Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 121-140 of 1,752

Analytics

Richard Andrew; Benedict Mario Septian Sondjaja; Jason Huangsadjaja; Anastasya Claudy Jennifer

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

There are plenty of useful activities that can be activated both by high school and higher education entities.  One of those activities is the tutorial program to introduce the higher education standard before a high school student picks their preferred program.  This program not only set to introduce the differences between higher education and high school standard but also to give plenty of chances.  Some of those chances are for higher education students to applied their experiences from the campus and for the alumni to go back into their past high school program.  The practiced of this activity run directly in Tarsisius II Catholic’s High School at Jakarta.  During the activity, the team that consists of higher education lecturer and students found out that there are significant gaps.  One of the most critical gap is to ensure the better two way communication in learning processes.  For this kind of thing, the lecturer and teams tried to not only see the paper result.  The adaptiveness from what they learn during the tutorial program is also important.  As a result, this tutorial work out successfully and could be implemented in several other tutorial program in other high schools.

Richard Andrew; Benedict Mario Septian Sondjaja; Jason Huangsadjaja; Anastasya Claudy Jennifer

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

There are plenty of useful activities that can be activated both by high school and higher education entities.  One of those activities is the tutorial program to introduce the higher education standard before a high school student picks their preferred program.  This program not only set to introduce the differences between higher education and high school standard but also to give plenty of chances.  Some of those chances are for higher education students to applied their experiences from the campus and for the alumni to go back into their past high school program.  The practiced of this activity run directly in Tarsisius II Catholic’s High School at Jakarta.  During the activity, the team that consists of higher education lecturer and students found out that there are significant gaps.  One of the most critical gap is to ensure the better two way communication in learning processes.  For this kind of thing, the lecturer and teams tried to not only see the paper result.  The adaptiveness from what they learn during the tutorial program is also important.  As a result, this tutorial work out successfully and could be implemented in several other tutorial program in other high schools.

Budiafosma, Savira Nanda; Budiafosma, Savira Nanda; Daniar, Aninditya; Masnuna, Masnuna

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Tingginya konsumsi makanan instan di kalangan anak-anak sekolah dasar telah menjadi perhatian penting karena potensi risiko kesehatan jangka panjangnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang karakter buku cerita bergambar interaktif sebagai media edukasi bagi anak-anak usia 9–12 tahun untuk memahami bahaya makanan instan dan mengembangkan kebiasaan makan yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang dikombinasikan dengan metodologi desain, termasuk tinjauan pustaka, wawancara dengan guru, ahli gizi, dan ilustrator, dan kuesioner yang disebarkan kepada 114 responden untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan anak-anak dan preferensi visual. Proses desain melibatkan identifikasi masalah, pengembangan konsep, pembuatan prototipe, dan validasi melalui jajak pendapat audiens. Desain ini menampilkan karakter utama Lala, Lita, Ibu, dan Maskot Perut, dengan ilustrasi kartun digital berwarna cerah. Hasil validasi menunjukkan bahwa karakter dan desain visual selaras dengan minat dan kebutuhan audiens target, menjadikan media ini efektif dalam menyampaikan pesan edukasi dengan cara yang menarik sekaligus memotivasi anak-anak untuk memahami risiko makanan instan.

Dhony Priyo Suseno; Nur Ramdhani, Lily

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Audit Keselamatan Jalan (AKJ) sangat penting dalam proses pembagunan jalan untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya. Dengan adanya perencanaan pembangunan dengan penerapan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan yang optimal, diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang – Sumbersih, Kabupaten Blitar telah mengimplementasikan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan berdasarkan standar yang berlaku. Penelitian ini dilakukan terhadap aspek geometrik jalan, perlengkapan jalan, dan bangunan pelengkap dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui studi literatur dan analisis data terhadap standar yang berlaku. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen telah memenuhi kriteria jalan berkeselamatan, namun masih terdapat kekurangan teknis yang perlu diperhatikan antara lain nilai kelandaian memanjang maksimum, pemenuhan panjang tanjakan kritis, pemenuhan pelebaran pada tikungan, serta beberapa elemen perlengkapan jalan seperti rambu dan pagar pengaman. Rekomendasi perbaikan diberikan untuk mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip jalan berkeselamatan yaitu self-explaining, self-enforcing, dan forgiving road. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi perencana dan pemerintah dalam meningkatkan keselamatan infrastruktur jalan di masa mendatang. 

Parhusip, Jadiaman; Julian, Ary Sigit; Hidayat, Febrian Nur; Souk, Jeremy Timothy; Fakhri, Naufal +5 more

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini menggunakan data sekunder yang telah melalui beberapa proses pra-pengolahan, mencakup penanganan data yang hilang, standarisasi data numerik, serta konversi data kategorikal menggunakan teknik One-Hot Encoding. Sebagian besar data (80%) digunakan dalam tahap pelatihan, sedangkan 20% sisanya digunakan untuk tahap pengujian, sedangkan model diimplementasikan dengan metode LinearRegression() pada library scikit-learn. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model berhasil menangkap hubungan linier di antara variabel independen dan dependen, memperoleh nilai MAE = 0,509; MSE = 0,464; RMSE = 0,681; dan R² = 0,627. Hal ini menandakan bahwa sekitar 62,7 persen variasi harga rumah di wilayah Jabodetabek dapat dijelaskan oleh model tersebut.

I Gede Pramana Ade Saputra; Prastyadi Wibawa Rahayu; Gerson Feoh

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Penjualan berbasis web untuk Gerai Oleh-Oleh Bali yang selama ini masih menggunakan pencatatan manual dengan buku besar dan perhitungan menggunakan kalkulator. Sistem manual tersebut menyebabkan risiko kesalahan pencatatan, lambatnya proses pencarian data, serta kesulitan dalam pengarsipan data penjualan, pembelian, pemesanan, dan pengelolaan stok barang. Penelitian menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall dengan pendekatan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Tahapan yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dengan pemilik gerai, perancangan sistem (Use Case Diagram dan Class Diagram), implementasi, pengujian unit, pengujian sistem menggunakan metode black-box testing, serta tahap pemeliharaan (maintenance). Sistem yang dibangun mencakup fitur login, dashboard, pengelolaan data master (supplier dan barang), transaksi penjualan dengan dukungan scan barcode, transaksi pembelian, laporan penjualan dan pembelian, serta pengelolaan user. Hasil pengujian black-box menunjukkan seluruh test case berstatus Valid dan sistem berfungsi sesuai harapan. Pada tahap maintenance dilakukan contoh corrective maintenance dengan perbaikan bug pada query laporan penjualan harian.Sistem informasi penjualan berbasis web yang dihasilkan mampu mempercepat proses transaksi, mengurangi kesalahan manusia, meningkatkan akurasi data, serta memudahkan pengelolaan stok dan pembuatan laporan secara real-time. Implementasi sistem ini memberikan solusi efektif bagi Gerai Oleh-Oleh Bali dalam meningkatkan efisiensi operasional dan interaksi dengan pelanggan.

Mukhlis Ainur Rahman; Nuru Aini; Nor Halimah; Siti Nur Khofifah; Devita Sari +3 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Perkembangan sistem informasi seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang signifikan, berperan dalam penyimpanan, pengelolaan, dan pendistribusian informasi. Salah satu contohnya adalah dalam pengelolaan data instalasi kabel serat optik. Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan, sebagai instansi pemerintah, menghadapi tantangan dalam pencatatan data serat optik yang masih dilakukan secara konvensional menggunakan perangkat lunak Excel. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti merancang dan mengembangkan "Sistem Informasi Instalasi Kabel Serat Optik di Kabupaten Bangkalan." Tujuan dari sistem ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data, menyederhanakan proses pencatatan, dan mempercepat akses informasi kepada pihak terkait. Hasil pengelolaan data dalam sistem informasi ini mencakup empat proses utama: pengelolaan data titik instalasi, pengelolaan data lokasi, pengelolaan data pengguna, dan pengelolaan data kecepatan internet. Penerapan metode waterfall dalam perancangan sistem informasi ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data. Perancangan sistem informasi ini terdiri dari lima (5) perancangan utama yaitu: 1) Menampilkan halaman pengunjung ketika aplikasi diakses, 2) Menerima dan mengolah data berdasarkan tindakan CRUD (create, read, update, delete), 3) Melakukan verifikasi data login dan menampilkan pesan error apabila data login salah, 4) Menyediakan fitur pencarian data, dan 5) Menghasilkan laporan data instalasi.

Raisha Maharani; Aceng Hidayat

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the content planning process and strategy on the TikTok account @Garudasystrain.id managed by PT Garuda Systrain Interindo. Using a qualitative descriptive approach through observation, interviews, literature review, and active participation during six months of Field Work Practice (PKL), this study describes how the company structures its social media workflow to support educational communication in the field of Occupational Safety and Health (K3). The results show that the content planning process is carried out through systematic stages, starting from trend research, idea gathering, content planning sheet preparation, upload scheduling, approval process, and weekly collaboration between team members. These stages ensure that the resulting content is relevant, consistent, and in line with the company's educational objectives. In addition, the content strategy is structured based on the Hierarchy of Effects Model, which includes the stages of awareness, knowledge, liking, preference, conviction, and action, so that the message delivery flow can encourage the audience from recognition to action. The use of clear and targeted Call to Action (CTA) also strengthens interaction and encourages audience participation. Overall, this approach helps PT Garuda Systrain Interindo in using TikTok strategies, improving the company's image, and strengthening the effectiveness of digital communications related to K3.

Hamka, Hamka; Haryanto Ali, Indra; Rizqo Abdillah, Ahmad; Awaluddin Zidane, Muhammad

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pendekatan kewirausahaan sosial yang diterapkan dalam proyek ini mencerminkan sinergi antara inovasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memberdayakan masyarakat lansia untuk menciptakan produk yang bermanfaat, kegiatan ini berkontribusi pada tercapainya beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti pengurangan limbah, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan komunitas. Tujuan: Mengurangi limbah plastik serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi lansia melalui pembuatan gantungan kunci berbahan dasar limbah plastik. Metode: Pemberdayaan Masyarakat ini melibatkan warga Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Budi Sejahtera” Martapura. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan yang komprehensif berupa pelatihan partisipatif dengan tahapan pengumpulan bahan baku dari masyarakat, penyediaan peralatan, pembentukan tim kerja, serta pelatihan kewirausahaan yang meliputi edukasi kepada lansia mengenai pentingnya daur ulang sampah, proses pemilahan, pembersihan, pemotongan, pencampuran resin, pencetakan, hingga finishing produk gantungan kunci. Hasil: Adanya peningkatan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, serta terbukanya peluang ekonomi melalui penjualan produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan kepercayaan diri lansia, sementara dari sisi lingkungan, berkontribusi nyata dalam pengurangan sampah plastik dan pencemaran lingkungan. Kesimpulan: kegiatan sociopreneur ini membuktikan bahwa melalui pendekatan inovatif berbasis partisipasi, lansia dapat diberdayakan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomi.

Tito Bagaskoro, Januar; Tito Bagaskoro, Januar; Sholikhan, Muhammad; Dwi Setiawan, Nuris

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Industri portal lowongan kerja daring mengalami persaingan ketat, menuntut platform seperti Toploker.com untuk membangun brand awareness yang kuat, di mana iklan video menjadi strategi promosi yang sangat efektif. Namun, produksi video konvensional menghadapi kendala biaya tinggi dan waktu pengerjaan yang lama. Kecerdasan Buatan (AI) menawarkan solusi dengan mengotomasi produksi konten, mulai dari penyusunan naskah hingga personalisasi audio-visual. Penelitian empiris menunjukkan bahwa iklan video berbasis AI dapat meningkatkan tingkat engagement hingga 6–9 persen poin lebih tinggi dibandingkan iklan baseline dan meningkatkan efektivitas persuasi hingga 12,5% lebih tinggi dalam hal ekspektasi pendapatan. Untuk memastikan proses pengembangan konten video promosi yang menarik, efisien, dan relevan bagi audiens digital Generasi Z, penelitian ini mengadopsi kerangka kerja Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup tahap Konsep, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Produksi, Pengujian, dan Distribusi. Tujuannya adalah merancang panduan teknis yang terstruktur untuk mengintegrasikan alat AI modern (seperti CapCut, Suno AI, dan Freepik AI) demi mengoptimalkan kualitas dan efisiensi produksi konten.

Lila Anggraini; Hendra Masvika; Sriwanto; Sudanti; Muhammad Latif

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Profil baja IWF (Instrument Wide Flange) merupakan elemen struktur yang banyak digunakan pada bangunan industri karena kemudahan dalam pemasangan dan fleksibilitasnya. Namun, kondisi lingkungan ekstrem seperti genangan air dengan pH asam maupun basa dapat mempercepat proses demineralisasi (korosi) pada baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi laju kehilangan unsur Fe dari profil baja IWF akibat perendaman dalam larutan dengan pH ekstrem, serta menyusun model matematis yang menggambarkan proses demineralisasi. Metode yang digunakan adalah uji laboratorium dengan perendaman potongan baja dalam larutan pH 4, 7, dan 10 selama 72 jam, dilanjutkan dengan uji TDS, ORP, dan morfologi. Hasil menunjukkan bahwa pada pH 4, terjadi demineralisasi Fe tertinggi sebesar 16,167 mg dengan rata-rata ORP sebesar 195,5 mV dan TDS 732,55 ppm. Berdasarkan data tersebut, dibentuk model matematis diferensial untuk memprediksi laju demineralisasi. Disarankan penggunaan pelapis (coating) yang sesuai untuk meningkatkan umur pakai struktur baja.

Lela Budiarti; Alwendi Alwendi

Jurnal Pelayanan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The development of artificial intelligence (AI) technology offers new opportunities to enhance the effectiveness of teaching and learning processes. However, the level of understanding and utilization of AI in vocational school environments remains varied. The socialization activity on the use of AI at SMK Negeri 4 Padangsidimpuan was carried out as an effort to improve digital literacy, pedagogical competence, and the skills of both students and teachers in effectively utilizing AI technology. The activity methods included material presentation, demonstrations of educational AI applications, and hands-on practice using several AI platforms for material creation, data analysis, and learning support. The results showed an improvement in teachers' and students' understanding of basic AI concepts, their ability to use AI tools in teaching, and increased motivation to integrate AI into the learning process. This socialization activity is expected to serve as an initial step in developing an adaptive, innovative, and technology-based learning ecosystem that aligns with the needs of the digital era.

Novia Mungawanah; Elen Anedya Frahma; Febryan Alam Susatyo; Sri murni; Monica Belinda Oksavina +1 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

rogram pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat peran orang tua dalam mencegah perilaku bullying pada remaja di Kelurahan Jatibarang, Mijen, Kota Semarang melalui edukasi berbasis pendekatan partisipatif. Kegiatan dilakukan dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan para orang tua, kader atau masyarakat dalam proses pemetaan masalah, edukasi, diskusi, serta evaluasi. Intervensi berupa sesi edukasi parenting, role-play, dan diskusi kasus lokal. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan orang tua dalam mendeteksi serta menangani perilaku bullying, disertai terbentuknya jejaring dukungan komunitas untuk keberlanjutan program. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi komunitas dalam membangun lingkungan aman bagi remaja dan mendorong penguatan fungsi keluarga dalam pencegahan bullying.

Fernando Jose Sumbayak; Suratni Ginting; Meriah Kita Deliana

Jurnal Transformasi Bisnis Digital 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

PT. Batam Mitra Suplindo is a company engaged in ship agency services. The ship agency service process at PT. Batam Mitra Suplindo starts from the initial arrival of the ship, loading and unloading activities, until the ship departs to the next destination port. Ship to Ship (STS) transfer is a method of transferring cargo between ships that requires careful coordination and supervision, especially in handling Liquified Natural Gas (LNG) cargo, which is volatile and high-risk. As one of the ship agency companies in the Batam waters area, PT. Batam Mitra Suplindo plays an important role in supporting the smooth process of Ship to Ship (STS) Liquified Natural Gas (LNG). This paper aims to comprehensively examine the Ship to Ship (STS) Liquified Natural Gas (LNG) handling process carried out by PT. Batam Mitra Suplindo, covering the planning stage, coordination with related institutions, technical implementation, and post-transfer evaluation. The research method used is field research, observation, and library research. The research results show that the success of Ship to Ship (STS) Liquified Natural Gas (LNG) highly depends on compliance with standard operating procedures (SOP), readiness of licensing documents, and synergy with the Port Health Office, Harbour Master, and ship operators.

Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.

Izzatunnisa, Ilma; agus wahyudi, Sigit; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana karakter pendidikan yang mengedepankan penghargaan terhadap keberagaman, pemanfaatan media digital, dan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta Kasih dapat saling menguatkan dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber akademik yang membahas tentang nilai toleransi, pendidikan multikultural, inovasi teknologi dalam pembelajaran, serta pendekatan pedagogi berbasis kasih sayang dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang menitikberatkan pada keberagaman dapat membangun rasa saling menghormati antar siswa. Di sisi lain, media digital berperan penting dalam memberikan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini. Lebih lanjut, Kurikulum Berbasis Cinta memperkaya pendidikan dengan memperkuat aspek spiritual, emosional, dan moral, sehingga pembelajaran tidak hanya sebatas hasil akademik saja. Penggabungan ketiga pendekatan tersebut dinilai efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, bersahabat, dan sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Pada akhirnya, madrasah mempunyai peluang untuk melahirkan generasi yang religius, toleran, dan berkarakter kuat dalam menghadapi perubahan sosial budaya saat ini.

Lathiffah Khoirunnisa; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Perkembangan anak merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam yang memandang anak sebagai makhluk biologis, psikologis, dan spiritual yang membawa fitrah sejak lahir. Fitrah dipahami sebagai potensi bawaan yang mengarah pada tauhid dan nilai-nilai kebaikan, sehingga pemahaman terhadap fitrah dan tahapan perkembangan anak menjadi dasar penting dalam perancangan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep fitrah anak serta relevansinya dengan proses perkembangan dan pembelajaran dalam perspektif Islam, sekaligus mengidentifikasi pandangan psikologi pendidikan Islam terhadap tahapan perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah buku ilmiah dan artikel jurnal akademik dari basis data terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa fitrah anak menjadi landasan utama perkembangan dan pembelajaran yang mencakup dimensi spiritual, moral, intelektual, emosional, dan sosial. Psikologi pendidikan Islam memandang perkembangan anak sebagai proses bertahap dan holistik melalui integrasi aspek jasmani, akal, dan rohani dengan prinsip tarbiyah yang gradual dan kontekstual. Pembelajaran menempatkan anak sebagai subjek aktif, berorientasi pada pembentukan karakter dan kesadaran spiritual selain capaian kognitif. Dengan demikian, psikologi pendidikan Islam menawarkan paradigma pendidikan holistik yang relevan dalam mengembangkan potensi anak menuju insan kamil.

Aisyah Aisyah; Mega Kencana; Suci Fajrina

Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

The integration of language and culture plays a crucial role in shaping the complexity of human cognitive processes. Language acts not only as a means of conveying messages but also as a conceptual system that influences how individuals construct mental representations, process information, and reason. Culture, on the other hand, provides a set of values, norms, and thought patterns that shape attention, interpretation of experiences, and strategies for understanding the social world. A review of literature from the fields of linguistic relativity, cultural psychology, neurolinguistics, and cross-cultural cognition found that differences in language structure, bilingual experience, and cultural value orientations result in variations in perception, memory, and executive function. Neurocognitive findings indicate that the influence of language and culture is evident down to the level of brain activation. Furthermore, the sociocultural approach emphasizes the role of language as a mediating tool in the process of internalizing values ​​and developing higher-order cognitive abilities. Thus, human cognition is the result of a dynamic interaction between language, culture, and social experience.

Hafif Setiawan; Salsabila Rahman; Melani Rusli; Muhammad Arfan Harahap

Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to describe the perspectives of economic actors regarding the importance of money in daily interactions and transactions. Money, as a medium of exchange, not only facilitates the transfer of goods and services but also shapes more efficient and structured economic behavior. In everyday activities, economic actors view money as an instrument that provides value certainty, transactional convenience, and flexibility in managing needs and expenditures. The role of money is also understood as a factor influencing socio-economic relationships, as interactions between individuals are often grounded in transactional processes that require trust and universally accepted exchange values. Furthermore, the development of payment technologies has broadened economic actors’ understanding of money, especially within the context of digitalized transactions. This study illustrates that money is not merely a transactional tool but also a crucial element in shaping the socio-economic dynamics of modern society. The findings are expected to contribute to microeconomic discussions related to how economic actors utilize money as a fundamental instrument in daily economic activities.

Bella Dwi Lestari; Widyawati Widyawati; Sri Roekminiati

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study aims to analyze the quality of notarial services in the drafting of sale and purchase deeds at the Office of Notary–PPAT Pramudita Kartikasari, S.H., M.Kn., with a focus on factors influencing client satisfaction. The research background is grounded in the essential role of notaries in ensuring legal certainty in land transactions, which requires services that are prompt, transparent, and professional. The research employed a descriptive qualitative approach through in-depth interviews, observation, and documentation, analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings indicate that service quality can be explained through the five SERVQUAL dimensions. In terms of tangibles, physical facilities were considered adequate, although the waiting area and technological equipment remained limited. The reliability dimension showed that deeds produced were legally valid and accurate, yet completion time was not always consistent. Responsiveness was generally satisfactory, though online responses were less prompt. Assurance emerged as the main strength, as the notary was able to provide legal certainty, clear explanations, and professional conduct, while empathy was reflected through attentiveness, flexibility, and personalized care for clients. Assurance and empathy were found to be dominant in enhancing satisfaction, whereas tangibles, reliability, and responsiveness require improvement. The study implies the need for facility improvements, better time management, and standardized communication, while maintaining legal certainty and empathy as the core values of notarial service.