Publication Search

66,773 articles from 556 journals · 1,699 citations tracked

Showing 81-100 of 100

Analytics

Fitria Fitria; Retno Wahyuni; Herna Rinayanti Manurung; Lidya Natalia Sinuhaji; Febriana Sari +1 more

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Childbirth is a physiological process experienced by mothers of childbearing age, giving birth to a baby is a process that is eagerly awaited by husband and wife couples, apart from that, when facing childbirth a mother will feel anxious and worried (I. Kuswanti & Melina, 2019a) Family health program recording at the Ministry of Health in 2020, the number of maternal deaths showed 4,627 deaths in Indonesia and this has increased compared to 2019 which was 4,221 deaths. , and seen based on the causes and the majority of them, there are 1,330 cases of bleeding, 1,110 cases of hypertension in pregnancy, and 230 cases of circulatory system disorders. The research that I have carried out is a type of Quantitative research. According to (Sujarweni, 2020) in the book Research Methodology defines quantitative research as a process of discovering knowledge that uses data in the form of numbers as a tool for analyzing information about what is known. In this research, the researcher used a questionnaire sheet. Based on the preliminary survey data that I had conducted at PMB Pariawati Tinggi Cliff, that there were mothers who were in labor who were anxious when they were about to give birth, the researcher was interested in taking the title of the effect of husband's assistance on reducing anxiety in the birth process of primigravida mothers in the first stage at PMB Pariawati Tebing Tinggi. And after I conducted research at PMB Pariawati Tebing Tinggi in 2022 which lasted around 3 months and I got 35 mothers who Primigravida who is about to give birth experiences anxiety.

Fahrian Nurhidayat; Muhammad Fajar Dwi Prasetyo; Diana Rahima

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hukum waris adat ada untuk mejadi suatu budidaya kita sebagai negara dengan berbagai suku dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami sebagai pewarisan dalam perkawinan beda kasta dalam hal hak dan kewajibannya menerima objek waris. Berdasarkan metode penelitian normatif yuridis berdasarkan hukum, asas beserta kaidah nya dan peraturan-peraturan hukum waris adat Bali dari ketentuan yang ada. Hasil yang diteliti dalam hal ini adalah perkawinan beda kasta dilarang untuk dilakukan dan perempuan yang melakukan akan kehilangan kasta atau tri wangsa nya dan menjadi satu kasta dengan suami. Kemudian, perempuan yang nyerod tidak dapat menjadi ahli waris jika ia juga termasuk pursua atau putrika akan tetapi pewarisan yang ada pada keluarganya tetap berdasarkan peraturan hukum waris adat Bali. Sehingga dengan melihat hukum adat Bali perkawinan beda kasta akan mendapat konsekuensi besar bagi kaum perempuan dan pewarisannya akan seperti aturan yang berlaku pada Manawa Dharmasastra.  

Neni Randan, Salti; Srima Ayurein, Nisa; Andarias Allo, Dewi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pernikahan telah dirancang oleh Allah sendiri dengan tujuan kebaikan manusia. Dalam keluarga Kristen, pernikahan adalah sesuatu yang sangat penting. Hal ini telah diamanatkan Allah kepada manusia sejak semula “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi …” (Kejadian 1:28). Pernikahan dianugerahkan agar suami dan istri dapat saling meneguhkan, dengan hidup bersama dengan setia dalam kekurangan dan kelimpahan, dalam suka dan duka. Pasangan suami-istri dapat saling mengenal dalam kasih, dan melalui kesenangan persatuan tubuh dapat meneguhkan persatuan hati dan hidupnya. Karena pernikahan adalah salah satu mandat dari Allah, manusia patut menjaga kekudusan pernikahan. Dengan demikian, kehidupan pernikahan akan menjadi harmonis dengan dasar Takut akan Allah. Namun, telah banyak pernikahan Kristen yang berujung pada perceraian. Pandangan tentang berkat yang terkait dengan pernikahan alkitabiah semakin susut. Padahal, pernikahan merupakan suatu perjanjian sakral. Karena itu, menjadi permasalahan dalam tulisan ini ialah bagaimana teologi Paulus mengenai pernikahan ditinjau dari kitab 1 Korintus 7. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif, melalui studi kepustakaan dengan tujuan bahwa pasangan suami-istri mengerti makna, tujuan, dan dasar yang menjadi keteguhan sebuah pernikahan yakni teladan kasih Kristus, yang sekaligus menjadi hasil dari pembahasan ini.

Robingun Suyud El Syam; Ahmad Guspul; Adi Suwondo; Ali Mu’tafi

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Laki- laki dan wanita memiliki peran dan fungsi berbeda, akan tetapi dalam aspek hak dan kewajiban keduanya setara. Seperti dalam perihal kepemimpinan, peran laki-laki lebih diutamakan daripada wanita. Dengan pendekatan teori, penelitian disimpulkan : istri galak merupakan berkah, dimana jodoh telah ditentukan Allah. Melalui sikap sabar maka akan tersingkap hikmah di dalamnya. Penelitian merekomendasikan dalam posisi suami yang mempunyai istri galak, jangan lari dari kenyataan, namun pahami dengan kacamata agama agar tersingkap hikmah didalamnya

Imeldawati Situmorang; Sri Wahyuni; Siska Suci Triana Ginting; Yeni Rika; Intan Purnama Sari +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kecemasan pada ibu hamil dirasakan sejak trimester pertama, di mana kecemasan akibat dari adaptasi terhadap perubahan fisik tubuhnya, rahim yang mulai membesar, dan perubahan pada   payudara serta perubahan  psikologis. Kecemasan ini berlanjut pada trimester selanjutnya sampai pada trimester tiga sehingga diduga dapat menyebabkan kurang siap menghadapi persalinan nantinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil dengan kesiapan mengadapi persalinan di UPT Puskesmas Prapat Janji  Kabupaten Asahan Tahun 2022. Jenis penelitian adalah analitk dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah suami berjumlah 62 orang dan sampel 56 orang ditentukan berdasarkan kriteria. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III lebih banyak sedang (73,2%), dan tingkat kecemasan ringan (12,%), sedangkan tingkat kecemasan berat (14,2%). Persiapan menghadapi persalinan lebih banyak siap menghadapi persalinan (76,8%) dan paling sedikit kurang siap (23,2%). Ada hubungan antara  tingkat kecemasan ibu hamil dengan persiapan menghadapi persalinan (p 0,004<0,05). Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada suami khususnya ibu hamil tentang cara mengatasi kecemasan masa kehamilan untuk menghindari gangguan masa kehamilan dan persalinan.  

Esther Siringo-ringo

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Postpartum blues or often called baby blues or maternity blues is a mild psychological disorder that occurs temporarily, namely 2 days to 2 weeks after giving birth, which is characterized by anxiety, easy panic, fatigue, often blaming yourself and feeling unable to take care of the baby. This research aims to determine the relationship between husband's support, family support and adjustment to the new role as a mother with the incidence of postpartum blues in the working area of ​​the Sigompul Community Health Center, Lintong Nihuta District, Humbang Hsundutan Regency in 2023. Quantitative research with a cross-sectional design, was conducted in the working area of ​​the Community Health Center Sigompul Kec. Lintong Nihuta Kab. Humbang Hasundutan from January to May 2023. The respondents for this research were 80 people. Sampling was carried out using proportional sampling technique. The research instrument used was a questionnaire. Univariate and bivariate analysis used chi square (p<0.05).

Netty Herawaty Br Sembiring; Febriana Sari; Rosmani Sinaga

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Based on data from Indonesia's Health Profile in 2016, Indonesia has a population of 258,704,986 people. Indonesia still ranks fourth with the largest population in the world after America, India and China. The total population of Indonesia in 2019 is estimated at 268,074,565 people, consisting of 117,674,363 urban residents and 150,400,202 rural residents. One of the programs to reduce population growth in realizing a family planning program (KB). The results of the prevalence of family planning in Indonesia based on the 2015 Fertile Age Couples Monitoring Survey reached 65.4% with the IUD method, which is still very low (4.7%). This study aims to determine the relationship between parity and husband's support with the use of IUDs at the Hanna Kasih Primary Clinic in 2020. The population in this study were acceptors who currently use IUD KB and have used IUD KB but now choose other types of family planning. The number of samples in this study were taken by total sampling, amounting to 30 people. The results obtained in this study from 30 respondents the majority were Scundipara, namely 11 (36.7%) respondents. Based on husband's support, the majority received positive husband support, namely 22 (73.3%). Based on the bivariate analysis, there is a significant relationship between parity and husband's support with the use of IUD contraceptives at the Pratama Hana Kasih clinic in 2020, with p value for parity <0.05 (p = 0.015) and for husband support with p value <0.05. (p = 0.000). It is hoped that the head of the Pratama Clinique Hanna Kasih will continue to provide support in the selection of the IUD contraceptive and the husband will continue to provide positive support for the wife to continue to use the IUD contraceptive device.

Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Hindun Rahim

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman pendamping (termasuk air jeruk, madu, air gula), yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Terjadinya kerawanan gizi pada bayi disebabkan karena selain makanan yang kurang juga karena Air Susu Ibu (ASI) banyak diganti dengan susu botol dengan cara dan jumlah yang tidak memenuhi kebutuhan. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI tersebut. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi 0 – 12 bulan. Jenis penelitian retrospektif dengan pendekatan Cross Sectional. Analisis data digunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,338 > α = 0,05) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,001 < α = 0,05). Saran yaitu Suami dan keluarga tetap berperan aktif dalam mendukung/mendorong, memotivasi dan memberi nasehat kepada istri agar memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa susu formula dan makanan lain, juga Tenaga kesehatan dalam hal ini bidan selalu memotivasi ibu untuk tetap menyusui bayi sejak lahir sampai 6 bulan serta memberikan informasi tentang manfaat ASI eksklusif.    

Uswatun Insani; Rima Armala

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Labor is the occurrence of the opening and thinning of the cervix and fetus into the birth canal which this process can cause anxiety. This study aims to apply husband assistance to reduce the anxiety felt by mothers with the length of the labor process at Kardinah Hospital, Tegal City. This research is a descriptive research with a case study approach. Research subjects are clients with primigravida or pregnancy for the first time who experience anxiety during the delivery process. The results of the case study research with husband assistance to reduce anxiety using the HARS Scale in patient 1 with a score of 34 after husband assistance experienced a decrease in anxiety to 20 and in patient 2 who previously experienced it with a score of 33 after husband mentoring experienced a decrease in anxiety to 21. Patients with Anxiety when facing the length of the labor process requires assistance from the husband which aims to reduce the anxiety felt by the mother during the delivery process.    

Julia Fitrianingsih; Ayu Lestari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hamil dan melahirkan merupakan peristiwa alamiah bagi seorang perempuan pada usia reproduksi. Walaupun dikatakan alamiah tetapi dalam perlangsungan kehamilan sering terjadi penyimpangan dari kondisi alamiah atau normal menjadi abnormal (20%) yang berujung pada risiko kematian ibu dan atau janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap penurunan komplikasi kehamilan dan persalinan. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu penelitian kualitatif. di gunakan secara bersama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga data yang di peroleh lebih komprehensif, valid, relieble dan Objektif. Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terarah di gunakan dalam penelitian kualitatif untuk mengumpulkan data kualitatif terkait dengan kemampuan bidan dalam pelayanan kesehatan ibu hamil, pengetahuan, sikap, motivasi dan akses fasilitas pelayanan dari informan. Hasil penelitian didapatkan Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan selama 1 hari tanggal 1 Agustus 2021 di puskesmas bara-barayya, FGD tersebut dilakukan kepada 16 orang yang terdiri dari 1 orang bidan koordinator, 5 orang bidan sebagai fasilitator,5 orang ibu hamil dan 5 orang keluarga ibu hamil (suami). Berdasarkan hasil FGD bidan ANC lingkup Puskesmas Bara-Barayya didapatkan hasil bahwa terkait masalah pelayanan kesehatan ibu hamil. Kelas ibu hamil perlu dilakukan perubahan model karena masih sebatas edukasi dan penyuluhan yang sifatnya keluhan fisik dan persiapan melahirkan(BF4).  

Rozikin

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dengan adanya kemajuan tehnologi sekarang ini banyak kejadian yang menimpa anak anak kita sebagai contoh banyak  Tindak Pidana Kekerasan atau ancaman kekerasan ,tipu muslihat, serangkaian kata bohong , memaksa atau membujuk anak dibawah umur untuk melakukan persetubuhan dan atau pencabulan, ini sering terjadi di daerah daerah ,hampir di seluruh wilayah Indonesia  Hal ini karena kurangnya pemahaman hukum terhadap anak anak terutama hukum pidana dan Hukum perlindungan anak ,Anak anak kita tidak berfikir dengan meniru dan bergaya seperti yang ada di internet ,anak anak tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan tersebut sebenarnya melanggar hukum,,maka dengan adanya kejadian tersebut kita selaku orang tua harus waspada dan selalu memperhatikan anak anak kita dalam kehidupan sehari hari,Demikian karena dengan adanya kemajuan tehnologi, sebagaimana hubungan antara anak yang satu dengan yang lainnya sangat mudah dan cepat,apalagi dalam masa pandemi ini mereka anak anak kita tidak sekolah secara off line tetapi sekolahnya secara on line,dan banyak kesempatan untuk bermain hp dalam setiap harinya ,Kalau kita selaku orang tua tidak memperhatikan anak anaknya ,mereka bisa berhubungan dengan sembarang anak ,yang mengakibatkan moral dan etika anak anak kita rusak.Contohnya banyak kejadian yang orang tuanya bekerja di luar negeri ,anak anak mereka jadi tidak karuan dalam kelakuan dan moralnya ,banyak banyak anak anak yang dibawah umur dengan bebasnya melakukan hubungan intim layaknya suami istri,mereka mulai dini atau kecil sudah di tinggal orang tuanya ,bekerja di luar negeri ,sehingga pengawasan anak anak tersebut terlalu bebas dan kurangnya perhatian.Ini terjadi karena kemajuan Tehnologi yang sangat pesat ,apa yang ada di seluruh dunia ini bisa kita ketahui baik itu yang sifatnya mendidik maupun yang merusak moral anak kita ,contoh yang merusak moral banyak disajikan film film porno di dalam akun hp ini, kalau yang sifatnya mendidik tidak menjadi masalah contohnya anak anak mengetahui kejadian dan berita berita di luar sana ,ini bisa menambah pengetahuan dan pengalaman anak.Sehingga banyak kejadian kejadian yang menimpa anak anak kita , Karena kurangnya pengawasan , banyak juga anak anak kita terlibat narkoba ,maupun mengkonsumsi pil pil koplo, demikian juga minum minuman keras , mereka semua ini meniru gaya hidup di internet internet yang serba gelamor ,mereka belum berfikir kalau semua itu sebenarnya merusak masa depan diri mereka sendiri .Itulah kita selaku orang tua harus benar benar memperhatikan tingkah laku anak anak kita , agar jangan sampai anak anak kita terjerumus ke dalam lembah hitam yang salah ,sehingga melanggar Undang undang perlindungan anak dan juga undang undang KUHP Karena Pandemi covid 19 yang tidak kunjung selesai sehingga anak anak kita belajar secara on line di rumah yang bisa mengakibatkan terlalu banyak waktu senggang untuk anak anak kita bermain HP ,sehingga pemikiran anak anak kita tersebut cenderung pengin mempraktekkan nseperti apa yang di lihat di HP ,yang mana apabila yang ndi lihat di HP tersebut mungkin yang mendidik ,anak kita akan menjadi lebih baik tetapi apabila yang dilihat di HP tersebut gambar gambar pornograpi maka akan membuat pelajaran kepada anak anak kita dan kelakuan yang pantas dilakukan oleh seorang anak yang usianya masih dibawah umur ,sehingga ini bisa merusak masa depan anak anak bangsa kita ,maka dalam hal ini kita selaku orang tua harus benar benar mengawasi dan betul betul memperhatikan anak anak kita biar jangan sampai melakukan hal hal yang tidak senonoh dan tidak anak anak kita melakukannya , sebagai contoh kejadian yang dilaporkan di unit PPA ( Pelayanan Perempuan dan Anak ) di Sat Reskrim Polres Kendal, Polda Jawa Tengah     Seorang Anak sampai melakukan perbuatan seperti itu karena disebabkan kurangnya pengawasan dari orang tua ,orang tua membiarkan anaknya bermain tanpa pengawasan yang ketat dari orang tua ,sehingga setelah kejadian tersebut baru orang tuanya kaget dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian,Sebelum hal ini terjadi harus betul betul kita selaku orang tua kontrol kepada anak anak kita .lebih baik kita cerewet dari pada anak anak kita kebablasan.Karena Tehnologi sekarang ini sudah sangat maju apapun bisa dilihat dan dengar dari youtobe maupun instagram dan lainnya

Noormah Juwita; Ria A.J.Rotinsulu

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Rendahnya keikutsertaan suami dalam program KB berhubungan dengan beberapa faktor yaitu pengetahuan,umur,jumlah anak serta dukungan pada keluarga.  Dan masyarakat yang masih menggangap keikutsertaan belum atau tidak penting dilakukan. Bila dibandingkan dengan partisipasi pria di negara-negara tetangga seperti : Korea (27%), Sri Langka (26%), Filipina (24%), Bangladesh (18%), Nepal (18%), Malaysia (16,8%), Cina (11%), Thailand (9%), dan Pakistan (9%),  maka Indonesia menempati angka paling rendah keikutsertaan dalam ber-KB.Tujuan penelitian ini Untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan ; pengetahuan, umur, jumlah anak dan dukungan keluarga dengan keikutsertaan suami dalam KB vasektomi di Kel.Pandu Kec.Bunaken Kota Manado Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional. Jumlah sampel yang di ambil adalah 150 orang suami  Di Kel. Pandu Kec. Bunaken Kota Manado. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian adalah pengetahuan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup yakni 72 responden ( 48 % ) , sebagian besar memiliki umur < 30 - 40 Tahun yakni 77 responden (51,3 %), jumlah anak hampir seluruhnya memiliki jumlah anak hidup > 2 Org yakni  81 responden (54 %). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan umur dengan keikutsertaan suami KB vasektomi sedangkan  tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan jumlah anak.  

Yahyo Yahyo

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Artikel ini mengkaji tentang konsep pernikahan yang digali dari Alkitab. Pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dipakai untuk mengkaji perihal konsep pernikahan dalam Alkitab. Pengumpulan data menggunakan studi literatur dalam menggali data perihal topik penelitian. Dari penggalian data di dapat bahwa Dalam kehidupan rohani tubuh kita adalah milik Allah tetapi dalam pernikahan adalah milik dari pasangan kita. Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa pernikahan memiliki kekuatan dalam kehidupan manusia untuk saling bersekutu sehingga tercipta; hubungan pernikahan yang dinamis, serta bersifat total Allah menghendaki agar suami isteri baik dalam kasih, dalam ketaatan, dalam memikul beban, serta pengabdian kepada Allah.

Hendy Rusli; David Simajuntak; Sortini Sortini

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pelaksanaan acara adat kebudayaan secara khusus suku Batak Toba  menganut hukum eksogami, adalah  perkawinan yang tidak mengambil istri  marga sendiri “namariboto”, harus  di luar kelompok “marga” tersebut karena mereka sebagai kakak-adik. Perempuan meninggalkan keluarga  dan pindah keluarga  suami atau ikut garis keturunan laki-laki, dan bersifat patrilineal, yang bertujuan mempertahankan marga suami. Penelitian  ini memakai  metode analisis fenomenologi tidak menggunakan hipotesis dengan pendekatan “refleksi biblical”. Adat pernikahan Suku Batak Toba ditinjau dari iman Kristen tidak  bertentangan, sebab  adat dilakukan dengan kasih, hormat dan rasa  persaudaraan , kebersamaan dengan penuh kasih sesuai dengan Matius 22: 37-40.

Hasbi Ash Shiddiqi; Fajrih Fajrih

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2021 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

One of the various reasons underlying the breakdown of a marriage is the departure or disappearance of the husband from the wife (mafqud). The issue of a husband's mafqud is a complicated and difficult problem because of course the absence or disappearance of a husband can cause misery to the people left behind who are his responsibility, especially his wife. On the issue of a husband's mafqud, each mujtahid has a different view. Imam Maliki and Imam Syafii are among those who have different views on this case. Therefore, in this research we will discuss what is the opinion of the Imam Maliki School regarding mafqud husbands and their marital status?, and what is the opinion of the Imam Syafii School regarding mafqud husbands and their marital status? The purpose of writing this thesis is to find out what the Imam Maliki School thinks about mafqud husbands and their marital status, as well as to find out what Imam Syafii Mahab thinks about mafqud husbands and their marital status. The type of research used in this thesis is qualitative research in the form of a library review, the primary data source is the books al-muwwatha' and al-Umm, while the secondary data sources are al-Fiqh Wa Adillatuhu, Bidayah al-Mujtahid Wa Nihayah al -Mustaqhid, Fiqh al-Sunah, al-Muhazab, al-Muntaqa Syarakh al-Muwwatha', Qawain al-Fiqhiyah, Munakahat fiqh books, Al-Qur'an translated by the Department of Religion, journals, and other appropriate literature with research themes.  

Ristian Yunantika, Mega Rachmasari; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2021 Universitas Stikubank

The harmony and integrity of the household can be disturbed if behavior and self-control cannot be controlled, the bad result is negative behavior, namely anger and quarrels which can lead to acts of domestic violence. Likewise, neglect of the household is not a new thing, because the fact is that it often occurs in the reality of society. This study aims to explain the factors that cause household neglect, to explain the legal consequences for the husband who has neglected his wife, and, to explain the efforts that must be made to prevent neglect in the household again. The method used in this research is a normative juridical approach and a descriptive analytical research specification, data collection using techniques such as literature study, interviews, and documentation. The data source that has been used is secondary data. The results of this research indicate the factors that cause household neglect are; do not provide a living, make dependence; the existence of a patriarchal culture in society; low education and knowledge of women as wives. The provisions of the Marriage Law stipulate that the husband must be responsible, if it is violated then legal sanctions will apply. In cases of household neglect, a solution is usually found not to be penalized and not to be fined. Efforts that must be made so that household neglect does not occur again is by car; there must be awareness, there needs to be religious guidance, it is not enough to just provide material but cannot educate his wife well, there must be mental development because a husband to become a leader must be able to lead his wife to a better direction. Legal consequences / sanctions for a husband who has neglected his wife can be punished with a maximum imprisonment of three years or a maximum fine of Rp. 15 million based on articles 49 and 50 of Law no. 23 of 2004 concerning PKDRT. Efforts that must be made so that neglect of the household does not occur again is by means of citizen awareness that neglect is a criminal act, so that law enforcement must continue so that people understand that neglect is a criminal act, from the aspect of marriage there must be socialization from the general public .   Keywords: neglect, wife, violence, household, criminal.

Budi NU, Santoso; Rahmat, Doris

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bentuk kekerasan fisik yang dilakukan oleh pasangan (suami) berisiko mengakibatkan efek psikologis bagi korban (istri/perempuan), diantaranya, mengalami peningkatan depresi, rendah diri, dan tekanan psikologis. Tingkat keparahan kekerasan fisik ini juga dapat memprediksi tingkat depresi pada korban. Rata- rata gangguan stres pasca trauma pada perempuan yang mengalami siksaan secara fisik cukup tinggi menyatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga yang dikaitkan dengan kuantitas kejadianya, kualitas peristiwa dan perilaku negatif anggota keluarga dapat menjerumuskan kepada kehancuran dan perceraian keluarga. Efek kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya menimpa perempuan yang menjadi korban. Kekerasan tersebut juga berakibat buruk pada anak, yaitu mengganggu perkembangan Anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, mengalami masalah psikologis, emosional, perilaku, masalah sosial dan akademik. Kekerasan sering kali terjadi pada perempuan disebabkan adanya pandangan masyarakat Kata kunci:Perlindungan, Kdrt

Silvia Mona; Susanti Susanti

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kunjungan antenatal care ialah suatu kegiatan yang perlu dilakukan dimana tujuannya sebagai langkah pendeteksian secara dini terkait ada tidaknya komplikasi saat proses kehamilan. Kunjungan ini dapat dilaksanakan sebanyak 4 kali selama proses kehamilan, yang mana dilakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin guna menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini ialah guna mengetahui faktor apa saja yang memberikan pengaruh atas perilaku ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kesehatannya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah deskriptif dimana dengan melakukan pendekatan cross sectional dimana dalam melakukan pengukuran variabel hanya dilakukan sekali saja pada suatu waktu. Dalam penelitian ini sebanyak 20 ibu hamil berperan menjadi sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwasanya hal yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam melakukan kesehatan ialah pengetahuan (p=0,001 < 0,005) dan dukungan suami (p=0,008 < 0,005).    

Qoidul Khoir

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2020 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This article aims to describe the review of Islamic law on the obligations of a father who abandoned the maintenance of the child in the decision of the Supreme Court number 608/K/AG/2003 and describing a living madliyah children after divorce based on the protection of children's rights in Law Number 23 Year 2002 on the Protection of Children. This research is included in the type of normative legal research, using a statutory approach and a conceptual approach. The processing of legal materials in normative legal research is by means of literature studies which are described and then linked between one legal material and other legal materials, especially the relationship between the elements covered in the research problem. So it is presented in a systematic writing form to answer the problems that have been formulated in this research. The result showed that the duty of a father to meet child support does not become payable if the elapsed time, but it could be due to maintenance if there is a decision of the judge. This imposition on the grounds that the father in condition to be able to work deliberately remiss. Supreme Court Decision No. 608/K/AG/2003 does not conflict with Islamic law. Every parent has an obligation to be responsible for nurturing, nurture, educate, and protect children. Deliberateness of a father neglects the obligation to provide maintenance, so that children can not get their rights and suffer a loss, then it can be described as acts of negligence as regulated in Law Number 23 of 2002 on the Protection of Children

Suliantoro, Adi; Andraini, Fitika

DINAMIKA HUKUM 2017 Universitas Stikubank

Menggunakan deposito sebagai agunan, atau jaminan kredit bank (Cash Collateral), masih jarang dilakukan. Umumnya, orang menggunakan aset berwujud sebagai barang jaminan, dan belum mengetahui bahwa deposito dan tabungan dapat dipakai sebagai jaminan kredit di Bank. Dalam perkembangannya, debitur dapat mengajukan pinjaman kredit pada bank dengan agunan deposito, namun bukan miliknya. Jadi yang diagunkan adalah deposito milik pihak ketiga apakah itu suami atau istri sendiri, maupun tidak menutup pihak ketiga lain seperti milik orang tua atau pihak lain. Dasar hukum yang digunakan terkait gadai deposito oleh pihak ketiga adalah Pasal terkait perikatan terutama Pasal 1320 KUHPer, Pasal terkait Gadai yaitu Pasal 1150 s/d 1160 KUHPer, Pasal penanggungan Utang Pasal 1820 s/d/ 1832 KUHPer,  UU No 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan UU No 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan dan UU No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen serta UU No 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jsa Keuangan. Secara teori Undang – Undang Perbankan, UU OJK, Undang – Undang Perlindungan Konsumen dan Kitab Undang – Undang Hukum Perdata memberikan perlindungan bagi deposan yang depositonya dijadikan agunan oleh pihak lain. Perlindungan Hukum yang diberikan menjadi tidak efektif karena pihak ketiga selaku pemilik deposito secara sadar dan tanpa paksaan bersedia untuk dilakukan pemblokiran dan pencairan deposito miliknya, apabila debitur wanprestasi, dengan membuat kuasa tidak dapat dicabut dan penandatanganan pada bagian belakang bilyet deposito miliknya. Dengan demikian deposan secara sadar telah melepaskan hak istimewanya, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1832 KUHPer. Agar perjanjian (pokok dan tambahan) tidak Batal Demi Hukum karena melanggar ketentuan tentang Klausula Baku, maka pihak bank harus dapat memberikan penjelasan kepada konsumen (debitur maupun deposan) terkait resiko – resiko kredit yang dimaksud.