Publication Search

74,541 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-100 of 100

Analytics

Amin Akbar; Irsan Al Fadhil Nasution; Muhammad Ilzam Harahap; Rafi Husin Harahap; Khairina Tambunan

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses transmisi moneter dari mekanisme keuangan bank Islam syariah di Indonesia dan membuktikan apakah mekanisme pembiayaan syariah akan menciptakan keseimbangan antara sektor riil dan moneter, menyebabkan penurunan tingkat inflasi. Variabel penelitian ini adalah tingkat inflasi, PUAS, SBIS dan pembiayaan syariah dari bank syariah menggunakan data time series. Data dianalisis dengan menggunakan VAR tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek jumlah PUAS, jumlah SBIS dan jumlah keuangan bank Islam syariah dalam hubungan yang stabil untuk therate inflasi.  

Nurul Aflah Harahap; Khairina Tambunan

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berikut suatu data dari kementerian koperasi maupun UMKM pada tahun 2014, terdapat sebanyak 57,8 jt pelaku UMKM di indonesia pada tahun 2017. Diperkirakan beberapa tahun kedepan jumlah pelaku UMKM akan terus bertambah dan UMKM memiliki peran serta strategis dalam perkembangan ekonomi nasional. UMKM juga berperan sebagai  distribusi hasil dan sejauh ini telah berkontribusi sekitar 57,60% produk domestic bruto (PDB) serta memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja sebanyak 97% dari seluruh tenaga kerja nasional ( profil bisnis UMKM oleh LPPI dan BI, 2015). Dari data yang tercantum pad badan puasat statistic menunjukkan bahwa setelah krisis ekonomi tahun 1997-1998 jumlah UMKM tidak berkurang, UMKM bertambah, bahkan menyerap 85jt hingga 107jt pekerja hingga tahun2012. Dari jumlah tersebut UMKM menduduki jumlah sebanyak 99,99%, selebihnya sekitar 0,01% atau 4.968 unit ialah pengusaha besar. Contohnya dari kebijakan UMKM dipemerintah kabupaten blora terkait dengan peran UMKM terhadap pembangunan, secara khususnya dikabupaten blora sendiri. Banyak Langkah dan proses yang harus dilewati agar mencapai tujuan tersebut, sehingga dibutuhkan keseriusan antara pihak terkait maupun Kerjasama antar daerah. Bentuk nyata populisme ekonomi merupakan dalam suatu bentuk dukungan kepada UMKM, sehingga produksi UMKM tidak hanya dipasarkan dipasar local namun merambah kepasar yang lebih luas. Selain itu jika terdukung menggunakan informasi teknologi, pemasaran produk tidak lagi terhambat oleh waktu maupun tempat. Kata Kunci : , , 

Lella Anita

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Strategi perkembangan UMKM dan peran akuntansi dalam kualitas pelayanan dan penerapan manajemen resiko terutama pada usaha laundry Argani yang beralamatkan  dijalan KH.Dewantara 38 b, Batanghari Lampung Timur. Dengan melakukan sosialisasi ini kita dapat membantu dan memberikan arahan kepada pemilik usaha laundry mengenai peran akuntansi , kualitas pelayanan dan manajemen resiko terhadap perkembangan UMKM. Pada UMKM Kualitas pelayanan benar-benar diperlukan, kualitas pelayanan yang baik adalah suatu income   strategi bagi mengoptimalkan banyaknya konsumen baru, menjaga konsumen yang ada. meminimalisir ketidakpuasan konsumen, dan mewujudkan kelebihan terutamanya sehingga tidak bisa dengan bersaing saja dari aspek  tarif atau harga. Jika pelayanan yang didapatkan pantas dengan yang diinginkan oleh konsumen, sehingga kualitas pelayanan bisa  dianggap bagus dan sesuai yang diharapkan. Kesuksesan suatu bisnis dipengaruhi seberapa puas dan senang Usaha Mikro Kecil Menengah ini memberikan pelayanan yang baik kepada konsemennya serta bagaimana UMKM dalam meminimalisir sebuah resiko pada UMKM mereka.    

Esra Tandira’ba; Dina Ramba; Yohanis Lotong Ta’dung; Westerini Lusdani

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada Gandrial Coffee Shop di Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan melalui prosedur pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan rumus CSI dil lengkapi dengan tabel customer satisfaction index (CSI). Hasil dari penelitian ini yaitu 82% menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada Gandrial Coffee Shop di Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja berada pada kategori sangat puas.

Linda Elfianora Harahap; Parningotan Simanjuntak; Enjelina Sihotang

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kualitas pelayanan dapat diukur dengan membandingkan persepsi antara pelayanan yang diharapkan dengan pelayanan yang diterima dan dirasakan oleh pasien. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan pasien setelah membandingkan dengan harapannya. Seorang pasien jika merasa puas dengan nilai yang diberikan oleh produk atau jasa maka sangat besar kemungkinannya untuk menjadi pelanggan dalam waktu yang lama. Kualitas pelayanan imunsasi yang kurang optimal tentunya akan membuat sia-sia sumber daya yang telah dikeluarkan seperti biaya operasional, vaksin, logistik, tenaga, dan waktu. Bahkan yang paling memprihatinkan untuk kita semua adalah kegagalan imunisasi akan mengancam terjadinya kesakitan, kecacatan, atau kematian pada anak diakibatkan PD3I (Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi) karenanya untuk mendukung pelayananimunsasi diperlukan peningkatan kualitas sumber daya tenaga yang handal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pelayanan Imunisasi Dasar Dengan Kepuasan Ibu Bayi Di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi adalah semua ibu balita di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Penyabungan Timur Mandailing Natal yaitu sebanyak 171 Orang dengan sampel 64 orang menggunakan metode simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,019. Hubungan antara Tangibles, Realibility, Responsivenes, Assurance, Eempaty dengan kepuasan ibu bayi dengan pelayanan imunisasi dasar dengan masing masing variable nilai p=0,000. Terdapat Hubungan Pelayanan Imunisasi Dasar Dengan Kepuasan Ibu Bayi Di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Diharapkan dapat tenaga kesehatan tetap menjaga dan mempertahankan kualitas layanan imunisasi dasar agar ibu bayi tetap merasa puas atas layanan yang diberikan dan tentu akan tetap kembali membawa bayinya untuk imunisasi.

Cecep Sri Suryana; Vicky Verry Angga

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Manusia tidak dapat terpisahkan dengan hubungan antar manusia, karena manusia merupakan makhluk sosial. Hubungan antar manusia tidak hanya sekedar relasi atau hubungan saja, melainkan suatu aktivitas dan suatu kegiatan untuk mengembangkan hasil yang menumbuhkan rasa bahagia dan rasa puas. Beberapa faktor yang mempengaruhi hubungan antar manusia yaitu saling menghargai, empati, sikap keterbukaan, kepercayaan, dan kehangatan. Organisasi Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Aliran Kebatinan Perjalanan mempunyai konsep hubungan antar manusia. Aliran Kebatinan Perjalanan memiliki beberapa pandangan mengenai hubungan manusia yang menjadi pedoman bagi warganya. Aliran Kebatinan Perjalanan memiliki pandangan bahwa sebelum bersosialisasi atau berhubungan antar manusia harus memilih terlebih dahulu perkataan atau apapun yang akan kita lakukan terhadap orang lain, agar dalam bersosialisasi atau melakukan hubungan antar manusia tidak ada satu pun yang tersakiti baik tersakiti lahirnya maupun batinnya. Sehingga dalam hubungan antar manusia dapat menimbulkan kebahagiaan, kepuasan, dan terciptanya hubungan yang baik.

Dian Sibar Oktaningtyas

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kualitas pelayanan publik adalah sejauh mana  sebuah fasilitas umum (publik) dalam memberikan pelayanan kepada  masyarakat umum. Kualitas pelayanan adalah pelayanan yang diberikan kepada pelanggan sesuai dengan standar pelayanan yang telah dibakukan sebagai pedoman dalam memberikan layanan. Klinik HC Pedurungan sebagai salah satu contoh untuk pengembangan informasi teknologi sistem, sehingga antrian di rumah sakit akan menjadi jauh lebih pendek, dengan kehadiran Klinik HC Pedurungan sangat  memberikan pelayanan kesehatan prima kepada pasien, Lantaran di klinik tersebut tersedia dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan dan pelayanan obat serta laboratorium. Sehingga prajurit dan keluarganya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kualitas pelayanan publik di Indonesia terutama di bidang kesehatan sudah cukup berjalan dengan baik walaupun masih banyak kabar yang menyebutkan bahwa masyarakat masih saja belum merasa puas atas pelayanan publik di bidang kesehatan yang diberikan oleh salah satu instansi kesehatan di Indonesia. Pelayanan ini dikeluhkan oleh masyarakat pengguna layanan kesehatan banyak asumsi yang menyebutkan bahwa mereka merasa kurang puas terhadap kualitas pelayanan yang mereka terima terutama di klinik-klinik kesehatan.

Mochamad Hangga Novian

CiDEA Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Soft Kopi adalah sebuah kedai kopi yang berlokasi di Kendal. Seperti kebanyakan kedai kopi lainnya, Soft kopi ini menyediakan berbagai macam seduhan kopi dan menu andalannya. Dalam aktivitas usahanya peneliti menemukan beberapa masalah dalam  pemasarannya. Hambatan yang dihadapi Kedai Kopi Soft Kopi dimasa pandemi adalah tingkat penjualan.  Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana  pengaruh karakteristik produk dan karakteristik pemasaran terhadap Impulse Buying  di kedai kopi  Soft Kopi Kendal. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian,menunjukan bahwa kualitas produk yang disajikan oleh kedai kopi Soft Kopi semuanya sudah baik, ini artinya kedai dapat memuaskan konsumen yang datang berkunjung, namun ada beberapa aspek yang membuat konsumen sedikit tidak puas untuk berkunjung ke kedai kopi. Saran yang dapat diberikan pada pemilik Soft Kopi diharapkan dapat meningkatkan kembali  strategi pemasaran  yang lebih baik sehingga dapat menarik pelanggan baru untuk berkunjung ke Soft Kopi.

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Adinda Putri Azzahra; Agung Widodo W; Mutiara Sukma +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Toddler ialah anak yang berusia 12 – 36 bulan atau 1 – 3 tahun. Toddler berisiko tinggi mengalami kecelakaan yang dapat mengakibatkan kondisi yang fatal yaitu kematian.     Penyebab  cedera  yang  sering  terjadi  yaitu  jatuh,  kecelakaan  sepeda  motor, tranportasi darat, terluka karena benda tumpul/tajam, kejatuhan, terbakar dan gigitan hewan. Factor lingkungan yang tidak aman merupakan factor yang  paling  berperan  dalam  kejadian  cedera  pada  anak-anak  dan  disusul  oleh  factor pengawasan orang tua yang masih rendah serta pengetahuan orang tua tentang pemahaman jenis-jenis kecelakaan yang dapat terjadi pada toddler serta pentingnya pencegahan terhadap bahaya  yang dapat terjadi pada toddler. Banyak orang tua yang bersikap terlalu membiarkan anaknya yang akan berdampak pada keamanan dan keselamatan hidup anak tersebut. Orang tua perlu  memiliki  pengetahuan  tentang  pencegahan  terhadap  bahaya  kecelakaan  pada  anak sehingga orang tua akan bersikap dan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki. Studi  pendahuluan  yang  dilakukan  di  wilayah  RW  01  Kelurahan  Meteseh  Kecamatan Tembalang Kota Semarang, diketahui banyak anak toddler yang mengalami kecelakaan seperti tertusuk jarum, jatuh, tersedak dan mengalami luka bakar. Dari 5 orang ibu yang memiliki anak usia  toddler  mengatakan  bahwa  anaknya  pernah  mengalami  kecelakaan  seperti  terjatuh, tersedak , terpeleset , tertusuk jarum, terbakar. Saat ditanya apakah ibu mengetahui upaya apa yang   dilakukan   untuk   mencegah   kecelakaan   yang   terjadi   pada   anaknnya,   semua  ibu mengatakan tidak mengetahui dan belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang pencegahan kecelakaan tersebut. Berdasarkan permasalahan serta peluang tersebut, TIM pengabmas Akper Kesdam IV/Diponegoro ingin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang Jenis kecelakaan pada anak usia toddler dan pencegahannya. Tujuan kegiatan ini agar ibu-ibu  yang  mempunyai  anak  usia  toddler dapat memahami tentang jenis-jenis kecelakaan yang dapat terjadi pada   anak    dan   cara   pencegahannya.   Edukasi  yang  diberikan  melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang jenis-jenis kecelakaan dan pencegahannya pada anak usia toddler. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait sehingga pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar. Dikarenakan masa pandemic  covid-19,  dimana  tidak  diperbolehkan  untuk  berkumpul  dengan  jumlah orang yang banyak, maka penyuluhan diberikan lewat zoom meeting. Hasil dari penyuluhan ini ibu-ibu merasa puas dan senang mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis kecelakaan dan pencegahannya pada anak usia toddler dan semuanya akan mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan.

Anggarawati, Tuti; Kodir, Kodir

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Jaminan Kesehatan Nasional diselenggarakan untuk memberikan perlindungan kesehatan dalam bentuk manfaat pemeliharaan kesehatan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Setiap peserta JKN mempunyai hak mendapat pelayanan kesehatan. Rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Tetapi pada kenyataannya masih banyak keluhan dari peserta BPJS setelah mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang bermitra dengan BPJS sehingga rumah sakit berupaya untuk memperbaiki mutunya dengan melihat bagaimana tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian secara deskriptif dengan sampel anggota TNI, PNS, Purnawirawan dan keluarga dengan teknik accidental sampling. Hasilnya adalah 100 responden dari bagian pendaftaran dan 100 responden dari bagian rawat jalan berada pada tingkat puas dari pelayanan yang diberikan sebesar 59,7 dan 67,5, kemudian di Unit Gawat Darurat dengan responden 53 menyatakan tingkat kepuasan pada kategori puas 62,26. Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan sehingga tingkat kepuasan pelanggan meningkat sebaiknya rumah sakit menyediakan dan menambahkan sarana prasarana, mengadakan pelatihan-pelatihan yang berguna untuk peningkatan pengetahuan dan kompetensi karyawan, dan melakukan penilaian kepuasaan pelanggan secara berkala.

Suhadi Suhadi; M.Hafiduddin; Anisa Rizki Julfatwiah

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

(PONV). PONV can be caused by many factors, one of which is the length of fasting. Preanesthesia fasting about 6-8 hours before surgery is performed as an effort to minimize the incidence of aspiration of stomach contents or nausea and vomiting. Objective: Determine the relationship between the length of fasting and the incidence of nausea and vomiting in post-spinal anesthesia. Research Methods: This type of research is an observational study with a Cross-sectional research design. The population in this study is all patients who will undergo spinal anesthesia in the IBS room of RSUD Kab. Batang. Sampling in this study was using the Purposive Sampling method of 49 samples and using the Spearman Rank analysis test. The research instrument uses observation sheets. Research Results: The age of most respondents in this study was 36-40 years as many as 26 respondents (53.1%), the most gender is women 32 respondents (65.3%), and those who experienced the most fasting length of 2-6 hours with 30 respondents (61,3%), while PONV as many as 29 respondents (59.2%). Based on the results of the Spearman Rank test to determine the relationship between the length of fasting and the incidence of Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) obtained a result of 0.007 (P0.5). The majority of respondents who did not experience PONV were 14 respondents (28.6%). Conclusion: There is a significant relationship between the length of fasting and the incidence of Post Operative Nausea and Vomiting (PONV).

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Afifah Kurniawati; Afifah Muslim; Afriza Prima S +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pandemi covid-19 memaksa anak-anak untuk stay di rumah untuk menghindari penularan. Hal ini membuat anak menjadi bosan dan jenuh yang berakibat stress pada anak. Orang tua memiliki peranan penting dalam mendampingi anak-anak selama di rumah. Peran orang tua di masa Covid-19 adalah sebagai pembimbing, pendidik, penjaga, pengembang, dan pengawas bagi anak-anak. Peran yang selama ini dilaksanakan di satuan pendidikan beralih fungsi di satuan keluarga.  Salah  satu  peran  khusus  yang  harus dilakukan orang tua adalah bermain bersama anak. Bermain merupakan kebutuhan dasar anak dan menjadi momen yang penting bagi perkembangan anak. Bermain terapeutik bertujuan untuk meningkatkan kesehatan emosi pada anak. Melalui bermain terapuetik seorang anak dapat mengekspresikan perasaan emosi dan membantu anak mengurangi ketakutannya. Peran orang tua menjadi lebih besar dalam mendampingi anak bermain selama di rumah. Perawat anak memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan orang tua mendampingi anak secara maksimal untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro berupaya untuk memberikan edukasi tentang bermain therapeutik pada anak selama masa pandemi covid-19 yang sasarannya adalah ibu-ibu yang mempunyai anak Balita. Hal ini dilakukan berdasarkan Analisa munculnya permasalahan pada anak-anak yang merasa bosan dan jenuh dan berakibat stress pada anak dan kebingungan ibu dalam memberikan permainan yang tepat untuk anak selama masa pandemi covid ini. Edukasi yang diberikan melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang permainan yang dapat diberikan kepada anak selama masa pandemi covid-19. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait sehingga pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar. Dikarenakan masa pandemic covid-19, dimana tidak diperbolehkan untuk berkumpul dengan jumlah orang yang banyak, maka penyuluhan diberikan lewat zoom meeting. Hasil dari penyuluhan  ini  ibu-ibu  merasa  puas  dan  senang mendapatkan pengetahuan  tentang bermain therapeutik untuk anak selama masa pandemic covid-19 dan semuanya mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan. Anak-anak juga merasa senang dan stress pada anak berkurang.      

Armiati, Armiati; Kusjuniati, Kusjuniati; Kurniawati, Kurniawati

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

Dalam pengelolaan zakat profesi mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan terutama dalam menghimpun dan menyalurkan zakat profesi tentu yang menjadi tujuan utama adalah terciptanya pemerataan dan kemaslahatan umat. Meningkatkan kepuasan serta komitmen muzakki dapat mempertahankan kepercayaan dan loyalitas muzakki berzakat sehingga terciptanya kesadaran untuk senantiasa menyisihkan sebagian harta untuk memberdayakan golongan tidak mampu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) Pengelolaan zakat profesi dalam meningkatkan loyalitas muzakki di Baznas Kota Denpasar. 2) Tingkat loyalitas muzakki di Baznas kota Denpasar. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan terdiri dari 12 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data yang diperoleh berdasarkan fakta dan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh: (1) Analisis pengelolaan zakat profesi Baznas Kota Denpasar dalam hal ini menggunakan langkah-langkah yaitu perencanaan, berkaitan dalam menetapkan, merumuskan, mengidentifikasi, dan mengembangkan. Pengorganisasian, dalam hal ini menggunakan persepsi dan sikap yang diharapkan dapat memaksimalkan tujuan pengelolaan. Pelaksanaan, berkaitan dengan kinerja pengelola zakat yang selama ini menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengawasan, berkaitan dengan kondisi pengelolaan zakat profesi yang masih stabil. (2) Tingkat loyalitas muzakki ditinjau dari kepuasan, komitmen, serta kesukaan produk muzakki dapat dinilai dari besarnya pernyataan rasa puas dan bentuk kepedulian muzakki terhadap sesama dalam berzakat di Baznas Kota Denpasar   ABSTRACTIn the management of professional zakat starting from planning, organizing, implementing, and supervising, especially in collecting and distributing professional zakat, of course the main goal is the creation of equality and the benefit of the people. Increasing the satisfaction and commitment of muzakki can maintain the trust and loyalty of muzakki to tithe so as to create awareness to always set aside some of the assets to empower the poor. The research objectives were to determine: 1) Management of professional zakat in increasing muzakki loyalty at Baznas Denpasar City. 2) The level of muzakki loyalty at Baznas Denpasar city. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. The informants consisted of 12 people who were selected using a purposive technique. Collecting data obtained based on facts and data through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results obtained: (1) Analysis of the professional zakat management of Baznas Denpasar City in this case uses the steps, namely planning, related to determining, formulating, identifying, and developing. Organizing, in this case using perceptions and attitudes which are expected to maximize management objectives. Implementation, related to the performance of zakat managers who have been using Standard Operating Procedures (SOP). Supervision, related to the condition of professional zakat management which is still stable. (2) The level of muzakki loyalty in terms of satisfaction, commitment, and liking of muzakki products can be assessed from the magnitude of the statement of satisfaction and the form of muzakki's concern for others in tithing at Baznas Denpasar City.

Niken Agita Hayuputri; Sumarwanto; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi. Mahasiswa juga merupakan calon intelektual atau cendekiawan muda dalam suatu lapisan masyarakat yang sering kalisyarat denganberbagai predikat. Memberdayakan mahasiswa dapat menjadi sebuah cara untuk mengalihkan para mahasiswa dari hal-hal kenakalan remaja yang bersifat negatif ke kegiatan yang lebih menggali potensi diri. Menanamkan Rasa Entrepreneur Sejati Kepada mahasiswa saat ini dipercaya sebagai generasi yang sulit untuk merasa puas. Gelanggang Mahasiswa sendiri akan menyediakan ruang aktivitas berserta fasilitas penunjangnya. Bangunan ini akan berfungsi sebagai wadah untuk menampung berbagai komunitas mahasiswa dan remaja masyarakat Semarang seperti komunitas olahraga, seni dll. Bangunan Gelanggang Mahasiswa di Semarang merupakan sebuah bangunan fasilitas pendidikan yang dirancang untuk mewadahi kegiatan edukasi yang tidak hanya berkaitan dengan kegiatan yang sesuai dengan kegemaran mahasiswa. Tujuan bangungan Gelanggang Mahasiswa adalah sebagai wadah atau tempat untuk menunjang kebutuhan masyarakat terutama mahasiswa agar dapat melakukan kegiatan-kegiatan positif, dengan menggali potensi, minat serta bakat mereka dalam berbagai bidang olahraga, dan kebudayaan. Gelanggang Mahasiswa ini juga diharapkan dapat mengurangi permasalahan-permasalahan yang biasa dialami para remaja dan mengalihkannya ke hal-hal positif, serta membangun kepribadian remaja Indonesia, khususnya Semarang menjadi pribadi yang baik dan mencerminkan ideologi bangsa yaitu Pancasila.

Samtono Samtono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

. Menu makanan khas jawa ayam goreng sampai saat ini masih menjadi menu favorit untuk semua usia dan semua lapisan masyarakat jawa, ribuan orang setiap minggu merasakan ayam goreng di Bu Toha yang terletak di Desa Lopahit Tuntang Semarang. Saat ini pengembangan wisata kuliner merupakan jalur strategis penyangga ekonomi nasional lewat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian dilakukan dengan pendekatan diskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data, depth interview, swot analisis dan observasi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap beberapa informan atau nara sumber yang terseleksi atau terpilih khususnya para karyawan, pelanggan, dan pemilik warung makan. Hasil penelitian yang diperoleh melalui Analisis SWOT dilakukan berdasarkan teknik EFAS dan IFAS, kemudian dihitung dengan perhitungan AFE dan IFE yaitu analisis faktor eksternal dan fakor internal menunjukkan para konsumen merasa puas akan pelayanan yang diberikan oleh warung makan ayam goreng “Bu Toha”. Posisi warung makan ayam goreng “Bu Toha”. berdasarkan diagram  kortesius SWOT berada di kwadran I, artinya kuat dan berpeluang. Rekomendasinya adalah strategi yang diberikan progresif. Dalam rangka meningkatkan omzet pendapatan usahanya maka dapat menambah varians atau jenis menu yang disajikan konsumen serta mengembangkan usahanya dengan membuka anak perusahaan.

Riyanto, Buddy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh maraknya usaha wisata yang diinisiasi oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di desa Sidowayah, kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten yang memilki potensi wisata alam. Namun dalam perjalananya, upaya mempertahankan eksistensi dan pemasarannya justru menjadi beban tersendiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam promosi wisata. Metode yang digunakan adalah melaksanakan focus group discussion yang diikuti para penggiat wisata desa dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan serta menemukan alternatif solusi. Kesimpulannya adalah bahwa promosi melalui media sosial sudah dilakukan dengan baik oleh penggiat wisata, namun lebih efektif jika yang melakukan adalah para wisatawan yang puas menyebarluaskan pengalaman mereka dalam wisata di desa Sidowayah.Kata kunci: media sosial, promosi wisata, Sidowayah

Puspita, Mutiara Eka

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2016 Institut Teknologi Indonesia

Industri penerbangan dunia tengah mengalami tantangan yang hebat selama dekade terakhir. Menghadapi isu global tersebut, negara-negara Asia Tenggara mencoba untuk menerapkan kebijakan liberalisasi penerbangan ASEAN (ASEAN Open Sky) agar dapat menciptakan kompetisi yang ketat antar maskapai untuk meningkatkan keunggulan bersaing. Kebijakan ASEAN Open Sky tersebut menyebabkan banyak maskapai asing, tidak terkecuali Singapore Airlines, menjadikan Indonesia sebagai target pasar utama. Oleh sebab itu, Garuda Indonesia perlu melakukan perbaikan disegala bidang mengingat pesaing utama pada ASEAN Open Sky, Singapore Airlines, dinilai memiliki performansi yang sangat baik di mata dunia. Metode untuk membantu melakukan perbaikan kualitas adalah Quality Function Deployment dengan alat yang digunakan House of Quality (HOQ). Dengan HOQ dapat dihasilkan rancangan layanan baru berbasis pelanggan yang barmanfaat bagi perbaikan kualitas layanan demi keunggulan bersaing. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1).Mengetahui tingkat kepuasan pelanggan PT Garuda Indonesia (Persero) dibandingkan dengan Singapore Airlines dan tingkat kepentingan atribut layanan yang terdapat pada HOQ; (2).Mengetahui bagaimana rancangan perbaikan layanan dengan HOQ PT Garuda Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan serta kemampuan perusahaan. Hasil penelitian menyatakan bahwa responden lebih puas pada pelayanan Singapore Airlines dengan nilai rata-rata 3.54 dibandingkan Garuda Indonesia dengan nilai rata-rata 3.0683 dari skala 4. Sesuai hasil rancangan House of Quality, layanan yang menjadi prioritas dilakukan perbaikan dan peningkatan kualitas berdasarkan nilai absolute weight adalah (1).penanganan bagasi; (2).kehandalan layanan ticketing; (3).kebersihan dan fungsi toilet; (4).ketanggapan karyawan dalam penanganan keluhan pelanggan; dan (5).kesesuaian harga yang ditetapkan dengan service yang diterima. Sedangkan prioritas utama karakteristik teknik yang dapat dilakukan perusahaan adalah (1).pemilihan mitra outsource yang terbaik; (2).implementasi boarding management berdasarkan rekomendasi Skytrax; (3).peningkatan attitude karyawan untuk bersikap empati dan ramah; (4).penyediaan staf yang memadai; serta (5).penentuan & pemenuhan service standar bagi frontliner. Kata Kunci : Quality Function Deployment, House of Quality, Kualitas

Rasyid, Mohammad Kurniadi; Gaol, Burhan Lumban

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2014 Institut Teknologi Indonesia

Dalam rangka meningkatkan kepuasan para penggunanya di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi PT. KAI Commuter Jabodetabek sejak beberapa bulan terakhir tahun 2011 mencoba menerapkan sistem baru yang dikenal dengan nama commuter line. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pada pengguna jasa Kereta listrik. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 200 pengguna yang dilakukan pada bulan Juni dan Juli 2012. Pengambilan sampel menggunakan metode incidental sampling, sedangkan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan yang diberikan digunakan metode Importance Performance Analysis. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pengguna KRL AC Jabodetabek merasa cukup puas tapi begitu banyak faktor yangharus dibenahi terhadap kualitas pelayanan. Faktor-faktor yang paling prioritas untuk segera ditingkatkan adalah: ketepatan keberangkatan dan waktu tiba, kesesuaian jumlah kereta dan gerbong dengan jumlah penumpang, jadwal waktu keberangkatan yang sesuai dengan waktu keberangkatan beraktifitas penumpang, kemampuan perusahaan untuk cepat tanggap terhadap keluhan pelanggan, kemampuan perusahaan untuk cepat tanggap menghadapi masalah yang timbul, penjagaan kebersihan dan kerapihan kereta, pemberian informasi yang jelas kepada pelanggan, pengaturan pedagang di dalam kereta dan di stasiun.Kata Kunci : komuter, KRL, kepuasan

Astohar, Astohar

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2010 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Kepuasan dan ketidakpuasan nasabah atas produk akan berpengaruh pada pola perilaku selanjutnya. Apabila nasabah merasa puas, maka dia akanmenunjukkan besarnya kemungkinan untuk kembali membeli produk yang sama. Kepuasan masih menjadi kunci dalam pencapaian loyalitas nasabah.Manajemen hubungan nasabah, merupakan strategi yang terarah dan tepat untuk mendukung penerapan Customer to Business atau Customer to Customer, sehingga kunci ke arah sukses jangka panjang dalam pencapaian kinerja dapat diwujudkan perusahaan. Kelemahan paling serius perusahaan adalah ketidakmampuan perusahaan dalam mengelola hubungan baik dengan nasabah.Kepuasan nasabah merupakan kunci sebuah mekanisme proses pencapaian strategi manajemen hubungan nasabah yang mengarah pada perilaku nasabah berdasarkan manajemen hubungan nasabah sebagai muara akhir. Titik berat manajemen hubungan nasabah terletak pada proses strategi manajemen hubungan nasabah yang diterapkan oleh perusahaaan.

Aini, Nur

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Kemajuan masyarakat baik karena pendidikan, perubahan sosial ekonomi serta faktor lainnya akan mendorong perubahan kebutuhan maupun orientasi. Apabila sebelurnnya karyawan atau pekerja mandiri cukup puas apabila penghasilannya dapat mencukupi kebutuhan mereka saat ini, namun sekarang sudah banyak yang merencanakan dan bahkan merealisasikan program pensiun sehingga mereka akan mendapatkan jaminan pendapatan tetap pada saat mereka memasuki masa pensiun. Sementara di Indonesia program pensiun baru dapat dinikmati sebagian kecil masyarakat khususnya baru mereka yang bekeria sebagai penawai negeri sipil maupun militer, badan usaha milik negara, yang disebut sebagai Dana Pensiun pemberi Kerja. Sementara kelompok pekerja lainnya sebagian besar belum diikutkan atau mengikuti program pensiun. Untuk itu perlu adanya strata revolusi atau gerakan dalam rangka memasyarakatkan program pensiun tidak saja kepada perusahaan tetapi juga terhadap pekerja pada perusahaan maupuan pekerja mandiri.