Publication Search

64,628 articles from 531 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1401-1420 of 1,500

Analytics

Olivia, Sindika Galuh Candra; Suseno, Y Djoko; Sriwidodo, Untung

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PD. BPR BKK BOYOLALI Sindika Galuh Candra Olivia 1) Y Djoko Suseno 2) Untung Sriwidodo 3) 1,2,3)Program Magister Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta. e mail: 1)olivia@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir dan kompensasi terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening, dilaksanakan di PD BPR BKK Boyolali dengan Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali sebanyak 194 orang, adapun berdasarkan perhitungan diperoleh 140 karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster sampling (area sampling). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir, kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention pada karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Kata kunci: pengembangan karir, kompensasi, turnover intention, kepuasan kerja

Dahlia, Dahlia; Doyoharjo, Anggo

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

ABSTRACTThis community service activity entitled "Socialization of Law No.13 of 1998 concerning the Welfare of the Elderly" aims to increase awareness of the importance of improving the welfare of the community in the elderly, so that the elderly can achieve increased welfare. This community service activity should be of benefit to various parties, including contributing to more awareness and improvement of the welfare of the elderly, especially in the city of Surakarta. It is the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, especially the third Dharma, and the results can be used as input to LPPM and as a support for other Tri Dharma activities, namely Education and Research. This community service was carried out on-line using the windows-teams facility with about 35 participants. The implementation was carried out by means of webinars using windows-teams due to restrictions on human meetings as a result of the Covid-19 pandemic. Keynote : socialization, welfare, elderly. ABSTRACTKegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Sosialisasi Undang-Undang No.13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut  Usia” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya peningkatan kesejahteran masyarakat pada kelompok lanjut usia, sehingga para lanjut usia nantinya dapat tercapai peningkatan  kesejahteraannya. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya bermanfaat kepada berbagai pihak, antara lain memberikan kontribusi untuk lebih menumbuhkan kesadaran dan peningkatan kesejahteraan para lanjut usia, terutama di kota Surakarta.  Merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma ketiga, dan hasilnya dapat menjadi masukan kepada LPPM dan sebagai pendukung kegiatan Tri dharma lainnya yaitu Pendidikan dan Penelitian. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara on-line dengan menggunakan sarana windows-teams dengan peserta sekitar 35 orang. Pelaksanaan dilakukan dengan cara webinar menggunakan  windows-teams karena adanya   pembatasan pertemuan antar manusia sebagai akibat pandemic covid 19. Kata kunci: sosialisasi, kesejahteraan, lanjut usia

Soegiarto, Asep; Rizki, Menati Fajar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

AbstractCikiwul is a village located in Bantargebang district. Where the Bantargebang location is a final waste collection site which is the main disposal site for around 6,500 tons of waste per day from all over Jakarta. Plastic bag waste is a serious enemy for environmental sustainability. The difficulty in breaking down makes plastic waste need proper handling so that it does not accumulate. One way is to do an ecobrick. Ecobrik is a plastic waste management method that is very easy for everyone to do and has a very high impact on environmental conservation. We do community service by disseminating the benefits of ecobricks, as well as providing training on how to do ecobricks together with Cikiwul residents. Training using the zoom platform, adapting to current conditions, activities are carried out by discussing and providing training videos on how to make ecobricks. It is hoped that this activity can reduce plastic waste, which its usefulness can be maximized into new objects that have useful values.AbstrakCikiwul merupakan salah satu kelurahan yang berada pada kecamatan Bantargebang. Di mana lokasi Bantargebang merupakan tempat penampungan sampah akhir yang menjadi tempat utama pembuangan sekitar 6.500 ton sampah per hari dari seluruh wilayah Jakarta. Sampah kantong plastik menjadi musuh serius bagi kelestarian lingkungan hidup. Kesulitan dalam terurai, menjadikan sampah plastik perlu penanganan yang tepat agar tidak semakin menumpuk. Salah satu caranya adalah dengan melakukan ecobrick. Ecobrik merupakan metode pengelolaan sampah plastik yang sangat mudah dilakukan setiap orang dan sangat tinggi pengaruhnya bagi pelestarian lingkungan. Pengabdian masyarakat yang kami lakukan dengan mensosialisasikan manfaat ecobrick, serta memberi pelatihan cara melakukan ecobrick bersama dengan warga Cikiwul. Pelatihan menggunakan platform zoom, menyesuaikan dengan keadaan saat ini, kegiatan dilakukan dengan berdiskusi dan memberikan video pelatihan cara pembuatan ecobrick. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mengurangi sampah plastik, yang dimaksimalkan kegunaannya menjadi benda baru yang memiliki nilai guna.Â

Ferdinand Sitinjak; Tonahati Tonahati; Nathan Houn

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Masalah lingkungan hidup merupakan masalah yang dihadapi oleh dunia saat ini, apakah itu pencemaran air, sampah ataupun udara, semuanya itu sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia. Ketika Allah menciptakan langit, bumi dan manusia serta segala isinya, Ia berkata, “sungguh amat baik.” Kemudian Allah berhenti pada hari yang ke-tujuh dan memberkati hari perhentian-Nya tetapi belum ada semak apapun di bumi, sebab Allah belum menurunkan hujan dan belum ada manusia untuk mengusahakan tanah itu. Selanjutnya Allah membuat taman Eden dan menempatkan manusia yaitu Adam yang dibentuk-Nya dari tanah. Kepada Adam Dia memberi perintah untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Dalam perjalanan kehidupan Adam, Allah memberikan kepadanya Hawa, yang diciptakan-Nya untuk menjadi  penolong yang sepadan bagi  Adam dalam tugas memelihara dan mengusahakan taman itu. Tetapi oleh karena dosa, mereka mengabaikan perintah Tuhan ini bahkan mengksplorasi untuk  mengambil manfaat dari bumi diatas maupun isi yang didalamnya untuk perkembangan kehidupan dan kreasi pikiran manusia. Dituliskan didalam kitab Kejadian 4:21-22 tentang keturunan Adam yang mulai mengeksplorasi bumi untuk mengambil mineral dari dalamnya, “Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling. Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi.”  Dosa telah membuat hati manusia mengeras sehingga muncul sifat egoistik untuk memuaskan dirinya sendiri dengan menjarah bumi dengan segala isinya. Sehingga benar apa yang dituliskan dalam kitab Yesaya 24:4-6 .. “Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama. Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, merubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi dan penduduknya akan mendapat hukuman; sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap

Irma M. Yahya; Kristine Dareda; Jazzy Soebagio

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Penerapan EWS yang baik diharapkan akan terjadi penurunan mortalitas, penurunan angka kejadian code blue, peningkatan admisi HCU, penurunan admisi ICU, dan penurunan length of stay pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan penerapan sistem National Early Warning Score (NEWS) denganpenilaianmortalitas pasien di Intalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK.II Robert Wolter Monginsidi Manado. Metode penelitian ini menggunakan Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variable independen dan dependen diteliti secara bersamaan. Sampel responden sebanyak 20 orang dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Di analisa dengan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian menunjukan ada penerapan sistem National Early Warning Score (NEWS) dengan penilaian mortalitas pasien di Intalasi GawatDarurat Rumah Sakit TK.II Robert Wolter Monginsidi Manado dengan nilai ? < ? atau 0,031 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan penerapan NEWS dengan penilaian mortalitas pasien di instalasi gawat darurat Rumah Sakit TK.II Robert Wolter Monginsidi Manado. Saran penelitian ini diharapkan pihak Rumah Sakit dapat meningkatkan penerapan NEWS sehingga dapat meningkatkan mortalitas pasien.

Edi Parayogo

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis adanya pengaruh positif dan signifikan Kualitas Pelayanan secara parsial dan bersama sama terhadap Kepuasan tamu di Hotel Citra Alam DemakPopulasi dalam penelitian ini adalah para  tamu yang datang dan menginap di Hotel , yang berjumlah 984 orang. Sampel yang digunakan adalah dengan dengan mengambil 10 % dari populasi sehingga jumlah sampel penelitian dan diperoleh sebanyak 39 responden. Alat analisa yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan bersama – sama ada pengaruh positif dan signifikan Dimensi kualitas Pelayanan Front Office Terhadap Kepuasan tamu di  dimensi empaty merupakan  Dimensi  yang paling berpengaruh  terhadap  Kepuasan  Tamu  di Hotel Citra Alam Demak.

Fanny Magdalena Sinega

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas, dan lokasi terhadap kepuasan tamu pada Villa Camp David Wonolopo Semarang. Populasi adalah tamu yang menginap di Villa Camp David Wonolopo Semarang dengan rata-rata 80 orang/bulan, dengan jumlah sampel sebesar 80 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus, yaitu 100% dari jumlah populasi tamu yang menginap di Villa Camp David Wonolopo Semarang dalam satu bulan. Analisis ini mencakup validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan F, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan (X1) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu, fasilitas (X2) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu, lokasi (X3) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu. Berdasarkan Uji F , kualitas pelayanan, fasilitas, dan lokasi berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap kepuasan tamu di Villa Camp David Wonolopo Semarang. Berdasarkan Uji Regresi Berganda, dari ketiga nilai koefisien regresi variabel independen ( kualitas pelayanan, fasilitas , dan lokasi) yang paling berpengaruh terhadap variabel dependen (kepuasan tamu) adalah variabel lokasi yaitu sebesar 0,476.

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Handini, Oktiana; Mustofa, Mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyampaian paparan materi  Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan  menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta. Pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan guru, kepala sekolah dan perwakilan orang tua peserta didik yang tergabung dalam komite sekolah secara bersama-sama dalam acara paparan materi dan tanya jawab interaktif hingga pada level penguasaan guru SD Kestalan Surakarta tentang Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik. Dengan Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta ini dimaksudkan agar mampu menumbuhkan atensi peserta didik, interaktif, komunikatif dan suasana yang menyenangkan dalam proses pembelajaran tematik Integratif di kelas. Sehingga dengan kondisi yang nyaman dan menyenangkan ini prestasi belajar peserta didik meningkat. Dengan meningkatnya prestasi belajar peserta didik secara otomatis akan meningkat pula peringkat sekolah tersebut. Sehingga terjalin hubungan harmonis antara guru dengan peserta didik dan guru dengan orang tua peserta didik dalam hal pendidikan dan tumbuh kembang peserta didik menuju generasi emas. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru di SD Kestalan Surakarta, sejumlah  30 peserta yang terdiri dari  guru ,Kepala Sekolah beserta orang tua peserta didik sebagai perwakilan Komite Sekolah. Pelaksanaan pada hari Senin 15 Juli 2019 di ruang kelas SD Kestalan Surakarta dengan pola waktu pelaksanaan selama 6 jam, mulai pukul 8.00 wib hingga pukul 15.00 wib.  Luaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1). Memberikan dasar ilmiah bagi guru Sekolah Dasar dalam memahami hakikat komunikasi Antar Pribadi dalam pendidikan guna mendukung kelancaran proses pembelajaran. (2). Memberikan kejelasan secara teoritis dan pemahaman yang lebih baik tentang belajar, obyek belajar serta situasi dan kondisi belajar di Sekolah Dasar.(3). Memberikan kontribusi pemikiran bagi pengelola pendidikan dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar melalui komunikasi antar pribadi dalam pendidikan. (4). Menjalin hubungan komunikasi antara guru dari pihak sekol;ah dan orangtua peserta didik di  Sekolah Dasar agar terbentuk komunikasi integratif dalam pendidikan. Selanjutnya hasil pengabdian kepada masyarakat ini dipresentasikan dalam Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyrakat dan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi dan ber ISSN.   Kata Kunci :   Komunikasi Antar Pribadi   Â

widarno, bambang; Kurniawanto, Hudi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Koperasi perlu menerapkan akuntabilitas secara tertib dan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip koperasi dan pembukuan yang baik agar mendapat kepercayaan dari Anggota. Akuntabilitas meliputi aspek: organisasi dan manajemen, usaha dan pelayanan kepada anggota, dan keuangan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan Tim Pengabdian Universitas Slamet Riyadi bertujuan untuk membekali Anggota dan Pengelola Koperasi Maju Utama. Jumlah peserta 18 orang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Oktober 2019 bertempat di Komplek Masjid H. Inoe, Potrojayan RT 02 RW 06 Serengan, Surakarta. Acara yang berlangsung mulai jam 19.30 – 21.30 WIB, dibuka oleh Ketua Pengurus, acara sosialisasi dengan metode pembelajaran berupa ceramah, diskusi, studi kasus atau Problem Based Learning. Peserta diberi soal pre test dan post test sebagai bahan evaluasi. Hasil pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan nilai (skor) dari rata-rata 4,22 menjadi 8,06 sehingga dapat dikatakan bahwa dari yang sebelumnya kurang paham menjadi paham perkoperasian. Peserta cukup antusias, hal ini terlihat dari jumlah peserta yang merespon penjelasan narasumber ada sebanyak 5 orang. Materi sosialisasi pertama oleh Dr. Hudi Kurniawanto, SE, MM. tentang prinsip perkoperasian, dan kedua workshop tentang Pembukuan Koperasi oleh Bambang Widarno, SE., MM..

Hanik, Nur Rokhimah; Harsono, Sri

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah; 1. Untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran komparatif yang diintegrasikan dengan pendekatan kolaboratif pada mata kuliah Anatomi Tumbuhan ditinjau dari kemampuan analisis mahasiswa. 2. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa setelah setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian eksperimental. Subyek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa semester II regular program studi pendidikan Biologi FKIP Univet Bantara Sukoharjo angkatan 2017/2018 sebanyak 12 orang.Waktu penelitian mulai bulan April sampai Juli 2018. Hasil belajar (kemampuan Analisis) yang diukur adalah hasil pre test dan pos-tes setelah selesai proses pembelajaran dengan pendekatan kolaboratif yang berbasis komparatif. Tehnik pengumpulan data dengan test dan analisis data dengan Uji Mann Whetney. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa;  1. Model pembelajaran Komparasi yang diintegrasikan dengan pendekatan kolaboratif pada mata kuliah Anatomi Tumbuhan sangat efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa 2.  Model pembelajaran Komparasi yang diintegrasikan dengan pendekatan  kolaboratif  pada  mata  kuliah  Anatomi Tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar (kemampuan analisis) mahasiswa secara signifikan dari rata-rata 63,08 menjadi 85,77

Agusta Dicky Ferlanda; Astari Wulandari; I Wayan Andhika Widiantara

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Olahraga merupakan kegiatan yang di lakukan oleh manusia untuk menjaga kebugaran tubuh. Olahraga juga dijadikan ajang kompetisi didunia dengan berbagai cabang olahraga yang dilakukan secara individu dan olahraga yang memerlukan kekompakan kelompok. Salah satu olah raga yang membutuhkan kerja kelompok adalah cabang olahraga bola basket. Bola basket dimainkan oleh dua kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari lima orang pemain, yang memiliki posisi dan peran masing-masing. Dalam pertandingan bola basket dimainkan dalam waktu 4 x 10 menit dalam aturan Federasi Bola Basket Internasional. Bola basket di Semarang saat ini juga makin berkembang pesat seperti halnya olahraga sepakbola, banyak lapangan bola basket di tiap sekolahan negeri maupun swasta, di taman kota maupun di taman kawasan permukiman bahkan ada beberapa kelurahan yang terdapat lapangan bola basket. Namun itu semua merupakan lapangan outdoor yang fasilitasnya kurang memadahi. Di Semarang juga terdapat beberapa lapangan bola basket indoor namun fasilitasnya kurang lengkap seperti kapasitas penonton sedikit dan fasilitas penunjang lainnya. Perancangan bangunan Semarang Basketball Center merupakan bangunan Gedung olahraga yang digunakan untuk menggelar pertandingan dan pelatihan olahraga Bola Basket dan terdapat area bisnis berupa foodcourd, cafe dan sportstore yang bertemakan Basketball. Bangunan Semarang Basketball Center terdapat tiga bagian lapangan yaitu lapangan pertandingan, latihan indoor dan outdoor.

Nurin Aji Permana; Astari Wulandari; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Pemadam kebakaran (BRANDWEER) adalah orang atau pasukan yang bertugas memadamkan kebakaran, melakukan penyelamatan, dan menanggulangi musibah atau bencana alam lainya. Dinas Pemadam Kebakaran dalam sejarah Kota Semarang sama tuanya dengan sejarah Pemerintahan Kota Semarang. Dengan perkembangan masyarakat dan pertumbuhan pembangunan menuntut adanya peran pemerintah dalam mengelola Unit Pemadam Kebakaran ini. Tapi banyak juga masyarakat yang meremehkan petugas damkar ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang ikut campur saat petugas sedang bertugas. Mulai dari perebutan selang penyemprot dan pemukulan terhadap petugas yang dikira melarikan diri saat bertugas. Markas Besar Pemadam Kebakaran Di Semarang merupakan tempat akomodasi pelatihan pasukan pemadam yang mewadahi pelatihan anggota yang memiliki penempatan wilayah dinas di Jawa Tengah. Tujuan bangunan ini adalah sebagai contoh standarisasi keamanan bencana kebakaran yang harus di terapkan di semua bangunan selain itu, Markas besar juga sebagai tempat pelatihan anggota pemadam se Jawa Tengah. Dikarenakan bangunan markas besar pemadam kebakaran sangat di pentingkan di segi sirkulasi aktivitas maka langgam arsitektur yang digunakan adalah arsitektur modern, arsitektur modern merupakan gaya arsitektur statis yang berkembang pada masa pra-industrial sebagai bentuk dari revolusi dari gaya arsitektur tradisional. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Lambacing, Musakkarul Mu'minim; Ferdiansyah, Ferdiansyah

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Dimasa pandemi COVID-19 saat ini diberlakukanlah peraturan di mana setiap orang wajib menggunakan masker dan melakukan physical distancing pada saat keluar rumah di Jakarta. Ini merupakan salah satu kebiasaan baru yang akan dibiasakan ke masyarakat oleh pemerintah. Pada lingkungan perusahaan yang sudah mulai beroperasi 50%, juga mewajibkan karyawannya menggunakan masker dan physical distancing saat di kantor. Agar kebiasaan disiplin menggunakan masker di tempat umum ini dapat berjalan dengan baik, maka dibuatlah New Normal COVID-19 Masker Detektor dengan Notifikasi Telegram berbasis Internet Of Things ini agar lingkungan seperti perusahaan dapat mendisiplinkan karyawannya untuk menggunakan masker sebelum masuk ke kantor. Sistem ini dibuat menggunakan Raspberry Pi sebagai otak utamanya, dengan menambahkan modul kamera dan juga sensor PIR, yang akan mendeteksi apakah orang tersebut menggunakan masker atau tidak. Kemudian akan dikirimkan pesan notifikasi telegram kepada keamanan setempat agar orang tersebut diperbolehkan masuk ke kantor jika sudah menggunakan masker. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan merumuskan masalah yang ada,kemudian merumuskan tujuan penelitian, melakukan studi literatur, melakukan perancangan sistem dan melakukan pengujian sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat mendeteksi orang yang menggunakan masker dan notifikasi dapat dikirimkan ke keamanan melalui aplikasi telegram dengan baik.

Roy Try Putra; Bayu Rilo Pandoyo

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan dan partisipasi fasilitas olahraga di Stadion Yosonegoro, Kabupaten Magetan. Jenis penelitian yang dilakukan ialah penelitian pendekatan deskirptif kualitatif. Subyek yang diteliti adalah responden masyarakat yang beraktivitas olahraga di stadion Yosonegoro, Kabupaten Magetan sebanyak 50 orang. Metode: Teknik dalam pengumpulan setiap data menggunakan angket untuk mengetahui informasi. Penggunaaan teknik analisis data yang dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Penelitian ini menggambarkan atau memaparkan dampak pemanfaatan fasilitas olahraga, partisipasi masyarakat dalam berolahraga di Stadion Yosonegoro, Kabupaten Magetan. Hasil: Mengacu pada penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil berikut ini: hasil penelitian ini menerangkan pemanfaatan fasilitas olahraga Distadion Yosonegoro Kabupaten Magetan kategori sangat tinggi persentase 0% sebanyak 0 orang, dengan kategori tinggi persentase 10% sebanyak 5 orang, dengan kategori rendah persentase 18% sebanyak 9 orang, dengan kategori sangat rendah persentase 74% sebanyak 38 orang. Adapaun partisipasi untuk beraktivitas olahraga di Stadion Yosonegoro Kabupaten Magetan hasilnya ialah kategori sangat tinggi persentase 0% sebanyak 0 orang, kategori tinggi persentase 0% sebanyak 0 orang, kategori rendah persentase 15% sebanyak 15 orang,  kategori sangat rendah persentase 70% sebanyak 35 orang. Simpulan: Perlu adanya program yang kreatif untuk memasyarakatkan olahraga secara kontinue agar masyarakat termotivasi dan berpartisipasi pada kegiatan olahraga sesuai dengan fasilitas olahraga yang disediakan oleh pemerintah kabupaten.    

Ibrahim Paneo; Firmawati Firmawati; Muhlis Tahir; Nofiyanto Nofiyanto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kinerja seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sistem perusahaan dalam hal ini pendapatan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kinerja dengan tingkat pendapatan perawat honorer di RSUD Toto Kabila.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perawat honorer di RSUD Toto Kabila yang berjumlah 87 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 87 orang perawat honorer terdapat 11 orang perawat honorer yang memiliki kinerja kurang dengan pendapatan yang sudah sesuai berjumlah 7 orang (64%) dan terdapat 76 orang perawat yang memiliki kinerja baik  dengan pendapatan yang sudah sesuai. Hasil analisa chi square menunjukkan bahwa nilai chi square sebesar 8,129 dengan tingkat signifikan sebesar 0.004 yang lebih kecil dari ? = 0.05 artinya bahwa terdapat hubungan antara kinerja dengan tingkat pendapatan perawat honorer di RSUD Toto Kabila. Saran dari penelitian ini yakni bagi perawat honorer dapat meningkatkan kinerja yang sudah baik dan bagi manajemen RSUD Toto dapat memperhatikan kinerja perawat dan memberikan beban kerja yang sesuai dengan pendapatan yang diterimakan.

Wiwi Piola; Andi Nur Aina Sudirman; Sri Devi Padang; Ananda Rizki

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan bentuk penyakit tidak menular, penyakit ini tergolong penyakit yang menahun tidak dapat disembuhkan akan tetapi dapat dicegah tingkat keparahannya, pencegahan keparahan penyakit ini berasal dari dalam diri penderita dan keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tugas kesehatan keluarga dengan kejadian hipertensi.Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 31 orang, penentuan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden mengalami hipertensi kategori sedang dengan tugas kesehatan keluarga kurang, analisis data uji chi square hitung > chi square tabel (14,280 > 0,3550) atau  p=0.006 < 0.05. Kesimpulan pada penelitian ini Ha diterima yang berarti terdapat hubugan tugas kesehatan keluarga dengan kejadian hipertensi di Desa Timbuolo Tengah Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango. Saran untuk keluarga agar melaksanakan tugas kesehatan keluarga yaitu mengenal masalah kesehatan, membuat keputusan tindakan kesehatan yang tepat, merawat keluarga yang sakit, memberihkan lingkungan rumah dan menggunakan fasilitas kesehatan untuk pengobatan.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kebijakan sistem zonasi dalam perspektif Masyarakat Pendidikan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Perspektif yang diangkat ialah perspektif masyarakat pendidikaan, meliputi pendidik dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan perspektif masyarakat tentang zonasi meliputi; perspektif   positif   yaitu   Sistem   zonasi   memudahkan   akses   laya nan   pendidikan, memeratakan kualitas sekolah, dan perspektif negatif yaitu system zonasi akan menurunkan kualitas sekolah, serta membatasi siswa dalam memilih sekolah, sehingga sistem zonasi berdampak pada motivasi belajar siswa.

Widhoyoko, Yudhistoro Pandu; Sutikno, Arif; Daryono, Daryono

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk peningkatan kemampuan mengidentifikasikan kebenaran suatu informasi menggunakan Model Literasi Informasi Tujuh Pilar agar menjadi tahu cara mengetahui sumber informasi yang benar, mampu meliterasi informasi, mampu mengorganisir, menerapkan, dan mengkomunikasikan informasi ke orang lain dengan cara sesuai situasi, dan mampu membandingkan dan mengevaluasi dari mana sumber informasi yang diperoleh. Pengabdian ini dilaksanakan di Purbayan, Baki, Sukoharjo pada Kelompok Pengajian Ibu-Ibu Baitul Maqmur Purbayan-Baki SukoharjoKelompok Pengajian Ibu-Ibu Perum Graha Kencana Purbayan-Baki Sukoharjo. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi ibu-ibu anggota pengajian yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Diperoleh hasil bahwa seluruh peserta dalam memahami cara membedakan berita bohong dan dan tidak menggunakan literasi tujuh pillar. Kata Kunci: Kemampuan Identifikasi, Peningkatan kemampuan mengidentifikasi, Berita Hoax, Literasi Informasi, Model Tujuh Pilar.

Mellynia, Rizki; Trisiana, Anita; Viyani, Nike Nur; Safitri, Fidia; Handayani, Nita Tri +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penyakit coronavirus 2019 yang dikenal dengan nama COVID-19 melambangkan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu macam korona virus. Penyakit ini  menyebabkan wabah corona virus 2019–2020. Penderita COVID-19 akan merasakan gejala seperti panas, batuk kering, dan kesusahan bernapas. Sakit tenggorokan, flu, atau bersin-bersin makin renggang dijumpai.Pada pengidap yang paling sedikit, penyakit ini bisa berakhir pada pneunomia dan kegagalan multiorgan.Pencegahan agar tidak tertular korona virus ini kita dapat membersihkan tangan, etika batuk, menjahui komunikasi jarak dekat kepada orang sakit. Penyembuhan dapat dilakukan dengan pengobatan simtomatik dan suportif.Tujuan penelitian untuk mengetahui gejala apa saja yang terjadi, cara pencegahan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, yang merupakan penelitian deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dan pengembangan yang berdasarkan fakta yang memberikan gambaran umum tentang pembahasan. Hasil penelitian memberikan informasi tentang covid 19 kepada masyarakat, melakukan berbagai pencegahan agar tidak tertular penyakit tersebut dan menerapkan pola hidup sehat. Dalam persfektif Pendidikan Kewarganegaraan, hidup sehat merupakan salah satu jaminan konstitusi, yang merupakan bagian dari hak, maupun kewajiban warga negara.