Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1361-1380 of 1,897

Analytics

Ahmad Zainuri; Yunita Yunita; Ibrahim Ibrahim; Ani Marlia; Mohammad Harist Al Agam +1 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas Kurikulum Pendidikan Muadalah Ula di Ponpes Darunur Al-Musthafa Palembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen dan implementasi Kurikulum Muadalah Tingat Ula. Jenis penelitian adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara langsung dengan pengurus dan juga pimpinan pondok beserta para asatidz pondok pesantren, serta dilakukan penggalian data melalui dokumentasi terkait kurikulum yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Darunnur Almusthafa sudah menerapkan kurikulum Muadalah Ula dengan baik, kurikulum ini merupakan kurikulum penyetaraan dan telah ditetapkan sebagai lembaga yang setara dengan lembaga pendidikan formal lainnya oleh Kementerian Agama. Ini penting dilaksanakan oleh lembaga agar santri memiliki pengakuan dalam proses pendidikan dan ketika santri keluar dari Pondok Pesantren bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan ada pengakuan yang jelas.  

Khoirunnissa, Rosiana; Maharani, Putri; Rachma, Yasmin Aulia

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Biji lamtoro mlanding [Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit] memiliki kulit yang keras dan tebal sehingga jarang dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Proses perkecambahan biji lamtoro mlanding dilakukan untuk meningkatkan fungsionalitasnya. Perkecambahan dinyatakan berhasil apabila telah muncul radikula dari biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan panjang radikula dan senyawa gizi biji lamtoro mlanding selama perkecambahan. Biji lamtoro mlanding diskarifikasi kemudian dikecambahkan dengan media tisu pada suhu ruang selama 72 hari. Penyinaran dilakukan 8 jam sinar matahari dan 16 jam sinar lampu. Dilakukan pengamatan setiap 24 jam hingga jam ke-72. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial. Data diolah menggunakan ANOVA dibantu dengan aplikasi SPSS pada tingkat kepercayaan 95%. Didapatkan hasil selama proses perkecambahan terjadi peningkatan panjang radikula, protein, dan karbohidrat dengan signifikan.

Siti Maisarah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini berjudul “Kajian Nilai dalam Tradisi sunatan Masyarakat Suku Sakai kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis”. Bagi masyarakat suku Sakai, sunatan merupakan kewajiban bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, tanpa disunat masyarakat Sakai menganggap keislaman seseorang tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi khitan pada masyarakat Sakai dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sunatan bagi kehidupan sosial masyarakat Sakai. Penelitian ini menggunakan metode etnografi. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan beberapa hal di bawah ini: Pertama, proses pelaksanaan tradisi sunatan pada masyarakat suku Sakai dilakukan dalam tiga prosesi yaitu persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Kedua, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sunat suku Sakai meliputi aspek: religi, identitas sosial, solidaritas sosial dan harmonisasi tradisi leluhur dengan ajaran Islam, nilai keimanan, nilai kesehatan, nilai turun temurun. Ketiga, tradisi khitanan sudah mulai jarang dilakukan untuk mengiringi praktik sunatan. Pasalnya, ada cara baru yang lebih mudah dan nyaman untuk menyunat anak laki-laki, yaitu orang tua hanya perlu membawa anaknya ke dokter atau rumah sakit untuk disunat.  

Ni Komang Ayu Artiningsih, Ayu

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lingkungan zero waste adalah lingkungan yang bebas dengan limbah disekitarnya, manakala kita membicarakan lingkungan nyaman, terbersit di benak kita adalah keadaan yang bersih tanpa banyak kotoran yang ada disekitarnya. Lingkungan saat ini banyak sekali kendala yang dihadapi, salah satunya adalah sampah yang menumpuk dan menjadi masalah berkepanjangan. Untuk menjadi lingkungan yang bersih maka kita harus ada keperdulian kita, salah satu cara dengan mengolah limbah menjadi bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan janjang kosong dijadikan briket, sehingga lingkungan menjadi zero waste, mengetahui kualitas briket yang dibuat dari limbah janjang kosong.Metode eksperimental, yang dipakai dalam pembuatan briket adalah dengan cara penepungan kemudian mencampur dengan lem dan dilakukan pengovenan, selanjutnya untuk mengetahui kualitas briket yang dibuat dari limbah janjang kosong denagn cara uji analisis briket yang meliputi kadar air, kadar abu, lama nyala dan kekuatn tekan. Berdasarkan dari modifikasi metode penambahan janjang kosong yang berbeda beda. Proses awal sampel pertama  dari pembuatan briket adalah melakukan penimbangan bahan baku yaitu janjang kosong, dengan diameter prallon 2 inchi, dibutuhkan janjang kosong sebanyak 30, 40, 50, 60, 70 gr dan lem sebanyak 15 gr, dalam pencampurannya tidak menggunakan air. Setelah semua bahan sudah siap, kemudian dilakukan pengadukan secara rata, dan pengovenan pada suhu 60˚C, selama 6 Jam. Test uji yang dilaksanakan adalah kuat tekan 3.035 cm, lama nyala 2.8 menit, kadar air rata-rata 8.43 %, kadar abu rata-rata 24.2 %. Kesimpulan pada penelitian ini adalah test uji pada kadar abu terlalu tinggi sehingga perlu inovasi dalam pengeringan bahan baku.

Hendra Sumantri; Yeti Irmayanti; Yeti Irmayanti

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan pertanyaan tersebut, tujuan yang ingin dicapai dari permasalahan yang akan dikaji adalah: 1) Mengetahui hambatan belajar (learning obstacle) berdasarkan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan bulat. 2) Mengetahui desain didaktis untuk meminimalkan terjadinya hambatan belajar (learning obstacle) siswa dalam menyelasaikan operasi bilangan bulat.Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan model penelitian Desain Didaktis atau Didactical Design Research (DDR). Subjek penelitian pertama merupakan siswa kelas 8 yang telah mempelajari bilangan bulat. Sedangkan sunjek kedua adalah subjek observasi yang akan dilakukan pada siswa kelas 7 yang  sedang mempelajari materi bilangan bulat untuk melihat bagaiman proses pembelajaran dan situasi di kelas. Berdasarkan hasil pembelajaran dengan desain didaktis yang sudah peneliti susun dalam mencapai tujuan pembelajaran yaitu siswa dapat memahami dan menemukan konsep-konsep yang berkaitan dengan sub bab bilamgam bulat dapat tercapai meskipun belum sepenuhnya. Karena masih ada kelompok yang tidak menemukan konsep-konsep tersebut dalam mengerjakan kerja proyek. Berdasarkan data yang peneliti peroleh dalam penilaian validator melalui angket dan wawancara yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan secara global bahwa bahan ajar ini dalam bentuk LAS dengan 3 kegiatan di dalamnya layak digunakan dengan beberapa perbaikan.

Nanang qosim; Mu’tasim billah; Siti rohmah; Sulis putri dewi

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Tantangan didalam dunia pesantren merupakan Globalisasi dalam realita sosial, serta harus bertindak secara konsisten dalam melintasi batas-batas suatu negara (trans-nasional), dan mendorong perubahan-perubahan di berbagai tingkatan . Dalam keadaan seperti itu, tantangannya menuntut kesiapan pesantren di segala bidang, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai tradisional yang dibangun  pada berabad-abad yang lalu dan menjadi sistem pendidikan khas Indonesia (pribumi). Dan  sekolah dituntut untuk berpartisipasi aktif dalam merespon  berbagai perubahan, serta mengharuskan sekolah tampil dalam persaingan pasar bebas. Kondisi ini merupakan deretan dan masalah yang panjang di mana benteng moral telah mencapai titik kritis dan terjadinya kekhawatiran, pergeseran nilai, secara signifikan. Dan merespon pesantren Zainul Hasan Genggong untuk memainkan perannya dalam dinamika yang ada, tanpa meninggalkan tradisi nilai-nilai tersebut. Dalam perspektif teori Pierre Bourdieu peran sekolah dalam menghadapi proses masuknya ke ruang lingkup dunia secara konseptual, peneliti  juga mendeskripsikannya melalui teori yaitu habitus [bentuk pesantren] x modal [kiai di pesantren] + domain [nilai Satlogi Murid] = praktik [peran kiai dalam menghadapi tantangan globalisasi]. Internalisasi nilai-nilai diatas menjadi tradisi besar di sepanjang sejarah dan dapat memberikan kemuliaan.

Rahma Wati; Esi Sriyanti; Netty Indrawati

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tugas dan fungsi kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa Silungkang Duo Kota Sawahlunto. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah Kualitatif dan sumber datanya menggunakan sumber data primer. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, terdiri dari Staf Desa Silungkang Duo, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Ketua PKK, dan tokoh masyarakat di Desa Silungkang Duo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis tugas dan fungsi kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat di Desa Silungkang Duo, kepala desa memiliki tugas dan fungsi penting dalam meningkatkan pelayanan masyarakat di Desa Silungkang Duo. Peran dinas Desa Silungkang Duo sudah baik dan telah disesuaikan dengan tugas dan fungsi formal dan legal menjadi satu kewajiban bagi seorang kepala desa. Peran Badan Permusyawaratan Desa dalam pelayanan Desa Silungkang Duo sudah baik dan sangat membantu pemerintah desa dalam kegiatan pembangunan kelestarian lingkungan dan penguasaan potensi desa. Bahkan Badan Permusyawaratan Desa sangat berpengaruh dalam proses pembuatan peraturan desa yang dilakukan bersama kepala desa. Posisi yang kuat ini dapat dilihat dari tugas dan wewenang Badan Permusyawaratan Desa.

Arma Yuli Fitriasari; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang sistem informasi akuntansi pada perusahaan pelayaran untuk meminimalisir kesalahan transaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sehingga penelitian ini lebih menekankan pada makna dan proses dari pada hasil kegiatan tersebut. Pendekatan yang digunakan peneliti untuk menganalisis penerapan sistem akuntansi dalam upaya meminimalisir kesalahan transaksi pada PT Tridominic Surabaya adalah pendekatan kualitatif.

Sukinem Sukinem; Wasilah Wasilah; Musyarapah Musyarapah

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan penelitiannya terlihat kepala sekolah, selama ini kepala sekolah melaksanakan tugas supervisi akademiknya dengan menerapkan pendekatan supervisi langsung secara individual, dengan cara mendatangi guru yang sedang bertugas, mengamati kinerjanya dan melakukan penilaian. Pendekatan supervisi individual ini tidak terlalu efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya khususnya yang berkaitan dengan kompetensi profesionalnya. Hasil kajian empirik yang peneliti lakukan terhadap guru-guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah  menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru masih rendah terutama pada kompetensi guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Tujuan penelitinnya adalah  untuk mendeskripsikan supervisi kolaboratif  dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah . Rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan Penelitian Tindakan sekolah (PTS). Metode yang pengumpulan data melalui     observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah:    pelaksanaan tindakan    terdapat   peningkatan dalam kompetensi profesional guru  melalui proses perbaikan, yakni dari 61.81% menjadi 83.18%. Berarti ada peningkatan sebanyak 22% dari siklus I ke siklus II.  Dengan demikian  menunjukkan peningkatan yang signifikan, ketercapaian hasil penilaian kompetensi profesional guru sesuai dengan yang diharapkan yaitu  jika supervisi kolaboratif  dilakukan dengan maksimal, maka dapat kompetensi profesional guru   akan meningkat.

Anida Nurlatifah; Khuzaimah Fadillah Rachman; Nazwa Arani; Muhammad Arif Rahmatullah; Raihan Dzakwan

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pemahaman siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan serta mengetahui kelebihan dan keunggulan dari masing-masing media dalam proses pembelajaran di SMAN 1 Cisarua. Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah metode eksperimen, yang berbentuk intact group comparison. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA di SMAN 1 Cisarua sebanyak 30 orang di kelas berbeda dengan materi ajar yang sama. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif atau analisis statistik.. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan metode yang disampaikan adalah metode pembelajaran menggunakan media bacaan dan media video animasi. Pada saat eksperimen metode pembelajaran yang menggunakan media video animasi lebih unggul dibandingkan menggunakan media bacaan. Penggunaan metode yang menggunakan video animasi menghasilkan nilai rata-rata kelas yang memenuhi standar ketuntasan sekolah. Sedangkan penggunaan metode video bacaan menghasilkan nilai rata-rata kelas yang tidak memenuhi standar ketuntasan sekolah.

Anggia Arista; Hasibuan, Rizki Prakasa; Elsya Paskaria Loyda Tarigan

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

PT. X adalah Manufaktur Valve, Accuator dan Accessories. PT. X mengalami kesulitan dalam memenuhi pesanan pesanan karena proses setting produk Main Steam terlalu lama sehingga kapasitas produksinya rendah, sehingga perlu dilakukan perancangan Jig pada proses setting produk Main Steam agar dapat mengeliminasi waktu pengerjaan setting. Penelitian ini dilakukan pada bagian produksi dengan menggunakan metode analisis Quality Function Deployment. Tahapan dalam penelitian ini menggunakan Voice of Costumer yang berguna untuk mengetahui ketertarikan perusahaan, atribut produk dan respon teknis guna menghilangkan set up time yang lama sehingga tercapai kapasitas produksi. Setelah tahapan tersebut selesai, dilakukan analisis dengan menggunakan metode QFD. Identifikasi quality deployment function (QFD) sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan menghubungkan kebutuhan tersebut dengan desain produk. PT. X berhasil memangkas waktu setting dengan metode QFD untuk meningkatkan hasil produksi.

Andhita Risko Faristiana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seorang mahasiswa yang mempunyai kewajiban utama yakni dengan tugas perkulihanya, namun di sisi lain mahasiswa juga diharapkan untuk memperbanyak pengalamanya di luar lingkup perkuliahan. Keseimbangan antara keilmuan dan pengalaman menjadikan sebuah tolak ukur perbedaan antara mahasiswa dengan siswa sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pilihan rasional para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang memutuskan untuk membagi waktunya dengan menjadi musyrifah tahfidz di Pondok Pesantren Azmania Putri serta pengaruhnya terhadap identitas sosialnya. Penelitian ini meliputi analisis terhadap faktor-faktor yang menjadi pertimbangan para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam memilih menjadi musyrifah tahfidz di Azmania, kemudian nilai apa yang diperoleh terhadap identitas sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pemilihan informan melalui purposive sampling. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dimulai dengan wawancara terhadap sejumlah responden yang bersangkutan, kemudian mengobservasi keseharian responden. Analisis data yang telah didapkan selanjutnya dikumpukan, direduksi, kemudian disajikan. Para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammdiyah Ponorogo ingin membuktikan tanggung jawab sebagai mahasiswa tidak terbatas pada perkuliahan semata, akan tetapi mahasiswa juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan kebermanfaat melalui keilmuan yang dikuasai khususnya tahfidz Al-Qur’an dengan mengabdi di Pondok Pesantren.

Robbiatul Adawiyah Awahah; Muhammad Roisul Basyar

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Pertukaran mahasiswa merupakan suatu program yang menyediakan peluang bagi para mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di universitas lain baik di dalam negeri maupun luar negeri, menerima berbagai ilmu yang berbeda dan lebih maju serta menjadi sarana ntuk bertukar budaya. Pada program pertukaran mahasiswa ini diadakan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo program studi Administrasi Publik Fakultas Hukum, Bisnis dan Ilmu Sosial. Dalam proses pelaksanaan program Pertukaran Mahasiswa Mandiri di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melakukan kegiatan seperti pembelajaran formal, mengadakan Kuliah Tamu dengan narasumber profesional yang dapat memberikan wawasan yang luas kepada mahasiswa,  kegiatan penelitian terkait dengan penugasan mata kuliah yang bersangkutan seperti melakukan wawancara dengan perangkat desa mengenai kependudukan desa dan melakukan observasi dan wawancara dengan instansi pemerintah terkait penggunaan aplikasi digital oleh pemerintah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang disajikan berupa data dengan pengumpulan datanya menggunakan pengamatan langsung, wawancara dan studi dokumen serta adapun analisis yang digunakan yaitu dengan metode SWOT untuk mengetahui kualitas MBKM di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Cici Ariyanti; Ghulam Maulana Ilman

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag Suranaya dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.  Program tersebut merupakan kegiatan pertukaran pelajar dalam rangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperluas pengalaman mahasiswa agar dapat merasakan pembelajaran  akademik yang berbeda dengan mengikuti proses pembelajaran dikampus lain. Penelitian ini ditujukan untuk melakukan analisis terhadap keberhasilan program pertukaran mahasiswa serta merekomendasikan upaya perbaikan sebagai evaluasi dari program yang diselenggarakan. Tujuan adanya perjanjian kerjasama ini yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan mensinergikan potensi sumber daya yang dimiliki oleh para pihak dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja terkait dengan tugas pokok dan fungsi para pihak. Selanjutnya ruang lingkup kerjasama ini meliputi pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dosen tamu, seminar atau konferensi bersama, publikasi artikel, pengembangan kurikulum, penerbitan buku dan akreditasi.Beberapa hal yang keterkaitan Pengaruhnya terhadap kedua program studi. Hasil Penelitian Keberhasilan Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.

Sentikhe Tumanggor; Putri Amelia Siahaan; Jansen Surya Aruan; Wina Witara Sitorus; Ita Selviana Manik +2 more

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan agar kita dapat memahami tentang Sekolah Luar Biasa (SLB) apa itu pengertian dari Sekolah Luar Biasa dan  media pembelajaran seperti apa  yang digunakan para tenaga pengajar disana untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang tentunya  Pendidikan Luar Biasa atau Sekolah Luar Biasa(SLB)  merupakan  pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam  mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental sosial, tetapi memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa (suparno, 2007: 97). Dalam Encyclopedia of Disabilitytentang pendidikan luar biasa dikemukakan sebagai berikut: “Special education means specifically designed instruction to meet the unique needs of a child with disability”. Pendidikan luar biasa berarti pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan yang unik dari anak kelainan fisik.Setiap anak memiliki latar belakang kehidupan budaya dan perkembangan yang berbeda-beda, dan setiap anak dimungkinkan akan memiliki kebutuhan khusus serta hambatan belajar yang berbeda beda pula, sehingga setiap anak sesungguhnya memerlukan layanan pendidikan yang disesuiakan sejalan dengan hambatan belajar dan kebutuhan masing-masing anak, seperti halnya dengan anak berkebutuhan. Pada Anak Berkebutuhan Khusus penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan. Sebab mereka merupakan anak-anak yang relatif mengalami hambatan dalam perkembangannya. Penggunaan media belajar yang melibatkan keaktifan siswa akan lebih mempermudah proses belajar mengajar karena mampu membantu daya ingat siswa terhadap materi yang dipelajari oleh anak berkebutuhan khusus dengan kemampuan yang kita miliki. Betapa pentingnya peran dari media pembelajaran dalam membantu para anak berkebutuhan khusus dalam memahami materi pelajaran. Sehingga mereka yang mengalami kebutuhan khusus dapat merasakan seperti apa yang dirasakan oleh anak-anak yang normal dan materi pelajaran yang diterima dapat diserap sempurna oleh siswa.

Bryan Sedona; Ridolfroa S.Th. Manggoa; Felipus Nubatonis

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Minat belajar merupakan hal yang sangat penting dan perlu untuk ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Karena apabila anak tidak memiliki minat belajar atau tidak mampu meningkatkan minat belajar maka proses pembelajaran pun akan sulit untuk diterima. Oleh karena itu peran orangtua Kristen sebagai pendidik sangat penting guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Situasi sosial dalam penelitian ini yaitu Dusun Tabik yang terletak di Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Ada beberapa masalah yang ditemukan di Dusun Tabik seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menyebabkan anak lebih memilih bermain media sosial atau bermain game online ketimbang belajar, proses pembelajaran di sekolah yang kurang aktif sehingga anak merasa bosan dan tidak memahami pembelajaran, materi pembelajaran yang tidak terserap dengan baik, dan belum mampu calistung (baca, tulis, hitung). Melihat persoalan tersebut, maka peneliti ingin meneliti peran orangtua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan peran orangtua Kristen sebagai pendidik; (2) Memaparkan upaya meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun; (3) Menjelaskan peran orang tua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Metodologi penelitian yang peneliti gunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif – studi lapangan dengan pengumpulan data observasi wawancara. Hasil penelitian yang diharapkan adalah dengan terlihatnya peran orangtua Kristen sebagai pendidik dan meningkatnya minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Rumusan teori yang ditemukan yaitu minat belajar anak usia 13-15 tahun akan meningkat apabila orangtua mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan baik. Kesimpulan yang didapatkan yaitu orangtua Kristen harus mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan sikap hati yang rela berkorban demi anak guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.

Khairul Anwar; Tangguh Prakoso; M. Aris Pujiyanto

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Pertanian berkelanjutan merupakan kegiatan pertanian yang berupaya untuk memaksimalkan manfaat sosial dari pengelolaan sumber daya biologis. Untuk mendukung upaya pertanian berkelanjutan, salah satunya yaitu dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menggantikannya dengan pupuk organik. Pupuk organik merupakan hasil dekomposisi bahan-bahan organik baik tumbuhan kering maupun limbah dari kotoran ternak yang diurai oleh mikroba hingga dapat menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengenalkan pupuk organik kompos, serta proses pembuatannya kepada siswa/i Play Group YA UMMI Fatimah untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang dilakukan yaitu dengan memberikan pengenalan mengenai pupuk organik kompos dan cara pembuatan kompos, serta melakukan penanaman bibit cabe menggunakan pupuk organik kompos organik. Siswa/i Play Group YA UMMI Fatimah sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan mulai dari pengenalan pupuk organik kompos, proses pembuatan pupuk organik kompos dan penanaman bibit cabe menggunakan pupuk organik kompos.

Arina Haq; Irmatul Afizah

Garina 2022 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

The sewing techniques in clothings can be added as a  value for the beauty of clothing. This research uses fabric manipulation techniques. Fabric manipulation is a technique of manipulating textile materials by using the technique of decorating fabrics to form new textiles. This writing aims to knowing the process of making tucking techniques using denim fabric on a croptop. Tucking technique is a fold that reduces the size of the fabric, it is usually folded in one direction or another. Method used in this paper is a qualitative method. The process of fabric manipulation with tucking technique using the denim fabric begins by determining the tucking technique that will be used. The tucking techniques used are pin tucks, bow-tied tucks and undulating tucks. After determining the technique that will be used, then prepare the tools and materials. The conclusion of the process of  making fabric manipulation with the tucking technique using denim fabric on the croptop is that tucking is made with great care in the measurement of each fold so that the results are accurate. The use of denim fabric with tucking technique can form the appropriate wave, the great is caused to make it look neater and less wrinkled. In the tucking process, you must pay attention to the fabric needs, so that when folded it is according to the pattern and it should be marked  so that it does not slide the folds. The choice of material should be considered well in the making of tucking, because the thickness of the material and the the composition of the material greatly affects the result of the tucking wave.

Salman Hasan; Rofiatul Hasanah; Siti Wasifatul Jannah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Lembaga pendidikan pertama yang lahir dalam sejarah kehidupan bangsa Indonesia adalah pesantren. Awal mula pesantren muncul dan berkembang pada masa Walisongo di Jawa, ketika Sunan Ampel mendirikan sebuah padepokan di Ampel Surabaya dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional berbasis agama Islam yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia saat itu. Pesantren kemudian berkembang tidak hanya khusus untuk pendidikan agama, tetapi juga pendidikan umum, bahkan tokoh-tokoh dari pesantren pun turut serta memerangi penjajah guna mewujudkan nasionalisme. Pendidikan merupakan modal utama bagi setiap bangsa untuk membuka pintu ilmu pengetahuan guna meningkatkan kualitas hidup. Secara historis, pesantren tentunya telah memenuhi tugas luhur pendidikan yang melahirkan para intelektual Islam di Indonesia hingga saat ini. Pesantren juga dapat diharapkan menjadi lembaga yang mampu melahirkan santri sebagai pelaku utama pembangunan bangsa dengan memadukan beberapa muatan pembelajaran seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, nilai, dan lingkungan dalam proses pembangunan individu masyarakat. Peranan pesantren dalam pendidikan yakni pesantren harus memerankan diri sebagai pengawal dan pelestari nilai-nilai agama. Pesantren sebagai lembaga pendidikan, tentu juga dituntut untuk memerankan diri sebagai pembaru pemahaman keagamaan dan sebagai lembaga pendidikan keagamaan dan pendidikan sosial-kemasyarakatan, pesantren juga dapat mengemban peranan, tugas, misi, dan fungsinya sebagai inspiratory, motivator, dan dinamistor pelaksanaan pembangunan pada tingkat lokal dan regional di daerahnya masing-masing.

Nikodemus

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Pada hakikatnya pendidikan bagi kebanyakan orang adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan, atau suatu sarana untuk mengembangkan potensi diri, Zaim Elmubarok member pandangan bahwa Pendidikan adalah proses menanamkan dan mengembangkan diri pada peserta didik tentang hidup.  Pendidikan sangat penting bagi anak-anak karena dengan pendidikan anak-anak akan di ajarkan bagaimana menjadikan dirinya dewasa dan memeimpinnya kearah kedewasaan. Senada dengan itu Ester Putri Setiyowati mengatakan bahwa pendidikan juga merupakan upaya dan psikomotorik. Oleh karena itu membangun aspek kognisi, afeksi, dan dalam mengembangkan seluruh potensi siswa, potensi itu meliputi kognitif, afektif psikomotorik secara seimbang dan berkesinambungan adalah nilai pendidikan paling tinggi.