Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1061-1080 of 1,598

Analytics

Arni Arni; Basaria Manurung

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko terjadinya perdarahan postpartum, bila anemia terjadi sejak awal kehamilan dapat mengakibatkan terjadinya persalinan prematur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Paritas Ibu Dengan Anemia Pada Ibu Hamil TrimestER III Di Puskesmas Suka Makmur Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2022. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian dengan survei analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil Trimester III Di Puskesmas Suka Makmur Kabupaten Aceh Tenggara yaitu sebanyak 58 Orang. Jumlah sampel yang digunakan adalah 58 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik Total sampling. Teknik analisis data menggunakan chi square. hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dari 58 responden, ada pengaruh antara pengetahuan ibu  dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III dengan nilai p= 0,010, ada pengaruh antara paritas ibu  dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III  dengan nilai p= 0,038. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil untuk meningkatkan penyuluhan terkait kejadian anemia pada ibu hamil Trimester III. 

Dayanara Hazrati; Tiur Malasari Siregar

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) memperoleh E-LKPD yang valid dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (2) Untuk memperoleh E-LKPD yang praktis dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (3) memperoleh E-LKPD yang efektif dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan. Subjek penelitian ini adalah 1 orang guru dan 30 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 29 Medan dengan instrumen penelitian yang berupa lembar validasi RPP, lembar validasi materi dan media bahan ajar interaktif, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunujukkan bahwa : (1) E-LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan berdasarkan penilaian validator materi dan media, dengan perolehan skor rata-rata berturut-turut 3,68 dan 3,76 yang mana keduanya memperoleh kategori sangat layak (SL). (2) Ditinjau dari aspek kepraktisan, E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan praktis berdasarkan hasil angket respon siswa dan guru. Dari hasil angket respon siswa diperoleh nilai kepraktisan produk yaitu sebesar 79,31% dan hasil angket respon guru memperoleh nilai kepraktisan sebesar 91,66%. Dikarenakan hasil angket respon siswa dan guru berada pada kategori rentang 76%-100%, maka E-LKPD dikategorikan sangat praktis (3) Ditinjau dari aspek keefektifan, E-LKPD dinyatakan efektif. Hal ini dilihat dari: (a) tercapainya ketuntasan belajar secara klasikal yaitu sebanyak 93% siswa yang mengikuti pembelajaran mencapai nilai 65, (b) tercapainya indikator/ketuntasan tujuan pembelajaran, dimana rata-rata ketuntasan belajar individual sebesar 86,30 dan (c) siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran

Rosmanidar Rosmanidar; Basaria Manurung

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pospartum merupakan masa enam minggu sejak bayi lahir sampai organ-organ reproduksi wanita kembali kebentuk normal seperti sebelum hamil.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian postpartum blues Di Puskesmas Simpang Jaya Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian dengan survei analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 35 orang. Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square.  hasil yang diperoleh dari 35 responden, Ada pengaruh usia ibu terhadap postpartum blues dengan nilai p yaitu 0,000<0,05.  Ada pengaruh status kehamilan ibu terhadap postpartum blues dengan nilai p yaitu 0,008<0,05. Ada pengaruh pekerjaan ibu terhadap postpartum blues dengan nilai p yaitu 0,000<0,05.  Ada pengaruh dukungan suami terhadap postpartum blues  dengan nilai p yaitu 0,001<0,05.

Wardoyo Wardoyo; Irvan Iswandi; Kartini Kartini

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pendidikan merupakan sarana utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas atau mutu suatu sekolah. Orang tua semakin dituntut untuk memiliki animo dan strategi khusus dalam memilih sekolah bagi masa depan anak-anaknya. Sekarang ini begitu banyak orang tua yang termotivasi untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah berbasis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar animo dan faktor-faktor yang mempengaruhi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlotur Rijal Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animo orang tua sangat tinggi untuk menyekolahkan anak di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlotur Rijal Kroya Indramayu. Hal ini karena; 1) Ingin anaknya memiliki pengetahuan agama, 2) MI Nahdlotur Rijal memiliki kualitas KBM yang baik. 3) Lokasi madrasah dekat tempat tinggal. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya; 1) Animo masyarakat Desa Kroya, 2) Latar belakang pendidikan orangtua dan anak, 3) Lingkunga keluarga dan masyarakat Desa Kroya, 4) Sarana dan prasarana MI Nahdlotur Rijal.

Muzaro’ah

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Setiap guru memiliki kesulitan dan pengalaman mengajar  yang berbeda-beda. Untuk  meningkatkan pemahaman  metode belajar mengajar dan dalam mengatasi kesulitan belajar mengajar, maka dibutuhkan program yang dapat mendukung pengembangan kemampuan guru. Penelitian best practice merupakan salah satu proses pembelajaran bagi para pendidik untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab menjadi seorang guru bukanlah akhir dari proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, menginformasikan, meyakinkan, dan menyampaikan kepada pembaca mengenai sesuatu informasi  berbagi best practice baik berupa fakta, pendapat,  pengalaman , dan peristiwa/cerita. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus  Ayodya Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kegiatan penelitian ini  menggunakan metode  deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Tahapan penelitian ini meliputi: pengumpulan data, Reduksi dan kategorisasi data, Penampilan data, dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrument dihasilkan data bahwa motivasi dan keberhasilan guru dalam  kemampuan berbagi best practice sangat rendah. Jumlah  guru yang menjadi sasaran penelitian  keseluruhan berjumlah 37 orang. Guru yang pernah mengikuti pelatihan dalam  berbagi best practice di prosentasikan  hanya  5,4 % dan keberhasilan dalam menulis  karya sebagai laporan berbagi best practice berada pada angka 0 %. Kondisi ini terjadi karena   masih kurangnya  ilmu pengetahuan tentang pelaksanaan  berbagi best practice dan cara menulis laporan sebagai karya publikasi,  sarana dan prasarana yang belum memadai , waktu dan modal yang kurang mendukung. Hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai analisa awal kebutuhan pengembangan kompetensi guru, sehingga menciptakan guru-guru yang  kreatif , inovatif dan  dan produktif dalam  menciptakan  suasana  edukatif . dan dapat di rasakan kebermanfaatannya oleh dirinya sendiri maupun orang- orang yang ada di sekitarnya.

Tasalina Yohana Parameswari Gustam; Indropo Agusni; Djohar Nuswantoro

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penderita kusta tahun 2015 di Kota Surabaya tertinggi pertama adalah Kecamatan Kenjeran, disusul Kecamatan Semampir, dan Kecamatan Tandes. Ada beberapa faktor risiko yang memengaruhi kejadian kusta, salah satunya adalah tingkat ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat penghasilan dengan kejadian kusta. Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian case control  matching untuk mengetahui hubungan tingkat penghasilan dengan kejadian penyakit kusta MB pada warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Kenjeran, Semampir dan Tandes. Penelitian ini dilakukan antara bulan Januari-April 2017. Jumlah responden kasus sebanyak 28 orang dan kontrol sebanyak 28 orang, Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan penelusuran rekam medis. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan SPSS 16. Hasilnya didapatkan P value 0.003 < 0.05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat penghasilan dengan kejadian kusta dengan nilai OR 5.200 (1.427-18.948). Simpulan : Terdapat hubungan antara tingkat penghasilan dengan kejadian kusta di Kecamatan Kenjeran, Tandes dan Semampir. Responden yang memiliki tingkat penghasilan rendah berisiko 5.2 kali terkena kusta dibandingkan responden berpenghasilan tinggi.

Ridhowati Ridhowati; Nurlaela Nurlaela; Syafa’atun Syafa’atun

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Manusia merupakan  komponen  penting dalam  organisasi  yang akan bergerak dan melakukan aktifitas untuk mencapai tujuan. Keberhasilan suatu organisasi ditentukan dari kualitas orang-orang yang berada di dalamnya. Hasil yang diharapkan dalam pelatihan sumber daya manusia ini diantaranya dapat melatih mereka guna melaksanakan tugasnya dengan lebih baik. Mereka menyusun deskripsi pekerjaan yang lebih cocok dengan kedudukan pekerjaan mereka. Diharpakan dapat meningkatkan sistem manajemen kinerja karyawan supaya mereka merasa termotivasi serta dihargai atas pencapaiannya. Ini tidak hanya dapat menolong mereka melainkan akan tingkatkan keahlian mereka namun juga diharapkan dapat memebrikan kinerja  yang luar biasa dari sebelumnya. Diharapkan dapat menciptkana area kerja yang lebih sehat serta nyaman baik dengan sesame karyawan maupun atasan.

Rahmanti, Ainnur; haksara, endro

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hemodialisa merupakan tindakan yang digunakan untuk menangani pasien CKD. Tindakan ini dapat mempengaruhi psikologis pasien CKD karena harus dilakukan suumur hidup, pasien menjadi ketergantungan pada mesin yang pelaksanaannya rumit dan membutuhkan waktu yang lama serta memerlukan biaya yang relative besar. Sehingga pasien menjadi bosan, malas menjalani hemodialisa, kualitas hidup menurun dan bisa berakibat kematian. Kecemasan ini salah satu hal yang dikeluhkan oleh pasien-pasien hemodialisa. Penerapan aromatherapy lavender sebanyak 0.6 ml selama 1 x 30 menit merupakan salah satu terapi nonfarmakologi yang aman untuk mengurangi tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan aromatherapy lavender dapat menurunkan tingkat kecemasan pasien CKD yang akan menjalani hemodialisa di Rumkit Tk. II dr. Soedjono Magelang. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Subjek yang digunakan sebanyak 2 orang dengan kriteria pasien hemodialisa, pasien yang tidak mempunyai riwayat alergi terhadap aromatherapy lavender, pasien sadar dan dapat berkomunikasi, pasien yang bersedia menjadi responden, pasien yang menjalani tingkat kecemasan sedang dengan lembar penilaian HRS-A (score 21-27). Berdasarkan analisa data didapatkan hasil bahwa subyek I mengalami penurunan dari score kecemasan 27 (sedang) menjadi 19 (ringan) dan subyek II dari score kecemasan 24 (sedang) menjadi 17 (ringan). Kesimpulan penerapan aromatherapy lavender efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani hemodialis. Penerapan aromatherapy lavender direkomendasikan untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa.

Anita Sriwaty Pardede

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Perubahan demografi akan berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan lanjut usia (lansia) baik secara individu maupun dalam kaitannya dengan keluarga dan masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah penduduk lansia harus diupayakan agar kelompok lansia tetap mempunyai kondisi fisik dan mental yang prima untuk menjadi sumberdaya manusia yang optimal. Masalah gizi yang umum terjadi pada lansia selain kekurangan gizi juga kelebihan gizi  yang memacu timbulnya  penyakit degeneratif  seperti penyakit  jantung  koroner,  hipertensi,  diabetes  mellitus,  batu empedu, gout (reumatik), ginjal, sirosis hati dan kanker. Sehingga dengan peningkatan status gizi pada lansia diharapkan keadaan kesehatan dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan (Dep.Kes. RI, 2000).             Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dimana variabel terikat (dependen) yaitu Status Gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan karakteristik lansia (umur, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pendapatan), perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan sebagai variabel bebas (independen). Penulis melakukan observasi atau pengukuran  pada  saat bersamaan dan wawancara food recall. Penelitian dilakukan di Wredha Rineksa daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok dengan jumlah 110 orang lansia. Pemilihan lokasi dengan alasan Wredha Rineksa merupakan rumah singgah (sekarang disebut Pos Pembinaan Terpadu). Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah : Kuesioner tentang karakteristik lansia, perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan, Format Form Food Recall 24 jam, Alat ukur Tinggi Badan yaitu Microtoise dan Berat Badan dengan timbangan Seca Digital, KMS Lansia.             Hasil penelitian adalah : Sebagian besar (56,4%) lansia di Wredha Rineksa (WR) daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok berstatus gizi normal, dengan rata-rata IMT 23,5 kg/m² dengan nilai terendah 16 kg/m² dan tertinggi 32,8 kg/m², sedangkan status gizi lebih dengan IMT > 25 kg/m²  adalah  33,6% ; Karakteristik lansia umur > 60 tahun (59,1%), perempuan (73,6%), berstatus kawin (71,8%), berpendidikan menengah (50,9%), tidak bekerja (84,5%), dan tingkat pendapatan rendah  sebanyak 62,7%. Sebagian besar lansia tidak mempunyai kebiasaan merokok (91,8%), dan aktivitas fisik  dengan aktivitas sedang 37,3%. Asupan Konsumsi lansia di WR rata-rata kurang dari Angka Kecukupan Gizi, hanya asupan protein yang lebih dari AKG. Asupan rata-rata konsumsi energi pada laki-laki 87,73% dan perempuan 95,5% dari AKG ; rata-rata konsumsi karbohidrat pada laki-laki 89% dan perempuan 91% dari AKG ;  rata-rata konsumsi protein pada laki-laki 138% dan perempuan 131% dari AKG ;  rata-rata konsumsi lemak pada laki-laki 83,6% dan perempuan 77,8% dari AKG. Pada penelitian ini didapatkan  hubungan yang bermakna antara umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan asupan energi dengan status gizi.    

Ridwan Ridwan; Aulia Ar Rakhman Awaludin; Nani Mulyani; Sriyono Sriyono; Aswin Fitriansyah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan PKM ini adalah untuk mengoptimalkan proses pembelajaran pada masa era new normal yakni diperlukan pelatihan dan pendampingan guru meningkatkan kompetensi pedagogik dalam mendesain e-didaktik pada proses pembelajaran yang efektif  yang disesuaikan dengan kondisi siswa agar bisa paham materi yang disampaikan guru. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini bermitra dengan guru-guru SDN 01 Pagi Setu Cipayung, Jakarta Timur. Tercatat 30 orang guru SDN 01 Pagi Setu dari berbagai sekolah yang ada di SDN 01 Setu, Cipayung. Metode yang digunakan service  learning, dimana kegiatan pelatihan dan pendampingan  dilakukan dalam pada tahap  pelatihan dengan  tatap  maya  (synchronous)  bertempat di SDN 01 Setu, Cipayung dan  pendampingan dengan waktu yang berbeda (asynchronous), sehingga bahan ajar yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik untuk dapat diaplikasikan di kelas. Hasil PKM berupa seluruh  rangkaian  kegiatan termasuk dalam kategori  sangat  baik. Pengetahuan  peserta  mengenai e-didaktika, etnomatematika  dan teknologi dapat  digolongkan  baik.

M. Taufik Trimanda; Nahar Maganda Saragih

Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam melakukan kegiatan di lapangan oleh karyawan PT. Aluminium Hijau, ketidaksesuaian pekerjaan sering terjadi. Kesenjangan ini dapat berupa keterlambatan waktu dalam bekerja karena masih adanya pegawai yang belum maksimal dalam bekerja. Maka dengan demikian perusahaan harus melakukan pengawasan terhadap seluruh karyawan agar kinerja dapat maksimal dan sesuai dengan target sebelumnya. Jumlah sampel yang diambil dari PT. Green Aluminium sebanyak 50 orang, dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Model yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda dan diolah menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan pada PT. Aluminium Hijau. Namun hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa motivasi tidak berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan PT. Aluminium Hijau. Sedangkan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan kerja dan motivasi secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Dan dapat diketahui bahwa Adjusted R Square sebesar 0,761 yang dapat disebut dengan koefisien determinasi yang dalam hal ini berarti 76,1% kinerja karyawan dapat diperoleh dan dijelaskan oleh pelatihan kerja dan motivasi. Sedangkan sisanya 100% - 76,1% = 23,9% dijelaskan oleh faktor atau variabel lain di luar model, seperti disiplin kerja, insentif, lingkungan kerja dan lain-lain.

Rofingatul Hasanah; Wasisto Utomo; Musfardi Rustam

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Secara umum populasi lansia di Indonesia setiap tahunnya diperkirakan mengalami peningkatan. Tingginya angka populasi lansia akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan salah satunya adalah penyakit hipertensi. Lansia penderita hipertensi seringkali mengeluh tidak dapat beraktivitas sehari-harinya karena tekanan darah naik. Aktivitas fisik sangat baik untuk kesehatan karena membuat tubuh tetap bugar dan sehat, terutama bagi lansia yang memiliki tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Simpang Tiga. Metode yang digunakan adalah kuantitaif denan desain penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 responden lansia penderita hipertensi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan mengisi kuesioner aktivitas fisik yang berisi 8 pertanyaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sebanyak 31 orang responden memiliki aktivitas fisik yang ringan (45,6%), kemudian sebanyak 26 orang responden memilki aktivitas fisik yang sedang (38,2%). Dan  sisanya sebanyak 11 orang responden memiliki aktivitas fisik yang berat (16,2%).  

Aulia Mutiara Hikmah; Zahara Fadilla; Laili Safitri; Nurkhalisa Nurkhalisa

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Masyarakat khususnya remaja ingin tampil menarik di dalam pergaulannya. Remaja banyak yang mengikuti tren yang mereka lihat di media sosial, salah satunya adalah penggunaan tato di tubuh mereka. Tetapi, karena keluarga mereka sangat melarang penggunaan tato permanen itu baik karena urusan agama dan kesehatan, mereka mencari alternatif dengan menggunakan tato temporer. Banyak dari mereka belum mengetahui kandungan tato temporer seperti hena ataupun stiker tato yang mereka gunakan. Bahan tato temporer itu ditambahkan dengan senyawa berbahaya seperti PPD dan logam berat agar warna yang dihasilkan menjadi lebih baik. Tetapi PPD dan logam berat dapat mengganggu kesehatan mereka. Oleh karena itu, perlu diberikan edukasi tentang penggunaan tato temporer dan bahaya yang ditimbulkan ketika menggunakan tato temporer itu. Kegiatan Abdimas telah dilaksanakan di Lingkungan RT 02 RW 01 Kelurahan Rawa Buaya dengan jumlah peserta abdimas sebanyak 26 orang. Peserta abdimas didominasi oleh perempuan sebanyak 25 orang (96%) dan 1 orang laki laki (4%). Pengetahuan warga abdimas mengenai bahaya tato temporer meningkat sebanyak 92,31 % dari sebelum dilakukan pemaparan materi.

Rahmat Hidayat; Asrindah Nasution; M.amri Nasution

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Saat ini, banyak orang memperhatikan peningkatan jumlah orang terpelajar yang mempelajari siswa dan mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif. Seiring kemajuan teknologi, orang lebih cenderung menggunakan smartphone daripada belajar dan membaca buku. Karena buku adalah kumpulan ilmu. Hal inilah yang dialami oleh Sekolah Mitra Tim Pengusul. Selain meningkatkan motivasi belajar siswa, terdapat strategi pengajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu mata pelajaran, khususnya bahasa Inggris. Hal ini berdasarkan temuan observasi awal yang dilakukan oleh tim pengusul. Permasalahan mitra yaitu perpustakaan sekolah tersebut dapat dikatakan masih sangat jauh dari kata layak, baik dari kuantitas siswa atau kualitas pemebelajarannya.             Sistem pembelajaran yang menggunakan metode kolot membuat siswa kurang semangat untuk mempermainkan dan menerima pembelajaran seolah-olah. Oleh karena itu, tim tutor ingin menerapkan metode paper-hanging untuk meningkatkan kosa kata dan tata bahasa, serta menulis dan belajar bahasa Inggris. Selain pengembangan strategi pembelajaran yang lebih baik, permasalahan mitra yang terlihat di lorong adalah minimnya perlengkapan sekolah. Hal ini terlihat saat guru mengamati kelas untuk pertama kalinya. Guru memperhatikan bahwa guru tidak menggunakan papan tulis selama pelajaran. Guru menggunakan media untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif. Dengan penambahan media pembelajaran, kemampuan belajar siswa meningkat, meskipun pembelajaran hanya dilakukan secara terbatas. Tidaklah sulit bagi seorang guru untuk menciptakan sebuah media yang dapat menginspirasi siswa agar lebih tertarik untuk belajar. Guru harus mencermati media yang digunakan saat mengajar siswa. Diharapkan inisiatif Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dapat memberikan solusi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerjanya dengan memperbolehkan guru menggunakan teknologi pendidikan sekaligus memperbolehkan siswa menggunakan teknologi pendidikan selama di sekolah.      

Mesi Dewi Wanti; Salmi Wati; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 orang satu kelompok dengan memperhatikan keheterogenan kelompok, berkerjasama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1 SMK Negeri 1 Koto Baru serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat langkah-langkah model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1, wawancara dengan guru PAI dan siswa kelas XI Multi 1 serta  dokumentasi seperti RPP. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa langkah-langkah pengembangan yang diterapkan kurang sesuai dengan teori yang telah dijabarkan oleh Rusman seperti guru membagi kelompok dengan cara berhitung yang membuat kelompok kurang heterogen yang mana salah satu ciri khas kooperatif adalah kelompok yang berbentuk heterogen, lalu di dalam kelompok ada yang beranggota 6 orang yang disebab kan oleh kondisi atau jumlah siswa yang berlebih. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, setelah persentasi guru mengevaluasi dengan memberikan tugas latihan secara individu dan selesai mengerjakan latihan guru memberikan penjelasan materi yang masih diragukan lalu guru menutup pembelajaran. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw, faktor penghambat yaitu saat penempatan kelompok membutuh kan lebih banyak waktu, siswa kurang serius dalam berdiskusi sehingga membuat anggota kelompok lain terganggu, dan ada juga siswa kurang percaya diri saat berdiskusi. Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw yaitu memicu siswa lebih aktif serta bebas mengemukakan pendapat saat diskusi, meningkatkan daya ingat siswa, meningkatkan hasil belajar, membuat siswa lebih percaya diri, dan meningkatkan keterampilan kerja sama dalam kelompok saat berdiskusi.

Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Ahmad Rizal; Lannasari, Lannasari

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Identifikasi yang salah menyebabkan pasien menerima prosedur tindakan medis yang tidak benar. Kesalahan yang mengakibatkan pasien cedera dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penerapan identifikasi dalam melakasakan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan merupakan study kasus. Peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu ruangan perawatan rumah sakit di Bogor. Instrumen penelitian menggunakan lembar cecklist yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur identifikasi pasien di rumah sakit tersebut. Peneliti melakukan pengamatan kepada 5 orang perawat setiap hari dalam jangka waktu 5 hari berturut-turut. Hasil observasi didapatkan masih ada perawat yang belum patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Operasional Prosedur Identifikasi Pasien. Hasil wawancara didapatkan bahwa; “…SPO tersebut sudah disosialisasikan oleh kepala ruangan, perawat sudah memahaminya. Tetapi saat akan melakukan tindakan kepada pasien langkah-langkah identifikasi tidak dilakukan…” Kesimpulan hasil penelitian yaitu Identifikasi Pasien yang dilakukan oleh perawat belum optimal.

Datin Suhailah; Yesi Hasneli N; Herlina Herlina

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan jumlah penderita sangat tinggi  didunia. Penyakit diabetes ini merupakan penyakit yang memerlukan waktu cukup lama untuk diobati serta dapat membuat penderitanya merasa putus asa akan kesembuhannya. Untuk penatalaksanaan pengobatan diabetes ini dukungan keluarga sangat dibutuhkan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Sail Kota Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 120 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan  Berdasarkan dari tabel 8 diatas menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga baik yakni 62 responden (51,7%) dan 58 responden (48.3%) menunjukkan dukungan keluarga buruk. Kesimpulan: Dukungan keluarga yang diberikan kepada penderita diabetes berada pada kategori dukungan yang baik. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan disarankan kepada masyarakat (khususnya yang menderita diabetes melitus) dan keluarga agar dapat memberikan dukungannya dalam penatalaksanaan pengobatan pada penderita diabetes mellitus.    

Nur Khotifah Siregar; Taufiq Risal, S.T, M.M

Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kepemimpinan dan disiplin kerja memegang peranan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Kantor Bapelitbangda Kab. Padang Lawas Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bapelitbangda Kab. Padang Lawas Utara dan sampel penelitian sebanyak 79 orang/responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan media angket (kuesioner) dan metode wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, kepemimpinan dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada kantor Bapelitbangda Kab. Padang Lawas Utara

Okta Millenia Putri; Ulul Azmiyah; Laily Muzdalifah

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Café Merci merupakan café baru yang sangat familiar dikalangan remaja , café ini memiliki store atmosphere yang sangat bagus sehingga menimbulkan niat beli kepada konsumen melalui positive emosion, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran store atmosphere dan niat beli melalui positive emosion dari konsumen café merci. Hipotetis dalam penelitian ini ada tiga. Hipotesis pertama store atmosphere berpengaruh positif signifikan terhadap positive emosion, hipotesis dua store atmosphere berpengaruh positif signifikan terhadap niat beli, hipotesis tiga positive emosion berpengaruh signifikan terhadap niat beli. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantatif dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS). populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang mengunjungi café merci Sidoarjo. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan memilih 100 orang pengunjung café mweci sebagai sampel. Teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menjelaskan bahwa store atmosphere berpengaruh positif signifikan terhadap positive emosion,selanjtunya store atmosphere berpengaruh positif signifikan terhadap niat beli, dan positive emosion berpengaruh signifikan terhadap niat beli

Rahayu, Ria; Rianty, Ida; Yennizar

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Kartu kata bergambar merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat mendongkrak minat belajar anak usia dini, dengan kartu kata bergambar akan melahirkan suasana belajar yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan pra siklus, siklus I, siklus II, persentase prasiklus 70% BB, 30% MB, dan pada siklus I 40% BB, 20% MB, 20% BSH, 20% BSB, dan siklus II 0 % BB,  10% MB, 10% BSH, 80% BSB, hasil siklus tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pra siklus anak BB 7 orang anak pada siklus I BB menjadi 4 orang anak, artinya meningkat 50% dan pada siklus II anak BB menjadi 0 yang menunjukkan kemampuan berbahasa anak meningkat 100% pada siklus II. Kesimpulan bahwa dengan penggunaan kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini