Publication Search

72,816 articles from 681 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1601-1620 of 2,084

Analytics

Astuti Muh.Amin

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Guru harus mampu mengidentifikasi sejauh mana pengajaran yang diberikan kepada siswa terkait dengan pengembangan pembelajaran selama dan setelah pasca pandemi Covid-19. Pengembangan proses sains dalam pembelajaran menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan calon guru biologi. Mereka dituntut agar dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mewujudkan desain pembelajaran yang inovatif, melatih keterampilan sains serta mengamodasi kebutuhan belajar abad 21. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Tahapan kegiatan terdiri dari observasi kebutuhan, pemberian materi pelatihan, pendampingan di kelas, pendampingan praktikum, refleksi dan diskusi interaktif, pembagian kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya  peningkatan kemampuan pengetahuan dan pemahaman terkait model pembelajaran inovatif dan praktikum sains siswa SMA AL-Khairat Kota Ternate, Maluku Utara.

Atiyah Salwa; Muhamad Sidik; Dewi, Ratna Ayu Pawestri Kusuma; Juita, Angelina Kurnia

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

The progress of science and technology of a nation is certainly inseparable from the success of the learning process in higher education institutions and institutions in that country. The stages of change are expected to be able to bring the nation towards the progress of a higher civilization and permeate as a whole as the identity of the nation. The level of mastery of science and technology is clear evidence of the success of development. Improving mastery of science and technology is not only carried out in formal education, but can also be carried out through non-formal education.   Information technology has developed very rapidly and covers various fields. The field of education is one of the fields that is influenced by information technology, both in the formal learning process at school and non-formal in the form of training outside of school

Agustinus Rangga

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang datang dan pulang tidak tepat waktu, guru masih menggunakan pembelajaran konvensional, guru tidak membuat perangkat pembelajaran dan kualitas pembelajaran masih rendah. Tujuan khusus dari kegiatan PTS ini adalah untuk: a) Meningkatkan pemahaman guru dalam mengembangkan PAIKEM; b) Meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan PAIKEM; dan c) Meningkatkan disiplin guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik. Adapun manfaat dari kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, antara lain: a) bagi guru, kemampuan menerapkan PAIKEM akan memberi kemudahan dalam melaksanakan tugas mengajarnya, karena yang lebih aktif adalah siswa, sedangkan guru akan lebih banyak berperan sebagai fasiliator; b) bagi siswa, dengan penerapan pendekatan PAIKEM akan termotivasi semangat belajarnya sehingga akan menambah keberanian untuk bertanya, menjawab, melakukan sesuatu tindakan yang berpola terstruktur, menemukan dan mengembangkan ide-ide baru, sehingga aktivitas dan antusias belajar siswa lebih meningkat. Dengan demikian melalui supervisi yang lebih bersahabat terhadap guru kelas di SDI Bidara diperoleh hasil sebagai berikut :(a) Kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugas kedinasan semakin meningkat, (b) Penyusunan perangkat pembelajaran meningkat dari 64,29% pada siklus I menjadi 83,86% pada siklus II. (c) Pada pelaksanaan proses pembelajaran meningkat dari 60,91% pada siklus I menjadi 82,73% pada siklus II. Dengan demikian hasil siklus II sudah menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran yang diharapkan yakni melebihi indikator 80%.

Laurensius Rens

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SDI Wutik Kabupaten Sikka dalam menyusun RPP tematik melalui supervisi akademik. Dalam penelitian menujukkan bahwa  supervisi akademik secara kelompok pada siklus I, diperoleh data guru-guru belum mengikuti prosedur penyunan RPP tematik dengan benar dan RPP yang disusun oleh guru SDI Wutik masih belum maksimal, maka perlu dilakukan supervisi akademik lanjutan yaitu pada siklus II. Pelaksanaan tindakan supervisi akademik pada siklus II dilakukan dengan mendatangkan nara sumber dan pendekatan supervisi akademik secara individual (percakapan individu). Hasil penelitian  rata-rata (1) Kemampuan guru kelas SDI Wutik Kabupaten Sikka, dalam mengikuti prosedur menyusun RPP tematik meningkat dari kondisi awal sebesar 29,17% (kategori sangat kurang) menjadi 68,75% (kategori cukup) diakhir siklus I dan menjadi  84,38% diakhir siklus II. Dan, (2) Kemampuan guru kelas SDI Wutik dalam menyusun RPP tematik meningkat dari kondisi awal 57,74 (kategori Cukup) menjadi 75,00 (dengan kriteria Baik), dan meningkat menjadi 89,29 diakhir siklus II. Berdasarkan analisis data penelitian penulis menyimpulkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kualitas RPP Tematik guru Kelas SDI Wutik Kabupaten Sikka pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.

Isnaeni Nurbaeti; Salamun Hadi Subroto

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran profesionalisme guru dan gambaran prestasi belajar siswa. Serta mengetahui apakah profesionalisme guru berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS MA Mafatihul Huda Cipari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Variabel yang diteliti dalam penelitian ada dua yaitu profesionalisme guru sebagai variabel X dan Prestasi belajar siswa kelas XI IPS MA Mafatihul Huda Cipari Selayar sebagai variabel Y. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS yang berjumlah 40 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa profesionalisme guru ekonomi di MA Mafatihul Huda Cipari Kabupaten Cilacap yang masuk kategori rendah sebanyak 8 responden atau sebesar 20%, masuk kategori sedang sebanyak 25 responden atau sebesar 26,5% dan masuk kategori tinggi sebanyak 7 responden atau sebesar 17,5%. Secara umum, bisa peneliti simpulkan bahwa prestasi belajar siswa mata pelajaran ekonomi kelas XI MA Mafatihul Huda Cipari Kabupaten Cilacap adalah Cukup. Berdasarkan hasil dari rumusan masalah didapatkan kesimpulan bahwa professional guru terdapat hubungan yang positif dan singnifikan dengan prestasi belajar, Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya persamaan Y = 32,910 + 0,555 X dan dengan koefisien korelasi rhitung sebesar 0,556 > rtabel sebesar 0,312. Pada taraf kesalahan 5%.

ROSI ASTRIANINGSIH; Solihun

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk pendidikan kewiraushaan di kelas IX SMK GAGAS Wanareja, (2) Implementasi pendidikan kewirausahaan, (3) Hasil dari implentasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk sikap wirausaha pada siswa kelas XI SMK GAGAS Wanareja. Penelitian dilaksanakan di SMK GAGAS Wanareja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian terdiri dari kepal sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara pemngumpulan data, reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triaangulsi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian: (1)Bentuk kegiatan pendidikan kewirausahaan di SMK GAGAS Wanareja dapat diinternalisasikan melalui beberapa aspek, yaitu dapat di integrasikan melalui mata pelajaran, melalui kegiatan ekstrakurikuler, melalui kegiatan-kegiatan sekolah, melalui muatan lokal, dan melalui buku atau bahan ajar. (2) Implementasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk sikap siswa di SMK GAGAS Wanareja adalah dengan menggunakan kurikulum 2013, model pembelajarannya menggunkan (discovery learning, inquiry learning,problem based learning,project based learning).(3)Hasil Implementasi Prndidikan Kewirausahaan  di SMK GAGAS Wanareja sudah menunjukan hasil yang baik. Dimana siswa sudah menunjukan sikap seorang wirausaha, minat berwirausaha dan mampu memproduksi barang yang mempuanyai nilai jual.

Puput Tri Agustine; Widya Pratiwi

Potensi yang dimiliki peserta didik dapat ditinjau dari hasil belajarnya. Hasil belajar peserta didik cenderung berbeda-beda, hal ini disebabkan berbagai faktor yang mempengaruhi hasil belajar, yang paling mempengaruhi dalam proses belajar siswa adalah faktor keluarga, karena keluarga yang berperan langsung dalam proses belajar dan cara belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) Mengetahui tingkat ekonomi orang tua siswa kelas XI IPS di MA Ma’arif NU Cimanggu, 2) Mengetahui yang mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS di MA Ma’arif NU Cimanggu, 3) Mengetahui pengaruh antara tingkat ekonomi orang tua terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS di MA Ma’arif NU Cimanggu. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah survey. Hasil penelitian menunjukan bahwa kategori kecenderungan variabel yang masuk kategori rendah sebanyak 3 responden atau sebesar 13 %, masuk kategori sedang sebanyak 20 responden atau sebesar 87 % dan tidak ada yang masuk kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tingkat ekonomi orangtua di MA Ma’Arif NU Cimanggu dalam kategori sedang. Dari 23 responden diketahui sebanyak 2 atau sebesar 8,7% siswa  mendapatkan nilai dengan kategori amat baik, sebanyak 19 atau sebesar 82,6% siswa mendapatkan nilai dengan kategori baik, sebanyak 2 atau sebesar 8,7% siswa mendapatkan nilai dengan kategori cukup dan tidak ada siswa yang mendapat nilai dengan predikat kurang. Secara umum bisa peneliti simpulkan bahwa hasil belajar siswa mata pelajaran ekonomi kelas XI MA Ma’arif NU Cimanggu adalah baik. Ada pengaruh antara tingkat ekonomi orang tua terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi dengan nilai signifikansi 0,003. Persamaan regresinya dapat ditulis : Y = 61,247 + 0,440X. Nilai R atau nilai korelasi antar variabel sebesar 0,593 atau 59,3%. Sedangkan nilai R Square 0,352 mengandung pengertian bahwa pengaruh tingkat ekonomi orang tua terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi di kelas XI MA Ma’arif NU Cimanggu sebesar 35,2%.

Graciella Yolanda

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui  kelayakan media dan materi pada kompetensi fusion pastry bakery, 2) mengetahui respon siswa setelah menggunakan video interaktif berbasis edpuzzle. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analysys (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Namun, karena keterbatasan, maka penelitian ini hanya sampai pada development (pengembangan) karena hanya menargetkan hasil produk video interaktif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan subjek 3 validator media yang merupakan dosen, 3 validator materi dari dosen dan guru pastry bakery SMK dan siswa kelas XII Tata Boga. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dan analisis data ini dilakukan secara prosentase. Penelitian ini menunjukkan 1) kelayakan media menunjukkan hasil sangat layak (87,73%) dan kelayakan materi menunjukkan hasil sangat layak (90,30%), 2) respon siswa menunjukkan hasil sangat layak (86%). Dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran video interaktif berbasis edpuzzle pada kompetensi fusion pastry bakery di SMKN 2 Mojokerto sangat layak digunakan. Berdasarkan hal ini maka media edpuzzle bisa diimplementasikan pada pembelajaran fusion pastry bakery di sekolah yang berbeda.

Devi Silvia Dewi; Risa Umami; Siti Harum; Tri Miyani; U'ang Burhanudin +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan tentang APE dan berupaya untuk meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam pembuatan APE atau alat permainan edukatif yang mana untuk bahan dapat diambil dari barang yang ada disekitar dan bahan bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Metode yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research) sebuah penelitian dengan prosedur penelitian yang menggali data dari lapangan untuk kemudian dicermati dan disimpulkan. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam membuat APE (Alat Permainan Edukatif).  

Jamin, Nunung

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan gambaran, pengetahuan dan pemahaman tentang peran orang tua dalam mengembangkan jati diri anak melalui layanan Pos Paud, di Desa Kuala Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara, khususnya perempuan yang berprofesi sebagai guru Paud, Kader Posyandu, dan Ibu rumah tangga. Penyampaian materi fokus pada pentingnya peran orang tua dalam mengembangkan jati diri anak melalui layanan pos Paud. Kegiatan ini menghasilkan tambahan pengetahuan bagi peserta tentang pentingnya peran orang tua dalam menyediakan lingkungan keluarga yang penuh perhatian, pengertian, dan kasih sayang sehingga anak memiliki pandangan yang positif mengenai hal- hal yang melekat pada dirinya. Selain itu orang tua secara bersama-sama dengan layanan Paud lainnya dapat memberikan rasa aman dan nyaman, serta memberikan kebebasan bereksplorasi kepada anak dan terus berkomunikasi dengan guru dan kader supaya pendidikan anak terpenuni melalui berbagai layanan Paud yang ada di Desa. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Jati Diri anak; Layanan Pos Paud.  

Didik Lestari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan penelitiannya adalah  untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran problem solving untuk meningkatkan Kreativitas belajar siswa pada materi hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika atmosfer Mata Pelajaran  Geografi di Kelas X  SMAN 1 Ngrayun Ponorogo. Metode yang dipakai untuk melakukan penelitian adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.  Prosedur pengumpulan datanya adalah metode tes, observasi dan wawancara. Dari penelitian ini data tes diperoleh dari nilai prestasi belajar siswa dari siklus 1 dan siklus 2, digunakan sebagai ukuran meningkatnya kreativitas belajar siswa. Data observasi diperoleh melalui hasil aktivitas guru dan aktivitas siswa, Data  wawancara dilaksanakan untuk mengetahui pengetahuan prasyarat siswa dan untuk interaksi antara guru dan siswa selama pembelajaran dengan penggunaan metode pembelajaran problem solving.   Hasil penelitian dalam skripsi ini dapat dilihat setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan metode pembelajaran problem solving siswa  Kelas X  SMAN 1 Ngrayun Ponorogo. Perubahan kreativitas belajar siswa dapat dilihat dari hasil belajarnya yang cenderung meningkat dan hasil observasi aktivitas siswa yang juga meningkatkan. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 66%, sedangkan pada siklus II sebesar 82.87%. Dengan demikian, berarti pada siklus II kreativitas belajar siswa sudah meningkat dibanding dengan siklus I. Selanjutnya, dibuktikan lagi dengan perolehan hasil belajar siswa pada tes pra tindakan, siklus I dan siklus II. Nilai taraf keberhasilan mengalami perubahan yang cenderung meningkat dari 70 pada pra tindakan, meningkat 78.6 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 87.6 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran problem solving dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa di  Kelas X  SMAN 1 Ngrayun Ponorogo.

Ikwan lubis

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The problems that exist at Khairul Imam IT Junior High School can be seen from the behaviour or attitude of its personnel, including teachers who are unable to do work based on the tasks and responsibilities that have been assigned. This tendency can be seen from the teachers' preference to accumulate or collect work. This research is conducted with inferential principles where the relationship between various variables tests hypotheses and makes generalisations.  The population in this study were all teachers of SMPIT Khairul Imam, totalling 45 people. To determine the performance of SMPIT Khairul Imam teachers, the sampling procedure in this study used the saturated sampling method, namely the entire population (all teachers) who were used as respondents. This research data has 2 variables, namely the dependent variable is the performance of teachers (Y) and as an independent variable is the leadership style of superiors (X). In this study, it was found that the leaders at this research location have been able to carry out their functions well in directing, guiding, motivating, and supervising teachers to carry out their duties.  All of that takes place because there has been interaction, communication and cooperation in the school environment. If the teacher has a good impression of the leader then the teacher will carry out the tasks that have been set with full seriousness and responsibility. So in this study it was concluded that the leadership style has an influence on the performance of Khairul Imam IT Junior High School teachers..    

Maria Anastasia Neto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran IPS di kelas IV yang selama ini dilakukan guru merupakan cara pembelajaran yang konvensional. Selama pembelajaran berlangsung guru memegang otoritas penuh, sedangkan siswa hanya pasif saja. Dengan pembelajaran yang seperti itu menyebabkan hasil belajar yang diperoleh siswa rendah. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti merasa perlu mengadakan perbaikan pembelajaran IPS dengan menggunakan media gambar sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil pembelajaran IPS  tentang Sumber Daya Alam pada siswa kelas IV SDI Waioti. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDI Waioti Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka dengan jumlah siswa 24 yang terdiri 14 siswa laki-lakidan 10 siswa perempuan. Berdasarkan hasil belajar siswa pada pra siklus  terdapat 21 siswa yang belum memenuhi Kriteria Kelulusan Minimal ( KKM ), persentase ketidaktuntasan belajar 87,5 %. Pada Siklus I terdapat 13 siswa yang belum memenuhi Kriteria Kelulusan Minimal ( KKM ), prosentase ketidaktuntasan belajar 54,16 % sedangkan pada siklus II terdapat 1 siswa yang belum memenuhi Kriteria Kelulusan Minimal ( KKM ) prosentase ketidaktuntasan belajar 4,16 %. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada guru kelas IV agar menggunakan media gambar dalam pembelajaran IPS di kelas, sehingga dalam pembelajaran IPS siswa lebih aktif belajar dan hasil belajar siswapun meningkat.

Nursam Nursam

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran al-Qur’an Hadits Materi Mad Zila, Mad Badal, Mad Tamkin dan Mad Farqi di kelas VIII MTs. Politani Maccirinnae Jengeng menjadi mata pelajaran yang dianggap sulit oleh peserta didik. Hasil ulangan harian rata-rata nilainya di bawah standar ketuntasan, dimana dari 23 peserta didik yang nilainya diatas KKM 70 hanya sekitar 30%. Oleh karena itu guru al-Qur’an Hadits harus berupaya untuk meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam penerapan metode reading aloud pada pembelajaran al-Qur’an siswa kelas VIII MTs. Politani Maccirinnae Jengeng, serta untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan membaca al-Qur’an siswa kelas VIII MTs. Politani Maccirinnae Jengeng setelah menggunakan metode reading aloud. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan tes kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualifikasi aktivitas guru pada siklus I dikategorikan “baik ”, dengan nilai 80,35 dan pada siklus II meningkat menjadi ”baik sekali” dengan nilai rata-rata 94,64. Adapun kualifikasi aktivitas siswa pada siklus I masih kurang baik atau belum maksimal , karena baru mencapai 69,56. Sedangkan pada siklus II, aktivitas siswa sudah ada peningkatan menjadi baik dengan nilai rata-rata 84,23. (2) Penerapan metode reading aloud dapat meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an. Hal ini dibuktikan bahwa ada peningkatan pada ketuntasan hasil belajar siswa, yaitu pada siklus I nilai rata-rata 66,30 dan pada siklus II meningkat menjadi 80,43. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode reading aload dalam pembelajaran al Quran Hadits materi Madzilah, Mad Badal, Mad Tamkin dan Mad Farqi dapat meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an dan antusiasme siswa dalam belajar.

Kustiana dewi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun Kelompok B2 di TK Intan Permai masih tergolong rendah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah guru kurang memaksimalkan penggunaan loose part, keaktifan belajar anak ada pada kategori kurang. Hal ini disebabkan selama pembelajaran guru kurang dapat memberikan stimulasi secara tepat terhadap arah perkembangan kognitif khususnya pada aspek pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran inkuirui berbasis steam dan loose parts dapat meningkatkan  kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun di TK Intan Permai Desa Batursari Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan metode Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 4 tahap yaitu (rencana, tindakan, observasi dan refleksi). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus masing-masing siklus sebanyak 3 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan deskripsi statistik untuk membandingkan pra siklus sampai siklus II. Tahap tahap analisis kualitatif adalah reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pemecahan masalah melalui Penerapan Pembelajaran Inkuiri Berbasis Steam dan Loose Parts dengan skor pada pra siklus 22,4 meningkat menjadi 42,9 pada siklus I, dan mengalami peningkatan sebesar 69,8 pada siklus II dengan kategori berkembang sangat baik.

Kustiana Dewi

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hasil observasi di lapangan bahwa 1) Guru dan siswa membutuhkan media permainan yang dapat meningkatkan bahasa anak. Media yang dimaksud adalah media yang terbuat dari bahan ringan, contohnya dari kayu dan plastic dan hemat serta mudah dibawa, selain itu media yang diharapkan dapat memberi daya tarik bagi anak dalam melakukan permainan dengan media tersebut. 2) Desain pengembangan media permainan buy and sell berbasis mind mapping terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama yaitu gambar mind mapping dengan kombinasi warna gambar mind mapping ini terdiri dari tiga jenis gambar yaitu gambar pada toko indah, toko ceria dan toko bahagia, kemudian buah-buah mainan yang dijual yang terdiri dari buah jambu, belimbing, pisang, sirkaya dan jeruk serta buah salak, kemudian kotak penjualan.

Rismatul Amaliyah; Nurhidayati; Titi Anjarini

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V di SD Negeri 1 Waluyorejo menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis peserta didik masih rendah dalam pembelajaran tematik. Oleh sebab itu, perlu dibutuhkan alternatif medel pembalajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir ktitis peserta didik dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemempuan berfikir kritis pada pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 19 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem based instruction (PBI) pada siswa kelas V hasil peneliitian menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis dapat meningkat dari siklus ke siklus. Pada pra siklus 15,8%, siklus I 52,65%, siklus II 89,45 sehingga dikategori "sangat kritis". Sehingga penerapan model Problem Based Instruction bisa menjadi alternatif dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik di sekolah dasar.

Fierda Nursitasari Amaliya; Achmad Taufiq; I Made Suardana

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar, peran dan fungsi pemanfaatan perpustakaan, serta faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan perpustakaan di SD Anak Saleh Kota Malang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pustakawan, guru kelas I-VI, dan siswa kelas I-VI. Hasil analisis menyimpulkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar sudah berjalan dengan baik. Secara khusus Perpustakaan Sekolah telah memenuhi tiga aspek fungsi perpustakaan yaitu Perpustakaan sebagai tempat pendidikan, informasi dan rekreasi. Pemanfaatan perpustakaan sekolah yang maksimal didukung oleh fasilitas yang tersedia dengan baik, minat baca siswa yang tinggi dan sumber bacaan yang beragam. Berdasarkan hasil penelitian ini pihak sekolah disarankan untuk membentuk tim perpustakaan dan bagi pustakawan khususnya memperbanyak koleksi buku yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa.

Eko Yuliyanti; Ratna Wahyu Pusari; Nila Kusumaningtyas

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Kelompok B Melalui Kegiatan Tari Kreasi. Penelitian ini meneliti tentang Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Kelompok B Melalui Kegiatan Tari Kreasi di TK PGRI 04 Kartini Semarang yaitu bagaimana kecerdasan kinestetik anak usia dini sebelum diterapkan kegiatan menari, bagaimana pelaksanaan kegiatan menari dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik anak, dan apakah kecerdasan kinestetik anak usia dini kelompok B dapat dikembangkan melalui kegiatan tari kreasi. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti di TK PGRI 04 Kartini Semarang, dapat disimpulkan bahwa sebelum diterapkan kegiatan menari  anak cenderung menyukai kebudayaan negara lain seperti tarian orang dewasa di YouTube atau di aplikasi Tik-Tok. Pelaksanaan kegiatan menari dipandu oleh guru tari dengan tujuan untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak dan mengenalkan budaya tanah air. Kecerdasan kinestetik anak kelompok B di TK PGRI 04 Kartini Semarang dapat berkembang dengan baik melalui kegiatan tari kreasi.

Maghfirah Insannia; Fauzan Fauzan; Alimir Alimir; Januar Januar

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan pengamatan peneliti berdasarkan pelaksanaan remedial teaching yang dilakukan di SMPN 2 Bukittinggi. Guru melakukan remedial pada siswa yang memiliki nilai di bawah KKM. Setelah dilakukannya remedial masih ada nilai siswa yang di bawah KKM, maka dapat dilihat dimana kesalahan prosedur yang dilakukan oleh guru dan keadaan siswa dalam melaksanakan remedial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana prosedur remedial teaching pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Bukittinggi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan wawancara dan observasi. Informan kunci adalah guru bidang studi Pendidikan Agama Islam dan informan pendukungnya siswa kelas 9 yang mengikuti remedy dan waka kurikulum SMPN 2 Bukittinggi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan reduksi data, display data dan verifikasi data. Keabsahan data yang digunakan ialah triangulasi data membandingkan apa yang dikatakan guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bisa disimpulkan bahwa guru belum melakukan semua prosedur remedial teaching sesuai dengan teori yang dikemukakan. Pada pelaksanaan remedial ini guru menggunakan metode pengulangan dan penugasan. Setelah dilakukan remedial ternyata masih ada nilai siswa di bawah KKM, disebabkan karena siswa menganggap pelaksanaan remedial hanya sebagai penunjang nilai dan tidak percaya diri dengan jawabannya pada saat pelaksanaan remedial. Jika setelah dilakukan remedy siswa sudah mencapai KKM maka siswa bisa melanjutkan pembelajaran selanjutnya. Setelah remedial guru membandingkan hasil remedial dengan ulangan siswa, maka akan terlihat nilai siswa yang sudah mencapai KKM atau belum. Jika nilai siswa belum mencapai KKM maka guru akan memberikan tugas tambahan.