Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 11221-11240 of 11,449

Analytics

Jumanto, Jumanto; Wicaksono, Anggit Grahito

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kurikulum 2013 yang diterapkan di Sekolah Dasar merekomendasikan model pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yaitu discovery learning, project-based learning, problem-based learning dan inquiry learning. Sebagian besar guru di SD Negeri Gandekan No 230 Surakarta mengaku belum memahami keempat model pembelajaran tersebut sehingga perlu adanya pelatihan tentang model discovery learning dan project-based learning. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelatihan, serta tahap evaluasi akhir. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Tirza Olgarni Mampuk; Sri Wahyuni; Kristine Dareda

Jurnal Kesehatan Amanah 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Karakteristik profesi yaitu memiliki ilmu pengetahuan sikap, bertanggung jawab dan akuntabel tenaga kesehatan profesional  harus bertanggung gugat, dengan demikian mengurangi resiko pelanggaran keselamatan pasien. Pengetahuan adalah salah satu faktor dari manusia yang berpengaruh terhadap keselamatan pasien. Keselamatan pasien menjadi bagian penting dalam pelayanan keperawatan. Perawat sebagai tenaga terdepan yang bersentuhan langsung dengan pasien bertanggung jawab menyediakan layanan yang menunjang keselamatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan prilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Jumlah populasi adalah 38 orang. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 38 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data di lakukan dengan cara mengisi kuesioner dan dibagikan kepada subjek yang di teliti dengan menekankan pada masalah-masalah etika yaitu informed concent, confidentiality dan anonimity. Selanjutnya data yang telah terkumpul di olah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16,0 untuk di analisa dengan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan (ɑ) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dapatkan perawat yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 11 responden (28,9%). hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan perilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat p= 0,018. Nilai p ini lebih kecil dari nilai ɑ = 0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang perilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat. Saran  agar supaya perawat selalu menerapkaan prinsip pemberian obat.

Yoan M. Paparang; Silvia D. M. Riu; Lorantina A

Jurnal Kesehatan Amanah 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Pendahuluan. pasien merupakan konsumen yang penting dan untuk menjamin kepuasan pasien maka sangat perlu adanya pelayanan yang berkualitas tinggi sesuai dengan keinginan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Hubungan Penerapan Model Keperawatan Profesional dengan Tingkat Kepuasan Pasien. Metode Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden 57 orang dengan menggunakan teknik Non Probability Sample. data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0 untuk dianalisa dengan uji statistik Chi Sqaure dengan tingkat kemaknaan (α) 0.05. Hasil didapatkan nilai ρ = 0,001 dengan OR = 156. Kesimpulan Dalam penelitian ini terdapat hubungan penerapan MPKP dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Paviliun Sarah. Saran Rumah Sakit lebih mempertahankan dan meningkatkan kualitas penerapan model praktik keperawatan professional metode tim di RSU GMIM Pancaran kasih Manado.

Yuan Ch Mangembulude; Zainar Kasim; Silvia Dewi Mayasari Riu

Jurnal Kesehatan Amanah 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Peran edukator perawat membantu pasien dalam meningkatkan kesehatannya melalui pemberian pengetahuan tentang perawatan dan tindakan medis yang diterima sehingga pasien atau keluarga dapat mengetahui pengetahuan yang penting bagi pasien atau keluarga. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Peran Edukator Perawat Dengan Pelaksanaan Discharge Planning diruang rawat Inap Rsud Bitung.Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel responden dalam penelitian ini sebanyak 47 orang dengan menggunakan Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Di analisa dengan uji Chi-Squere with Fisher’s Exact Test selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16,0.Dari hasil Uji Chi-Squere with Fisher’s Exact Test menunjukan ada Hubungan Peran Edukator Perawat Dengan Pelaksanaan Discharge Planning diruang rawat Inap Rsud Bitung (p) = 0,003; α = 0,05Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat Hubungan Yang signifikan Peran Edukator Perawat Dengan Pelaksanaan Discharge Planning diruang rawat Inap Rsud Bitung. Hasil penelitian ini dapat meningkatkan ilmu pengetahuan secara terus menerus dan memberikan asuhan keperawatan sebagai evaluasi untuk meningkatkan pelayanan keperawatan yang lebih baik dan professional sesuai Standar Prosedur Operasional dalam Peran Edukator dan Discharge Planning.

Yacobus Christian Welan; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tulisan ini bertujuan membantu mengurangi kasus bullying supaya tidak berlanjut. Tulisan ini menggunakan metode studi pustaka yang pengumpulan informasi serta data dari berbagai macam sumber yang ada di buku, jurnal, dokumen, Koran, majalah, internet, dan masih banyak lagi. Semua informasi tersebut dikumpulkan dan terbentuklah landasan teori. Bullying merupakan suatu tindakan dimana seseorang/kelompok melakukan  penindasan  seperti  menyakiti,  menghina,  memukul,  hingga merundungi seseorang dengan kekerasan. Banyak faktor yang menyebabkan aktivitas bullying sering terjadi mulai dari penampilan fisik hingga sifat seseorang yang dianggap berbeda dari yang lainnya. Banyak orang yang menganggap bahwa bullying merupakan hal yang menyenangkan karena hanya sebatas bercanda, namun di balik itu semua, bullying dapat memberikan dampak yang buruk bagi perkembangan. Penulis menawarkan sebuah program yang dapat mendampingi korban bullying serta membantu mengurangi kasus bullying. Adapun program pastoralnya adalah rekoleksi dan konseling. Program rekoleksi diberikan secara umum bagi semua remaja yang duduk di bangku SMP. Sedangkan program konseling diberikan secara pribadi bagi remaja yang menjadi korban bullying. Dengan demikian, program pastoral pendampingan korban bullying dapat menjadi sarana bagi Gereja agar dapat membantu mengurangi kasus bullying supaya tidak berlanjut.

Fitria Fitria; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Skripsi ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang melihat bahwa masih banyak umat Katolik yang belum memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan tepat. Hal ini nampak ketika umat masih ada yang tidak tahu kapan harus berdiri, duduk, membungkuk, berlutut. Penyebab ketidaktahuan dan ketidakpahaman  ini  berkaitan  dengan  kurangnya  katekese  tentang  tata  gerak liturgi. Maka, dengan tulisan ini, pemahaman umat Katolik mengenai tata gerak liturgi semakin meningkat. Skripsi ini ditulis dengan menggunakan metode kepustakaan. Penulis mengkaji  tema  ini  dengan  bersumber  pada  buku-buku,  jurnal,  skripsi  dan dokumen-dokumen resmi Gereja. Sebagai hasil kajian penulis, dapat disimpulkan bahwa salah satu bagian liturgi  yang perlu  diperhatikan  adalah  tata  gerak  liturgi.  Maka dari  itu,  umat diharapkan agar mampu memahami dan menerapkannya dengan baik dalam berliturgi. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman umat mengenai tata gerak  liturgi,  penulis  mengusulkan  penggunaan  model  katekese praktis  dalam penulisan  skripsi  ini.  selain  itu  penulis  juga  mengusulkan  tema  dan  program khusus untuk melaksanakan katekese tentang tata gerak liturgi. Melalui program dan tema model katekese praktis ini, umat diajak untuk memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan baik dan tepat sebagaimana mestinya. Selain itu, model katekese bentuk praktis ini sangat cocok diterapkan bagi umat di stasi- stasi, mengingat bahwa pelaksanaan katekese praktis ini tidak memakan waktu yang  lama,  dan  langsung  mengajak  umat  tidak  hanya  terbatas  pada  teori melainkan pada tindakan. Dengan demikian, umat dapat memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan mudah.

Ikhwanto , Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata? 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Hal ini relevan dengan teori benntuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat menurut Hutomo, namun terdapat bebarapa tambahan poin penting yang belum diungkapkan pada teori tersebut, misalnya pemasaran dan kerja bakti seperti yang terjadi pada Desa Wisata Tlogoweru. Sedangkan, Pengimplementasian bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mempercepat terwujudnya keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Wisata Tlogoweru. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.

Rafika, Diah; Kusjuniati, Kusjuniati; Kurniawati, Kurniawati

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

DSM's efforts in helping the government to reduce poverty. One of the things done by DSM is to create a Food House as a form of program for underprivileged families in Bali. The purpose of this study was to determine: 1) Fostering underprivileged families through a food house program in the DSM Jembrana region of Bali. 2) Efforts for economic empowerment for underprivileged families through a food house program in the DSM Jembrana region of Bali. and 3) The results of fostering underprivileged families through a food house program on the family economy in the DSM Jembrana region of Bali. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Descriptive qualitative research and using purposive sampling technique. The author uses three techniques namely; interviews, observations and documentation. Data analysis techniques include; data reduction, data presentation and decision making. Based on the results of this study indicate that the underprivileged families and DSM parties who have been studied and interviewed regarding the development of underprivileged families have the stages of the process to be able to follow the guidance of the food house program, after being investigated the economic empowerment efforts that DSM has done have received a good response by members because it is very helpful increase income with the facilities provided and the results obtained after coaching is done is a change in the behavior of members and members can meet their daily needs.

haqqi, halifa; Dipokusumo, GPH

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

To encourage political participation, good political education is needed. Political education can target young people as agents of change that have much influence in political development. Therefore, it is important to provide political education in strengthening the political participation of Indonesian youth. This program aims to provide Political Education in Strengthening Youth Political Participation. The service program was held in a four-month time series, from January to April 2019. The socialization activities had been held in Mandan, Sukoharjo Regency on Saturday, April 21, 2019 for one day, attended by 34 young people. The method used in program was socialization and active discussions, and providing motivation for the participants, which was previously preceded by participant assessment activities. The socialization activity lasted for one day. The core material of socialization consists of (1) political introduction; (2) the importance of political participation; (3) youth's ideal actions in political participation. The members of this program were Youth Organization of Mandan , Sukoharjo. Through this program, it can be beneficial for: (1) youth and the general public, to get a picture of political education and positive political participation; (2) for regions, can develop regional potential, regional promotion, and regional development; (3) for tertiary institutions, as fulfillment of the Tri Dharma element of Higher Education. Keywords: Mandan, political education, youth.

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Prihastari, Ema Butsi; Widyaningrum, Ratna

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tantangan dalam menyajikan pembelajaran bermakna yang mengajarkan konsep secara terbimbing dan dapat mengevaluasi kemampuan peserta didik secara langsung serta beraneka ragamnya kearifan lokal Surakarta yang masih belum terintegrasi dengan materi pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar menjadi alasan untuk mengadakan pengabdian ini. Tujuan yang dicapai dari program pengabdian ini pelatihan pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Kearifan Lokal yang dilaksanakan di kecamatan Banjarsari dapat menambah wawasan dan membantu para guru Sekolah Dasar di kecamatan Banjarsari dalam mengkontruk pengetahuan peserta didik dan mengurangi paradigma teacher centered melalui integrasi kearifan lokal Surakarta yang dikaitkan dengan materi ajar. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui metode pendekatan: a) partisipatif, b) penyadaran, c) pembelajaran (teori dan praktek), dan d) reflektif. Sedangkan, mekanisme pelaksanaan pengabdian meliputi: a) persiapan dan b) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat LKPD, evaluasi kegiatan,  refleksi serta penutupan kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi didapatkan perubahan yang signifikan dan peningkatan dalam mengintegrasikan kearifan lokal yang berbentuk lembar kerja guna meningkatkan hasil belajar peserta didik.

SE, Sunarti; Sarwono, Aris Eddy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis UMKM konvensional maupun online memiliki potensi yang sangat besar dalam perekonomian negara. Berbagai permasalahan dihadapi oleh para pelaku UMKM salah satunya adalah permasalahan mengenai pengelolaan keuangan dan perpajakan mengingat UMKM ini memiliki potensi dan prospek pengembangan yang sangat baik. Peraturan perpajakan berubah sangat dinamis, khususnya peraturan pajak untuk UMKM. Melalui program pengabdian ini, permasalahan akan dipecahkan dengan melakukan pendampingan untuk proses penerapan akuntansi dan perpajakan sederhana pada UMKM.

mustofa, mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam pengelolaan kelas menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SD Djama’atul Ichwan menjadi sebuah bagian untuk mendukung keberhasilan pembelajaran. Optimalisasi Pembelajaran berbasis spasial menuju peningkatan kualitas pembelajaran ini akan berlangsung efektif didukung dengan Modul Pelatihan penyusunan bahan ajar. Penerbitan modul pembelajaran perlu disusun untuk mengetahui seberapa optimal pembelajaran dilakukan. Melalui Modul Pembelajaran berbasis spasial tentunya akan didapatkan panduan pelatihan  yang akurat yang membantu guru untuk pengelolaan pembelajaran dan sebagai panduan dalam pengambilan keputusan dan mengikuti perkembangan yang telah dicapai oleh siswanya. Berdasarkan survei di lapangan terdapat fenomena rendahnya pemahaman spasial guru. Oleh karena itu, pada pengabdian kepada masyarakat kali ini tim mengadakan pelatihan untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan Pelatihan Penyusunan modul  IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas dalam manajemen pembelajaran kepada guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta  sehingga peserta dapat menerapkan pola manajemen sekolah dalam efektif dan efisien dalam pengelolan lembaga pendidikan.Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini  ditujukan untuk Guru Kelas guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan pembelajaran berkaitan ketimpangan yang ada di era modern ini. Pelatihan ini akan membantu para Guru kelas dalam meningkatkan kemampuan penyusunan bahan ajar.Pengabdian masyarakat ini dilakukan di guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: 1) persiapan, 2) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat pembelajaran berbasis spasial. Target luaran yang diharapkan adalah Guru kelas yang mengikuti pelatihan pembelajaran berbasis spasial dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan  mengaplikasikannya sendiri pada proses kesehariannya, sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk modul pembelajaran yang dapat digunakan bersama bagi guru kelas. Diharapkan modul ini dapat didesiminasikan kepada guru kelas di wilayah lain. guru kelas yang mengikuti pelatihan pun dapat menyesuaikan sesuai dengan perkembangan pengetahuan terkini.katakunci : Pembelajaran IPS BerbasisSpasial, kualitaspembelajaran

Sarafuddin, Sarafuddin; Winarto, Winarto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakter peserta didik melalui media tembang macapat pangkur pupu 2 serat wedhatama di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Peran guru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untuk mengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Pendidikan karakter juga dapat menumbuhkan kepribadian positif pada peserta didik untuk menghargai kearifan lokal daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanya sekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran. Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama media berbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang diharapkan adalah guru-guru SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar yang mengikuti kegiatan ini memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan karakter peserta didik sehingga dapat menuai prestasi yang baik. Selain itu juga dapat tersusun artikel ilmiah untuk dimuat dalam jurnal nasional ber ISSN. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari guru dan peserta didik SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapat memberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalam menanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didik didekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur pupuh 2 serat wedhatama, maka pada diri mereka akan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya.  Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Karakter, Media Tembang Macapat Pangkur          Pupuh 2 Serat Wedhatama.

Triastity, Rahayu; Susanti, Rina

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPKM) ini bertujuan agar supaya anggota karang taruna memiliki kemampuan manajemen wirausaha sehingga ada kelangsungan usaha, yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah karang taruna di Kelurahan Manahan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Metode penyuluhan antara lain ceramah, diskusi, tanya jawab. Rencana kegiatan penyuluhan dilakukan satu kali pertemuan, berupa pelatihan pemasaran online.Luaran dari kegiatan ini adalah Karang taruna mempunyai ketrampilan pemasaran online Transfer iptek yang diselenggarakan ini bertujuan agar karang taruna memiliki ketrampilan pemasaran online dan masuk proceeding Kata kunci : Pelatihan, pemasaran online, karang taruna.Â

Ismail Albugis, Gafar

Kalao’s Maritime Journal, 2020 Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Pengendalian pompa air otomatis sangat diperlukan, karena pengendalian yang ada secara umum dikendalikan secara manual. Disamping kebutuhan pengoperasian pompa, perancangan pompa yang dibuat dapat bekerja secara bergantian. Perancangan diaplikasikan untuk pengendalian tiga level, maka dipergunakan tiga buah pompa dimana setiap level menggunakan satu buah pompa yang dapat beroperasi bergantian, perancangan dimulai dengan dengan merancang sistem kemudian dilanjutkan dengan Bahasa assembler. Proses kompilasi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak MPLAB produksi microchip. Setelah proses perancangan sukses dilakukan perekaman program kedalam ROM yang terdapat pada Mikrokontroler PIC 16C54. Perangkat keras diimplementasikan dengan kombinasi gerbang- gerbang logika yang ada pada IC 4011 dan IC 1439 Setelah uji coba dan dilakukan pengamatan, sistem yang dibuat telah memeperlihatkan kinerja yang baik sebagaimana diharapkan, perancangan akan bekerja sesuai dengan sensor deteksi level zat cair yang diberikan pada masing-masing level bak penampungan, sensor level zat cair minimum menandakan bahwa air pada bak telah kosong, kemudian secara otomatis akan menyalakan pompa. Sedangkan sensor level zat cair maksimum menandakan bahwa air pada bak yang sedang diisi telah penuh dan secara otomatis akan mematikan pompa, sistem akan bekerja secara berurutan dari level 1 sampai level 3, sistem dilengkapi dengan sensor kondisi ada atau tidak zat cair pada bak penampungan dasar. Jika terdeteksi bahwa bak penampungan dasar tidak memiliki memiliki cadangan zat cair atau kering, maka secara otomatis keseluruhan pompa tidak akan berfungsi dan alarm akan berbunyi dan digunnakan sebagai proteksi terhadap kerusakan pompa akibat tidak ada zat cair yang dihisap dari sumber.

Moejiono, Moejiono

Kalao’s Maritime Journal, 2020 Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

Bidang perhubungan merupakan sektor industri yang sangat komplek dengan berbagai jenis kompetensi yang dibutuhkan. Perhubungan tidak sekedar transportasi, tapi juga logistik dan konektifitas. Keunggulan disektor perhubungan harus ditunjang dengan kualitas sumber daya manusia/ tenaga kerja yang efisien yang berorientasi pada pemanfaat teknologi informasi yang mumpuni. SDM harus mengikuti kemajuan industri dan bukan sebaliknya. Konsep inilah yang melahirkan kompetensi-kompetensi baru yang berlaku secara global (global recoqnized). Kompetensi SDM harus masuk dalam suatu kerangka kualifikasi dan industri maritim menjadi batang tubuhnya. Untuk itu baik kerangka maupun batang tubuh harus benar-benar dapat dipetakan dalam bentuk peta okupasi sehingga tidak akan ada gap antara kebutuhan industri dengan ketersediaan SDMnya. Pada paper ini penulis memetakan seluruh diklat pelayaran baik Kompetensi Kepelautan (Nomor PK. 07/Bpsdmp-2016, Tentang Kurikulum Program Pendidikan Dan Pelatihan Pembentukan Dan Peningkatan Kompetensi Di Bidang Pelayaran) maupun teknis fungsional (Sk. 416 tahun2014, tentang Kurikulum Diklat Teknis Fungsional) , dari hasil pemetaan diperoleh draft rancangan Peta Okupasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pelayaran yang mungkin dapat digunakan sebagai pemikiran bersama dan untuk mengawali desain penetapan SKKNI bidang pelayaran yang lebih komprehensif.

Hanik, Nur Rokhimah; Harsono, Sri

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah; 1. Untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran komparatif yang diintegrasikan dengan pendekatan kolaboratif pada mata kuliah Anatomi Tumbuhan ditinjau dari kemampuan analisis mahasiswa. 2. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa setelah setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian eksperimental. Subyek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa semester II regular program studi pendidikan Biologi FKIP Univet Bantara Sukoharjo angkatan 2017/2018 sebanyak 12 orang.Waktu penelitian mulai bulan April sampai Juli 2018. Hasil belajar (kemampuan Analisis) yang diukur adalah hasil pre test dan pos-tes setelah selesai proses pembelajaran dengan pendekatan kolaboratif yang berbasis komparatif. Tehnik pengumpulan data dengan test dan analisis data dengan Uji Mann Whetney. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa;  1. Model pembelajaran Komparasi yang diintegrasikan dengan pendekatan kolaboratif pada mata kuliah Anatomi Tumbuhan sangat efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa 2.  Model pembelajaran Komparasi yang diintegrasikan dengan pendekatan  kolaboratif  pada  mata  kuliah  Anatomi Tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar (kemampuan analisis) mahasiswa secara signifikan dari rata-rata 63,08 menjadi 85,77

Budi Hartono; Iwan Koerniawan; Ahmad Ashifuddin Aqham

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

In line with the development of science and technology today, a job that is done requires fast-paced data and information. By getting data and information quickly, the company has the ability to develop faster. Inventory is a very important part for a company. Inventory of goods is one of the tasks of logistics management in a company, namely support in the procurement of goods for the company. In order for this support to be utilized, it is necessary to plan and carry out in an integrated manner, which is interrelated and supports between related elements. CV Sinar Karya Ungaran is a private company which is engaged in the distributor of Electric tools. CV Sinar Karya is located on the road Dabo II / D30 RT6 Nitibuana, Ungaran Regency Semarang Tel. (024) 3584074 - 3584075. This company has a wide enough working area covering Central Java and DIY. Because the working area is quite extensive and the number of processes in and out of goods, the company must be more careful in calculating inventory. In the process of recording and counting inventory at this time the company is still using Microsoft Excel so there are still many obstacles. In the process of recording and counting inventory at this time the company still uses Microsoft Excel. One of the difficulties experienced is the frequent occurrence of errors in making inventory reports. Besides making reports takes longer because there is no computerized database system. With the development of technology, especially in the field of computers, the authors try to create a computer-based inventory program using Visual Basic 6.0. This is expected to help companies in making goods inventory more quickly and accurately.

Budiharjo, Sidiq Eko; Hadikurniawati, Wiwien

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Kemudahan proses pembelian rumah menyebabkan peningkatan permintaan akan produksi rumah. Citragrand merupakan satu dari banyak perusahaan  real estate di Semarang, Jawa Tengah. Penjualan yang tidak menentu setiap bulannya, membuat perusahaan kesulitan dalam menentukan target penjualan pada awal tahun dan juga dalam menentukan top product di tahun tersebut. Dengan masalah tersebut, perusahaan membutuhkan solusi yang dapat meramalkan penjualan di tahun mendatang, serta menentukan tipe rumah apa yang bisa menjadi top product hingga penjualan paling sedikit, sehingga dapat memperbaiki kualitas rumah dan menguntungkan perusahaan. Peramalan penjualan atau forecasting adalah metode analisa perhitungan dengan hasil perkiraan peristiwa di masa depan yang membutuhkan data masa lalu sebagai referensi dan memakai pendekatan kualitatif ataupun kuantitatif. Forecasting yang digunakan dalam hal ini menggunakan metode Double Exponential Smoothing. Selain di ramalkan penjualannya, juga dilakukan proses perangkingan produk perumahan terbaik yang dihitung menggunakan metode simple additive weighting (SAW). Dengan menggabungkan forecasting dan perangkingan produk, diharapkan mampu mengatasi salah satu masalah penjualan yang dialami oleh perusahaan Citragrand Semarang. Kedua metode ini dibuat dengan berbasis website yang dibangun dengan bahasa permrogaman PHP dan framework Codeigniter sebagai server program. Hasil dari sistem ini yaitu Sistem Pendukung keputusan dan peramalan dengan tujuan mendapatkan hasil top product dan peramalan penjualan untuk tahun berikutnya.