Publication Search

67,429 articles from 568 journals · 1,699 citations tracked

Showing 121-139 of 139

Analytics

Muhammad Babul Uyun; Titin Sundari; Totok Yulianto; Agus Wiyono

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Rumah sakit Toeloengredjo terletak di Kecamatan Pare, Kediri dengan luas bangunan sebesar ±981,199 m2 yang memiliki ruang klinik pada lantai satu dan dua, dan ruang meeting room pada lantai 3. Gedung Rumah Sakit Toeloengredjo mengacu pada SNI 2847 : 2013, SNI 1727 : 2013, dan SNI 1726 : 2012. Dalam tugas akhir ini gedung Rumah Sakit Toeloengredjo di analisis dengan SNI 2847 : 2019, SNI 1727 : 2018, dan SNI 1726 : 2019. Struktur atas terdiri dari kolom, balok dan pelat, sedangkan sloof dan pile cap dengan pondasi tiang pancang adalah struktur bagian bawah. Dengan menggunakan software SAP 2000 untuk analisis struktur diperoleh hasil perhitungan yaitu struktur pelat tipe S1 ø10 – 150 mm, balok tipe B.1 5 D16 dan 4 D16, kolom tipe K.1A 12 D19.  

Andik Nur Azis; Titin Sundari; Meriana Wahyu Nugroho; Totok Yulianto

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Beton pracetak merupakan suatu teknologi konstruksi dimana pada saat proses pendesainan maupun pembuatan dilakukan secara fabrikasi pemasangannya sendiri harus diawasi oleh tenaga ahli karena pada saat proses penyambungan elemen pracetak tidak boleh salah supaya sambungan antar struktur pracetak jadi solid dan tidak ada keretakan, bangunan rumah susun pondok pesantren Darusa’adah di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah merupakan bangunan yang didesain menggunakan sistem pengecoran di lokasi, elemen struktur balok dan pelat yang akan dimodifikasi ke elemen pracetak. Sistem struktur yang akan di pakai pada proses analisis perhitungan bangunan gedung adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), perencanaan struktur bangunan gedung ini akan mengacu pada peraturan SNI 2847-2013, SNI 1727-2013, SNI 1726-2012 dan SNI 7833-2012, sambungan yang akan dipakai untuk penyatuan antar elemen pracetak adalah sambungan basah. Berdasarkan perhitungan modifkasi struktur didapatkan hasil untuk Tebal Plat = 14 cm untuk perhitungan balok G1.1 didapatkan dimensi 25cm x 45cm, dan G1.2didapatkan 25cm x 50cm untuk perhitungan kolom K1 didapatkan hasil dimensi 50cm x 30cm dan untuk kolom K2 40cm x 30cm, sedangkan pada perhitungan sambungan antar struktur pracetak didapatkan hasil untuk konsol pendek dengan dimensi 55 cm x 30 cm x 30 cm dengan jumlah tulangan utama 7 D16 sedangkan Tulangan sengkang / pengikat 4 D13 dan untuk tulangan stud plat ke balok di dapatkan hasil D10 – 150 mm.  

Muhammad Maulana Akbar Sidiq

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

. Pekerjaan proyek konstruksi yang cukup besar dituntut untuk selesai dengan waktu yang terbatas. Hal ini tidak dapat dihindari lagi setelah pemanfaatan tenaga manusia dengan alat konvensional sudah tidak efisien. Penggunaan alat berat merupakan solusi yang tepat untuk menyeleseikan pekerjaan pada proyek yang sedang berlangsung. Sehingga alat berat merupakan alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan suatu proyek pembangunan seperti gedung, jembatan, bendungan, jalan dan lain-lain. Proses penelitian dimulai dengan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengatahui informasi dan data mengenai teori-teori yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang diperoleh dari literatur, jurnal, buku dan media cetak lainnya. Pada kasus analisis yang dilakukan di proyek pembangunan gedung fakultas teknologi informasi UII Yogyakarta, maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi alat berat yang direkomendasikan untuk pekerjaan galian dan timbunan pada proyek pembangunan Gedung Fakultas Teknologi Informasi UII yang paling efisien dari segi waktu dan biaya adalah alternatif 3 yang terdiri dari 3 unit excavator Komatsu PC300-8, 3 unit wheel loader WA380-3 dan 14 unit dump truck dengan kapasitas 7 m3. Pekerjaan ini dapat diselesaikan 100 % dengan waktu 488 jam (64 hari dengan perhitungan 7 jam kerja alat ) , dengan biaya total yang dibutuhkan Rp.589.783.400,00, dengan menggunakan alternatif 3 ini waktu pekerjaan dapat dipercepat selama 119,63 jam (-19,69 %) dan dapat menghemat biaya sebesar Rp.75.248.100,00 (-11,31 %) terhadap kondisi asli di lapangan.

Dhony Priyo Suseno

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Keamanan gedung adalah suatu syarat wajib yang harus dipenuhi oleh sebuah gedung sebelum dibangun. Hal itu dapat dilakukan dengan membuat suatu kajian struktur terlebih dahulu sebelum dibangun. Kajian struktur merupakan salah satu syarat owner/kontraktor dalam mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) atau PBG (Persetujuan Bangunan Gedung). IMB/PBG adalah bukti otentik bahwa bangunan tersebut sudah diijinkan untuk dibangun. Salah satu bagian dari kajian struktur adalah tes NDT (Non Destruvtive Test) atau tes yang tidak menghancurkan, seperti Hammer test dan Verticality Test. Hammer Test bermaksud untuk mengetahui kekuatan elemen struktur yang terbuat dari beton, seperti; Kolom, Balok, dan Pelat Lantai. Tes ini hanya untuk mengetahui kekuatan beton dari permukaan kulit betonnya saja, sebaiknya tes beton dilakukan dengan coredrill. Sedangkan Verticalty Test bermaksud untuk mengetahui kelurusan dari sebuah bangunan gedung.

Februariyanti, Herny; Utomo, Mardi Siswo; Ningsih, Dewi Handayani Untari; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Bangunan bersejarah gedung Jiwasraya yang berada di wilayah kota lama Semarang merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dibangun sekitar tahun 1916. Gedung Jiwasraya yang merupakan salah satu gedung peninggalan jaman kolonial yang perlu dilestarikan karena mempunyai nilai sejarah yang tinggi, bentuk arsitektur yang megah dan usia bangunan yang cukup tua. Adanya kemajuan teknologi sekarang ini memungkinkan bangunan bersejarah yang mempunyai nilai histori yang tinggi dapat dilestarikan dengan menggunakan teknologi augmented reality dan virtual reality. Pelestarian bangunan bersejarah menggunakan teknologi augmented reality dan virtual reality dengan membuat bentuk model bangunan nyata yang mempunyai nilai histori ke dalam bentuk virtual. Teknologi augmented reality dan virtual reality dalam memvisualisasikan bangunan bersejarah dimasukkan dalam sebuah aplikasi mobile. Aplikasi mobile yang dapat memvisualisasikan bangunan bersejarah khususnya gedung Jiwasraya dalam bentuk augmented reality dan virtual reality akan mempermudah masyarakat dalam mengenal dan melestarikan bangunan berserjarah tersebut. Melalui sentuhan teknologi akan dapat melestarikan bangunan bersejarah sesuai dengan perkembangan jaman. Generasi muda juga akan mudah untuk mengeksplor tentang bangunan bersejarah gedung Jiwasraya menggunakan kemajuan teknologi.

Chandra Danova Siringo Ringo

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Electricity is a very important need for the life of many people. Especially with the increasing number of tools that use electricity as a source of energy in this day and age. With the increasing demand for electricity, the more electrical energy that must be issued, especially by PLN. Electricity is also a source of energy that is needed in all activities related to electronics, therefore its use varies greatly. The purpose of making this final project entitled "Installation of Solar Power Generation Devices (PLTS) as a Source of Electrical Energy in the Garden of the Mahktab Building, Panca Budi Campus" is as a form of saving electrical energy in garden lighting. Electrical energy saving is done by utilizing solar cells, batteries as current storage and LED lights which are operated with a control system. The method used in this final project is the design method. The method steps are analysis, design, manufacture and testing. analysis, design, manufacture and testing. The design of the solar cell device as a converter of solar energy into electrical energy which is then stored in the battery.

Aldin Bimo Wicaksono; Adi Sasmito

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Public space in the city center is an area that is very prominent in its growth, this is driven by various activities including: trade, entertainment/recreation, culture and government. Emotional attachment to a place or place attachment is important to understand, especially because of its potential role in developing public facilities, special places, and communities that work in those places, and also to anticipate conflicts that arise in the management of a place. The building, which was formerly known as Societeit Soekarame, was built during the Dutch government in the 1930s and was used as a place for the elite of Dutch colonialism to gather. During the war of independence, around 1947- 1948, Societeit Soekarame changed its name to Gedung Juang 45. Along with the times, Gedung Juang 45 was renovated with a concept that had been determined to become a Diorama Museumor an educational gallery entitled "Galeri Pati Mbiyen". This study shows that there are two factors driving place attachment in the Juan 45 Pati Building, namely the historical value attached to the building and the social value of society that grows in conjunction with space utilization activities 

Ghani Sayid Hamzah; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang merupakan salah satu bangunan bergaya arsitektur Belanda yang dibangun di tanah Jawa. Arsitektur indische Belanda merupakan arsitektur yang memadukan antara budaya Barat dan Timur. Arsitektur indische Belanda hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan. Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dibangun pada tahun 1760, dan bangunan ini merupakan salah satu bangunan tertua di kawasan Kota Lama Semarang. Fungsi awal bangunan ini adalah kantor pengadilan (Rad Van Justitie), kemudian menjadi Gedung Pengadilan Negeri Semarang pada masa Orde Baru, pada tahun 2006 dikonservasi dan dimanfaatkan sebagai rumah makan (adaptive reuse). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gaya arsitektural indische Belanda pada bangunan ‘Ikan Bakar Cianjur’ Semarang. Agar terjaga keasliannya dan dijadikan sebagai pendataan bangunan cagar budaya sebagai langkah awal untuk dilestarikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif-rasionalistik dengan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan objek pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dan menganalisa gaya dan karakter bangunan dari masa ke masa. Hasil penelitian merupakan temuan karakteristik pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang terhadap outline, irama pada arsitektur dan interior bangunan, dan kualitas bangunan yang dapat dimanfaatkan The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building is one of the Dutch architectural-style buildings built in Java. Indische Dutch architecture is an architecture that combines Western and Eastern cultures. Indische Dutch architecture comes from the work of Dutch architects and is intended for the Dutch who lived in Indonesia, in the pre-independence period. The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building was built in 1760, and this building is one of the oldest buildings in the Old Town area of ​​Semarang. The initial function of this building was a court office (Rad Van Justitie), then it became the Semarang District Court Building during the New Order era, in 2006 it was conserved and used as a restaurant (adaptive reuse). This study aims to determine the characteristics of the Dutch Indische architectural style in the 'Ikan Bakar Cianjur' Semarang building. Maintaining its authenticity and serving as a data collection on cultural heritage buildings is the first step to being preserved. This study uses qualitative-rationalistic research with descriptive methods, namely describing objects in the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building and analyzing the style and character of the building from time to time. The results of the study are characteristic findings of the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building on the outline, the rhythm of the architecture and interior of the building, and the quality of the building that can be utilized. 

Widodo, Bambang; Widoanidyawati, Vemi

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bangunan gedung  SDN  Tanjung Priok 01 yang berlokasi di Jalan Edam 2, Jakarta Utara. terletak di tepi sungai Sunter. Tanah dasar pada lokasi rencana  tersebut termasuk sangat jelek, berupa silt lemupung sangat lunak. Maksud kajian teknik ini adalah memberikan rekomendasi yang dianggap baik dan tepat sehubungan dengan adanya kendala pelaksanaan di lapangan yang berkaitan dengan jumlah lantai bangunan SD yang direncanakan terhadap kondisi tanah serta lingkungan disekitar lahan SD tersebut. Kajian disusun berdasarkan kelayakan teknis struktur bawah dengan jenis pondasi dangkal berkaitan dengan tanah dasar sangat lunak, lahan bagian belakang berbatasan dengan lereng sungai, dan samping kanan kiri lahan berbatasan langsung dengan rumah penduduk. Metodologi yang digunakan adalah mengetahui data tanah dasar, menganalisis konstruksi dengan beban hidup sebagai fungsi sekolah, selanjutanya menganalisi kestabilan tanah yang mendukung pondasi dengan bantuan progrtam palxis2D. Hasil kajian ini memberikan rekomendasi tingkat lantai bangunan SD adalah dua lantai, dan jarak bangunan terhadap lereng atas sungai 15 meter.

Revo Juhannda; Tri Lestari Hadiati; Suparno Suparno

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Peran pemerintah dalam melaksanakan pelayanan seperti menyediakan pelayanan pendidikan, kesehatan, penerbitan surat izin, penerbitan E-KTP dan akta kelahiran pembangunan gedung, pembangunan jembatan, pengairan, dan sebagainya. Akibatnya, peran pemerintah memiliki peran krusial dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat sehingga ia berkewajiban menyelenggarakan pelayanan publik semaksimal mungkin. Peningkatan pelayanan publik berkaitan erat dengan konsep desentralisasi. Desentralisiasi melalui pembentukan otonomi daerah di Indonesia menjadi isu yang sangat menarik untuk dibahas, terutama mengenai peningkatan pelayanan publik mengingat desentralisasi memiliki tujuan mulia, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui perbaikan pelayanan publik. Terkait desentralisasi, Pemerintah Kota Semarang bersama perangkat daerahnya pun memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan pemerintahannya sendiri secara luas dan bertanggung jawab dalam rangka menyejahterakan masyarakatnya melalui pelayanan publik. Penyelenggaraan pelayanan bidang administrasi di Kota Semarang salah satunya dimana Wali Kota Semarang melimpahkan kewenangan ini kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang dan salah satu pelayanan yang diselenggarakan adalah akta kelahiran. Akta kelahiran adalah bentuk identitas seseorang.

Tina Riskiana; Loekman Mohamadi; Wawan Destiawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Kesenian  merupakan  salah  satu  dari  kebudayaan  dari  suatu  daerah  yang berupa art visual (yaitu karya dari sebuah kegiatan), kesenian sendiri diciptakan oleh manusia untuk  memenuhi  dan menunjukan  keindahan  yang  terinspirasi  dari alam setempat maupun kebudayaannya. Gedung Kesenian Pasundan di Kabupaten Pasundan ini bersifat wisata yang memberikan ilmu pengetahuan mengenai Kesenian Pasundan dan sebagai bentuk fasilitas pelestarian Kesenian Pasundan di Kabupaten Kuningan. Gedung Kesenian Pasundan bertujuan sebagai wadah bagi masyarakat khususnya para seniman Kabupaten Kuningan untuk mempertunjukan karya seni dan mewadahi kegiatan yang berhubungan dengan kesenian seperti wayang, angklung, dan nembang. Konsep desain yang digunakan pada Gedung Kesenian Pasundan  adalah  menerapkan  konsep  Arsitektur  Neo-Vernakular  dengan  olahan bentuk yang di kombinasikan dengan struktur atap Space Frame, sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan gaya arsitektur setempat namun tetap memperhatikan aktifitas di dalam nya. Penggunaan unsur Arsitektur Neo-Vernakular dijadikan sebagai daya Tarik desain yang dimana penggunaan pada desain diaplikasikan pada bentuk atap dan fasad bangunan, beberapa unsur kebudayaan yang ada seperti gunungan wayang digunakan pada bagian pintu masuk bangunan, serta secondary skin dari kayu dan bukaan pencahayaan yang lebih banyak untuk memanfaatkan iklim sekitar. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

M. Anam Rahardyan; Loekman Mohamadi; Wawan Destiawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Telaga Mangunan merupakan telaga yang terletak kaki Pegunungan Kendeng Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjar negara, selama bertahun-tahun telaga ini belum di optimalkan padahal memiliki panorama yang eksotis. Perancagan Kawasan Wisata Telaga Mangunan juga dapat mendorong terciptanya lingkungan hidup yang serasi dan harmonis karena wisatawan yang tujuan utamanya berekreasi menginginkan sesuatu, lingkungan yang menimbulkan suasana baru dari kejenuhan kehidupan sehari. Kawasan wisata telaga mangunan di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan diharapkan dapat menjadi Tempat rekreasi dan wisata untuk umum yang di dalamnya terdapat telaga wisata air dan bangunan penunjang seperti Penginapan, Restoran, Gedung serbaguna, cafe, souvenir dan oleh-oleh serta fasilitas penunjang lainnya. Memiliki fungsi dimana Kawasan yang akan di rencang merupakan Kawasan Wisata yang berada di alam dan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, maka dapat ditentukan jenis ragam arsitektur yang akan di gunakan pada perencanaan perencangan Kawasan Wisata Telaga Mangunan adaalah jenis ragam Neo Vernakular dengan di kombinasikan sedikit sentuhan arsitektur metafora untuk membentuk suatu bangunan yang sesuai dengan keberadaanya yakni Batik dan memiliki lahan berkontur yang membuat desain Kawasan ini semakin lebih menarik dan menantang. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Arya Shanda Anwar; Astari Wulandari; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Dunia pendidikan yang ada di Indonesia seiring perkembangan zaman mengalami berbagai perubahan dari waktu ke waktu, sehingga hal ini merubah pola pikir masyarakatnya untuk berubah menjadi lebih modern. Sebuah pendidikan sendiri juga tidak lepas dari pentingnya tempat atau infrastruktur yang mendukungnya, yaitu sebuah bangunan tempat belajar bagi para siswanya. Suatu Universitas sebaiknya memiliki sebuah gedung auditorium sendiri guna berfungsi  sebagai  pusat  kegiatan  yang  melibatkan  banyak  orang,  seperti  kegiatan seminar, kegiatan wisuda, dan pertunjukan dari mahasiswa. Gedung Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Semarang ini berfungsi untuk mewadahi aktifitas terkait kegiatan para civitas akademika yang melibatkan banyak orang dengan jumlah yang besar. Konsep  bangunan  auditorium  khususnya  adalah  bangunan  yang diharapkan mampu menampung segala kegiatan dan aktifitas acara-acara penting dan kemudian dapat diapreasikan sesuai dengan karakter dari kampus UNTAG sendiri.Pemilihan ragam arsitektur untuk bangunan Gedung Auditorium Univesitas 17 Agustus 1945 Semarang ini menggunakan penerapan arsitektur modern. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Pebruariski Akbar Riyadi; Choirul Amin; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Airsoft adalah sebuah olahraga permainan yang mensimulasikan kegiatan militer yang mengunakan replika senjata api yang di sebut airsoft gun. Permainan airsoft termasuk kategori permainan yang  mahal, karena harga tiap unit  dan perlengkapan lainnya cukup  mahal. Airsoft tergolong dalam Skirmish Sport atau permainan perang-perangan yang memiliki beberapa macam permainan lainnya seperti Paintball, Nerf Skirmish, Laser Skirmish dan Archery Fun Game. Manfaat dari Skirmish Sport sendiri adalah untuk meningkatkan skill menembak, melatih fisik, memperdalam strategi pasukan militer atau kepolisian. Selain itu skirmish sport juga mempunyai manfaat bagi setiap komunitas airsoft dan   masyarakat umum untuk bersosialisasi dan refreshing agar dapat memberikan suasana aktivitas yang baru dalam kaitannya olahraga dan rekreasi. Kegiatan skirmish sport ini diharapkan menjadi suatu olahraga dan rekreasi baru untuk masyarakat. Disamping sebagai bangunan gedung olahraga dan rekreasi, Semarang Skirmish Sport Area juga terdapat fungsi komersil yaitu terdapat showroom tempat pameran dan penjualan airsoft dan  mainan  nerf  serta  perlengkapan  lain  yang  berhubungan  dengan skirmish sport, ruang komunitas dan restaurant. Pemilihan ragam arsitektur untuk dalam  perancangan  Semarang Skirmish Sport Area adalah menggunakan Arsitektur Modern. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Raden Sulistiyanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Artikel ilmiah ini ditulis untuk mengundang antara lain untuk mempelajari sejarah semarang, sambil bersenang-senang rekreasi. Artikel ilmiah ini ditulis dengan studi literatur dan metode wawancara. Hasil dari artikel ilmiah ini adalah, menjadi mengerti tentang sejarah kita, dan muncul dari nasionalisme kita, dan muncul dari sejarah conciusnes, sebagai panduan pendidikan perilaku dan karakter yang baik, dan kepribadian keluarga, kepribadian masyarakat, dan kepribadian bangsa. Rekreasi, tersedia dengan tur kota, mengunjungi situs sejarah di Semarang. Kota Semarang, memiliki banyak situs sejarah. Rekreasi di Situs Sejarah Semarang ini, tidak terlalu mahal. Ada, rekreasi keagamaan di Kuburan Syekh Jumadil Kubro, ada Schooll Building History, ada sejarah gedung pemerintah, ada sejarah food courner. Memiliki situs sejarah yang menyenangkan untuk rekreasi, akan muncul pengetahuan sejarah Semarang, munculnya nasionalisme, dan munculnya kesejarahan sejarah, dan munculnya karakter dan kepribadian Indonesia.

Iga Kristy Cahyasari; Sumarwanto; Rizka Tri Arinta

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Salah satu kegiatan bisnis yang sangat banyak adalah bisnis di bidang jasa perlengkapan pernikahan. Maraknya bisnis  dibidang pernikahan dapat di lihat dari semakin banyaknya pelaksanaan pernikahan di berbagai Gedung-gedung pertemuan. Namun beragam gedung  pertemuan  tersebut  tidak  ada  yang  memiliki  yang  fungsi  utama  sebagai tempat untuk melangsungkan pesta pernikahan. Seperti kita tahu bahwa di dalam pernikahan akan sangat banyak hal yang perlu dipersiapkan , mulai dari souvenir, undangan, tempat resepsi, gaun pengantin, catering dan sebagainya. Bahwa  di  kota Semarang sendiri masih  belum ada tempat pada ruang kota  yang menjadi pusat pelayanan jasa pernikahan yang di dalamnya menyediakan informasi yang lengkap dan tepat untuk para calon pengantin seputar persiapan pernikahan sampai terselenggaranya acara pernikahan. Selain daripada itu informasi-informasi seputar pernikahan  yang masih tersebar dan belum terorganisir dengan rapi, serta masih bersifat  tradisional  sehingga  para  calon  pengantin  harus  mengunjungi  beberapa tempat untuk mendapatkan informasi tertentu. Penggunaan konsep Arsitektur Kontermporer pada desain untuk menampilkan citra bangunan sehingga penggunaan konsep tersebut memiliki fungsi dari bangunan Wedding Center dapat dicapai melalui citra visual dari bangunan dan dapat menjadi landmark pada lingkungan. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Agusta Dicky Ferlanda; Astari Wulandari; I Wayan Andhika Widiantara

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Olahraga merupakan kegiatan yang di lakukan oleh manusia untuk menjaga kebugaran tubuh. Olahraga juga dijadikan ajang kompetisi didunia dengan berbagai cabang olahraga yang dilakukan secara individu dan olahraga yang memerlukan kekompakan kelompok. Salah satu olah raga yang membutuhkan kerja kelompok adalah cabang olahraga bola basket. Bola basket dimainkan oleh dua kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari lima orang pemain, yang memiliki posisi dan peran masing-masing. Dalam pertandingan bola basket dimainkan dalam waktu 4 x 10 menit dalam aturan Federasi Bola Basket Internasional. Bola basket di Semarang saat ini juga makin berkembang pesat seperti halnya olahraga sepakbola, banyak lapangan bola basket di tiap sekolahan negeri maupun swasta, di taman kota maupun di taman kawasan permukiman bahkan ada beberapa kelurahan yang terdapat lapangan bola basket. Namun itu semua merupakan lapangan outdoor yang fasilitasnya kurang memadahi. Di Semarang juga terdapat beberapa lapangan bola basket indoor namun fasilitasnya kurang lengkap seperti kapasitas penonton sedikit dan fasilitas penunjang lainnya. Perancangan bangunan Semarang Basketball Center merupakan bangunan Gedung olahraga yang digunakan untuk menggelar pertandingan dan pelatihan olahraga Bola Basket dan terdapat area bisnis berupa foodcourd, cafe dan sportstore yang bertemakan Basketball. Bangunan Semarang Basketball Center terdapat tiga bagian lapangan yaitu lapangan pertandingan, latihan indoor dan outdoor.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Perangkat hardware dan software yang semakin mahal apalagi di saat krisis ini membuat  kitamencari  sumber  daya  yang  murah  dan  baik  untuk  menghadapi  era teknologi informasi yang pesat.Oleh karena itu kebutuhan akan hardware yang murah namun dapat digunakan secara optimal menjadikebutuhan utama para user tak terkecuali para pelaku IT. Dalam penelitian dapat diangkat rumusanmasalahnya adalah bagaimana caranya merancang dan membuat antena wifi dengan memanfaatkan wajan,agar dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung RT RW net. Tujuan dari penelitian ini adalahmendapatkan hasil yang optimal dari pembuatan antena wajan sebagai bahan utama pembuatan wajanbolik, dan dapat dibuat dengan mudah serta murah, serta diharapkan pengguna antena wajan bolik ini dapatmemanfaatkannya sebagai antena jaringan RT RW net. Perangkat hardware dan software yang semakinmahal apalagi di saat krisis ini membuat  kita  mencari  sumber  daya  yang  murah  dan  baik  untukmenghadapi  era tekhnologi informasi yang pesat. Oleh karena itu kebutuhan akan hardware yang murahnamun dapat digunakan secara optimal menjadi kebutuhan utama para user tak terkecuali para pelaku IT.Perkembangan ini menuntut pula para pengusaha dan para pnyedia jasa untuk mencari solusi alternatifdalam menghadapinya, yang mau tidak mau harus dihadapinya, ataupun para peneliti utukmengembangkan peralatan yang siap di pakai untuk masyarakat. Lagi-lagi untuk mencapai tujuan itudiperlukan kajian yang mendalam dan berkelanjutan untuk menentukan spesifikasi yang terbaij dantermurah. Sehingga tidak menguras dompet pemakai apalagi di saat krisis moneter yang melanda negerikita. Sejak masa perkembangan tekhnologi komputer, teknologi Wiifi sudah semakin marak dalampenggunaan sehari-hari, baik komunikasi antar perkantoran maupun untuk komunikasi personal. Di dalamperkantoran digunakan untuk membuat jaringan antar gedung. Sedangkan untuk kebutuhan personalbiasanya digunakan untuk menghubungkan antara BTS suatu penyedia internet dengan komputer personalyang ada di rumahnya. Semakin berkembangnya kebutuhan akses internet di masyarakat maka muncul danmaraknya akses internet murah yang biasa di sebut “RT RW net”. Dari permasalahan di atas maka perludikembangkan suatu perancangan dan pembuatan antene wifi yang dapat dengan mudah dibuat,mempunyai fungsionalitas tinggi serta murah dan terjangkau oleh masyarakat perlu dikembangkan.

Sulastri, Sulastri

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemanfaatan grafika komputer dapat dilihat pada saat seorang insinyur atau seorang ahli gedung sedang melakukan perancangan gedung yang akan di bangun. Insinyur tersebut dapat merancanggedung yang akan dibangun menggunakan teori grafika komputer sebelum gedung tersebut benar-benar berdiri. Pemanfaatan unsur grafika komputer khususnya tranformasi dipergunakan untuk menekan biaya yang akan ditanggung oleh perusahaan yang menangani pembangunan gedung tersebut. Apabila insinyur menggunakan miniatur-miniatur dari gedung yang akan dibangun, otomatis akan memerlukan biaya yang lebih besar.