Publication Search

70,860 articles from 626 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1341-1360 of 1,417

Analytics

Yolanda Raba Here

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2023 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

The practice of polygamy is a problem in the family that often occurs, in the Christian faith polygamy is in conflict with the principle of marriage. Family is God's creation since the beginning of the first human being, namely Adam and Eve. God first made humans a pair, so it is clear that in the event that the first humans had one husband and one wife, with this statement we can conclude that polygamy is not permitted by Christians and with polygamy is strictly prohibited in the Christian faith. The point of polygamy is to have more than one wife and that the Bible does not approve of polygamy happening. God does not approve of the marriage of more than one wife in Genesis 2:24 where it is very clear that a man will unite with his wife so that they become one flesh.    

Muya Syaroh Iwanda Lubis; Nurhayati Nurhayati; Budiman Purba

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Gender dan Kekerasan terhadap perempuan saling terkait. Gender dan ketidakadilan gender seringkali mewarnai berbagai relasi dan persoalan sosial berdasarkan isu gender. Indonesia sampai saat ini belum memiliki hukum yang secara tegas mengatur penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. Adapun metode pelaksanaan yang akan dilakukan dalam mendukung realisasi kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah melakukan bedah kasus aktual, melaksanakan sosialisasi dan forum pembelajaran gender, melakukan kompetisi essay, membuat unit penanganan kekerasan berbasis gender dan melakukan Monitoring dan Evaluasi. Kegiatan ini diharapkan bisa membuka wawasan sensitivitas dan praktek sosial dalam relasi gender yang berkeadilan sehingga berbagai bentuk ketidakadilan gender seperti streotip gender, subordinasi, peran rangkap tiga perempuan, marginalisasi dan kekerasan bisa diminimalisir untuk tidak akan terjadi lagi. Penyadaran ini diarahkan pada pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender dari perspektif sosiologi dan hukum. Sekolah diharapkan bisa menjadi agen yang tanggap dan bisa menangani persoalan ketidakadilan dan kekerasan gender di sekolah. Demikian siswa SMP dan SMA Harapan 3 Deli Serdang diharapkan dapat membuat perubahan sosial sebagai agen perubahan sosial dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dan melaksanakan zero tolerance terhadap tindakantindakan bullying dan kekerasan berbasis gender di sekolah maupun masyarakat sekitarnya.

Moh Farhan Mahendra; Slamet Riyadi

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dari sebuah perusahaan dengan menggunakan metode balance scorecard dari perspektif keuangan,perspektif pelanggan,perspektif proses internal bisnis ,dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Sumber data dari penelitian ini adalah sumber primer yaitu data yang diolah dari annual report dan literatur lain sebagai sumber sekunder. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil analisa dengan balance scorecard didapatkan dari perspektif keuangan bahwa rasio asset bahwa perusahaan mampu membayar kewajiban jangka pendeknya. Berdasarkan perspektif pelanggan, didapatkan bahwa pelanggan mendapatkan kepuasan yang tinggi pada tahun 2017. Berdasarkan perspektif internal bisnis didapatkan bahwa perusahaan masih mampu untuk bertransaksi dengan jumlah penjualan yang lebih besar dari pembelian. Sedangkan, menurut perspektif pelatihan dan pembelajaran menunjukkan bahwa banyak karyawan yang dilatih namun jumlah karyawan menurun dibanding tahun sebelumnya.  

Jevi Wariadi; Gusril Basir

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembangunan Ekonomi Nagari Ladang Panjang Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan metodologi menyelidiki suatu fenomena alam dan masalah manusia. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer digunakan sebagai data utama dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara kepada Sekretaris Nagari, Pengelola Tambang, Karyawan Tambang dan Mayarakat, untuk data sekunder digunakan senagai data pembantu dalam penelitian in melalui dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pemberdayaan pada masyarakat belum sepenuhnya terjalankan dalam mengelola potensi yang ada untuk pembangunan ekonomi. Hambatan yang terjadi yaitu sulitnya merubah kebiasaan masyarakat dan terbatasnya anggaran.

Ucik Fatimatuzzahro; Yohanna Andriani N. H.; Gita Laksmi Zalsabilla

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi yang semakin pesat tentunya mempengaruhi aspek kehidupan manusia. Salah satunya ialah aspek sosial masyarakat. Contoh konkret dari perubahan tersebut adalah marak terjadinya fenomena pergantian kelamin. Hal tersebut tentunya memberikan dampak yang besar karena berkaitan dengan perubahan status seksual seseorang tersebut. Fenomena ini banyak menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat terutama dalam hal pembagian waris. Dari fenomena tersebut, timbullah permasalahan hukum yang baru berkaitan dengan pembagian waris terhadap anak yang melakukan pergantian jenis kelamin tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji terkait pembagian harta waris terhadap anak yang melakukan pergantian jenis kelamin dalam perspektif Hukum Perdata dan Hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan mengumpulkan data kepustakaan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah dalam Hukum Perdata tidak terdapat pengaturan yang secara khusus mengatur terkait perubahan jenis kelamin dan pembagian warisan yang sama rata. Sedangkan dalam perspektif Hukum Islam, pergantian jenis kelamin merupakan hal yang diharamkan maka pembagian warisannya pun dilakukan berdasarkan dengan jenis kelamin awal dari seseorang yang melakukan pergantian jenis kelamin.    

Habriyanto; Bambang Kurniawan; Aneski

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kurangnya pengetahuan tentang laporan dan pentingnya pencatatan yang baik dan benar menggunakan media yang tepat serta belum diterapkannya memanajemen koperasi yang jelas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing posisi pada struktur kepengurusan merupakan latarbelakang dari penelitian ini dilakukan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana manajemen KUD Bahar Satria Kecamatan Bahar Selatan dalam perspektif hukum Islam?, Apa saja kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan manajemen KUD Bahar Satria Kecamatan Bahar Selatan dalam perspektif hukum Islam?. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen KUD Bahar Satria Kecamatan Bahar Selatan dalam perspektif hukum Islam serta kendala-kendala dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan mewawancarai ketua dan pengawas KUD Bahar Satria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUD Bahar Satria belum melaksanakan fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan secara baik dan maksimal. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam penerapan memanajemen koperasi KUD Bahar Satria. Hal itu merupakan kendala yang dihadapi pada fungsi pengorganisasian serta fungsi pelaksanaan serta fungsi perencanaan dan pengawasan yang saling beterkaitan. Akan tetapi, terdapat hal yang telah dilaksanakan secara baik menurut Islam yakni kegiatan pengumpulan serta penyaluran zakat dan mewakafkan tahan perkebunan sawit seluas 2 ha. Diharapkan KUD Bahar Satria dapat menjalankan masing-masing fungsi secara baik dan runtun agar manajamen koperasi dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sofyan

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak           Manusia menjadi subjek dan objek utama dalam pendidikan Islam, karena itu peranan manusia sangat penting  dalam mengembangkan kepribadian manusia Indonesia seutuhnya dalam bingkai meraih keridaan Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perjalanan hidup manusia menuju mardatillah, kebebasan manusia dalam perspektif pendidikan Islam, tugas hidup manusia dalam pendidikan Islam, Muhammad saw. sebagai profil ideal manusia, dan pendidikan Islam berwawasan kemanusiaan.           Pendekatan yang dipakai dalam menggali data dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library reseach. Sumber data diambil melalui buku-buku yang ada di perpustakaan kemudian temuan dianalisis dengan menggunakan analisis isi (content analyst).             Hasil temuan menegaskan bahwa: 1) Tujuan hidup manusia untuk mengabdi kepada Allah, 2) Dalam pendidikan Islam manusia diberi kebebasan dalam menentukan hidupnya sendiri dengan tidak bergantung kepada orang lain karena dia telah dididik menjadi pribadi mandiri, optimis, mampu mengembangkan fitrahnya tanpa mengganggu orang lain, 3) Tugas hidup manusia di dunia ada dua sebagai khalifah yang memakmurkan bumi serta menjadi hamba Allah yang mengabdi kepada-Nya sebagaimana profil manusia ideal yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. 4) Pendidikan Islam yang berwawasan kemanusiaan diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk mengantarkannya menjadi manusia yang sempurna.   Kata kunci: Paradigma-Kemanusiaan-Pendidikan Islam              

Muh. Alim Fasieh; Ahmad Fahrurrozi

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Manajemen laba merupakan praktik penipuan pada laporan keuangan sebuah perusahaan atau lembaga yang memiliki beragam bentuk. Pendeteksian tindakan fraud pada laporan keuangan berusaha dianalisis melalui teori Fraud Triangle pada praktik manajemen laba dengan pengujian pada lima variabel independen. Metode penelitian menggunakan uji regresi berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan maupun secara parsial kelima variabel independen berpengaruh signifikan pada praktik manajemen laba perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menunjukkan signifikansi antara deteksi fraud pada laporan keuangan dengan manajemen laba, memandang semua tindak kejahatan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pertama dalam triangle fraud yaitu tekanan melainkan juga peluang dan aktivitas rasionalisasi pelaku fraud.

Saifullah

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to determine whether the village government of Rambahan is economical, and to build infrastructure for community economic empowerment. This research method uses a qualitative method which is sourced from the village office of the Rambahan village government, Muara Bulian District, Batanghari Regency, Jambi. The results of the research carried out concluded that (1) The planning stage of the Village Fund Allocation in the village of Rambahan was in accordance with what was planned by the village government and in accordance with the needs of the community to improve the standard of living of the community. However, the lack of participation of the Rambahan village community in the deliberations on the Determination of the Use of the Village Fund Budget so that there are some parties who have different opinions. (2) The application of the Village Fund Allocation (ADD) for the empowerment of rural communities is appropriate in the view of Islamic economics, because it has implemented quite well the principles of ta'awun and the principle of shura according to the principles of an Islamic perspective. (3) The use of the village fund budget in Rambahan Village, Muara Bulian District can be seen from the success of the financial performance of the village fund budget in Rambahan Village in 2019-2021 in the category like this based on the category and percentage of each statement on average being in the good category andpercentage above 60% until it reaches below 80% success.

Yunita Budi Alifya Miranti; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Perkembangan Internet menciptakan banyak peluang untuk kehidupan manusia, untuk bisnis, untuk pengusaha, dan untuk konsumen. Di sini, kami membahas beberapa peluang tersebut; dan kami berkonsentrasi pada perspektif yang ditawarkan oleh dua disiplin ilmu terkait: Pemasaran dan Sistem Informasi Manajemen. Secara khusus, kami membahas bagaimana perkembangan perdagangan elektronik menciptakan peluang bagi kedua disiplin  ini untuk membentuk aliansi yang berpotensi meningkatkan pengetahuan kita tentang interaksi manusia di dunia maya.

Tomadehe, Sumiati; Abubakar, Achmad; Haddade, Hasyim

Produksi sangat penting bagi kelangsungan hidup dan peradaban manusia dan bumi. Sesungguhnya produksi lahir dan tumbuh dari menyatunya manusia dengan alam. Manusia diciptakan sebagai khalifah untuk mengelola dan memanfaat bumi dan segala isinya dengan optimal dan cara-cara yang sesuai syariat. Manusia memakmurkan bumi agar manusia dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkannnya. Allah telah SWT memberikan penjelasan dari ayat-ayat Al-Qur`an bagaimana seharusnya manusia mengolah Bumi atau melakukan aktifitas produksi. Berdasarkan telaah normatif ayat-ayat Al-Qur’an, diperoleh hasil kajian dari penelitian ini bahwa peran produksi dalam perekonomian perspektif Al-Qur`an adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat alam semesta yang diciptakan Allah SWT, sebagai pendongkrak kreatifitas manusia, dan sebagai sarana untuk menyebarluaskan kemaslahatan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi semata.

Rahmad Riho Zeen; Ihsan Alfi Lubis; Fitra Ilham Ramadhan; Hilman Hanif; khairina tambunan

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sistem ekonomi Islam dinilai mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian global, termasuk di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan moneter di Indonesia dalam perspektif ekonomi Islam. Dalam penelitian ini peneliti mengamati instrumen kebijakan moneter yaitu operasi pasar terbuka (open market operation) dimana secara umum, sasaran moneter ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilisasi inflasi. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan studi kepustakaan terhadap tiga jurnal utama dan beberapa artikel jurnal nasional dan internasional yang terkait dengan moneter syariah. Temuan utama dari penelitian ini adalah perkembangan kebijakan moneter berbasis syariah di Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi di Indonesia.

Nanang qosim; Mu’tasim billah; Siti rohmah; Sulis putri dewi

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Tantangan didalam dunia pesantren merupakan Globalisasi dalam realita sosial, serta harus bertindak secara konsisten dalam melintasi batas-batas suatu negara (trans-nasional), dan mendorong perubahan-perubahan di berbagai tingkatan . Dalam keadaan seperti itu, tantangannya menuntut kesiapan pesantren di segala bidang, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai tradisional yang dibangun  pada berabad-abad yang lalu dan menjadi sistem pendidikan khas Indonesia (pribumi). Dan  sekolah dituntut untuk berpartisipasi aktif dalam merespon  berbagai perubahan, serta mengharuskan sekolah tampil dalam persaingan pasar bebas. Kondisi ini merupakan deretan dan masalah yang panjang di mana benteng moral telah mencapai titik kritis dan terjadinya kekhawatiran, pergeseran nilai, secara signifikan. Dan merespon pesantren Zainul Hasan Genggong untuk memainkan perannya dalam dinamika yang ada, tanpa meninggalkan tradisi nilai-nilai tersebut. Dalam perspektif teori Pierre Bourdieu peran sekolah dalam menghadapi proses masuknya ke ruang lingkup dunia secara konseptual, peneliti  juga mendeskripsikannya melalui teori yaitu habitus [bentuk pesantren] x modal [kiai di pesantren] + domain [nilai Satlogi Murid] = praktik [peran kiai dalam menghadapi tantangan globalisasi]. Internalisasi nilai-nilai diatas menjadi tradisi besar di sepanjang sejarah dan dapat memberikan kemuliaan.

Sonia Purba; Zuhrinal M Nawawi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan usaha mikro di kota medan dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis data kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwafaktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ada tiga faktor, yaitu faktor penawaran, faktor permintaan dan faktor non ekonomi. Faktor penawaran meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, kewirausahaan dan ilmu pengetahuan. Faktor permintaan disebabkan oleh permintaan terhadap penawaran. Sedangkan faktor non ekonomi meliputi kebudayaan suatu bangsa dalam menjalankan pertumbuhan ekonomi. Ekonomi dalam pandangan islam perlunya kerjasama setara dengan Ta’awun dan umat Islam diminta untuk saling bekerja sama dalam hubungannya dengan perbuatan baik dan memenuhi Ridho Allah

Simplesius Sandur

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2022 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Kebebasan manusia terungkap dalam suatu pilihan dan pilihan adalah elemen fundamental hidup manusia. Konsep kebebasan memiliki sejarah yang panjang. Hal itu telah ditafsir oleh para pemikir dalam sejarah filsafat dan agama. Para pemikir religius-filosofis tidak memiliki kesatuan pandangan tentang hal ini. Variasi penafasiran tentang kebebasan telah melahirkan cara pandang yang berbeda tentang kebebasan. Ada yang melihatnya sebagai hal yang tidak dapat dipisahkan dari intelek dan kehendak karena kebebasan mengalir dari kedua fakultas ini. Sementara yang lain melihatnya sebagai fakultas dari mana akal budi dan kehendak mengalir. Dalam hal ini kebebasan adalah suatu ekspresi yang paling esensial martabat manusia sehingga melahirkan suatu kebebasan mutlak. Variasi penafsiran ini membawa akibat pada cara pandang tentang hidup dan bagaimana hidup ini dijalankan. Pandangan tentang kebebasan melahirkan pertarungan yang tiada henti antara dua gerakan di dunia modern yaitu pro-life dan pro-choice. Artikel ini menghadirkan suatu penafsiran polemik mengenai kebebasan dari perspektif filsafat moral.

Nata bura, Restia; Arnita Tulak, Sindi; Iin, Iin

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tujuan penelitian ini yaitu tentang teologi Paulus tentang makna salib. Paulus adalah satu-satunya penulis dalam Perjanjian Baru yang berulang kali menyebutkan salib dalam 1 Korintus 1:17-18; Galatia 5:11; Galatia 6:12, 14; Efesus 2:16; Filipi 2:8; Filipi 3:18 dan Kolose 1 :20; Kolose 2:14. Paulus berdasarkan 1 Korintus 1:23; 3:3,8; 1:23; 3:3,8; 2 Korintus 13:4 dan Galatia 2:20 juga berbicara tentang kematian Kristus. Bagi rasul Paulus, salib adalah yang terpenting karena itu adalah inti dari pesan Injil. Maka tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui makna salib yang sebenarnya berdasarkan teologi rasul Paulus, dan bagaimana orang Kristen saat ini memaknai salib Kristus. Kajian ini dapat memberikan kepada seluruh umat Kristiani ajaran tentang makna salib yang sebenarnya berdasarkan pemahaman teologis rasul Paulus. Adapun Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penulisan ini adalah metode penelitian kualitatif melalui penelitian teologis. Hasil dari penelitian ini adalah orang Kristen akan memahami makna salib dari perspektif teologi Paulus.

Nurul Amaliah Afrida; Luqman Hakim Habibulloh

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Konsep negara kesejahteraan adalah suatu konsep dimana negara berperan penuh dalam proses menuju kemakmuran, kesejahteraan, dan kemaslahatan bagi setiap warga negara dengan mengutamakan upaya-upaya yang mendukung terselenggaranya jaminan pemenuhan hak-hak serta pendukung bagi pelaksanaan kewajiban bagi setiap orang dalam suatu negara berdasarkan aturan. -peraturan yang telah disetujui dan diresmikan oleh Pemerintah. Negara yang menganut konsep kesejahteraan mendambakan kehidupan yang sejahtera dengan menggunakan tanggung jawab penuh untuk memenuhi, melindungi dan mengutamakan kepentingan warganya dengan memberikan hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan. Tindakan tersebut dapat dilaksanakan dengan memberikan berbagai pelayanan publik, pendampingan, pencegahan dan perlindungan terhadap pelanggaran sosial yang sering terjadi di lingkungan negara. Untuk mewujudkan negara yang berbasis Welfare State dengan menata kembali pola kehidupan masyarakat, diperlukan beberapa syarat, yaitu: (1). Warga negara; (2). Demokrasi penuh; (3). sistem hubungan industrial dengan aliran modern; (4). Perluasan hak atas Pendidikan. Oleh karena itu, pemenuhan keempat syarat tersebut harus selalu ditinjau ulang agar implementasi kebijakan pemerintah di berbagai bidang dapat berjalan secara melembaga. Sebagai negara yang menganut Konsep Welfare State, Indonesia tentunya menggunakan kekuasaan negara untuk menerapkan berbagai aturan yang dibuat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mendorong peran pemerintah dan lembaga negara untuk menjaga dan menjamin hak-hak masyarakat secara lebih menyeluruh sehingga tercipta pemberdayaan manusia untuk mendukung konsep Welfare State.

Geofani Milthree Saragih

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menjelang akhir tahun 2019 yang lalu, muncul suatu peristilahan yang asing dikalangan teoritisi maupun praktisi hukum di Indonesia secara umum, yaitu Omnibus Law. Peristilahan tersebut mulai muncul sejak pidato yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam kesempatan pidato di sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tanggal 20 Oktober 2021 dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. Pada intinya, Presiden Jokowi mengajak kerja sama kepada DPR dalam rangka mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja dengan menggunakan metode Omnibus Law. Perkembangan dari penerapan penggunakan metode Omnibus Law ini menjadi polemik, karena tidak dikenal di dalam hukum positif Indonesia. Banyak desakan dari berbagai golongan untuk menolak pemberlakuan UU Cipta Kerja tersebut karena dianggap melanggar hak-hak asasi manusia. namun pada faktanya, undang-undang tersebut tetap berlaku. Beberapa waktu yang lalu, UU Cipta Kerja telah diputus inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVII/2020. Yang pada intinya putusan Mahkamah Konstitusi tersebut mengarahkan agar pemerintah memperbaiki UU Cipta Kerja selama dua tahun kedepan, dan akan otomatis tidak berlaku apabila dalam jangka waktu dua tahun tidak ada perubahan. Peneliti akan menganalisis, bagaimana paradigma yang digunakan oleh pemerintah dikaitkan dengan teori Jhon Austin yaitu positif analitis (analytical jurisprudence).

Mega Aulia; Dimas Fitriyadi; Andes Mentari P.R; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan kehumasan diberbagai negara masih didominasi oleh negara barat. Pada kenyataannya perspektif barat ini tidak serta merta cocok digunakan, apalagi di  negara ataupun wilayah yang notabene memiliki kebudayaan yang berbeda. Salah satu penyebab yang menjadikan perspektif barat banyak digunakan adalah karena sedikitnya kajian tentang humas yang dilakukan oleh negara bukan barat. Akademisi melihat bahwa pengembangan perspektif lain di dalam pendidikan kehumasan memang diperlukan. Perspektif Islam menjadi salah satu perspektif yang dapat dimanfaatkan kesempatannya. Bagian pertama artikel membahas dominasi hubungan masyarakat AS dan kritik terkaitnya. Diskusi berikut menggunakan studi kasus untuk mengeksplorasi cara memasukkan perspektif islam ke dalam kurikulum PR. Bagian akhir dari makalah yakni kesimpulan, menyoroti beberapa tantangan yang muncul dalam mengembangan pendidikan humas dengan perspektif islam.  

Malika Puteri Hendriyani; Novi Nursya Vika Mogot; Selviana Dwi Yanti; Sevhira Eka Putri; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Aturan humaniora menganggap Islam otoriter dan historis dari perspektif disiplin tunggal. Di satu sisi, ini adalah pandangan interdisipliner tentang humaniora. Karena itu akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan lebih lanjut kegiatan penelitian Islam dalam menganalisis unit, metode penelitian, norma, model sejarah terjemahan Islam. Di sisi lain, melalui sudut pandang seatu disiplin ilmu humaniora, ia memiliki beberapa kelemahan karena membatasi dimensi dimensi budaya dan ketidakmampuan untuk secara komprehensif dan lengkap, masalahnya adalah untuk mengeksplorasi kompleksitas itu, menggambarkannya, menjelaskannya, dan menemukan solusi untuknya.