Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-100 of 10,574

Analytics

Ardia Ayuning Safitri; Setiyowati

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Perkara tentang pengesahan asal usul anak dari hasil perkawinan siri terdapat pada Penetapan Pengadilan Agama Nomor 61/Pdt.P/2023/PA.PBUN tanggal 23 Juni 2023 yang menyatakan bahwa anak telah disahkan sebagai anak sah pasangan suami istri yang sebelumnya melakukan perkawinan siri. Penelitian ini bertujuan mengkaji: (1) perlindungan hukum bagi anak yang dilahirkan dari hasil perkawinan siri; (2) pertimbangan hukum hakim terkait asal usul anak dari hasil perkawinan siri dalam penetapan tersebut; dan (3) akibat hukum penetapan asal usul anak dari hasil perkawinan siri. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis dan analisis kualitatif terhadap data sekunder, yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak hasil perkawinan siri merupakan refleksi perkembangan hukum keluarga Indonesia yang semakin berorientasi pada perlindungan hak anak. Majelis Hakim dalam Penetapan Nomor 61/Pdt.P/2023/PA.PBUN menilai bahwa anak yang lahir dari perkawinan siri dapat ditetapkan sebagai anak sah sepanjang terbukti adanya hubungan perkawinan dan hubungan biologis antara ayah dan ibu kandungnya, dengan mendasarkan pada alat bukti autentik, keterangan saksi, serta dalil fikhiyah dan ketentuan perundang-undangan. Penetapan asal usul anak menimbulkan akibat hukum yang signifikan, meliputi pengakuan status keperdataan anak, timbulnya hubungan keperdataan dengan ayah biologis, kewajiban nafkah dan pemeliharaan, perlindungan hak ekonomi anak, serta pemenuhan hak administrasi kependudukan

Nely Lailatul Mahmudah; Yulies Tiena Masriani

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban hukum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam kasus pemalsuan dokumen jual beli tanah berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya penyalahgunaan kewenangan oleh PPAT yang berpotensi merugikan pemegang hak atas tanah serta mengganggu kepastian hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pertanahan. Permasalahan penelitian meliputi: (1) kronologi dan konstruksi hukum kasus pemalsuan dokumen jual beli tanah; (2) pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara; dan (3) bentuk pertanggungjawaban pidana PPAT dalam kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan PPAT yang membuat Akta Jual Beli berdasarkan surat kuasa palsu tanpa kehadiran dan persetujuan pemilik sah telah memenuhi unsur tindak pidana pemalsuan akta otentik sebagaimana diatur dalam Pasal 264 ayat (1) jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pertimbangan hakim didasarkan pada asas legalitas, pembuktian, persamaan di hadapan hukum, serta keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum. Putusan pidana penjara dan denda yang dijatuhkan mencerminkan akuntabilitas pejabat publik atas penyalahgunaan kewenangan jabatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertanggungjawaban PPAT mencakup aspek pidana, perdata, dan administratif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, penegakan kode etik profesi, serta peningkatan integritas dan profesionalitas PPAT guna mewujudkan tertib hukum dalam administrasi pertanahan.

Ety Setiawati; Widia Ningsi

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Evolving tourism trends indicate a transition among tourists from merely visual recreation (hedonic) toward transformative travel (eudaimonic), which is oriented toward self-reflection and the search for meaning in life. Museum Topeng Cirebon holds significant potential for transformative tourism due to its mask collection that is rich in life philosophies. The urgency of this research is to analyze these transformative tourism experiences to support the quality of tourists' intellectual experiences and the sustainability of local culture. This qualitative research employed thematic analysis with purposive sampling techniques, involving 70 respondents who completed a Google Form questionnaire, which was further supported by interviews and a literature review. The results from the pre-visit phase showed that initial motivations were dominated by hedonic tourism at 37.1%. During the visit, a transformation occurred; tour guides acted as human catalysts in building narrative engagement (62.9%), and the chronological, philosophical flow of the masks sparked an awakening of consciousness for 80% of respondents. In the post-visit phase, eudaimonic impacts were experienced by 91.4% of respondents, including an expanded worldview (37.1%) and a commitment to becoming agents of cultural change (27.1%). However, operational challenges remain, including inconsistent opening hours and a lack of digital self-information facilities.

Hidayatullah, Syarif; suteja, suteja

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Korosi pada aluminium dalam lingkungan air laut merupakan permasalahan serius yang dapat menurunkan umur pakai material. Berbagai inhibitor alami telah dikembangkan sebagai alternatif ramah lingkungan, tetapi kajian mengenai penggunaan ekstrak labu kuning sebagai inhibitor korosi aluminium dalam media air laut, terutama dengan mempertimbangkan pengaruh temperatur, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi inhibitor ekstrak labu kuning dan temperatur terhadap laju korosi aluminium menggunakan metode weight loss. Variasi konsentrasi inhibitor yang digunakan adalah 0 ppm, 1000 ppm, 2000 ppm, dan 3000 ppm, dengan variasi temperatur 27°C, 35°C, dan 45°C selama waktu perendaman 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi inhibitor secara signifikan menurunkan laju korosi, dengan nilai optimum pada 3000 ppm yang menghasilkan laju korosi sebesar 0,448 mm/year dan efisiensi inhibisi sebesar 74,06%. Sebaliknya, peningkatan temperatur menyebabkan kenaikan laju korosi dan penurunan efisiensi inhibitor. Analisis parameter aktivasi menunjukkan bahwa penambahan inhibitor meningkatkan energi aktivasi (Ea) dari 17,075 kJ/mol menjadi 28,432 kJ/mol, yang mengindikasikan bahwa proses korosi menjadi lebih sulit terjadi. Secara keseluruhan, ekstrak labu kuning terbukti efektif sebagai inhibitor korosi ramah lingkungan yang bekerja melalui mekanisme adsorpsi dan pembentukan lapisan pelindung pada permukaan logam.

Kurniawan, Reza; Puspitorini, Pipit Sari; Anita, Anita

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Penelitian ini mengkaji kesiapan transformasi digital pada usaha penjualan suku cadang otomotif menuju Autonomous Supply Chain (ASC) dengan menggunakan model MIISI. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei terhadap 32 responden dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan berada pada kategori sedang hingga tinggi. Di antara dimensinya, Integration memiliki nilai tertinggi, sementara Instrumentation dan Standardization menunjukkan kesenjangan terbesar dibandingkan kondisi ideal. Tingkat kematangan digital berada pada Level 2–3, yang mengindikasikan bahwa sistem sudah terintegrasi sebagian namun belum sepenuhnya otonom. Selain itu, hasil SEM (R² = 0,164) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh langsung yang signifikan terhadap ASC, meskipun hubungan antar dimensi bersifat signifikan dan bertahap. Dimensi Integration menjadi faktor paling dominan, yang menegaskan bahwa kesiapan menuju ASC memerlukan proses transformasi digital yang berkelanjutan, terstruktur, dan terintegrasi.

Auliya, Rifqi Sulthon; Kusumaningtyas, Pramesti; Harsoyo, Imam Tri

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Kompleksitas subsistem elektromekanis pada sistem Radiografi Digital (DR) menuntut pendekatan diagnostik yang terstruktur untuk mencegah waktu henti yang lama dan menghindari pembongkaran yang tidak perlu. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan prinsip Deteksi dan Isolasi Kerusakan (FDI), dengan menggunakan metode isolasi blok, guna mendiagnosis dan mengatasi gangguan pada sistem pengunci magnetik meja pasien pada unit Philips SRO 33100. Pendekatan FDI diterapkan dengan memisahkan blok kontrol listrik dari blok aktuator mekanis secara sistematis, serta melakukan analisis perbandingan terhadap dua aktuator yang identik. Pengukuran listrik menunjukkan bahwa kedua unit kunci magnetik kiri dan kanan menerima tegangan masukan normal sebesar 23,48 V. Perhitungan koreksi relatif menghasilkan nilai 2,5%, yang masih berada dalam batas toleransi aman sebesar 10%, sehingga mengonfirmasi integritas blok kontrol listrik. Namun, analisis perbandingan mengungkapkan ketidakhadiran respons mekanis yang lengkap pada unit kiri, memungkinkan kesalahan diisolasi secara tepat ke kegagalan aktuator internal tanpa membongkar sirkuit kontrol yang utuh. Berdasarkan diagnosis definitif ini, tindakan korektif diambil melalui penggantian komponen dan kalibrasi penyesuaian celah. Uji fungsional pasca-perbaikan mencatat tegangan operasional stabil sebesar 23,45 V dan menunjukkan respons mekanis yang sepenuhnya sinkron, memulihkan gerakan mengambang empat arah. Studi ini menunjukkan bahwa kerangka kerja isolasi blok berbasis FDI yang diusulkan menyediakan strategi yang efektif dan berbasis bukti untuk mengidentifikasi kegagalan elektromekanis, sehingga meminimalkan kebutuhan akan prosedur pemecahan masalah yang invasif. Akibatnya, pendekatan ini merupakan metode diagnostik yang sangat efektif yang menghilangkan kebutuhan akan pembongkaran yang luas, menawarkan kerangka kerja yang andal yang dapat diterapkan secara luas untuk pemecahan masalah peralatan medis lainnya.

Prihartanto, Henry Dwi; Armin, Edmund Ucok; Apriliani, Trisna Ayu

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Wastewater Treatment Plant (WWTP) pada kawasan industri konvensional umumnya masih mengandalkan strategi pemeliharaan berbasis interval waktu yang tetap. Pendekatan tersebut berisiko menyebabkan penurunan performa pompa yang tidak teridentifikasi secara dini serta meningkatkan potensi pemborosan energi operasional. Penelitian ini mengembangkan Green Maintenance Framework berbasis machine learning untuk meningkatkan reliabilitas pompa sirkulasi pada sistem Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Analisis dilakukan menggunakan dataset telemetri multi-sensor yang mencakup parameter getaran, temperatur, tekanan, debit aliran, dan rotasi per menit (RPM). Proses rekayasa fitur diterapkan melalui pembentukan System Efficiency Index untuk meningkatkan sensitivitas model terhadap indikator degradasi kinerja pompa. Model prediktif dibangun menggunakan algoritma Random Forest Classifier dengan skema pembagian data 80:20 secara stratified. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model menghasilkan tingkat akurasi klasifikasi sebesar 100%, dengan variabel Vibration dan Temperature menjadi parameter yang paling dominan dalam proses prediksi. Analisis operasional memperlihatkan bahwa degradasi pompa menyebabkan penurunan flow rate meskipun nilai rotasi per menit (RPM) mengalami peningkatan, sehingga memicu kenaikan konsumsi energi dan meningkatkan risiko gangguan pada proses biologis Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Dari aspek ekonomi, kondisi tersebut menyebabkan pemborosan energi sebesar 5.623 kWh atau setara Rp6.271.236, - per bulan untuk setiap unit pompa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem predictive maintenance berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung efisiensi energi serta implementasi green manufacturing di kawasan industri.

Andi Patimang

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

LAMPUKITA merupakan salah satu UMKM VCO di Kabupaten Fakfak. Hasil dari pembuatan VCO usaha tersebut,  menghasilkan blondo yang selanjutnya diolah menjadi minyak goreng.  Berdasarkan aspek pemasaran,VCO LAMPUKITA memiliki prospek yang baik. Namun, ketersediaan bahan baku kelapa yang memenuhi syarat pembuatan produk utama, jumlahnya terkadang tidak tersedia.  Penelitian sebelumnya fokus pada teknik ekstraksi VCO, masih sedikit membahas strategi bisnis spesifik untuk minyak goreng hasil blondo ditingkat UMKM dengan kendala bahan baku.  Tanpa strategi pengembangan yang tepat, LAMPUKITA akan sulit bertahan secara finansial meskipun produknya memiliki nilai gizi lebih unggul. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman,  menentukan faktor internal, eksternal strategi terbaik dan model pengembangan bisnis baru yang dapat diterapkan LAMPUKITA. Penentuan lokasi secara purposive. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder.  Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif (analisis SWOT dan BMC) dan kuantitatif (metode IFAS, EFAS dan QSPM).  Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha LAMPUKITA terletak pada keunggulan produk alami, pemanfaatan blondo VCO, serta cita rasa khas kelapa Fakfak. Kelemahan utamanya adalah keterbatasan ketersediaan kelapa yang memenuhi standar VCO, kapasitas produksi masih kecil, dan keterbatasan modal. Analisis IFAS dan EFAS menunjukkan LAMPUKITA berada pada kondisi cukup mendukung untuk dikembangkan secara internal dan eksternal. Keberlanjutan usaha ditentukan oleh manajemen rantai pasok  kelapa. Strategi paling tepat dikembangkan adalah strategi kemitraan dengan petani kelapa berbasis standar VCO.  LAMPUKITA dapat menerapkan berbagai model bisnis baru untuk menanggulangi keterbatasan bahan baku.

Husnia; Andi Mustika Amin; Annisa Paramaswary Aslam; Nurman; Abdul Rahman

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan, menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan, serta menganalisis pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh iverusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024 yang berjumlah 83 perusahaan. Sampel penelitian sebanyak 48 perusahaan yang dipilih melalui iverusa purposive sampling berdasarkan kriteria iv erusahaan yang terdaftar secara berturut-turut selama periode penelitian, mempublikasikan laporan keuangan secara lengkap, tidak mengalami kerugian selama periode penelitian, serta memiliki data yang sesuai dengan variabel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan mengakses dan mencatat data keuangan yang relevan. Analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews melalui uji pemilihan model yang meliputi uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier untuk menentukan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa komposisi penggunaan utang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dapat memengaruhi persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Profitabilitas yang diproksikan dengan Net Profit Margin (NPM) juga berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan iverusahaan dalam menghasilkan laba maka semakin tinggi pula nilai perusahaan karena meningkatnya kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan. Sementara itu, likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek belum tentu menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam menilai perusahaan pada sektor makanan dan minuman.

Nur Sakinah Aryuni; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Zainal Ruma; Resky Amalia Hamka; Widhi Nugraha Sumiharja Darmawinata

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang yang berjumlah 68 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Selain itu, disiplin kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Kondisi kerja yang tertib, nyaman, aman, serta didukung hubungan kerja yang harmonis mampu meningkatkan motivasi, loyalitas, dan rasa puas pegawai dalam melaksanakan tugas pelayanan publik.

Nurmelisa; Nurman; Tenri S.P Dipoatmodjo; Chalid Imran Musa; Burhanuddin +1 more

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap motivasi kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 198 pegawai, dengan sampel sebanyak 70 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan program SPSS dengan teknik analisis regresi linear berganda, serta melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil/Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, demikian pula kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Secara simultan, beban kerja dan kompensasi terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang seimbang serta pemberian kompensasi yang adil dan layak menjadi faktor penting dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai.

Santi Puspitasari; Marthia Ikhlasiah

Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 2026 STIKES Columbia Asia Medan

High consumption of sugar-sweetened beverages (SSBs) has become an increasing public health concern, particularly among adolescents. Excessive SSB intake is a major risk factor for various non-communicable diseases, including type 2 diabetes mellitus, cardiovascular diseases, obesity, dental caries, and certain types of cancer. This study aimed to analyze the factors associated with the level of sugar-sweetened beverage (SSB) consumption among adolescents. This study employed a descriptive literature review approach. Data were obtained from national and international journals relevant to the topic of SSB consumption among adolescents. The selected articles were analyzed to identify factors associated with SSB consumption. The findings indicated that SSB consumption among adolescents is influenced by several factors, including individual factors (gender and knowledge), socioeconomic factors (peer influence and pocket money allowance), environmental factors (mass media exposure and beverage availability), and psychological factors (stress level and preference for sweet tastes). This study highlights that SSB consumption is a multifactorial behavior influenced by various interacting determinants. Therefore, comprehensive interventions targeting both individual and environmental factors are needed to reduce SSB consumption among adolescents.

Luthfiana Nur; Rohilatul Jannah; Soliha Soliha

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2026 Universitas Muhamadiyah Manado

Having employees with OCB attitudes will have a positive impact on the ease of achieving organizational goals. OCB is the attitude of employees doing many things outside of their duties voluntarily. In contrast, OCB will influence each other with organizational commitment. Organizational commitment is a person's sense of comfort in being part of the organization. The growth of these two things is influenced by the leadership style, in this case, the transformational leadership style. Based on the preliminary survey results, it has been shown that OCB attitudes and organizational commitment are both influenced by leadership style. So, the researcher wants to see the effect of the three. This study uses multiple linear regression research with quantitative research and a questionnaire with a Likert scale. After the analysis had been conducted, the results were H1: Transformational Leadership had a significant effect on Organizational Citizenship Behavior (OCB) in X Hospital nurses, H2: Transformational Leadership has a substantial impact on organizational commitment in X Hospital nurses, and H3: Organizational Commitment had a significant effect on Organizational Citizenship Behavior (OCB) on nurses at Hospital X.

La Emrin; Lajusu Lajusu; La Jidi

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

D Dowry (mahar) is an obligation of a groom to his bride in Islamic marriage, symbolizing respect and responsibility. In the Buton community, mahar also develops as a customary tradition known as boka, which carries both symbolic and socio-cultural meanings. This study aims to analyze the concept of mahar according to the Shafi’i school of law and its implementation in Taduasa Village, South Buton Regency. This research uses a qualitative method with data collection techniques including interviews, documentation, and literature review. The findings show that mahar is viewed as a symbol of respect for women and is determined based on lineage and social status. According to the Shafi’i school, such practices are permissible as long as they are based on mutual agreement and do not burden the groom. However, excessively high dowry amounts in some cases may hinder marriage. This study concludes that the mahar tradition in Taduasa Village remains consistent with Shafi’i principles but should be adjusted to the Islamic values of ease and public welfare.

Yulius Alan Hartanto; Irja Tobawan Simbiak; Lazarus Ramandey

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Ciberi Beach is a tourist area in Enggros Village, Abepura District, Jayapura City, with significant development potential that draws on its natural resources and local wisdom. This study aims to identify internal and external factors influencing the development of the tourism area and to formulate appropriate development strategies using SWOT analysis. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative techniques, with data collected through field observations, in-depth interviews, and questionnaires distributed to 25 visitors. The findings show that the main strengths are unspoiled natural scenery and community friendliness, while the main weaknesses include inadequate public facilities and poor road access. Key opportunities include ecotourism potential and policy support for spatial planning, while threats include coastal abrasion and unmanaged waste. Based on the SWOT matrix, the strategic position falls in Quadrant I (X = 0.31; Y = 0.51), supporting an aggressive SO strategy. Priority strategies include community-based ecotourism development, digital promotion, collaborative partnerships with universities and NGOs, and regulatory strengthening for sustainable land use. The analysis is grounded in a three-framework theoretical lens comprising the 3A tourism components (Attraction, Accessibility, Amenity), ecotourism principles, and community-based tourism, which together guide the interpretation of SWOT findings and the formulation of strategy.

Delfi Verlita Kurniawan; Aditya Romadhon; Dimasrizal Dimasrizal

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This study aims to analyze the effect of public satisfaction on political participation in the 2024 single-candidate regional election (Pilkada) in Batanghari Regency. Political participation in elections is an important indicator of democratic quality, especially in a single-candidate contest where electoral competition is limited. The research employed a quantitative explanatory approach with a sample of 151 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using simple linear regression with IBM SPSS Statistics to determine the relationship between public satisfaction and political participation. The results indicate that public satisfaction has a positive and significant effect on political participation, with a coefficient of determination (R²) of 0.510. This means that 51% of the variation in political participation can be explained by public satisfaction, while the remaining percentage is influenced by other factors not included in this study. However, voter turnout in the 2024 election declined compared to the previous regional election. These findings suggest that public satisfaction is not the sole factor influencing political participation, as the level of political competition in a single-candidate election also plays an important and contextual role in shaping voter behavior and turnout.

Inna Noor Inayati

Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Indonesia is currently experiencing an emergency situation regarding sexual violence, which compromises national social resilience. The enactment of the Sexual Violence Crimes Law (UU TPKS) creates new legal mandates for healthcare professionals. Midwives, serving as frontline providers in primary care and remote areas, act as the first professional contact for survivors, yet they lack adequate legal certainty regarding medico-legal duties and preparedness within the midwifery educational framework. Objectives: This study aims to analyze the regulatory synchronization concerning the limited medico-legal authority of midwives in implementing the UU TPKS and to formulate reconstruction strategies for professional standards and the national midwifery curriculum. Methods: This normative juridical (doctrinal) research utilizes statute, conceptual, analytical, and comparative approaches. Data analysis was conducted qualitatively-normatively through systematic and teleological interpretations, evaluated using coherence and prescriptive frameworks. Results: The study reveals a significant disharmony of norms between the UU TPKS and Minister of Health Regulation (Permenkes) No. 2 of 2025, which imposes bureaucratic barriers on safe abortion access for rape victims. Additionally, the Midwife Professional Standards (Kepmenkes No. 320/2020) fail to integrate basic clinical forensic authorities, compounded by a national techno-centric curriculum that overlooks Trauma-Informed Care (TIC). Conclusions: Legal certainty for midwives and comprehensive justice for survivors can only be accomplished by reconstructing inclusive competency standards, eliminating administrative boundaries through the "Medical First" principle, and integrating primary health law and trauma-sensitive care modules into the national midwifery curriculum.

Ade Saputra Dinata; Meydilah Ayunafisah; Vera Ayu Lestari

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The government policy known as the Free Nutritional Meal Program (MBG) aims to improve public nutrition and reduce stunting rates in Indonesia. The purpose of this study is to examine the MBG Program from a political perspective, particularly considering political dynamics, legal risks, and fiscal issues. This research was conducted through literature review, reviewing various journals and academic sources. The results indicate that the MBG not only has social impacts but also influences political interests, poses risks to legal enforcement, and disrupts the sustainability of the state budget. Therefore, for the program to be successful and sustainable, strong regulations and oversight are required. Furthermore, this populist program is often utilized as an instrument for power legitimacy, demanding compromises between the executive and legislative branches during its budget approval process. Without a detailed legal framework, the policy's implementation is highly vulnerable to overlapping institutional authority and potential misappropriation of funds. Ultimately, technology-based monitoring strategies and accountable governance are the main keys to maintaining the stability of the State Budget (APBN).

Rahmah Diara; Mutiara Ramadhani Alfitriah; Muthliq Febrily Albachaj; Siti Nenk Lawati; Amelia Khoirunnisa +1 more

Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

The purpose of this study was to analyze the implementation of Al-Qur’an and Hadith teaching at MAN 2 Karawang, including the challenges faced and approaches to resolving them. The method used was qualitative with a descriptive approach. Information was collected through interviews and documentation with the principal, Al-Qur’an and Hadith teachers, and eleventh-grade students. The research findings indicate that teaching is conducted in accordance with the madrasah curriculum, using a thematic and contextual approach that focuses on moral development and the application of Islamic values in daily life. Teachers use various methods, such as lectures, discussions, questions and answers, and hadith memorization. However, the teaching and learning process still faces several obstacles, such as a lack of infrastructure, including projectors, limited availability of textbooks, and unsupportive classroom conditions, which affect students’ concentration. Several solutions implemented include the gradual provision of facilities, the use of digital technology through students’ mobile phones and e-books, and the implementation of more interactive teaching methods to increase student motivation.

Cindy Nova Riyanti; Muhamad Tamamul Iman

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study explores how Generation Z in Indonesia produces and spreads narratives of micro-interfaith harmony through the TikTok platform. Amid growing social polarization in digital spaces, casual and personal tolerance content created by Gen Z offers a new approach to building social cohesion. Using a qualitative netnography method, this research observes 20 viral videos with over 10,000 views during the 2024-2025 Ramadan period, including the War Takjil trend and the #LoginLintasIman campaign, as forms of affective digital citizenship. The findings reveal that TikTok’s algorithmic logic, driven by emotional engagement, allows grassroots narratives of tolerance to reach broad audiences organically. Within this ecosystem, values of pluralism and solidarity are not shaped by formal institutions but emerge from the participatory dynamics and digital habitus of Gen Z. This study concludes that a new form of digital interfaith citizenship is emerging, termed algorithmic harmony, where tolerance is fostered through affective interactions, viral distribution, and the everyday media practices of youth. The findings provide new insights for media studies, diversity education, and digital tolerance discourse.