Publication Search

72,816 articles from 681 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1581-1600 of 2,084

Analytics

Restu Gulo; Mei Mesrawati Zega

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Melakukan kekerasan terhadap murid, suka membeda-bedakan status suku dan ras serta melayani dengan motivasi yang salah dengan berfokus pada kepentingan diri sendiri merupakan pelayanan yang dilakukan tanpa kasih. Tujuan dari artikel ini adalah membahas wujud kasih Yesus yang dapat diteladani oleh guru pendidikan agama kristen yang kurang merealisasikan kasih terseut dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik. Penelitian ini menggunakan metode kaulitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian wujud kasih Yesus yang perlu diteladani oleh guru agama kristen adalah sebagai berikut: Tidak pilih kasih terhadap murid, peduli dengan murid, kesabaran, suka mengampuni, rela berkorban dan teladan dalam pengajarannya.

Amartya Auspicy; Chairunissa; Silvia Salsabila; Trie Khairunnisa M

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangan promosi perpustakaan Cahaya Aksara SMA N 5 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ialah siswa mengetahui informasi mengenai instagram perpustakaan cahaya aksara melalui guru , siswa  merasa pemenuhan informasi yang dibutuhkan sudah cukup baik.                                                  Konten instagram perpustakaan cahaya aksara membuat siswa dan siswi tertarik mengunjungi perpustakaan dan meminjam buku. Informasi yang diunggah beragam, diantaranya pelatihan penulisan, kunjungan dari berbagai sekolah dan instansi serta studi banding, MoU, kegiatan perlombaan, workshop, qhatam qur’an, serah terima mahasiswa PLP dari berbagai universitas di Pekanbaru, festival pelajar, penyerahan pemenang lomba pojok baca, pembagian buku paket, memperingati hari hari besar, pergelaran seni siswa, pengembalian buku paket, sumbangan buku oleh Tiong Ha, kegiatan pembelajaran, rapat dinas SMAN 5 Pekanbaru dan lainnya.  

Serliana Sasmita; Yeremia Hia

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pembelajaran formal, non formal dan/atau informal. Pendidikan anak usia dini melalui pendidikan formal berlangsung di TK (Taman Kanak-kanak), rauadutul atfali dan bentuk lain yang sejenis. Sementara itu, Paud berlangsung melalui bentuk pendidikan informal yang disebut KB (kelompok bermain), (TPA) (Taman kanak-kanak dan bentuk lain yang serupa.[1] Dan PAUD Setia Baneara mencoba melakukannya melalui kedua jalur, yaitu formal dan informal, dalam arti tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan tetapi juga mencakup permainan agar anak tidak bosan. Disini dibutuhkan peran seorang guru yang tidak hanya fokus pada dunia pendidikan anak, tetapi juga fokus pada karakteristik anak, seperti anak tidak hanya memiliki kepandaian yang besar, namun juga memiliki akhlak baik.   [1] Pengalaman Penulis,Masa Pelayanan Satu Tahun,(2022-2023).

Moh Rosyid

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel in membahas tentang respon Komunitas Samin di Kudus terhadap peraturan wajib belajar dalam dua bentuk, sekolah formal, ada pula yang belum sekolah formal. Bagi yang sekolah formal belum mendapat pendidikan agamanya, Adam. Kata agama Adam oleh negara dikategorikan aliran kepercayaan. Data riset tahun 2022 ini diperoleh penulis dengan wawancara, observasi, telaah Pustaka dan dianalisa dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil riset, Pemerintah perlu menelaah secara mendalam amanat UUD 1945, UU Nomor 20/2003, dan prinsip HAM dalam realisasi pelaksanaannya. UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 12 ayat (1) huruf (a) tiap anak didik pada satuan pendidikan berhak mendapat pendidikan agama sesuai agama yang dianut dan diajarkan oleh guru seagama, (b) mendapat pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. Di sisi lain, pemerintah perlu ‘membuka lebar’ daya dengarnya bahwa warga Samin merespon wajib belajar dalam dua bentuk: tidak sekolah formal dan sekolah tetapi belum mendapat pendidikan agama lokalnya (Adam). Hal ini memerlukan kebijakan afirmatif dari pemerintah dengan mengedepankan kearifan lokalnya dengan pendekatan persuasif agar menaati perundangan. Selain itu melibatkan MLKI sebagai lembaga yang menaungi warga penghayat.

Asrifa Asrifa

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Permasalahan pokok penelitian ini adalah bagaimana upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMA Negeri 1 Siotapina. Penelitian ini bertujuan: (1). Mengetahui bagaimana upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik SMA Negeri 1 Siotapina, (2). Mengetahui factor-faktor yang mendukung dan penghambat upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik SMA Negeri 1 Siotapina. Penelitian ini adalah penelitian berbentuk deskriptif kualitatif yang menganalisa data secara mendalam tidak berdasarkan angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik Analisa dapat melalui 3 tahap, yaitu: Data Reduction ( reduksi data), Data Display (penyajian data), dan Conclusion Drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMA Negeri 1 Siotapina adalah memberikan bimbingan khusus tentang pemaham kehidupan beragama, berkerja sama dengan guru BK untuk mengetahui asal-ususl siswa, memanggil kedua orang tua siswa, serta pemberian sanksi apabila masih melakukan kenakalan tersebut. 2).  Faktor-faktor yang mendukung upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMA Negeri 1 Siotapina adalah adanya kerjasama dengan wali kelas, lingkungan sekolah yang baik, dan adanya kebijakan sekolah. 3). factor-faktor yang menghambat adalah tindak lanjut yang kurang maksimal, latar belakang keluarga yang berbeda, pengaruh teknologi, dan kurangnya pengawasan orang tua terhadap kehidupan anak di masyarakat.

Aprianto Ruru

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pendidikan Agama Kristen merupakan pendidikan mengajarkan tentang pencipta langit dan bumi serta Dia sendiri datang kedalam dunia menebus manusia. Karena itu, guru PAK sangat penting di sekolah, untuk memberikan pemahaman  kepada peserta didik, supaya mengerti dan memahami tentang dunia ini. Peserta didik seringkali tidak memahami dan mengerti materi yang disampaikan oleh guru. Sebab, metode yang digunakan guru PAK kurang efektif dan efesien. Untuk itu guru PAK harus  menerapkan metode inkuiri dalam pembelajaran. Sebab metode inkuiri yang akan mengajak peserta didik mengambil bagian secara aktif di dalamnya.  Metode inkuiri megajak peserta didik untuk berpikir kritis, menganalisa, memecahan masalah serta memberikan kesimpulan.  Metode inkuiri memberikan manfaat dalam proses pembelajaran. Manfaat tersebut adalah mengatasi kebosanaan, kejenuhan peserta didik untuk belajar dan akan membangkitkan minat peserta didik dalam belajar PAK.

Nur Azzira; Charles Charles; Iswantir Iswantir; Wedra Aprison

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang melakukan kegiatan masih ada sebagian siswa yang kurang menghargai gurunya, bertutur kata yang tidak baik kepada guru atau kepada orang yang lebih tua. Kemudian disaat bel masuk telah dibunyikan masih banyak dari siswa yang belum masuk ke ruangan kelas. Disaat jam istirahat sudah berakhir masih ada dari siswa yang berkeluyuran di luar kelas, jajan dan sibuk bermain dengan teman-temannya. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penulisan ini  yaitu informan kunci guru Pendidikan Agama Islam Mata Pelajaran Akidah Akhlak, dan informan pendukung adalah tiga orang siswa. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi Data.Berdasarkan hasil penulisan dapat dipahami bahwa penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan berupa mengerjakan tugas tidak secara individu, mereka mencontek, dalam bentuk pengumpulan tugas tepat waktu masih kurang. Sikap siswa di dalam kelas kurang baik, seperti siswa yang tidak memperhatikan saat guru mengajar di kelas, mereka menguap, mengantuk bahkan menganggu teman di sebelahnya,  keluar kelas, pergi ke kantin, ke luar gerbang, adanya siswa yang datang terlambat datang ke sekolah serta telat masuk ke dalam kelas, masih banyak siswa tidak mematuhi peraturan berpakaian seperti tidak memasukkan baju ke dalam celana, dan membuang sampah sembarangan. Faktor pendukung penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan adalah kerja sama semua guru di MTs TI tersebut dalam menerapkan disiplin kepada siswa, faktor penghambatan dalam penerapan karakter disiplin siswa adalah perilaku siswa itu sendiri yang tidak mau mendengarkan dan menaati aturan-aturan yang telah ditetapkan di sekolah baik itu peraturan di dalam kelas maupun peraturan di lingkungan sekolah.

Leni Marlina; Hasan; Heni Purwani

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan metode field trip dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Kreatif Pembelajaran 2022/2023 mulai dari perencanaan. Metode field trip digunakan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan kegiatan di luar ruangan, dengan tujuan memperkaya pengalaman siswa dan merangsang kreativitas mereka dalam menulis puisi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara dengan para guru, dan penilaian terhadap puisi yang ditulis oleh siswa. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi perubahan dalam kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan sesudah penerapan metode field trip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode field trip dalam pembelajaran menulis puisi mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam merangkai kata-kata, memahami gaya sastra, serta mengekspresikan perasaan dan ide dalam puisi mereka. Selain itu, metode ini juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, meningkatkan minat mereka terhadap puisi, dan memperluas wawasan mereka melalui pengalaman langsung di luar kelas.

Hendra Agung Saputra Samaloisa

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tulisan ini mendeskripsikan mengenai signifikansi etika guru Pendidikan agama Kristen terhadap pertumbuhan karakter bagi peserta didik dengan menggunakan pendekatan literature. Pentingnya etika bagi guru pendidikan Agama Kristen bukan hanya sekedar mengajarkan tentang pengetahuan, keterampilan, terhadap peserta didik, melainkan mengajarkan tentang bagaimana peserta didik mempunyai karakter yang meonjol dengan iman  kepada sang Juruslamat yaitu Yesus Kristus. Maka dari pada itu untuk menghidupi dan mewujudkan karakter peserta didik guru Pendidikan Agama Kristen terlebih dahulu memahami tentang pengajaran yang hidup di dalam kekristenan yang sesungguhnya di dalam Tuhan.

Emanuel Kristinus Ndruru; Yuliusman Laia

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

The teaching profession is generally recognized as a very respectable, noble and noble profession because the purpose of education is to develop a virtuous and competent human personality. PAK teacher professional development takes place with reference to the description of the profession and life of Jesus as an archetype. There is no more perfect model because the Lord Jesus is the Great Teacher and the truth. The example of the Lord Jesus as the Great Teacher is the main reference for the development of the PAK teacher profession. One effective way to explore and improve these skills is through self-assessment. The PAK teacher evaluation form refers to the description of Jesus as the Great Teacher. Thus, teachers must be able to guide students so that they are ready to face real life and can even become role models. In writing, the writer used a qualitative approach and was chosen as the method used in this study. The purpose of this article is for PAK teachers, which refers to professional educators whose main task is to educate, teach, guide, train, and evaluate student learning outcomes.

Islahudin Islahudin

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to determine the effect of teacher's professional attendance and benefits on work performance in MIN 1 Cilegon City. The independent variable in this study is the attendance and professional allowance of the teacher while the dependent variable is work performance. The research used in this study uses an associative method with a quantitative approach. The population in this study was the MIN 1 Cilegon Teacher with a total of 30 Educators. Sampling 30 respondents of saturated samples. Data were collected by questionnaire and analyzed by SPSS version 26. The statistical methods used were normality test, classic assumption test of linearity test, simple correlation test, regression test and coefficient of determination analysis. Based on the results of the study "The Effect of Teacher Professional Attendance and Allowance on Job Performance in MIN 1 Cilegon City", can be seen as follows: The results of the product moment correlation coefficient analysis show that r = 0.574 means that it has a moderate or significant correlation between attendance and allowance variables on work performance. In the calculation of the hypothesis obtained results tcount> t table (6.006> 2.001) Based on the calculations in the simultaneous F test obtained Fcount = 6.822, while the value of F table = (dk = nk-1 = 30-2-1 = 27 amounted to 3.35 with a real level of 0.05 Fcount> F table (6.822> 3.35) thus Ho3 is rejected and Ha3 is accepted with a significance level of (0.004 <0.05), it can be concluded that "there is a simultaneous and significant relationship between presence (X) and teacher professional allowance (X2) for work performance (Y) in MIN I Cilegon City ".

Dinda Ha Yahya; Junaidi Junaidi; Muhiddinur Kamal; Arman Husni

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa sebagai siswa yang memiliki tingkat kesadaran yang rendah dalam mengikuti kegiatan pembelajaran terutama kegiatan melakuka praktik yang mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari. siswa kurang antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan siswa kurang terlibat dalam proses kegiatan belajar mengajar. Dalam permasalahan yang ada peneliti tertarik untuk meneliti pelaksanaan pendekatan CTL pada mata pelajaran PAI di SMK N 3 Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan dari model pembelajaran kontekstual dan faktor penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan tentang pelaksanaan pendekatan CTL pada mata pelajaran PAI di SMK N 3 Payakumbuh. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya peneliti menggunakan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikannya kesimpulan. Untuk menguji kreadibilitas dan kevalidan data peneliti mengecek data yang sudah diperoleh dari berbagai instrumen penelitian yaitu guru, kepala sekolah dan siswa dengan menggukana triangulasi sumber, triangulasi peneliti dan triangulasi metode. Sehingga menghasilkan kesimpulan yang kredibel. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pendekatan Contekstual Teaching and Learning  (CTL) pada mata pelajaran PAI di SMK N 3 Payakumbuh dimulai dari perencanaa guru dalam mempersiapkan pembelajaran dengan membuat RPP yang menjadi pedoman guru dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di dalam kelas. Pelaksanaan pendekatan CTL adalah siswa mengamati, menganalisis dan menemukan sendiri terkait pembelajaran dalam kegiatan diskusi dan menghubungkan materi dengan kehidupan nyata sehari-hari. adapun faktor penghambat yang ditemukan adalah alokasi waktu yang singkat, kemampuan guru dalam mengkaitkan pembelajaran, siswa bermain-main saat diskusi, siswa bermain handphone dan siswa perempuan lebih aktf dibandingkan dengan siswa laki-laki.

Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan mengeksplorasi Sang Al-Qur’an berjalan KH. Muntaha Al-Hafidz Wonosobo: sebuah kontinuitas, penghayatan dan esensi yang diwujudkan, secara khusus mengkaji pemikiran, dan aktualisasi dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an. Tulisan ini termasuk penelitian tokoh dengan jenis kualitatif bertujuan mencapai suatu pemahaman ketokohan seseorang dalam komunitas santri dan masyarakat dalam bidang mendalami dan mempraktekkan Al-Qur’an. Proses pengumpulan data melalui dokumentasi, dan catatan-catatan perjalanan hidup sang tokoh sewaktu masih hidup kemudian dianalisis content. Penelitian menunjukkan: bahwa Al-Qur’an berjalan merupakan figur yang dalam sendi kehidupannya dicurahkan untuk mendalami serta mempraktekkan Al-Qur’an. Nabi Muhammad Saw adalah Al-Qur’an berjalan yang kemudian diwariskan kepada ulama Qur’an. KH. Muntaha merupakan sosok ulama yang mendalami dan mempraktekkan Qur’an dalam realitas hidupnya. Penghayatan Al-Qur’an yang mendalam didialogkan dengan kondisi zaman sehingga bermanfaat bagi sosial-keumatan. Figur ini menjadi guru riel bagi para santri dan masyarakat semasa hidupnya, serta menjadi guru imajiner bagi yang tidak menjumpainya secara fisik. Implikasi penellitian, pengalaman naratif membawa tatanan spiritual pada masalah pendalaman dan praktek al-Qur’an yang diwakili oleh sifat pengetahuan dan sakral yang tidak terpisahkan. Jalinan narasi pengalaman dengan perspektif teoretis memunculkan pemahaman terhadap hakikat hafalan untuk perwujudan

Aisyah Sekar Tri Wardani; Anisa Tulhalizah; Ratna Sari Dewi

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan karakter sangat signifikan dan mendapat banyak perhatian oleh kalangan masyarakat. Pendidikan karakter dianggap sangat penting, apalagi mengingat saat ini sering terjadi kejadian-kejadian negatif yang tidak mencerminkan karakter yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pendekatan terbaik yang dapat digunakan guru saat membuat pelajaran pembentukan karakter. Dengan menyelidiki objek penelitian dan melakukan wawancara, penelitian lapangan digunakan sebagai metodologi penelitian. wawancara tatap muka digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan data yang diperlukan dari pendidik SMAN 1 Kota Tangerang dengan mengajukan serangkaian pertanyaan terlebih dahulu. Hasil penelitian yang telah diperoleh bahwa pendidik melaksanakan strategi penerapan ruang kelas berkarakter sudah berjalan dengan baik dan semestinya di SMAN 1 Kota Tangerang melalui penerapan dengan adanya program Pelaksanaan tata tertib di SMAN 1 Kota Tangerang cukup baik, karena adanya Penegak Disiplin Sekolah (PDS) terdiri dari Wakasek sebagai ketuanya dan guru-guru yang memiliki kepedulian terhadap disiplin. Untuk memenuhi visi dan tujuan sekolah, aturan tata tertib yang berlaku di sekolah harus ditegakkan dengan baik, serta aturan yang mengatur tingkah laku siswa dalam hal perilaku, penampilan, dan seragam.

Fadhilah Hafidz; Ida Farida; Putri Kiki Lestari; Ratna Sari Dewi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dibuatnya artikel ini memiliki tujuan agar kita bisa tahu bagaimana pentingnya pendidikan karakter dalam menciptakan sekolah berkarater. Dalam menjalankan roda pendidikan, seperti yang diketahui peranan penting, dan tentunya didukung dengan fasilitas guru yang berkompeten juga. Kendala pendidik dalam menciptakan sekolah berkarakter yaitu sekolahnya belum mampu memilih terkait nilai karakter didalam menyesuaikan terhadap visi serta tujuan untuk melakukan berbagai hal yang terbaik, indikator yang representatif, pengembangan atau pembentukan karakter jni penting dan perlu diyakini untuk menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pendidikan kembangkan disekolah. Tentunya hambatan ini perlu diselesaikan satu persatu supaya apaa yang mejadi tantangan dan hambatan dalam menciptakan sekolah yang berkarakter ini kedepannya bisa diperbaiki sehingga generasi bangsa ini memiliki kualitas sumber daya manusia yang berkompeten dalam setiap masing masing bidangnya. Dalam penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif, data sekunder, data yang diambil berdasarkan studi literatur yang meliputi buku - buku, jurnal - jurnal , makalah-makalah, serta studi literatur - literatur lain yang tentunya membahas mengenai pendidikan karakter. Proses-proses baik itu analisis data-data berupa reduksi data-data serta display data-data, pemverifikasi dan berbagai penarikan kesimpulan-kesimpulan yang tentunya sudah jelas kebenarannya. Berdasarakan data hasil dari penelitian yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwasannya pentingnnya pendidikan karakter dalam mengembangkan sekolah berkarakter.

Sukardi Sukardi; Siti Aminah; Ika Oktiviana Dewi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kompetensi guru, literasi digital dan ketersediaan fasilitas teknologi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Koordinator Bidang Pendidikan Kabupaten Kandeman. Populasi yang diambil adalah Guru SD di Koordinator Bidang Pendidikan Kabupaten Kandeman sebanyak 217 orang, dengan purposive sampling diperoleh sampel penelitian sebanyak 69 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer, dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier menyatakan bahwa kompetensi guru, literasi digital, dan sarana teknologi berpengaruh positif terhadap peningkatan pembelajaran. Nilai koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,819 yang berarti 81,9% kualitas pembelajaran dapat dijelaskan oleh kompetensi pendidik, literasi digital dan sarana teknologi. Sedangkan sisanya 100% - 81,9% = 18,1% dijelaskan oleh alasan lain di luar variabel kompetensi pendidik, literasi digital dan sarana teknologi. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statistik t menunjukkan (1) Kompetensi pendidik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, (2) literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, (3) sarana teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran. pengaruh positif dan signifikan kualitas pembelajaran di sekolah dasar bagi guru sekolah dasar di Koordinator Bidang Pendidikan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang.

Arif Rahman Hakim; Yolandaru Septiana; Merinda Noorma Novida Siregar

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Permasalahan utama yang dihadapi guru-guru di SMK Negeri 7 Yogyakarta ialah belum pernah mengikuti pelatihan pengembangan media pembelajaran menggunakan Canva. Media pembelajaran yang sering digunakan oleh guru adalah Powerpoint, sehingga perlu adanya pelatihan untuk memberikan alternatif media pembelajaran interaktif dengan menggunakan Canva. Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan guru terampil dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva. Pelatihan diselenggarakan dengan ceramah, tanya jawab, dan praktik. Ketercapaian dari kegiatan pelatihan ini meliputi: (1) 90% peserta pelatihan memahami konsep media pembelajaran interaktif, (2) 90% peserta memahami pengembangan media pembelajaran interaktif, (3) 90% peserta menguasai materi pelatihan dnegan baik, (4) peserta mengumpulkan hasil media pembelajaran interaktif menggunakan Canva yakni terdapat 21 media pembelajaran interaktif berupa presentasi dengan Canva yang dibuat oleh peserta.

Fauzia Nasution; Asamida Asamida; Ivo Liza Miranda; Robiyatul Adawiyah; Andini Darmayanti Purba

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Riset ini dilaksanakan“ di MAN 2 Model Medan dengan memakai analisis hasil observasi dengan fasilitas serta prasarana lemabaga satuan pedidikan bersumber pada Permendiknas. Tujuan riset ini melakukan observasi serta analisis dalam program layanan tutorial konseling yang diberikan guru Tutorial Konseling cocok dengan kebutuhan sekolah dengan penindakan permasalahan sebagian antara lain melakukan tutorial, membuat statment individu, membuat statment orang, siswa serta mediasi. Penilaian yang dicoba dilaksanakan tiap 2 pekan sekali, namun pengawasan dilaksanakan tiap hari biar hasilnya lebih optimal. Penilaian yang dicoba yakni dengan membuat angket berbentuk persoalan buat siswa, Dalam program layanan tutorial konseling yang diberikan guru Tutorial Konseling cocok dengan kebutuhan sekolah dengan penindakan permasalahan sebagian antara lain melakukan tutorial, membuat statment individu, membuat statment orang, siswa serta mediasi. Guru BK di MAN 2 MODEL MEDAN memakai RPL buat jadi panduan dalam” melakukan program layanan.

Rianti Rianti; Roy Dwi Cahyo; Peni Zulianti; Sais Amarulloh; Latipatul Hasanah +7 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan warga Desa Maruyungsari akan pentingnya pengelolaan sampah sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan tersebut ke anak-anak supaya generasi mendatang menjadi generasi yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dari pembuangan sampah sembarangan. Selain itu, kegiatan ini juga menambah pengetahuan bagi orang tua, para kader desa, para guru, masyarakat serta anak-anak sekolah. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat berbasis participatory action research (PAR), dengan cara melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Kepala Desa beserta Sekretaris Desa Maruyungsari terkait pelaksanaan program serta peserta yang akan menjadi sasaran dari program ini, kemudian melakukan observasi lingkungan dan warga sekitar sekaligus silaturahmi, kegiatan edukasi peduli lingkungan dengan memaparkan materi di Aula Desa, selanjutnya berkunjung ke sekolah untuk melakukan kegiatan peduli lingkungan ke anak-anak sekolah dengan memberikan cerita dan reward. Hasil dari kegiatan ini, para warga serta anak-anak terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan dan mereka berupaya untuk mewujudkan lingkungan menjadi bersih dan sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan, sekaligus menanamkan nilai karakter peduli lingkungan dengan keluarga di rumah.  

Ega Aprilia; Muliawan Firdaus

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan mendapatkan E-LKPD dengan menggunakan pendekatan matematika realistik yang valid, praktis, dan efektif sehingga meningkatkan kemampuan peserta didik dalam komunikasi matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel.                                                                                                  Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi E-LKPD, tes kemampuan komunikasi matematis (pretest dan posttest), dan lembar validasi instrumen tes. Setelah instrumen dan E-LKPD dinyatakan valid oleh dosen validator ahli media dan juga ahli materi, kemudian dilanjutkan uji keterbacaan dan uji coba lapangan. Penjelasan temuan penelitian, yaitu: (1) E-LKPD dengan pendekatan matematika realistik yang dikembangkan memenuhi persyaratan kevalidan dari validator dengan persentase rata-rata validasi E-LKPD pada ahli materi sebesar 3,64 dan ahli media sebesar 3,86 dengan kategori sangat layak (SL), (2) E-LKPD dengan pendekatan matematika realistik yang dikembangkan memenuhi persyaratan kepraktisan berdasarkan hasil angket respon siswa dan guru yang berada pada kategori rentang 76%-100% dan dikategorikan sangat praktis, (3) E-LKPD dengan pendekatan matematika realistik yang dikembangkan telah memenuhi kriteria keefektifan yaitu (a) hasil belajar siswa memenuhi ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 90,63%, (b) rata-rata ketuntasan belajar individual sebesar 87,5 yang artinya telah tercapai indikator/ketuntasan tujuan pembelajaran, (c) waktu pembelajaran menggunakan E-LKPD sama dengan waktu pembelajaran biasa, juga respon siswa positif, dan (d) kemampuan komunikasi siswa setelah mengaplikasikan E-LKPD mengalami peningkatan dari rata-rata nilai pretest sebesar 48,26 menjadi 87,5 pada rata-rata nilai posttest dan hasil analisis N-Gain memaparkan bahwa keterampilan pemecahan masalah matematis siswa mengalami kenaikan sebesar 0,78 dengan kategori tinggi.