Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 121-138 of 138

Analytics

RITONGA, ZON SAROHA

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Salah satu indikator kesuksesan penerapan MBS di sekolah dilihat dari aspek peran serta masyarakat. Peran serta masyarakat khususnya orang tua siswa dalam penyelenggaraan pendidikan selama ini masih minim. Partisipasi masyarakat selama ini pada umumnya sebatas pada dukungan dana, sementara dukungan lain seperti pemikiran, moral, dan bidang barang atau jasa kurang diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan implementasi manajemen berbasis sekolah, factor yang mendukung serta penghambat dalam implementasi manajemen berbasis sekolah di Kecamatan Pantai Labu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan dokumen. Hasil penelitian ini mengungkapkan temuan bahwa peran serta masyarakat dalam implementasi manajemen berbasis sekolah masih minim, kurangnya pemahaman kepala sekolah tentang batasan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sekolah merupakan paktor dominan. Keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari komite sekolah masih sebatas formalitas untuk melengkapi struktur sekolah.

Hendra

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dan aktivitas siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT  di kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 (dua) siklus. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah instrumen 1 tentang tes hasil belajar siswa dan instrumen 2 tentang aktivitas siswa. Hasil tes awal menunjukkan nilai rata-rata kemampuan awal siswa adalah  33,3 dan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terjadi peningkatan pada Siklus I hasil belajar siswa adalah 66,7 dan pada Siklius II menjadi 86,7.Berdasarkan hasil observasi  aktivitas belajar siswa pada Siklus I  adalah 60,85% dan pada Siklus II menjadi 93,35%. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperartif Tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa MAS PP Darul Qur’an T.P. 2019/2020.

A, Dahniar

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan pembelajaran memahami materi rangkaian listrik melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon tahun pelajaran 2018/2019. Setiap siklus dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.  Data penelitian diperoleh dalam bentuk data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan catatan lapangan. Selanjutnya, data kuantitatif diperoleh melalui tes unjuk kerja dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran memahami rangkaian listrik dapat meningkat.

M. Harry Mulya Zein; Sisca Septiani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to examine the quality of public services in Pusakajaya District, Subang Regency, focusing on citizens' basic needs and civil rights. This study used qualitative and descriptive methods, with data collected through interviews and observations. Data analysis is done through data reduction, presentation, and conclusions. The results showed that the quality of service at the Pusakajaya sub-district office was not satisfactory, mainly due to limited physical infrastructure and service facilities, such as the absence of a comfortable waiting room, inadequate service room, and lack of air conditioning facilities. Despite these barriers, service processes generally conform to existing standards. Supporting factors for service quality are employee work motivation while inhibiting factors include employee shortages and inadequate infrastructure. This study suggests improvements in human resource management, acceleration of infrastructure development, and increased employee motivation as important steps to improve service quality. It is hoped that with this improvement, the quality of service in Pusakajaya District can meet the needs and expectations of the community more effectively.

Maria Rio Rita

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kebutuhan dana merupakan salah satu input yang diperlukan untuk menunjang keberlangsungan usaha, tidak terkecuali bagi UKM. Tujuan penelitian ini adalah mengeksporasi dan menggambarkan pola pendanaan UKM yang dikaitkan dengan siklus hidup usahanya. Obyek penelitiannya adalah UKM batik yang berlokasi di Pekalongan, Jawa Tengah. Sampel ditentukan berdasarkan kriteria yang ditetapkan peneliti (purposive sampling method), dan terpilih 50 pengusaha sebagai responden. Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan pola pendanaan UKM pada masing-masing siklus hidupnya. Penelitian ini menemukan adanya variasi pola pendanaan antar (cross section) pada setiap fase usaha. Setiap fase usaha memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga menuntut kebutuhan modal (sumber dan jumlah) yang berbeda pula. Implikasi dari riset ini adalah menunjukkan bahwa pengusaha perlu menyesuaikan keputusan pendanaannya sesuai dengan perubahan fase hidup perusahaan. agar usaha dapat terus berkelanjutan.

Idah Kusuma Dewi

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa Kwadungan Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung dapat dilakukan dengan model pemberdayaan ekonomi pariwisata  berbasis masyarakat yang melibatkan kelompok wanita tani di daerah tersebut sebagai pelaku utama. Partisipasi aktif masyarakat dari kelompok wanita tani desa Kwadungan tersebut merupakan bentuk pemberdayaan sumber daya manusia lokal dalam upaya mengelola kegiatan ekonomi kepariwisataan pedesaan secara langsung. Oleh sebab itu,diperlukan informasi yang akurat untuk menjawab permasalahan pemberdayaan ekonomi pariwisata berbasis masyarakat pada kelompok wanita tani desa Kwadungan Kecamatan Ngadierjo Kabupaten Temanggung melalui Teknik FGD. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana pelaksanaan focus group discussion yang dilakukan pada kelompok wanita tani desa Kwadungan Temanggung sebagai upaya untuk mengetahui permasalahan dan mendapatkan informasi yang akurat guna mendukung pengambilan keputusan. Dari hasil FGD, keputusan disepakati bersama bahwa wujud kegiatannya berupa pelatihan membuat kue dan cemilan berbahan baku dari tanaman singkong dan ketela rambat yang dibudidayakan oleh kelompok wanita tani desa Kwadungan-Temanggung. Adanya pelatihan usaha olahan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan dan ketrampilan  pada anggota  kelompok  wanita  tani  yang  signifikan  terhadap  upaya pengembangan potensi usaha ekonomi khususnya dalam rangka mendukung kepariwisataan di desa Kwadungan Kabupaten Temanggung.

Ahmad Musyafa

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada di Desa Kebumen Kecamatan Banyubiru .yang bertujuan Untuk mengetahui pengelolaan keuangan desa di Desa Kebumen Kecamatan Banyubiru dan kesesuaian perencanaan pengelolaan keuangan desa di Desa Kebumen dengan perencanaan pengelolaan keuangan desa menurut Permendagri No. 113 Tahun 2014. Data penelitian diperoleh menggunakan metode penelitian hukum yang bersifat Normatif Empiris dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Kepustakaan dan Penelitian Lapangan yang terdiri dari Pengamatan, Wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Kebumen belum memenuhi pelaksanaan pengelolaan keuangan desa dan belum mencapai tujuan dari    pada    pengelolaan    keuangan    itu    sendiri    dalam    proses    pelaksanaan pemerintahan desa. pada tahap Perencanaan, APBDesa yang disusun tidak menggambarkan kebutuhan desa. Pada Tahap Pelaksanaan, proses pelaksanaan kegiatan pembangunan desa rawan manipulasi, pada Tahap Penatausahaan, penyusunan laporan    pertanggungjawaban bendahara desa kurang transparan, pada  tahap  pelaporan,  laporan  keuangan  dana  desa belum   mengikuti standar akutansi keuangan, dan pada tahap Pertanggung jawaban, pertanggung jawaban APBD Desa kepada masyarakat tidak dilakukan.

Sugeng Wahyudi; Suharnomo; Hersugondo; Rio Dhani Laksana; Sri Supriyati +2 more

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kabupaten Kendal merupakan salah satu sentra penghasil bandeng dan produk olahannya yaitu bandeng presto, otak-otak bandeng, bandeng tanpa duri dan produk olahan lainnya. Meskipun telah menjadi produk unggulan di Kabupaten Kendal, produk bandeng dan olahannya kerap mengalami permasalahan terkait kontinuitas produksi, kualitas serta pemasaran hasil budidayanya. Tujuan umum program adalah untuk menghimpun informasi terkait kondisi terkini teknologi pangan berbasis bandeng (bandeng presto, otak-otak bandeng dan bandeng tanpa duri), manajemen wirausaha terpadu dan terintegrasi (manajemen produksi, sumber daya manusia, keuangan, pemasaran), analisis usaha bagi industri mitra, pengembangan konsep wilayah sebagai sentra wisata edukasi dan kuliner bandeng; 3) Penyediaan peralatan pengolahan produk bagi industri mitra dan instrument untuk pengembangan budidaya bandeng bagi petani bandeng 4) Penerapan teknologi, pelatihan, dan pendampingan usaha produksi pangan berbasis bandeng bagi industri mitra dan pengembangan budidaya bagi petani  bandeng serta pengembangan wisata edukasi dan kuliner bandeng; 5) pengembangan inkubator bisnis olahan pangan berbasis bandeng serta wisata edukasi dan kuliner bandeng.

Mochamad Ainan

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di SMA Walisongo Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh  fasilitas, kompetensi guru dan motivasi terhadap hasil belajar peserta didik. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pimpinan maupun pegawai. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa fasilitas, kompetensi guru dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja hasil belajar siswa di SMA Walisongo Semarang.

Yuniarto Rahmad Satato; Budi Purnomo

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 4 Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah dan kompetensi guru terhadap motivasi belajar dan dampaknya terhadap hasil belajar. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pimpinan. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa motivasi belajar tidak dapat memediasi pengaruh lingkungan sekolah dan kompetensi guru terhadap hasil belajar di SMP Negeri 4 Semarang.

Hendro Prawiro; Bambang Dwiloka; Frida Purwanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

This study aims to identify the characteristics and perceptions of tourists, internal and external factors that affect the development of the company and develop the company's development strategy. Strategy of Agro Tourism Development Kaligua was prepared based on descriptive analysis with analytical tool that is: descriptive analysis to identify tourists' characteristic and perception, SWOT analysis to identify internal and external factors influencing company development, and AHP to develop company development strategy. The result of identification of tourist characteristic that visited at Agro Tourism Kaligua Garden that is average tourist is dominated by young man with age <35 years amount 76% with income less than Rp 2.000.000 some 58%. Tourists judge Agro Tourism Kaligua has beautiful attractions, good facilities and positive institutional and promotional services, but affordability is still negative due to poor road quality and road guidance. Result of SWOT analysis, Agro Tourism Kaligua  has five strength factor with score 1.89, five weakness factor with score 1,3, five chance factor with score 1,88, and five threat factor with score 1,21. Having the position of corporate strategy in quadrant I with coordinates X of 0.57 and Y of 0.67 is on the SO position in the form of aggressive strategy that can create Agro Tourism Kaligua to use the strength and chances in determining company policy and develop development strategies to achieve the target profit in the future. The formulation of tourism development strategy of Kaligua Garden Estate is optimizing marketing, improving the quality of tourism, and developing tourism product. In general, Agro Tourism development strategy applied is the best with the status quo and followed by expansionary strategy. The main priority that must be done is to maintain the quality of tourism, especially improving the quality of service so that tourists can feel satisfied and comfortable tour at Agro Tourism Kebun Kaligua.

Nina Mistriani

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Potential Attraction of Puri Mataram Sleman Yogyakarta Regency is a trending topic for tourists as a tourist destination in Sleman Regency with the cultural concept of Mataram kingdom. Located in Drono. Tridadi village, Sleman, Yogyakarta. The research is to find out the strategy for developing natural tourist attraction. This research is qualitative research, applying facts in the field. Attraction of Puri Mataram get attention of the Indonesian Vice President in managing through BUMDes Tridadi Makmur increasing the construction activities, additions and management of infrastructure facilities that are balanced with increasing quality of services provided, making Puri Mataram a natural tourist attraction as a leading tourist destination in Sleman Regenc. Methods of approaching tourism components 5A (Accessibility, Accommodations, Attraction, Activities Amenities). The conclusion of a quality and balanced development strategy pays attention to 3 main steps, namely short-term focused emphasis, medium term emphasizing consolidation and long-term focus on development.

Hartoyo Soehari

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

A person's identity can be interpreted as the basic nature, mentality, character, or self-esteem of the person. The character of the Indonesian people is to live a simple life, obey the rules, and like to work together. Gotong royong is a harmonious cooperation that produces products that are beneficial to people's lives. For example gamelan, various types of gamelan instruments are beaten together to produce harmonious musical sounds that are pleasant to hear, useful, and make people relaxed and not stressed.

Edipeni Pramusinto; Sri Mulyani Wahono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Upacara adat tradisional Sekaten merupakan salah satu bentuk peninggalan kebudayaan Jawa yang dapat dijadikan atraksi wisata budaya yang potensial dan diharapkan memberikan pengaruh yang besar bagi pengembangan & pembangunan Kepariwisataan Daerah bahkan Nasional. Implikasi tersebut dapat kita lihat pada penelitian ini yang mempunyai tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara upacara adat tradisional Sekaten dengan pengembangan di Kodya Surakarta di samping itu juga untuk mengetahui unsur-unsur yang terkandung dalam upacara adat tradisional Sekaten serta letak nilai-nilai budaya yang harus dilestarikan. Keterkaitan antara upacara adat tradisional Sekaten dengan perkembangan kepariwisataan di Kodya Surakarta terlihat pada kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan lebih mengarah pada bentuk-bentuk atraksi pariwisata yang ternyata mampu mengundang banyak wisatawan untuk datang, tidak hanya wisatawan nusantara/domestik, melainkan juga wisatawan mancanegara. Realita ini apabila dilestarikan dan dikembangkan secara kontinu akan berdampak positif terhadap pengembangan dan pembangunan kepariwisataan daerah bahkan nasional, karena dari penyelenggaraan upacara adat tradisional Sekatenakan muncul komponen-komponen kebutuhan wisatawan yang lain, seperti: akomodasi, makan, minum, transportasi dan jasa penunjang lainnya. Dalam kaitan ini suksesnya kegiatan Sekaten tergantung pada unsur yang terlibat, yakni :pemerintah, swasta dan masyarakat dan keterlibatan tersebut harus bersifat saling mendukung dan menguntungkan. Bermuara dari uraian tersebut di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa upacara-upacara adat tradisional yang hidup pada masyarakat kita, seperti halnya: Sekaten, dapat memberikan sumbangan bagi pengembangan dan pembangunan kepariwisataan di tanah air.

Sri Yuwanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tulisan ini adalah hasil penelitian tentang perkembangan bentuk dan fungsi rumah rakyat guna menemukan makna rumah bagi penghuninya di masa kecepatan perkembangann informasi, komunikasi, teknologi, dan pengaruhnya pada bentuk dan fungsi atau manfaat runah sebagai tempat hidup. Pembahasaannya secara kualitatif dengan memanfaatkan studi dan konsep kebudayaan,dalam hal ini kulturalism, yang menunjukkan segi keseharian dari suatu kultur. Selain itu penelitian ini juga berusaha mempelajari realita budaya rakyat yang berkembang, untuk menunjukkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam upaya melestarikan nilai tradisional bangunan rumah tinggal,dan menemukan makna kearifan lokal yang dapat ditarik dari proses pembangunan perumahan rakyat di masa kini, yang dapat dimanfaatkan untuk merumuskan kebijakan bidang perumahan di masa datang. Pengambilan samplenya secara purposif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik rumah yang diteliti,   dan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Hasilnya adalah: tumbuhnya bentuk baru dan munculnya gaya-gaya hibrida yang lebih mendominasi perkembangan arsitektur rumah rakyat masa kini di perkotaan, fungsi ruang yang tidak biasa, dan perubahan nilai makna  tradisi rumah dari perlindungan menjadi wadah kegiatan, dari simbol capaian hidup dan martabat kehormatan keluarga menjadi simbol  kepemilikan aset dan fungsi penyimpanan.

Sugiman Sugiman

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas making bed dengan teknik three sheets untuk meningkatkan kualitas kenyamanan kamar di Hotel Pramesthi Sukoharjo. Keefektifan three sheets making bed dapat dinilai dari keterampilan dan ketekunan roomboy yang melakukan pekerjaan dengan baik dan tepat untuk mencapai kualitas kenyamanan di dalam kamar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian, triangulasi  digunakan sebagai teknik menganalisis data, yang meliputi pengumpulan, penyajian, dan penarikan data serta kesimpulan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas (X), efektivitas penataan tempat tidur, dan variabel terikat (Y) adalah kualitas kenyamanan kamar. Dari hasil penelitian dan kajian diperoleh informasi bahwa efektivitas bed making dengan teknik three sheets dapat meningkatkan kualitas kenyamanan kamar di Hotel Pamesthi Sukoharjo.

Hertiavi, Maria Agatha

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran mendorong terciptanya beragam media pembelajaran yang bisa dipilih untuk digunakan dalam pembelajaran. E-learning adalah pembelajaran berbasis pada jaringan internet yang dapat dilakukan dengan tidak dibatasi tempat dan waktu. Edmodo merupakan salah satu alternatif media penunjang e-learning. Tujuan penelitan ini adalah mengetahui kelayakan media serta perangkat pembelajaran e-learning berbasis edmodo, mengetahui respon mahasiswa terhadap penggunaan pembelajaran e-learning berbasis edmodo serta mengetahui hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Sejarah Fisika di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Pattimura. Teknik pengumpulan data dengan metode angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan prosentase dan uji gain. Hasil analisis disimpulkan (1) Pembelajaran e-learning berbasis edmodo layak digunakan dalam pembelajaran. (2) Perangkat pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran e-learning berbasis edmodo. (3) Mahasiswa merespon baik penerapan pembelajaran e-learning berbasis edmodo. (4) Terjadi peningkatan kategori sedang setelah penerapan pembelajaran e-learning berbasis edmodo.

Ayu Luckyta Putri; Anne Lasminingrat

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This study aims to examine how profitability for food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2015 and 2017 is affected by liquidity.A case study methodology is used in this research's quantitative method, which involves gathering data through library studies and documentation. In this study, the time series analysis and the population cross section were combined using the data panel method (Eviews 8.0). The population in this study consisted of 10 out of the 18 food and beverage companies that were listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The samples were chosen using the purposive sampling method.The outcomes of the data analysis served as the foundation for the study's findings. It was possible to get the conclusion that the CR variable significantly influenced the ROA variables. The chi square Cross Section probabilities exceeded the levels of significance.The results of the current ratio have an impact on the return on assets, which is likely to be above a substantial level.Future study should incorporate the ideas offered, as well as methodologies that can be used to measure more variables. Adding samples can further lengthen the research period.