Publication Search

69,914 articles from 605 journals · 1,760 citations tracked

Showing 101-120 of 162

Analytics

Magfirah, Titing; Arridha, Riyadh

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2023 Politeknik Negeri FakFak

Rumah  makan  adalah  tempat/bangunan  untuk  mendirikan  bisnis  jual  makanan  yang menyuguhkan  hidangan  siap  saji.  Tujuan  dari penelitian  ini  adalah  untuk  membuat  sebuah  media  bantu  sistem  informasi  geografis  yang  dapat membantu masyarakat dan wisatawan dalam melakukan proses pencarian lokasi dan rute serta menyajikan informasi mengenai  rumah  makan berbasis  android di Kabupaten Fakfak.Pengumpulan  data  dilakukan  pada penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Data rumah makan yang dikumpulkan  yaitu  nama  pemilik,  alamat,  nama  usaha,  alamat  usaha,  menu,  harga,  waktu  pelayanan dan  nomor  hp.  Metode  perancangan sistem menggunakan Metode Waterfall, dimana semua proses kegiatan terlebih dahulu telah direncanakan dan dijadwalkan sebelum dilakukan proses pengerjaan. Sedangkan, pengujian  sistem  menggunakan  metode  Blackbox,  aplikasi  yang  digunakan untuk  membuat  sistem  adalah  Android  Studio  dan  MySQL  untuk  membuat  database.Berdasarkan hasil  pengujian  menggunakan  metode blackbox  bahwa  sistem  yang  di  kembangkan  sudah  dapat memenuhi  kebutuhan   pengguna  dan  berdasarkan  kuesioner  dari  segi  pengguna  didapatkan  sebanyak 90%, menyatakan  sistem ini dapat sangat membantu dan memudahkan pengguna  dalam mencari lokasi dan rute serta informasi mengenai informasi menu, fasilitas, waktu pelayan, alamat dan jenis rumah makan di Kabupaten Fakfak berbasis android.

Neni Lusianah; Ade Irma Purnamasari; Bani Nurhakim

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Akomodasi merupakan orientasi sosial yang bermakna keutuhan sosial demi menjauhi serta mendamaikan kegentingan, pertikaian yang saling berkaitan. Seumpama bentuk kegiatan akomodasi yang bermanfaat mempersiapkan perlengkapan guna melengkapi keperluan. provinsi jawa barat terdapat tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan nusantara dan mancanegara oleh sebab itu pengunjung menggunakan fasilitas akomodasi yang tersedia di setiap daerah, wisatawan nusantara ramai menginap di villa sedangkan wisatawan mancanegara lebih memilih hotel berbintang. Penelitian ini memfokuskan bagaimana pengelompokan wisatawan daerah wisata akomodasi dan jenis wisatawan terbanyak yang ramai berkunjung menggunakan algoritma k-means, analisis ini memakai metode Knowledge Discovery in Database (KDD). Teknik pengumpulan data atau pengumpulan data bersumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Dengan tujuan kiranya menjadi pengetahuan untuk wisatawan serta mampu mempublikasikan wisata di media sosial dan diharapkan akan lebih meningkat jumlah wisatawan yang berkunjung dan meningkatnya pembangunan sarana dan prasarana di setiap daerah akomodas.Hasil dari penelitian ini bahwa daerah akomodasi yang ramai dikunjungi adalah Kota Bandung dengan jenis wisatawan yang datang yaitu pengunjung  dalam negeri (Nusantara).

Delta Aztianisa Salsabila; Rianti Jahera S.

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya dan aktivitas masyarakat Kampung Naga yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Kampung Naga adalah kekayaan budaya yang ada di Tasikmalaya. Budaya di Indonesia sangat beraneka ragam yaitu seperti rumah adat, upacara adat, pakaian adat tradisional, tarian adat tradisional, alat musik dan lagu tradisional, dan senjata tradisional. Setiap masyarakat pasti memiliki budayanya sendiri dalam budaya pasti ada ciri khas tersendiri yang sudah melekat sejak nenek moyang ada dan sampai sekarang turun temurun Masyarakat Kampung Naga masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat seperti menjaga tatanan hidup masyarakat kampung. Masyarakat nya relative terbuka mereka bisa menerima perkembangan zaman walaupun yang mereka pegang teguh adalah adat, perkembangan zaman dan teknologi tidak membuat Kampung Naga kehilangan identitasnya. Melestarikan budaya di Kampung Naga ini menjadi aspek penting dalam kehidupan masyarakat setempat karena masyarakat Kampung Naga identik dengan gaya hidup yang masih berpedoman pada adat istiadat setempat. Aktivitas yang dilakukan oleh masyarakatnya sebagian besar beraktivitas bertani. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini menggunakan prosedur kualitatif sebagaimana mengacu pada teknik pengumpulan data berupa cerita, gambar, dan tulisan wawancara. Hasil penelitian ini adalah  aktivitas kehidupan di masyarakat Kampung Naga terdiri dari mata penceharian, membuat kerajinan tangan untuk wisatawan yang berkunjung. Budaya yang masih di junjung di Kampung Naga terdiri dari Upacara Adat dan pantangan – pantangan yang tidak boleh di lakukan di Kampung adat tersebut.

Fitrah Rohmatika; Zaili Rusli

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Adapun yang menjadi latar belakangnya adalah penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Riau dan ambruknya perekonomian sektor pariwisata akibat pandemi covid-19 tahun 2020-2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya Dinas Pariwisata Provinsi Riau dalam mengembangkan kepariwisataan agar kunjungan wisatawan meningkat di era pandemi covid-19 tahun 2020-2021 dan faktor pendukung pengembangan tersebut. Konsep teori yang digunakan peneliti adalah konsep pengembangan oleh Geoff Mulgan (2009: 05) ada lima tahapan, yaitu: tujuan, lingkungan, pengarahan, tindakan, dan pembelajaran. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dimana data deskriptif jawaban dari informan penelitian dan dianalisa oleh peneliti. Informan diambil dengan teknik snowball sampling yaitu teknik pengambilan sumber data yang pada awalnya jumlahnya sedikit kemudian menjadi membesar. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pengembangan kepariwisataan di era pandemi covid-19 tahun 2020-2021 oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau telah dilaksanakan dengan baik dan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2021 sebanyak 94,96% dan peningkatan lama tinggal wisman sebanyak 65,64% dari kelumpuhan sektor pariwisata di era pandemi covid-19 tahun 2020    

Vriandi Hapsara; Calvin Daniel Prasetio; Vinsensius Ferrer Joeng

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Pengolahan makanan dasar merupakan salah satu mata kuliah yang ada di program studi pengelolaan perhotelan fakultas pariwisata Universitas Pelita Harapan dimana pada proses pembelajarannya terdapat rotasi menu makanan dari berbagai daerah di mancanegara. Makanan Indonesia memiliki beragam bumbu khas dari setiap daerah di Indonesia. Di mulai dari Aceh sampai Papua. Makanan dari setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri dan membuat daya tarik sendiri bagi wisatawan. Beberapa diantaranya sudah mendunia dan menjadi incaran banyak wisatawan mancanegara. Makanan Indonesia menjadi salah satu rotasi makanan yang dipelajari pada mata kuliah ini. Pengimplementasian rotasi menu makanan Indonesia menjadi fokus dalam penelitian ini, dimana rotasi ini diperlukan dalam mata kuliah pengolahan makanan dasar. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan diikutsertakan uji panelis terbatas padarotasi menu makanan Indonesia yang telah dirancang dapat digunakan untuk bahan ajar mata kuliah pengolahan makanan dasar. Dihasilkannya rotasi menu makanan Indonesia yang baru, dapat menjadi panduan bahan ajar yang digunakan untuk tahun ajaran kedepannya.   

Emmelia Nadira Satiti

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang penelitian ini adalah keistimewaan wisata keluarga di kawasan bukit sekipan Tawangmangu. Bukit Sekipan sendiri terletak di dataran tinggi dengan udara yang dingin dan dalam satu kawasan dilengkapi dengan banyak tempat wisata antara lain taman balekambang, kebun petik stroberi, hutan , dan restoran. Dengan adanya Villa di daerah sekipan, maka menambah daya Tarik wisatawan untuk singgah di derah tersebut hal tersebut secara langsung membuat minat berkunjung di daerah bukit sekipan meningkat. Menggunakan penelitian deskreptif kualitatif dengan  teknik pengumpulan data nya  mengunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun yang menjadi sampel dari penelitian ini adalah bagian pengembangan, staf pengelola Objek Wisata Villa, Pengunjung dan juga pemilik villa . setelah dilakukan penelitian di dapatkan hasil ditemukan yaitu yang berkaitan dengan pengelolaan fasilitas wisata villa antara lain :1) Menata fasilitas parkir, toilet, resto dan jalan, hanya pada saat wisatawan ramai datang ke objek wisata villa. 2) Cara pengelola villa berikut dengan fasilitasnya. 3) Memberikan kemudahan bagi wisatwan untuk mengakses atau melakukan booking jarak jauh. Dengan demikian maka diharapkan minat wisata gathering ini akan meningkat.  

Yuni Fitriyani

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Tujuan penelitian ini dirancang untuk mengetahui asal usul berasalnya curug cijalu yang berada di Desa Cipancar Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Tatar pasundan memang pantas dianggap tanah parahyangan, estetika yang dimilikinya memang pantas menjadikannya tempat tinggal   para yang kuasa (parahyangan). Kepingan estetika itu bisa dinikmati dicurug cijalu, subang. Curug cijalu ialah wisata yang memiliki dua curug yaitu curug putri serta curug cilemper. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif yang menyebutkan bagaimana keadaan atau aktivitas. Curug cijalu memiliki estetika dan  keasrian sebab pepohonannya  yang amat sangat rimbun serta hamparan kebun teh yang luas menjadikan curug cijalu semakin indah serta mampu membawa suasana wisatawan sangat ingin berlama-lama di curug cijalu. Akibat penelitian ini menunjukan bahwa curug cijalu dapat membuat daya tarik tersendiri untuk para wisatawan dikarenakan menurut sesepuh kampung wilayah Desa Cipancar banyak mengandung mitos – mitos yang ada di curug cijalu kota subang ini. Oleh karena itu curug cijalu banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah. Menikmati sensasi menginap ditengah hutan ditemani gemuruh suara aliran air curug cijalu yang menghantam bebantuan. Kawasan curug cijalu dibuka semenjak 1 september 1984, menurut penduduk sekitar kurang lebih dahulu poly rakyat tionghoa yang berkunjung kesini untuk berdoa mereka berpikir curug cijalu ini artinya daerah mandinya para bidadari.

Alya Siti Kulsum; Marcela Isma Mardiana

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Tujuan artikel ini untuk mengetahui potensi dan daya tarik wisata alam yang ada di Kabupaten Majalengka tepatnya di Sukasri Kidul. Kabupaten Majalengka memiliki wisata alam yang bernama terasering Panyaweuyan. Wisata alam tersebut menyajikan panorama alam yang indah nan asri, dari gugusan bukit yang ditanami sayuran seperti daun bawang,bawang merah,selada dan lainya. Penelitian pada artikel ini mengunakan prosedur penelitian kualitatif mengacu kepada pengumpulan data,deskriptif dan membaca. Wisata alam ini dahulunya hanya sebuah bukit gundul yang digunakan sebagai lahan pertanian. Karena bentang alamnya yang curam, satu- satunya cara mengolahnya dengan membuat terasering. Asal mula terasering Panyaweuyan ini berawal dari sebuah gagasan kecil dari seorang petani bawang merah yang bernama Tatang, Tatang menjadi pengerak bagi para petani di daerahmya dengan mengembangkan sistem budidaya bawang dilahan miring dengan model konservasi terasering. Lahan tersebut kini dikenal dengan terasering Panyaweuyan bahkan, terasering tersebut telah di daftarkan ke badan pangan dunia atau food and agriculture organization (FAO) sebagai terasering terbaik di dunia untuk kawasan bawang merah. Pada tahun 2015 para petani di datangi oleh seorang fotografer yang berasal dari kecamatan Maja fatografer tersebut naik turun terasering sambil terus memotret para petani. Para petani belum mengetahui tujuan dari fotografer tersebut, fotografer tersebut datang ke terasering bertujuan untuk mengikuti lomba pameran foto lalu memenangkan lomba tersebut di Jakarta sejak saat itu wisata alam tersebut banyak dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara. fotografer tersebut sampai membuat tempat sampah dan toilet fotografer tersebutlah yang pada akhirnya membuat wisata alam terasering Panyaweuyan itu diketahui banyak orang.

Suprapto, Rhisa Aidilla; Salsabila, Rona Rafidah

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Kawasan wisata pantai Pasir Putih merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Gresik, destinasi yang terletak di Desa Dalegan Kecamatan Panceng Kota Gresik ini memiliki lokasi yang strategis yaitu dekat dengan banyak destinasi wisata. Berdasarkan kondisi yang ada, Destinasi ini memiliki banyak potensi diantaranya memiliki panorama laut yang indah, jenis pasir putih dan lembut, serta ombak yang tenang sehingga cocok untuk mengembangkan objek wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung, serta keunggulan utama berupa sumber daya alam yang melimpah dan mendukung. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan di lokasi yang memerlukan penataan ulang antara lain penataan parkir dan kemacetan yang disebabkan oleh pariwisata, infrastruktur yang kurang memadai, massa bangunan dan pemandangan di kawasan wisata yang kurang tertata dan tidak memiliki konsep. Zonasi yang berantakan dan beberapa area tidak memiliki fungsi khusus. Dengan potensi dan permasalahan yang ada, penerapan pendekatan Pariwisata Berkelanjutan diharapkan mampu menjawab permasalahan yang ada dan menjadi wadah bagi segala rencana kegiatan yang fokus pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Dalegan, sosial budaya, dan lingkungan di kawasan wisata dan sekitarnya.

Kameda Delen

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) sebagai tulang punggung pariwisata di Bali. Bali adalah salah satu destinasi wisata paling populer di dunia, menyumbang 43% dari total kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2016. MICE merupakan sektor penting bagi pariwisata karena dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif, menggunakan data dari tinjauan pustaka dan wawancara dengan stakeholder industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bali memiliki potensi untuk menjadi destinasi MICE utama di Indonesia. Untuk meningkatkan potensi MICE di Bali, pemerintah dan stakeholder industri perlu bekerja sama untuk mengatasi hambatan tersebut dan mengembangkan strategi untuk mempromosikan Bali sebagai destinasi MICE.

Anak Agung Gede Raka; Ni Luh Putu Trisna Ermawati; Ida Ayu Agung Nusantari; Cokorda Alit Surya Prabawa; Nurul Savika

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pengembangan pariwisata adalah sebuah usaha pembangunan pada sektor pariwisata yang dilakukan untuk lebih meningkatkan daya tarik sehingga mampu menarik wisatawan yang lebih banyak untuk mengunjungi wisata tersebut. Kegiatan promosi dan rebranding yang baik dalam usaha pengembangan pariwisata akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendongkrak pendapatan daerah tersebut serta membantu peningkatan dan pembangunan ekonomi daerah tersebut. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata terfavorit serta menjadi daerah yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. Obyek Wisata Sangeh adalah salah satu destinasi wisata yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Namun seiring berjalannya waktu, Obyek Wisata Sangeh mengalami penurunan pengunjung yang disebabkan oleh adanya image bahwa Sangeh memiliki monyet yang galak dan kerap kali menyerang wisatawan yang berkunjung dengan mengambil barang milik wisatawan serta tidak adanya pengawasan yang ketat dari pengelola obyek wisata menyebabkan para wisatawan ragu untuk berkunjung. Hal ini menunjukkan perlunya penerapan rebranding pada Obyek Wisata Sangeh. Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam proses rebranding diantaranya yaitu, menjadikan Obyek Wisata Sangeh menjadi obyek wisata yang edukatif, meningkatkan keamanan bagi pengunjung serta dengan meningkatkan upaya promosi. Upaya- upaya pengembangan yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pemerintah, akan mendorong dan mempermudah tercapainya proses rebranding yang berusaha diterapkan. Oleh karena itu, peningkatan jumlah pengunjung yang menjadi tujuan dari rebranding pun dapat tercapai.    

Dilandra Karimatun Nisa; Tomi Hendra

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Adapun latar belakang penulis ini ialah objek wisata Pantai Air Manis merupakan destinasi wisata alam yang terkenal dengan sejarah batu Malin Kundang. Banyak sekali spot foto kekinian yang dikombinasikan dengan keindahan alam yang membuat wisatawan baik di dalam negeri maupun dari mancanegara berkunjung ke Pantai tersebut. Padahal destinasi wisata Pantai Air Manis tidak menyediakan pemandu wisata. Hal inilah menjadi menarik peneliti untuk meneliti bagaimana Strategi yang digunakan oleh PSM dalam mempertahankan eksistensinya serta bagaimana hambatannya?. Metode penelitian yang penulis gunakan ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melalui tahap penelitian yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data. sehingga dapat mengetahui bagaimana strategi komunikasi PSM, faktor penghambat dalam menerapkan strategi komunikasi dalam mempertahankan eksistensi objek wisata Pantai Air Manis Kota Padang. Hasil penelitian yang penulis temukan menunjukan bahwa Strategi komunikasi Staff Humas PERUMDA PSM dalam mempertahankan eksistensi Pantai Air Manis Kota Padang yaitu menggunakan strategi komunikasi tidak lansung dengan pemanfaatan instagram seperti (postingan foto dan video, hashtag,waktu postingan dan angelshoot foto/video) dan juga Layanan Pengaduan Pengunjung. Selain itu, sarana kegiatan promosi yang digunakan oleh staff humas PERUMDA PSM Pantai Air Manis Kota Padang yaitu memasang spanduk di area yang strategis dan mudah di lihat, kegiatan promosi dari mulut ke mulut dan melaksanakan event-event.  Adapun faktor penghambat terdapat dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Cikal Nursalam; Eka Syahputra

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tourism is a sector in Indonesia that plays a role in the economy by increasing people's incomes, increasing and leveling employment opportunities, and serving as a source of foreign exchange. However, as a tourist destination, Yogyakarta is experiencing lagging problems in increasing tourist visits. The Grebeg tradition is part of the culture in Yogyakarta as a community celebration to commemorate an event. This research aims to examine the potential of the Grebeg tradition in Yogyakarta to increase tourism in Indonesia. Based on the results of this research, the Grebeg tradition can become part of potential tourism in Yogyakarta and a means of entertainment for local tourists to create knowledge of cultural heritage and love for the Indonesian nation.

Tiara Dita Puspita; Vivaldy Ismail

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan negara dan daerah.Untuk itu diperlukan pembangunan dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia. Salah satu program dari pemerintah untuk meningkatkan jumlah wisatawan adalah dengan memprioritaskan pengembangan pada sector pariwisata di Indonesia.Untukmencapaitargettersebut, strategi pengembangan yang di gunakan adalah dengan menerapkan Digital Tourismyaitu, sebuah strategi yang efektif dalam proses pemasaran kepariwisataan.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian deskriptif dipilih untuk memaparkan strategi pengembangan promosi pariwisata di Indonesia. Hasil dari penelitian menunjukan, pariwisata berbasis masyarakat dan peran aktif masyarakat dalam mempromosikan wisatamelalu ipendekatan digital sangat berdampak dalam pengembangan potensi dan promosi pariwisata diIndonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan (Disparbud) diIndonesia dalam mempromosikan pariwisasat yang menggunakan 4 jenis promosi yaitup eriklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi,dan hubungan masyarakat.

Sri Sulihingtyas Drihartati; Endah Dwi Hayati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kota Lama Semarang telah menjadi salah satu daya tarik wisata yang menarik minat wisatawan baik dari dalam kota Semarang maupun luar kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang merevitalisasi Kota Lama Semarang sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi wisatawan. Selain memperbaiki kondisi fisik, pemerintah juga memperbaiki dan meningkatkan fasilitas di Kota Lama Semarang. Salah satunya adalah dengan menyediakan pemandu wisata yang juga memiliki peran penting dalam kemajuan pariwisata. Dengan demikian ketrampilan seorang pemandu wisata juga harus diperhatikan dan ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan ketrampilan berbahasa dan teknik kepemaduan para pemandu wisata Kota Lama Semarang. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dan praktek langsung di Kota Lama Semarang. Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan ketrampilan berbahasa dan kepemanduan pemandu wisata Kota Lama Semarang meningkat dan pada akhirnya dapat meningkatkan pariwisata di kota Semarang. Kata Kunci: pariwisata, pemandu wisata, Kawasan Kota Lama Semarang.   Semarang Old Town has become one of the tourist attractions that attracts tourists both from within the city of Semarang and outside the city of Semarang. The Semarang City Government through Badan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang revitalized Semarang Old City so that it became a comfortable place for tourists to visit. In addition to improving physical conditions, the government also improves and improves facilities in Semarang Old City. One of them is by providing tour guides who also have an important role in the progress of tourism. Thus the skills of a tour guide must also be considered and improved. This community service activity is carried out with the aim of improving the language skills and guidance techniques of the Semarang Old City tour guides. This activity is carried out by providing training and hands-on practice in Kota Lama Semarang. By participating in this activity, it is hoped that the language skills and guidance of the Semarang Old City tour guide will increase and in the end can increase tourism in the city of Semarang. Keywords: tourism. guide., Kota Lama Semarang.

Lingga Yuliana; Iin Mayasari; Adrian A. Wijanarko; Janni Beatrix Mandowally

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Saat ini beragam jenis kewirausahaan yang dapat diaplikasikan oleh generasi muda, salah satunya kewirausahaan sosial. Kewirausahaan sosial merupakan   kegiatan  ekonomi  melalui  upaya  berbagai  peluang   untuk   dapat   menciptakan   nilai   tambah.  Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. dapat membantu pemberdayaan masyarakat setempat dalam bidang pendidikan, sosial serta ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep photobooth dan wisatawan dapat memilih kostum yang diinginkan. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu masyarakat terbantu dari sisi pendidikan, sosial dan ekonomi dari hasil pembelian tiket dan kegiatan photobooth ini menarik wisatawan untuk datang dan memberikan kontribusi ke masyarakat.

Jocom, Hary

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Penelitian ini bertujuan mengukur sejauhmana penggunaan smart tourism dalam kerangka mendukung industri pariwisata di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Pemilihan lokasi didasarkan atas latar belakang memiliki nilai historis, budaya, dan religi yang tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional, dan merupakan destinasi favorit wisatawan asing dari Malaysia dan Singapura karena kedekatan historis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui serangkaian penyebaran kuesioner kepada wisatawan yang berkunjung dilanjutkan dengan wawancara terstruktur dan diskusi terfokus dengan tokoh kunci yang telah ditentukan oleh peneliti, baik itu tokoh masyarakat, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), tokoh adat, dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dan promosi wisata Pulau Penyengat masih dilakukan secara konvensional, belum mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi sebagai instrumen untuk mendukung pemasaran industri pariwisata secara luas. Kondisi empirik ini berakar pada berbagai persoalan yang ada, baik itu sumber daya manusia, kebijakan pembangunan pariwisata, dan kesadaran kolektif pembangunan industri pariwisata

Emmelia Nadira Satiti

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Latar belakang penelitian ini adalah keistimewaan wisata keluarga di kawasan bukit sekipan Tawangmangu. Bukit Sekipan sendiri terletak di dataran tinggi dengan udara yang dingin dan dalam satu kawasan dilengkapi dengan banyak tempat wisata antara lain taman balekambang, kebun petik stroberi, hutan , dan restoran. Dengan adanya Villa di daerah sekipan, maka menambah daya Tarik wisatawan untuk singgah di derah tersebut hal tersebut secara langsung membuat minat berkunjung di daerah bukit sekipan meningkat. Menggunakan penelitian deskreptif kualitatif dengan  teknik pengumpulan data nya  mengunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun yang menjadi sampel dari penelitian ini adalah bagian pengembangan, staf pengelola Objek Wisata Villa, Pengunjung dan juga pemilik villa . setelah dilakukan penelitian di dapatkan hasil ditemukan yaitu yang berkaitan dengan pengelolaan fasilitas wisata villa antara lain :1) Menata fasilitas parkir, toilet, resto dan jalan, hanya pada saat wisatawan ramai datang ke objek wisata villa. 2) Cara pengelola villa berikut dengan fasilitasnya. 3) Memberikan kemudahan bagi wisatwan untuk mengakses atau melakukan booking jarak jauh. Dengan demikian maka diharapkan minat wisata gathering ini akan meningkat.

Octaviani Gita Putri; Denny Asmara

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Karanganyar adalah salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Tengah, Indonesia, yang kaya akan potensi pariwisata yang mempesona bahkan dua diantaranya masuk dalam kategori Situs Warisan Dunia UNESCO serta kaya akan atraksi seni tradisional. Oleh karena itu Karanganyar sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata favorit yang bertaraf nasional maupun internasional. Berdasarkan metode analisis yang didasarkan pada survei obyek wisata, kajian pustaka, dan melakukan wawancara pada wisatawan, dan menggunakan teori Atraksi, Akses dan Amenitas (3A), maka didapatkan bahwa potensi pariwisata di Karanganyar yang sangat besar dan memiliki prospek yang sangat baik tersebut belum diikuti dengan pengembangan yang maksimal. Sehingga dengan mengembangkan potensi pariwisata dengan memperhatikan Atraksi, Akses dan Amenitas tersebut, maka potensi pariwisata di Karanganyar dapat semakin berkembang pesat, semakin meningkatnya kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.    

Mengku Marhendi

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tourism is a social phenomenon involving humans, groups, organizations and culture. Despite the fact that initially tourism was seen more as an economic activity, and the main goal of developing tourism was to gain economic benefits for both the community and the country. But in its journey tourism is not only an economic problem, but also a social, cultural and political problem. Therefore, as an activity that is very dynamic and a phenomenon that is complex and has a major influence on human life and society, tourism needs to be studied and understood continuously in a comprehensive manner from various perspectives of scientific disciplines, one of which is social science. This study seeks to analyze the image of the public and tourists towards tourist attractions in the city of Semarang. The subjects of this study were 8 (eight) local people and 8 (eight) tourists. Collection and processing of data using qualitative research methods. The results found that people and tourists: (1) observe tourist attractions in detail to complete their curiosity; (2) feel that a tourist attraction has beautiful scenery that creates a feeling of pleasure, comfort and awe; (3) visiting a tourist attraction with a plan, circling the entire area of ​​the tourist attraction and intending to visit it again; (4) image of a tourist attraction: original and has natural beauty, various attractions are available, there are features that make the tourist attraction rare and unique, and there are facilities and infrastructure that support the tourist attraction to become a worthy tourist spot visited and visits to tourist attractions in the sense of benefit.