Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 901-916 of 916

Analytics

Riyani, Luqman Alhakim

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari fenomena-fenomena kepemudaan yang harus senantiasa ditingkatkan, diantaranya tenggang rasa, kerja sama, kebersamaan, hard skill, soft skill, dan sebagainya, dan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat pemuda yang implikasinya pada peningkatan soft skill dan hard skill baik dilingkungan keluarga, sekolah/tempat bekerja, maupun masyarakat. Bahasa sebagai media komunikasi verbal maupun tulisan memiliki peranan baik secara interpersonal maupun transaksional untuk menunjang kompetensi berkomunikasi sehingga pesan yang tersurat maupun tersirat akan tersampaikan dan difahami sesuai maksud dari interlocutor. Bahasa asing (Inggris) berperan sebagai media untuk memudahkan komunikasi pemuda dengan anggota masyarakat maupun dengan bacaan tertulis. Interaksi dengan anggota masyarakat bermakna bahwa pemuda memerlukan bahasa Inggris untuk berinteraksi dengan sesama pengguna bahasa Inggris untuk mencapai tujuan tertentu, diantaranya interaksi dengan tenaga pendidik bahasa Inggris (apabila pemuda masih menempuh pendidikan), interaksi dengan rekan kerja maupun relasi asing, dan sebagainya. Interaksi dengan bahasa cetak bermakna aktifitas pemuda terhadap bahasa tulis, diantaranya materi bacaan cetak maupun non-cetak berberbahasa Inggris, dan sebagainya. Materi pengabdian ini adalah strategi belajar mendiri menggunakan ebooks dan media sosial. Belajar mandiri merupakan suatu kegiatan belajar secara sadar baik didalam maupun diluar kelas sebagai bentuk tanggung jawab peserta didik untuk mencapai tujuan tertentu. Self-study dilatarbelakangi kesadaran dan kemauan peserta didik untuk belajar. Media sosial merupakan media komunikasi verbal maupun non-verbal sehingga dapat dipergunakan untuk mempraktikkan penggunaan bahasa secara interpersonal maupun transaksional. Pengabdian ini telah dilaksanakan pada 11 pemuda Desa Jetak 02/03, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Pada hari Sabtu, 26 November 2016 pukul 16.00 -17.00. Hasil pengabdian ini adalah (1) para pemuda memahami penggunaan media sosial tidak hanya sekedar mengirim dan menerima informasi namun juga sebagai sarana praktik penggunaan bahasa Inggris secara tertulis; (2) pemuda memahami dan akan mencoba mempraktikkan belajar mandiri menggunakan ebooks sebab waktu mereka untuk belajar bahasa Inggris dibawah bimbingan guru hanya disekolah dan beberapa jam dilokasi les; dan (3) pemuda membentuk group blackberry dan whats up sebagai tindak lanjut dari pengabdian ini untuk mempraktikkan komunikasi non-verbal dengan sesama pengguna.

Sayekti, Sri Hartini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Ejektivitas dan efisiensi penyebaran informasi dalam dunia usaha sangat diperlukan. Penggunaan HP dan internrt memberikan manfaat yang dapat mengembangkan potensi bagi penggunanya melalui informasi – informasi yang dipelajarinya dari media tersebut sekaligus memberikan dampak lingkungan yang luas.. Namun demikian pada kenyataannya masih banyak ibu-ibu pelaku usaha di desa Jatikuwung yang belum memanfaatkan fasilitas-fasilitas berupa berbagai aplikasi di HP dan internet untuk dikreasikan menjadi media promosi dalam pemasaran produk industry mereka. Untuk itulah, maka melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan Ibu-ibu di desa Jatikuwung Gondangrejo Kranganyar sebagai khalayak sasaran akan dapat meningkatkan kreativitasnya dalam berwirausaha melalui pendayagunaan fungsi HP dan internet. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah : ceramah bervariasi , simulasi , tanya jawab.dan pendampingan.

Istiqomah, Istiqomah

The role of teachers in Islam is very important. So the teacher is also called ustadz because it has a high commitment in carrying out its duties so that the quality of the work process can lead to the attitude of the continuous development of students. Besides, teachers are also referred to as mualim. He as a life sources in charge of transferring science both theoretical and practical. Teachers can also be referred to as murabbiy who prepare his students as creatures, because of the creativity that, he will be able to prepare himself well, so that the results of his creation does not cause damage to himself, others, and the environment. Also, the teacher as a murshid, he must be a role model, as a role model must certainly place himself properly and full. As a model the teacher can set an example for his or her students. In many ways the teacher is also placed in a position as mudarris, who acts as a dispenser of science and eraser of ignorance. In this perspective the teacher's sensitivity must always grow when he sees the reality of his students as it is with different kinds of differences. But from the fact it is realized also, that all students are believed to have the potential of each, so the teacher must be able to develop each potential that existed in the student. The last teacher as muaddib, this very important task a teacher is required to prepare children to be educated to be responsible people, so the quality of human civilization the better in the future. Because of the important role of teachers in Islam, the integral qualifications of the teaching profession can not be ignored either qualitatively or quantitatively so that the challenges of the times are always well answered.   Peran guru dalam Islam adalah sangat penting. Atas dasar itu setiap guru perlu berbekal kompetensi dengan imaji kreativitas. Sehingga guru juga disebut seorang serbabisa, multitalent. Wajar kemudian mendapat berbagai julukan, seperti disebut sebagai ustadz karena mempunyai komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya agar mutu proses kerjanya  mampu membuahkan sikap pengembangan anak didiknya yang terus menerus. Selain itu guru juga disebut sebagai mualim. Ia sebagai kamus kehidupan yang bertugas menstransfer ilmu pengetahuan baik bersifat teoritis dan praktis. Guru dapat juga disebut sebagai murabbiy yang menyiapkan anak didiknya sebagai makhluk kreator, karena dari hasil kreativitasnya itu, ia dapat menyiapkan dirinya dengan baik, agar dari hasil kreasinya tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada dirinya, orang lain, dan lingkungannya. Juga, guru sebagai mursyid, ia menjadi panutan, sebagai panutan tentu harus menempatkan dirinya dengan tepat dan purna. Sebagai model guru dapat memberikan teladan bagi para anak didiknya. Dalam berbagai hal guru juga ditempatkan pada posisi sebagai mudarris, yang berperan sebagai penebar ilmu pengetahuan dan penghapus kebodohan. Dalam perspektif ini kepekaan guru mesti selalu tumbuh pada saat menyaksikan realitas para muridnya seperti adanya dengan berbagai macam perbedaan. Namun dari kenyataan tersebut perlu disadari juga, bahwa semua murid tersebut diyakini mempunyai potensi masing-masing, sehingga guru pasti mampu mengembangkan masing-masing potensi yang ada pada muridnya tersebut. Yang  terakhir guru sebagai muaddib, tugas yang sangat penting ini seorang guru dituntut untuk menyiapkan anak dididiknya menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, sehingga kualitas peradaban manusia semakin baik pada masa mendatang. Karena pentingnya peran guru dalam Islam itu, maka kualifikasi integral profesi guru tidak dapat diabaikan  baik secara kualitatif maupun kuantitatifnya sehingga berbagai tantangan zaman selalu terjawab dengan baik.

Akhmad Mustofa, Mutiara Gustina Rohmawati Yannie Asrie Widanti

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2018 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Ampas tahu memiliki potensi gizi sebagai sumber protein dan mengandung serat yang tinggi. Labukuning merupakan sumber Beta-karoten. Beta-karoten adalah pembentuk Vitamin A atau retinol yangbermanfaat untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penggunaan jenis gula dengan tingkat penambahan ampas tahu dan tepung labukuning terhadap karakteristik fisikokimia snack bars dan tingkat kesukaan. Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu perbandinganampas tahu dan tepung labu kuning (80:20, 60:40, 50:50) dan faktor yang kedua yaitu jenis gula (gula jawa,madu, fruktosa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa snack bars ampas tahu dengan penambahan tepunglabu kuning (80:20) dan variasi jenis gula (gula jawa) yang memiliki karakteristik terbaik yaitu: protein(7,77%), betakaroten (25,52 mg/g), kadar air (20,73%), kadar abu (2,41%), gula total (18,18%), warna coklat(3,66), rasa labu kuning sedikit terasa (2,06), rasa ampas tahu terasa (1,86), tekstur sedikit lengket (2,26),dan kesukaan keseluruhan yang paling disukai (3,40).Kata kunci: ampas tahu, labu kuning, snack bars.

Fitriani, Shanti

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2018 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Pati sagu diekstrak dari batang pohon sagu (Metroxylon sagu), yang banyak ditemukan di kawasan AsiaTenggara. Dibandingkan dengan beras, produk pangan berbasis sagu lebih sedikit ditemukan di pasaranIndonesia. Banyak aplikasi yang menggunakan pati melibatkan pemanasannya di dalam air. Transisi termalyang dialami pati dan interaksi dengan air pada tingkat granula dan makromolekul membedakan sifatsifatpati dan dapat menentukan potensinya sebagai bahan penyusun makanan. Penelitian ini bertujuanuntuk mendapatkan pemahaman tentang sifat pasta dan termal serta daya pembengkakan pati sagu yangdibandingkan dengan dua pati lainnya yang banyak diproses di Asia Tenggara, yaitu beras dan ubi kayu(tapioka). Sifat-sifat pati yang diuji termasuk daya pembengkakan, sifat pasta menggunakan RVA dan sifattermal menggunakan DSC. Pati ubi kayu memiliki daya pembengkakan tertinggi (34,6 g/g) yang tidakberbeda nyata dengan pati sagu (29,0 g/g). Dalam hal sifat pasta, pati sagu memiliki nilai viskositas terendahuntuk viskositas puncak, panas, dan viskositas akhir sementara suhu pasting tertinggi. Suhu gelatinisasi dannilai entalpi pati sagu merupakan yang tertinggi dan pati beras terendah. Semua sampel yang dijalankanpada DSC disimpan pada suhu 4°C untuk mengukur rekristalisasi/retrogradasi. Pati sagu menunjukkan reorderingamilopektin yang signifikan, sementara hanya sedikit untuk pati ubi kayu. Hanya pati beras yangmenunjukkan adanya kompleks amilosa-lipid.Kata kunci: pati sagu, daya pembengkakan, sifat pasta, sifat termal

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Kesan masyarakat terhadap suatu penyedia jasa layanan komunikasi dapat dianalisa melalui respon mereka. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesan tersebut adalah media sosial twitter. Seiring dengan perkembangan Internet, saat ini WoM telah berkembang menjadi electronic word-of-mouth. Electronic  Word  of  Mouth  (e-WoM)  communication  merujuk  pada  pernyataan  positif  atau  negatif  dari pelanggan potensial, pelanggan aktual atau mantan pelanggan mengenai suatu produk atau perusahaan via internet. Salah satu motif dalam e-Wom adalah Venting Negative Feelings, yaitu keinginan mengungkapkan ketidakpuasan konsumen terhadap produk atau perusahaan. Penelitian ini akan menganalisa percakapan tentang venting negative feelings pada media sosial twitter. Untuk mendapatkan data  dari  twitter akan  mengunakan  bahasa  R  yang  telah  menyediakan library untuk mengaksesnya. Hasil penelitian ini berupa data motif e-wom Venting Negative Feelings yang dapat digunakan sebagai pendukung keputusan pengguna internet dalam memilih penyedia jasa layanan internet yang baik.

Kapti Rahayu Kuswanto, Niko Listiyo, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan isolat Bakteri. Asam Laktat (BAL) halofil yang mampu menghasilkan enzim proteolitik. Isolat yang diperoleh diidentifikasi awal untuk menentukan genus bakteri, sehingga didapatkan isolat yang potensial untuk dikembangkan sebagai kultur starter pada pembuatan kecap ikan lele.Dalam penelitian ini, kecap ikan lele dibuat dengan kadar garam 10% dan difermentasi selama 3, 5, dan 7 hari, dilakukan analisis total populasi BAL dengan cara ditumbuhkan pada medium deMann Rogosa Sharpe (MRS) yang telah ditambahkan CaCO3 1%, NaCl 7% dan Na Azida. Pengujian isolat BAL penghasil enzim proteolitik, dilakukan dengan cara menumbuhkan pada medium yang ditambahkan kasein 2%. Bakteri asam laktat yang tumbuh pada medium dengan kadar garam 7%, selanjutnya dilakukan skrining sifat penghasil enzim proteolitik, dengan menumbuhkan pada medium yang ditambahkan kasein 2%. Isolat yang diperoleh, dikarakterisasi menggunakan metode standar antara lain: uji morfologi sel, pengecatan Gram, uji katalase, uji produksi gas, uji pertumbuhan pada suhu, dan pH.Isolasi bakteri selama fermentasi kecap ikan lele, diperoleh isolat sebanyak 71 isolat bakteri penghasil asam. Namun berdasarkan uji konfirmasi hanya diperoleh 6 isolat BAL, dari 6 isolat tersebut dipilih 2 isolat BAL. Dengan melihat sifat-sifat karakterisitik fenotip yang muncul, berdasarkan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology, isolat diidentifikasi sebagai genus Pediococcus sp.Kata kunci: BAL halofil proteolitik, isolasi, identifikasi, kecap ikan lele

Linda Kurniawati, Risti Febriani, Kapti Rahayu Kuswanto &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Buah naga merah, jambu biji merah, dan nanas madu merupakan buah-buahan yang kaya akan antioksidan alami dan vitamin C. Buah-buahan tersebut memiliki potensi sebagai bahan selai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama rasio buah naga merah: jambu biji merah:nanas madu (1:2:3, 3:1:2, dan 2:3:1), sedangkan faktor yang kedua kadar gula (50, 55, dan 60%). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan selai yang bersifat fungsional yaitu mempunyai aktivitas antioksidan dan kadar vitamin C yang tinggi serta disukai panelis. Hasil penelitian yang direkomendasikan adalah kombinasi perlakuan rasio buah naga merah:jambu biji merah:nanas madu 3:1:2 dan penambahan gula 55%. Karakteristik selai yang direkomendasikan adalah: aktivitas antioksidan 71,34%; kadar vitamin C 82,67 mg/100g; kadar air 29,74% b/b; kadar gula 63,24% b/v; kadar pektin 1,45% b/b; kadar padatan tak terlarut 8,53% b/b. Selai yang paling baik menunjukkan warna merah; aroma buah yang dominan buah jambu biji merah; dan tekstur mudah dioles.Kata kunci: Antioksidan, buah naga, jambu biji, nanas madu, selai, vitamin C

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

E-WOM adalah pernyataan positif atau negatif yang dibuat oleh konsumen potensial, konsumen aktual, dan konsumen terdahulu tentang produk atau perusahaan melalui internet. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan pernyataan tersebut adalah media sosial twitter. Media sosial dapat digunakan untuk mendapatkan respon secara jujur karena biasanya orang tidak akan merasa sungkan untuk mengungkapkan perasaannya secara tidak langsung. Penelitian ini akan menganalisa ada atau tidaknya pernyataan e-WOM terhadap penyedia jasa layanan internet. Metode yang dilakukan terdiri dari tiga kegiatan, yang pertama adalah mengambil cuitan pengguna twitter yang mengandung kata yang berhubungan dengan penyedia jasa layanan internet. Kegiatan kedua adalah persiapan data untuk training. Yang ketiga adalah menganalisa e-wom dengan metode knn dan bahasa pemrograman R. Hasil penelitian ini berupa data motif e-wom Venting Negative Feelings dan Extraversion / Positive Self-Enhancement. Data tersebut dapat digunakan sebagai pendukung keputusan pengguna internet dalam memilih penyedia jasa layanan internet yang baik.

Lestariningsih, Endang; Ardhianto, Eka; Handoko, Widiyanto Tri; Supriyanto, Edy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Desa mranggen kecamatan mranggen merupakan wilayah administratif kabupaten demakyang berbatasan langsung dengan kota semarang. Menurut buku statistik daerah kecamatanmranggen tahun 2015, tahun 2014, tercatat jumlah penduduk kecamatan mranggen mencapai175.604 jiwa. Sedangkan dari catatan statistik tahun 2016, penduduk kecamanatan mranggensebanyak 180.152 jiwa.Kelurahan Mranggen merupakan ibukota Kecamatan Mranggen, salah satu desa yangpaling cepat berkembang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Endang, yang telahmelakukan pemodelan informasi monitoring warga desa mranggen melalui pencatatanpenduduk berbasis website, memberikan hasil yang cukup membantu bagi pemerintah desauntuk memantau perkembangan penduduk namun laporan kependudukan masih dalam bentukdeskriptif angka dan bilangan. Maka pada penelitian ini dikembangkan dengan menambahkanfitur visualisasi data penduduk.Dengan adanya model penggambaran dalam bentuk visual, memberikan hasil memudahkanbagi pemerintah desa dalam membaca perkembangan penduduk desa serta membantumemudahkan menentukan arah dalam mengatur, mengembangkan dan menggali potensi diriuntuk mencapai kesejahteraan sosial di lingkungannya

Wismarini, Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Perkembangan Aplikasi SIG tidak hanya secara jumlah namun hingga keanekaragaman jenis aplikasinya juga. Sedangkan pengembangan aplikasi SIG selanjutnya pun mengarah pada aplikasi berbasis WEB, yang lebih dikenal dengan nama WebGIS. Hal ini disebabkan karena pengembangan aplikasi di lingkungan jaringan telah menunjukan potensi yang besar dalam kaitannya dengan geo informasi. Web-GIS merupakan gabungan antara design grafis pemetaan, peta digital dengan analisa geografis, pemrograman komputer, dan sebuah database yang saling terhubung menjadi satu bagian web design dan web pemetaan. Kebutuhan akan keberadaan serta penyediaan data dan informasi yang lengkap, akurat, cepat dan juga dapat dipertanggungjawabkan dalam upaya pengelolaan dan pengoptimalan potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah daerah pada kabupaten Grobogan yang mendukung peluang daerah kabupaten Grobogan bagi pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya wilayah tersebut, terutama bagi Matapencaharian penduduk desa, selain juga mendorong minat para calon investor dalam memilih dan memutuskan pilihan berinvestasi, maka dipandang perlu adanya sebuah apikasi SIG berbasis WEB tersebut. Sedangkan Pemodelan Aplikasi berbasis WebGIS untuk Informasi dan data Geospasial Potensi dan Pendayagunaan sumber daya wilayah pada kabupaten Grobogan sebagai upaya pengembangan mata pencaharian penduduk desa, yang dihasilkan dalam penelitian ini, dimaksudkan adalah dalam rangka dapat mendokumentasi, merepresentasi data geospasial potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah kabupaten Grobogan secara komprehensif, sehingga dapat bermanfaat untuk mendistribusi dan mengambil data dan informasi secara online bagi pihak-pihak yang membutuhkan dan berkepentingan dalam pengambilan keputusan.   Kata kunci : Pemodelan Aplikasi, Sumber Daya Wilayah, Mata Pencaharian, WebGIS

Wibowo, Jati Sasongko; Razaq, Jefri Alfa; Murti, Hari

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Di Jawa Tengah jumlah penyuluh pertanian baru mencapai 6.434 orang dengan perincian 2.550 penyuluh pertanian, 113 perikanan, 759 kehutanan dan 3.012 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) serta terdapat 53.736 kelompok kelembagaan petani di Jawa Tengah yang terdiri dari 29.522 kelompok tani, 7.903 Gapoktan, 2.010 lembaga masyarakat Desa Hutan, 1.618 kelompok hutan rakyat 1.902 kelompok usaha budidaya perikanan. (solopos, 2010). Dengan banyaknya penyuluh dan petani ini di lingkungan bakorluh, hak penyuluh dan petani untuk memperoleh atau mengakses informasi layanan publik belum dapat dilakukan secara optimal karena masih dilakukan secara konvensional. Begitu juga dengan hak penyuluh dan petani untuk memberikan masukan, saran, kritik terhadap layanan pemerintah kepada masyarakat juga belum terdapat wadah yang memadai. Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, maka dibangun suatu Sistem SMS Gateway agar penyuluh dan petani dapat lebih mudah mendapat informasi mengenai layanan yang seperti layanan berita, peraturan, program-program penyuluh an dan perundang-undangan, pemberian saran, keluhan, kritik dan sebagainya berbasis SMS di lingkungan setbakorluh jateng. Kata kunci : SMS Gateway, Penyuluh, Bakorluh

Sukur, Muji; Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Identifikasi potensi area perkebunan  dilakukan berdasarkan klasifikasi  dengan melakukan skoring berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman perkebunan. Rekomendasi pemilihan wilayah-wilayah di Kabupaten Semarang sesuai dengan kebutuhan dan karakterisik jenis-jenis tanaman perkebunan. Pemodelan  dengan berbantuan  Sistem Informasi Geografi menawarkan satu mekanisme untuk mengintegrasikan banyak skala data yang dikembangkan untuk tujuan penelitian pertanian. Kata kunci : generator model keputusan,potensi wilayah,sistem informasi geografi

Suryanto, HP., Eddy

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK  : Arah kebijakan pembangunan hutan rakyat diarahkan pada wilayah-wilayah prioritas yang mempunyai potensi tinggi untuk pengembangan hutan rakyat dan dengan sentra-sentra industri pengolahan kayu disamping lahan milik masyarakat, lahan terlantar dan kawasan hutan. Untuk menggali potensi hutan rakyat diperlukan suatu perencanaan dan strategi pembangunan pengelolaan hutan rakyat guna mendorong dan mewujudkan unit-unit usaha perhutanan rakyat di lingkungan petani.   Kata Kunci : Pengelolaan, Hutan Rakyat, Otonomi.

Al Amin, Imam Husni

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Permasalahan  sistim manufaktur dan perencanaan engineering (sistem pabrikasi dan masalah desingrancang-bangun) pada kenyataanya sangat kompleks dan sulit untuk diselesaikan melalui  teknikkonvensional. Dalam beberapa tahun terahir ini teknik kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ataudisingkat AI mendapat perhatian dan mempunyai potensi sebagai teknik optimasi dalam industrimanufaktur.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Media komputer sebagai alat bantu penyampaian informasi juga diharapkan siswa, khususnya siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama agar mereka tidak merasa bosan dengan mata pelajaranyang disampaikan oleh tenaga pengajar khususnya mata pelajaran Elektronika, dimana selama ini mata pelajaran Elektronika dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan karena hanya berisi materi teori yang sangat banyak sehingga membuat siswa kurang tertarik untuk mempelajari dan mendalami mata pelajaran Elektronika. Dengan adanya kendala - kendala tersebut diatas maka diperlukan suatu alat bantu yang akan mempermudah dalam proses belajar komponen dasar elektronika yang mampu merangsang siswa untuk belajar mandiri yang juga dilengkapi oleh soal-soal evaluasi sehingga kemampuan dari siswa dapat diketahui atau dipantau. Oleh karena itu perlu dibuat adanya suatu visualisasi yang ditampilkan lebih menarik sehingga siswa tidak merasa jenuh terhadap mata pelajaran elektronika. Aplikasi yang dibangun meggunakan aplikasi Borland delphi 6.0 sebagai bahasa pemrograman. Aplikasi akan memuat tampilan visual yang informatif tentang materi komponen elektronika dasar berdasarkan kurikulum yang ada. Menggunakan metode prototype, pembuatan model dari perangkat lunak yang memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Dihasilkan aplikasi visual yang interaktif tentang komponen elektronika. Mudah pemakaiannya tetapi adakelemahan dengan ketergantungan atas komponen BDE delphi. Komponen BDE harus terinstall terlebih dahulu sebelum aplikasi di jalankan