Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 101-110 of 110

Analytics

Ryan Ryan; Jurana Jurana; Nur Riski Islianty; Ira Nuriyah Santi

Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

UMKM Mangrove merupakan kelompok usaha yang berlokasi di Desa Enu yang berdiri sejak tahun 2020 dengan anggota 10 ibu rumah tangga yang dibantu oleh Yayasan Domba dengan memberikan modal usaha kepada mereka. Ada beberapa produk yang dihasilkan oleh kelompok UMKM mangrove yaitu roti pacolo, saus teri, jahe instan, dan rono tapa. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok UMKM mangrove dalam memasarkan produknya secara online maupun melalui media sosial serta cara membuat kemasan yang baik dan menarik.   Berdasarkan hasil membangun desa mandiri yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa permasalahan yang terjadi sebelum pelaksanaan seminar pemasaran di era digital adalah kelompok usaha yang belum mengenal dan cara bertransaksi melalui pemasaran digital, khususnya pada platform Facebook, kurangnya pengetahuan kelompok UMKM mangrove terhadap teknologi yang mengakibatkan sulitnya melakukan digitalisasi pemasaran produknya, sehingga hal ini mempengaruhi cara mereka memasarkan produknya. Oleh karena itu dirasa perlunya penambahan wawasan bagi kelompok UMKM mangrove di desa Enu terkait konsep digital marketing, pelatihan dan membantu pelaku UMKM memasarkan produknya melalui platform media facebook guna meningkatkan penjualan dan pendapatan dari UMKM tersebut bisnis.

Heri Sasono; Herlina Herlina

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perubahan zaman membawa gaya hidup belanja masyarakat bergeser dari konvensional menuju penjualan online. Metode penelitian memberikan pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya ke On line atau digital di Desa Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangsel, Banten sebanyak 60 pelaku UMKM. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat, apabila pelaku UMKM berubah ke pemasaran digital adalah; (a). Mudah Terhubung dengan Konsumen, (b). Mudah Melacak Perilaku Konsumen, (c). Dapat Meningkatkan Pendapatan Bisnis, (d). Bisnis Dapat Lebih Kompetitif, (e). Teknik Marketing Lebih Mudah dan Simple, (f). Dapat Menghemat Biaya Promosi, (g). Teknik Pemasaran Lebih Bervariatif, (h). Hasil Promosi Dapat Dilacak dengan Mudah, (i). Dapat Mempercepat Terjadinya Penjualan dan (j). Dapat Membantu di Dalam Pengelolaan Bisnis.

Sagita, Gita; Raphael Wijaya, Zeffanya

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pandemi covid-19 telah menghadirkan berbagai tantangan khususnya bagi pelaku UMKM. Pergeseran cara melakukan pemasaran offline ke online nampaknya memaksa UMKM untuk dapat mengikuti perubahan tersebut. Saat ini, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM baru sekitar delapan juta pelaku usaha atau 13% dari seluruh UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam bisnisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan digital marketing yang dilakukan oleh Bakmi Tando 07 dan apa kendala yang dihadapi saat menerapkan digital marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan wawancara terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi terhadap pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan digital marketing dilakukan dengan memposting produk di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan status Whatsaap. Selain itu juga membangun kemitraan dengan Go-Food, Grab-Food, dan Shopee-Food untuk menambah platform pemasaran produk secara digital dan kemudahan dalam pesan-antar makanan. Kendala yang dihadapi dalam menerapkan digital marketing adalah koneksi internet yang tidak stabil, keterlambatan dalam pengiriman, serta masalah internal karena kurangnya SDM akibat pesanan yang banyak karena promosi di media sosial.

Dadan Ramdhan; Anggar Riskinanto; Gian Bisyahri Ramadhan; Anisah Mardhiyyah; Muhammad Rafi Thoriq +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sejak pandemi melanda pada awal tahun 2020, berbagai sektor perekonomian merasakan dampaknya. Dengan total 64,19 juta pelaku UMKM, sektor ini menempati 99,92% dari seluruh sektor usaha yang ada. Berdasarkan survei dari Katadata Insight Center yang dilakukan pada 206 pelaku UMKM di Jabodetabek, hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Sementara 82,9% lainnya merasakan dampak negatif berupa penurunan omzet.Output yang ditargetkan setelah adanya program Digitalisasi Marketing pada UMKM ini adalah meningkatkan insight serta awareness owner terhadap potensi jangka panjang dari pengaruh digitalisasi pada UMKM Cheese MeDengan adanya program Digitalisasi Marketing telah tercapai beberapa platform digital yang sudah bisa dioperasikan untuk kelangsung penjualan produk dalam UMKM Cheese Me yaitu Instagram, Grabfood, dan Tokopedia. Adapun packaging yang berubah dengan tujuan peningkatan produk yang ada. Selain itu, program ini juga memberikan beberapa ilmu dan strategi baru terhadap owner. Platform digital yang sudah tersedia nantinya akan tetap di monitoring oleh tim dan diawasi oleh ketua tim agar kualitasnya terus meningkat kedepannya.Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan proses penjualan dari segi teknis dan profit melalui digitalisasi marketing. Bermodalkan dengan pengetahuan tim tentang dunia digital, kami membuat beberapa platform online yang akan membantu dimulai dari proses marketing sampai proses penjualan secara online. Indikator keberhasilan jalannya program ini nanti akan dilihat dari perbedaan penjualan sebelum dan sesudah adanya program ini, serta peningkatan follower secara berkala, yang artinya masyarakat mulai lebih aware dengan adanya UMKM Cheese Me.    

Danang Indrajaya; Abdul Barir Hakim2; Adhitya Ramadhan Qodri; Kaalfi Radhia Ilayna; Muhammad Farid Ardiansyah +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi informasi juga ikut berkembang pesat. Salah satu kemajuan teknologi informasi adalah dengan adanya internet. Adanya internet memudahkan mengakses sumber informasi yang ada di seluruh dunia. Pengabdian masyarakat (community empowerment) menjadi isu utama dalam program dan orientasi pembangunan nasional pada saat ini. Kegiatan peningkatan sarana jalan diupayakan melibatkan masyarakat secara aktif melalui Pengabdian masyarakat. Dalam kegiatan bimbingan UMKM Ayam Goreng Bu Sumarni, tujuan utamanya adalah untuk membangkitkan dan memberdayakan kembali UMKM lokal yang terkena dampak pandemi. Bimbingan yang dilakukan terdiri dari rebranding logo, kemasan, dan spanduk, kemudian juga memberikan materi mengenai pentingnya Brand Awareness pada sosial media, dan pemberian materi mengenai Instagram    

Susana Ayu Handayani; Enty Nur Hayati

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

UMKM Herbal bu Pini merupakan bidang usaha yang bergerak pada bidang produksi dan penjualan produk herbal atau yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai jamu. Saat ini, metode penjualan yang dilakukan adalah secara konvensional yakni penjualan di sebuah kios. Dengan metode ini, maka menyebabkan luasan jangkauan penjualan terbatas pada skup tertentu saja yaitu hanya pada area tempat berjualan. Disertai dengan diberlakukannya kebijakan PPKM yang dilakukan oleh pemerintah guna menanggulangi pandemi Covid-19 berdampak pula pada hasil penjualan bagi UMKM tersebut. Seiring dengan metode pembelanjaan melalui platform digital yang mulai digemari oleh masyarakat, penerapan e-commerce dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk dapat mulai bergerak menuju arah digitalisasi sebagai sarana dalam penyebaran produk ke berbagai daerah. Dengan diterapkannya e-commerce pada UMKM ini, jangkauan pemasaran dan penjualan produk dapat mengalami peningkatan sehingga pendapatan bagi UMKM ini secara tidak langsung mampu mengalami peningkatan.

Hadayanti, Didit

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Analisis SWOT digunakan dalam penentuan risiko bisnis pada UMKM Kedai Kopi. Melalui analisis ini, kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari bisnis ditentukan, sehingga dapat diidentifikasi risiko yang mungkin muncul dan diambil tindakan untuk mengatasinya. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui informasi melalui wawancara dan observasi kepada pemilik usaha UMKM imami kopi. Dari hasil penelitian terdapat faktor strength dan opportunities dari usaha UMKM imami kopi yang dapat menjadi rekomendasi bagi UMKM agar dapat mengetahui manajemen risiko pada operasional UMKM agar dapat bertahan dalam menjalankan usaha yaitu pendapatan usaha masih stabil serta sudah memiliki segmentasi pelanggan yang tetap. Analisa risiko dari faktor weaknesses dan treats adalah pada proses pembayaran yang masih menggunakan pembayaran langsung, media pemasaran yang belum menerapkan pemasaran digital dan penambahan kursi bagi konsumen. Dari hasil analisis risiko bisnis maka dapat direkomendasikan strategi bagi usaha UMKM yaitu penambahan fasilitas bagi konsumen, baik fasilitas tempat duduk maupun fasilitas untuk alternatif pembayaran secara online khususnya penggunaan dompet digital dan QRIS.

Dwitya Agustina; Erza Sofian; Miftahul Jannah; Chance Ginaya Bancar; Farrez Al Hakim +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai dampak ekonomi dari Pandemi Covid-19 terkait regulasi pemerintah berupa pembatasan aktivitas membuat banyak performa di berbagai sektor bisnis menurun, terutama bagi perusahaan besar atau korporasi. banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi ini baik bagi “pemain” lama maupun yang baru terjun ke dunia wirausaha sejak pandemi Covid-19 ini. Proses pengabdian masyarakat meliputi kegiatan tahap FGD, tahap survey, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini dimana dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas fisik diluar rumah dan mengakibatkan banyak dari pendapatan yang dilakukan oleh bisnis secara konvensional menurun dan mendorong mereka untuk beralih tempat berjualan ke ranah dunia maya dikarenakan meningkatnya aktivitas pengguna media sosial. UMKM yang berada di Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2021 hingga sampai saat ini.   Kata Kunci:

Sumaryanto, Sumaryanto; Widajanti, Erni; Handayani, Asih

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

UMKM menghadapi persaingan yang ketat, era digitalisasi menuntut pelaku usaha bergerak secepat perubahan. Data, teknologi Smartphone dan aplikasi adalah satu paket. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah imooji. Bagi UMKM aplikasi imooji membantu mencapai tujuan usaha. Pemasaran Sosial digunakan untuk menarik empati, yaitu dengan mengelola sampah. Roti Andika adalah UMKM di daerah Tohudan, menghasilkan roti berbahan baku, peralatan dan cara operasional konvensional. Keunggulannya harga murah. Pegawai Roti Andika anak-anak muda yang familiar dengan smartphone, tetapi penggunaan smartphone tidak optimal. Fungsi Aplikasi imooji untuk memasarkan produk, kali ini kontennya berisi kepedulani lingkungan yaitu cara mengelola sampah yang benar. Target pelatihan meningkatkan penjualan melalui konten mengelola sampah dan meningkatkan kualitas hidup serta informasi yang ingin disampaikan kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun dengan konten menarik.

Dewi, Septiana Novita; Haryanto, Aris Tri; Wariati, Ambar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini merupakan pengabdian lanjutan dari proses pengabdian sebelumnyam bahwa di Kelurahan Desa Gebang memiliki potensi untuk ditingkatkan UMKM makanan ringan.  Dengan adanya peningkatan UMKM di Kelurahan Gebang, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya. Akan tetapi dalam pemasaran produk UMKM masyarakat di Kelurahan Gebang belum diimbangi dengan adanya pemanfaatan alat tekhnologi, sehingga proses pemasaran belum optimal. Hal ini disebabkan karena rata-rata pelaku UMKM memiliki usia yang tidak muda lagi, sehingga perlu pendampingan yang lebih ekstra. Pada saat era milineal ini, semua disajikan secara praktis dan efisien yaitu dengan memanfaatkan tekhnologi informasi. Seperti pemasaran melalui akun facebook, Instagram, website, twitter dan lain-lain. Hal ini bertujuan bahwa dengan menggunakan tekhnologi informasi, semua informasi produk dapat tersampaikan secara luas, baik tingkat nasional maupun internasional. Permasalahan yang utama ketika UMKM tidak memanfaatkan tekhnologi informasi dengan baik adalah mereka hanya bisa menjual produknya secara lokal dan jenis-jenis produk yang dijual tidak tersampaikan secara luas. Dalam mensiatasi kompetensi bisnis di era digital diharapkan seluruh UMKM memahami dan menggunakan digital marketing dengan baik, agar mereka mampu bersaing dengan baik hingga mencapai keunggulan k;ompetitif lebih maksimal. Materi yang diberikan kepada UMKM di Kelurahan Desa Gebang adalah tujuh konsep pemasran ampuh dengan metode digital, diantaranya adalah Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Pembuatan Konten, Mobile Marketing, Email Marketing, Affiliate Marketing, Pemasaran Media SosialUMKM, Digital Marketing, Kelurahan Gebang