Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 101-120 of 352

Analytics

Utami, Bekti Wahyu; Saputri, Anggi Dwi; Damayanti, Citra; Adha, Fais Fadhila Nur; Nadia, Jasmin +6 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

The UNS Community Service Program (KKN) Batch 68 was conducted from July to August 2025 in Jaten Village, Karanganyar Regency, Central Java. This program focused on educating the community about the utilization of organic waste, particularly dragon fruit (Hylocereus spp.) peel, which is generally underutilized. Dragon fruit peel has the potential to be developed into functional food products as it contains fiber, vitamins, and pectin. Through the “Dragon Fruit Peel Waste Management into Sauce” workshop, participants were provided with knowledge and skills to process organic waste into value-added products while supporting household food security. The implementation methods included counseling, demonstrations, and hands-on practice. The results showed an increase in community understanding of food waste management, improved skills in processing dragon fruit peel into sauce, and the establishment of communication networks among village cadres for program sustainability. This innovation also holds potential to be developed into micro-enterprises in the healthy food sector.

Soekma Yeni Astuti; Elen Vera Indah Antika; Rifa Mareta Falaesa; Elmira Alya Kurniawan; Triya Anggun Prastika Sari +6 more

Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Food security is a fundamental aspect of independent and sustainable village development. Kajarharjo Village has abundant natural resource potential, such as cassava and various herbal plants. However, the utilization of this potential is still less than optimal, both in terms of food processing and the implementation of environmentally friendly agriculture. This condition encourages the need for community service activities oriented towards food innovation and strengthening sustainable agriculture. This service activity was carried out using a participatory and applied approach at the Kajarharjo Village Hall. The main target is the village community, especially housewives and farmers. The program is implemented through two main activities, namely: (1) training in making cassava leaf nuggets as a nutritious food, an alternative local product, and a household business opportunity; and (2) training in making organic boosters from natural ingredients as a more environmentally friendly substitute for chemical fertilizers. Implementation methods include counseling, demonstrations, direct practice, and interactive discussions to ensure active community involvement. The results of the activities show an increase in community knowledge and skills. Housewives are able to process cassava leaves into products with nutritional and economic value, while farmers gain skills in mixing organic boosters that can improve soil quality and agricultural yields without relying on chemical fertilizers. The participants' enthusiasm was also evident in their active participation in the practical exercises and their desire to apply the knowledge gained in their daily activities. In conclusion, this activity successfully encouraged the utilization of local potential in Kajarharjo Village through food innovation and organic farming. Empowering the community through cassava leaf processing and organic fertilizer production not only strengthens food security but also opens up business opportunities, maintains environmental health, and supports the development of an independent, healthy, and sustainable village.

Amalia Amalia

Jurnal Ekspos 2025 Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kudus

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan strategi sentral dalam pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM melalui penyusunan kebijakan, penguatan kapasitas kelembagaan, dukungan pendanaan, serta fasilitasi digitalisasi dan legalisasi usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan UMKM dengan mengambil studi kasus Kabupaten Kudus sebagai praktik baik. Metode yang digunakan adalah kajian literatur tematik dengan pendekatan naratif-kritis, mengacu pada sumber-sumber ilmiah nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan daerah seperti RPJMD Kudus 2025–2029, Peraturan Daerah, laporan kinerja perangkat daerah, dan publikasi resmi terkait Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT). Hasil kajian menunjukkan bahwa Kabupaten Kudus mampu membangun model pemberdayaan UMKM yang bersifat kolaboratif, lintas sektor, dan berbasis potensi lokal. Integrasi antara kebijakan ekonomi, pendidikan vokasi, dan kolaborasi swasta melalui sekolah vokasi dan pelatihan kerja menjadi kekuatan utama dalam mendorong UMKM naik kelas. Temuan ini memperkuat argumen bahwa tata kelola daerah yang adaptif dan responsif merupakan faktor kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Studi ini memberikan kontribusi teoritis pada diskursus desentralisasi fiskal dan praktik pemberdayaan berbasis daerah, serta merekomendasikan agar pendekatan serupa diadopsi oleh daerah lain dengan mempertimbangkan konteks sosial ekonomi masing-masing wilayah.

Zyana Nada Tamamil Husna

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2025 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan mengetahui esensi dari program Bimbingan Perkawinan yang dilakukan oleh KUA Kecamatan Kras kediri untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Dengan cara membimbing, memberi arahan, gambaran, dan bagaimana cara untuk menyelesaikan konflik yang suatu saat terjadi Ketika sudah berumah tangga agar dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya KDRT. Dari paparan diatas muncullah tiga rumusan masalah yaitu: pertama, bagaimana peran KUA dalam menyelenggarakan bimbingan pranikah sebagai upaya mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)?. Kedua, faktor-faktor apasaja yang mempengaruhi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, dan sejauh mana bimbingan pranikah dapat mengatasi atau mengurangi faktor-faktor tersebut?. ketiga, bagaimana pandangan peserta bimbingan pranikah terhadap pentingnya kegiatan ini dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang harmonis, Sakinah, mawaddah, warahmah? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang akan menghasilkan data dalam bentuk tulisan, pernyataan lisan, serta perilaku dari responden yang diamati. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu: pertama, data primer yaitu data yang dapat diperoleh dengan cara wawancara dan observasi pada lapangan. Kedua, sumber data sekunder yaitu sumber data yang dapat diperoleh dari buku, internet, jurnal, makalah, dan lain-lain. Dalam hasil penelitian ini dapat di ambil kesimpulan: pertama, KUA Kras berperan edukatif dan preventif melalui program Bimbingan Perkawinan untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan nilai-nilai rumah tangga guna mencegah KDRT dan membangun keluarga sakinah. Kedua, Bimbingan Perkawinan membantu calon pengantin mengenali pemicu KDRT dan membangun hubungan yang adil dan harmonis. Peserta merasa lebih siap secara emosional serta memahami  pentingnya komunikasi dan penyelesaian konflik secara damai, sehingga Bimwin berkontribusi langsung dalam pencegahan KDRT. Ketiga, Program Bimwin memiliki dampak positif yang signifikan terhadap ketahanan keluarga, terlihat dari perubahan pola pikir peserta dan adanya layanan lanjutan seperti konseling. Meski menghadapi tantangan teknis dan kultural, Bimwin di KUA Kras tetap menjadi strategi efektif dalam mencegah KDRT dan membangun keluarga yang harmonis.

Abdullah Ali; Dwi Aryanti; Erita Oktasari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Urban farming tidak hanya menjadi strategi ketahanan pangan perkotaan, tetapi juga pendekatan spasial dalam menata ruang mikro di kawasan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi urban farming dalam optimalisasi ruang sempit melalui pendekatan arsitektur mikro dan pemberdayaan komunitas. Lokasi penelitian adalah Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang memiliki karakter spasial padat dan terbatas namun aktif mengembangkan kebun komunitas berbasis rumah tangga. Pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi pola adaptasi ruang dan transformasi fungsi ruang residual menjadi produktif secara ekologis dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urban farming berperan sebagai penghubung antar-ruang, media ekologis pasif, serta wadah rekreasi mikro komunitas. Penataan ruang mikro dilakukan melalui partisipasi warga dikoordinir oleh tim penggerak PKK, pemrograman urban farming berbasis komunitas, dengan pengelolaan air limbah rumah tangga sederhana. Penelitian ini memperkuat urgensi integrasi arsitektur lanskap mikro dan strategi ketahanan komunitas dalam penataan ruang kota yang berkelanjutan dengan pendekatan urban farming.

Indra Ava Dianta; Winarto, Yudha; Eka Pradana , Yudha

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

The food security program involving chili cultivation in Pentur Village is hindered by inefficiencies in water use and suboptimal plant growth, primarily due to traditional irrigation methods that fail to consistently maintain ideal soil moisture and temperature. This issue is exacerbated by unpredictable environmental shifts, such as fluctuating weather patterns, and a lack of precise irrigation control stemming from technological limitations. To address this, a system for monitoring and regulating chili plant irrigation using IoT technology was developed. This system employs humidity and temperature sensors connected to an IoT platform like Blynk, enabling real-time observation of plant and environmental conditions. Data on soil moisture, air temperature, and humidity are stored in a database, and irrigation is automated based on soil moisture levels. The goal is to enhance water efficiency, minimize risks associated with over or under-watering due to environmental variations, and improve both yield and quality of the chili crop. This IoT-based system aims to simplify chili plant management for Pentur Village farmers and significantly boost agricultural output.

Imam Syafi’i; Sofia Tri Septiawati

Perspektif Administrasi Publik dan hukum 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The Implementation of Government Policy in Conducting Food Security Activities Through the Village-Owned Enterprises (Bumdes) Srikoyo Menongo. Data collection was carried out through interviews with the Director of the Village-Owned Enterprise, the Secretary of the Village-Owned Enterprise, and the Head of Menongo Village, Sukodadi District, Lamongan Regency.

Ardiansyah, Reza; Roidah, Ida Syamsu; Syah, Mirza Andrian

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Produksi padi di Indonesia, termasuk Kabupaten Sidoarjo, menghadapi berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi produksi padi secara spasial di Kabupaten Sidoarjo dengan memanfaatkan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi analisis spasial untuk menggambarkan sebaran luas baku sawah, tanam, panen, irigasi, dan produktivitas di tingkat kecamatan, serta analisis deskriptif untuk menafsirkan hasil pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan sistem irigasi teknis dan luas baku sawah yang masih terjaga, seperti Kecamatan Tarik, Sukodono, dan Wonoayu, memiliki produktivitas yang relatif tinggi. Pemetaan spasial berbasis SIG terbukti efektif dalam mengidentifikasi wilayah potensial yang mendukung pengelolaan produksi padi secara lebih terarah. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan SIG sebagai alat strategis dalam perencanaan pertanian dan pengambilan kebijakan yang berbasis data spasial untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo.

Syikhristani Syikhristani; Riris Agustin; Siti Sahara Lubis; Meli Roslianti; Yuyunisari Yuyunisari +2 more

SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025 BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

The utilization of Internet of Things (IoT) technology in the agricultural sector offers an innovative solution to overcome the inefficiencies of traditional irrigation systems, which are still commonly applied in vocational education environments such as SMKN 2 Tanah Putih. This study aims to design and implement an automatic irrigation system based on IoT using soil moisture sensors, an Arduino microcontroller, and an ESP8266 communication module. The system enables real-time monitoring and control of plant watering via an internet-based application. The implementation results demonstrate increased efficiency in water usage and more optimal plant maintenance compared to conventional methods. By integrating technology into learning practices and school-based agricultural activities, this project not only supports local food security efforts but also provides a concrete contribution to the adoption of sustainable agriculture in educational institutions.

Dawolo, Agnes Juwita; Gea, Angel Sri Ayu; Waruwu, Heppi Kristiani; Gulo, Martin; Waruwu, Irfan +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Aquaponics is an integrated farming system that combines fish farming (aquaculture) and soil-less farming (hydroponics) in a recirculating ecosystem. Fish waste is filtered by bacteria and converted into nutrients for the plants, while the plants help maintain water quality for the fish. This community service activity was carried out by student interns through socialization and practice of aquaponic cultivation systems and fishery product processing on June 10, 2025, in Fadoro Village, West Nias. The aquaponic system has proven efficient in utilizing limited land, reducing the use of chemical fertilizers, and producing healthy and environmentally friendly products.

Sheilahariry; Kemas Rivan Prayogi; Rizky Nofriansyah; M. Yasa al sa'dan

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2025 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Perkembangan teknologi dan arus modernisasi yang masif telah membawa dampak signifikan terhadap perubahan pola keberagamaan Generasi Z, terutama dalam hal penghayatan spiritualitas yang semakin bersifat personal, fleksibel, dan dipengaruhi oleh budaya digital. Di tengah fenomena tersebut, psikologi agama hadir sebagai pendekatan interdisipliner yang tidak hanya menjelaskan proses internalisasi nilai keimanan secara kognitif dan afektif, tetapi juga sebagai strategi edukatif dalam membangun ketahanan spiritual yang otentik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran psikologi agama dalam memperkuat spiritualitas Generasi Z, serta mengevaluasi relevansi pendekatan psikospiritual dalam menjawab tantangan modernisasi. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, temuan menunjukkan bahwa integrasi antara pendidikan agama dan pendekatan psikologi agama mampu menumbuhkan kesadaran transendental yang lebih reflektif dan resilien dalam diri generasi digital. Oleh karena itu, urgensi penerapan pendekatan psikospiritual dalam pendidikan Islam menjadi semakin penting guna membentuk karakter religius yang tangguh, kontekstual, dan relevan dengan dinamika zaman.

Rantia Alestika; Dede Ahmad Zaki; Sheilahariry

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2025 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Dalam konteks kehidupan modern yang penuh tekanan psikososial, kesehatan mental menjadi isu yang semakin mendesak untuk dikaji secara multidimensional. Salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis individu adalah dukungan sosial, termasuk yang bersumber dari institusi keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran agama sebagai sumber dukungan sosial dan dampaknya terhadap kesehatan mental individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian pustaka (library research), dengan menelaah literatur akademik dari bidang psikologi, sosiologi agama, dan studi spiritualitas. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian melalui penelusuran sistematis menggunakan kata kunci seperti religiosity, spiritual coping, dan psychological resilience. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi hubungan antara religiositas, komunitas keagamaan, dan stabilitas psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama memberikan dukungan sosial dalam bentuk emosional dan spiritual, memperkuat ketahanan mental individu melalui komunitas yang suportif serta praktik religius yang membangun makna dan harapan. Temuan ini juga menunjukkan bahwa spiritualitas berfungsi sebagai mekanisme coping yang efektif terhadap stres dan kecemasan. Dengan demikian, agama dapat dipahami sebagai struktur sosial-psikologis yang berperan penting dalam memperkuat keseimbangan mental individu secara kontekstual.

Aulia Rahma; Hilma Nova; Sheila Hariry

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2025 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas terapi agama dalam mengatasi problematika psikis pada remaja, khususnya dalam konteks masyarakat religius seperti Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengacu pada berbagai literatur ilmiah dari jurnal terakreditasi, buku psikologi agama, dan dokumen keislaman yang relevan, khususnya mengenai praktik tasawuf dan maqāmāt. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi agama, melalui praktik spiritual seperti dzikir, tafakur, muhasabah, serta internalisasi nilai-nilai seperti sabar, ikhlas, dan qana’ah, memiliki dampak signifikan dalam mereduksi kecemasan, memperkuat ketahanan mental, dan membentuk kesadaran diri. Terapi ini tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga berfungsi preventif dan transformatif dalam membangun stabilitas psikologis yang holistik. Dengan integrasi antara pendekatan psikologi dan spiritualitas Islam, terapi agama berpotensi menjadi model alternatif yang adaptif dan kontekstual dalam layanan kesehatan mental remaja, serta berperan dalam pembinaan karakter dan keseimbangan emosi secara berkelanjutan.

Eysha Putri Prameswari; Salsa Sepbrina Saputri; Rosi Nurjannah; Sheila Hariry

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2025 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Studi ini mengkaji fungsi salat dalam mengelola depresi dari perspektif psikologi agama. Menurut ajaran Islam, salat bukan hanya ritual yang diwajibkan tetapi juga praktik spiritual yang dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan psikologis para penderitanya. Tinjauan terhadap literatur psikologis dan kesehatan mental mengungkapkan bahwa salat dapat menumbuhkan ketenangan batin, mengurangi stres, dan meningkatkan ketahanan mental saat menghadapi tantangan hidup. Praktik salat yang terfokus dan konsisten membantu memperdalam ikatan spiritual seseorang dengan Tuhan, yang pada gilirannya mendorong pengendalian diri, kesabaran, dan optimisme dalam interaksi sehari-hari.

Dava Alifiano; Khambali Khambali

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The amount of load on the vehicle requires a balance current and voltage. To fullfill the requirement, vehicle use a energy stroage media called lead acid battery. Although the lead acid battery have a impaccable durability, the performance will be decrase as long as use, especially in term of power and durability. The downgrade performance from the battery make high cost replacement, meanwhile there is a change to fix the battery. One of the methode to fix is replace the cell and added H₂SO₄ electrolyte concentrat variation. This research intend to examine repairment effectivity and electrolyte concentrat variation on power for used lead acid battery NS40 type. H₂SO₄ electrolyte that used is 30%,40% and 45%  examine with 5 static dummy load 1 Ω 100 W pararrel circuit. Each electrolyte examine 60 times to obtain performance and durability data. The results show that increasing the concentration of H₂SO₄ has a significant effect to produce the voltage and current. At 30% concentrate, an average voltage is 9.8 V and the current is 30.125 A at 40% concentarte, the voltage is 10.18 V and the current is 32.731 A and at 45% concentrate, the voltage is 10.19 V and the current 33.375 A.

Rachmah, Malinda Aptika; Budiyoko; Sunendar

Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Kemutug Lor Village is a village located on the slopes of Mount Slamet. The village has great potential, especially in agriculture, animal husbandry, forestry, and nature tourism. However, there is a lot of looting of trees in the protected forest of Mount Slamet for economic reasons. The purpose of this training activity is to increase the capacity of understanding, knowledge, and skills and improve the economic resilience of the Kemutug Lor Village community through professional forest honey cultivation training. The targets of this training activity are the people of Kemutug Lor Village and LMDH Wana Karya Lestari. Implementing training activities was carried out through lectures, discussions, and practices with resource persons. During the training activities, the participants were very enthusiastic and reflected in the many questions and discussions, and the participants were seen listening carefully to the explanations and practices carried out by the resource persons. The results of this training activity are an increase in the understanding, knowledge, and skills of participants in honey bee cultivation and an increase in the income of the Kemutug Lor Village community in the future.

Rohendi, Robi; Anggraeni, Yusnia Amelia; Sartika, Rika

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Ketahanan nasional menghadapi tantangan baru seiring dengan meningkatnya ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia. Dalam konteks ini, kearifan lokal berpotensi menjadi modal sosial yang efektif dalam memperkuat strategi pencegahan terorisme berbasis sosial-budaya. Penelitian ini menganalisis peran kearifan lokal dalam membangun ketahanan nasional melalui mekanisme preventif dan adaptif terhadap radikalisme. Menggunakan metode studi literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif, studi ini mengidentifikasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong , siri' na pacce , dan pela gandong yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam kebijakan keamanan menciptakan sinergi antara pemerintah, lembaga keamanan, dan masyarakat, serta pergeseran paradigma keamanan dari yang berorientasi negara (state -centric ) menjadi berbasis masyarakat ( society-centric ). Selain itu, kearifan lokal berperan sebagai fondasi cultural resilience dengan memperkuat kohesi sosial dan identitas inklusif. Namun, pendekatan implementasi ini menghadapi beberapa tantangan, seperti resistensi generasi muda, politisasi identitas, dan bias gender. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan adat, pengembangan indeks ketahanan budaya, serta adaptasi kreatif melalui digitalisasi konten lokal. Dengan demikian, pendekatan berbasis budaya dapat menjadi strategi transformatif dalam mewujudkan keamanan berkelanjutan (sustainable security).

Mursal Junus

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Sustainable food security is a strategic issue in rural development that requires a comprehensive approach based on local communities. This community service activity aims to provide socialization and education on sustainable food security through a socio-economic phenomenological approach focusing on the role of farmer housewives in Pondidaha Village, Konawe Regency. The implementation methods include educational lectures, focused group discussions (FGD), field visits, and hands-on sustainable food management practices involving 20 farmer housewife respondents. The results show that 80% of participants gained adequate understanding of sustainable food security concepts, local food diversification strategies, and active roles in improving family welfare through strengthening socio-economic capacity. The main challenges identified include limited access to resources, dual roles of housewives, and seasonal income instability. The implemented solutions include sustainable agriculture management training, food diversification counseling, and improved market access. This socio-economic phenomenology-based education provides a perspective that the life experiences, cultural values, and habits of farmer housewives are key to the success of food security programs at the community level. This activity contributes to increasing awareness, skills, and community participation in realizing sustainable food security in Pondidaha Village.

Journal of Psychology Humanlight 2025 Institut Agama Kristen Negeri Manado

Wilayah Karame di Kota Manado merupakan zona merah rawan banjir yang berdampak signifikan terhadap kehidupan penduduk, khususnya kelompok lanjut usia (lansia). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk resiliensi lansia dan peran dukungan sosial dalam menghadapi bencana banjir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap tiga orang lansia yang berdomisili di wilayah Karame dan telah mengalami banjir berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia membentuk ketahanan psikologis melalui kombinasi tiga aspek utama resiliensi menurut Grotberg (1999): I Have (dukungan sosial dari masyarakat dan pemerintah), I Am (kekuatan pribadi dan spiritualitas), dan I Can (kemampuan bertindak dan penyesuaian diri). Dukungan sosial terbukti menjadi faktor eksternal yang sangat membantu dalam proses pemulihan pascabencana, sedangkan kekuatan religius dan pengalaman hidup memperkuat dimensi resiliensi internal. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi intervensi kebencanaan yang lebih inklusif dan memperhatikan kebutuhan lansia secara spesifik. Diperlukan keterlibatan aktif dari pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam membangun sistem dukungan yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan lansia di wilayah terdampak bencana. Kata kunci: resiliensi, lansia, dukungan sosial, banjir, Karame, psikologi bencana

Hapsari, Rahma Nindya Ayu; Taveriyanto, Arie; Sutarto, Agung; Sholahudin, Farhan; Turhamun +3 more

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Sambungan pelat baja merupakan komponen penting dalam sistem struktur bangunan, namun rentan terhadap kerusakan akibat beban berulang yang dapat menyebabkan inisiasi retak di sekitar lubang baut. Teknik cold-expansion bekerja dengan menciptakan tegangan sisa kompresif di sekitar lubang baut melalui deformasi plastis, sehingga mampu menghambat pertumbuhan retak dan meningkatkan kapasitas tarik sambungan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan pengujian tarik statik pada dua kelompok benda uji: tanpa perlakuan dan dengan perlakuan cold-expansion. Variasi yang digunakan meliputi diameter baut 6 mm dan 8 mm pada pelat baja setebal 3 mm. Hasil menunjukkan bahwa teknik cold-expansion mampu meningkatkan tegangan maksimum rerata sebesar 11,87% untuk baut 6 mm dan sebesar 6,71% untuk baut 8 mm. Dengan demikian, cold-expansion terbukti efektif sebagai metode perkuatan sambungan baja dalam mendukung konservasi dan pemeliharaan bangunan terhadap beban ekstrem.