Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 861-880 of 890

Analytics

Aniroh, Anifatin; Mansur, Ely; Agrosamdhyo, Raden

Perilaku seseorang dalam memutuskan untuk memilih produk dalam pembiayaan multijasa di setiap lembagakeuangan pasti dipengaruhi oleh rasionalitas ekonomi yakni bagi hasil, fasilitas, pelayanan, kemudahan,kenyamanan dan keamanan transaksi. Karena sebagai indentitas dan juga sebagai langkah untuk menarik nasabahyang pada pencapaiannya yaiu kepercayaan nasabah. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah prosespemberian pembiayaan dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa pada PT. BankPembiayaan Rakyat Syariah Fajar Sejahtera Bali? (2) Apakah preferensi dapat berpengaruh terhadap kepercayaannasabah pembiayaan multijasa? (3) Apakah proses pemberian pembiayaan dan preferensi dapat berpengaruhterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruhproses pemberian pembiayaan terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (2) pengaruh preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (3) pengaruh proses pemberian pembiayaan dan preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptifdengan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu, nasabahpembiayaan multijasa PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan teknikpengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah ujiregresi linier berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinan dengan menggunakan SPSS (Statistical PackageFor Social Seince) versi 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linier berganda dengan persamaan Y = 5,719+ 0.134X1 + 0,634X2 + e hasil koefisien korelasi secara terpisah diperoleh X1 5C sebesar 0,134 dengan nilaisignifikan 0,037 < 0,05 sedangkan variabel X2 preferensi sebesar 0,634 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengansecara simultan 30,761 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukan adanyapengaruh antara 5C dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa di PT. Bank PembiayaanRakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan.

Nurliah Nurliah; Rosmin Ilham; Annisa Febri Mohammad; Ivah Ruskianingsih

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2020 Universitas Muhamadiyah Manado

Salah satu pendekatan yang penting dalam pemenuhan kebutuhan lansia adalah aspek spiritual. Pentingnya aspek spiritual bagi lansia mempunyai tujuan yaitu dapat memberikan ketenangan dan kepuasan batin dalam berhubungan dengan diri sendiri, sesama, lingkungan dan hubungan dengan Tuhan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aspek spiritual dengan tingkat kualitas hidup lansia di LKS.LU Beringin Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 43 responden. Sampel penelitian ini 35 menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ada hubungan aspek spiritual dengan tingkat kualitas hidup lansia di LKS.LU Beringin Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Perlu meningkatkan lagi sarana dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dengan cara mengajak para lansia untuk datang berkunjung di posyandu agar dapat memeriksa kesehatan mereka dan melakukan mengikuti kegiatan spiritual yang ada agar bisa memperoleh dukungan spiritual baik dari diri sendiri, sesama, dan lingkungan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.

Dendy Kurniawan; Dwi Setiawan; Robby Andika Kusumajaya

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat menggunakan e-money dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Peneliti menggunakan model technology acceptance model (TAM) yang berfokus pada Kegunaan yang Dirasakan, Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan, Risiko yang Dirasakan, dan terdapat variabel tambahan yaitu Sikap Pelanggan dan niat perilaku untuk menggunakan uang elektronik. Pengujian data empiris dilakukan berdasarkan data yang dikumpulkan dari 84 responden yang terdiri dari mahasiswa yang berasal dari kota kendal dan dari berbagai universitas, analisis reliabilitas, uji validitas dan analisis regresi berganda untuk melihat hubungan antara semua variabel. Hasil akhir menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan sikap pelanggan berpengaruh positif signifikan terhadap niat masyarakat menggunakan E-money.

Siregar, Putra Adi; Nst, Citra Cahyati; Sitorus, Anisa Rahmayani; Lubis, Hasri Ainun; Hasibuan, Anggun Hasanah +1 more

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Indonesia menduduki urutan ke-empat dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Diabetes dengan kematian komplikasi (6,7%) merupakan penyebab kematian tertinggi ketiga di Indonesia. Konsumsi makanan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian diabetes mellitus terutama jika berkaitan dengan konsumsi makanan yang tinggi gula. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola konsumsi makan dan kejadian diabetes melitus pada masyarakat pesisir. Metode: Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Percut, Kabupaten Deli Serdang pada  bulan Desember tahun 2019. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 90 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Riskesdas tahun 2018. Hasil analisis ini menggunakan analisis chisquare dan analisis logistik berganda . Hasil:Responden yang mengonsumsi buah (1-2 porsi/hari) dan menderita diabetes melitus sebanyak 4 orang (5.4%), sedangkan yang tidak menderita diabetes melitus sebanyak 19 orang (94.6%). Responden yang mengonsumsi sayur (1-3 porsi/hari) dan menderita diabetes melitus sebanyak 10 orang (11.6%), sedangkan yang tidak menderita diabetes melitus sebanyak 76 orang (88.4%). Responden yang tidak mengonsumsi buah berisiko 18.094 kali menderita diabetes melitus dibandingkan dengan responden yang mengonsumsi buah (1-2 porsi/hari). Responden yang tidak mengonsumsi sayur berisiko 2,150 kali menderita diabetes melitus dibandingkan dengan responden yang mengonsumsi sayur (1-3 porsi/hari). Simpulan:Pola konsumsi makanan menjadi salah satu faktor yang menjadi resiko terjadinya penyakit diabetes melitus. Masyarakat yang mengkonsumsi buah dan sayur secara teratur terbukti memiliki resiko lebih rendah terkena diabetes melitus.

Barata SatriaWicaksono

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Healhty Lounge Rumah Sakit Telogorejo Semarang yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kompetensi waiter dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu di Healhty Lounge. Metode yang digunakan dalam penelitian dan metode penyajian datanya adalah kuantitatif dengan mengambil tempat penelitian di Rumah Sakit Telogorejo Semarang, adapun teknik pengumpulan data berupa Kuesioner, observasi, studi pustaka. Hasil analisis data menunjukkan bahwa untuk menciptakan kualitas pelayanan yang baik dibutuhkan waiter yang berkompeten dan operasional kerja sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak manajemen maupun kepuasan tamu. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regrensi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan namun sebelum dilakukan uji tersebut makan yang dilakukan pertama adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regrensi menunjuka bahwa peningkatan mutu hygiene dan sanitasi terhadap kepuasan konsumen. Maka hasil uji analisis regrensi berganda menunjukan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi (R2) sebesar 0,279. Hal ini menunjukan bahwa kompetensi dan kualitas pelayanan mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan tamu secara bersama-sama dengan kecepatan hubungan sebesar 27,9 %. Hal ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan kepuasan tamu perlu adanya peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan yang baik.

Indri Triyani

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan Di Anggrek Restaurant Grand Arkenso Parkview Hotel Semarang. yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas produk makanan dan hygiene sanitasi terhadap kepuasan tamu yang mana mengalami kondisi kuranng baik dalam meyakinkan tamu dalam membeli suatu produk. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan tamu. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas poduk makanan dan hygiene sanitasi terhadap kepuasan tamu. Maka hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,682. Hal ini menunjukkan bahwa semua kualitas produk makanan dan hygiene sanitasi mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan tamu secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 68,2%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan tamu perlu adanya peningkatan seluruh kualitas produk dan hygiene sanitasi yang baik.

Fitriyah Nurul Khikmah

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di MTs NU Demak yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan MTs NU Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan analisis kuantitatif meliputi uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi berganda, uji model melalui koefisien determinasi dan uji anova serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji f. Dari data yang telah diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut: ( Y = -0,360 X1 + 0,670 X2). Pengujian hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh negative dan signifikan dari stress kerja terhadap kinerja karyawan. Kemudian melalui uji F dapat diketahui bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0,526. Hal ini berarti 52,6% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel Stres kerja dan Lingkungan kerja dan 47,4% kinerja karyawan dapat dijelaskan dari variabel lain selain kedua variabel tersebut.

Ainul Yaqin

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Museum Jawa Tengah Ranggawarsita yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan dan amenitas terhadap kepuasan pengunjung yang mana mengalami kondisi kurang baik fasilitas umum, sarana prasarana akomodasi yang memadai, serta tangible, reliability, responsiveness, assurance, serta emphaty yang mana dalam kondisi pelayanan yang diberikan oleh pelayanan oleh seorang pramuwisata masih kurang baik dalam meyakinkan wisatawan dalam melakukan kunjungan ulang pada daya tarik wisata.  Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 58 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan pengunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas.  Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang baik serta peningkatan sarana dan prasarana yang memadai terhadap kepuasan pengunjung. Maka hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,636. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan amenitas mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan pengunjung secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 63,6%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan pengunjung pada Museum Jawa Tengah Ranggawarsita perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan yang baik terhadap wisatawan, serta peningakatan sarana prasarana amenitas.

Syariful Anhar Harahap; Dwita Hadi Rahmi

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas daya tarik wisata budaya Kotagede, minat kunjungan wisatawan nusantara ke Kotagede dan pengaruh ke dua variabel tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan hasil akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian terhadap pengaruh kualitas daya tarik wisata budaya dan minat kunjungan wisatawan nusantara ke Kotagede yaitu: (1) daya tarik wisata budaya Kotagede memiliki nilai yang baik dan yang menjadi daya tarik utama wisata budaya Kotagede adalah keunikan dari bangunan arsitektur dan keunikan kawasan Kotagede, (2) minat kunjungan wisatawan nusantara ke Kotagede sangat tinggi dan keunikan bangunan arsitektur serta kemudahan menjangkau Kotagede menjadi faktor utama wisatawan nusantara untuk mengujungi Kotagede, (3) berdasar hasil uji person productmomentdan uji t-test maka diperoleh nilai rhitung 0,540 > rtabel 0,195 dan nilai t-test thitung 6,356 > ttabel 1,661 maka dapat dinyatakan bahwa pengaruh antara kualitas daya tarik wisata budaya terhadap minat kunjungan wisatawan nusantara sebesar 0,540 adalah signifikan digeneralisasikan untuk populasi di mana diambil (Ho: tidak ada hubungan di tolak).

Euis H. Hidayat; Sabirin B. Syukur; Rosmawati Thalib; Nikma A. Husain

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motivasi sebagai perasaan atau pikiran yang mendorong seseorang melakukan atau menjalankan kekuasaan, terutama dalam berperilaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Motivasi dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD. Otanaha Kota Gorontalo. Desain dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 32 perawat dengan pengambilam sampel menggunakan total sampling  sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan Chi square.  Dengan nilai p value 0,003 lebih kecil dari pada ? < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan ada Hubungan yang signifikan antara Motivasi dengan Kinerja Perawat di Rungan Rawat Inap RSUD. Otanaha Kota Gorontalo.

Arifin Umar; Haslinda Damansya; Nurul Hasanah; Verawati Monoarfa

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Di Indonesia pengobatan tradisional sangkal putung sudah menjadi pilihan alternativ oleh masyarakat untuk menyembuhkan fraktur (patah tulang). Pengobatan sangkal putung di Sidomulyo Selatan dipengaruhi oleh beberapa masalah antaranya pengaruh keluarga atau teman, biaya yang terjangkau maupun adat budaya yang mengharuskan masyarakat berobat ke pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan pengobatan tradisional pada pasien fraktur ke sangkal putung di sidomulyo selatan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Sampel diambil menggunakan tehnik total sampling dengan jumlah sampel 55 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dengan analisis data menggunakan Chi Square dengan tingkat kemaknaan (? : 0,05). Hasil penelitian menunjukan nilai P Value dukungan sosial sebesar p=0,003 lebih kecil (p=0,05), P Value faktor ekonomi sebesar p=0,022 lebih kecil (p=0,05), P Value faktor budaya sebesar p= 0,010 lebih kecil (p=0,05). Sehingga bisa disimpulkan ada pengaruh antara dukungan sosial, faktor ekonomi dan faktor budaya terhadap pemilihan pengobatan tradisional.

Nikmawaty Puluhulawa; Andi Nuraina Sudirman; Puspa A. Mustapa; Devy Lestari

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh  virus dengue  melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Cara paling efektif  memberantas vektor penularan DBD adalah dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan pelaksanaan  3M. Salah satu faktor yang mempengaruhi pelaksanaan 3M adalah dengan adanya dukungan keluarga dengan bentuk dukungan informasi, dukungan instrumental, dukungan penilaian dan dukungan emosional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan 3M dalam upaya pencegahan demam berdarah dengue. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini 97 kepala keluarga menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan observasi. Hasil yang diperoleh adalah ada hubungan dukungan informasi keluarga didapatkan nilai P-value 0,003, Dukungan instumental didapatkan nilai P-value 0,001, Dukungan penilaian keluarga didapatkan nilai P-value 0,001, Dukungan emosional keluarga didapatkan nilai P-value 0,001 dengan pelaksanaan 3M di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto.

A, Dahniar

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan pembelajaran memahami materi rangkaian listrik melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon tahun pelajaran 2018/2019. Setiap siklus dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.  Data penelitian diperoleh dalam bentuk data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan catatan lapangan. Selanjutnya, data kuantitatif diperoleh melalui tes unjuk kerja dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran memahami rangkaian listrik dapat meningkat.

Mochamad Ainan

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di SMA Walisongo Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh  fasilitas, kompetensi guru dan motivasi terhadap hasil belajar peserta didik. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pimpinan maupun pegawai. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa fasilitas, kompetensi guru dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja hasil belajar siswa di SMA Walisongo Semarang.

Yuniarto Rahmad Satato; Budi Purnomo

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 4 Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah dan kompetensi guru terhadap motivasi belajar dan dampaknya terhadap hasil belajar. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pimpinan. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa motivasi belajar tidak dapat memediasi pengaruh lingkungan sekolah dan kompetensi guru terhadap hasil belajar di SMP Negeri 4 Semarang.

Kurniawati, Kurniawati; Mansur, Ely; Adhenin, Jannatun

Masalah yang pertama apakah ada pengaruh motivasi intrinsik terhadap kepuasan kerja karyawan, yang kedua apakah ada pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap kepuasan kerja karyawan, dan yang ketiga apakah ada pengaruh motivasi instrisik dan motivasi ekstrinsik terhadap kepuasan kerja karyawan di Bank Muamalat Indonesia Cabang Denpasar. Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini adalah yang pertama untuk mengetahui pengaruh motivasi instrinsik terhadap kepuasan kerja karyawan, untuk mengetahui pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap kepuasan kerja karyawan, dan untuk mengetahui pengaruh motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kepuasan kerja karyawan di Bank Muamalat Indonesia Cabang Denpasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan metode sensus. Hasil penelitian yang didapatkan adalah yang pertama motivasi instrinsik berpengaruh cukup positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, yang kedua motivasi ekstrinsik berpengaruh positif sangat rendah dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, dan yang ketiga motivasi instrinsik dan ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di Bank Muamalat Indonesia Cabang Denpasar. Berdasarkan hasil dari penelitian ini motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan khususnya di Bank Muamalat indonesia Cabang Denpasar.

Agrosamdhyo, Raden; Sari, Putu Linda

Tingkat kesehatan keuangan bank adalah hasil penilaian kualitatif atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi atau kinerja suatu bank melalui Penilaian Kuantitatif dan atau Penilaian Kualitatif terhadap faktor-faktor CAMEL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tingkat kesehatan keuangan bank pada BPR Lestari periode Maret 2017-2018. Subjek penelitian ini adalah bagian Financial Management. Objek penelitian ini adalah Neraca, Laporan Laba/Rugi, Laporan Komitmen dan Kontijensi dan Informasi Lainnya periode Maret 2017-2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data yang digunakan laporan keuangan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis Capital, Asset Quality, Management, Earning, dan Liquidity (CAMEL) yang digunakan untuk menilai tingkat kesehatan keuangan bank. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, tingkat kesehatan keuangan bank dilihat dari faktor permodalan periode maret 2017-2018 masing-masing 14,30% dan 14,38%. Rasio ini termasuk dalam kategori sehat. Rasio aktiva produktif masing-masing sebesar 2% dan 1%. Rasio ini termasuk dalam kategori sehat. Faktor rentabilitas berdasarkan Return On Asset (ROA) masingmasing sebesar 4,72% dan 4,54% yang termasuk kategori sehat. Faktor rentabilitas berdasarkan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) masing-masing sebesar 70,58% dan 69,01% nilai ini termasuk dalam kategori cukup sehat. Faktor likuiditas berdasarkan Cash Ratio (CR) masing-masing sebesar 3,65% dan 11,90% hasil rasio ini termasuk dalam kategori cukup sehat menjadi sehst, sedangkan Loan Deposit Ratio (LDR) masing-masing sebesar 70,23% dan70,12% yang termasuk pada kategori sehat.

Lasmawan, Wayan; Hidayat, Tauhid; Natajaya, Nyoman

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn Siswa kelas V semester II SD Muhammadiyah 2 Denpasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Muhamadiyah sebanyak 30 orang. Data yang dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif untuk menunjukan rata–rata skor aktivitas, hasil belajar, dan kriteria ketuntasan yang digambarkan dalam bentuk grafik poligon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan skor nilai dalam aktivitas dan hasil belajar yang dicapai oleh siswa pada tiap–tiap siklus, pada siklus I rata-rata hasil belajar PKn sebesar 67 dan aktivitas sebesar 46,3 serta ketuntasan belajar siswa sebesar 37% meningkat pada siklus II dimana hasil belajar PKn mencapai 76,3 dan aktivitas sebesar 61 serta ketuntasan belajar siswa sebesar 70%. Pada siklus III terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar PKn sebesar 83 dan aktivitas sebesar 82 termasuk kategori sangat tinggi serta ketuntasan belajar siswa mencapai 100%.   The purpose of this study: Implementation Cooperative Instruction Model, STAD Type to Improve (1)The Activity and (2)Learning Achievement on Civilization Study  for the fifth Grade Students at Second Semester in Muhammadiyah 2nd Primary School, Denpasar. The population of this study was 30 students . The data was analyzed by using descriptive statistic by finding the mean scores of activity, learning achievement, and students passing grade criteria which was continued by drawing those all into a polygon graphic. The result was Implementation Cooperative Instruction Model, STAD Type is effective to improve the activity and learning achievement of civilization study. This was shown by the improvement of the student mean scores on activity and learning achievement achieved by the students in each cycle where in cycle I it was rate of Learning Achievement on Civilization Study is 67,  the activity is 46,3, and result of learning achievement is 37%. On cycle II, it increased into 76,3 of learning Achievement, the activity is 61 and the result of learning achievement is 70%.However, in cycle III, it increased into 83 of learning Achievement, the activity is 82 and the result of learning achievement is 100%.

Istiqomah, Istiqomah

The role of teachers in Islam is very important. So the teacher is also called ustadz because it has a high commitment in carrying out its duties so that the quality of the work process can lead to the attitude of the continuous development of students. Besides, teachers are also referred to as mualim. He as a life sources in charge of transferring science both theoretical and practical. Teachers can also be referred to as murabbiy who prepare his students as creatures, because of the creativity that, he will be able to prepare himself well, so that the results of his creation does not cause damage to himself, others, and the environment. Also, the teacher as a murshid, he must be a role model, as a role model must certainly place himself properly and full. As a model the teacher can set an example for his or her students. In many ways the teacher is also placed in a position as mudarris, who acts as a dispenser of science and eraser of ignorance. In this perspective the teacher's sensitivity must always grow when he sees the reality of his students as it is with different kinds of differences. But from the fact it is realized also, that all students are believed to have the potential of each, so the teacher must be able to develop each potential that existed in the student. The last teacher as muaddib, this very important task a teacher is required to prepare children to be educated to be responsible people, so the quality of human civilization the better in the future. Because of the important role of teachers in Islam, the integral qualifications of the teaching profession can not be ignored either qualitatively or quantitatively so that the challenges of the times are always well answered.   Peran guru dalam Islam adalah sangat penting. Atas dasar itu setiap guru perlu berbekal kompetensi dengan imaji kreativitas. Sehingga guru juga disebut seorang serbabisa, multitalent. Wajar kemudian mendapat berbagai julukan, seperti disebut sebagai ustadz karena mempunyai komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya agar mutu proses kerjanya  mampu membuahkan sikap pengembangan anak didiknya yang terus menerus. Selain itu guru juga disebut sebagai mualim. Ia sebagai kamus kehidupan yang bertugas menstransfer ilmu pengetahuan baik bersifat teoritis dan praktis. Guru dapat juga disebut sebagai murabbiy yang menyiapkan anak didiknya sebagai makhluk kreator, karena dari hasil kreativitasnya itu, ia dapat menyiapkan dirinya dengan baik, agar dari hasil kreasinya tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada dirinya, orang lain, dan lingkungannya. Juga, guru sebagai mursyid, ia menjadi panutan, sebagai panutan tentu harus menempatkan dirinya dengan tepat dan purna. Sebagai model guru dapat memberikan teladan bagi para anak didiknya. Dalam berbagai hal guru juga ditempatkan pada posisi sebagai mudarris, yang berperan sebagai penebar ilmu pengetahuan dan penghapus kebodohan. Dalam perspektif ini kepekaan guru mesti selalu tumbuh pada saat menyaksikan realitas para muridnya seperti adanya dengan berbagai macam perbedaan. Namun dari kenyataan tersebut perlu disadari juga, bahwa semua murid tersebut diyakini mempunyai potensi masing-masing, sehingga guru pasti mampu mengembangkan masing-masing potensi yang ada pada muridnya tersebut. Yang  terakhir guru sebagai muaddib, tugas yang sangat penting ini seorang guru dituntut untuk menyiapkan anak dididiknya menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, sehingga kualitas peradaban manusia semakin baik pada masa mendatang. Karena pentingnya peran guru dalam Islam itu, maka kualifikasi integral profesi guru tidak dapat diabaikan  baik secara kualitatif maupun kuantitatifnya sehingga berbagai tantangan zaman selalu terjawab dengan baik.

Sugiaryo, Deni Kristiyanto &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh “PenerapanMetode Debat Aktif Berbasis Pendidikan Karakter Terhadap Prestasi BelajarPPKn Kelas VIII di SMP N 23 Surakarta 2016/2017. Jenis penelitian yangdigunakan adalah Penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain pretest postesgroup design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII G sebagai kelaskontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dan H sebagai kelaseksperimen, yang menggunakan pembelajaran metode debat aktif berbasispendidikan karakter. yang masing masing kelas berjumlah 34 siswa. Penelitian inidilakukan dua kali pertemuan setiap kelas, dan diberikan pretest dan postest untukmengukurnya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi,dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t test.Hasilpenelitian menunjukan bahwa penerapan metode debat aktif pada hasil belajarsiswa pada kelompok eksperimen rata-rata 63,53, pada kelompok kontrol rata-rata64,56. Nilai p =0,651 (p>0,05 Data posttest hasil belajar siswa pada kelompokeksperimen rata-rata 87.79,. Pada kelompok kontrol rata-rata 74.56. Nilai p=0,000 (p<0,05). Data selisih pretest-posttest hasil belajar siswa pada kelompokeksperimen rata-rata 24.26, pada kelompok kontrol rata-rata 10.00. Nilai p =0,000(p<0,05), yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajarsiswa sesudah perlakuan, dimana diketahui bahwa kelompok eksperimen (metodedebat aktif berbasis pendidikan karakter) mendapatkan peningkatan hasil belajaryang lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian ada“Pengaruh Metode Debat Aktif Berbasis Pendidikan Karakter EfektifMeningkatkan Prestasi Belajar PPKn Kelas VIII di SMP N 23”.Kata Kunci : Metode Debat Aktif, Pendidikan Karakter, Prestasi Belajar, PPKn.