Publication Search

68,563 articles from 588 journals · 1,699 citations tracked

Showing 141-151 of 151

Analytics

Suci Rahmatul Adla; Siti Tiara Maulia

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Saat ini di dunia pendidikan terus mengalami berbagai perkembangan kurikulum, Hal ini dibuktikan dengan perubahan kurikulum 2013 kurikulum merdeka. Pada hal ini, kurikulum merdeka diartikan sebagai upaya pembaharuan pemebelajaran dengan kerangaka yang lebih mudah, materi yang disajikan lebih penting atau langsung pada inti, penegmbangan karakter, dan pengetahuan peserta didik. Pemerintahan menetapkan kebijakan implementasi kurikulum merdeka mulai tahun pelajaran 2022/2023 yang diresmikan pada keputusan menteri pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Menindaklanjutkan bentuk implementasi merdeka belajar, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memberikan keleluasaan kepada satuan Pendidikan untuk menentukan kuriklulum yang akan digunakan yaitu Kurikulum 2013 secara utuh, Kurikulum Darurat (Kurikulum 2013 yang disederhanakan) dan Kurikulum Merdeka.

Firmansyah, Firmansyah; Prasada, Erisa Ardika

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2023 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

This community service activity aims to assist partners in increasing the understanding of educators and education personnel of the Merdeka Belajar Curriculum and the Mover School Program. The method of implementing the service is in the form of educational activities in the form of counseling which was carried out on February 5-17, 2023 with an activity workflow of four stages, namely: planning stage, implementation stage, evaluation stage, and reporting stage. This activity has been completed by meeting the predetermined achievement targets. These achievements can be seen from the enthusiasm of the participants in participating in counseling activities and being active in question and answer activities and discussions. In reviewing the evaluation of activities, the implementation team considered that the implementation of this service activity could not be separated from the maximum support from partners through the preparation of facilities during the event and the enthusiasm of participants in participating in counseling activities. The inhibiting factors of the activity include: time constraints, participant attendance that is not optimal, and the remote location of partners, far from the city and in an internet blind spot.

Endang Swastuti; Emiliana Sri Pudjiarti; Honorata Ratnawati Dwi Putranti

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembelajaran di Kampus Merdeka menawarkan tantangan dan peluang untuk pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian dan kebutuhan baik mahasiswa maupun dosen, dengan menuntut kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan baru melalui kenyataan dan dinamika lapangan. Sebagai perwujudan dari Kriteria IKU ke 2 dan IKU ke 3 adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan antara dosen, mahasiswa dan mitra (masyarakat). Pengabdian masyarakat ini dilakukan di desa Susukan Kabupaten Semarang, yang penduduknya mayoritas sebagai petani. Sasaran Mitra adalah perempuan dan remaja Putri. Metode yang diberikan adalah dengan memanfaatkan pekarangan sempit menjadi lahan produktif dengan penanaman jahe merah. Pengabdian masyarakat dilakukan mulai proses dengan menyiapkan lahan dengan menggunakan polybag yang di dalamnya diberikan tanah yang telah diberikan pupuk. Proses pemeliharaan dengan memberikan pupuk non kimia (ramah lingkungan), dan selanjutnya pengolahan hasil panen jahe dengan diolah menjadi aneka produk. Pengabdian ini dilakukan secara bertahap selama tiga kali setiap hari minggu dari tanggal 7-21 Januari 2022. Melibatkan sepuluh dosen dan lima mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan tambahan penghasilan dan memanfaatkan pekarangan yang sempit menjadi lahan produktif, sehingga para perempuan tidak perlu bekerja di ladang Perempuan bisa bekerja di rumah dengan hasil tambahan.      

Dwi Putriana Naibaho

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang berorientasi kepada kebutuhan belajar peserta didik. Arti dari diferensiasi adalah proses belajar mengajar untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik dalam memahami materi pembelajaran berdasarkan karakteristik, kemampuan, minat, gaya belajar, dan kekuatan mereka sehingga sukses dalam proses pembelajarannya. Guru diharapkan mampu menanggapi atau merespon kebutuhan belajar tiap peserta didik, menciptakan lingkungan belajar, manajemen kelas yang efektif, dan penilaian berkelanjutan sesuai dengan profil belajar mereka. Dalam pembelajaran berdiferensiasi terdapat empat aspek yang dapat dikendalikan oleh guru yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan atau iklim pembelajaran di kelas. Guru dapat mengkategorikan kebutuhan belajar peserta didik berdasarkan tiga aspek yaitu kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik. Peserta didik akan menunjukkan kinerja yang lebih baik apabila penugasan yang diberikan guru sesuai dengan keterampilan dan pemahaman yang mereka miliki sebelumnya dan memicu keingintahuan atau hasrat dalam diri mereka serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja dengan cara yang mereka sukai.

Muhammad Rifki Mustofa; Lu’luil Maknun; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berbagai studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran (learning crisis) yang sangat cukup lama. Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa banyak dari anak-anak Indonesia yang sangat tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Temuan itu juga juga memperlihatkan kesenjangan pendidikan yang curam di antarwilayah dan sekelompok sosial di Indonesia. Kurikulum menentukan materi yang digunakan untuk diajarkan di kelas. Kurikulum juga sangat mempengaruhi terhadap kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Untuk itulah Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada guru yang mengajar kurikulum merdeka di SMP N 1 Tambakromo dan metode observasi secara langsung saat kegiatan pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka. Kurikulum sendiri perlu berbubah agar relevan dengan perkembangan zaman saat ini dan dapat memenuhi kebutuhan belajar murid agar tercipta generasi mendatang yang cemerlang

Malikhatun Nafi’ah; Ana Naila Miftahuz Zahro; Heni kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus merupakan pondok pesantren yang memiliki konsep dengan memfokuskan terhadap Tahfidzul Qur’an, hal yang menjadi permasalahan di dalam program Tahfidz Al-Qur’an tersebut adalah dalam proses pembelajaran, terlihat dari belum sesuai metode yang digunakan dalam manajemen pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui latar belakang Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, faktor pendukung dan penghambat, serta hasil yang di capai dalam strategi pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif-kualitatif yang digunakan melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini di peroleh kesimpulan bahwa, pondok pesantren MA Ma’ahid Kudus merupakan Boarding School yang berbasis pada program tahfidzul Qur’an. Perencanaan dilakukan dengan empat tahapan seleksi, pengorganisasian dengan menentukan tugas dan mekanisme dalam proses pembelajaran, pelaksanaan ditandai dengan adanyan proses belajar mengajar, pengawasan dengan melakukan pemantauan melihat buku setoran santri dan mengabsen santri, dan Keberhasilan yang diraih Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus dapat dilihat dari hasil prestasi dengan mengikuti perlombaan Tahfidz Al-Qur’an berbagai tingkatan dan kejuaraan.

Faridah Faridah

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan kontribusi komite sekolah meningkatkan mutu pendidikan di era merdeka belajar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 12 Rambutan . Alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan kajian pustaka. Analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil analisis dalam penelitian ini menyatakan bahwa di era merdeka belajar, komite sekolah memiliki peran mengontrol sekolah menjalankan Asesmen Kompetensi dan pelaksanaan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi, membenahi sarana dan prasarana, menjalin hubungan antara sekolah dengan masyarakat, serta mendorong untuk meningkatkan kualitas sumber daya sekolah.. Peran komite Sekolah berdampak terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 12 Rambutan  di era merdeka.

Cici Ariyanti; Ghulam Maulana Ilman

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag Suranaya dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.  Program tersebut merupakan kegiatan pertukaran pelajar dalam rangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperluas pengalaman mahasiswa agar dapat merasakan pembelajaran  akademik yang berbeda dengan mengikuti proses pembelajaran dikampus lain. Penelitian ini ditujukan untuk melakukan analisis terhadap keberhasilan program pertukaran mahasiswa serta merekomendasikan upaya perbaikan sebagai evaluasi dari program yang diselenggarakan. Tujuan adanya perjanjian kerjasama ini yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan mensinergikan potensi sumber daya yang dimiliki oleh para pihak dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja terkait dengan tugas pokok dan fungsi para pihak. Selanjutnya ruang lingkup kerjasama ini meliputi pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dosen tamu, seminar atau konferensi bersama, publikasi artikel, pengembangan kurikulum, penerbitan buku dan akreditasi.Beberapa hal yang keterkaitan Pengaruhnya terhadap kedua program studi. Hasil Penelitian Keberhasilan Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.

Titi Anjarini; Suyoto Suyoto

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Seluruh daerah Indonesia mengalami dampak dari covid-19 di semua sektor terutama sektor pendidikan. Pada saat ini telah memasuki pembelajaran pasca covid-19 yaitu new normal, yang memasuki pada pembelajaran secara tatap muka atau nomal serta tetap memadukannya dengan pembelajaran virtual / daring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Penerapan Blended Learning, memiliki lima kunci proses, antara lain: Live-Event yakni mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan jadwal pembelajaran luring dengan daring. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan pendidik agar peser terbiasa  dengan pembelajaran tatap muka dan tatap maya. Pendidik dapat mengemas dengan 2 cara  yaitu daring dan luring belum pendidik terlatih dalam menciptakan model pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara tatap muka secara langsung dan tatap muka maya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan dan angket. Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari. Hasil angket sebelum dilakukan pealtihan menunjukkan bahwa pemahaman peserta masih sangat kurang, sedangkan hasil angket setelah dilakukannya pelatihan menunjukkan pemahaman peserta sangat baik selama pelatihan. Dampak pelatihan ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peserta yaitu 1) Pendidik dapat mengemas pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara daring dan luring, 2) Pendidik menjadi terbiasa menerapkan model pembelajaran daring dan luring dengan baik.

Risan, Rahmad; G, Hasriani; Eka Patria Ningsih; Nafila, Nafila; Andini Indahyani +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Implementasi Kampus Mengajar ini bertujuan bagi mahasiswa untuk menjadi partner guru dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi pembelajaran. Selanjutnya program ini dapat menjadi sarana aktualisasi dan kepedulian mahasiswa untuk berkontribusi pada pendidikan bangsa sekaligus memberi inspirasi nyata siswa di SD dan SMP. Metode pelaksanaan ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu: pembekalan, penugasan, observasi, perumusan rancangan kegiatan, implementasi kegiatan serta evaluasi kegiatan. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah Guru merasa terbantu dengan kehadiran para mahasiswa dalam upaya mendampingi siswa-siswa dalam belajar setelah terdampak Covid 19. Dan selanjutnya bagi siswa di sekolah, mereka mendapatkan perhatian dan pendampingan khusus dalam belajar yang dapat membuat mereka nyaman dan merasa bersemangat dalam belajar. Para siswa juga mendapatkan inspirasi dan motivasi untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.