Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1001-1020 of 1,897

Analytics

Natalia Melantika; Imanuel Wellem; Walter Obon

Jurnal Projemen UNIPA 2023 Universitas Nusa Nipa Maumere

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Kantor Desa Wolomotong dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja pada Desa Wolomotong ditinjau dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses operasi internal, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara, kuisioner dan metode dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Aparat Desa berjumlah 12 orang, BPD berjumlah 9 orang dan Masyarakat Desa Wolomotong berjumlah 370 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh untuk Aparat Desa dan BPD sedangkan accidental sampling untuk masyarakat Desa Wolomotong dengan menggunakan rumus slovin dan mendapat 79 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase tanggapan responden untuk perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah 65.28% dikategorikan cukup baik, Persentase tanggapan responden untuk perspektif proses operasi internal adalah 59.12% dikategorikan cukup baik, Persentase tanggapan responden untuk perspektif pelanggan adalah 55.23% dikategorikan kurang baik, Persentase tanggapan responden untuk perspektif perspektif keuangan (financial perspective) adalah 50.61% dikategorikan cukup baik. Secara keseluruhan kinerja organisasi pada Kantor Desa Wolomotong Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka adalah 58.91% dengan kategori cukup baik..

Marianne Lukytha Tangdililing; Vip Pramarta

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

aboratorium memainkan peran penting dalam dunia kesehatan dengan memberikan informasi diagnostik yang akurat dan tepat waktu. Mutu pelayanan laboratorium secara langsung mempengaruhi perawatan pasien dan keputusan pengobatan. Dalam beberapa tahun terakhir, implementasi Sistem Informasi Laboratorium (LIS) telah secara signifikan berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran LIS dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.Studi ini difokuskan pada tinjauan literatur yang terkait dengan dampak LIS pada operasional laboratorium dan pengaruhnya terhadap berbagai aspek mutu pelayanan. Temuan menunjukkan bahwa LIS memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi proses laboratorium melalui otomatisasi, pengelolaan alur kerja yang terstruktur, dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik. Sistem ini juga berkontribusi secara signifikan terhadap akurasi hasil pengujian melalui pencatatan data elektronik dan mekanisme validasi otomatis.   Selain itu, LIS memungkinkan pengelolaan data terintegrasi, memfasilitasi akses cepat ke informasi pasien, hasil pengujian, dan data terkait laboratorium lainnya, sehingga meningkatkan analisis data dan proses pengambilan keputusan.Selain itu, LIS memfasilitasi pengelolaan alur kerja yang efisien, mengurangi waktu respons, dan memastikan pengiriman hasil pengujian tepat waktu. Sistem ini juga meningkatkan praktik pengendalian kualitas dengan menyediakan alat untuk pemantauan kualitas rutin, analisis tren, dan identifikasi penyimpangan dari standar mutu secara tepat waktu. Implementasi LIS membutuhkan pelatihan dan dukungan yang tepat untuk memaksimalkan potensinya dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.Sebagai kesimpulan, integrasi Sistem Informasi Laboratorium dalam pengaturan laboratorium memiliki peran krusial dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium. LIS meningkatkan efisiensi operasional, akurasi hasil pengujian, pengelolaan data, alur kerja, dan praktik pengendalian kualitas. Disarankan agar laboratorium mempertimbangkan adopsi dan optimalisasi LIS untuk memaksimalkan manfaatnya dan memberikan pelayanan laboratorium berkualitas tinggi.  

Achmad Nazarudin; Aan widiyono

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Keprihatinan atas lunturnya budaya kearifan lokal jepara dilatar belakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian budaya lokal. Salah satu penyebab lunturnya budaya kearifan lokal jepara adalah generasi muda yang tidak mau meneruskan atau melestarikan kearifan lokal. Seperti halnya didesa kendeng sidialit desa yang terkenal sebagai salah satu desa budaya yang mayoritas warganya berkecimpung didunia hiburan wayang kulit, kekhawatiran para pengrawit yang ada di desa kendeng sidialit atas kelestarian budaya wayang kulit menjadi salah satu gejala akan lunturnya citra desa kendeng sidialit sebagai desa budaya. Hadirnya kurikulum merdeka di tingkat sekolah dasar membuka peluang agar budaya kearifan lokal jepara dapat di lestarikan sekaligus ajang untuk membentuk profil pelajar Pancasila(P5). Melalui budaya kearifan lokal, profil pelajar Pancasila dapat kita temukan, setiap nilai-nilai yang terkandung di profil pelajar pancasila dapat kita temukan melalui kearifan lokal jepara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kurikulum merdeka mampu menjadi ajang untuk melestarikan budaya kearifan lokal guna membentuk profil pelajar Pancasila (P5) yang berlangsung di SD N 01 Kendeng Sidialit. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan bagaimana trasformasi kurikulum merdeka sebagai upaya untuk melestarikan budaya kearifan lokal guna membentuk profil pelajar Pancasila yang terkandung di dalam budaya kearifan lokal   Kata kunci: Kearifan Lokal, Kurikulum Merdeka, Profil Pelajar Pancasila, Kota Jepara.

Yohanes Yohanes; Imanuel Wellem

Jurnal Projemen UNIPA 2023 Universitas Nusa Nipa Maumere

Menghadapi persaingan di era global ini organisasi dituntut untuk bekerja lebih efisien dan efektif, dikarenakan persaingan yang semakin ketat   menyebabkan organisasi harus mampu meningkatkan daya saing dalam rangka menjaga dan mempertahankan mutu kualitas dari organisasi tersebut. Organisasi sebagai sektor publik yang menggunakan dana publik untuk menyediakan kebutuhan barang dan jasa publik bagi masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase tanggapan responden untuk perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah 65.28% dikategorikan cukup baik, Persentase tanggapan responden untuk perspektif proses operasi internal adalah 59.12% dikategorikan cukup baik, Persentase tanggapan responden untuk perspektif pelanggan adalah 55.23% dikategorikan kurang baik, Persentase tanggapan responden untuk perspektif perspektif keuangan (financial perspective) adalah 50.61% dikategorikan cukup baik. Secara keseluruhan kinerja organisasi pada Kantor Desa Wolomotong Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka adalah 58.91% dengan kategori cukup baik..

Anastasia Nirma Ninu; Imanuel Wellem; Paulus Juru

Jurnal Projemen UNIPA 2023 Universitas Nusa Nipa Maumere

Latar belakang penelitian ini adalah proses perencanaan SDM dalam menganalisis evaluasi beban kerja bidan.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan tenaga bidan di Puskesmas Paga. Berdasarkan rancangan penelitian metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dengan teknik Work sampling dan dianalisisdengan menggunakan metode Workload Indicator Staff Need (WISN) untuk menentukan kebutuhan tenaga bidan. Hasil pengamatan jumlah beban kerja tenaga bidan pada poli KIA 82,1%, Poli KB 82,5% dan Poli Mtbs 65,9%. Hasil analisis melalui metode Workload Indicator Staff Need (WISN) diperoleh tenaga bidan pada poli KIA 2 orang, Poli KB 2 orang dan Poli Mtbs 1 orang. Total kebutuhan tenaga bidan secara keseluruhan sudah optimal karena tenaga suka rela (TKS) juga dihitungkan maka rasio WISN = 1. Apabila TKS tidak dihitungkan maka rasio WISN = 0,33 artinya kekurangan tenaga bidan karena rasio lebih kecil dari 1.

Yusril Andrianto; Yuniningsih Yuniningsih

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Penelitian ini memiliki tujuan dengan transformasi digital mampu meningkatkan keefektifan dalam pengelolaan permasalahan berkas tagihan kesehatan di PLN Unit Distribusi Induk Jawa Timur. Permasalahan yang terjadi berkas atau laporan yang hilang atau terselip. Oleh karena itu diperlukan penerapan kinerja pada berkas yang hilang atau terselip. Metode yang digunakan adalah pendampingan untuk melakukan monitoring. Implementasi pada penyelesaian permasalahan yang terjadi meliputi beberapa tahapan, yaitu analisa, proses, dan implementasi Proses pengelolaan berkas tagihan kesehatan yang terdiri dari pengecekkan, penginputan, dan pemrosesan yang dioptimalkan dengan Transformasi Digital dapat dideskripsikan memiliki nilai keefektifan yang tinggi. Proses yang terjadi memiliki nilai efisien dan efektif tinggi, karena hal tersebut mengurangi waktu pencarian. Penginputan berkas tagihan menjadikan sistem input mudah karena memiliki user interface yang mudah dipahami. Faktor yang mempengaruhi adalah berkas terselip, data tagihan tidak terdaftar, tidak akurat, data yang duplikat, penyimpanan berkas yang dapat dikatakan kurang terbaharui, dan sumber daya manusia (SDM) yang kurang teliti .

Nuraini Nuraini; Ninik Tri Hartanti; Angga Arindra Shonta; Irma Rofni Wulandari; Banu Santoso +1 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Pemanfaatan teknologi bagi CV. Global Mitra Perkasa dengan menggunakan WhatsApp sebagai media koordinasi proyek, tidak sesuai untuk manajemen proyek yang terstruktur. Untuk mengatasi masalah yang ada pada mitra, maka pada pengabdian ini akan dibangun sebuah aplikasi manajemen proyek dengan mengimplementasikan Application Programming Interface (API) yang terintegrasi dengan aplikasi mobile berbasis Android untuk memudahkan manajemen dan dokumentasi proyek secara terstruktur dalam satu sistem internal perusahaan. Metode pengabdian ini dimulai dari analisa masalah kemudian dicari penentuan solusinya, dilanjutkan dengan pembuatan aplikasi dan testing aplikasi, jika sudah tidak ditemukan bug kemudian dilanjutkan testing menggunakan data pekerjaan proyek sekaligus evaluasi dan tahap terakhir adalah implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan administrasi dan koordinasi lebih terstruktur, dan efisien dalam pelaksanaan proyek. Hal ini berdampak pada meningkatnya efektivitas dan efisiensi dalam manajemen proyek, mengurangi risiko kehilangan data, serta mempercepat proses dokumentasi progres proyek. Saran penelitian selanjutnya adalah menambah fitur edit untuk memungkinkan admin melakukan perubahan pada data proyek, serta menambah fitur pemantauan progres proyek secara real-time dan integrasi dengan alat manajemen proyek lainnya.

Yerry Soumokil; Alwia Said Pattimura; Ahmad Janwar Pattimura

Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Appendisitis adalah peradangan pada appendix vermiformis, yang memerlukan tindakan bedah segera. Keluhan yang menonjol pada pasien pasca apendiktomi adalah gangguan rasa nyaman nyeri. Tindakan farmakologis biasanya diberikan analgetik, dan terapi non farmakologis digunakan sebagai pendamping obat. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi nyeri adalah dengan teknik relaksasi nafas dalam. Teknik pernapasan relaksasi adalah tindakan asuhan keperawatan, dimana perawat mengajarkan pada pasien cara melakukan teknik nafas dalam / pernapasan secara perlahan (tahan inspirasi secara maksimal) dan menghembuskan nafas secara perlahan. Tujuan penerapan ini adalah untuk menurunkan intensitas nyeri pasien post operasi apendisitis di ruang UGD Puskesmas Latu. Penulisan laporan akhir studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan dan berbasis Evidence Based Practice. Analisis studi kasus dilakukan pada 1 pasien post operasi apendisitis dengan fokus intervensi tehnik relaksasi nafas dalam. Hasil Setelah dilakukan tehnik relaksasi nafas sehari 2 kali selama 20-30 menit, yang dilakukan satu jam sebelum pemberian analgetik, selama 1 hari berturut turut, pasien post operasi apendiktomi terdapat penurunan skala nyeri. Pasien skala nyeri 7 turun menjadi skala nyeri 4. Intervensi tehnik relaksasi nafas dalam dapat diterapkan untuk pasien post operasi lainnya, yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit.

Rahmat Riyanto; Ida Syamsu Roidah

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Sampah adalah bahan yang tersisa dari penggunaan produk dan tidak memiliki nilai guna, namun tetap dapat menjadi barang berharga jika melewati proses daur ulang. Lebih dari 60% sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan sampah organik. Di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar terdapat komunitas kelompok bank sampah yang bertujuan mengelola sampah anorganik yang terkumpul dari sisa sisa limbah rumah tangga masyarakat setempat, sedangkan sampah organik rumah tangga belum terkelola dengan baik. Oleh karena itu, melihat kondisi tersebut munculah ide untuk mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna yaitu eco enzyme. Eco enzyme merupakan cairan hasil proses fermentasi dari limbah organik, gula dan air. Cairan ini merupakan cairan serbaguna yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan oleh manusia, hewan atauapun lingkungan.Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai tahap yaitu wawancara dan observasi secara langsung kepada masyarakat, konsultasi dan uji coba atau praktek pembuatan eco enzyme serta dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan juga dengan harapan meningkatkan kesadaran, pengetahuan serta kreativitas masyarakat dalam pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna.  

Annisa Rahma Aulia; Anzelina Putri; Nila Alfiatunnikmah; Tenesya Dara Saski; Febrina Dafit

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Referring to the Big Indonesian Dictionary (KBBI), Literacy is the ability to write and read. And based on the Regulation of the Minister of Education and Culture number 23 of 2015, the School Literacy Movement (GLS) strengthens the moral development movement. The School Literacy Movement (GLS), which has been launched by the government, aims to increase interest in reading and familiarize students with reading routines. This research was conducted by the author in order to find out how the process and implementation of literacy programs in several elementary schools in Pekanbaru City and Kampar Regency. Regarding the elementary schools that were used as research objects, namely SDN 024 Tarai Bangun, SDN 037 Karya Indah, SDN 017 Pandau Jaya, and SDIT Az-zuhra. Which of the literacy implementation programs that we observed included Reading-Writing Literacy, Numeracy. Science Literacy, Cultural and Citizenship Literacy, Financial Literacy, and Digital Literacy. By conducting interviews and observations as the method used. The results of this study are intended to add insight regarding the successful implementation of literacy programs, challenges and suggestions.  

Fitro Nur Hakim; Eko Wahyu Wibowo

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2023 UNIVERSITAS STEKOM

The development of information technology brought a lot of impact on education, both positive and negative impacts. One positive impact is involved the development of instructional media for school students. This study takes a case study at SMK Grafika Bakti Nusantara Semarang.Proses data collection using interviews, observation and literature study. Dsesign in this study using ADDIE method approach. Results of this research is an interactive multimedia used by students to study the structure of earth and rock interactively. The animation and music will help the students to reduce boredom in the learning process. In learning media earth and rock structure is also equipped with a quiz that can be accessed directly by students to measure the level of students' understanding of the material structure of the earth and rocks are studied. Material quiz built using database that allows administrators to update the material question.

Maya Lisa Haupea; A. Bahasoan; Pieter S. Soselisa

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2023 Universitas 17 Agustus 1945

This research is a descriptive qualitative research. Aims to describe and explain the Public Perception of the Nomination Process of the Head of the Seith Village Government, Leihitu District, Central Maluku Regency. The informants of this research amounted to 10 people. The data needed in this study were collected through observation, interview, and documentation techniques. The data was successfully collected, processed and analyzed with the help of descriptive qualitative analysis techniques. The results of this study show that most of the Seith village community has high support for the nomination process for the head of the Seith village government, but there is not yet a full understanding. This was influenced by supporting factors, namely, the participation of the majority of the community and approval of the nomination of the king based on lineage, despite not having an education equivalent to high school. The process of determining the mata rumah parentah by saniri involves community representatives or community leaders who receive a delegation from saniri, and they agree that there is only one mata rumah parentah to become king, namely the mata rumah parentah Nukuhehe. While the obstacles are, Some people who do not understand the rules governing the process of nominating or appointing the head of government / king, lack of awareness and evaluation, Some people do not agree that the king is based on descent and the influence of the community on issues of interest.

Ina Magdalena; Gilang Ramadhan; Hasanah Dwi Wahyuni; Nabilah Dwi Safitri

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

This article discusses the importance of the evaluation process in elementary school learning. Evaluation plays a crucial role in determining the effectiveness of learning and the achievement of educational goals. Evaluation helps teachers obtain valid data on students' abilities, identify their learning difficulties, and understand their position among their peers. Through evaluation, teachers can make professional decisions in developing their teaching methods. The article emphasizes the significance of understanding and skills in conducting effective evaluation. Evaluation should not only be carried out at the end of a lesson but throughout the entire learning process. By conducting accurate and comprehensive evaluations, educators can gather precise information about students' abilities, enabling them to make informed decisions in their teaching practices. Improving understanding and implementing effective evaluation processes contributes to enhancing the quality of elementary school education. Effective evaluation not only benefits teachers in decision-making but also helps improve self-quality and classroom management.

Roger Narendra Wardana; I Made Sarjana

Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam artikel ini yaitu untuk mengetahui dan memahami apakah kasus ini masuk ke dalam kasus tindak pidana turut serta atau masuk ke dalam ruang lingkup keperdataan dan bentuk ganti rugi korban (Bank BRI) pada kasus tersebut seperti apa. Penulisan jurnal ini menggunakan metode penelitian hukum normative, yaitu dengan menemukan suatu aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin - doktrin hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa dilihat dari Sudut Pandang Keperdataan, kasus ini masuk ke dalam Wanprestasi dengan mengacu pada permasalahan Surat Perjanjian Kredit jenis Cashcolleteral antara BRI Cabang Pekayon dengan Terdakwa. Tetapi pihak korban mengajukan tuntutan pidana karena ia merasa dirugikan oleh terdakwa karena melakukan pembukaan blokir dan menggunakan uang hasil kejahatan tersebut sehingga kasus ini masuk kedalam Tindak Pidana Turut Serta. Akibatnya, pihak Bank BRI belum mendapatkan ganti rugi yang seharusnya didapat karena Jaksa Penuntut Umum tidak Pemodal sebagai Tersangka dalam proses penyidikan dan tidak melakukan penyitaan terhadap barang bukti hasil pembukaan blokir di Bank BRI sedangkan alat bukti sudah ada berupa bukti transfer uang. Pernyataan diatas membuktikan bahwa Jaksa Penuntut Umum kurang teliti dalam melakukan proses penyidikan sehingga barang bukti sebagai ganti rugi Bank BRI tidak ikut disita sedangkan alat buktinya ada.

Muhamad Sidik

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penting bagi semua perguruan tinggi untuk mempelajari dan mengevaluasi manajemen teknologi informasi agar dapat mencapai efektivitas dan efisiensi dalam manajemen bisnis. Keamanan teknologi informasi dianggap sebagai langkah pengendalian guna mengurangi risiko dan ancaman terhadap keamanan, terutama karena pembelajaran umum dan kuliah, teknologi informasi digunakan dalam proses manajemen. inspeksi untuk menentukan keamanan teknis kemudian diperlukan untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. standar yang digunakan adalah organization for standardization (iso) 27001: 2005. dipilih karena kerangka dapat dimodifikasi dengan alat penelitian yang digunakan dalam organisasi. setelah itu akan dikembangkan lebih lanjut dan disesuaikan dengan sistem manajemen keamanan informasi (smki) terfokus akibatnya, semua memiliki hasil jpa = pa1: pa10, na=jpa/10 memberikan rata-rata 65%. but, itu memiliki tingkat positif, tetapi masih memenuhi persyaratan pendidikan tinggi, yang memerlukan evaluasi terus menerus dan peningkatan kontrol keamanan yang direkomendasikan. kata

Muhamad Sidik

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penting bagi semua perguruan tinggi untuk mempelajari dan mengevaluasi manajemen teknologi informasi agar dapat mencapai efektivitas dan efisiensi dalam manajemen bisnis. Keamanan teknologi informasi dianggap sebagai langkah pengendalian guna mengurangi risiko dan ancaman terhadap keamanan, terutama karena pembelajaran umum dan kuliah, teknologi informasi digunakan dalam proses manajemen. inspeksi untuk menentukan keamanan teknis kemudian diperlukan untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. standar yang digunakan adalah organization for standardization (iso) 27001: 2005. dipilih karena kerangka dapat dimodifikasi dengan alat penelitian yang digunakan dalam organisasi. setelah itu akan dikembangkan lebih lanjut dan disesuaikan dengan sistem manajemen keamanan informasi (smki) terfokus akibatnya, semua memiliki hasil jpa = pa1: pa10, na=jpa/10 memberikan rata-rata 65%. but, itu memiliki tingkat positif, tetapi masih memenuhi persyaratan pendidikan tinggi, yang memerlukan evaluasi terus menerus dan peningkatan kontrol keamanan yang direkomendasikan. kata

Muhammad Maksum; Hestina Indriyani Putri; Alfiyan Moh. Zaim

Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Materi ini membahas tentang penelitian yang menggambarkan budaya, dimensinya, dan dampak budaya pada proses kepemimpinan. Adapun metode penulisan kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah–masalah penelitian. Pada bagian ini dilakukan pengkajian mengenai konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia, terutama dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Temuan dari GLOBE bernilai karena mereka muncul dari desain penelitian kuantitatif yang dikembangkan dengan baik. Kesimpulan dari proyek ini membuat pernyataan utama tentang bagaimana budaya di seluruh dunia melihat kepemimpinan. Kekuatan lain adalah desain penelitian kuantitatifnya, suatu klasifikasi dimensi budaya yang diperluas, daftar dari karakter kepemimpinan yang diterima secara universal, dan kontribusi yang dibuat dari hal itu untuk pemahaman yang lebih kaya akan proses kepemimpinan. Di sisi negatif, kajian GLOBE tidak memberikan temuan yang membentuk teori tunggal tentang bagaimana budaya terkait dengan kepemimpinan.

Fitra Adi Kusuma; Haviz Dazaqy; Rifal Martin; Robi Santika; Febrina Dafit

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pembentukan Literasi Sekolah merupakan program penting yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi dengan baik dan benar, menulis dengan baik dan benar, berpikir kritis, dan berbicara dengan baik dan benar. Khususnya di SD MIN 3 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pentingnya keterampilan literasi bagi siswa dan juga membantu sekolah dalam membuat program literasi. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif melalui pengamatan terhadap sumber data berupa hasil lisan atau tulisan. Data penelitian ini langsung di dapatkan langsung untuk mengetahui bagaimana membentuk literasi seluruh siswa dengan membentuk program literasi Di SD MIN 3 Pekanbaru Provinsi Riau. Data penelitian ini melibatkan guru/walikelas dan seluruh tingkatan kelas. Pembentukan literasi di SD juga dapat membantu anak-anak dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka. Oleh karena itu, pembentukan literasi di SD harus dilakukan dengan langkah-langkah yang sistematis dan terencana. Menyediakan bahan bacaan yang berkualitas, melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, menjalin kerjasama dengan perpustakaan, menggunakan metode pembelajaran yang menarik, dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan literasi adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam pembentukan literasi di SD. Dengan pembentukan literasi yang baik, anak-anak dapat memahami informasi dengan baik dan benar, menulis dengan baik dan benar, berpikir kritis, dan berbicara dengan baik dan benar.  

Ramadhani Al-Furqon; Siti Aisyah; Mochammad Isa Anshori

Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Kesadaran dan kreativitas adalah dua konstruk psikologis yang menarik perhatian dalam bidang kepribadian dan studi kreativitas. Kesadaran, yang ditandai oleh sifat-sifat seperti kerajinan, disiplin, dan ketekunan, sering dikaitkan dengan perilaku yang bertanggung jawab dan patuh pada aturan. Di sisi lain, kreativitas melibatkan generasi ide-ide baru dan bernilai, pemikiran orisinal, dan kemampuan untuk keluar dari norma konvensional. Artikel ini menjelajahi hubungan antara kesadaran dan kreativitas, mengkaji mekanisme yang mungkin mendasari hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan, yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kesadaran dan kreativitas.

DJUANDA, MARSHANDA; RIZKI HAMDANI

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2023 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rekonsiliasi laporan keuangan periode triwulan III tahun 2022 pembaruan single database berbasis Aplikasi SAKTI Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Subjek pada penelitian adalah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan memiliki objek penelitian rekonsiliasi laporan keuangan periode triwulan III tahun 2022 pasca penerapan single database Aplikasi SAKTI. Metode dilakukan dengan wawancara dan pengumpulan dokumen melalui jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam mendeskripsikan suatu peristiwa atau kejadian tertentu hingga mendapatkan data menggunakan teknik analisis data ineraktif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan tentang proses rekonsiliasi laporan keuangan triwulan III 2022 berbasis Aplikasi SAKTI Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang merupakan proses penyandingan data yang berperan dalam memastikan kesesuaian dan kebenaran data transaksi terutama dalam penyusunan laporan keuangan yang dapat mengklasifikasi terjadinya perbedaan antara data satuan kerja dengan data Kantor Pelayanan Kebendaharaan Negara dari sumber yang sama untuk membentuk data yang andal dan akuntabel. Proses rekonsiliasi saat ini dilakukan pembaruan secara otomatis dengan penerapan single database pada Aplikasi SAKTI. Berdasarkan hasil wawancara dengan bidang analis pengelolaan keuangan, operator sakti modul bendahara dan pelaporan, verifikator keuangan masih ditemukan kendala seperti pada proses migrasi saldo awal ke sakti banyak belum terselesaikan yang menjadikan belum input setoran oleh beberapa satker sehingga adanya selisih rekon internal, persediaan yang belum teregister, data inventaris yang belum terselesaikan dan juga diakibatkan dari kelalaian SDM di lingkup internal itu sendiri, sehingga seringkali terjadinya selisih pada transaksi saat periode rekonsiliasi berlangsung.ABSTRACT This study aims to evaluate the reconciliation of financial statements for the third quarter of 2022 by updating a single database based on the SAKTI Application, Ministry of Trade of the Republic of Indonesia. The subject of the research is the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia and has the research object of reconciliation of financial statements for the third quarter of 2022 after the implementation of the SAKTI Application single database. The method was carried out by interviewing and collecting documents through qualitative descriptive research types in describing an event or certain events to obtain data using interactive data analysis techniques with a qualitative approach. The results of the research show the reconciliation process for the third quarter of 2022 financial reports based on the SAKTI Application of the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia, which is a data matching process that plays a role in ensuring the suitability and correctness of transaction data, especially in the preparation of financial reports which can classify discrepancies between work unit data and service office data. State Treasury from the same source to form reliable and accountable data. The reconciliation process is currently being updated automatically by implementing a single database in the SAKTI Application. Based on the results of interviews with financial management analysts, sacred operators, treasurer and reporting modules, financial verifiers still found problems such as the initial balance migration process to Sakti, many of which had not been resolved, which resulted in the input of deposits not being made by several work units, resulting in differences in internal accounts, inventories that had not been registered, inventory data that has not been completed and also results from HR negligence in the internal scope itself, so that discrepancies often occur in transactions during the reconciliation period.