Publication Search

67,429 articles from 574 journals · 1,699 citations tracked

Showing 101-115 of 115

Analytics

Dina Nur Riska; Faizal Aditya; Ma’rifatun Utami; Muthia Nurul Karimah; Dede Indra Setiabudi

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bagi mayoritas instruktur dan pelamar sekolah dasar selama bertahun-tahun, pembelajaran tema sangatlah menantang.. Kesulitan-kesulitan tersebut diantaranya kesulitan dalam perencanaan pembelajaran tematik, Kesulitan-kesulitan ini berdampak pada kesiapan dan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesulitan yang dialami guru dalam hal merencanakan pembelajaran tematik di sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi pustaka. Data dalam studi ini dikumpulkan melalui dokumentasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sulit menentukan tujuan pembelajaran dan penilaian (soal, skor dan kunci jawaban); sulit menguraikan KD menjadi indikator; sulit menyusun langkah pembelajaran dalam RPP; sulit menyesuaikan metode; sulit membuat media sendiri; serta kesulitan dalam menyesuaikan materi ajar dengan siswa.

Yani, Dwi; Susilo, Herawati; Ekawati, Ratna

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Penelitian ini didasari dari studi pendahuluan buku tematik kelas II tema 1 Hidup Rukun   Kurikulum 2013 yang hanya memaparkan materi  Hidup Rukun  secara singkat dalam bentuk buku teks sehingga kurang praktis dan membosankan. Penelitian desain dan pengembangan ini bertujuan: 1) Menghasilkan sebuah media pembelajaran untuk Sekolah Dasar berupa  produk e-book untuk mata pelajaran Tema 1 Hidup Rukun kelas II dengan mengintegrasikan karakter Profil Pelajar  Pancasila; 2) Mengetahui kelayakan hasil uji produk e-book untuk mata pelajaran Tema 1 Hidup Rukun kelas II dengan mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila; 3) Mengetahui respon guru dan siswa terhadap produk e-book untuk mata pelajaran Tema 1 Hidup Rukun kelas II dengan mengintegrasikan profil pelajar pancasila. Metode penelitian ini mengacu pada model pengembangan D & D yang memiliki 2 tahapan, yakni: 1)  Design dan 2) Development; Subjek penelitian pada artikel ilmiah ini melibatkan beberapa ahli media, ahli materi hingga siswa Sekolah Dasar. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Media pembelajaran berupa flipbook dengan  materi Tema 1 Hidup Rukun kelas II dengan mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila Sekolah dasar, yang didalamnya meliputi media visual; 2) Kualitas produk media yang telah dibuat menurut penilaian beberapa subjek dari mulai ahli media, ahli materi, hingga siswa termasuk ke dalam kategori layak dengan rincian: 1) uji ahli materi mendapatkan hasil 84%; 2) uji ahli media mendapatkan hasil 70,86% atau layak; 3) uji skala kecil oleh siswa  memperoleh hasil 66,67% atau layak; 4) uji skala besar oleh siswa memperoleh hasil 74,71% atau layak. Berdasarkan hasil uji kelayakan media oleh para subjek penelitian yang terlibat dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran flipbook materi Tematik kelas II tema Hidup Rukun dengan mengintegrasikan karakter Profil Pelajar Pancasila sudah layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran di kelas II Sekolah Dasar.

Rendradi Suprihandoko; Atalatsany Febrian Surya Putra; Balqis Hanina Fajrin; Deviana Simarmata; Febriano Dos Santos +6 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Sampah rumah tangga yang tersebar di lingkungan sekitar dapat dikelolah dengan baik akan bermanfaat bagi kehidupan manusia maupun linkungan sekitarnya. Namun, bila tidak dikelola dengan baik sampah akan berdampak bagi kesehatan manusia dan merusakan lingkungan. Sehingga melihat permasalahan atas pengendalian jumlah sampah yang ada di kabupaten Bantul, sesuai dengan kegiatan KKN Tematik Universitas Janabadra tahun 2022 yang bekerja sama dengan program pemerintah kabupaten Bantul yaitu Bantul bersih sampah 2025 (Bantul Bersama), mahasiswa KKN kelompok R-22 yang mendapatkan amanah untuk mengabdi di kabupaten Bantul terutama di Padukuhan Prangwedanan, Kalurahan Potorono, Kecamatan Banguntapan, membuat program sesuai dengan tema KKN yaitu mengenai sampah. Maka kelompok R-22 memilih program yaitu pengelolaan sampah rumah tangga berbasis peningkatan nilai ekonimi berupa Bank Sampah dan Pembudidayaan Maggot. Tahapan realisasi program kerja yaitu sosialisasi  program kerja, membangun tempat pengelolaan sampah, mendirikan bank sampah dan membentuk pembudidayaan maggot black soldier fly (BSF). Hasil dari kegiatan budidaya maggot, warga Padukuhan Prangwedanan tidak membuang sampah organik secara sembarangan, melainkan mulai menyisihkan sampah organik dijadikan sebagai pakan maggot. Selain itu, warga Padukuhan Prangwedanan sangat antusias untuk ikut melakukan budidaya maggot karena adanya benefit mengenai pengurangan volume sampah dan profit karena hasil panen maggot dapat dijual dengan harga yang tinggi. Jadi, dari kegiatan peneran program kerja efektif untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi warga sekitar Padukuhan Prangwedanan.    

Wiwin Budi Pratiwi; Aiko Gebriel Sitio; Erlina Putri Ardiyanti; Christhophour Rizky Gunawan; Muhammad Alfian Dwiki Darmawan +6 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tema KKN Tematik yang diangkat oleh Universitas Janabadra Tahun Ajaran 2022/2023 adalah “KKN UJB Melalui Circular Economy Menuju Bantul Zero Waste 2025.” Dalam hal ini, sampah sebagai berkah untuk keberlangsungan dan kelestarian lingkungan. Di Padukuhan Joho, Kalurahan Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Bantul masih terdapat sampah yang belum terkelola dengan baik. Terlihat beberapa permasalahan yang perlu dipecahkan guna meningkatkan pengelolaan sampah menjadi suatu hal yang bermanfaat. Sehingga diperlukan adanya beberapa program yang mampu memotivasi warga padukuhan Joho terkait pengelolaan sampah, salah satunya yaitu melalui pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi media vertikultur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan masyarakat Padukuhan Joho tentang pengelolaan sampah plastik berupa botol dan budidaya tanaman secara vertikultur dengan memanfaatkan botol bekas serta mampu menyiapkan media tanaman. Metode kegiatan ini yaitu dilakukan dengan pelaksanaan secara langsung mengenai pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai media vertikultur. Hal tersebut memberikan dampak yang positif, yaitu terdapat beberapa tanaman vertikultur yang memberikan manfaat bagi warga, serta disisi lain dengan adanya vertikultur tersebut dapat mengurangi sampah botol air mineral bekas yang sudah tidak terpakai.  

Khofifatun Rohmah; Nur Ngazizah; Titi Anjarini

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penilaian dalam dunia pendidikan terdiri dari berbagai macam penilaian yang harus terpenuhi salah satunya yaitu penilaian karakter sains siswa namun masih ada sekolah yang belum menerapkan penilaian pada karakter sains siswa dalam pembelajaran di kelas padahal hal ini sangat penting. Adanya penilaian karakter sains siswa ini membantu anak agar lebih aktif dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangankan instrument penilaian karakter sains siswa dengan berbasis metode ilmiah pada pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode ADDIE. Asumsi dari penelitian ini adalah karena pada umumnya guru melakukan penilaian pada siswa secara kognitifnya saja, pada penilaian karakter sains siswa belum dilakukan. Penelitian ini mengembangkan sebuah instrumen penilaian karakter sains siswa pada mapel tematik kelas IV sekolah dasar. Kajian penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Ferdinandus Bele Sole,dkk yang meneliti tentang mengembangkan instrumen penilaian sikap ilmiah sains siswa sekolah dasar dengan berbasis pendidikan karakter.

Laila Nurhana; Henri Peranginangin; Dadan Mardani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan implementasi pendekatan kontekstual pada pembelajaran tematik serta mengetahui faktor pendukung serta penghambat dalam penerapan pendekatan kontekstual siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Swasta Sirojul Muslimin Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukanpenerapan implementasi pendekatan kontekstual pada pembelajaran tematik dapat mempengaruhi keaktifan belajar siswa, dapat mengembangkan potensi diri siswa, kemandirian siswa dalam mencari sumber informasi, menunjang keterampilan yang dimiliki siswa dan mampu menghubungkan pengetahuan yang dimilikinya dengan kehidupan sehari-hari. Adapun faktor pendukung pada penerapan implementasi pendekatan kontekstual pada pembelajaran tematik yaitu terdapat pada tema yang bervariatif dalam pembelajaran tematik sehingga antusias belajar siswa semakin meningkat, siswa dengan mudah mengaitkan materi dengan situasi kehidupan sehari-hari, dan penggunaan media pembelajaran yang beragam. Sedangkan faktor penghambat terdapat pada segi waktu yang kurang maksimal, berbedaan karakter anak dalam menguasai pembelajaran, dan fasilitas internet kurang memadai.

Aditya Ari Nugroho; Munawar Noor; Charis Christiani

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Proses reformasi birokrasi yang dimulai dengan penyusunan Desain Besar (grand design) mengenai Reformasi Birokrasi 2010-2025 (Grand esign Administrative Reform 2010-2025) telah dituangkan ke dalam Peraturan Presiden No. 81 tahun 2010 dengan tujuan besarnya untuk menciptakan birokrasi berkelas dunia di tahun 2025. Reformasi birokrasi merupakan sebuah proses politik yang di desain untuk menyesuaikan hubungan antara birokrasi dan elemen-elemen lain dalam masyarakat, seperti masyarakat sipil dan swasta, maupun di dalam birokrasi itu sendiri. Dalam desain besar tersebut, Road Map reformasi telah dibagi ke dalam 3 (tiga) tahap setiap lima tahunan yang memuat sasaran-sasaran strategis. Tidak terasa Grand Design Reforrmasi Birokrasi tersebut telah memasuki pada tahap terakhir atau periode ketiga, pada periode terakhir ini sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan secara terus menerus kapasitas birokrasi sebagai kelanjutan dari reformasi birokrasi pada tahap II hingga akhirnya tujuan akhir untuk mewujudkan pemerintah kelas dunia. Namun banyak berpendapat bahwa pada Tahap I dan Tahap II dinilai belum ada dampak yang signifikan, apakah Reformasi Birokrasi di Indonesia bisa dikatakan “Jalan di Tempat”. Pada tahap ketiga iniKementerian PANRB mencanangan Reformasi Birokrasi Temtikdengan empat focus yaitu: 1. Pengentasan Kemiskinan; 2. Peningkatan Investasi; 3. Percepatan Prioritas Aktual Presiden; 4. Digitalisasi Administrasi Pemerintahan. Reformasi Birokrasi diharapkan menjawab keinginan dan amanat Bapak Presiden Joko Widodo untuk Reformasi Birokrasi yang berdampak pada masyarakat dan pembangunan.

Nanggala, Agil; Suryadi, Karim

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep kampus merdeka dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan, khususnya pada dimensi kurikuler dan sosio-kultural. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Proses analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, verifikasi serta penarikan kesimpulan. Hasil peneltian yang didapatkan, adalah: 1) bentuk pembelajaran dalam konsep kampus merdeka, yang berfokus pada pertukaran pelajar, asistensi mengajar pada satuan pendidikan, dan penelitian memiliki relevansi dengan kajian dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan, dimensi kurikuler, kecuali program magang perlu dianalisis dan direfleksikan secara komprehensif relevansinya dengan tujuan filosofis pendidikan nasional, atau diberikan indikator yang jelas, agar tidak menjadi bentuk liberalisasi pendidikan di Indonesia, secara praktik, 2) bentuk pembelajaran dalam konsep kampus merdeka, yang berfokus pada kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, proyek independen, dan KKN tematik atau membangun desa, memiliki relevansi dengan kajian dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan dimensi sosio-kultural.

Handini, Oktiana; Mustofa, Mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

This community service is in the form of delivering material exposure to the Implementation of 4C in the 21st Century Era in Integrative Thematic Learning to Teachers of SD Mojosongo III Surakarta. Community service by presenting teachers, school principals and in material presentation and interactive question and answer events to the level of mastery of SD Mojosongo III Surakarta teachers regarding the Implementation of 4C in the 21st Century Era in Integrative Thematic Learning for SD Mojosongo III Surakarta Teachers is intended to be able understand the essence of 4C in learning to support the smoothness of the learning process as well as theoretical clarity and a better understanding of learning, learning objects and learning situations and conditions in elementary schools. The delivery of this material to all teachers at SD Mojosongo III Surakarta, school principals and school supervisors totaling 25 teachers, both classroom and sports teachers, religion teachers and art teachers from parallel classes at the school. With the hope of teachers in the learning process in the classroom so that aspects of teacher knowledge and skills can further improve the abilities and professionalism of primary school teachers. Providing a scientific basis for elementary school teachers in understanding the essence of 4C Implementation in the 21st Century Era in Integrative Thematic Learning which consists of Communication, Collaboration, Critical Thinking and Creativity, and provide theoretical clarity and understanding better about learning, learning objects and learning situations and conditions in Primary Schools. The implementation will be held on Monday, July 15 2020 in the SD Mojosongo III Surakarta classroom with a 6 hour implementation time pattern, starting at 8.00 WIB until 15.00 WIB. The objectives of this community service are (1). Provide a scientific basis for elementary school teachers in understanding learning in the 21st Century Era in Integrative Thematic Learning (2). Provide theoretical clarity and better understanding of 4C communication, collaboration, critical thinking, creativity in learning in the 21st Century Era Keywords: 4C in the 21st century, communication, collaboration, critical thinking,

Handini, Oktiana; Mustofa, Mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyampaian paparan materi  Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan  menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta. Pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan guru, kepala sekolah dan perwakilan orang tua peserta didik yang tergabung dalam komite sekolah secara bersama-sama dalam acara paparan materi dan tanya jawab interaktif hingga pada level penguasaan guru SD Kestalan Surakarta tentang Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik. Dengan Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta ini dimaksudkan agar mampu menumbuhkan atensi peserta didik, interaktif, komunikatif dan suasana yang menyenangkan dalam proses pembelajaran tematik Integratif di kelas. Sehingga dengan kondisi yang nyaman dan menyenangkan ini prestasi belajar peserta didik meningkat. Dengan meningkatnya prestasi belajar peserta didik secara otomatis akan meningkat pula peringkat sekolah tersebut. Sehingga terjalin hubungan harmonis antara guru dengan peserta didik dan guru dengan orang tua peserta didik dalam hal pendidikan dan tumbuh kembang peserta didik menuju generasi emas. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru di SD Kestalan Surakarta, sejumlah  30 peserta yang terdiri dari  guru ,Kepala Sekolah beserta orang tua peserta didik sebagai perwakilan Komite Sekolah. Pelaksanaan pada hari Senin 15 Juli 2019 di ruang kelas SD Kestalan Surakarta dengan pola waktu pelaksanaan selama 6 jam, mulai pukul 8.00 wib hingga pukul 15.00 wib.  Luaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1). Memberikan dasar ilmiah bagi guru Sekolah Dasar dalam memahami hakikat komunikasi Antar Pribadi dalam pendidikan guna mendukung kelancaran proses pembelajaran. (2). Memberikan kejelasan secara teoritis dan pemahaman yang lebih baik tentang belajar, obyek belajar serta situasi dan kondisi belajar di Sekolah Dasar.(3). Memberikan kontribusi pemikiran bagi pengelola pendidikan dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar melalui komunikasi antar pribadi dalam pendidikan. (4). Menjalin hubungan komunikasi antara guru dari pihak sekol;ah dan orangtua peserta didik di  Sekolah Dasar agar terbentuk komunikasi integratif dalam pendidikan. Selanjutnya hasil pengabdian kepada masyarakat ini dipresentasikan dalam Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyrakat dan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi dan ber ISSN.   Kata Kunci :   Komunikasi Antar Pribadi   Â

Mariyani, Anna

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pada saat pembelajaran tematik PKn dalam konsep bangga sebagai anak Indonesia banyak sekali siswa kelas III SD Muhammadiyah Blora yang mendapatkan nilai yang kurang optimal. Dari hasil observasi, guru menggunakan metode pembelajaran yang kurang variatif sehingga kurang menunjang keaktifan siswa dan kurang fokus terhadap materi pelajaran. Oleh sebab itu, untuk memperbaiki proses pembelajaran, dengan menggunakan model problem based learning diharapkan membantu siswa dalam memperbaiki dan meningkatkan hasil belajarnya. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi langkah-langkah dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui model problem based learning dalam pembelajaran tematik PKn. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di SD Muhammadiyah Blora dengan jumlah siswa 35. Hasil penelitian ini banyak mengalami peningkatan pada aktivitas dan hasil belajar.dari hasil obeservasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu 57%, dengan kategori cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84%, dengan kategori Amat baik. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus 36, siklus I 75,2, dan siklus II meningkat menjadi 92, Sehingga dari hasil yang dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran problem based learning pada pembelajaran tematik PKn pada konsep bangga telah berhasil dengan meningkatnya hasil belajar siswa. Rekomendasi kepada guru sebagai acuan untuk menyusun RPP dalam meningkatkan kemampuan profesional dalam mengajarkan materi PKn bagi siswa di kelasnya, serta memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam menerapkan model pembelajaran problem based learning.Kata Kunci: Pembelajaran problem based learning, Penelitian Tindakan Kelas, PKNABSTRACTAt the time of thematic civic learning in the concept of being proud as Indonesian children, there were many grade III students at SD Muhammadiyah Blora who received suboptimal grades. From the observations, the teacher uses learning methods that are less varied so that they do not support student activity and are less focused on subject matter. Therefore, to improve the learning process, using a problem based learning model is expected to help students improve and improve their learning outcomes. The specific purpose of this research is to identify the steps and improve student learning outcomes through the problem based learning model in the thematic learning of Civics. This type of research used was Classroom Action Research conducted at SD Muhammadiyah Blora with a total of 35 students. The results of this study experienced an increase in activity and learning outcomes. From the results of observation of student activity in the first cycle that was 57%, with enough categories and had increased in the second cycle to 84%, with a very good category. While the average value of student learning outcomes in pre-cycle 36, cycle I 75.2, and cycle II increased to 92, so that from the results it can be concluded that learning using the problem-based learning model of learning in the Civics thematic learning on the concept of pride has been successful with increasing student learning outcomes. Recommendations to teachers as a reference for developing lesson plans in improving professional abilities in teaching Civics material to students in their classrooms, as well as broadening teachers' insights and knowledge in applying problem based learning learning models.Â

Risma, Risma; Bua, Agustinus Toding; Annisa, Muhsina

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran monopoli ditinjau dari validasi ahli materi, media, bahasa, dan praktisi serta respon guru dan respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan media yang digunakan oleh peneliti yaitu model perangkat 4-D modifikasi yang dilakukan hanya sampai 3-D yang terdiri dari Define, Design, dan Develop. Media pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti berupa media monopoli. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, kuesioner atau angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menghasilkan media pembelajaran Monopoli pada tematik tema 5 Ekosistem sub tema 2 hubungan antar makhluk hidup dalam ekosistem ditinjau dari validasi ahli, ahli media, ahli materi, ahli bahasa dan praktisi serta ditinjau dari respon guru dan respon siswa. Media pembelajaran monopoli termasuk dalam kriteria sangat layak. Hal ini berdasarkan dari keseluruhan validasi ahli dengan presentase 82%, respon guru 86%, dan respon siswa 98%.

Nurraharjo, Eddy; Santoso, Dwi Budi

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Ragam penelitian berbasis keilmuan pengolahan citra digital, telah emnjadi bagian penting dalam era internet, atau lebih dikenal dengan Internet of Things. Terlebih dalam perkembangan transformasi informasi dan data yang tren dengan istilah Big Data. Sumber data dalam pengolahan citra berupa data gambar, yang telah diubah dalam mode matriks. Penelitian pada kesempatan ini mengangkat tematik gambar obyek 2 dimensi, yang memenuhi kriteria kotak, segitiga dan lingkaran. Pengamatan lanjutan ini dilakukan untuk melakukan integrasi dari 3 buah metode, guna mengklasifikasikan ketiga bidang geometri 2 dimensi tersebut. Adapun metodenya adalah gabungan antara Circularity-Centerplot-Boundary, yang masing-masing berfungsi pada pendeteksian bentuk obyek, warna obyek dan jumlah obyek, pada sebuah gambr individu dan kombinasinya. Sistem yang diupayakan telah berhasil melakukan klasifikasi dengan tingkat kesesuaian hingga mendekati 100% untuk segenap data uji yang akuisisi datanya menggunakan kamera web.

Wismarini, Th. Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pemodelan spasial adalah representasi ataupun model spasial dari data yang digunakan danmerupakan penggambaran suatu bagian muka bumi. Pemodelan spasial dapat digunakan untukmenyelesaikan suatu masalah dari dunia nyata dan memodelkannya. Pemodelan ini terdiri dari berbagaivariabel yang dipetakan secara digital dan disesuaikan sistem proyeksi maupun koordinatnya denganmelibatkan aspek resolusi dan sistem klasifikasinya.Maka salah satu sarana bantuan yang sering digunakan untuk melakukan kegiatan dalam rangkamemperoleh gambaran situasi muka bumi atau informasi tentang ruang muka bumi yang diperlukan, yangdapat menjawab atau menyelesaikan suatu masalah yang terdapat dalam ruang muka bumi yangbersangkutan, diperlukanlah Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan tersebut merupakan rangkaiankegiatan yang meliputi mengumpulkan, menata, mengolah, menganalisis hingga menyajikan data/faktayang terdapat dalam ruang muka bumi yang kemudian sering disebut sebagai data/fakta geografis/spasial.Terungkap juga bahwa Sistem Informasi Geografis (SIG) terbukti mampu menyediakan informasi datageospasial untuk setiap objek di permukaan bumi secara cepat. Sekaligus juga mampu menyediakansistem analisa keruangan yang akurat.Maka dalam penelitian ini, yang mengharapkan dapat menghasilkan suatu visualisasi darizona/daerah rentan banjir di kota Semarang berikut informasi tingkat rentan pada masing-masing zonajuga informasi indikator-indikator banjirnya, dibutuhkan suatu pengolahan data spasial melalui prosesanalisa spasial untuk bisa mengintegrasikan data-data yang dibutuhkan, yang sifatnya lebih dari satu danmerupakan data komprehensif. Adapun proses analisa spasial ini akan mengimplementasikan prosessuperimpose yang dalam SIG dinamakan Overlay. Metode yang akan digunakan dalam Overlay yaitujoin-UNION dan join-INTERSECTION.Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu pemodelan spasial baru yang akan menjadisebuah Peta Tematik Digital dan dinamakan Peta Tematik Zonasi Tingkat Rentan Banjir di KotaSemarang.

Sukur, Muji; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Beberapa permainan yang telah dibuat oleh komunitas baik dalam tingkat pemula maupun tingkatmahir dengan menggunakan fitur perangkat bantu Construct 2.0 menjadi tantangan tersendiri. Beberaparancangan desainer permainan berbasis construct memiliki fitur layout yang bervariasi ragam sertamenyebabkan kebutuhan kapasitas memori yang lebih besar. Upaya yang akan dijadikan tematik padapenelitian in adalah pengamatan terhadap kapasitas kebutuhan memori khususnya sebagai upayaminimalisasi kapasitas memori yang dibutuhkan dengan menggunakan teknik single layout multilayer,dibandingkan dengan penggunaan teknik sebelumnya yaitu multi layout dan multilayer. Hal ini akandikomparasi dalam model tabulasi terkait. Adapun tujuan dalam penelitian pada kesempatan kali ini adalahMengimplementasikan salah teknik animasi gambar dengan teknik single layout. Mengetahui implementasiteknik single layout multilayer. Adapun kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan hasil dan analisapenelitian ini bahwa Teknik single layout multi layer mampu didesain dengan baik dengan menggunakanperangkat Construct 2.0, namun dalam pengamatan terhadap kapasitas memori sejauh pengamatan tidakmemberikan pengaruh secara signifikan, dimana hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya: sejumlahresolusi gambar yang terlibat (karakter, latar belakang, animasi), sejumlah media audio yang terlibat,sejumlah animasi dari sejumlah framenya, sejumlah event-action yang terlibat dalam permainan(kompleksitas permainan).