Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 9521-9540 of 10,164

Analytics

Arjiman, Arjiman; Mihartini, Mihartini

Penelitian ini merupakan penelitian Reaserch And Development (R&D) dengan model ADDIE. Penelitian dilakukan untuk mencari solusi permasalahan proses pembelajaran, khususnya dalam pelaksanaan evaluasi. Berdasarkan data awal berupa hasil observasi dan wawancara terhadap para guru, muncul permasalahan dalam proses pembelajaran yaitu menegenai pelaksanaan evaluasi. Sekitar 90% guru ternyata tidak pernah melaksanakan proses evaluasi pada setiap akhir pembelajaran, dengan alasan yang sangat beragam. Adapun media pembelajaran yang digunakan dalam tindakan ini yaitu Tips Mas Popo. Tips Mas Popo merupakan akronim dari Template Interaktif pada Slide Master Power Point. Media evaluasi pembelajaran interaktif yang dirancang untuk digunakan dalam penelitian ini. Para guru hanya tinggal memasukkan data materi pembelajaran dan soal evaluasi ke dalam aplikasi media interaktif Tips Mas Popo lengkap dari awal pembelajaran hingga kegiatan evaluasi. Pada bagian evaluasi, materi soal pun dirancang menggunakan tombol-tombol navigasi seperti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kemudian, siswa dan guru bisa melihat langsung nilai hasil evaluasi yang dilengkapi dengan tampilan ucapan selamat kepada siswa yang berhasil atau ucapan “maaf/sorry”, apabila belum berhasil. Berdasarkan uji validitas, serta respon guru dan siswa, Media Interaktif Evaluasi Pembelajaran Tips Mas Popo memenuhi validitas isi dan konstruk serta kepraktisan, dan bisa digunakan oleh seluruh guru pengampu berbagai mata pelajaran.

Winda Rahmasari Pangaribuan; Katrina Samosir

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan yaitu mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian yang bersifat kepustakaan. Metode studi kepustakaan atau studi literature adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka,membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Hasil temuan kepustakaan menunjukan adanya peningkatan setelah diberikan model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Hal tersebut dilihat dari hasil penelitian beberapa sumber data dalam penelitian ini.

Sherlia Salsabilla; Yulia Rahman; Elfidraini Elfidraini

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk mengevaluasi hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi Zakat di Kelas VI SDN 11 Jalan Bantiang agar meningkat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi tentang hasil belajar siswa, setelah itu dilakukan tindak lanjut berdasarkan observasi tersebut. Pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Berdasarkan hasil analisis penelitian peningkatan pembelajaran, rata-rata siswa pada Siklus I adalah 76. Karena nilai yang dicapai pada siklus I belum memenuhi kriteria keberhasilan maka dilanjutkan pada siklus II. Berdasarkan hasil peningkatan periode kedua, skor rata-rata siswa adalah 89. Skor ini memenuhi standar kesempurnaan minimal yang telah ditetapkan. Tingkat penyelesaian adalah 90%. Berdasarkan peningkatan nilai belajar siswa, metode ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI pada siswa kelas VI Zakat di SDN 11 Jalan Bantiang.

Andy Riski Pratama; Iswandi Iswandi; Andika Saputra; Rahmat Hidayat Hasan; Arifmiboy Arifmiboy

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan karena aktivitas belajar siswa belum optimal sehingga siswa terlihat kurang antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, alokasi waktu yang dibutuhkan guru masih kurang sehingga mengakibatkan transfer pengetahuan kepada siswa tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh learning cycle 5E terhadap aktivitas belajar pendidikan agama islam siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi dan sample di ambil dari 2 kelas XI yaitunya XI IPS 2 dan XI Ips 3. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi angket. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji t untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukan rata-rata posttest kelompok eksperimen adalah 81,14 dan rata-rata posttest kelompok kontrol adalah 69,23. Hasil analisis dengan menggunakan Independent Sample T-test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh nilai t-hitung sebesar 89,779 dan nilai t-tabel sebesar 2,750, serta taraf signifikansi sebesar 0.000. Jadi, dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E berpengaruh aktif dan lebih baik daripada aktivitas belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi.

Trezita A. S. Onibala; Rosiah J. Pulukadang; Anetha L. F. Tilaar

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kesulitan belajar yang terlihat saat observasi di SMA Negeri 1 Tompaso menjadi pemicu dilakukannya penelitian ini. Masalah muncul dari beberapa kendala, seperti kemungkinan peningkatan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hasil penggunaan model Problem Based Learning berbasis blended learning. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain kelompok eksperimen pra dan pasca tes. Sampel diambil dari kelas XI MIPA 3 dan XI MIPA 1 yang masing-masing berjumlah 22 siswa. Kelas-kelas ini normal dan homogen dan masing-masing berfungsi sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan menggunakan uji-t untuk menguji data penelitian, diketahui bahwa nilai thitung = 3,7598 > ttabel = 1,6819 dengan taraf signifikansi = 0,05 menunjukkan menolak H0 dan menerima H1. Konsekuensinya, keefektifan model blended learning problem based learning berdampak pada hasil belajar siswa.

Dimas Geovana; Budhi Akbar; Supardi Supardi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Keterampilan proses sains sebagai suatu prosedur ilmiah dalam pembelajaran sains. Pentingnya soal KPS dalam pembelajaran melatihkan kemampuan berpikir peserta didik.  Secara khusus, hasil belajar sains dipengaruhi oleh soal KPS untuk menemukan fakta dan konsep sendiri. Studi ini didesain untuk menghasilkan produk soal KPS yang valid dan reliabel dalam materi biologi kelas X SMA. Metode: Pengembangan soal KPS mengikuti langkah-langkah model pengembangan tipe formative research Tessmer (1993). Sejumlah 60 siswa diseleksi secara Cluster Random Sampling dengan kriteria telah mendapatkan materi yang diukur untuk dilibatkan dalam studi ini. Sebanyak 55 butir soal KPS pilihan ganda yang dikembangkan tersebar ke dalam indikator observasi, klasifikasi, komunikasi, prediksi, menerapkan konsep, hipotesis, interpretasi, mengajukan pertanyaan dan merencanakan percobaan. Skor nilai sebagai data kuantitatif dianalisis uji validitas (logis dan empirik), reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran, dan pengecoh dengan MS. Excel. Hasil: Temuan ini berdasarkan validitas empiris menghasilkan 49 soal yang valid (94,23%) serta reliabilitas menyatakan bahwa soal memiliki interpretasi sangat tinggi (0,87). Berdasarkan validasi logis oleh ahli memperoleh kategori sangat layak dengan persentase sebesar 98,01%. Kesimpulan: Tahap menyusun tabel kisi-kisi soal sangat diperlukan dalam mengembangkan soal, sehingga antara indikator soal KPS yang dibuat dengan materi biologi, dapat tersebar secara merata untuk mengukur KPS siswa.

Andi Asari

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Organisasi semakin banyak menginvestasikan uang dalam teknologi informasi (TI) untuk meningkatkan ketangkasan/agilitas. Secara umum diyakini bahwa organisasi dengan investasi TI yang lebih besar cenderung lebih gesit dalam menanggapi perubahan lingkungan. Namun, masalah apakah TI merupakan pendukung atau penghambat ketangkasan organisasi masih belum terselesaikan. Berdasarkan teori pandangan berbasis sumber daya dan literatur kapabilitas teknologi informasi dan agilitas organisasi, penulis mengembangkan dan menguji model teoretis yang mengintegrasikan kemampuan TI, dan ketangkasan lembaga. Artikel ini menyoroti peran proses pengembangan agilitas lembaga perpustakaan yang didukung kapabilitas TI. Kami mendasarkan ulasan kami pada banyak literatur yang diambil dari beberapa jurnal dan konferensi internasional. Kami meninjau penggunaan berbagai lensa teoretis yang digunakan menyelidiki hubungan antara kapabilitas TI dan kelincahan organisasi perpustakaan. Kami juga memetakan literatur  melalui serangkaian tahapan yang menyoroti bagaimana para peneliti telah membangun pada penelitian sebelumnya. Terakhir, kami membahas peluang untuk penelitian di masa depan dalam upaya untuk menutup kesenjangan dari berbagai temuan hasil penelitian.

Syalmi Saputri Simatupang

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Setiap organisasi harus memberi pertanggungjawab dalam pengelolaan suatu anggaran. Hal terciman dari akuntabitas dalam pelaporan keuangan. Akuntabilitas sangat penting untuk diterapkan karena merupakan salah satu pilar untuk kemajuan dan keberlangsungan hidup organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Pengelolaan Keuangan Terhadap Terciptanya Akuntabilitas Laporan Keuangan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Gabe Desa Sipan Kecamatan Sarudik Populasi dalam penelitian  berjumlah 31 orang dan dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hubungan antara pengelolaan keuangan terhadap akuntabilitas laporan keuangan adalah hubungan kuat, di mana perhitungan koefisien korelasi diperoleh 0,754. koefisien determinasi diperoleh 0, 568 atau 56,8%, bahwa akuntabilitas laporan keuangan dapat dipengaruhi oleh pengelolaan keuangan sebesar 56,8%. Nilai thitung lebih besar dari pada ttabel atau 6,173 > 2,045, maka ada pengaruh yang signifikan antara pengelolaan keuangan terhadap akuntabilitas laporan keuangan karyawan. Model persamaan regresi linear sederhana Y = 5,136 + 0,894 X  menunjukkan kearah positif. hasil uji F Hitung  diperoleh 38,112 sedangkan Ftabel  sebesar 4,17 dari hasil ini diketahui F hitung  >  F tabel, dan signifikansi 0,000 atau ≤ α = 0,05, sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima.

Andi Asari

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

The organization more and more invests in information technology (IT) to increase agility/agility. It is generally believed that organizations with larger IT investments tend to be more agile in responding to environmental changes. However, the problem of whether IT is a supporter or inhibiting organizational agility is still not resolved. Based on the theory of resource -based views and literature of information technology capabilities and organizational agility, the authors develop and test theoretical models that integrate IT capabilities, and agility of the institution. This article highlights the role of the process of developing the agility of library institutions supported by IT capabilities. We base our reviews on many literature taken from several international journals and conferences. We review the use of various theoretical lenses used to investigate the relationship between IT capabilities and the agility of the library organization. We also map literature through a series of stages that highlighted how researchers had built in previous studies. Finally, we discuss opportunities for future research in an effort to cover the gap of various research findings.

Hendra Sumantri; Yeti Irmayanti; Yeti Irmayanti

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan pertanyaan tersebut, tujuan yang ingin dicapai dari permasalahan yang akan dikaji adalah: 1) Mengetahui hambatan belajar (learning obstacle) berdasarkan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan bulat. 2) Mengetahui desain didaktis untuk meminimalkan terjadinya hambatan belajar (learning obstacle) siswa dalam menyelasaikan operasi bilangan bulat.Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan model penelitian Desain Didaktis atau Didactical Design Research (DDR). Subjek penelitian pertama merupakan siswa kelas 8 yang telah mempelajari bilangan bulat. Sedangkan sunjek kedua adalah subjek observasi yang akan dilakukan pada siswa kelas 7 yang  sedang mempelajari materi bilangan bulat untuk melihat bagaiman proses pembelajaran dan situasi di kelas. Berdasarkan hasil pembelajaran dengan desain didaktis yang sudah peneliti susun dalam mencapai tujuan pembelajaran yaitu siswa dapat memahami dan menemukan konsep-konsep yang berkaitan dengan sub bab bilamgam bulat dapat tercapai meskipun belum sepenuhnya. Karena masih ada kelompok yang tidak menemukan konsep-konsep tersebut dalam mengerjakan kerja proyek. Berdasarkan data yang peneliti peroleh dalam penilaian validator melalui angket dan wawancara yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan secara global bahwa bahan ajar ini dalam bentuk LAS dengan 3 kegiatan di dalamnya layak digunakan dengan beberapa perbaikan.

Muhammad Ryan Lazuardi; Wedra Aprison; Syahrial Syahrial

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan medeskripsikan aktivitas dan kemampuan dalam melaksanakan shalat wajib lima waktu melalui strategi modelling the way pada siswa Kelas IV SD Islam AL-Ishlah Semester I tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap pengamatan/observasi dan refleksi. Melalui strategi modelling the way dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan melakukan shalat wajib pada siswa Kelas IV SD Islam Al-Ishlah Semester I tahun pelajaran 2022/2023. Aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan: aspek membaca rukun shalat (nilai rata-rata meningkat 1,1; persentase naik 21,8%; dari kategori baik menjadi amat baik), aspek membaca syarat shalat (nilai rata-rata naik 0,7; persentase naik 14,8%; dari katoegori baik menjadi amat baik), aspek membaca hal yang membatalkan shalat (nilai rata-rata meningkat 0,7; persentase naik 15,7% dari kategori baik menjadi amat baik), dan aspek praktek shalat (nilai rata-rata naik 0,9; persentase naik 18,3%; dari kategori baik menjadi amat baik). Hasil belajar siswa dari kondisi awal siklus I ke siklus II mengalami peningkatan, yaitu dari 2 siswa (30%) yang mendapat nilai tuntas menjadi 13 siswa (100%). Terjadi peningkatan sebanyak 11 siswa (70%) dan nilai rata-rata kelas dari 60,2 menjadi 85,0 meningkat sebesar 24,8%.

Berliana Simanjuntak; Leben Panggabean

Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang 2022 Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Semarang

This research is motivated by students' difficulties in conveying their ideas in writing arguments due to students' lack of creativity. This research aims to describe the influence of the inquiry learning model assisted by wordwall media on the ability to write arguments by class X students of SMA Negeri 2 Siborongborong for the 2022/2023 academic year. The method used in this research is a two-group experiment, namely the experimental class as a post-test with treatment and the control class as a pre-test without treatment. The data collection tool is a written test taking into account aspects of the assessment. Hypothesis test results from the distribution list with the t table for α = 0.05 with dk = (N1 + N2) – 2 = (35 + 36) – 2 = 69. In T table dk = 69, a significant level of α = 0.05 is obtained, T table = 1.667. Therefore, the to obtained is greater than Ttable, namely 8.51 > 1.667, so the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. Thus, it can be concluded that there is a significant difference in the application of the inquiry learning model assisted by wordwall media to the ability to write arguments by class X students of SMA Negeri 2 Siborongborong for the 2022/2023 academic year.

Musta’ana

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Samsat singkatan dari Sistem Administrasi Manunggal di Bawah Satu Atap, yaitu suatu sistem kerjasama secara terpadu antara Polri, Bapenda dan PT. Jasa Raharja (Persero). Samsat memberikan pelayanan untuk penerbitan STNK/TNK yang dikaitkan dengan pemasukan uang ke kas Negara baik melalui PKB, BBN-KB dan SWDKLLJ dan dilaksanakan pada satu kantor yang diberi nama Kantor Bersama Samsat. Dalam upaya memberikan pelayanan tersebut khususnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). KB Samsat Bojonegoro memberikan beberapa inovasi pelayanan diantaranya e-samsat, Payment point, samsat keliling. Hadirnya layanan yang semakin dekat dengan masyarakat yaitu disebabkan adanya calo, joki, ataupun pungli yang masih terjadi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dynamic governance dalam pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor bersama samsat Bojonegoro. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil dalam penelitian ini yaitu pelaksanaan pelayanan KB samsat Bojonegoro sesuai dengan model dynamic governance dapat dinyatakan cukup mampu dikatakan dinamis mengacu pada 3 konsep thinking ahead, thinking again, dan thinking accros berimplikasi baik itu dari segi institusi, struktur dan meninjau strategi program yang sedang berjalan.

Rachmansyah Rizal Hidayat; Bambang Purwanggono; Arfan Bakhtiar

Proceeding. of The International Conference on Business and Economics 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Suppliers play an important role in determining product quality, costs, product development, and access to finance for companies. If the company is less selective in choosing its suppliers, the costs incurred may become ineffective. This study aims to develop or design a supplier selection model for non-critical items in Fast Moving Consumer Good companies. In this study, a literature review approach is used by examining 10 journals that have discussed supplier selection procedures. Each journal used as a basis for this study also has different problem objects, models, variables, methods and results. The results of the cross-reference analysis are used to design a procedural model for selecting suppliers for non-critical items. The design of the non-critical item supplier selection model uses several criteria which will later be used as the basis for selecting non-critical item suppliers. From several journals that have been studied, several criteria are obtained that are in accordance with the company that the researcher will conduct research, and will later be re-elected according to the company's needs. This study aims to develop or design a supplier selection model for non-critical items in FMCG (Fast Moving Consumer Good) companies. By using the F-AHP (Fuzzy – Analytical Hierarchy Process) and TLS (Traffic Light System) model, companies that have never had a procedure for selecting suppliers for non-critical items can carry out this procedure so that in the future this procedure can become a standard in companies in terms of choosing supplier.

Muhartini, Muhartini; Amril Mansur; Abu Bakar

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pembelajaran Kontekstual  Dan Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Pendekatan yang dipakai adalah penelitian murni kepustakaan (library research). Data diperoleh dari bahan bacaan yang diperoleh peneliti dari buku-buku, artikel-artikel yang termuat dalam cetak. Data dikumpulkan dan dipilah-pilah untuk mengisi jawaban dari pertanyaan penelitian yang dirumuskan. Analisa menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) untuk mendapatkan informasi terkait Pembelajaran Kontekstual  Dan Pembelajaran Problem Based Learning. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran kontekstual merupakan suatu pembelajaran yang mengkaitkan kontekstual sehari-hari pada materi pembelajaran sehingga siswa mampu memaknai pengetahuan/ ketrampilan yang dipelajarinya serta secara fleksibel dapat menerapkan pengetahuan/ ketrampilan yang dimilikinya dari suatu permasalahan/konteks ke permasalahan yang lainnya. Pendekatan kontekstual melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran kontekstual, yaitu : konstruktivisme (contruktivisme), menemukan (inquiri), bertanya (question), masyarakat belajar (learning comunity), pemodelan (modeling), refleksi, penilaian yang sebenarnya (aunthentic asesment). Pembelajaran berbasis masalah (Problem-based Learning) merupakan salah satu model yang tepat dikembangkan  dalam pembelajaran teknologi untuk merespon isu-isu peningkatan kualitas pembelajaran teknologi dan antisipasi perubahan-perubahan yang terjadi di dunia kerja. Karakteristik dan Tahapan Pembelajaran Model Problem-Based Learning. Pembelajaran berbasis masalah dikembangkan terutama untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan ketrampilan intelektual, belajar tentang berbagai peran orang dewasa dengan melibatkan diri dalam pengalaman nyata atau simulasi, dan menjadi pembelajar yang otonom dan mandiri.  

Murti Wisnu Ragil Sastyawan; Loekas Soesanto; Bambang Purwanggono; Arfan Bakhtiar

Proceeding. of The International Conference on Business and Economics 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The information system is one of the strategic means in patient care-oriented management. So far, Regional Hospital RAA Soewondo Pati has never conducted an evaluation related to the management information system (HMIS), so it is not known that the existing system is effective and efficient to answer patient needs. The purpose of this study was to determine the effect of the hospital management information system with the structural equation modeling method approach. This research is a case study research with data collection method using a questionnaire. The data that has been collected is then analyzed using SEM analysis. The results of his research stated that the quality of the system had a significant positive effect on the use of information systems. There is a significant effect of system quality on user satisfaction. There is a significant positive effect between the quality of information on the intensity of the use of information. In this study, the intensity of the use of information systems does not play a role in increasing user satisfaction in using information systems. User satisfaction has a significant positive effect on net benefits.

Ponco Nofian Mustoro

Jurnal Pengembangan IPTeks Seni Kuliner, Tata Rias, dan Desain Mode 2022 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Marketing a product at first glance is easy, but it needs the right method of what marketing means that is right on target so that it can be in accordance with the expected goals and get profits or profits as expected, through techniques of fsn the right theories in managing business ventures, especially in marketing management so that in buying and selling goods or services offered by business actors the best ones are actually chosen. The aim of this research is to find out and explain the implementation of the Marketing Management course to increase the income of a Beauty Salon Make-up Business and the factors that can increase the income of a Beauty Salon Make-up business. The research method was carried out through a sociological juridical approach because to find out how far the Implementation of Marketing Management Courses for Increasing Revenue for Make Up Salon Businesses (Case Study of Alumni of the Cosmetology Study Program Alumni of the Social Welfare Academy of Mrs. Kartini Semarang. The increase in the salon make-up business is growing because of the progress of the cosmetic business that is circulating in the market. This is supported by the fact that many women want to look prettier and more attractive, so they go to salons to beautify their facial makeup. Salon make-up business owners to be smarter in managing their business, both the skills of the makeup artist who always keeps abreast of the latest makeup models and modern and adequate make-up equipment according to current developments.

Deliana Mangisu; Davy I R Jansen; Fredrick M Sallu

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Aliran pada saluran terbuka merupakan aliran yang mempunyai permukaan bebas yang mempunyai bidang kontak yakni pada dinding dan dasar saluran. Saat ini banyak terdapat saluran yang pada realitanya tidak memperhatikan standart perencanaan untuk kemiringan, dimensi saluran ataupun kelayakkan banyak sedikitnya volume sedimentasi yang tertinggal pada saluran,sehingga pada akhirnya menimbulkan bencana dan kerusakan lingkungan.Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan studi ekperimen saluran  dengan variasi kemiringan dan debit sehingga mendapatkan gambaran angka kecepatan aliran dan vomume sedimentasi dari suatu flume yang permukaan dasarnya dari pasir kasar. Metode yang di gunakan yaitu pengujian aliran dari model fisik saluran. Hasil eksperimen diperoleh jika kemiringan saluran 3% volume sedimentasi 132 m3, gaya seret  1,866 kg/m3 dan kecepatan adalah sebesar 0,485 m/det sedangkan jika kemiringannya 7 % diperoleh volume sedimentasi 184,8 m3, gaya seret 0,8 kg/m3 dan kecepatan sebesar 0,403 m/det. Ada pengaruh significant jika terdapat perubahan kemiringan saluran dan ketebalan material dasar pasir kasar.

Slamet Widodo; Ahmad Saifudin Mutaqi

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pemberdayaan masyarakat secara implementatif akan dapat menghasilkan sharing knowledge yang berdampak kemandirian. Kemandirian tersebut dapat dicapai apabila masyarakat mampu merubah cara berpikir, bertindak, dan memiliki kemampuan mengendalikan potensi yang mereka punya. Kegiatan ini menghasilkan transaksi ekonomi antara penyedia dengan pembeli khususnya para pedagang makanan dari berbagai daerah. Proses transaksi, selaras dengan teori rembesan (trickle down effect), menjadi model ekonomi baru yang berkembang diantara para pelaku usaha. CSR ini adalah program PT. Makmur Jaya yang merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang produksi pakan ternak. Sebagai perusahaan yang beraktifitas di wilayah Kalten, perusahaan tidak hanya sibuk mengeruk sumber daya alam yang ada. Namun perusahaan perlu merubah mindset negatif tersebut. Melalui program ini, CSR PT. Makmur Jaya berusaha membantu masyarakat dengan kemitraan untuk meningkatkan kapasitas produksi ikan khususnya lele bagi kelompok ternak “Lokalele”. Selain itu, program CSR tersebut berupaya untuk mengembangkan wawasan berbasis lingkungan sebagai wujud kemitraan antara perusahaan dengan kelompok masyarakat.

Syarif Hidayatuloh; Yulinda Uswatun Kasanah

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

Aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah dibagi menjadi dua, yaitu aset bergerak dan aset tidak bergerak. Aset tanah termasuk ke dalam kelompok aset tidak bergerak. Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen memiliki aset tanah yang masih belum dimanfaatkan dan belum ada keputusan tentang penggunaan aset tersebut. Aset tanah yang belum dimanfaatkan atau tersebar di wilayah yang berbeda dan dengan karakteristik geografi yang berbeda. K-means clustering model digunakan untuk mengelompokan aset tanah dengan variabel-variabel tertentu sebagai kriteria pengelompokan, lalu hasil pengelompokan akan menjadi masukan untuk strategi kebijakan pemanfaatan aset tanah. Berdasarkan metode tersebut diperoleh tiga cluster aset, yaitu aset dengan luas tanah rendah dengan value sedang dan tinggi, luas tanah rendah dan sedang dengan value sedang dan tinggi, dan luas tanah tinggi dengan value rendah. Masing-masing cluster memiliki rekomendasi yang berbeda, untuk cluster 1 rekomendasi yang diberikan lebih fokus untuk pembukaan/persewaan usaha, untuk cluster 2 rekomendasi yang diberikan berfokus pada persewaan dengan sistem bagi hasil, sedangkan cluster 3 dirokemendasikan untuk peningkatan value dengan cara merubah status aset menjadi aset yang lebih tangible.