Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 101-120 of 120

Analytics

Maria Syafri; Atmazaki

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan bahasa iklan yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat melalui Instagram. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah bentuk dan bahasa iklan layanan masyarakat yang diperoleh dari beberapa postingan instagram. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Ada dua hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, ILM berdasarkan kontennya menemukan 11 iklan tentang kesehatan, 9 iklan tentang covid-19, 6 iklan tentang lingkungan, 3 iklan tentang narkoba, 2 iklan tentang media elektronik, 2 iklan tentang eksploitasi sosial dan 7 iklan tentang media sosial. Semua iklan layanan masyarakat bersifat nonkomersial. Tujuan dari iklan layanan masyarakat adalah untuk menginformasikan dan melibatkan masyarakat. Kedua, iklan layanan masyarakat menggunakan gaya bahasa yang menarik, pemilihan kata yang tepat dan mudah dipahami, penggunaan slogan yang menarik, penggunaan kalimat persuasif, dan sudut pandang orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga tunggal. Bahasa yang digunakan untuk iklan layanan masyarakat di instagram hampir sama dengan iklan layanan masyarakat pada umumnya. Namun perbedaannya terletak pada pemilihan kata (diksi) pada caption iklan layanan masyarakat yang cenderung tidak baku dan menggunakan bahasa gaul yang mudah dipahami oleh masyarakat. Bahasa iklan layanan masyarakat di Instagram memperhatikan ekonomi kata dan logika kata yang digunakan.

Muhammad Yusril; Ahmad Sanusi Luqman; Muhammad Saleh

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pandangan MUI Kota Binjai Terhadap Peraturan Walikota No 39 Tahun 2017. Sebagaimana peraturan ini sudah berjalan sejak awal tahun 2018 sampai sekarang di lingkungan pemerintah Kota Binjai, guna untuk menurunkan angka pemakai narkoba yang marak di Kota Binjai. Penelitian bertujuan untuk mengatahui Sejauh mana pandangan MUI Kota Binjai terhadap peraturan walikota no 39 tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan pendekatan studi kasus (case study). Metode pengumpulan data diperoleh secara langsung dari observasi dan wawancara dari ketua lembaga MUI Kota Binjai, KUA Binjai Utara, praktisi, masyarakat dan BNN Kota Binjai. Hasil penelitian menujukkan bahwa pandangan MUI Kota Binjai mengenai peraturan ini tidak melawan syariat Islam dan bertetangan dengan peraturan perkawinan di KUA. Sedangkan dampak positifnya adalah kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba yang mengakibatkan sulitnya melangsungkan proses perkawinan dan dampak negatifnya adalah tidak adanya sangsi yang mengikat sehingga masyarakat tidak takut untuk melanggarnya. Ketiga, terbatasnya waktu dan tempat yang sering menjadi penghambat porses tes narkoba untuk calon penganti.

M Bambang Purwanto; Tiara Suri Handayani

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Memberikan Penyuluhan kepada masyarakat pentingnya menjaga kebugaran jasmani dan rohani. Serta menjauhkan diri dari penyalagunaan dan pemakaian narkoba di kalangan remaja. Memberikan pemahaman betapa bahayanya narkoba untuk kalangan remaja dan merusak generasi bangsa, dan akan terjerat kasus hukum di pihak kepolisian. Kegiatan ini dilaksanakan bagi warga RT. 29. RW. 10 Kota Palembang. Dalam kegiatan ini didapatkan hasil penyuluhan kegiatan olahraga yang biasa dilaksanakan oleh warga disana adalah senam kesegaran jantung sehat bagi ibu-ibu dan para lansia. Permainan bola voli yang dilakukan oleh pemuda dan pemudi sekitaran RT. 29. Kesadaran masyarakat akan penting-nya berolahraga akan membawa perubahan positif bagi diri pribadi khusus nya masyarakat RT. 29. RW. 10 Kota Palembang.

Giena, Vike Pebri; Rahmawati, Ida; Ratiyun, Rafidaini Sazarni; Juksen, Loren; Azzara, Ayu Nabilla +1 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Penyalahgunaan NAPZA didunia terus mengalami kenaikan dimana hampir 12% (15,5 juta jiwa sampai dengan 36,6 juta jiwa) dari pengguna adalah pecandu berat. Word Drug Report tahun 2012 melaporkan penggunaan NAPZA meningkat dikarenakan produksi opium mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ganja menduduki peringkat pertama yang disalahgunakan di tingkat global dengan angka pravalensi 2,3% dan 2,9% per tahun. Beberapa masalah kesehatan yang terjadi pada remaja berkaitan dengan perilaku yang berisiko, yaitu merokok, minum-minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba, dan melakukan hubungan seksual pranikah. Perilaku berisiko pada remaja mengacu pada segala sesuatu yang berkaitan dengan perekembangan kepribadian dan adaptasi sosial dan remaja. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan bahaya narkoba dan seks bebas dikalangan remaja. Metode: Kegiatan sosialisasi online Bahaya Narkoba dan Kesehatan Reproduksi Remaja dilaksanakan di kalangan remaja. Sosialisasi dilaksanakan dengan cara menyajikan pamflet, room google meeting, ppt materi NAPZA. Pelaksanaan kegiatan dilakukan sebanyak 3 sesi dengan rincian kegiatan sebagai berikut: Sesi pertama pembukaan acara yang dibuka oleh moderator, dilanjutkan sesi  kedua dengan pemberian materi tentang NAPZA dan Kesehatan Reproduksi Remaja, dan sesi ketiga yaitu penutupan. Hasil: Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pehaman remaja tentang bahaya narkoba dan kesehatan sistem reproduksi. Simpulan: Setelah dilakukan sosialisasi kepada remaja kemampuan remaja dalam mengenal NAPZA dan kesehatan reproduksi remaja meningkat sehingga diharapkan dapat meningkatkan generasi yang baik tanpa narkoba dan seks bebas.                                                                                                           

Laury M. Ch. Huwae; Stela Salamor; Sri J. A. Bandu; Karan Silaratubun; Hubert A. Mainake +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Drugs are one of society's diseases that are growing very rapidly and are difficult to eradicate. The main target of the largest distribution and use is dominated by the younger generation while the younger generation is the backbone and driver of change for the Indonesian nation. Formation of morals and ethics from an early age is the first step as an effort to prevent drug use, so that in real work lectures in Amahusu Village students run a program namely socialization of the dangers of drug use for the millennial generation. The purpose of this program is to shape the character of students by introducing caused by drug use. This activity was carried out on November 15 2022 located at SMP Negeri 11 Ambon. The implementation method uses lecture and sharing methods. With this activity, it is hoped that students will not only know the dangers but can fight drugs for the sake of creating a healthy life, a harmonious family and a bright future.

Lambang Siswandi; Sarbini Sarbini; Moh Kamaluddin; Wyda Lusiana; Ulfa Rahmawati +3 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Counseling about drug abuse is very important, especially among youth generation. This age period is a group that is prone to drug abuse because of the desire to do experiment, seek identity, seek recognition and lifestyle. The counseling aims to provide knowledge and understanding about the disadvantages of drug abuse, the impact of drug abuse and the legal impact of drug abuse. This counseling is important as a preventive effort to overcome the danger of drugs. Hopefully, the youth generation will be more interested to find out what drugs are and examine the pros and cons without having to try and learn from other’s experience.

Satriadi Satriadi; Charly Marlinda; Agus Saputra; Arga Aprial Saputra; Nurul Despurnama Sary +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Drug abuse occurs because of promiscuity and lack of education about the dangers of drug use. The increasing cases of drug abuse that occur in the community make it quite difficult for the government to overcome this. Therefore, the existence of a drug-free or shining program will certainly have an effectiveness that aims to provide education to the community, especially the younger generation about the dangers and impacts of drug abuse. The method used in this program is through socialization activities using participatory methods, lectures and discussions. The process of this socialization activity was in the form of delivering material from the sources of the City National Narcotics Agency and continued with discussion activities. The results of this program are useful for making the younger generation as pioneers of the nation's successor to be clean from drugs.

Jefri Sidik; Geovani Meiwanda

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research is motivated by the rise of drug abuse cases, especially in Pekanbaru City which can damage themselves and others. The increasing number of drug abuse cases has become a special concern for the Government and also the people in Pekanbaru City. The existence of a strategy designed by the Pekanbaru City National Narcotics Agency (BNNK) to tackle drug abuse is expected to be able to overcome drug problems in accordance with the provisions of Law No. 35 of 2009 concerning Narcotics. This study uses qualitative research methods with data collection techniques through interviews and documentation. This study aims to obtain data on the strategy for overcoming drug abuse by the Pekanbaru City National Narcotics Agency (BNNK) and the factors that inhibit it. The results of this study indicate that the drug abuse prevention strategy designed by the Pekanbaru City National Narcotics Agency (BNNK) has not fully worked as expected, so that drug abuse cases have not been significantly reduced. This is due to the inhibiting factors, namely the lack of availability of human resources and limited supporting tools.

Nurul Mardhiyah; RFS, Harapan Tua

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Drug abuse has become a complex problem faced by Indonesia and of course requires a special strategy and the active role of all parties in its prevention and handling. This is evidenced by the rampant cases of drug trafficking and abuse that occur in villages in Kuantan Singingi, one of which is Seberang Taluk Village, Central Kuantan District. This study aims to see the performance of the Village Government in the Clean Drugs (Bersinar) Village program in Seberang Taluk Village, Central Kuantan District, Kuantan Singingi Regency. In this study, the authors used descriptive qualitative research methods. The researcher uses Dwiyanto's theory where the indicators used in measuring organizational performance use 4 (four) indicators, namely, productivity, responsiveness, responsibility, and accountability. The results of this study indicate that the distribution and abuse of drugs in Seberang Taluk Village has decreased during the program of the Clean Drugs Village (Bersinar) with a percentage of approximately 80%. However, the implementation of the Shining Village Program still faces several obstacles. Researchers found factors that influence the implementation of this program, which include the problem of limited budget, incompetent human resources, and lack of public self-awareness. Overall, the Seberang Taluk Village Government, Central Kuantan District can be said to have been quite good at implementing the Shining Village program in preventing drug trafficking.

Herianto Bangun

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Drugs are substances that can have certain effects on those who use them by inserting the drug into their bodies. This research aims to look at the factors that influence teenagers using drugs in Surbakti Village, Simpang Empat District, Karo Regency in 2022. The type of research used in this research is quantitative analytical with a cross sectional approach method where the sample is 30 respondents using simple random sampling techniques and the type of data used is primary data obtained directly from respondents and secondary data taken from the Village head's office. Based on the research results obtained, the chi-square statistical test results based on environment obtained p=0.977, namely there is no relationship between the environment and teenagers who use drugs. Based on personality, it was obtained that p=0.084, namely there is a relationship between personality and teenagers who use drugs. Based on family, it was found that p=0.163, namely there was no relationship between family and teenagers who used drugs. Based on education, it was found that p=0.104, namely there is a relationship between education and teenagers who use drugs. This means that p is smaller than the value of a (0.05) and thus Ho is accepted and Ha is rejected, which means there is no relationship between environment, personality, family and education and teenagers who use drugs.  

Dadang, Dadang; Tedy Subrata; Hendrik F Siregar; Sugino, Sugino

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyalahgunaan NARKOBA (singkatan dari Narkotika, Psikotropiks, dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan kedalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan, dan perilaku dari seseorang. NARKOBA dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual antara usia 11 atau 12 tahun sampai dengan usia 20 tahun. Tahap perkembangan remaja memiliki tugas yang harus diselesaikan. Remaja biasanya merasakan adanya tekanan agar mereka menyesuaikan dengan norma-norma dan harapan kelompoknya bila remaja tidak mampu menjalankan tugasmya dengan baik mereka cenderung menganggap hidup adalah penderitaan, tidak menyenangkan, dan melakukan hal-hal seperti ; menyakiti diri, lari dari kehidupan dan keluarga, terlibat pergaulan, bebas, peminum alkohol, serta lebih jauh terlibat dalam dunia Narkotika.Psikotropika, Obat-Obatan Terlarang dan Zat Adiktif lainya. Berdasarkan latar belakang masalah  di atas maka dapat di rumuskan masalah sebaga berikut ;Bagaimanakah Caranya Mencegah, Pengendalian Terhadap Pengedar,  Penggunaan Narkotika Kalangan Remaja Cipondoh Kota Tangerang  ?Bagaimanakah  Caranya Pengabdian Kepada Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Terhadap Pengedar, Penyalahgunaan Narkoba Kalangan Remaja Cipondoh Kota Tangerang ?  

Rozikin

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dengan adanya kemajuan tehnologi sekarang ini banyak kejadian yang menimpa anak anak kita sebagai contoh banyak  Tindak Pidana Kekerasan atau ancaman kekerasan ,tipu muslihat, serangkaian kata bohong , memaksa atau membujuk anak dibawah umur untuk melakukan persetubuhan dan atau pencabulan, ini sering terjadi di daerah daerah ,hampir di seluruh wilayah Indonesia  Hal ini karena kurangnya pemahaman hukum terhadap anak anak terutama hukum pidana dan Hukum perlindungan anak ,Anak anak kita tidak berfikir dengan meniru dan bergaya seperti yang ada di internet ,anak anak tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan tersebut sebenarnya melanggar hukum,,maka dengan adanya kejadian tersebut kita selaku orang tua harus waspada dan selalu memperhatikan anak anak kita dalam kehidupan sehari hari,Demikian karena dengan adanya kemajuan tehnologi, sebagaimana hubungan antara anak yang satu dengan yang lainnya sangat mudah dan cepat,apalagi dalam masa pandemi ini mereka anak anak kita tidak sekolah secara off line tetapi sekolahnya secara on line,dan banyak kesempatan untuk bermain hp dalam setiap harinya ,Kalau kita selaku orang tua tidak memperhatikan anak anaknya ,mereka bisa berhubungan dengan sembarang anak ,yang mengakibatkan moral dan etika anak anak kita rusak.Contohnya banyak kejadian yang orang tuanya bekerja di luar negeri ,anak anak mereka jadi tidak karuan dalam kelakuan dan moralnya ,banyak banyak anak anak yang dibawah umur dengan bebasnya melakukan hubungan intim layaknya suami istri,mereka mulai dini atau kecil sudah di tinggal orang tuanya ,bekerja di luar negeri ,sehingga pengawasan anak anak tersebut terlalu bebas dan kurangnya perhatian.Ini terjadi karena kemajuan Tehnologi yang sangat pesat ,apa yang ada di seluruh dunia ini bisa kita ketahui baik itu yang sifatnya mendidik maupun yang merusak moral anak kita ,contoh yang merusak moral banyak disajikan film film porno di dalam akun hp ini, kalau yang sifatnya mendidik tidak menjadi masalah contohnya anak anak mengetahui kejadian dan berita berita di luar sana ,ini bisa menambah pengetahuan dan pengalaman anak.Sehingga banyak kejadian kejadian yang menimpa anak anak kita , Karena kurangnya pengawasan , banyak juga anak anak kita terlibat narkoba ,maupun mengkonsumsi pil pil koplo, demikian juga minum minuman keras , mereka semua ini meniru gaya hidup di internet internet yang serba gelamor ,mereka belum berfikir kalau semua itu sebenarnya merusak masa depan diri mereka sendiri .Itulah kita selaku orang tua harus benar benar memperhatikan tingkah laku anak anak kita , agar jangan sampai anak anak kita terjerumus ke dalam lembah hitam yang salah ,sehingga melanggar Undang undang perlindungan anak dan juga undang undang KUHP Karena Pandemi covid 19 yang tidak kunjung selesai sehingga anak anak kita belajar secara on line di rumah yang bisa mengakibatkan terlalu banyak waktu senggang untuk anak anak kita bermain HP ,sehingga pemikiran anak anak kita tersebut cenderung pengin mempraktekkan nseperti apa yang di lihat di HP ,yang mana apabila yang ndi lihat di HP tersebut mungkin yang mendidik ,anak kita akan menjadi lebih baik tetapi apabila yang dilihat di HP tersebut gambar gambar pornograpi maka akan membuat pelajaran kepada anak anak kita dan kelakuan yang pantas dilakukan oleh seorang anak yang usianya masih dibawah umur ,sehingga ini bisa merusak masa depan anak anak bangsa kita ,maka dalam hal ini kita selaku orang tua harus benar benar mengawasi dan betul betul memperhatikan anak anak kita biar jangan sampai melakukan hal hal yang tidak senonoh dan tidak anak anak kita melakukannya , sebagai contoh kejadian yang dilaporkan di unit PPA ( Pelayanan Perempuan dan Anak ) di Sat Reskrim Polres Kendal, Polda Jawa Tengah     Seorang Anak sampai melakukan perbuatan seperti itu karena disebabkan kurangnya pengawasan dari orang tua ,orang tua membiarkan anaknya bermain tanpa pengawasan yang ketat dari orang tua ,sehingga setelah kejadian tersebut baru orang tuanya kaget dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian,Sebelum hal ini terjadi harus betul betul kita selaku orang tua kontrol kepada anak anak kita .lebih baik kita cerewet dari pada anak anak kita kebablasan.Karena Tehnologi sekarang ini sudah sangat maju apapun bisa dilihat dan dengar dari youtobe maupun instagram dan lainnya

Ahmad Yunus; Fathorrahman Fathorrahman; Dairani Dairani; Mohammad Ali Hofi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Banyaknya orang yang terlibat dalam kasus narkoba dan terus meningkatnya kejahatan tersebut memerlukan perhatian yang serius dan komitmen bersama untuk  mencegah  dan  menghapusnya.  Salah  satu  upaya  penanggulangan penyalahgunaan narkotika, antara lain dilakukan dengan menggunakan sanksi pidana berupa pidana penjara. Pada kenyataannya, sanksi pidana penjara bagi pengguna narkotika tidak cukup efektif, terbukti jumlah pengguna narkotika semakin  meningkat.  Menurut  Suriadi  Gunawan,  peraturan  perundangan yang  mengkriminalisasi  pecandu  narkotika  perlu  ditinjau  kembali  karena tidak  realistis,  contohnya,  dengan  mengkriminalisasikan  pecandu  terbukti tidak menurunkan kasus narkotika. Di Indonesia saat ini ada sekitar 1,5 juta pengguna narkotika, yang jika diproses hukum, penjara akan penuh, padahal jumlah kasus tidak menurun.    

Wahyu Wirasati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Bahaya narkoba dan penyakit HIV/AIDS merupakan hal yang sangat nyata dimana ini sangat meresahkan kalangan termasuk guru atau dosen dari instansi pendidikan. Banyak anak muda yang menjdai korban dan bila dibiarkan maka akan merusak generasi muda yang pastinya akan mengancam kehidupan bangsa kedepannya. Pencegahan perlu dilakukan. Pengaruh penggunaan zat terlarang tersebut dapat memberbahayakan penggunanya baik bagi kesehatan tubuh maupun karater dan mental. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Perlu adanya upaya mencari tahu mengapa penggunaan narkoba justru banyak dikalangan generasi muda dan upaya mencegah generasi muda agar tidak terjangkit penyakit HIV/AIDS. Untuk itulah artikel ini disusun dengan harapan dapat menjadi pendorong banyak pihak untuk melakukan upaya pencegahan penggunaan narkoba dan penyakit HIV melalui sosialisasi di kalangan generasi muda.

Deni Arisandi

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Adolescence is a transition period, namely a phase of development between childhood and adulthood. The main problem for teenagers in general is the search for identity. They experience an identity crisis. This is a problem for every teenager. implementation of activities to deliver material on the dangers of drugs. The activities were carried out together by the students as planned. The participants' ability to answer material questions can be said to be good (75%) correctly. Delivery of material using lecture and demonstration methods supports participants' ability to master the material presented by the service team. Education about the dangers of drugs is going well. Increased knowledge and skills for participants

Sardjono, Herning Suryo; Aji, Haryo Kusumo

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Abstract Solo is a traffic lane for drug trafficking because of its position in the middle. Apart from being a route for drug trafficking, Solo is the city with the highest drug abuse in Central Java compared to other cities. The problem of drugs must be continuously communicated to all components of society, especially among the younger generation. For this reason, the Slamet Riyadi University Community Service Team conducts effective communication training for anti-drug volunteers as team partners so that they have the capacity to inform the younger generation about the dangers of drugs. The purpose of this service is to improve the competence (knowledge, attitudes and behavior) and integrity of Anti-Narcotics Volunteers and to increase the communication capacity of Anti-Narcotics Volunteers so that they can work well and professionally, and show maximum performance. The activities carried out are effective communication training for anti-drug volunteers. The output of this service is the journal Senadimas UNISRI. Keywords: Drugs, Effective Communication, Anti-Drug Volunteers, BNN Abstrak Solo menjadi jalur lalu lintas peredaran narkoba karena posisinya yang berada di tengah. Selain sebagai jalur peredaran narkoba, Solo adalah kota dengan penyalahgunaan narkoba tertinggi di Jawa Tengah dibanding kota -kota lainnya. Permasalahan narkoba harus terus dikomunikasikan kepada seluruh komponen masyarakat terutama para kalangan generasi muda. Untuk itu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Slamet Riyadi melakukan pelatihan komunikasi efektif kepada para relawan anti narkoba sebagai mitra tim agar memiliki kapasitas untuk menginformasikan kepada generasi muda tentang bahaya narkoba. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi (pengetahuan, sikap dan perilaku) dan integritas Relawan Anti Narkotika serta untuk meningkatkan kapasitas komunikasi Relawan Anti Narkotika agar dapat bekerja dengan baik dan profesional, serta menunjukkan kinerja maksimal. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan komunikasi efektif bagi relawan anti narkoba. Luaran dari pengabdian ini adalah jurnal Senadimas UNISRI. Kata kunci: BNN, Komunikasi Efektif, Narkoba, Relawan Anti Narkoba

Rosedevio T, Siti; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Penyalahgunaan narkoba yang dilakukan remaja merupakan suatu permasalahan yang sangat serius. Karena remaja merupakan calon generasi penerus bangsa. Remaja merupakan pilar dari kekuatan sosial yang sangat berperan dalam pembangunan suatu bangsa dan negara. Dalam kurun waktu dekade terakhir permaslahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahgunaan atau pecandu narkoba secara signifikan, hal ini membuat penulis ingin mengetahui Faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penyalahgunaan narkoba oleh remaja di Kabupaten Rembang dan upaya yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Resor Rembang dalam menanggulangi terjadinya tindak pidana penyalahgunaan narkoba oleh remaja di Kabupaten Rembang. Hal tersebut menarik bagi penulis untuk membuat karya ilmiah mengenai tinjauan kriminologi terhadap penyalahgunaan narkoba bagi remaja di wilayah kabupaten rembang. Metode yang digunakan oleh penulis adalah yuridis sosiologis yaitu dengan cara wawancara maupun pengumpulan data baik dari data primer maupun sekunder. Menurut hasil penelitian bahwa Faktor yang paling utama mempengaruhi penyalahgunaan adalah faktor lingkungan dan didikan orang tua. Dalam kehidupan sehari-hari masih banyak dijumpai remaja yang melakukan penyalahgunaan dan polres Rembang dalam menanggulanginya melakukan beberapa hal, yaitu Upaya Represif dalam Bentuk Koodinasi Terbuka dan Upaya Represif dalam Bentuk Koodinasi Tertutup.   Kata kunci : Penyalahgunaan, Remaja, Narkoba

Devi Riri Yuliani; Alwi Sofyan

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Perlu adanya solusi terhadap pemecahan masalah yang ada di Desa Tegalsari, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan efek yang diakibatkan dari penyalahgunaan narkoba sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa tersebut. Dengan adanya kegiatan edukasi tersebut, diharapakan masyarakat, khusunya para orang tua, dan anak-anak muda di Desa Tegalsari dapat meningkatkan perhatian dan pemahaman tentang bahaya dan efek yang diakibatkan dari penyalahgunaan narkoba, baik bagi dirinya sendiri dan juga bagi lingkungan sekitar.

Diana Dayaningsih; Nanang Khozim Azhari; Abdul Malik; Andaruning; Anisa Rahmadinia +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masalah penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan yang serius terutama yang melibatkan generasi muda atau generasi milenial saat ini. Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh harus dilaksanakan sedini mungkin upaya pencegahan supaya generasi penerus tidak terjerat narkoba, perlu nya dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah, masyarakat, maupun LSM yang telah menyuarakan dan peduli dengan masalah narkoba ini. Penyalahgunaan narkoba termasuk ke dalam salah satu bentuk kenakalan remaja khusus. Setiap orang  yang  menyalahgunakan  zat-zat  terlarang pasti  memiliki alasan  mereka  masing-masing sehingga mereka dapat terjebak masuk ke dalam perangkap narkotika, narkoba atau zat adiktif. Mencermati kondisi tersebut maka diperlukan pembekalan pengetahuan bagi remaja tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga mereka bisa menjadi sumber informasi yang baik dan benar serta mampu mengajak teman – temannya untuk menghindarkan diri dari penyalahgunaan narkoba. Akademi Keperawatan Kesdam IV/Diponegoro Semarang ikut berperanserta dalam mensosialisasikan bahaya narkoba ini dikalangan remaja dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada siswa MA Khusnul Khatimah Kelurahan Rowosari Semarang yang dikemas dalam bentuk pengabdian masyarakat Akademi Keperawatan Kesdam IV/Diponegoro Semarang    

Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Penyalahgunaan narkotika telah lama berlangsung di masyarakat Indonesia.Penyebarannya sungguh sangat mengkhawatirkan. Hal yang wajar, pemerintah menyebut bahwa tahun 2015 merupakan darurat narkoba. Keadaan ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan dinilai kurang efektif dari kajian politik criminal. Permasalahannya bagaimana angka penyebaran narkotika dalam statistikkriminal Badan Narkotika Nasional? Bagaimana analisis kriminologi terhadap penanggulangan narkotika oleh Badan Narkotika Nasional? Hasil penelitian mengungkapkan bahwa angka penyebarannya meningkat dari tahun 2010-2013. Baik pada bahan narkotika, jenis tersangka yang terbagi atas jenis pekerjaan, jenis kelamin, kelompok umur. Wilayah penyebarannya melalui bandara, pelabuhan, perbatasan, dan jalur sungai. Penanggulangannya melalui jalur pidana dengan menerapkan sanksi pidana yang berat ringannya bervariasi. Adanya pidana yang tinggi seperti pidana mati tidak dilaksanakan secara konsisten. Jalur non penal dilakukan dengan memanfaatkan media massa, dan pencegahan tanpa pemidanaan seperti koordinasi instansional nasional dan internasional, pelatihan dan ketrampilan, penanaman nilai-nilai moral dan agama. Jalur penal dan non penal ini dilakukan dalam system masyarakat yang liberal yang rawan berpotensi melahirkan kejahatan narkotika juga.