Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 101-114 of 114

Analytics

Julia Villy Rottie

Jurnal Kesehatan Amanah 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah mengemukakan fakta bahwa penyakit jantung koroner merupakan epidemi modern dan tidak dapat dihindari oleh faktor penuaan. Data statistik dunia melaporkan tentang insiden terbesar dan prevalensi PJK didunia ternyata semakin meningkat dengan usia harapan hidup berkisar 3 sampai 9%. Prevalensi PJK berhubungan dengan perubahan gaya hidup, kebiasaan konsumsi makanan tinggi kalori, kurangnya aktivitas, merokok, obesitas serta berhubungan dengan adanya gangguan tidur, kesulitan tidur / insomnia biasanya dipicu oleh stres, suasana ramai atau berisik, perbedaan suhu udara, perubahan lingkungan sekitar, masalah jadwal tidur dan bangun yang tidak teratur. Di Indonesia prevalensi penderita insomnia mencapai 70% paling sedikit seminggu sekali dan 30 juta orang sulit tidur setiap malamnya dikarenakan faktor psikologi seperti Stres yang berkepanjangan dan karena faktor penyakit yang dialaminya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres dengan kualitas tidur pada pasien penyakit jantung koroner di CVCU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional, pengambilan sampel ini dilakukan dengan teknik Purposive Samplingmenggunakan kuesioner. Data yang didapatkan di CVCU RSUP Prof. dr. R. D. Kandou dari 20 Oktober sampai 10 November 2016 berjumlah 23 responden. Data ini menggunakan teknik analisa Spearman Rhodengan nilai signifikasi p ≤ 0,05. Hasil penelitian yang dilakukan pada 23 responden, didapat bahwa antara variabel tingkat stres dengan kualitas tidur memberikan hasil nilai signifikasinya 0,006. Kesimpulandidapat hubungan antara stres dengan kualitas tidur pasien penyakit jantung koroner di CVCU RSUP Prof. dr. R. D. Kandou Manado.    

Ahmad Maulidizen; Erza Sofian; Raisa Adila; Zahra Febriyadiza; Khalisa Salma +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Data menyebutkan bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar dengan angka sekitar 61 persen. Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Kementrian Keuangan, Ary Wahyuni dari jumlah tersebut kontribusi UMKM menyerap tenaga kerja mencapai 97 persen. Dalam menjalankan program Community Development, mahasiswa ESQ Business School berupaya untuk meningkatkan kualitas daripada UMKM dengan cara bekerjasama dengan IWAPI Jakarta Timur. IWAPI merupakan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, dalam hal ini kami bekerjasama dengan IWAPI di daerah Jakarta Timur. Kami memilih IWAPI sebagai organisasi yang kami ajak bekerjasama dikarenakan legalitas organisasi tersebut dan juga feedback dari organisasi tersebut yang kami nilai sangat baik dari segi komunikasi dan kerjasama lainnya, khususnya Tji Liwoeng Coffee. Pada kegiatan ini dilakukannya proses Re-Branding dengan meningkatkan brand awareness. Tujuan utumanya dari Re-branding sendiri adalah untuk memperbaruhi sebuah brand yang telah ada agar menjadi lebih baij dengan tidak mengabaikan tujuan awal dari Tji Liewoeng Coffee itu sendiri. Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah membuat mood board yang sesuai dengan permintann dari pemilik. Maka dari itu dengan adanya Re-branding terhadap Tji Liewoeng Coffee ini meningkatkan engagement dan juga pendapatan. Kelebihan dari Re-branding adalah memberikan potensi yang lebih menonjol terhadap kompetitor. Dalam melakukan kegiatan ini juga ditemukan perbedaan diantara dunia kuliah dan pekerjaan.    

Nadia Dwi Irmadiani

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Salah satu yang memiliki peran ganda di dalam studi kasus penelitian ini adalah karyawan wanita yang berkarir di dunia perbankan. Konflik peran ganda  terjadi  ketika salah  satu  dari  peran  yang  dijalani  menuntut  waktu,  tenaga  dan  perhatian  lebih sehingga peran lain menjadi terganggu. Konflik peran ganda merupakan salah satu stressor kerja bagi seorang wanita yang bekerja. Seseorang yang mengemban dua peran, rawan mengalami stres kerja karena intensitas peran ganda  yang  tinggi  dari  seorang wanita  yang  bekerja  dapat  menyebabkan penurunan terhadap kinerjanya karena wanita yang bekerja akan lebih cenderung mengalami   depresi,   peningkatan   keluhan   fisik, tingkat   energi   yang   rendah sehingga menyebabkan peningkatan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara konflik peran ganda terhadap stres kerja karyawan wanita PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Area Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitaif non eksperimental dengan deskripsi korelasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random  sampling sebanyak 149 sampel. Kuesioner  yang digunakan yaitu kuesioner stress kerja dari  American Institute of Stress. Korelasi kedua variabel diuji menggunakan uji Spearman Rank. Hasil  penelitian  menunjukkan  sebagian  besar  responden  mengalami  tingkat konflik  peran  ganda  rendah  yaitu  sebanyak  119  responden (79,9%).  Sebagian besar responden  mengalami  stres  kerja  rendah  yaitu  sebanyak  135  responden (90,6%). Hasil uji statistic dengan menggunakan Spearman Rank didapatkan nilai p value 0,000 (p<0,05) dengan nilai koefisien korelasi yaitu (+) 0,615. Nilai ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara konflik peran ganda terhadap stress kerja karyawan wanita PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Area Yogyakarta dengan p value 0,000 (p<0,05).

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Perkembangan pendidikan pada masa sekarang dipengaruhi oleh globalisasi kehidupan modern, sehingga penggunaan teknologi sudah sangat dibutuhkan dan merupakan suatu kebutuhan. Pada dunia pendidikan kebutuhan pengamatan dalam metode pembelajarn sehingga membangkitkan minat siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan aktif dan memahami materi yang disampaikan pendidik. Seorang pendidik harus memiliki kreatifitas dalam menyampaikan pembelajaran sebagai bentuk kualifikasi pendidik dalam pengembangan pembelajaran. Berdasarkan pemikiran tersebut dapat dirumuskan, bagaimana bentuk pengembangan media pembelajaran sebagai kreativitas dalam kualifikasi pendidik? Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pengembangan media pembelajaran sebagai kreativitas dalam kualifikasi pendidik. Sehingga dapat bermanfaat bagi para pendidik lain untuk meningkatkan kualifikasi pendidik dalamkreativitas pengembangan media pembelajaran. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan dijelaskan secara interpretative dan terstrukturdengan menggunakan sampel purposive, untuk memudahkan dalam menggali data berdasarkan informan yang kompetensi di bidangnya. Menggunakan sumber data primer dari informan pendidik di lembaga pendidikan di Denpasar dan data sekunder dari arsip dan referensi yang terkait. Pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan reduksi data. Hasil penelitian adalah bentuk pengembangan media pembelajarandalam meningkatkan kualifikasi pendidik adalah pendidik menunjukkan ijazah akademik, peran sebagai pendidik, pengembangan media pembelajaran melalui audio visual dan media audio visual, dan kerjasama dengan stakeholder.

Heri Sasono

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kompetensi sumber daya manusia (SDM) senantiasa harus ditingkatkan, guna menghadapi persaingan yang semakin ketat  di Era 4.0. Peningkatan komptensi dapat melalui hard skill maupun soft skill dan intergrasi di antara keduanya, hard skill dan soft skill. Pendidikan dan pelatihan (Diklat) pegawai PT. Bumida Kantor Pusat dan Kantor Cabang DKI Jakarta, baik pendidikan formal melalui peningkatan jenjang pendidikan ke Strata-1 atau Strata-2 dan non formal, berupa peningkatan kompetensi hard skill atau soft skill. Manfaat dari peningkatan kompetensi hard skill dan kompetensi soft skill sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, karena kedua hal ini adalah saling melengkapi dan menyatukan kompetensi hard skill dan soft skill untuk keberlangsungan (survive) perusahaan dan kesuksesan seorang pegawai menjadi seorang professionalisme.  

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Kusjuniati, Kusjuniati

The period of the Covid-19 pandemic had a huge impact on public health around the world and a very heavy economic impact on various countries in the world including Indonesia. Almost all community economic activities were affected by this pandemic which caused company operations and other community economic operations to stop. Including UMKM activities in Indonesia which have experienced a downturn due to the Covid-19 pandemic. UMKM, which are people's economic activities, have contributed much to the Gross Domestic Product, which is 60.3% of the total GDP. UMKM absorb 97% of the workforce from 99% of the total employment. Therefore, to revive UMKM during the Covid-19 pandemic, it is hoped that the role of Sharia Financial Institutions (LKS) for UMKM so that they can return to carrying out economic activities throughout Indonesia. LKS that play a role in generating UMKM activities are Sharia Banking, Baitul Maal wat Tamwil and Baznas.   ABSTRAK Masa pandemic covid-19 memberikan dampak yang begitu besar pada kesehatan masyarakat seluruh dunia dan dampak perekonomian yang sangat berat pada berbagai Negara di dunia termasuk Indonesia. Hampir semua kegiatan ekonomi masyarakat terkena dampak pandemi ini yang menyebabkan operasional perusahaan dan operasional ekonomi masyarakat lainnya terhenti. Termasuk kegiatan UMKM di Indonesia yang mengalami keterpurukan akibat pandemi covid-19. UMKM yang merupakan kegiatan ekonomi rakyat memberikan kontribusi tidak sedikit pada Produc Domestik Bruto yaitu sebesar 60,3% dari total PDB. UMKM menyerap 97% tenaga kerja dari jumlah 99% total lapangan kerja. Oleh karena itu untuk kembali membangkitkan UMKM dimasa pandemi covid-19 diharapkan peran Lembaga Keuangan Syariah (LKS) terhadap UMKM agar bisa kembali menjalankan kegiatan perekonomian di seluruh wilayah Indonesia. LKS yang berperan dalam membangkitkan kegiatan UMKM adalah Perbankan Syariah, Baitul Maal wat Tamwil dan Baznas.

Prisania Wardani

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini berjudul Implementasi Kedisiplinan Karyawan Dalam Peningkatan Kinerja di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Kedisiplinan Karyawan dalam peningkatan Kinerja. Faktor-faktor pendukung Kedisiplinan Kerja Karyawan dan Faktor- Faktor Penghambat Kedisiplinan Kerja Karyawan di PT. Delta Dunia Sandang Tekstil Demak.  Jenis Penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket( kuesioner), observasi, wawancara dan studi pustaka. Sedangkan metode analisisdata yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, kualitatif dengan angkaprosentase. Berdasarkan penelitian yang diuraikan dalam Tugas Akhir ini dapat ditarik kesimpulan bahwa disiplin kerja karyawan di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak dilaksanakan dengan menetapkan peraturan, kewajiban dan larangan. Pelaksanaan disiplin kerja pegawai di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak juga menerapkan sistem keadilan dengan cara memberikan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment), dan melalui pendekatan progresif. Faktor-faktor yang menjadi pendukung kedisiplinan kerja di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak adalah kepemimpinan, balas jasa / penghargaan, motivasi kerja dan sanksi. Dalam hal ini sanksi menjadi faktor pendukung yang sangat berpengaruh. Faktor penghambat kedisiplinan dalam PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak adalah faktor lingkungan. Berdasarkan hasil analisis deskriptif kualitatif dengan angka prosentase menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawai di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak dilaksnakan dengan sangat baik. Hal ini terlihat dengan hasil penghitungan angket. Sebagai penutup penulis mengungkapkan saran agar pelaksanaan disipli kerja pegawai di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak semakin ditingkatkan.

Suwarti, Suwarti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Perkembangan dunia pariwisata merupakan salah aset negara, bisa dilihat dari angka statistik Badan Perencanaan Daerah Kota Semarang. Tenaga Kerja Wanita Bidang Pariwisata suda siap terjun ke Industri Pariwisata khususnya usaha jasa pariwisata. Tenaga Kerja wanita bidang pariwisata sangat dibutukan oleh perusahaan- perusahaan khususnya Industri pariwisata Semarang, telah membuktikan bahwa tenaga kerja wanita bidang pariwisata tercatat cukup banyak dibandingkan kaum pria,  meskipun dalam penelitian ini kaum wanita terkadang  masih mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan ini terjadi karena alasan gender. Dari hasil penelitian Persepsi Masyarakat terhadap tenaga kerja wanita bidang pariwisata di Kota Semarang wanita lebih berperan, unggul di Industri Pariwisata karena lebih luwes, fleksible, lebih menarik di bandingkan kaum laki-laki.

Saiful Amin; Anwar Effendi; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Student Center atau yang sering disebut sebagai Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) adalah sebuah tempat dimana mahasiswa dapat berkumpul untuk memanfaatkan waktu kuliahnya untuk hal-hal yang positif dan juga merupakan fasilitas yang melayani mahasiswa, dosen, staf karyawan, alumni, dan para tamu. Student Center disebuah perguruan tinggi bisa dibilang penting, karena di kampus kegiatan mahasiswa bukan hanya sekedar kuliah mencari ilmu saja, akan tetapi juga harus mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau yang sering dikenal oleh mahasiswa sebagai wadah suatu komunitas kegiatan kampus yang dimana mahasiswa-mahasiswi dapat menyalurkan hobi, ide-ide, aspirasi, dan tenaga mereka yang nantinya dapat berubah menjadi hal yang positif dan bermanfaat. Berangkat dari pengamatan yang penulis lakukan pada mahasiswa UNTAG Semarang secara perorangan maupun kelompok, sebagian kegiatan UKM yang ada di UNTAG Semarang masih bergabung dengan asrama kemahasiswaan UNTAG Semarang. Keadaan ini tentu berdampak pada kurangnya fasilitas utama maupun penunjang terhadap aktifitas kegiatan kemahasiswaan yang ada dalam melakukan kegiatan akademis maupun non-akademis mahasiswa seperti kegiatan olahraga (tae kwon do, pencak silat), kegiatan rohani (UKKI, PMKP), kegiatan kesenian (paduan suara, unit musik), dan kegiatan khusus (menwa, racana, theater)  hingga organisasi badan eksekutif mahasiswa maupun himpunan mahasiswa, membutuhkan tempat berinteraksi bersama untuk mendukung suatu kegiatan mahasiswa.

Inaustam, Inaustam -

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2019 Institut Teknologi Indonesia

Gas buang kendaraan bermotor merupakan sumber polusi udara yang mencapai 60-70% dari jumlah polusi yang ada. WHO memperkirakan bahwa 70%  penduduk kota di dunia pernah menghirup udara kotor akibat emisi kendaraan bermotor, sedangkan sisanya menghirup udara yang bersifat marginal. Di Indonesia sejak tahun 2005 mulai menerapkan standar emisi gas buang bagi kendaraan bermotor, untuk kendaraan bermotor katagori Heavy Duty Diesel Engine yang diproduksi, Indonesia memberlakukan standar berdasarkan tingkatan emisi Euro 2. Tingkatan Emisi Euro 2 menggunakan metode pengujian emisi UNECE R-49 yang merupakan rangkaian pengujian yang terdiri dari 13 macam mode dengan kecepatan/putaran engine dan pembebanan tertentu. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka penulis tertarik melakukan penelitian terapan dengan tema “karakterisasi emisi heavy duty diesel engine dengan metode uji UNECE R-49”. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah  menerapkan secara STKK (Sistem dan Tata Kerja Kerekayasaan) yang meliputi 7 (tujuh) butir kegiatan yaitu, menetapkan konfigurasi pengujian, pemasangan benda uji/instrument yang akan digunakan, menetapkan sistem penginderaan (control/sensor), menetapkan sistem perolehan dan pengolahan data pengujian, operasi pengujian, analisa data hasil pengujian dan interpretasi hasil pengujian. Pengujian dilakukan di Engine Test Cell 7 BT2MP (Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi). Dari hasil pengujian dengan metode UNECE R-49 didapatkan kesimpulan bahwa tidak semua parameter tingkat emisi terpenuhi yaitu, tingkat emisi polutan NOx, CO dan HC memenuhi ambang batas/limit yang diijinkan, sedangkan tingkat emisi partikulat PM berada di atas ambang batas/limit yang diijinkan.

Agrosamdhyo, Raden

Rendahnya minat dan motivasi berwirausaha serta pola pikir sebagai pencari kerja (job seeker) dan bukanlah pencipta lapangan kerja (job creator) setelah menyelesaikan sekolah atau kuliah adalah masalah yang harus dipecahkan oleh semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat. Salah satunya adalah merencanakan usaha yang sebenarnya juga sangat menjanjikan sebagai pilihan karir usaha bisnis individu di masa depansetelah lulus kuliah nanti. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan minat dan persepsi dalam objektifitas mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah STAI Denpasar dalam berwirausaha agar pengembangannya dapat diterima di masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STAI Denpasar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik kualitatif, dengan metode purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Adapun hasil penelitian adalah Persepsi awal mahasiswa STAI Denpasar terhadap objektifitas dalam membuka usaha masih negatif. Negatif disini dimaksudkan bahwa masih banyak mahasiswa yang berpendapat bahwa sangat sulit untuk membuka usaha sendiri. Untuk menjadi pengusaha yang sukses, minat juga harus didukung dengan tindakan nyata, tindakan nyata yang mereka lakukan adalah yakin memulai usaha, belajar dari pengusaha yang telah sukses dan berani memulai usaha dengan keterbatasan yang ada.

Utomo, Agus Prasetyo; Murti, Hari

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Visi misi tahun 2020 untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia membutuhkan upaya nyatadari jajaran manajemen Universitas Stikubank untuk mewujudkanya, oleh karena itu perludiciptakan suatu kerjasama dari semua tingkat manajemen, dan stakeholder yang ada. Modelmanajemen kualitas Malcolm Baldrige Education Criteria for Performance Excellence(MBCfPE) mempunyai konsep dan prosedur yang menetapkan petunjuk dan kriteria yangmembantu perusahaan dalam mengevaluasi aktivitas perbaikan kualitas. Melalui pengukurankinerja dengan model MBCfPE ini, Universitas akan bisa melihat tingkat pencapaian di dalamproses menuju perguruan tinggi kelas dunia. Pengembangan sebuah model pre assessment bagiUniversitas diharapkan dapat membantu memberikan sebuah gambaran awal sejauh manakesiapan Universitas dalam menerapkan manajemen kinerja kelas dunia. Hasil olah datamenunjukkan bahwa manajemen kinerja Universitas secara umum hasilnya cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai score sebesar 668,55 dari skala 1000. Nilai ini menunjukkan bahwa upayayang dilakukan oleh manajemen Universitas untuk memberikan jaminan mutu pada masyarakatsudah cukup baik. Skor tersebut juga menunjukkan bahwa pendekatan tata kelola yang dilakukanUniversitas cukup sistematis, efektif, dan responsive. Hasil-hasil yang mengacu padapersyaratan-persyaratan mahasiswa dan stakeholder lainya, pasar, dan proses operasional,menunjukkan kinerja dan keunggulan yang baik. Untuk perbaikan kinerja Universitas perludibuat solusi khusus untuk implementasi peningkatan kinerja dari tiap-tiap kategori yangdirasakan kurang nilainya. Sementara itu untuk kategori yang nilainya sudah cukup baik masihperlu untuk terus ditingkatkan. Universitas perlu membangun sistem manajemen kinerja yanglebih baik kedepanya agar visi misi dan tujuan-tujuan strategis dimasa yang akan datang bisatercapai secara efektif dan eisien.