Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 121-140 of 2,376

Analytics

Rizka Yuliza Sabrina, Rizka Yuliza Sabrina

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Dysmenorrhea atau dismenore didefinisikan sebagai menstruasi yang menyakitkan serta keluhan ginekologi paling umum terjadi pada wanita usia muda yaitu usia remaja. Keluhan yang dirasakan yaitu nyeri atau kram di perut bagian bawah yang muncul sebelum atau saat menstruasi. Dismenore berpengaruh terhadap gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan dan somatisati yang dapat menghambat perkembangan pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan remaja putri. Jenis penelitian ini survei analitik observasional melalui pendekatan cross seictional stuidy. Populasi adalah seluruh siswi sebanyak 42 orang serta teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan sosial remaja putri dengan nilai p = 0,032, terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan emosional remaja putri dengan nilai p = 0,014, terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan kognitif remaja putri dengan nilai p = 0,047, terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan moral remaja putri dengan nilai p = 0,029. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan remaja putri.

Ali, Abdullah; Erita Oktasari; Feodora Zefanya Widjaja; Engel Bertus Maray; Diyah Ayu Ningsih

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Isu keterbatasan lahan di wilayah perkotaan mendorong perlunya solusi alternatif untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada pengembangan urban farming di Kelurahan Bukit Duri dengan melibatkan kader TP PKK sebagai mitra utama. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan teknis, keterampilan, serta kemandirian warga dalam memanfaatkan ruang mikro melalui sistem hidroponik dan pemanfaatan lahan vertikal maupun horizontal. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, praktik instalasi hidroponik, penyemaian, hingga panen dan pengelolaan pasca panen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas kader PKK dalam praktik urban farming, terbentuknya kebun percontohan yang aktif dirawat, serta pemanfaatan hasil panen untuk konsumsi rumah tangga dan pengembangan produk melalui branding sederhana. Program ini memberikan manfaat multidimensi: sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mendorong keberlanjutan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.

Wulandari, Septi; Rizka Syahira Ramadhani; Nadia Salsa Bila; Fiza Istanti Nur Rosida; Dimas Syahputra Aidil Laqod

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu desa yang memiliki potensi culture site gerabah. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1930an, produk awal yang dihasilkan berupa bentuk boneka pengantin. Tantangan yang dihadapi pengrajin gerabah meliputi tantangan internal dan tantangan eksternal. Pengabdian masyarakat dilakukan menggunakan metode kualitatif pendekatan partisipatif perajin gerabah yang terlibat dalam merencanakan kegiatan berdasarkan wawancara untuk menelaah permasalahan, FGD (Focus Group Discusson), serta mengimplementasi sebagai solusi untuk mengatasi masalah. Tujuan pengabdian ini memberikan pendampingan kepada pengrajin gerabah untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, membantu pengrajin gerabah untuk membuat desain inovasi yang sesuai dengan tren pasar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman pengrajin gerabah terkait pengelolaan platform digital sebagai sarana pemasaran. Pendampingan ini mencakup pelatihan strategi digital marketing melalui penggunaan media sosial, pengelolaan marketplace (Shopee dan Tokopedia) yang digunakan untuk menjangkau pasar secara luas.

Citra Berlianta Situmeang, Samsinar; Friska Sembiring; Mardiati Barus

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Keluarga yang menunggu pasien di ruang ICU dapat mengalami kecemasan, hal ini disebabkan karena menunggu anggota keluarga yang sedang mengalami perawatan kritis merupakan salah satu faktor kecemasan keluarga pasien dirawat di ruang intensive. Kelcelmasan melrulpakan sulatul keladaan pikiran dimana selselorang melrasakan keltakultan yang telruls-melnelruls dan belrlelbihan selrta sullit dikelndalikan selhingga dapat belrdampak bulrulk dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk Melngidelntifikasi Gambaran Kelcelmasan Kellularga Pasieln Di Rulang Intelnsivel Carel Ulnit (ICUl) Rulmah Sakit Santa Ellisabelth Meldan Tahuln 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskritif menggunakan pendekatan desain studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik purporsive sampling dengan kriteria inklusi, didapatkan jumlah sampel 96 responden di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner ZSAS (Zulng Sellf-Rating Axielty Scalel). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat kecemasan berdasarkan kategori kecemasan paling tinggi adalah kecemasan sedang sebanyak 58 responden (60.4%), kecemasan berat sebanyak 22 responden (22.9%) dan kecemasan ringan sebanyak 16 responden (16.7%). Simpulan ini adalah peran keluarga terhadap pasien menjadi berkurang karena tidak banyak terlibat dalam perawatan pasif dan tidak dapat mendampingi pasien di ruang ICU setiap saat, sehingga keluarga akan mengalami kecemasan. Kecemasan ini disebabkan karena ketakutan keluarga yang dipengaruhi oleh terpisahnya secara fisik dengan anggota keluarga, takut akan kematian, biaya  perawatan, keadaan pasien makin memburuk/ngedrop, atau kecatatan tubuh yang disebabkan banyak terpasang alat.

Tumanggor, Lili Suryani; Barus, Mardiati; Naibaho, Romiani

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Kinerja perawat merupakan kegiatan perawat dalam mengimplementasikan sebaik-baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya pada rangka pencapaian tujuan tugas utama profesi untuk terwujudnya tujuan dan target unit organisasi. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat yaitu kepuasan kerja. Kepuasan kerja merupakan cerminan perasaan pegawai terhadap pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 130 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 130 responden sebanyak 68 responden (53,3%) memiliki kepuasan kerja rendah dan sebanyak 62 responden (47,7%) memiliki kepuasan kerja tinggi. Sedangkan dari 130 responden sebanyak 67 responden (51,5%) memiliki kinerja sedang dan sebanyak 63 responden (48,5%) memiliki kinerja baik. Data dianalisis dengan uji Fisher Exact Test dengan nilai p Value 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat. Peneliti menyarankan agar rumah sakit dapat memberikan kepuasan bagi perawat sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat.

Purwasih, Intan

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Instalasi gawat darurat merupakan unit pelayanan di rumah sakit yang menangani pasien dalam kondisi darurat, kritis, dan membutuhkan tindakan segera. Pelayanan yang berkualitas sangat penting dalam kondisi ini karena berkaitan dengan nyawa seseorang. Dalam kondisi yang menuntut pelayanan cepat dan tepat, kepuasan pasien menjadi penilaian utama terhadap keberhasilan layanan gawat darurat. Kepuasan pasien adalah respon emosional yang muncul karena terpenuhinya ekspetasi pasien terhadap pelayanan. Kepuasan pasien IGD dapat memengaruhi citra rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk mengkaji apakah terdapat hubungan antara faktor usia, tingkat pendidikan, dan fasilitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 pasien. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah fasilitas pelayanan (p=0,018). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah usia (p=0,475) dan tingkat pendidikan (p=0,340). Saran dari penelitian ini adalah diharapkan institusi kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di IGD, terutama pada aspek kenyamanan ruang tunggu.

Regina Olivia Simanjuntak; Murni Sari Dewi Simanullang

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Stroke adalah penyebab kematian nomor dua dan penyebab kecacatan di seluruh dunia. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah stroke pada penderita hipertensi adalah dengan menemukan dan mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran faktor risiko dan tingkat risiko stroke berdasarkan stroke risk score card pada penderita hipertensi di klinik romana tanjung anom tahun 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan bersifat deskriptif . Metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan  sampel yang digunakan accidental sampling dengan jumlah responden penderita hipertensi sebanyak 98 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stroke Risk Score Card. Hasil penelitian lebih dari setengah penderita hipertensi memiliki tingkat risiko stroke rendah 57 orang (58,2%). Faktor risiko stroke yang dimiliki penderita hipertensi berurutan dari faktor risiko terbanyak yaitu tekanan darah tinggi 66 orang (67,3%), pemalas / tidak pernah olahraga 56 orang (57,1%), hiperkolestrolemia 30 orang (30,6%), Overweight 30 orang (30,6%), atrial fibrilasi tidak teratur 11 orang (11,2%), perokok 9 orang (9,2%), riwayat diabetes mellitus 6 orang (6,1%), dan riwayat stroke dalam keluarga 5 orang (5,1%). Sebagian besar penderita hipertensi memiliki risiko rendah terkena stroke. Pencegahan primer merupakan upaya penting untuk mencegah stroke, sehingga dianjurkan untuk dilakukan secara rutin.

Dewi Chintya

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Hemodialisa merupakan suatu teknologi canggih yang digunakan sebagai alternatif pengganti fungsi ginjal untuk menyaring produk-produk limbah metabolik atau racun tertentu dari darah, seperti air, natrium, kalium, hidrogen, urea, dan zat lainnya dengan memanfaatkan membran semipermeabel. Salah satu faktor yang mempengaruhi hemodialisa ialah akses vaskuler, akses vaskuler yang berfungsi dengan baik dapat digunakan untuk jangka Panjang yang adekuat dapat menghasilkan aliran darah yang lancar serta meminimalkan komplikasi. Tujuan: dilakukan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pada pasien hemodialisa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sebanyak 90 pasien hemodialisa terlibat sebagai responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel total. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan dan perawatan akses vaskuler. Dalam menganalisis data, digunakan uji distribusi frekuensi. Hasil: penelitian ini menjelaskan bahwasannya mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan akses vaskuler kategori baik sebanyak 71 (78,9%), sedangkan sebagian besar memiliki Tingkat perawatan akses vaskuler kategori baik sebanyak 69 (76,7%). Adanya Gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler yang baik pada pasien hemodialisa sehingga, penelitian ini dapat digunakan perawat dalam intervensi keperawatan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pasien dalam hemodialisa.

Sihombing, Meli Triani; Megawati Manullang

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

 This research is motivated by the challenges faced by today's local church in formulating its missionary goals and work amidst rapid social, cultural, and global changes. These changes often make the church's missionary function appear unclear and lack clear direction, putting the church at risk of carrying out its ministry detached from its biblical identity. Therefore, this research aims to reinterpret the local church's missionary goals and work based on the Apostle Paul's example as a missionary, while also proposing its relevance for church ministry in the current context. The research uses a qualitative approach with a literature review method, specifically contemporary missionary theology literature and writings on the Apostle Paul's life and ministry. The results show that, according to Paul, the primary purpose of the church's mission is to educate the congregation through teaching rooted in the truth of the Word, and to bring the congregation into an encounter with Christ through lively worship, expressed in the singing of psalms, praises, spiritual songs, and the celebration of the Lord's Supper. The missionary work exemplified by Paul also includes the proclamation of the Gospel, tangible loving service, empowering the congregation to grow as witnesses of Christ, and social transformation as a manifestation of the church's presence in society. These findings confirm that the local church's mission should not only focus on spiritual aspects, but also be holistic, contextual, and relevant to the needs of the times. Thus, the church is called to develop a mission strategy that is both faithful to the Bible and able to meet the challenges of the modern world, thereby providing a complete witness of God's love for the world.

Febyanti, Triana; Devi Maya Sofa

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rasio profitabilitas, dengan menggunakan variabel ROA (tingkat pengembalian asset) dan ROE (tingkat pengembalian ekuitas) terhadap keputusan investasi yang akan diukur dengan PBV (rasio harga terhadap nilai buku) pada beberapa perusahaan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda pada data sekunder yang didapatkan dari laporan kinerja keuangan dan data yang tersedia di pasar modal. Hasil penelitian mengatakan bahwasanya baik ROA maupun ROE tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap PBV, baik secara parsial maupun simultan. Koefisien determinasi (R²) berada di angka 10,5%, yang menunjukkan bahwa sejauh mana variabel profitabilitas menjelaskan variasi PBV cukup kecil, sementara sisanya dipengaruhi oleh berbagai faktor lain di luar model. Hasil atas penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan investasi pada bisnis properti tidak semata-mata hanya dipengaruhi oleh profitabilitas perusahaan saja, tetapi juga ada beberapa faktor eksternal lain seperti kondisi ekonomi, peluang industri, dan sentiment lainnya. Oleh sebab itu, penelitian ini memberikan saran agar variabel lain yang lebih komprehensif dan terstruktur harus dimasukkan dalam analisis agar dapat memberikan penjelasan yang lebih jelas tentang faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan berinvestasi di sektor properti.

Indra Yeni; Latifah Qorimahtul Fajri; Annisa Nur Fahada; Gusridur Yanti; Idris Albasyitu +1 more

The activity of strengthening Indonesian language education as a bullying prevention strategy at SDN 02 Simalanggang aims to raise students' awareness of the negative impacts of bullying and the importance of good communication in creating positive relationships, in line with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4, which focuses on quality education. This program was carried out on June 20, 2025, involving 200 students and 15 teachers. The methods used include observation, socialization, effective communication training, and counseling for students involved in bullying cases. The results of the activity show a significant increase in students' understanding of bullying and the importance of speaking properly, as well as a 30% reduction in bullying incidents at school. Evaluation was carried out through direct observation, which showed positive changes in students' behavior, both as perpetrators and victims of bullying. This program also reinforces the concepts of effective communication and character education, which have proven to reduce bullying and create a safer and more inclusive learning environment. Based on these results, the activity provides great benefits for students' character development and creates a more supportive school atmosphere, contributing to the achievement of SDGs in quality education. The program involved a series of activities, such as observation to identify bullying incidents, socialization sessions to inform students about bullying and its consequences, and communication training to improve students' skills in handling conflicts constructively. Counseling was also provided to students who were either perpetrators or victims of bullying, helping them to understand the impact of their actions and how to manage emotions and behavior in a more positive manner. After the program, a noticeable shift in behavior was observed, particularly in the way students interacted with one another. A significant reduction in bullying incidents by 30% demonstrates the effectiveness of communication-based interventions.

Linduarda, Nanda; Andhika Nanda Perdhana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji bagaimana meditasi di alam terbuka dapat meningkatkan kecerdasan spiritual pada generasi muda Penghayat Sapta Darma di Kabupaten Wonogiri. Latar belakang penelitian ini adalah penurunan moralitas dan kesadaran spiritual di kalangan generasi muda, yang terlihat dari perilaku dan tutur kata yang kurang menghormati norma-norma sosial. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peran meditasi di alam terbuka dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya, serta menganalisis perbandingan kualitas kecerdasan spiritual sebelum dan sesudah mengikuti meditasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meditasi di alam terbuka efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, terutama dalam hal pengendalian diri, kesadaran moral, dan sikap sosial. Peserta meditasi mengalami perubahan signifikan dalam perilaku, menjadi lebih tenang, sabar, dan menghargai orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meditasi di alam terbuka merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan moralitas generasi muda Penghayat Sapta Darma.

Fauzyah, Sarah; Arfa, Najwa; Kayila, Amanda; Widara, Adita

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Naskah drama “Mostodon dan Burung Kondor” karya W.S Rendra merupakan naskah drama yang membahas mengenai kritik sosial untuk memperjuangkan keadilan atas kekuasaan yang tidak adil atau menindas melalui simbol-simbol seperti “Mostodon” dan “Burung Kondor” Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strukturalisme genetik yang terdiri dari struktur intrinsik dan struktur ekstrinsik genetik naskah drama “Mostodon dan Burung Kondor” karya W.S Rendra. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan interpretasi data dan analisis naskah secara mendalam. Sumber data penelitian dan berbagai literatur yang mendukung penelitian ini. Hasil Analisis menunjukan struktur “Mostodon dan Burung Kondor” karya W.S Rendra memiliki unsur intrinsik yang membangun naskah drama yaitu tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dialog, dan gaya bahasa. Sementara itu, struktur genetik ekstrinsik meliputi faktor kemanusiaan, pandangan dunia, penjelasan-pemaham dan subjek kolektif.  

Renita Kusuma Wardani; Novita Al Ihyak Dieni

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menggunakan penerapan Model Pembelajaran Berbasis Project dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti menggunakan media pembuatan taman mini di lingkungan Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis penggunaan media taman mini di SD Negeri Bandungan 01. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami penggunaan media taman mini dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di lingkungan SD Negeri Bandungan 01. Pendidik dapat memanfaatkan media taman mini dengan baik untuk proses pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi pekerti, secara efektif dalam meningkatkan pembelajaran peserta didik, dengan fokus pada pengembangan konsep dari elemen Keagungan Tuhan, dengan keterlibatan peserta didik untuk meningkatan nilai spiritual. Melalui pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum. Pada penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada proyek untuk mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di tingkat SD. Hasil yang di dapatkan pada penelitian ini adalah penerapan media taman mini dalam pembelajaran project based learning, juga mengajarkan nilai-nilai yang ada pada elemen keagungan tuhan salah satunya nilai memayu hayuning bawana pada peserta didik, yang sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka.

Novianti, Delpi

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripisikan bagaimana kontribusi psikologi pendidikan bagi guru pendidikan agama Kristen. Guru adalah bagian terpenting dan menjadi salah satu faktor penentu untuk kesuksesan pendidikan. Namun, guru diperhadapakan pada berbagai masalah yang sangat kompleks seperti sikap, karakter, tindakan, tingkat kecerdasan, dan emosional dari  naradidik. Masalah tersebut menjadi tantangan dalam mencapai tujuan pendidikan. Salah satu pendekatan kunci pemecahan masalah dalam pendidikan adalah lewat ilmu psikologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data dari berbagai sumber buku, literatur dan jurnal kemudian diinterpretasikan dalam bentuk naratif atau deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa seorang guru pendidikan agama Kristen yang memanfaatkan ilmu psikologi dapat mengoptimalkan peran dan tugasnya sebagai guru sebab: Mampu mengembangkan tujuan pembelajaran; Penerapan metode belajar yang relevan; Mampu menciptakan lingkungan kelas yang kondusif; Penemuan potensi dan bakat peserta didik; Mampu memecahkan masalah; serta Menciptakan relasi yang baik lewat kemampuan komunikasi. Penelitian ini sangat relevan dengan urgensi pengetahuan psikologi bagi guru sehingga masalah-masalah dalam dunia pendidikan dapat diatasi secara tepat. Selain itu guru akan lebih peka pada kebutuhan peserta didik, lebih sistematis, serta mampu mewujudkan sistem pembelajaran yang lebih berkualitas, efektif dan relavan.

Muhammad Athaya Atha; Rahayu Sulistyorini; Muhammad Irfan Affandi

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Provinsi Lampung mendorong terbentuknya kawasan peri-urban yang memiliki potensi strategis, salah satunya adalah Kecamatan Natar di Kabupaten Lampung Selatan. Kawasan ini terletak di sekitar Bandara Internasional Radin Inten II dan menunjukkan karakteristik ideal untuk dikembangkan sebagai kawasan aerotropolis. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis potensi demand dan dukungan sosial ekonomi terhadap pengembangan kawasan aerotropolis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan triangulasi data melalui analisis dokumen perencanaan, penyebaran kuesioner kepada 101 responden pengguna transportasi udara, serta wawancara dengan enam pemangku kepentingan dari instansi pemerintah terkait. Hasil studi menunjukkan bahwa 92% responden menyatakan setuju terhadap pengembangan aerotropolis, didukung dengan tingginya intensitas penggunaan pesawat terbang dan potensi pertumbuhan infrastruktur. Selain itu, sinergi antara dokumen RTRW, RDTR, dan Tataran Transportasi Wilayah menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan kawasan ini. Studi ini menyimpulkan bahwa percepatan implementasi aerotropolis dapat menjadi strategi pembangunan wilayah yang terintegrasi dan berkelanjutan di Provinsi.

Indra Maulana Sunarto; Ibrahim Tohar; Suko Istijanto

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Kompleks Makam Sunan Giri merupakan salah satu tujuan wisata religi yang cukup dikenal di Provinsi Jawa Timur. Destinasi ini masih menjadi favorit karena masyarakat di sekitarnya dikenal memiliki tingkat religiusitas yang  tinggi.  Kabupaten  Gresik  sendiri  sering  dijuluki  sebagai  Kota  Santri  atau  Kota  Wali,  sehingga  potensi pengembangan wisata religi di wilayah ini sebenarnya sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daya  tarik  wisata  yang  dimiliki  Kompleks  Makam  Sunan  Giri  di  Gresik.  Pendekatan  yang  digunakan  adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aksesbilitas menuju kompleks makam Sunan Giri perlu banyak  perbaikan dengan cara  pelebaran jalan  untuk akses menurunkan penumpang  dari  area parkiran utama wisata. Atraksi yang dilakukan yaitu Ziarah wali, berbelanja kuiner dan oleh – oleh khas Gresik dan berwisata edukasi sejarah. Amenitas tergolong cukup lengkap namun perlu untuk di kelolah dengan baik. Dalam pengelolahan destinasi perlu memikirkan tentang perencanaan, perorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. 

Melania Tirza Sahay; Firman Hawari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Wayfinding adalah proses mencari dan menentukan arah untuk mencapai tujuan dalam suatu lingkungan. Menurut Passini (1984), proses wayfinding meliputi tiga tahap utama: pengambilan keputusan, pelaksanaan keputusan, dan pemrosesan informasi. Proses ini melibatkan berbagai perilaku dan strategi navigasi yang berbeda tergantung perbedaan individual dan keadaan lingkungan. Studi ini mengkaji strategi navigasi berdasarkan klasifikasi perilaku wayfinding Barker (2019), yang mengelompokkan perilaku ke dalam tiga kategori utama: sosial, semantik, dan spasial. Berdasarkan Barker (2019) dan Dalton dkk. (2019) perilaku sosial melibatkan penggunaan informasi dari interaksi atau tindakan orang lain. Perilaku semantik menggunakan simbol dan petunjuk. Sedangkan perilaku spasial bergantung pada elemen fisik dan model kognitif di lingkungan. Melalui pencarian di berbagai database ilmiah, ditemukan 40 artikel yang diterbitkan antara tahun 1980 hingga 2025, dengan persentase penelitian terbaru dalam 10 tahun terakhir sekitar 60% yang dianalisis dalam kajian ini. Hasil dari tinjauan literatur ini menemukan bahwa individu dari berbagai kondisi dan latar belakang memiliki strategi navigasi yang berbeda, ada yang menggunakan perilaku sosial, perilaku semantik, atau perilaku spasial, bahkan ditemukan pula perilaku kombinasi. Pemahaman yang mendalam terhadap variasi perilaku ini memberikan implikasi penting dalam perancangan elemen arsitektur interior maupun sistem navigasi yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan seluruh pengguna.  

Dwi Ely Wardani

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Era baru dan alih fungsi bangunan membawa dampak perubahan pada fasad bangunan dari langgam arsitektur aslinya, hal tersebut juga terjadi di Jalan Malioboro yang merupakan kawasan Cagar Budaya dan tujuan wisata. Kajian Langgan Arsitektur Fasad Bangunan Sisi barat Jalan Malioboro adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mempertankan nilai historis kawasan dan mengembalikan visual arsitektur yang berada di poros imajiner Sumbu Filosofis. Penelitian ini berdasar pada sebuah kajian yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis langgam Arsitektur fasad bangunan komersial khususnya di sisi Barat Jalan Malioboro. Dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam menghasilkan suatu dokumen perencanaan teknis fasad sumbu filosofi yang sesuai dengan langgam arsitektur aslinya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analitik, yaitu sebuah metode yang memberikan gambaran atau mendeskripsikan detail dari objek penelitian, dimana dalam prosesnya dimulai dengan mengumpulkan data-data melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Sedangkan analisis, dilakukan terhadap elemen-elemen fasad bangunan yang meliputi elemen bentuk, ornamen, komposisi simetri, irama, geometri, unsur warna, pintu, jendela dan bentuk atap bangunan.

Fadhil, Rafli Haykal; Situmeang, Johannes; Sembiring, Anita Christine

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Indonesia merupakan salah satu negara agraris dengan hasil bumi yang berlimpah. Salah satunya adalah buah pinang yang berasal dari Pulau Sumatera. Dalam pendistribusiannya, CV. XYZ yang menjadi distributor buah pinang tersebut mengalami beberapa kendala dalam distribusi, yaitu biaya dan jarak yang tidak optimal, sehingga dibutuhkan sebuah pendekatan untuk memperoleh hasil optimal dalam kegiatan distribusi tersebut. Metode transportasi adalah suatu metode pemecahan masalah dengan tujuan untuk meminimalisir biaya pengiriman produk dari beberap sumber ke beberapa tujuan. Dua tahapan metode transportasi yang digunakan merupakan solusi awal yang terdiri dari north west cornet method dan least cost, serta solusi optimal yang terdiri atas stepping stone dan modified distribution. Berdasarkan penerapan metode yang dilaksanakan, CV. XYZ memperoleh penghematan sebesar Rp 5.765.149.