Publication Search

68,705 articles from 589 journals · 1,699 citations tracked

Showing 81-100 of 3,892

Analytics

Dedi Achyadi; Kartono Wibowo; Soedarsono Soedarsono

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Time delays and cost overruns remain major problems in building construction projects, particularly in concrete structural works that dominate project duration and cost. This study aims to evaluate the application of re-engineering in concrete structural work methods on the time and cost performance of multi-storey building projects. A quantitative approach using a case study method was employed through comparative analysis between the existing method and alternative methods. The analyzed alternatives include ready-mix concrete with Sika Viscocrete 8007 admixture and semi-system formwork as Alternative I, ready-mix concrete with system formwork as Alternative II, and ready-mix concrete with Sika Viscocrete 8007 admixture combined with system formwork as Alternative III. The results show that all alternatives perform better than the existing method with a duration of 243 days. Alternative I reduced the duration to 208 days with cost efficiency of IDR 55,781,730 or 0.214 percent. Alternative II reduced the duration to 203 days with cost efficiency of IDR 187,553,261 or 0.724 percent. Alternative III achieved the best performance with a duration of 168 days, accelerating 75 days and providing the highest cost efficiency of IDR 243,334,991 or 0.941 percent. The study concludes that re-engineering effectively improves project time and cost performance, with Alternative III as the optimal method.

Sabet Ati Gunung; Fajrin Fajrin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The coal mining industry requires accurate stockpile volume measurements for inventory and production reporting. Conventional methods have limitations in accuracy, efficiency, and safety. This study compares the accuracy and efficiency of coal stockpile volume measurements using a Terrestrial Laser Scanner (TLS) Leica MS60 and an Unmanned Aerial Vehicle (UAV) DJI Matrice 4E, validated by the ASTM D6172-98 standard. Conducted on five Run of Mine (ROM) coal stockpiles covering 13,500 m² at PT XYZ, Lahat, South Sumatra, the TLS method used 43 scan positions, while the UAV employed 430 aerial images with specific flight parameters. Data were processed using Leica Infinity, Surpac, and Agisoft Metashape. The results showed volumes of 94,076 m³ (TLS) and 94,965 m³ (UAV), with a difference of 889 m³ (0.95%). Volume deviations ranged from 0.48% to 1.89%, with an average of 1.42%, all within the ASTM tolerance (<2%). Time efficiency analysis revealed that the UAV method required 200 minutes (3.33 hours), saving 63.3% (approximately 6.17 hours) compared to the TLS method (570 minutes). The largest efficiency gain occurred during field data acquisition, with an 85% reduction in time. This study confirms UAV photogrammetry as a valid, accurate, and efficient alternative for coal stockpile volume measurement in mining.

Afifah Luthfiani; Mamlahatun Buduroh; Syahrial; Silva Tenrisara Pertiwi Isma

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Preferensi bermain anak-anak di era digital cenderung beralih ke permainan digital sehingga permainan tradisional seperti congkak mulai ditinggalkan. Sebagai upaya pelestarian, permainan congkak dialihwahanakan ke bentuk digital, salah satunya melalui aplikasi Congkak di Google Play Store. Namun, congkak digital menghadirkan pengalaman dan aturan bermain yang berbeda dari congkak tradisional yang berdampak pada pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik dokumentasi dan observasi partisipatif serta diolah dengan analisis komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Congkak tidak sepenuhnya mewariskan unsur nilai dan fungsi budaya permainan congkak tradisional. Aplikasi Congkak memberikan rasa senang dan bebas serta mewariskan fungsi permainan congkak untuk melatih keuletan, kemampuan berpikir kritis, dan berhitung anak.  Ketika aplikasi dimainkan berdua, unsur nilai yang diwariskan meliputi nilai demokrasi (musyawarah dan kejujuran), nilai sosial (kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, serta menghadapi dan memecahkan masalah), dan nilai kesatria (sportivitas, rendah hati, lapang dada, dan tenggang rasa).  Namun, ketika aplikasi dimainkan sendiri, unsur nilai-nilai tersebut tidak terwariskan. Meskipun inovasi ini relevan dengan era digital, peneliti berharap pengembang dapat memperbarui aplikasi dengan mempertimbangkan pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Dengan demikian,  nilai dan fungsi congkak tradisional yang terwariskan bisa lebih banyak.

Aulia Jihan Kamila; Hasna Nisrina Huwaida Isfaizah; Nadia Afianti Nugraha; Muqsidana Sayidina Gara Putra; Aurelia Devi Ramadhani

Journal of Educational Innovation and Public Health 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Effervescent granules are a pharmaceutical dosage form that offer advantages in terms of ease of use, improved palatability, and rapid solubility in water. This study aimed to formulate and evaluate the physical properties of vitamin C Effervescent granules using the dry granulation method. The main materials used included ascorbic acid as the active substance, citric acid and tartaric acid as acid sources, and sodium bicarbonate as the base source. Evaluation was carried out on organoleptic properties, flow properties, pH, angle of repose, moisture content, density, compressibility index, and dispersion time. The results showed that the granules met the requirements for organoleptic properties, pH (4–5), angle of repose (38.41°), compressibility index (12.3%), and dissolution time (49.62 seconds). However, the flow property (29.11 seconds) and moisture content (6.47%) did not meet the established standards. These findings indicate that the formulated granules met most of the evaluation parameters but still require optimization, particularly in the drying process and flow properties, to obtain a more stable and high-quality dosage form.

Putra, Adam Pramugio; Azlin Resiana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji tentang Analisis Semiotika Roland Barthes pada Tingkuluak patiak di Nagari Cupak. Latar belakang berlandaskan pada pentingnya pelestarian nilai budaya Minangkabau yang muncul dalam pakaian adat tradisional yakni tingkuluak patiak ditinjau dari segi bentuk, bahan, warna, dan motif sebagai simbol identitas perempuan khususnya bundo kanduang. Tujuannya adalah untuk mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung serta menjelaskan fungsi simboliknya dalam prosesi pernikahan di Nagari Cupak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, disertai dengan catatan lapangan terkait tingkuluak patiak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denotasi dari tingkuluak patiak merupakan penutup kepala yang digunakan oleh perempuan memiliki bentuk seperti kipas dengan lima lipatan mengembang di sisi kanan dan kiri terbuat dari kain lame kemudian diberi kanji agar tampak kokoh. Secara konotasi berdasarkan pada bentuk lipatan yang ada di tingkuluak patiak mencerminkan simbol identitas masyarakat dengan adanya lima suku yang mendiami wilayah Nagari Cupak. Mitosnya, tingkuluak patiak dimaknai sebagai ideologi yang hidup dalam masyarakat dengan adanya penghormatan terhadap leluhur yang dianggap oleh masyarakat setempat. Tingkuluak patiak digunakan hanya saat menjalani prosesi pernikahan yang berfungsi sebagai penanda status dan kehormatan serta menegaskan peran bagi mande rubiah dan bundo kanduang di Nagari Cupak.

Ferry Samuel Maringan Siregar; Windhu Nugroho; Henny Magdalena; Agus Winarno; Rety Winonazada

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Low-rank coal generally has a high moisture content, which results in a low calorific value and suboptimal quality for utilization as an energy source. One method that can be applied to improve coal quality is the Upgrading Brown Coal (UBC) process, which functions to reduce moisture content and increase fixed carbon value. This study aims to analyze the effect of heating time and the ratio of used oil composition on improving coal quality based on proximate parameters. The research method includes collecting coal samples from four locations in Samarinda and its surrounding areas, namely SMAN 1 Samarinda, Bhineka Street, Palaran Stadium, and Tani Bakti Village. The samples were analyzed using proximate analysis, including inherent moisture (IM), ash content (AC), volatile matter (VM), and fixed carbon (FC), both before and after the UBC process. The upgrading process was carried out with variations in heating time and used oil composition as a coating medium to enhance coal stability and prevent moisture reabsorption. The final results of the upgrading process showed the best values of inherent moisture at 13.64%, ash content at 4.66%, volatile matter at 55.06%, and fixed carbon at 44.94%. The results indicate that the UBC process is capable of reducing inherent moisture and increasing fixed carbon, thereby improving coal quality. Variations in heating time and used oil composition have a significant effect on changes in proximate parameters. Longer heating time and an appropriate ratio of used oil composition result in a more optimal improvement in coal quality.

Hery Irawan; Raka Noerman Khatami

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The shaft is a crucial component in mechanical systems because it serves to transfer power and rotational motion throughout the machine. This research aims to assess the structural strength and operational performance of shafts used in a tire shredding machine through numerical simulation methods in order to achieve a safe and efficient design. The study involved several stages, including the development of shaft geometry models, the determination of boundary conditions, load application, mesh generation, and stress analysis using the finite element method. Two shaft configurations were examined: a 59 mm diameter shaft made from AISI 1045 steel and a 49 mm diameter shaft manufactured from ASTM A36 steel. The simulation results indicate that the 59 mm shaft experiences a Von Mises stress of 8.9 × 10⁻⁵ MPa, with a maximum displacement of 0 mm and a safety factor of 15. Similarly, the 49 mm shaft shows a Von Mises stress of 8.4 × 10⁻⁵ MPa, no measurable displacement, and a safety factor of 15. These findings confirm that both shaft designs are capable of safely withstanding the applied working loads. In addition, cutting system tests revealed that a 24-tooth blade achieved an efficiency of 26.9%, while a 40-tooth blade reached only 22.3%, indicating that the 24-tooth configuration provides better performance.

Suci Ramayana; Fajrin Fajrin; Ilham Armi; Defwaldi Defwaldi

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Tiku Beach in Tanjung Mutiara District, Agam Regency, West Sumatra is a 12.77 km coastal area experiencing continuous shoreline changes due to abrasion and accretion. This study aims to identify and map shoreline changes and calculate the area of abrasion and accretion in 2014, 2019, and 2024 using the Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI) method based on Landsat 8 OLI satellite imagery. The MNDWI method utilizes the reflectance difference in the Green band (Band 3) and SWIR band (Band 6) to automatically separate the land-water boundary. Shoreline change analysis was performed using Net Shoreline Movement (NSM) and End Point Rate (EPR) methods through ArcGIS 10.8 software with the Digital Shoreline Analysis System (DSAS) extension. Analysis of 336 transects shows that accretion is more dominant than abrasion along Tiku Beach. The largest accretion was recorded at transect 230 with an NSM value of 71.3 m and an EPR rate of 7.12 m/year, while extreme abrasion occurred at transect 249 with an NSM value of -121.67 m and an EPR rate of -12.15 m/year. The evolution of the shoreline shows that in 2014 the coastline was still relatively stable, then in 2019 mild abrasion occurred in the west along with accretion in the east, and by 2024 this pattern became more pronounced. The results of this study are expected to serve as a scientific basis for decision-making in coastal disaster mitigation planning and sustainable coastal management in Agam Regency.

Wardani, Endang Susilo; Ariyanti, Eti; Irawati, Laila

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Kangklin Jaya Bersih di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini populasi sebanyak 150 karyawan dan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan eror 5% dan diperoleh sampel sebanyak 86 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 4,371 + 0,800 X1. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,853 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 72,7%. Uji hipotesis diperoleh hasil t hitung > t tabel atau (14,953 > 1,988). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 3,163 + 0,867 X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,864 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 74,6%. Uji hipotesis diperoleh hasil t hitung > t tabel atau (15,694 > 1,988). Hal tersebut diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Disiplin kerja dan lingkungan  kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 1,468 + 0,390 X1 + 0,474 X2. Nilai koefisien korelasi diperoleh 0,887 artinya memiliki hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 78,8% dan uji hipotesis diperoleh hasil F hitung > F tabel atau (153,833 > 3,11). Dengan demikian terbukti Ha3 diterima dan Ho3 ditolak. Hal ini juga diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Kangklin Jaya Bersih Di Jakarta Selatan.

Febriana Krisdayanti Barus; Charles Fransiscus Ambarita

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Latar belakang penelitian ini berakar pada fenomena kemajuan yang tidak merata di antara indikator pembangunan di Sumatera Utara, di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM), meskipun diklasifikasikan dalam kategori “tinggi”, belum secara konsisten berkontribusi pada penurunan tingkat pengangguran. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh IMB, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data deret waktu dari tahun 2010 hingga 2025 yang bersumber dari BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, IPM, kemiskinan, dan pengangguran secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Secara parsial, IMB memiliki pengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa investasi dalam kualitas modal manusia meningkatkan produktivitas ekonomi. Sebaliknya, baik tingkat kemiskinan maupun tingkat pengangguran terbuka menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang menyiratkan bahwa peningkatan variabel-variabel ini cenderung menghambat ekspansi ekonomi. Lebih lanjut, variabel independen yang dimasukkan dalam model ini menjelaskan 49,49% variasi pertumbuhan ekonomi, sedangkan proporsi sisanya dijelaskan oleh faktor eksternal di luar cakupan penelitian ini. Hasil ini menyoroti pentingnya penerapan kebijakan yang menyelaraskan pengembangan sumber daya manusia dengan tuntutan pasar tenaga kerja untuk mengatasi masalah pengangguran terdidik.

Masyrofi, Mohammad Iqbal Faza; Lisa Puspita Ariyanto; Meryanalinda Meryanalinda

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Korosi pada material stainless steel dalam lingkungan basa dan temperatur tinggi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi umur pakai peralatan pada sistem netralisasi minyak sawit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh temperatur dan kecepatan pengadukan terhadap laju korosi serta membandingkan ketahanan korosi baja tahan karat SS304 dan SS316 dalam larutan NaOH 1 M. Pengujian dilakukan menggunakan metode weight loss berdasarkan standar ASTM G31–72 selama 49 hari dengan variasi temperatur 70°C, 90°C, dan 110°C serta kecepatan pengadukan 100 rpm, 200 rpm, dan 300 rpm. Laju korosi dihitung berdasarkan kehilangan massa spesimen dan dianalisis menggunakan klasifikasi ketahanan korosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur dan kecepatan pengadukan menyebabkan peningkatan laju korosi pada kedua material. Nilai laju korosi tertinggi diperoleh pada SS304 sebesar 0,0247 mm/tahun pada kondisi 110°C dan 300 rpm, sedangkan nilai terendah diperoleh pada SS316 sebesar 0,0124 mm/tahun pada kondisi 70°C dan 100 rpm. Secara umum, SS316 menunjukkan ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan SS304 karena kemampuan mempertahankan lapisan pasif yang lebih tinggi. Berdasarkan klasifikasi ketahanan korosi, sebagian besar kondisi pengujian berada pada kategori sangat baik sehingga kedua material masih layak digunakan pada sistem netralisasi minyak sawit, dengan SS316 lebih direkomendasikan untuk kondisi operasi yang lebih agresif.

Indri Basiru; Rambu Ina yowa; Gloria Maria Tilman De Araujo; Andiani Herlina Novianti; Tan Evan Tandiyono

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Instagram terhadap perilaku, identitas sosial, dan gaya hidup Generasi Z. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap empat informan Generasi Z yang aktif menggunakan Instagram, yakni Jay, Kalista, Manda, dan Maria. Selaras dengan empat rumusan masalah yang diajukan—mengenai pola penggunaan, pembentukan identitas, pengaruh terhadap gaya hidup, serta strategi pengelolaan—hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram memberikan pengaruh yang beragam: sebagai sumber informasi dan hiburan utama, sebagai platform pembentukan identitas dan personal branding, serta sebagai media yang memengaruhi gaya hidup meliputi fashion, pilihan makanan, dan destinasi wisata. Temuan juga mengungkapkan bahwa sebagian besar informan mampu mengontrol penggunaan Instagram secara mandiri melalui strategi seperti menonaktifkan akun, menghapus aplikasi sementara, dan memilah konten. Meskipun Instagram memberikan dampak positif seperti perluasan jaringan sosial dan akses informasi, terdapat potensi dampak negatif berupa gangguan aktivitas belajar dan tekanan sosial akibat standar kehidupan yang ditampilkan di platform tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan kemampuan manajemen diri dalam penggunaan media sosial, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh bersama teknologi digital.

Emanuel Roberto Carlos Ngaku; Yakobus Christiano Gado Tonda Bei; Yohanes De Nggedu

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Discussions regarding the origins of the universe have been a focus in philosophy and science, particularly regarding the relationship between the concept of God and modern cosmology. The concept of God as the prima causa is considered the core of classical cosmology, while modern cosmology posits that the universe has a beginning of time. This study aims to observe and analyze the comparison of the concept of God as the first cause by Thomas Aquinas and the Big Bang theory of modern cosmology. The method used is a literature study by examining various philosophical and scientific sources. The results of this study will emphasize the fundamental differences between Thomas Aquinas's approach to God as the first cause metaphysically and the approach of the theory of the origin of the universe (Big Bang theory) which focuses on the physical processes of the universe. Although there are different approaches, there are points of dialogue that open up space for integration between philosophy and modern cosmology. Abstrak. Diskusi berkaitan asal-usul alam semesta sudah menjadi sorotan dalam filsafat dan sains, khususnya mengenai hubungan antara konsep ketuhanan dan kosmologis modern. Konsep ketuhanan sebagai causa prima dinilai sebagai inti kosmolgis klasik sedangkan kosmologis modern mengangkat bahwa alam semesta ada permulaan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis perbandingan konsep Tuhan sebagai penyebab pertama oleh Thomas Aquinas dan teori Big Bang dari kosmologis modern. Metode yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber filsafat dan sains. Hasil penelitian ini akan menekankan perbedaan fundamental berkaitan pendekatan Thomas Aquinas mengenai Tuhan sebagai penyebab pertama secara metafisik dengan pendekatan teori asal-usul alam semesta (teori Big Bang) yang berfokus pada proses fisik alam semesta. Walaupun ada pendekatan yang berbeda namun ada titik dialog yang membuka ruang integrasi antara filsafat dan kosmologi modern.  

Magfirah, Titing; Arridha, Riyadh

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM) 2026 Politeknik Negeri Fakfak

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar pada siswa SD Inpres 2 Wagom melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR). Berdasarkan analisis situasi, kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai kosakata Bahasa Inggris masih tergolong rendah. Metode TPR dipilih karena mengintegrasikan gerakan fisik dengan proses pembelajaran, sehingga memudahkan siswa dalam memahami dan mengingat kosakata secara lebih efektif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah dan praktik meliputi pengenalan kosakata dasar, seperti perintah (commands) dan bagian tubuh (parts of the body), yang dipadukan dengan aktivitas fisik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan responsif terhadap instruksi dalam Bahasa Inggris dan juga adanya peningkatan penguasaan kosakata siswa dari kategori sedang (±50%) sebelum pelatihan menjadi tinggi (82%) setelah penerapan metode Total Physical Response (TPR). Evaluasi kegiatan melalui kuesioner menunjukkan bahwa 89% siswa merasa metodemTPR memudahkan mereka dalam mengingat kosakata, dan 91% siswa menyatakan puas serta antusias mengikuti kegiatan ini. Secara keseluruhan, metode TPR terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa sekolah

Karina Noviyanti; Karin Nafalia Putri; Genti Deslita; Zairliana Mayanthi; Anisah Dwi Tiara Fitri +4 more

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara gerakan meroda dan kayang pada atlet senam di Rizfa Gimnastik Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh atlet senam yang aktif di Rizfa Gimnastik Kota Jambi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran kemampuan fisik serta keterampilan gerakan meroda dan kayang. Alat analisis data menggunakan uji korelasi Pearson product-moment. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan pengaruh positif antara penguasaan gerakan kayang terhadap kemampuan meroda pada atlet. Atlet yang memiliki kelentukan kayang yang baik cenderung mampu melakukan gerakan meroda dengan teknik yang lebih stabil dan sempurna. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pelatih senam untuk memperkuat latihan dasar kelenturan tubuh melalui gerakan kayang sebagai modalitas utama sebelum meningkatkan kompleksitas gerakan senam lantai seperti meroda.

Andri Nugraha Ramdhon

SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

The rapid development of AI-assisted programming has encouraged the emergence of vibe coding, an approach to software development in which developers focus more on formulating intentions, contexts, and constraints through prompts rather than writing code manually. However, existing evaluations of AI-generated code still tend to emphasize functional correctness and productivity, and therefore have not fully addressed the relationship between user intent, technical code reliability, and developers’ understanding of the generated artifacts. This study aims to propose a new evaluation method called TD-VCEM (Three-Dimensional Vibe Coding Evaluation Method) to assess vibe coding practices in a more comprehensive and auditable manner. The proposed method consists of three primary dimensions: Intent Alignment to evaluate the conformity of code with prompt requirements, Code Reliability to assess the technical quality of the generated code, and Developer Cognition to measure developers’ understanding of AI-generated code. TD-VCEM is designed through several stages, including prompt decomposition, prompt-to-code traceability matrix, code reliability assessment, and developer cognition evaluation. Each dimension employs indicator-based scoring rubrics normalized on a scale of 0–100, enabling the construction of a Vibe Coding Evaluation Score (VCES). This study does not present empirical experimental results; instead, it offers a methodological framework that can serve as a foundation for evaluating AI-generated code in modern software engineering environments. The proposed TD-VCEM is expected to improve review process transparency, reduce security risks, strengthen software maintainability, and ensure that developers maintain control and understanding of AI-generated code artifacts.

Salsabila Husna; Nela Safelia

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Laporan Tugas Akhir ini berjudul “Mekanisme Penagihan Piutang Tertunggak Pelanggan PT XYZ Pada. Tujuan Laporan Tugas Akhir ini Adalah untuk menganalisis mekanisme penagihan piutang tertunggak pelanggan PT XYZ pada PT XYZ, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penagihan, serta mengetahui upaya yang dilakukan perusahaan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses penagihan piutang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan mekanisme penagihan piutang tertunggak di perusahaan.

Dedi Irwansah; Heny Sulistyowati

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan keterampilan membaca interaktif peserta didik pada materi teks hikayat yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi media berbasis digital yang mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran scrapbook digital berbasis FLIPHTML5 serta mengetahui keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan membaca interaktif siswa kelas X SMK NJ 01 Jogororto. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa media scrapbook digital interaktif yang memadukan teks, gambar, dan elemen visual menarik serta dilengkapi fitur latihan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif berdasarkan hasil validasi ahli, respon guru dan siswa, serta peningkatan aktivitas dan pemahaman belajar siswa. Penggunaan media ini terbukti mampu meningkatkan minat baca, keterlibatan aktif, serta pemahaman siswa terhadap teks hikayat secara lebih optimal. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media scrapbook digital berbasis FLIPHTML5 dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya untuk meningkatkan keterampilan membaca interaktif serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.

Rostiana, Aneva; Cantika, Cherin Denis Fera; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan memahami pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas 5A di SDN 1 Bendogerit Kota Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pendidikan karakter berlandaskan Pancasila dalam membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terpusat dan observasi langsung terhadap guru serta proses pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan guru berperan aktif sebagai teladan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sopan santun, dan kejujuran siswa. Penguatan nilai Pancasila juga didukung budaya sekolah melalui program pagi rutin dan kegiatan literasi berkelanjutan. Faktor pendukung utama ialah keteladanan guru dan lingkungan yang kondusif, sedangkan tantangan meliputi kebutuhan siswa yang beragam serta keterbatasan sarana digital. This study aims to understand the implementation of Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) as an effort to enhance students’ understanding of Pancasila values among fifth-grade students at SDN 1 Bendogerit, Blitar City. The research is motivated by the importance of character education based on Pancasila in shaping a generation that is virtuous, disciplined, and responsible amid the challenges of globalization. A descriptive qualitative approach was employed, using focused interviews and direct classroom observations involving teachers and the learning process. Data were analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing systematically. The results indicate that teachers play an active role as role models in cultivating students’ values of discipline, responsibility, cooperation, politeness, and honesty. The reinforcement of Pancasila values is also supported by the school culture through regular morning programs and continuous literacy activities. The main supporting factors include teacher exemplarity and a conducive school environment, while challenges involve diverse student needs and limited digital learning facilities. 

Erna Martia Anggraini; Suhendi Suhendi; Tania Fadillah; Wahyu Saputra; Abdul Syukur +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model dakwah keagamaan yang bertujuan memberdayakan nilai-nilai dan norma-norma adat masyarakat Sai Batin di Lampung, dengan mengintegrasikan tradisi budaya lokal dengan ajaran agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif, menganalisis sumber primer dan sekunder, termasuk dokumen resmi terkait kegiatan dakwah keagamaan, laporan masyarakat, dan literatur tentang integrasi nilai-nilai adat dengan ajaran agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dakwah keagamaan di masyarakat Sai Batin di Lampung berhasil mengintegrasikan ajaran agama dengan nilai-nilai adat setempat, sehingga meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap ajaran agama berdasarkan norma-norma adat. Metode dakwah partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat, memfasilitasi diskusi, dan memperkuat pemahaman ajaran agama. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan pemahaman sebagian anggota masyarakat tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai adat dalam dakwah keagamaan. Meskipun demikian, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai adat dalam dakwah keagamaan sangat penting untuk memberdayakan masyarakat dan memastikan pelestarian tradisi lokal sambil tetap berpegang pada ajaran agama. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model dakwah keagamaan yang menghormati nilai-nilai lokal, memberikan wawasan untuk program serupa di komunitas lain. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk fokus pada peningkatan alokasi sumber daya dan perluasan penggunaan teknologi untuk memperluas jangkauan dan dampak dakwah keagamaan