Publication Search

60,895 articles from 490 journals · 1,579 citations tracked

Showing 141-160 of 208

Analytics

Dyah Palupiningtyas; Hani Krisnawati

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Community service activities that have been carried out by STIEPARI Semarang in collaboration with the Bancak District Government, Semarang Regency with the target of village officials are in the form of lectures with visual media. With this form of activity, it is more about providing knowledge and information to participants. The success of this activity is measured by the enthusiasm of the participants during the training. In this activity a lot of interaction in question and answer from participants and presenters. Participants felt happy with this activity. This is because so far there has never been any activity from the academic community that has entered the Bancak District, Semarang Regency, so that participants gain understanding and knowledge about the preparation of village fund financial reports. The follow-up of this activity is that the participants want in the future there will be assistance activities in preparing village fund financial reports.

Meti Novia; Hesti Indah Sari

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Artikel ini membahas analisis struktural tokoh Hanif dalam novel Meraih Bintang karya Muhammad Afrilianto yang memiliki kepribadian luar biasa berkat didikan orang tuanya. Novel ini terinspirasi dari kehidupan masa lalu pengarang, dan Novel ini mengusung konsep realis yakni dengan mendeskripsikan nama tempat dengan jelas pada saat proses konflik. Artikel ini bertujuan mengkaji Novel Meraih Bintang dengan menggunakan pendekatan Ekspresif dan Pendekatan Objektif. Aspek Kepribadian tokoh Hanif dimaknai dari berbagai sikap yang diekspresikan Hanif dalam bersosialisasi dengan teman, kerabat dan orang tua dalam sudut pandang sastra. Hal ini bisa menjadikan teladan dan motivasi bagi semua orang dalam balutan karya sastra.

Bagaskara Yulianto, Rama; Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Penelitian ini menggunakan bahan baku dami nangka. Dami nangka merupakan bagian terbesar kedua setelah daging buah yang jumlahnya cukup banyak. Namun pada saat buah matang, dami sering kali dibuang karena rasanya yang tidak manis. Teh memiliki kandungan senyawa polifenol yang cukup tinggi, seperti flavonoid, fenol dan antioksidan. Minuman beralkohol yang digabungkan dengan teh dapat membantu mengurangi efek negatif terhadap kesehatan seperti berkurangnya antioksidan dalam darah, meningkatnya berat badan, dan timbulnya penyakit sirosis hati. Manfaat penambahan gula pada proses fermentasi bertujuan untuk memperoleh kadar alkohol yang lebih tinggi, tetapi bila kadar gula terlalu tinggi aktivitas khamir dapat terhambat. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan pengaruh kadar gula dan jenis teh agar dihasilkan minuman alkohol yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan menentukan minuman alkohol yang disukai panelis. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor pertama yaitu penambahan gula 75, 125, dan 175 gram. Faktor kedua yaitu penambahan jenis teh hitam, teh hijau, teh oolong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula dan teh berpengaruh nyata terhadap sifat kimia pada minuman beralkohol dami nangka. Formulasi minuman beralkohol dami nangka yang tinggi antioksidan adalah penambahan gula 75 gram dan teh hijau dengan aktivitas antioksidan paling tinggi yaitu 85.90%.

Irna Juita; Elfindri Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi  pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Penderita Hipertensi di Puskesmas Agam Barat Kabupaten Agam. Penelitian ini mengunakan metode penelitian (mixed methods)/Metode pengumpulan data kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian sebanyak 728 orang Puskesmas maninjau dan Puskesmas Lubuk Basung 320 orang menggunakan Purposive sampling. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara, telaah dokumen dan observasi pada informan dan penelitian kuantitatif menggunanakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, pengetahuan, kemudahan akses dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posbindu PTM oleh penderita hipertensi. Faktor yang yang paling berpengaruh adalah kemudahan akses. Input SDM sudah cukup dan untuk dari segi kualitas perlu dilakukan pelatihan, pembinaan, Dana sudah cukup dari BOK dan Nagari. Tempat sarana dan prasana yang kurang, proses pelaksanaan Pelaksanaan skrining PTM sudah maksimal seperti penyuluhan, pemeriksaan labor dan ditindak lanjuti jika ada masalah yang ditemukan saat pelaksanaa. Output PTM yang baik dan berkelanjutan belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, hal ini terlihat masih adanya masyarakat usia 15-59 tahun belum terskrining dengan baik. advokasi dan koordinasi kepada camat dan wali Nagari untuk membentuk Masyarakat dan Kampung Peduli Hipertensi, ambilance desa, peningkatan promosi kesehatan.

Ardani, Monica Novia; Sugiharto, Agung

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Ikan nila merupakan ikan air tawar yang dibudidayakan masyarakat indonesia. Ikan nila mengandung protein, lemak, dan kalsium.Kandungan asam amino pada gelatin tulang ikan nila cukup lengkap sehingga sangat diperlukan oleh tubuh serta berpotensi sebagai sumber bahan pangan .Salah satunya dapat dimanfaatkan untuk pembuatan sirup yang menggunakan gelatin dari tulang ikan nila. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi asam klorida dan waktu perendaman yang optimal untuk pembuatan gelatin yang ditambahkan pada sirup. Sirup yang dihasilkan diarapkan dapat memenuhi standar mutu SNI dan disukai oleh konsumen. Metode yang digunakan yaitu metode ekstraksi dengan tahapan sebagai berikut: tahap persiapan bahan baku, degreasing, pembuatan larutan, demineralisasi, ekstraksi, pengeringan dan pengaplikasian pada sirup nanas. Pada proses degreasing dilakukan perendaman tulang ikan nila selama 1 jam yang bertujuan untuk membersikan tulang ikan nila. Selanjutnya tahap demineralisasi, sebanyak 20 gram bahan baku direndam dengan larutan konsentrasi asam klorida 1%, 3% dan 5% dengan waktu (10, 12, dan 24) jam sampai terbentuk Ossein (tulang lunak). Pada proses ekstraksi menggunakan hotplate dengan suhu 60oC selama 4 jam setelah itu disaring dengan kertas saring. Lalu untuk proses selanjutnya pengeringan menggunakan oven dengan suhu 60oC selama 12 jam hingga benar-benar kering. Lalu pengaplikasian gelatin tulang ikan nila dengan sirup. Analisa pada gelatin tulang ikan nila terdiri dari rendemen, derajat keasaman (pH) dan viskositas. Berdasarkan hasil penelitiannya diperoleh bahwa rendemen tertinggi pada konsentrasi 1% dengan waktu 24 jam yaitu sebesar 4,41 %. Sedangkan hasil penelitian gelatin sebagai pengental sirup sesuai dengan mutu SNI, pada konsentrasi HCL 1% dan waktu 24 jam didapatkan pH 3.8 dan viskositas 5.0149 Cp.

Ahmad Jainuri

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Material cor semen dengan konstruksi tetap sifatnya dan memiliki bentuk yang sangat masif serta memberikan kesan visual yang sangat berat bahkan secara keseluruhan tidak memberikan karakteristik yang sesuai untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang tampak di kawasan taman kota adalah spesifikasi yang terdapat pada bangku taman khusus untuk anak-anak di kota surabaya. Tak jarang, bangku yang diperuntukan untuk anak-anak justru banyak digunakan oleh orang dewasa. Alhasil, banyak bangku yang bisa dikatakan keluar dari tujuan dan sasaran awal pembuatannya. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang didukung oleh beberapa data yang akan dianalisis untuk menilai dan memberikan beberapa paparan dari segi aspek konstruksi yang dijabarkan secara deskriptif. Disusul dengan metode pendekatan estetis yaitu pendekatan khusus yang menekankan pada aspek seni rupa dan desain dalam kaitannya dengan daya tarik aspek estetika dengan memberikan kesimpulan yang dapat dijadikan acuan dalam proses pembuatan bangku taman khususnya untuk anak-anak di masa depan, dan diharapkan mampu memberikan jawaban atas kesederhanaan bentuk dan kelemahan bahan yang terkandung dalam proses pembuatan kursi taman khusus untuk anak-anak secara efektif dan efisien yang berdampak pada biaya produksi.    

Sulastri; Heni Purwaningsih; Nurul Fajriyah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan Pre Eksperimental design dengan pendekatan One Group Pretest Posttest, Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu melahirkan spontan dan primipara yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar sebanyak 15 responden Prosedur pengambilan sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  non-probability dengan Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. 

Indah Hafizhah; Ikhwan Aldi Wardana; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Strategi yang dilakukan oleh guru dalam menentukan metode pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika salah satunya yaitu, dengan menggunakan metode quantum learning. Dengan metode ini guru dapat mencakup penanaman konsep matematika yang kreatif dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan sangat bervariasi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika menggunakan metode Quantum. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menyusun data yang terkumpul dari wawancara dengan reduksi data dan melakukan meta-analisis jurnal, melalui berbagai macam jurnal yang berhubungan dengan variabel penelitian dikumpulkan kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggunakan metode quantum learning dampaknya adalah adanya peningkatan belajar pada setiap siswa secara  garis besar, peningkatan yang terlihat adalah siswa lebih kritis, lebih berekspresi dan semangat ketika belajar, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan psikomotorik pada anak. Namun, menurut narasumber metode ini penerapannya masih 90% untuk saat ini kendala yang dihadapi hanya alokasi waktu Karena di sekolah tersebut sangat terbatas dan membutuhkan waktu lebih lama agar anak dapat mengeksplorasi lebih banyak tentang konsep matematika yang diajarkan. Dan guru selalu berupaya untuk menggali informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya agar dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Ramadhan Almadani; , Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Orang tua memiliki persepsi terhadap pembelajaran di masa Covid-19 oleh sebab itu munculnya internet pada pembelajaran membuat orang tua peserta didik mempunyai kekhawatiran tersendiri terhadap peranan internet dalam hasil belajar peserta didik. Maka dari itu pada penelitian di dalam jurnal ini peneliti mencoba menggali persepsi orang tua dengan metode wawancara dan pengumpulan data berupa dekripsi kualittatif dengan pendekatan induktif dan teknik analisa naratif. Persepsi yang didapat dengan adanya peran internet dalam hasil belajar peserta didik adalah bahwa banyak orang tua yang mengeluhkan hasil belajar peserta didik turun karena penyalahgunaan internet dan kurangnya pendampingan orang tua dalam proses belajar mengajar di rumah sebab banyak kendala yang di dapatkan dengan adanya penggunaan internet. Salah satu faktor kendala adalah tidak semua orang tua paham penggunaan internet, kurangnya kuota dan signal yang tidak memungkinkan sehingga banyak miscommunication antara pengajar dan peserta didik. Terlebih lagi banyak peserta didik yang malas untuk mengerjakan tugas rumah dan mengandalkan orang tua serta internet .

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.

Syafaruddin; randy; achmad

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Hakikatnya,  manusia  akan  memerlukan  fungsi  pengaturan  dalam  berbagai  aspek kehidupan,   termasuk   bermasyarakat   dan   bernegara.   Oleh   karenanya,   kehadiran pemerintahan  serta  pemerintah  menjadi  sesuatu  yang  urgen  bagi  proses  kehidupan manusia  termasuk  di  dalamnya  menyangkut  aspek  ketertiban  umum,  ketentraman masyarakat  yang  pada  kajian  selanjutnya,  merupakan  kebutuhan  dasar  hidup  yang harus  dipenuhi  terlebih  dahulu  sebelum  kebutuhan  dasar  lain  terpenuhi.  Aspek-aspek ini  kemudian  diatur  menjadi  kewenangan  Pemerintah  Daerah  yang  diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai perangkat yang ada di daerah. Di sisi lain, keterbukaan zaman dan percepatan di berbagai bidang membuat masyarakat yang  semakin  dinamis  dan  kritis  menginginkan  adanya  perbaikan  dan  peningkatan kualitas  pelayanan  terhadap  publik  termasuk  dalam  bidang  pemerintahan.  Satpol  PP dalam  kewenangannya  menyelenggarakan  tugas  dan  fungsi  yang  ada,  umumnya memiliki  citra  atau image yang  kurang  baik,  karena  selalu  diidentikan  dengan  aparat yang sewenang-wenang, arogan,  kasar, penindas, serta   sering dianggap lebih mengutamakan otot  dari pada otak ketika  melaksanakan  tugas  termasuk  kegiatan penertiban yang paling sering mengangkat citra dan kualitas Satpol PP ke publik.Oleh karenanya, dalam penelitian ini, didasarkan pada kajian konsep tentang betapa penting dan   strategisnya   fungsi   Satpol   PP   maka   perlu   juga   diimbangi   dengan   kualitas pelayanan  saat  bertugas,  secara  khusus  pada  penertiban  aset  pemerintah  daerah. Dengan metode penelitian kualitatif, didasarkan pada hasil wawancara, observasi dan dokumentasi di lapangan,  kualitas  dalam  penelitian  ini  didasarkan  pada  delapan  dimensi  kualitas menurut Garvin yaitu kinerja, fitur, keandalan, kesesuaian, daya tahan, service ability, estetika,dan persepsi kualitas, dan disimpulkan secara keseluruhan kualitas pelayanan Satpol PP (Provinsi   Sulawesi   selatan)   dalam   penertiban   aset   Pemerintah   Daerah Provinsi  Sul-sel sudah  cukup  baik  karena  sudah  sesuai  Standar  Operasional  Prosedur, namun  perlu  untuk  terus  dimaksimalkan  secara  kualitas  terlebih  yang  menyangkut beberapa  hal  dasar  di  antaranya  perihal  pengembangan  SDM  termasuk  standarisasi rekrutmen Satpol PP (dengan mayoritas Tenaga Harian Lepas/Honorer), Pelatihan dan Pendidikan, masalah kewenangan dalam pelaksanaan tugas, pengadaan sarana prasarana serta penganggaran yang masih perlu ditingkatkan.

Iik Suryati Azizah; Tini Utami; Sulida Erliyana

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Komunikasi pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan di KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak, sedikit terhambat karena tingkat kualitas sumber daya manusia karyawan yang belum maksimalDari latar belakang tersebut, maka permasalahan yang muncul adalah: Bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Sedangkan tujuannya untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung.  Berdasarkan perumiusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, maka bentuk dan strategi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi sudah dilakukan langkah-langkah simultan  terhadap seluruh komponen organisasi KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Tingkat efektifitas organisasi harus dimulai dari efektivitas individu, efektivitas kelompok dan secara komulatif akan terwujud efektifitas organisasi. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi juga perlu memperhatikan perkembangan usaha di luar koperasi. Dengan demikian wujud persaingan dunia usaha juga harus menjadi pertimbangan dalam rangka mempersiapkan organisasi dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan anggota.

Iin Ningsih

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

  Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi perencanaan dan program Penerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT ). Evaluasi dan pengawasan terhadap penyaluran dan pencairan dana program Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta tanggapan masyarakat terhadap program Bantuan Langsung Tunai tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, Penelitian ini adalah penelitian evaluatif atau ex post facto fokus penelitian ber subjek pada masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, Dengan Tekhnik pengumpulan data dengan metode wawancara dengan berpedoman dan dokumentasi. Dengan teknik  pengambilan sample adalah cluster  random sampling, dengan sample 6 Desa dan 20 orang masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai responden. Dengan teknik Wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Proses perekrutan terhadap penerima BLT  di Kecamatan Wonotunggal masih belum tepat sasaran karena dengan menggunakan metode yang kurang tepat, sehingga mengakibatkan beberapa warga masyarakat  salah sasaran, yang seharunya tidak menerima BLT jadi penerima BLT; (2) Pencairan serta penyaluran dana berjalan dengan terbuka, transparan dan lancar, dengan penerimaan sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per tiga bulan per warga ,asyarakat penerima;(3) Dalam pelaksanaan penyaluran BLT di Kecamatan Wonotunggal telah dilakukan pengawasan pada proses rekrutmen  maupun pencairan dana; (4) Respon dan tanggapan masyarakat sangat senang dan posistif  terhadap adanya program pelaksanaan BLT karena sangat membantu warga masyarakat yang ekonominya dibawah sejahtera.

Riska Chyntia Dewi; Suparno Suparno

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penyelenggaraan pelayanan publik merupakan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara atas barang, jasa, dan pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan kepada negara agar memenuhi kebutuhan dasar setiap warganya demi kesejahteraannya, sehingga efektivitas suatu sistem pemerintahan sangat ditentukan oleh baik buruknya penyelenggaraan pelayanan publik. Penyelenggara pelayanan publik di Indonesia adalah semua organ negara seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten, Kota). Dalam hal ini, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pun pada aliena ke-4 secara tegas menyatakan bahwa salah satu tujuan didirikan Negara Republik Indonesia adalah untuk memajukan kesejahteraan publik dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Faktor yang mempengaruhi tidak berjalannya pelayanan publik dengan baik yaitu: Masalah struktural birokrasi yang menyangkut penganggaran untuk pelayanan publik. Yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik adalah adanya kendala kultural di dalam birokrasi. Selain itu ada pula faktor dari perilaku aparat yang tidak mencerminkan perilaku melayani, dan sebaliknya cenderung menunjukkan perilaku ingin dilayani. Kondisi birokrasi Indonesia saat ini sudah tidak sesuai dengan tuntutan organisasional yang baru. Di Indonesia, birokrasi di departemen atau pemerintahan paling rendah, yang diutamakan adalah masukan dan proses, bukan hasil. Karenanya, yang selalu diperhatikan oleh para pelaku birokrasi adalah jangan sampai ada sisa pada akhir tahun buku.

Faradhina Azzahra; Enny Purwati Nurlaili; Jonathan Dharmaputra Ratisan

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PT Indo Java Rubber Planting Co. merupakan salah satu perusahaan yang  menghasilkan produk karet SIR3L dan SIR 10 yang memiliki pangsa pasar besar di Indonesia. Akan tetapi dalam melakukan proses produksinya, PT Indo Java Rubber Planting Co. perlu menyadari pentinya memperhatikan keselamatan para pekerjanya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko yang ada di area sortasi, pengeringan, danpengepresan PT Indo Java Rubber Planting Co., dengan menggunakan tools Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRAC). Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Studi Lapangan dengan melakukan pendaataan list risiko yang dapat timbul menggunakanJSA dan pengisian kuesioner severity dan likelihood di tiap list risiko oleh pekerja di area sortasi, pengeringan, dan pengepresan. Selain itu, pengambilan data juga dilakukan dengan melakukan wawancara.. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar risiko ada pada kategori low  sebesar  44%,  diikuti  kategori  medium  sebesar37%, kategori high sebesar 19%, dan kategori extreme yang tidak ada atau 0%. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan warna atau cat penanda, menggunakan sarung tangan, menggunakan sepatu boots karet, mengepel lantai, menggantung pisau, dan memberikan area khusus.  

Budi Hartoyo

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kekurangan gizi merupakan permasalahan serius, sekitar 30% penduduk dunia termasuk Indonesia, terutama anak-anak, berisiko menderita kekurangan gizi Zn. Kekurangan gizi Zn juga menjadi salah satu faktor kekerdilan (stunting) yang prevalensinya cukup besar dan merata di Indonesia. Demikian pula masalah anemia karena kekurangan asupan zat gizi mikro terutama zat besi. Beras adalah makanan pokok sebagian besar penduduk di Indonesia. Sebagai pangan utama, beras diketahui memiliki nilai gizi mikro yang tidak memadai sehingga berpotensi menimbulkan kekurangan gizi bagi konsumen. Biofortifikasi merupakan salah satu inovasi dalam meningkatkan mutu gizi beras. Keuntungan biofortifikasi antara lain : (1) dapat dikembangkan pada bahan makanan pokok, (2) lebih murah dan menguntungkan dari aspek budidaya karena benih yang sudah melalui proses fortifikasi akan terikut pada generasi selanjutnya, (3) bermanfaat bagi masyarakat konsumen rawan gizi. Kandungan mineral penting seperti Fe (besi) dan Zn (seng) pada beras dapat ditingkatkan melalui biofortifikasi menjadi beras kaya Fe atau Zn. Beras kaya gizi mineral hasil biofortifikasi dapat dimanfaatkan dan dikembangkan Pemerintah guna menanggulangi masalah gizi pada masyarakat, terutama dari golongan ekonomi lemah.

Aldira Lindawati; Evi Satispi; Izzatusholekha; Dalila Afif; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SD Islam As-salaf Tahfidzul Qur’an Serpong, Tangerang Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu belum adanya tenaga dibidang administrasi sekolah, keterbatasanya waktu, bukti fisik berupa dokumen yang letak nya tidak beraturan dan terkadang tidak adanya bukti berupa foto, fasilitas yang kurang memadai berupa printer, sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.

Dalila Afif; Evi Satispi; Izzatusholekha; Aldira Lindawati; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Adapun implementasi manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar berdasarkan hasil analisis penelitian, sudah terlaksana dengan baik yang ditandai dengan terlaksananya fungsi manajemen sumber daya manusia. seperti adanya perencanaan, pengembangan karir, peningkatan kompetensi yang baik dan dalam hal kompensasi yang sangat menyejahterakan pegawai. Walaupun dari segi rekrutmen belum sesuai dengan ketentuan yang diakibatkan oeh beberapa factor, salah satunya banyaknya jumlah peserta didik baru yang tidak dapat diprediksi setiap tahunnya namun sedikitnya jumlah pelamar saat pembukaan rekrutmen guru. Maka itu dalam proses rekrutmen, jika ada yang tidak sesuai ketentuan masih bisa diberi kesempatan. Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. 

Muhammad Maulana Akbar Sidiq

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

. Pekerjaan proyek konstruksi yang cukup besar dituntut untuk selesai dengan waktu yang terbatas. Hal ini tidak dapat dihindari lagi setelah pemanfaatan tenaga manusia dengan alat konvensional sudah tidak efisien. Penggunaan alat berat merupakan solusi yang tepat untuk menyeleseikan pekerjaan pada proyek yang sedang berlangsung. Sehingga alat berat merupakan alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan suatu proyek pembangunan seperti gedung, jembatan, bendungan, jalan dan lain-lain. Proses penelitian dimulai dengan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengatahui informasi dan data mengenai teori-teori yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang diperoleh dari literatur, jurnal, buku dan media cetak lainnya. Pada kasus analisis yang dilakukan di proyek pembangunan gedung fakultas teknologi informasi UII Yogyakarta, maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi alat berat yang direkomendasikan untuk pekerjaan galian dan timbunan pada proyek pembangunan Gedung Fakultas Teknologi Informasi UII yang paling efisien dari segi waktu dan biaya adalah alternatif 3 yang terdiri dari 3 unit excavator Komatsu PC300-8, 3 unit wheel loader WA380-3 dan 14 unit dump truck dengan kapasitas 7 m3. Pekerjaan ini dapat diselesaikan 100 % dengan waktu 488 jam (64 hari dengan perhitungan 7 jam kerja alat ) , dengan biaya total yang dibutuhkan Rp.589.783.400,00, dengan menggunakan alternatif 3 ini waktu pekerjaan dapat dipercepat selama 119,63 jam (-19,69 %) dan dapat menghemat biaya sebesar Rp.75.248.100,00 (-11,31 %) terhadap kondisi asli di lapangan.

Djuniarti Djuniarti

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk implementasi pada tahapan pemeriksaan tambahan oleh Kejaksaan pada kasus tindak pidana korupsi sebagai bagian dari proses prapenuntutan. Teknik pengumpulan data adalah melalui survey yaitu melakukan pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk implementasi pemeriksaan pada tahapan pemeriksaan tambahan oleh Kejaksaan pada kasus tindak pidana korupsi sebagai bagian dari proses pra penuntutan dalam perkara tindak pidana korupsi, yakni bahwa implementasi pemeriksaan tambahan sebagai bentuk kewenangan jaksa penuntut umum dalam tahapan prapenuntutan belumlah secara optimal dapat terealisasi. Hal ini dapat diamati dari adanya beberapa berkas perkara yang bolak balik dari pihak penyidik ke penuntut umum.