Motivation, Competence have a significant positive effect on Organizational Commitment, Variables of Training and Development, Motivation, Competence and Organizational Commitment have a significant positive influence on Teacher Performance, Variables of Organizational Commitment Successfully Mediate the Variables of Training and Development, Motivation , Competence on Teacher Performance.

Ahmad Daryanto

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Computer self-efficacy (CSE) and job satisfaction play an vital role in achieving education’s aims not only in general affairs but also in particular goals both in formal education institutions and teacher’s real life. This research intends to (1) analyze the effect of big five behavior model (extraversion, agreeableness, conscientiousness, neurotisicm, openness to experience) toward computer self-efficacy of teachers in SMK NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI, (2) analyze the effect of big five behavior model (extraversion, agreeableness, conscientiousness, neurotisicm, openness to experience) toward teacher’s job satisfaction of teachers in SMK NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI. It is highly hoped that the research could be a reference for the schools themselves and the stake holders to manage and improve the teachers. The population of this research is teachers in Wijaya Putra Senior High school and Wijaya Putra Vocational High School which is consisted 52 teachers. This research conducts census method with 46 questioners analyzed.  Computer self-efficacy data, Teacher’s  job satisfaction  data is gained through CSE dan MSQ questioners. While Big Five Behavior Model (extraversion, agreeableness, conscientiousness, neurotisicm, openness to experience) is obtained through the scoring Big Five Inventory (BFI). Those data is analyzed qualitatively with double regression technique  The findings show that the factors big five behavior model with dimension agreeableness, conscientiousness and openness to experience effect partially while the dimension: extraversion and  neuroticism do not influence significantly towards CSE of the teachers. The factors big five behavior model has the impact significantly on CSE of the teachers in stimulate way. In teacher’s job satisfaction, all of the dimensions influence in stimulate way and partially.  It shows that dimension of neuroticism in big five behavior model is the dominant variable which affects the teachers’ Computer Self-Efficacy.      

Zaini Zaini; Ashari Ashari

Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis 2022 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Academic supervision is a series of activities to help teachers develop their ability to manage the learning process in achieving learning goals. In preparing the academic supervision plan that must be considered is the preparation of the schedule, objectives, approaches, techniques and instruments needed.The research method used is qualitative research with descriptive, theoretical and empirical approaches. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. As for analyzing the data using reduction and verification. Meanwhile, in testing the validity of the data using source and time triangulation.The results showed that the most frequently used approach was the collaborative approach and the techniques used were group supervision techniques (teacher meetings, workshops and MGMP) and individual techniques (class visits and class observations). Implementation of good academic supervision can improve the professional competence of teachers so as to produce quality graduates. Factors that support management of the academic supervision of madrasah heads in improving teacher competence are teacher education, teacher teaching experience, training experience that has been carried out by teachers, motivation, infrastructure, and supervision of school principals. The inhibiting factors were lack of teaching experience, lack of training, lack of self-motivation, lack of academic supervision from the head of the madrasah, and educational level qualifications.                                                                           

Eko Saputra; Jamilah Jamilah; Utin Desy Susiaty

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul etnomatematika berbasis model pembelajaran inquiry untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam e-modul tersebut akan dilhat bagaimana produk awal,  hasil validasi ahli, hasil uji coba, hasil refleksi dan bagaiman produk akhir. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model rancangan 4-D, namun dalam penelitian ini hanya sampai 3-D. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP sebanyak 15 siswa dan 3 orang ahli media dan materi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli media dan ahli materi, pedoman wawancara dan observasi, angket respon guru dan respon siswa, dan soal tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian validasi E-modul etnomatematika berbasis model pembelajaran inquiry yaitu validasi media dengan nilai rata-rata dari ketiga ahli sebebsar 83,09% dengan kriteria Cukup valid. Hasil penelitian validasi materi diperoleh skor rata-rata 91,67% dengan kriteria sangat valid. Sedangkan Hasil penelitian validasi etnomatematika diperoleh skor rata-rata 88,98% dengan kriteria sangat valid Yang kedua adalah nilai kepraktisan, dilihat dari nilai angket yang diisi guru dan seluruh siswa yang diakumulasikan sehingga diperoleh persentase sebesar  89,05%  dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya keefektifan, dilihat dari nilai hasil pengerjaan posttest siswa dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 orang dari 15 orang dengan persentase  dengan kriteria efektif dengan berpatokan pada nilai KKM sekolah yaitu 70

Sahruli Sahruli

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This School Action Research was carried out on the basis of field facts that the author found that there were still many madrasah teachers who were still unable and proficient in setting the Minimum Completeness Criteria (KKM) required in the implementation of the Madrasah Curriculum at MTs Al-Ma'arif Rancalutung. This condition can be seen as a finding when carrying out a teacher's duties, especially in carrying out learning evaluations, both end of semester exams and madrasa exams. The expected goal of this school action research is that teachers at MTs Al-Ma'arif Rancalutung can establish Minimum Completeness Criteria and this workshop can improve the ability of madrasa teachers in preparing KKM. This school action research was conducted at MTs Al-Ma'arif Rancalutung with a total of 15 subject teachers, while the implementation of this action research consisted of two cycles. The results of this study indicate an increase in the ability of teachers when setting Minimum Completeness Criteria and this workshop is effective as an approach used to increase teachers' abilities in setting minimum completeness criteria because teachers are more active and a growing sense of responsibility for setting minimum completeness criteria in each subject that taught.

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.

Indah Hafizhah; Ikhwan Aldi Wardana; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Strategi yang dilakukan oleh guru dalam menentukan metode pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika salah satunya yaitu, dengan menggunakan metode quantum learning. Dengan metode ini guru dapat mencakup penanaman konsep matematika yang kreatif dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan sangat bervariasi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika menggunakan metode Quantum. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menyusun data yang terkumpul dari wawancara dengan reduksi data dan melakukan meta-analisis jurnal, melalui berbagai macam jurnal yang berhubungan dengan variabel penelitian dikumpulkan kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggunakan metode quantum learning dampaknya adalah adanya peningkatan belajar pada setiap siswa secara  garis besar, peningkatan yang terlihat adalah siswa lebih kritis, lebih berekspresi dan semangat ketika belajar, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan psikomotorik pada anak. Namun, menurut narasumber metode ini penerapannya masih 90% untuk saat ini kendala yang dihadapi hanya alokasi waktu Karena di sekolah tersebut sangat terbatas dan membutuhkan waktu lebih lama agar anak dapat mengeksplorasi lebih banyak tentang konsep matematika yang diajarkan. Dan guru selalu berupaya untuk menggali informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya agar dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Irsa Lina Aulia; Janah Mutmainah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa penting Google Classroom bagi Guru dan Siswa sebagai Media Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Pustaka yaitu penelitian data sekunder yang dikumpulkan dari informasi artikel, buku dan jurnal. Penelitian. Masa Pandemi berdampak  pada sektor Pendidikan, sejak 2020 Sistem Pembelajaran diubah yang tadinya luar jaringan menjadi dalam jaringan. Hal tersebut tentu saja membuat banyak pihak terutama Guru dan Siswa harus menyiapkan segala hal untuk bisa menyesuaikan diri dalam perubahan ini. Dalam pembelajaran Online tentu saja media, metode, maupun strategi pembelajaran harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Dalam Pembelajaran Jarak Jauh teknologi sangat dibutuhkan terlebih untuk Media Pembelajaran. Google Classroom  menjadi solusi untuk media pembelajaran karena aplikasi ini mempunyai fitur-fitur yang lengkap seperti absen, memberikan tugas dan memberikan penilaian, sehingga ini sangat bermanfaat untuk Guru maupun Siswa.

Dalila Afif; Evi Satispi; Izzatusholekha; Aldira Lindawati; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Adapun implementasi manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar berdasarkan hasil analisis penelitian, sudah terlaksana dengan baik yang ditandai dengan terlaksananya fungsi manajemen sumber daya manusia. seperti adanya perencanaan, pengembangan karir, peningkatan kompetensi yang baik dan dalam hal kompensasi yang sangat menyejahterakan pegawai. Walaupun dari segi rekrutmen belum sesuai dengan ketentuan yang diakibatkan oeh beberapa factor, salah satunya banyaknya jumlah peserta didik baru yang tidak dapat diprediksi setiap tahunnya namun sedikitnya jumlah pelamar saat pembukaan rekrutmen guru. Maka itu dalam proses rekrutmen, jika ada yang tidak sesuai ketentuan masih bisa diberi kesempatan. Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. 

Yohanes Indra, Yohanes Indra; Sugiaryo, Sugiaryo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

AbstractThis study aims to determine the role of Pancasila and Citizenship Education teachers indeveloping the Pancasila character for students, to find out the obstacles faced by CitizenshipEducation teachers, and to find out the strategies used by teachers in developing Pancasilacharacter in Science 1 and 2 class students of SMA Negeri Colomadu. This research is aqualitative research using a descriptive approach. The subject of this research is the PPKn 11grade science 1 and 2 graders of SMAN Colomadu. The object is the teacher's role indeveloping the character of Pancasila values and their implications in school life. Collectingdata through interviews, observation and documentation. The data analysis technique used isa qualitative descriptive analysis technique with an interactive model.The results of the study conclude that the role of Civics teachers at SMA Negeri Colomadu isas role models for students by applying behavior to each individual in instilling thedevelopment of Pancasila character, such as emphasizing honesty, noble character, wisdomand shared responsibility. The obstacle is that there are still some teachers who do notprovide examples of role models to their students, for example there are still teachers whoarrive late and the teacher has not been able to place themselves according to the charactervalues of their place and the last one is the development of a fast-paced and complex andmodern era, so that students experience deviations that result in juvenile delinquency. Thestrategy used is to apply the face-to-face lecture method and variation strategies in learningby exemplary in instilling Pancasila values in everyday life.Keywords: The role of PPKn teachers, Pancasila character.

Yuliati Yuliati

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja terhadap kinerja dengan mediasi komitmen organisasi. Responden penelitian ini berjumlah 150 guru SMK Kecamatan Gayamsari Semarang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Structural Equation Model (SEM) dari software AMOS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, kepuasan kinerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja, kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, serta kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru.  

Rialestari Rialestari; Meryantje Anabokay; Esau Yesyurun Tang

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kreativitas guru PAK memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan rohani peserta didik. Oleh karena itu diperlukan pengajaran karena melalui pengajaran yang kreatif, inovatif dan inspiratif untuk dapat memberi pemahaman yang mudah dimengerti oleh peserta didik. Itu sebabnya guru PAK perlu melihat kebutuhan peserta didik dengan harapan bahwa dasar-dasar iman Kristen dapat betul-betul dipahami dan diterapkan dalam kehidupan peserta didik. Tujuan penelitian ini ialah guru PAK perlu mengajar, membimbing, memperkenalkan Tuhan kepada peserta didik, dan membentuk karakter peserta didik sehingga karakternya seperti karakter Kristus dalam pribadinya. Metodologi penelitian yang digunakan ialah metodologi penelitian kuantitatif dengan pendekatan wawancara, penyebaran angket, dan kepustakaan. Dari hasil perhitungan, diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,301 dan signifikansi pada α = 0,05. Melalui hasil pengujian hipotesis untuk melihat keberartian korelasi yang diperoleh t hitung = 4,812 > t tabel = 3,065. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif  dan signifikan, kreativitas guru PAK dengan pertumbuhan rohani peserta didik di SDN 07 Tubang Raeng. Dari hasil perhitungan, diperoleh koefisien detrminasi sebesar 0,350 atau sebesar 35% sedangkan 65% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain yang tidak diteliti oleh penulis. Hal ini berarti bahwa varibel kreativitas guru PAK berpengaruh terhadap pertumbuhan rohani peserta didiK di SDN 07 Tubang Raeng Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.

Carolus Aditya Nouvanto; Sugiyana Sugiyana; Anselmus Joko Prayitno

Masa transisi pandemi covid-19 mendorong penggunaan sistem pembelajaran hybrid menggantikan sistem daring dimana siswa sekarang dibagi dalam dua tempat belajar yaitu dari rumah dan juga ada yang berada di kelas. SMA Tarakanita Magelang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran hybrid pada masa transisi. Kemampuan guru dalam memberikan metode yang efektif dalam masa pembelajaran hybrid akan menunjukkan kompetensi dari guru tersebut. Dalam memaksimalkan pembelajaran hybrid, guru ditawarkan metode Problem Based Learning berbantuan ThinkLink yang diasumsikan bahwa metode tersebut akan efektif bagi prestasi belajar siswa selama pembelajaran hybrid. Hasil Penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa rataan prestasi belajar kelas eksperimen mendapat 80,15 sedangkan kelas kontrol 73,45. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan metode pembelajaran yang digunakan masih memiliki beberapa hambatan meskipun sudah efektif bagi prestasi belajar yang menunjukkan rataan kelas eksperimen lebih baik dan mendapatkan respon yang positif dari siswa di kelas, sehingga diharapkan metode Problem Based Learninng dapat diterapkan dan semakin dikembangkan oleh para tenaga pendidikan.

Carolus Aditya Nouvanto; Sugiyana Sugiyana; Anselmus Joko Prayitno

Masa transisi pandemi covid-19 mendorong penggunaan sistem pembelajaran hybrid menggantikan sistem daring dimana siswa sekarang dibagi dalam dua tempat belajar yaitu dari rumah dan juga ada yang berada di kelas. SMA Tarakanita Magelang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran hybrid pada masa transisi. Kemampuan guru dalam memberikan metode yang efektif dalam masa pembelajaran hybrid akan menunjukkan kompetensi dari guru tersebut. Dalam memaksimalkan pembelajaran hybrid, guru ditawarkan metode Problem Based Learning berbantuan ThinkLink yang diasumsikan bahwa metode tersebut akan efektif bagi prestasi belajar siswa selama pembelajaran hybrid. Hasil Penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa rataan prestasi belajar kelas eksperimen mendapat 80,15 sedangkan kelas kontrol 73,45. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan metode pembelajaran yang digunakan masih memiliki beberapa hambatan meskipun sudah efektif bagi prestasi belajar yang menunjukkan rataan kelas eksperimen lebih baik dan mendapatkan respon yang positif dari siswa di kelas, sehingga diharapkan metode Problem Based Learninng dapat diterapkan dan semakin dikembangkan oleh para tenaga pendidikan.

Hamu, Fransiskus Janu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru agama Katolik dalam melaksanakan pembelajaran secara online di tengah tantangan yang dihadapi selama pandemi. Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan di seluruh dunia, termasuk pendidikan agama. Guru agama Katolik dihadapkan pada tantangan baru dalam mengajar online, yang memerlukan penyesuaian dan pengembangan kompetensi khusus. Hasil pengabdian ini memberikan rekomendasi praktis dan pedagogis bagi guru agama Katolik, lembaga pendidikan Katolik, dan penyelenggara pelatihan guru. Rekomendasi meliputi pelatihan intensif dalam penggunaan teknologi pendidikan, pengembangan keterampilan komunikasi virtual, dan pemanfaatan sumber daya online yang relevan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran dan tantangan guru agama Katolik dalam mengajar online di masa pandemi. Dengan meningkatkan kompetensi guru agama Katolik secara efektif, maka dapat memfasilitasi pembelajaran agama yang bermakna dan akapmendukung perkembangan holistik siswa, bahkan dalam situasi pembelajaran jarak jauh.

Ulil Hamam

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan Strategi aktifitas guru dalam pembelajaran perubahan hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. (2) Mendeskripsikan Strategi materi ajar hasil ketrampilan siswas di SMK Negeri 1 Demak. 3) Mendeskripsikan Strategi interaksi pembelajaran ketrampilan di SMK Negeri 1 Demak.             Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan etnografi. Hasil penelitian, (1). Strategi aktivitas guru dalam pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Aktifitas guru dalam pembelajaran hasil ketrampilan telah berjalan sesuai peraturan yang berlaku di SMK Negeri 1 Demak. Guru-guru yang professional dan mempunyai kompetensi unggulan akan menghasilkan kulaitas lulusan yang diharapkan unggulan juga. Guru yang menguasai materi dan mempeunyai aktifitas yang memadai menjadi nilai tambah dan potensi positif bagi sekolah. Karena hasil ketrampilan tanpa ditunjang profesionalitas tenaga pengajar maka hasilnya akan kurang maksimal. Intinya guru yang kompeten di bidang hasil ketrampilan siswa relative akan menghasilkan lulusan yang kompeten pula. (2) Strategi aktivitas materi ajar dalam pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Materi ajar pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak sesuai dengan tujuanya sudah dikelola dengan standar mutu pendidikan diharapkan akan akan menghasilkan lulusan yang siap bekerja di dunia Industri, lulusan yang kompeten dan siap menghadapi persaingan dengan berbekal kemampuan hasil ketrampilan siswa. (3) Strategi interaksi pembelajaran ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Pembelajaran hasil ketrampilan interaksi dan hubungannya dengan pembelajaran hasil ketrampilan siswa dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar, standar kompetensi, standar kompetensi mata pelajaran, dan SKL hal ini akan menghasilkan system pembelajaran dan efiensi pembelajaran yang baik. Interaksi yang positif antara pembelajaran biasa dangan hasil ketrampilan siswa akan menghasilkan pembelajran hasil ketrampilan siswa yang lebih bermutu dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan di SMK negeri 1 Demak.