Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-84 of 84

Analytics

M Hery Yuli Setiawan, Feri Faila Sufa &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini dilaksanakan dengan latar belakang tentang pentingnya pendidikan orang tua dalam memberikan stimulasi anak untuk mengembangkan potensi anak sejak dini agar mencapai perkembangan yang optimal di masa depannya. Pada hasil penelitian Feri faila SufadanM Hery Y.S (2017) menunjukan peran parenting ternyata dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Lembaga PAUD. Adanya kegiatan parenting yang terencana dengan baik sangat direkomendasikan untuk dilaksanakan oleh Lembaga PAUD.Pada Pengabdian ini akan melakukan optimalisasi parenting dalam menggali potensi anak. Guru dan orangtua perlu memiliki kemampuan menggali potensi anak sejak dini. Pada lembaga lembaga PAUD seperti TK, KB, SPS, aspek pengembangan moral agama, pengembangan bahasa, pengembangan kognitif, pengembangan sosial emosi , pengembangan fisik motorik, dan pengembangan seni menjadi struktur kurikulum yang selalu distimulasi oleh pendidik dalam prose pembelajaran PAUD. Diharapkan apa yang telah dilakukan pendidik dapat dilanjutkan oleh orang tua, sehingga perkembangan anak lebih optimal, karena waktu anak bersama orang tua dan keluarga lebih panjang daripada di sekolah. Karena setiap anak mempunyai potensi kecerdasan yang berbeda, diharapkan setelah orang tua dan guru dapat mengenali dan mengidentifikasi berbagai minat dan potensi kecerdasan anak, dan memberikan stimulasi yang tepat agar perkembangan anak lebih optimal. . Untuk mencapai tujuan pengabdian maka dilakukan pelatihan dan pendampingan pada guru dan orang tua. Sebelum dilakukan pelatihan, masih banyak dari orang tua siswa yang belum faham tentang hakikat pendidikan anak usia dini, penting PAUD bagi anak-anak. Para orang tua membawa anak ke lembaga PAUD agar tidak saja bermain di rumah, dan sebagian besar tidak faham akan tujuan PAUD secar umum. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, Pemberian Tugas dan Praktek Langsung. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan bahwa orang tua yang dan guru yang bersama-sama.menjalin komunikasi yang baik dapat mengenali potensi anak nya sehingga stimulasi dapat dilakukan sejak dini dan anak lebih berkembang . Berdasarkan kegiatan pengabdian diatas dapat disimpulkan bahwa orang tua perlu mengenali potensi yang ada pada diri anak, kemudian peran orang tua dan pendidik dalam memberikan stimulasi yang tepat pada anak sangat pentin untuk mengembangkan potensi anak sejak dini.Kata Kunci: Peran orang tua, Potensi anak,

Krismi Diah Ambarwati, Dinar Widiana &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pola asuh berpengaruh terhadap perkembangan anak terlebih dengan orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pola asuh orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (tunarungu) di Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan 4 partisipan (dua pasang orangtua). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan sudah bisa menerima kondisi anak mereka yang tunarungu serta memberikan dukungan langsung diberikan oleh keempat partisipan agar kondisi dan perkembangan anaknya semakin baik. Partisipan membangun komunikasi yang baik dengan anak, orang tua memberikan dukungan terhadap anak, membangun relasi yang baik dengan anak, dan juga melakukan usaha untuk mendisiplinkan anak. Partisipan memiliki harapan agar anak mereka bisa berbicara dan mendengar.Kata kunci: pola asuh, anak berkebutuhan khusus, tunarungu

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Mempelajari bahasa kedua memerlukan pemahaman khusus dan kemauan untuk mengikuti. Sebagian besar siswa menengah mengalami kendala dalam mengikuti pelajaran bahasa Inggris. Mereka dipengaruhi oleh faktor pendidik, orangtua, dan lingkungan. Perlunya peran seorang pendidik dalam memotivasi siswa dalam pelajaran bahasa Inggris. Diharapkan dapat meningkatkan minat belajar dan keinginan untuk mempelajaran bahasa asing dalam era globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan deskritif. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode interaktif.

Karimah, Nurrotul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 2) Mengetahui penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 3) Mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen.P enelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah orang tua dan anak pada keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pendidikan karakter melalui nilai-nilai Budaya Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga dilaksanakan oleh orang tua kepada anaknya menggunakan media uang, nasehat, keteladanan orang tua, pembiasaan. 2) Penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen anak belum mampu menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter yang diajarkan oleh orangtuanya secara optimal. Di mana dari hasil penelitian masih ada beberapa anak yang masih berbohong atau tidak berbicara jujur. 3) Hambatan-hambatan bagi orangtua dalam memberikan pendidikan karakter yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Hambatan internal berupa kurang intensitasnya komunikasi dalam keluarga disebabkan kesibukan orang tua yang bekerja, dan kurang harmonisnya hubungan dalam keluarga. Sedangkan hambatan eksternal berupa pengaruh teknologi informasi dan pengaruh lingkungan sosial masyarakat.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Nilai-Nilai Budaya Jawa.