Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 121-140 of 162

Analytics

Rumiris Taruli Pardede; Ristati Marpaung; Roli Yanti Laoli; Rosmelina Naibaho; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang sering kita lihat dalam kehidupan kita sehari-hari yaitu bahwa menjadi seorang guru khususnya guru Pendidikan Agama Kristen tidaklah mudah, menjadi guru Pendidikan Agama Kristen harus dapat menjadi teladan dalam kehidupannya. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan Agama Kristen sebagai teladan dalam membentuk karakter siswa yang unggul dan memiliki spiritualitas Kristen sesuai dengan kebenaran dan kehendak Kristus. Metode yang dipakai adalah pendekatan studi kepustakaan. Penulis mengumpulkan data dari sejumlah literatur terkait dengan pembahasan tersebut. Guru PAK merupakan seorang pengajar dan pendidik yang berperan sebagai pembimbing, penginjil, teladan dan memiliki karunia khusus untuk dapat membimbing dan membentuk karakter siswa Kristen menjadi karakter yang dimiliki oleh Yesus Kristus. Keteladanan guru PAK adalah hal-hal yang dapat dicontoh dan ditiru melalui segi-segi kehidupan guru. Guru sebagai teladan juga harus memiliki sifat-sifat tertentu sebagai dasar pengimplementasian keteladanan diantaranya yaitu: Guru harus benar-benar meneladani Yesus Kristus sebagai teladan yang menjadikan kita guru yang dapat menjadi teladan juga agar dapat membentuk karakter siswa yang unggul dan memiliki spiritualitas Kristen dalam kehidupannya sehari-hari. Oleh sebab itu, kami mengangkat judul “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Teladan dalam Membentuk Karakter Siswa yang Unggul dan Memiliki Spiritualitas Kristen”. Dengan menjadi teladan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi.

Cristine Manuella Simanullang; Donna Irawati Sidauruk; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini berjudul ‘’ Pengaruh pembelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian ini menjelaskan bagaimana pengaruh pembelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan yang sumbernya didapatkan dari buku dan berbagai jurnal. Hasil daripada penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak siswa dalam kesehariannya belum menerapkan apa yang menjadi tugasnya sebagai orang Kristen yang berperilaku baik dan dapat menjadi teladan bagi sesamanya. Adanya masalah ini dapat membawa dampak bagi kehidupan siswa. Melalui pembelajaran Pendidikan Agama Kristen akan memberikan pengaruh bagi perilaku siswa dalam kehidupannya sehari-hari yang dapat menunjukkan perilaku yang dapat ditiru atau dicontoh oleh banyak orang.

Christin Nahampun; Elia Analisa Sihite; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru agama Kristen adalah  orang yang menyampaikan informasi tentang agama Kristen yang bersumber dari Alkitab bergantung pada Kristus dan berpusat pada Roh Kudus. Peran seorang guru agama Kristen adalah memberikan pemahaman kepada siswa agar mereka dapat mengenal Tuhan dan semua yang Tuhan jadikan dan kasih-Nya kepada manusia. Guru merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan yaitu tenaga pendidik. Tugas seorang guru meliputi pengajaran, pelatihan, penelitian, pengembangan, pemberian layanan teknis, termasuk  pengelolaan kelas. Terutama guru agama kristen harus mampu memimpin pelajaran dengan baik. Kesadaran guru agama Kristen yang baik untuk menjadi guru yang profesional memimpin kelas. Profesionalisme  guru merupakan bagian  penting dalam proses pendidikan peserta didik, khususnya dalam pengelolaan kelas.Penulis menggunakan Meode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Mengkaji profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dalam kepemimpinan kelas. Tugas seorang guru  PAK  Secara Profesional terhadap pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran sedemikian rupa sehingga tujuan pendidikan tercapai. Selain dari pada itu tujuan dari pengelolan kelas ini supaya tenaga pendidik dapat membuat hal – hal yang baru supaya peserta didik  juga bisa berkembang dan mengetahui apa itu pengelolaan kelas .

Lestari Sinaga; Loviana Br Manullang; Leo Saputra Situmorang; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini mendeskripsikan peran kode etik dalam meningkatkan profesionalisme  guru  Pendidikan Agama Kristen.Guru merupakan orang yang memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan menyampaikan ilmu pengetahuan kepada para peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yaitu untuk mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa.Sebagai sebuah profesi, guru memiliki kode etik untuk mengatur sikap dan perbuatan guru agar tetap profesional dan bermartabat.Namun,masih banyak guru dalam praktiknya masih banyak yang tidak mampu mengerjakan tugasnya secara professional yang merugikan banyak pihak.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa seorang guru pendidikan agama Kristen harus memilki kesadaran dalam meningkatkan profesionalisme guru untuk memperluas kapasitas sebagai alat di tangan Tuhan untuk kemuliaan-Nya.

Maria Saragih; Riski Erisah Simanjuntak; Risma Darma Ulima Banurea; Rospita Pasaribu; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru adalah seorang figure yang memiliki peran utama atau penting dalam hal melakukan penerapan di bidang pendidikan yang ada di  dalam sekolah dan juga mempunyai peranan  yang begitu penting dalam hal mencapai adanya  sebuah tujuan yang sudah di tetapkan dalam pendidikan seperti halnya: mengajar, mendidik  muridnya, membimbing, melatih juga,memberi nasehati, memberi adanya suatu pembaharuan, sebagai contoh atau pemberi teladan pada anak didiknya, memiliki kepribadian yang baik, guru juga merupakan seorang peneliti, seorang yang memberi adanya dorongan atau motivasi untuk berkreativitas, memberi pandangan yang baik, rutin melaksanakan pekerjaan, dan masih ada banyak lagi Tujuan penulis dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya profesionalisme dari Guru Pendidikan Agama Kristen yang sesuai dengan Alkitab sehingga mampu menjadi teladan bagi setiap anak didiknya pada masa kini. Mengunakan metode kualitatif deskriptif, maka dapat disimpulkan bahwa seorang pendidik atau guru yang professional akan sangat berdampak terhadap lahirnya pendidikan yang bermutu. Dapat di simpulkan bahwa peran Guru yang professional akan sangat berdampak bagi peserta didik dalam memahami dan juga menangkap setiap pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang di ajarkan oleh guru. Guru yang profesional juga merupakan seorang alat kepanjangan tangan Tuhan atau utusan dari Tuhan yang akan dan harus mau untuk terus belajar dalam menjadi teladan seperti Tuhan Yesus Kristus dan sebagai contoh Guru Agung yang akan terus peduli kepada umat-Nya dan menunjukkan kepada setiap murid jalan kebenaran.

Desi Putriany Br Sihombing; Elsida Triana Sari Br Ginting; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pendidikan agama Kristen memiliki tujuan yaitu untuk memampukan orang-orang hidup sebagai umat Kristen, yakni hidup sesuai iman Kristen. Peran pendidikan agama Kristen adalah untuk menuntun orang-orang keluar dari kegelapan menuju Kerajaan sorga di dalam Tuhan Yesus. Dalam kitab suci kita mendapatkan visi rencana Allah sendiri bagi seluruh manusia dan ciptaan, salam kesinambungannya Yesus sang juruslamat mengajarkan kabar baik-Nya. Diharapkan guru pendidikan agama Kristen mampu melaksanakan tugasnya dengan rasa tanggung jawab sesuai dengan tujuan pendidikan dan menciptakan generasi yang berakhlak mulia, bertanggungjawab dan memiliki karakter Kristus. Peranan guru pendidikan agama Kristen ini juga mengangkat tema besar dalam mengklasifikasikan kemampuan siswa  untuk menguatkan karakter budaya lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran guru pendidikan agama Kristen dalam mengklasifikasikan kemampuan siswa. Guru Kristen membentuk karakter yang baik untuk hidup dalam Tuhan. Hidup dalam Tuhan bukan hanya sekadar penampakan luar, tetapi hidup dalam Tuhan melalui karakter hidup, karya serta pemikiran yang mengarah pada firman Tuhan. Implikasi dari mengklasifikasikan (karakteristik) kemampuan siswa yang mengasihi Tuhan secara langsung terkait pada peranan guru pendidikan agama Kristen.

Cas Widya Purba; Elsina Sihombing; Christin Nahampun; Cristie Sitompul; Cristine Simanullang +1 more

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru agama Kristen adalah  orang yang menyampaikan informasi tentang agama Kristen yang bersumber dari Alkitab bergantung pada Kristus dan berpusat pada Roh Kudus. Peran seorang guru agama Kristen adalah memberikan pemahaman kepada siswa agar mereka dapat mengenal Tuhan dan semua yang Tuhan jadikan dan kasih-Nya kepada manusia. Guru merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan yaitu tenaga pendidik. Tugas seorang guru meliputi pengajaran, pelatihan, penelitian, pengembangan, pemberian layanan teknis, termasuk  pengelolaan kelas. Terutama guru agama kristen harus mampu memimpin pelajaran dengan baik. Kesadaran guru agama Kristen yang baik untuk menjadi guru yang profesional memimpin kelas. Profesionalisme  guru merupakan bagian  penting dalam proses pendidikan peserta didik, khususnya dalam pengelolaan kelas.Penulis menggunakan Meode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Mengkaji profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dalam kepemimpinan kelas. Tugas seorang guru  PAK  Secara Profesional terhadap pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran sedemikian rupa sehingga tujuan pendidikan tercapai. Selain dari pada itu tujuan dari pengelolan kelas ini supaya tenaga pendidik dapat membuat hal – hal yang baru supaya peserta didik  juga bisa berkembang dan mengetahui apa itu pengelolaan kelas .

Damayanti Nababan; Sandriyanti Sihotang; Lastry Rohani Panjaitan

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pada strategi pembelajaran kontekstual yaitu model yang menekankan bahwa siswa harus mengetahui bagaimana menerapkan informasi yang diterimanya agar informasi tersebut bermakna bagi siswa. Strategi kontekstual ini memiliki pengaruh yang cukup luas untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan. Melalui model kontektual ini dapat digunakan sebagai bahan referensi untuk meningkatkan minat belajar PAK didalam kelas. Tujuan pembelajaran kontekstual adalah memberikan informasi kepada siswa yang dapat diterapkan (ditransfer) secara fleksibel dari satu masalah kemasalah lain, dari satu konteks ke konteks lainnya. Dan dalam tujuan penggunaan model pembelajaran kontekstual dalam Pendidikan agama Kristen adalah untuk mengembangkan intelektual, psikomotorik dan psikologi.

Damayanti Nababan; Dahlia J. Butarbutar; Deby Valentina br Silalahi

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Kemampuan menerapkan strategi pembelajaran merupakan hal yang penting dalam pembelajaran. Guru hendaknya menggunakan strategi pembelajaran yang paling baik mengembangkan keterampilan berpikir siswa. Salah satu strategi tersebut adalah strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir. SPPKB diyakini dapat meningkatkan inisiatif siswa karena SPPKB bukanlah strategi pembelajaran yang membuat siswa pasif, melainkan dengan bantuan strategi SPPKB ini siswa dapat terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran, khususnya kegiatan proses berpikir. Motivasi penelitian ini adalah kurangnya aktivitas siswa selama proses pembelajaran yang menyebabkan rendahnya hasil belajar PAK siswa, dan SPPKB digunakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah aktivitas belajar siswa berkembang ketika menggunakan strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir pada pendidikan agama Kristen.

Damayanti Nababan; Widia Aprilia Sinaga

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Jurnal ini membahas tentang strategi  pembelajaran masalah dalam pembelajaran PAK. Dimana strategi berasal dari bahasa Latin, yaitu ‘strategia’ yang berarti seni penggunaan rencana untuk mencapai tujuan. (Al Muchtar, dkk., 2007: 1.2). Secara umum strategi adalah alat, rencana, atau metode yang digunakan untuk menyelesaikan suatu tugas (Beckman, 2004: 1). Dalam konteks pembelajaran, strategi berkaitan dengan pendekatan dalam penyampaian materi pada lingkungan pembelajaran. Strategi pembelajaran juga dapat diartikan sebagai pola kegiatan pembelajaran yang dipilih dan digunakan guru secara kontekstual, sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, lingkungan sekitar dan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Strategi pembelajaran tidak hanya terbatas pada prosedur kegiatan, melainkan juga termasuk di dalamnya materi atau paket pembelajaran. Strategi pembelajaran terdiri atas semua komponen materi pelajaran dan prosedur yang akan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam Pendidikan Agama Kristen merupakan hal yang relevan, efektif, dan efisien menjawab tantangan serta kebutuhan di era disrupsi. Hal ini karena peserta didik akan diperlengkapi dengan soft skill sehingga mampu menyelesaikan masalah secara kreatif dan inovatif namun tetap berpegang dengan karakter Kristus.

Damayanti Nababan; Kristiani Manurung; Donni Berutu

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Strategi Pembelajaran Kooperatif (SPK) adalah serangkaian kegiatan pembelajaran yang  dilakukan siswa di dalam kelompok-kelompok dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan pembelajaran PAK yang efektif diperlukan strategi pembelajaran yang baik. SPK sangat cocok di terapkan dalam pembelajaran PAK.Karena siswa akan tertarik mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model cooperative learning mereka mendapat tugas dan kesempatan untuk menjadi ketua (pemimpin) bagi teman-teman dalam kelompok, siswa mampu mengingat materi yang telah disampaikan melalui model cooperative learning karena dalam pembelajaran kelompok mereka akan saling membantu menemukan materi yang dibahas, yang disampaikan melalui model cooperative learning.

Restu Gulo; Mei Mesrawati Zega

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Melakukan kekerasan terhadap murid, suka membeda-bedakan status suku dan ras serta melayani dengan motivasi yang salah dengan berfokus pada kepentingan diri sendiri merupakan pelayanan yang dilakukan tanpa kasih. Tujuan dari artikel ini adalah membahas wujud kasih Yesus yang dapat diteladani oleh guru pendidikan agama kristen yang kurang merealisasikan kasih terseut dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik. Penelitian ini menggunakan metode kaulitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian wujud kasih Yesus yang perlu diteladani oleh guru agama kristen adalah sebagai berikut: Tidak pilih kasih terhadap murid, peduli dengan murid, kesabaran, suka mengampuni, rela berkorban dan teladan dalam pengajarannya.

Misi Astuti Waruwu

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat bimbingan bagi siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu membaca buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, web (internet yan). Tujuan penelitian bimbingan Rohani bagi anak-anak ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana pengajaran Rohani yang lebih melekat dalam pengenalan akan kasih Tuhan dan juga ajaran- ajaran yang benar didalam Alkitab. Didalam dunia pendidikan kurang lebih 25% penyamapain materi tentang Alkitab (pendidika agama kristen), karena kenapa? Dari jadwal yang telah di sediakan maka senin-sabtu belajar agama hanya 1 kali  dalam seminggu. Dalam hal itu saya berinisiatif untuk mengadakan yang namaya pembinaan Rohani yang di ikuti oleh seluruh siswa/siswi yang beragama Kristen, dengan tujuan saya menyampaikan materi tersebut adalah agar mereka selalu ingat dan bisa memami yang namanya pengajar dalam Alkitab.

Elfin Warnius Waruwu

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Evaluasi salah satu bentuk upaya terencana dalam proses sebuah kegiatan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang telah terencana dari awal. Mewujudkan hasil yang efektif dalam proses pembelajaran tentunya dibutuhkan evaluasi untuk mengenali (mengetahui) keefektivan proses pembelajaran/intraksi yang dilakukan oleh guru dan peserta didik dalam kelas. Untuk meningkatkan keefektivan belajar peserta didik tentunya seorang guru sepatutnya memiliki berbagai motode dalam mengajar serta mempunyai kemampuan untuk memahami kebutuhan pendidikan peserta didik. Tercapainya tujuan pembelajaran salah satu bentuk terwujudnya tujuan pendidikan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia “mencerdasarkan kehidupan bangsa”.

Dini Sri Wahyuni; Wedra Aprison; Charles Charles; Junaidi Junaidi

Jurnal Inspirasi Pendidikan (ALFIHRIS) 2023 LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Latar belakang penelitian ini adalah sedikitnya jumlah siswa minoritas muslim sehingga siswa kurang bersosialisasi saat jam pembelajaran pendidikan agaman Islam, lingkungan mayoritas Kristen sehingga berbeda dengan budaya Islami. Oleh karena itu guru harus memiliki upaya-upaya dalam mengatasi problematika pembelajaran tersebut agar terciptanya proses pembelajaran pendidikan agama Islam yang efektif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui problematika yang terjadi pada pembelajaran pendidikan agama Islam, dan upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif jenis deksriptif, dengan menggunakan informan kunci guru pendidikan agama Islam, dan siswa minoritas Islam, serta informan pendukung adalah kepala sekolah. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan metode observasi dan wawancara. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan veribikasi data. Untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber yaitu membandingkan hasil wawancara yang dilakukan pada informan kunci dan pendukung dengan hasil pengamatan secara langsung oleh penulis. Hasil penelitian ini adalah beberapa problematika yang terjadi saat pembelajaran agama Islam sedikitnya jumlah siswa muslim minoritas, lingkungan mayoritas Kristen sehingga berbeda dengan budaya Islami serta sarana dan prasarana kurang memadai. Adapun upaya untuk mengatasi problematika tersebut adalah guru harus memberi motivasi agar siswa semangat dalam belajar agama Islam terkait dengan kondisi sekitar, bagi guru harus adanya kegiatan ice breaking atau pencair suasana agar siswa tidak bosan, dan untuk problematika sarana dan prasarana diharapkan pihak sekolah untuk memberi perhatian terkait sarana dan dalam proses pembelajaran agama Islam    

Yuferlinus Waruwu

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Memasuki period digital dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat pesat, telah membawa perubahan yang signifikan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan diberbagai belahan dunia. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi dan Kompetensi Guru, bahwa  practitioner harus memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, fokus penelitian ini yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Kristen dalam pendidikan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman dan langkah- langkah praktis pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah- sekolah. Tulisan ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatanan kepustakaan untuk menyajikan masalah, analisis dan pengumpulan data. Penelitian kualitatif mengacu pada makna, konsep, definisi, dan deskripsi terhadap sesuatu yang diteliti oleh peneliti atau penulis. practitioner pendidikan agama Kristen harus dapat berinovasi dengan teknologi informasi dan komunikasi agar  practitioner dapat mengerti dan memahami setiap perkem bangan dan kemajuan zaman yang akan lebih menuntut  practitioner untuk lebih kreatif. Sebagai kesimpulannya bahwa Guru PAK akan berupaya meningkatkan tanggung jawab lewat mengikuti pelatihan tahun ini dengan tujuan agar lebih mengetahui cara memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

Banamtuan, Maglon Ferdinand; Tandjung, Ferofianes Linda

Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 2022 Institut Agama Kristen Negeri Manado

Tujuan yang dicapai adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan media visual gambar dalam proses pembelajaran pendidikan agama kristen. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini didasarkan pada cara berpikir dengan menggunakan pendekatan filsafat postpositivisme yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Maka hasil yang diperoleh adalah perubahan hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan agama kristen di kelas, ternyata seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Soliu ternyata penggunaan media visual gambar sangat efektif dalam proses pembelajaran di kelas. Keefektifan penggunaan media visual gambar ini terletak pada beberapa komponen penting yaitu: 1). Bentuk gambar yakni dalam mendesain gambar bentuk gambar yang dipakai oleh guru harus sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkan; 2). Ukuran gambar yakni ukuran gambar yang digunakan oleh guru harus mampu untuk menjangkau seluruh peserta didik yakni besar sehingga dapat dilihat oleh peserta didik; serta 3). Kemenarikan atau daya tarik yakni desain media visual gambar dari modelnya, pewarnaan harus benar dan menarik minat serta perhatian siswa. Sehingga dengan Seluruh siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran dapat aktif

Sidabutar, Hasudungan; Horasman Perdemunta Munthe

Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen 2022 Institut Agama Kristen Negeri Manado

This article is motivated by the emergence of negative narratives on technological developments, including artificial intelligence technology. Artificial intelligence technology is often associated as a threat that will threaten the existence of human life. This mindset is certainly wrong and naive, because technology exists to facilitate human performance. This paper wants to explore fundamentally about the origins of artificial intelligence technology and how it is used for the practice of learning Christian religious education both in schools and in churches in the context of developing spirituality by using a descriptive qualitative approach based on literature. One of the goals to be achieved from this article is how artificial intelligence technology can be integrated as a learning medium to form student knowledge as a whole and integral. The final result of this article is expected to give awareness to teachers and Christian clergy that artificial intelligence technology is not a threat so that technology needs to be interpreted proportionally. The success of Christian religious education to shape spirituality that is practiced in schools and churches requires the involvement of teachers as educators, students and the use of technology, because human are integrated to the digital world

Nikodemus

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Pada hakikatnya pendidikan bagi kebanyakan orang adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan, atau suatu sarana untuk mengembangkan potensi diri, Zaim Elmubarok member pandangan bahwa Pendidikan adalah proses menanamkan dan mengembangkan diri pada peserta didik tentang hidup.  Pendidikan sangat penting bagi anak-anak karena dengan pendidikan anak-anak akan di ajarkan bagaimana menjadikan dirinya dewasa dan memeimpinnya kearah kedewasaan. Senada dengan itu Ester Putri Setiyowati mengatakan bahwa pendidikan juga merupakan upaya dan psikomotorik. Oleh karena itu membangun aspek kognisi, afeksi, dan dalam mengembangkan seluruh potensi siswa, potensi itu meliputi kognitif, afektif psikomotorik secara seimbang dan berkesinambungan adalah nilai pendidikan paling tinggi.

Kristina Ompusunggu; Nico Anderson Hutabalian; Okta Velin Sitohang; Ranap Simangunsong; Maria Widyastuti M.Pd. K

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2022 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Tujuan penelitian ini adalah agar orang tua mapun memahami bahwa pendidikan agama kristen  sangat penting terlebih pada sekolah luar biasa. Melalui program tulisan ini, mereka dapat mengerti bahwa agama kristen dapat menjadi pegangan yang teguh karena kita menyembah Tuhan yang luar biasa yaitu Tuhan Yesus Kristus, selain itu kita juga semakin mendalam melalui pengabdian diri kepada Allah Bapa Tuhan Yesus Kristus berupa tindakan-tindakan kasih terhadap sesamanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif  berupa studi literatur dimana penulis menyajikan dan membahas pentingnya pendidikan agama kristen.