Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 861-880 of 1,721

Analytics

Filsa Soraya; Nasya Soraya Yusuf; Diva Ayu Syafitri; Mochammad Isa Anshori

Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep perilaku kepemimpinan dalam organisasi maupun perusahaan. Metode penulisan yang digunakan dalam kajian ini adalah kepustakaan (library research). Hasil kajian ini menjelaskan tentang perilaku kepemimpinan yang meliputi pengertian, tujuan, fungsi, jenis-jenis kepemimpinan. Kesimpulan yang diperoleh dalam kajian ini ialah kepemimpinan yaitu bagian penting dalam organisasi, pemimpin mengorganisasikan sumber daya nya dengan kemampuan seorang untuk mengarahkan orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan bersama. Keberhasilan kepemimpinan dinilai dari prilaku kepemimpinan yang di terapkan dan kepuasan bawahannya.

Suntari, NLP Yunianti; Sulisnadewi, Ni Luh Kompyang; Labir, I Ketut

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Efforts to produce quality healthy and intelligent children are a priority for the national development program. In achieving this goal, of course, requires the involvement of many parties. The strategic thing is to empower families to be able to provide and carry out optimal and proper parenting for their children. So far, toddler development monitoring services have been carried out at Posyandu. The quality of services at Posyandu can be improved by involving families/parents in it, with the family empowerment movement. Purpose: Optimizing parental guidance for children in their growth period. To help emotional maturity and independence in facing life by applying proper parenting. Method: Mechanism of community service actifities (1) We introduces ourselves to the person in charge, cadre, parents of toddlers at the Posyandu, conveys information, explains the purpose and procedure of “Studying at My Children’s Home.” (2) Conduct a pre test to asses parental knowledge about family empowerment in child rearing efforts. (3) Carrying out educational/health counseling interventions regarding parental knowledge about family empowermwnt in children efforts, packaged with “Studying at My Children’s Home” activities. (4) Carrying out a post test after the intervention. (5) Analyzing data. Results: From 140 respondents, 93 people or 66.43% got good benefits. 37 people or 26.43% got sufficient benefits, and 10 people or 7.14% did not get significant benefits from “Studying at My Children’s Home” activity. Conclusion: The “Studying at My Children’s Home” activity gives a new situation to the counseling method in society or the community. With 3 (three) main activities  (1) modeling/give examples (2) Repetition and (3) Reinforcement/strengthening for something good. At the end of this community service activity, it was generally found and increase in family understanding and empowerment in childcare.  

Prastiwi, Dani; Fitriyani, Nur Lu'lu; Anindhita, Metha Anung

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang : Teh kombucha merupakan salah satu minuman yang telah dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang disebabkan karena adanya fenolik bebas yang dihasilkan selama proses fermentasi. Buah pedada yang banyak dihasilkan dari pohon mangrove di pesisir pantura belum dimanfaatkan oleh masyarakat, padahal buah pedada memiliki kandungan vitamin C dan senyawa fitokimia yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Tujuan : untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manfaat teh kombucha pedada dan memandirikan masyarakat agar dapat membuat produk teh kombucha pedada sebagai healthy drink komoditas Pekalongan. Metode : Menggunakan pendekatan participant active learning dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktik. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan di Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan dengan peserta sejumlah 29 orang. Hasil : Tingkat pengetahuan peserta kegiatan sebelum kegiatan dilaksanakan 86,20% belum mengetahui tentang manfaat teh kombucha dan buah pedada. Setelah dilakukan edukasi dan praktik, pengetahuan peserta naik hingga 100% tentang segi manfaat, khasiat dan pembuatan teh kombucha varian pedada. Kesimpulan : Peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai manfaat teh kombucha dan buah pedada bagi kesehatan. Peserta dapat menunjukkan dengan benar cara pembuatan teh kombucha pedada.

Suriani, Suriani; Alhuda, Alhuda; Roslaini, Roslaini

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang Peran perawat sangat signifikan dalam pencegahan penyakit ulkus diabetikum, melalui edukasi tentang bagaimana melakukan pemeriksaan kaki dan kegiatan perlindungan kaki, memberikan pelayanan kesehatan dan skrining pasien dengan risiko tinggi. Tindakan pencegahan ulkus diabetikum dapat diberikan kepada pasien DM melalui konseling kedepannya dari penatalaksanaan awal DM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan luka kaki pada penderita diabetes militus. Metode Pelaksanaan dengan cara melakukan penyuluhan tentang pencegahan luka kaki diabetikum pada penderita diabetes mellitus. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7 Maret 2023di desa Meunasah Panton adapun peserta yang hadir adalah masyarakat yang memiliki penyakit diabetes mellitus berjumlah 37 orang. Kegiatan dilakukan dengan tahapan (1)  melakukan pendataan peserta (2) menjelaskan kepada peserta tentang pentingnya mencegah luka kaki yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes militus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan didapatkan nilai rata-rata Pre tes peserta pengabdian masyarakat ? 40 dengan kategori kurang. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan/penyuluhan kepada peserta didapatkan nilai Post tes peserta rata-rata ? 75 dengan kategori baik. Diharapkan kepada peserta setelah penyuluhan ini dilaksanakan masyarakat mampu menerapkan pengetahuan tentang pencegahan luka kaki diabetikum.

Ragil Adi Wicaksono; Wuriningsih

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Museum Misi OSF (Ordo St. Fransiskus) bertindak sebagai sebuah fasilitas pendidikan yang bertujuan untuk membina calon guru agama Katolik dalam aspek karakter dan spiritualitas. Museum ini didedikasikan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang ajaran dan nilai-nilai Katolik kepada calon guru, agar mereka dapat menjadi pengajar yang berkualitas dan mampu membimbing siswa dalam pengembangan karakter dan kehidupan rohani.   Museum Misi OSF menyediakan berbagai sumber daya yang beragam, termasuk seni religius, artefak bersejarah, literatur teologis, dan materi pembelajaran yang relevan. Para calon guru dapat menjelajahi koleksi ini melalui tur interaktif, pameran, dan kegiatan pembelajaran lainnya. Museum ini juga menyelenggarakan program pendidikan khusus yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang ajaran Katolik, sejarah Gereja, dan praktik spiritual.  Melalui pengalaman  Museum Misi OSF, calon guru iman Katolik dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang hidup dalam ajaran Katolik dengan karakter dan spiritualitas. Mereka  belajar tentang nilai-nilai seperti cinta, kerendahan hati, pengampunan, dan pelayanan kepada orang lain yang menjadi dasar kehidupan yang layak untuk beriman.   Selain itu, Museum Misi OSF juga menawarkan ruang bagi calon guru untuk berefleksi dan berefleksi. Mereka dapat menggunakan fasilitas  museum ini untuk beribadah, bermeditasi atau melakukan praktik spiritual lainnya yang membantu pertumbuhan pribadi dan spiritual mereka. Ini memungkinkan mereka untuk menjadi panutan bagi siswa mereka dan membimbing mereka dalam kehidupan spiritual mereka. Dengan demikian, Museum Misi OSF menjadi sarana penting dalam penyiapan para guru agama Katolik masa depan yang menambah pengetahuan, pemahaman dan pengalaman ajaran Katolik, hidup berkarakter dan mengembangkan spiritualitas. Melalui pemanfaatan sumber daya yang beragam dan program pendidikan yang terstruktur, museum ini berperan dalam mendidik generasi guru  Katolik yang kompeten, jujur, dan mampu menginspirasi serta membimbing siswa untuk hidup beriman dan bertujuan.

Rima Ida; Susaldi Susaldi; Agustina Sari

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The prevalence of stunting in the world is still relatively high, including in Indonesia and the Thousand Islands where the prevalence of stunting under five in the Thousand Islands Region is 27.1%. The purpose of this study was to determine the effect of a history of exclusive breastfeeding, sanitation and parenting styles on stunting in toddlers at the Puskesmas in the Panggang Island Sub-District, Seribu Islands in 2023. The type of research used in this study was to use a quantitative analytical descriptive method. The research design used was a cross-sectional or cross-sectional study. This research was conducted in the Thousand Islands Region in 2023. The time of the research was January – February 2023. This research was focused on parents who had toddlers in the Working Area of ​​the Panggang Island Village District Health Center in Thousand Islands in 2023 as many as 559 people. The required sample is 85 respondents. The sampling technique for respondents used a simple random sampling technique. The research instrument used to collect data is by using a questionnaire or questionnaire and collecting data by observation. Based on the results of the study, the effect of history of exclusive breastfeeding (P value = 0.001), sanitation (P value = 0.000) and parenting style (P value = 0.000) on stunting. The conclusion is that there is an effect of a history of exclusive breastfeeding, sanitation and parenting styles on stunting in toddlers in the Working Area of ​​the Panggang Island Village Health Center Seribu Islands in 2023.

Hamu, Fransiskus Janu

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari artikel pengabdian masyarakat ini adalah untuk mempromosikan pemahaman multikultural, menghormati perbedaan, dan kesiapan untuk berinteraksi dengan orang lain, terutama di kalangan umat, guna meningkatkan kualitas iman Katolik dalam masyarakat multikultural. Untuk mencapai hal ini, mengadopsi pendekatan moderasi menjadi sangat penting. Konsep moderasi dapat bervariasi di berbagai konteks, tetapi melibatkan pengakuan akan keberadaan sudut pandang yang beragam, toleransi, penghormatan terhadap perbedaan pendapat, serta penolakan terhadap kekerasan sebagai sarana untuk memaksakan kehendak. Pendidik agama Katolik memainkan peran penting dalam menyebarkan dan membina budaya moderat dalam masyarakat, dengan tujuan akhir mencapai harmoni dan perdamaian. Hal ini dapat dicapai dengan memperkuat nilai-nilai universal seperti kasih sayang, saling menghormati, dan saling memahami antar komunitas agama. Selain itu, penyuluh agama Katolik bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman umat tentang agama-agama lain, sambil mendorong kolaborasi dan kerjasama antara komunitas agama demi kemajuan masyarakat. Dengan memeluk prinsip-prinsip moderasi, para pembimbing agama Katolik berkontribusi pada perkembangan moral dan etika individu dalam komunitas iman Katolik.

Anugrah BT; Malik Bambangan

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

This research discusses the role of Christian religious education teachers and parents in preventing the negative impact of technological developments on children. The impact of technological developments is very significant both internally and externally. This is a reality that every human being needs to face.  Therefore there needs to be a strategy in dealing with these technological developments. The purpose of this study is to explain the role of Christian religious teachers and parents in preventing the negative impacts of technological developments on children. The method used is descriptive qualitative method which focuses on collecting data through books, articles and relevant sources. As a result of this study, it was found that the role of Christian religious teachers and parents in preventing the negative impacts of technological developments on children is Christian religious education teachers providing education about technological developments for children at school, together with parents providing supervision of children's activities and relationships, providing activities positive for children both at school and outside of school, giving confidence to children through giving assignments. As a conclusion from this research, it is very necessary for Christian religion teachers and parents to provide education about the negative impacts of these technological developments. This prevention effort is a form of anticipation from teachers and parents so that their students are not negatively affected by these technological developments.

Patmawati Patmawati; Ririza Maulina; Riska Aktaviana; Sandika Wena; Febrina Dafit

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program literasi yang dilakukan di empat sekolah dasar di Riau. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi di keempat sekolah tersebut memberikan dampak positif pada perkembangan literasi siswa. Guru-guru terlibat aktif dalam mengembangkan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara siswa. Mereka menggunakan metode pengajaran yang beragam, termasuk pembacaan bersama, diskusi kelompok, dan proyek kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa. Dalam hal literasi digital, sekolah-sekolah memanfaatkan teknologi dengan bijak sebagai alat pembelajaran. Siswa diberi kesempatan untuk menggunakan perangkat digital dan akses ke sumber daya online yang relevan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman mereka.Dalam rangkaian kegiatan literasi yang dilakukan, siswa juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri. Mereka diajak untuk berpikir secara mendalam tentang isi bacaan, mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan menghasilkan karya-karya kreatif.Kesimpulannya, program literasi di keempat SD yang diteliti berhasil memberikan manfaat kepada siswa dalam berbagai aspek literasi, seperti literasi baca-tulis, numerasi, sains, digital, budaya-kewargaan dan finansial. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh sekolah membantu meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa dalam bidang-bidang tersebut. Kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan pihak terkait lainnya merupakan faktor penting dalam keberhasilan program literasi.  

Hikmatul Magfiroh; Triana Olivia Tahol; Siti Anisah; Mochammad Isa Anshori

Journal of Management and Social Sciences 2023 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perubahan akibat berkembangnya teknologi, hal tersebut berpengaruh kepada perkembangan ilmu kepemimpinan. Maka untuk mengatasi perubahan yang tidak pasti diperlukan gaya kepemimpinan yang cocok, dikemukanlah gaya kepemimpinan adaptif. Hal ini karena kemampuan pemimpin dan pengikut dilatih berinovasi, sehingga penerapannya membuat semua anggota organisasi lebih siap dalam mengatasi perubahan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kepemimpinan adaptif bisa mempengaruhi pengikut, mengatasi berbagai masalah yang dihadapi, serta membuat organisasi bertahan dalam perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan data sekunder, baik cetak maupun digital yang relevan dengan penelitian. Analisis data yang digunakan ialah deksriptif argumentatif, hal ini melibatkan argumen penulis namun berdasarkan temuan-temuan sebelumnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptif mengarahkan orang lain untuk mengatasi masalah yang dihadapi tanpa ada paksaan dari manajer tingkat atas, gaya kepemimpinan yang fleksibel membuat para karyawan mudah beradaptasi dengan cepatnya perubahan yang terjadi di era digital sekarang.

Deby Aura Aliffia; Ahlam Nugraha; Dhyah Nur Fitriana; Ghoniyah Zulindah Maulidya

Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Tindak pidana pencurian merupakan suatu perbuatan mengambil harta orang lain dengan cara sembunyi-sembunyi. Pencurian termasuk salah satu perbuatan yang dapat merusak hubungan antar masyarakat. Jika dibiarkan begitu saja maka akan sering terjadinya kerusakan hubungan masyarakat yang ditimbulkan.[1] Dalam hukum positif, tindak pidana pencurian diatur dalam pasal 362 sampai dnegan 367 KUHP. Dan Di dalam hukum islam, pencuri disebutkan sebagai sariqoh. Dan ancaman bagi sariqoh adalah potong tangan. Banyak tindak pidana yang dapat disangkut pautkan pada anak dibawah umur. Fatalnya jika subjek (pelaku) dari tindak pidana adalah dari kalangan anak dibawah umur yang masih belum mencukupi umur dalam hukum. karena anak merupakan masa depan negara, merekalah yang kelak akan menjadi penerus bangsa. Maka dari itu anak harus difasilitasi pendidikan yang berkualitas agar kelak negara dapat berkembang dengan baik. Tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh orang dewasa sudah sangatlah biasa dikalangan masyarakat, dan penangkapan serta menjalani proses hukumnya pun sudah sangatlah umum. Namun jika pelaku pencurian adalah dari kalangan anak dibawah umur, maka proses hukumnya berbeda.[2]  Maka dari itu hal ini sangatlah menarik untuk dilakukan penelitian dan ditemukan pemecahan masalah mengenai anak dibawah umur sebagai pelaku tindak pidana khususnya tindak pidana pencurian. Pasal 4 Undang-undang 3 Tahun 1997 Tentang Pengadilan Anak menegaskan bahwasanya seorang anak dapat diminta pertanggung jawaban perbuatannya adalah ketika berusia delapan belum mencapai delapan belas tahun dan yang belum menikah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kedudukan dan pemidanaan terhadap kasus anak dibawah umur sebagai pelaku tindak pidana pencurian dalam tiga perspektif, yaitu perspektif hukum positif, hukum islam, dan perspektif penologi. Penelitian ini menggunakan hukum normatif, yaitu penelitian perpustakaan yang mengkaji berbagai data sekunder sehingga membutuhkan bahan hukum sebagai data utama.   [1] Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, Ringkasan Fikih Lengkap, Jilid 1 Dan 2, ed. Penerjemah Asmu-ni (Jakarta: Darul Falah, 2005). [2] A. A. Al Rosyid, Y. Karismawan, H. R. Gumilar and and S. A. Setiawan Chabibun, ““Kajian Kriminologi Atas Kasus Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian” 5, no. 2, pp. 187–208. (2019).

Atrina Waruwu

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

The family is an institution formed by God on this earth, but often believers do not involve God in their household when problems arise in the family. Parents should educate their children gently, but there are parents who educate their children in a harsh tone. Christian parents educate their children based on the word of God, but there are parents who educate their children not based on the word of God. Parents should educate their children with love, but there are parents who educate not based on love, and often even embarrass their children in public. Educating children in the family has a target to glorify God, but there are parents who don't understand that. The purpose of this research is to find out the theological studies on how parents educate their children in Christian families. The methodology used in this research is qualitative with a library research approach to find articles that are relevant to the topic of discussion. The results of this research are educating with good examples, educating with faith, educating with love, educating patiently, educating meekly, educating humbly, educating by not being angry and educating by forgiving. As a conclusion from this research, parents need to set a good example, through faith, love, patience and gentleness.

Orno, Theosobia Grace; Yuniarty, Tuty

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Terdapat 240 zona merah covid-19 di seluruh Indonesia, dan terdapat 5 zona merah untuk Provinsi Sulawesi tenggara yaitu kota Kendari, kota Bau-bau, Kolaka, Muna dan Konawe. Berbagai regulasi diterbitkan oleh pemerintah dalam upaya penanggulangan covid-19 termasuk didalamnya adalah program vaksinasi yang diharapkan dapat membentuk kekebalan kelompok/ herd immunity. Salah satu indikator keberhasilan program vaksinasi adalah terbentuknya antibodi anti SARS-CoV-2 (IgM dan IgG). Tujuan kegiatan adalah melakukan kegiatan skrining berupa pemeriksaan antibodi SARS-CoV-2 sebagai salah satu indikator keberhasilan program vaksinasi covid-19 bagi siswa-siswi SMAN 1 Soropia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode imukokromatografi. Hasil skrining antibodi SARS-CoV-2 memperlihatkan hasil positif/reaktif sebanyak 32 orang (43%) yang tersebar menjadi reaktif IgM sebanyak 12 orang  (16%), IgG sebanyak15 orang (20%), IgM dan IgG sebanyak 5 orang (7%), serta hasil negatif/ non reaktif sebanyak 43 orang (57%). Seyogianya, program vaksinasi dikatakan berhasil jika dapat merangsang pembentukan antibodi dalam  tubuh, namun dalam kenyataannya lebih dari 50% subjek yang menunjukkan hasil negatif/ non reaktif. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti efikasi vaksin dan juga respon imun tiap orang.

Muhammad Muhammad; Kaspul Anwar US; Sya`roni Sya`roni; Jamrizal Jamrizal; Sumirah Sumirah

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

This research is to discuss the leadership strategy of the head of the community learning activity center in developing life skills for the inner children in Bajubang District, Batang Hari Regency, as for the problems that can be encountered in this study are: how the leadership of the head of the community learning activity center in developing life skills for the inner tribe, how the strategy of the head of the community learning activity center in developing life skills These and what are the supporting and inhibiting factors in developing life skills for the Orang Rimba tribe? This research uses a qualitative approach by taking data derived from primary and secondary data through observation, interviews and documentation. Which is then analyzed using the usual stages so as to get the correct results efficiently. The results of this study are to answer the formulation of the problem that has been raised, with the hope that the results of this study can provide an explanation of the stages and strategies of a leader in developing life skills even in formal and non-formal education.

kurniasari, maria dyah

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular (CVD), obesitas, dan diabetes tipe 2 (T2D) meningkat secara dramatis di kalangan orang dewasa muda. Asupan kalori yang meningkat sebagian besar berkontribusi terhadap peningkatan tingkat obesitas di antara populasi umum, yang juga berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan tingkat diabetes. Massa jaringan adiposa yang lebih tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan peradangan dan resistensi insulin pada penelitian sebelumnya, yang pada akhirnya dapat menyebabkan T2D dan CVD. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di kalangan mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga pada tanggal 23 Agustus 2022. Hasil Peserta pengabdian masyarakat ini berusia antara 18 hingga 22 tahun. Sejumlah mahasiswa dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kardiometabolik seperti seperti peningkatan tekanan darah, kelebihan berat badan, dan peningkatan kadar gula darah kapiler. Pemeriksaan kesehatan secara dini pada dewasa muda serta promosi kesehatan sangat dianjurkan.

Wirata, Resta Betaliani; Sari , Marita Kumala; Listyaningsih, Enik; Saputro, Dwi Nugroho Heri

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Remaja akan mengalami pubertas dan perkembangan kepribadian dimana akan lebih bersifat mandiri, dapat memahami masalah yang dialami serta dapat terlibat didalam suatu kegiatan. Remaja di Kampung Mergangsan Lor Kelurahan Wirogunan, Yogyakarta berjumlah 33 remaja. Aktivitas yang dilakukan oleh remaja ini adalah bermain, mengaji dan belajar bersama. Kegiatan lain adalah mengikuti kegiatan posbindu remaja yang telah diadakan walau masih belum rutin. Kegiatan posbindu remaja biasanya diisi dengan pemberian informasi dan materi menarik untuk meningkatkan baik pertumbuhan dan perkembangan remaja. Remaja merupakan kelompok yang unik dengan kebutuhan yang khas, yaitu kebutuhan untuk mengenal identitas/ jati dirinya. Metode yang diterapkan yaitu pre-test, edukasi, dan post-test. Pengabdian dilakukan pada remaja sebanyak 33 orang. Hasil post-test pengetahuan menunjukkan 90,9% remaja memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori sangat baik dan 9,1% dalam kategori baik. Perlunya pelaksanaan edukasi kesehatan reproduksi pada remaja untuk meningkatkan perilaku dan level dari kesehatan remaja itu sendiri, karena remaja merupakan generasi penerus bangsa.

Yopi Nugraha; Dinar Rahayu; Deva Hafiansyah Febriana

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Transformasi digital tidak hanya sekedar perkembangan teknologi informasi namun juga mengenai bisnis, orang dan teknologi yang dipandu oleh strategi bisnis yang luas. Dalam suatu organisasi ataupun lingkungann masyarakat pasti memiliki permasalahan dalam hal memaksimalkan tranformasi digital yang dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada pada masyarakat khususnya didesa Cibodas. Pemanfaatan media social diera tranformasi pada Desa Cibodas masih belum maksimal, maka dilakukan sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi arahan dalam memanfaatkan media social di era Transformasi digital saat ini. Dengan memanfaat teknologi informasi seperti media social ini dapat membantu dalam menyalurkan kembali informasi dan mencegah perilaku menyimpang yang didapat dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini. Maka dengan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu masyarakat desa Cibodas untuk dapat meningkatkan produktivitas efisiensi dalam penggunaan media social kedepannya. Sehingga dapat membantu memaksimlakan kegiatan di Desa Cibodas Kecamatan Cikajang dengan efekti dan efisien.

Azimah Azzahra; Husna Ibrahim; Nur Rohimah; Shakira Fadla Nasution; Zulfa Zakiyyah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kata ‘menyimak’ dalam bahasa Indonesia memiliki kemiripan makna dengan ‘mendengar’ atau ‘mendengarkan’. Oleh karena itu, kedua kata tersebut sering menimbulkan kerancuan pemahaman. Menyimak mempunyai arti menangkap suatu bunyi dengan telinga. Namun, mendengarkan dilakukan secara kebetulan dan tidak direncanakan. Menyimak berarti memperhatikan baik-baik apa yang diucapkan atau dibaca orang. Akan tetapi, mendengarkan merupakan menangkap bunyi dengan sungguh-sungguh. Contohnya pada anak sekolah yang lagi belajar dan anak yang sedang membangunkan temannya karena ada gempa. Menyimak merupakan kegiatan keterampilan berbahasa mencakup kegiatan mendengarkan bunyi bahasa, mengidentifikasi, menginterpretasikan, dan mereaksi bunyi bahasa atas makna yang terkandung di dalamnya. Dengan pengertian lain menyimak berarti kemampuan memahami pesan yang disampaikan melalui bahasa lisan. Berbicara dan menyimak sangatlah berhubungan, terutama dalam proses komunikasi, saling tukar informasi, saling bergantian peran, dan saling memahami apa yang dikatakan oleh lawannya. Oleh karena itu menyimak dapat dikatakan sebagai kegiatan berbagasa reseptif dalam suatu kegiatan bercakap-cakap dengan medium audio atau visual. Misalnya pada saat khutbah jumat dan mendengarkan pengumuman di stasiun atau bandar udara. Kegiatan menyimak dilakukan oleh seseorang dengan bunyi bahasa sebagai sasarannya, sedangkan mendengarkan sasarannya dapat berupa bunyi apa saja. Selain itu menyimak dilakukan dengan sengaja, terencana dan ada usaha untuk memahami atau menikmati apa yang disimak dan ada tanggapan setelahnya, sedangkan mendengarkan dilakukan dengan bisa sengaja  dan tidak serta tidak ada usaha untuk memahami apa yang didengar.  

Desri Elvia Yani; Faridatul Hamdiah; Wanda Asizah; Zaki Triadi Putra; Febrina Dafit

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pogram literasi yang dilaksanakan oleh sekolah mampu untuk meningkatkan minat literasi belajar siswa. Terutama di Kelas IV SDN 020 Pekanbaru, Riau. Sekolah menetapkan program – program literasi yang harus dilaksanakan oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan meningkatnya minat belajar siswa dari dilaksanakannya program – program yang telah ditetapkan oleh sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Guru Wali Kelas IV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitan menunjukkan program yang sudah dilaksanakan mampu meningkatkan minat literasi siswa karena guru wali kelas menggunakan cara – cara yang unik dan sederhana. Upaya untuk mengoptimalisasikan program literasi ini melibatkan orang tua untuk menyokong dan memfasilitasi program literasi ini. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang meningkatkan literasi siswa melalui program yang ditetapkan oleh sekolah dan menjadikan evaluasi bagi sekolah untuk memaksimalkan kekurangan yang terjadi pada program tersebut

Rezeki Putra Gulo; Agus Mawarni Harefa

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Actualizing effective spiritual education for children is a very, very important thing. To achieve this, collaboration between parents and PAK teachers is needed. Children are the next generation. For this reason, every child must receive proper and correct spiritual education. This is so that children's lives can be educated in the truth of God's word and can live according to His commands written in the Bible. However, without the collaboration of parents and PAK teachers, it is certain that the child's spiritual education will not be realized satisfactorily. For this reason, what is needed is for the two educators to collaborate well in realizing effective spiritual education for children. This article uses a qualitative method with a literature research approach. The efforts made aim to contribute ideas to the weakening collaboration of parents and PAK teachers in meeting the spiritual needs of children. The final conclusion in this study is that the collaboration of parents and PAK teachers is needed in realizing effective spiritual education for children.