Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 821-839 of 839

Analytics

rosadi, muhammad asep; Kuat Indartono

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

The development of information technology is currently increasing rapidly from year to year. One evidence of technological development or advancement is the presence of the internet. The internet has many important benefits for human life. An example of the benefits of having the internet is its popular website. Website is one type of service or facility provided by the internet which is most widely used for various services in many fields, including education, namely schools. Madrasah Aliyah Syamsul Huda, an Islamic-based high school, which is located in Kedungreja District. Madrasah Aliyah Syamsul Huda uses the website as a medium for delivering information related to Madrasah Aliyah Syamsul Huda to students and prospective students. The better the quality of a website, the more users are interested in accessing the website. The purpose of this study is to measure the service quality of the Madrasah Aliyah Syamsul Huda website, a measurement of the measurement of website users on the level of performance and level of importance. The method in this research is the WebQual 4.0 method which consists of 3 variables, namely usability, information quality, quality of service interaction, this study also uses the IPA (Importance Performance Analysis) method. The population in this study were students, teachers, and the community with a sample of 80 respondents. The results showed that 89.03% of the Madrasah Aliyah Syamsul Huda website services had met the respondents' expectations and the Cartesian Impotance Performance Analysis (IPA) results diagram showed that the variables that were of good quality and had to be maintained were US6, IQ1, IQ4, IQ7, and SIQ3. because it has met the expected performance of the respondent. Meanwhile, the variables that are important and are in priority for improvement are IQ3, IQ5, SIQ1, and SIQ6.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi pembelajaran daring (dalam jaringan) di MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Informan pada penelitian ini yaitu Kepala Madrasah dan Dewan Guru MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran daring MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2020/2021 telah berjalan kurang lebih satu tahun dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Hasil evaluasi dari pembelajaran daring Tahun Pelajaran 2020/2021 yakni Pembelajaran daring MA Al-Amin Tabanan secara umum berjalan dengan cukup baik. Hal ini dikarenakan masih terdapat kendala saat proses pembelajaran daring berlangsung. Kendala yang ditemui yakni permasalahan sinyal, keterbatasan kuota yang diberikan orang tua, sulitnya mengontrol siswa saat belajar, keterlambatan dalam mengumpulkan tugas sehingga berpengaruh kepada hasil pembelajaran yang menurun dibandingkan saat pembelajaran berjalan secara luring atau tatap muka.

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Outcome bermutu yanglulusannya mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Adapun sasarannya adalahsiswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kurang mampu dan berminat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan sekolah yang dilakukan untuk memperbaiki mutu lulusan yang mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan harapan dari tahun ke tahun semakin banyak siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Banyaknya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang kurang mampu, kita dari pihak sekolah atau madrasah mengupayakan agar bisa melanjutkan pendidikan dengan jalan beasiswa. Salah satu beasiswanya yakni kerjasama dengan ICMI untuk memperoleh beasiswa di STIKOM.

Sapti Wahyuni

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In the implementation of the 2013 Curriculum, attitude competence is one of the main components of learning, but there are not many quality measurement attitude competency instruments. The purpose of this study was to obtain quality disciplinary attitude assessment instruments for class X students. This type of research is research and development using the Borg & Gall model. The stages of the activities carried out are the identification of potentials and problems; Gathering Information; Model Development; Model Validation; Model Revision; Model Trials; Model Revision; Wider Trial; and Final Model Revision. Based on the results of the research and discussion in this study, it can be concluded that there is no difference in the learning discipline of students between those who live with their parents and students who live in the dormitories. This is because students are adults and can be independent, and already have responsibilities even though they are not with their parents. The results of the calculation of the average score of learning discipline of class X students at MAN 3 in the 2016/2017 academic year Bantul is 96.2466 and is included in the high category.

Indah Nurfazriah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

A brief history Adolescence is a time of at this point of time, between childhood and adulthood, sexual maturity sets in and the reproductive organs (in women) begin to function (Menarche). The goal of this research was to better understand how to better prepare young women for menarche. Method: This study employs a quantitative Cross sectional research strategy. There were a total of 33 female students included in the sample. Multivariate analysis with the t test and bivariate analysis with the chi square test are employed. Results: The study found that a significant proportion of adolescents (25 out of 83.3%; p = 0.043) were unprepared for menarche because of a lack of knowledge, that a similar proportion (84.6%; p = 0.041) were severely anxious about entering puberty, and that a significant proportion (23 out of 88.5%; p = 0.009) had little support from their parents. Conclusion: It follows that adolescent girls' preparedness for menarche is significantly impacted by their prior exposure to information about the process, their degree of concern about it, and the level of support they receive from their parents.

Fauzi, Anis; Islami, Azzn Alam

Eksistensi guru profesional Pendidikan Agama Islam akan jauh dari apa yang dicita-citakan menjamurnya madrasah-madrasah yang rendah mutunya memberikan suatu isyarat bahwa guru Pendidikan Agama Islam profesional hanyalah sebuah wacana yang belum terealisasi secara merata.Guru Pendidikan Agama Islam di Banten harus berkualitas. Tombak terdepan dalam mendidik siswa adalah guru, maka dipundak para gurulah perubahan bangsa ini diamanatkan. Kesuksesan Revitalisasi Pendidikan Agama tergantung kepada kualitas para gurunya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif Deskriptif, dengan analisis inferensial (pemaparan), sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif (perhitungan). Dalam pendekatan kuantitatif metode yang digunakan adalah menggunakan hitungan statistik. Metode kuantitatif yang digunakan juga metode kuantitatif inferensial, karena menunjukkan adanya hubungan antara antara variabel. Dalam penelitian ini penulis menentukan populasi sekaligus sebagai sampel ialah guru Pendidikan Agama Islam SMA/SMK Provinsi Banten yang telah mengikuti Diklat di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten yang berjumlah 135 guru Pendidikan Agama Islam. Hasil analisis inferensial, pengaruh Diklat terhadap kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam di Provinsi Banten sebesar 20,25% sedangkan sisanya sebesar 79,75% dipengaruhi oleh variabel lain yang dapat diteliti lebih lanjut.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video pembelajaran dan diskusi melalui telegram grup dalam pembelajaran daring masa pandemi chovid-19 di MA Al-Amin Tabanan tahun pelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Informan pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas XII MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran daring MA Al-Amin Tabanan menggunakan aplikasi Telegram Group untuk memberikan video pembelajaran dan sesi diskusi, sedangkan Google Form untuk penugasan. Hasil Penggunaan video pembelajaran dan diskusi melalui telegram grup dalam pembelajaran daring masa pandemi covid-19 di MA Al-Amin Tabanan tahun pelajaran 2020/2021 secara garis besar telah berjalan baik dan efektif. Hal ini dilihat dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti bahwa penggunaan video pembelajaran dan diskusi dapat memecahkan masalah yang dialami pada semester sebelumnya. Dengan penggunaan video pembelajaran siswa sudah lebih mudah memahami materi, keikutsertaan dalam pembelajaran meningkat dan tugas yang diberikan oleh guru dikerjakan dengan baik.

Purnomo, Ade; Fawaid, Mohammad; Ismail, Syarof Nursyah

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

In order to improve the ability to read Arabic texts in elementary school students, the efforts of teachers are needed, especially here, the efforts of Arabic teachers. Because students at the elementary school level still really need guidance in reading and writing Arabic texts. MI Al-Kalam Denpasar Bali is one of the Madrasah Ibtidaiyah in West Denpasar sub-district whichaims to make students ableto read Arabic texts well. Where as in fact the portion of Arabic learning hours in the 2013 curriculum (K13) was only 2 meetings. There for, there search wants try to reveal how the efforts of Arabic teachers in improving the ability to understand Arabic texts at MI Al-Kalam Denpasar Bali. This study aimsto: (1). To find out how the efforts of Arabic teachers in improving the ability to read Arabic text with the mubasyaroh method of grade V students at MI Al-Kalam Denpasar in the 2019/2020 academic year, (2). What are the inhibiting and supporting factors of the mubasyaroh method in learning Arabic in improving the ability to read Arabic text for fifth grade students of MI Al-Kalam Denpasar for the 2019/2020 academic year. The methods used are qualitative methods, research approaches and types, determiningin formants, data collection techniques, data validity, and data analysis techniques. As well as the methods used in data collection techniques, namely: observation, interviews, and documentation. The technique for collecting research informants uses 6 informant consisting of: theprincipal, subject teacher, and class V student guardian.The results of the study revealed that: (1) the efforts made by the Arabic teacher to improve the students' ability to read Arabic texts were being accustomed to repeating mufradat and practicing it everyday. (2) the supporting factor of the application of the mubasyaroh method is that children canget to know more quickly without having to know the writing but directly put into practice. while the inhibiting factor is the lack of students in understanding vocabulary.

Sari, Alfonsa Maria; Betri, Tigus Juni

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

E Learning atau pembelajaran elektronik adalah konsep pembelajaran yang menggunakan media elektronik. Dewasa ini hampir semua lembaga pendidikan menggunakan perangkat pembelajaran elektronik dalam kegiatan belajar mengajar setiap harinya. Akan tetapi masih ada lembaga yang belum menerapkannya dikarenakan beberapa macam hal.            Madrasah Tsanawiyah Negeri Waru Sukoharjo sebagai mitra kami dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam kesehariannya telah memiliki perangkat  pembelajaran elektronik akan tetapi belum sepenuhnya dilaksanakan. Hal ini dikarenakan tidak sesuainya perangkat tersebut dengan kebutuhan dalmam belajar mengajar di sekolah.            Dengan kegiatan pengabdian ini diharapakan dapat menjadi alternatif baru bagi sekolah untuk menerapkan pembelajaran elektronik menggunakan perangkat pembelajaran elektronik yang sebelumnya digunakan Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Kegiatan presentasi berupa sosialisasi perangkat pembelajaran dibutuhkan untuk memberikan pemahaman pada siswa mengenai perangkat lunak yang ditawarkan ini.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Perkembangan zaman berindikasi dengan kemajuan teknologi, berdampak positif dan negatif. Indikasi positif dapat diterima baik oleh masyarakat luas, tetapi indikasi negatif, memerlukan cara pikir dan pandang dalam mengatasi kondisi tersebut. melalui teknologi yang canggih dan kehidupan sosial mulai menurun dalam berinteraksi secara tangible, sehingga memunculkan perilaku tidak baik. Sebagai contoh, siswa kurang mampu berinteraksi sopan dalam mengimlementasikan rasa hormat dengan guru dan orang tua.             Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dari beberapa pendidik keislaman pada jenjang pendidikan menengah pertama atau madrasah di Denpasar, dapat menjelaskan proses pembelajaran ekstrakurikuler berbasis keislaman. Melalui pendekatan penelitian kualitatif deskritif mampu mendeskripsikan secara interpretatif dengan dianalisis berdasarkan teori yang berhubungan dengan perubahan perilaku dan karakter. Penerapan adab melalui pendidikan non akademik berbasis keislaman dapat memberikan perubahan baik segi mental, sikap, dan prestasi.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dalam jaringan masa pandemi chovid-19. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menyebarkan angket kepada siswa kelas X dan XI MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran daring MA Al-Amin Tabanan menggunakan aplikasi Whats App Group dan e-learning Edmodo. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran daring kurang menyenagkan dengan keterbatasan kuota, error aplikasi dan kurangnya bimbingan oleh guru, tidak dapat bertemu teman, tidak dapat berdiskusi secara langsung, susah dalam menerima materi dan banyaknya tugas yang diberikan. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran daring yakni wawasan siswa tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran bertambah, siswa bebas untuk menentukan sistem belajar sehingga lebih fleksibel, lebih efisien dan lebih dekat dengan keluarga.

Fitriyah Nurul Khikmah

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di MTs NU Demak yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan MTs NU Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan analisis kuantitatif meliputi uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi berganda, uji model melalui koefisien determinasi dan uji anova serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji f. Dari data yang telah diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut: ( Y = -0,360 X1 + 0,670 X2). Pengujian hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh negative dan signifikan dari stress kerja terhadap kinerja karyawan. Kemudian melalui uji F dapat diketahui bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0,526. Hal ini berarti 52,6% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel Stres kerja dan Lingkungan kerja dan 47,4% kinerja karyawan dapat dijelaskan dari variabel lain selain kedua variabel tersebut.

Yuliana D; Safriadi Darmasnyah A; Sitti Rabania; Desi Apriana Kadir

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Merokok meupakan aktivitas membakar rokok yang sebagian asapnya diisap masuk ke dalam tubuh dan sebagian tersebar di lingkungan sekitar Peran dari orang tua sangatlah penting dalam upaya menekan meningkatnya jumlah perokok di kalangan remaja, karena orang tua sebagai figur contoh. Ketika orang tua adalah perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Bahwa orang tua perokok akan berpengaruh dalam mendorong anak mereka untuk menjadi perokok pemula. Di perkirakan pengaruh orang tua akan meningkatkan kemungkinan merokok 3,3 kali pada anak lelaki dan 1,5 kali pada anak perempuan. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Swasta Lebani dari tanggal 12 Juni sampai dengan 10 Juli 2019. Dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah sampel  64 remaja dengan kriteria inklusi: Siswa Madrasah Aliyah Swasta Lebani kelas X dan XI, berjenis kelamin laki-laki, usia 15-18 tahun, tidak mengalami gangguan mental dan bersedia menjadi responden. Pengumpukan data dengan menggunakan kuesioner. Dengan menggunakan Uji Statistik Chi-Square  dengan tingkat kemaknaan   ? = 0,05. Analisis data di lakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat pada program SPSS versi 17,0. Hasil penelitian menunjukan bahwa:  bahwa ada hubungan yang bermakna antara peran orang tue dengan kebiasaan merokok dengan nilai p=0,000 > dari nilai a= 0,05. Dianjurkan pada keluarga (ayah dan ibu) agar lebih memahami akan peran orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak teristimewa dalam hal mencegah anak sejak dini untuk tidak merokok, dianjurkan kepada petugas kesehatan dalam hal ini Puskesmas Dungkait.

Farida, Siti; Jamilah, Fitrotin

Dalam suatu organisasi peran kepemimpinan sangat dominan bagi maju mundurnya suatu kegiatan, karena seorang pemimpin merupakan motor penggerak atau motivator bagi orang-orang yang dipimpin. Ketercapaian tujuan pendidikan juga sangat bergantung padakompetensi manajerial dan kebijaksanaan kepemimpinan kepala sekolah yang merupakan salah satu pemimpin pendidikan. Karena kepala sekolah merupakan seorang pejabat yang profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengatur semua sumber organisasi dan bekerjasama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan kompetensi manajerial yang dimiliki kepala sekolah ini akan mampu mengembangkan profesionalisme tenaga kependidikan sehingga akan mudah diarahkan. Didalam tulisan ini akan dibahas tentang apa yang dimaksud dengan kepemimpinan pendidikan, dan apa saja kompetensi kepala sekolah dalam perspektif manajemen pendidikan.

Sudarsono, Sudarsono

Sebagian ahli sejarah berpendapat, bahwa madarasah sebagai lembaga pendidikan Islam muncul dari penduduk Nisapur, tetapi tersiarnya melalui Perdana Menteri Bani Saljuk yang bernama Nizam al-Mulk, melalui Madarasah Nizamiyyah yang didirikannya pada tahun 1065 M. Selanjutanya, Gibb dan Kramers menuturkan bahwa pendiri madarasah terbesar setelah Nizam al_mulk adalah Salahuddin Al-Ayyubi. Sementara, di Indonesia diilihat dari sejarahnya setidak-tidaknya ada dua faktor penting yang melatarbelakangi kemunculan madrasah, yaitu: pertama, adanya pandangan yang mengatakan bahwa sistem pendidikan Islam tradisional dirasakan kurang bisa memenuhi kebutuhan pragmatis masyarakat; kedua, adanya kekhawatiran atas cepatnya perkembangan persekolahan Belanda yang akan menimbulkan perkembangan sekularisme, maka masyarakat Muslim-terutama para reformis berusaha melakukan upaya pengembangan pendidikan dan pemberdayaan madrasah. Kata “madrasah” adalah isim makan dari kata: darasa-yadrusu-darsan wa durusan wa dirasatan, yang berarti: terhapus, hilang bekasnya, menghapus, menjadikan usang, melatih, mempelajari. Dilihat dari pengertian ini, maka madrasah merupakan tempat untuk mencerdaskan atau menghilangkan kebodohan.

Mansur, Ely

Sistem ekonomi konvensional saat ini telah mengakar kuat pada masyarakat Indonesia. seluruh tingkah laku ekonomi selalu dijiwai oleh pemikiran-pemikiran konvensional, yaitu praktik ribawi yang telah memasukan jurang kehancuran ekonomi di semua negara di dunia. Krisis ekonomi dunia berkepanjangan, seperti subprime mortgage di Amerika Serikat, Krisis ekonomi di Jepang, Yunani. Hanya satu sistem ekonomi yang mampu bertahan dari deraan krisis berkepanjangan itu, yaitu sistem ekonomi Islam atau syariah. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi Islam harus terus digelorakan menggunakan cara-cara yang lebih strategis untuk  merubah praktik-praktik riba yang kasat mata menjanjikan tetapi mengalungkan kehancuran itu. Salah satu bentuk pengembangannya adalah dengan memodifikasi conten (isi) materi mata pelajaran IPS/Ekonomi dengan menyisipkan ekonomi Islam ketika  proses belajar mengajar di madrasah pada kurikulum 2013. Paradigma landasan fiosofis kurikulum 2013 sangat mendukung proses tersebut, intinya:konten pendidikan dari kehidupan bangsa masa kini memberi landasan bagi pendidikan untuk selalu terkait dengan kehidupan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan kemampuan berpartisipasi dalam membangun kehidupan bangsa yang lebih baik, dan memposisikan pendidikan yang tidak terlepas dari lingkungan sosial, budaya dan alam. Pendidikan ekonomi Islam seharusnya menjadi trend mark pada mata pelajaran IPS/Ekonomi, apalagi dalam praktik berekonominya. Praktik ekonomi Islam mengatur kegiatannya untuk selalu mengedepankan sifat saling menguntungkan, kejujuran, dan saling menolong satu sama lain serta menjauhkan sifat dzolim atau merugikan pihak tertentu dalam berbisnis karena muaranya adalah kemaslahatan masyarakat umum. Ekonomi Islam bukan hanya sekedar ilmu pengetahuan pasti yang terjebak hanya dalam hal analisis antar variabel-variabel ekonomi belaka, akan tetapi merupakan way of life akan ketetapan pasti batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan dalam bertindak ekonomi manusia. Memperkenalkan dengan menyisipkan ekonomi Islam kepada siswa/siswi pendidikan dasar dan menengah di madrasah adalah sebuah keharusan yang sudah tidak dapat ditawar lagi sebagai bagian integral pengejawentahan kurikulum nasional terhadap KI 1 yaitu karakter spiritual. Dengan demikian ekonomi Islam tidak hanya di kenal oleh siswa madrasah yang telah menempuh studi di perguruan tinggi Islam saja, yakni STAIN, IAIN, dan UIN. Selain itu, karakter ekonomi Islam harus sudah terbentuk sejak dini yaitu sejak dibangku sekolah dasar atau menengah baik di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupin Madrasah Aliyah (MA).

Yusuf, Sri Lestari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Hubungan pembelajaran PPKn dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017;2) Hubungan pembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswakelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017; 3) Hubungan Pembeljaran PPKn danpembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3SragenTahun Ajaran 2016/2017.Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 3 Sragen yang berjumlah 53siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik non probability sampling dengan jenis sistematis samping. Teknikpengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angketdigunakan untuk mengumpulkan data tentang pembelajaran PPKn, pembinaan sikap spiritualserta pembentukan karakter religius. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalahvaliditas eksternal dan reliabilitas yang dicari adalah reliabilitas internal. Teknik analisis datayang digunakan adalah teknik korelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai F-hitung sebesar 14,862. Kemudiandibandingkan dengan Ftabel taraf signifikan 5% sebesar 3,354. Berarti nilai Fhitung =14,862> Ftabel = 3,354. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yangposistif dan signifikan pembelajaran PPKn dan Pembinaan sikap Spiritual dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 3 Sragen TahunAjaran 2016/2017”, terbukti kebenarannya.Kata kunci: Pembelajaran PPKn, Pembinaan Sikap Spiritual, Pembentukan KarakterReligius.

Rusmayani, Rusmayani

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (2) kendala guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (3). Upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, dan (4) upaya guru PAI dalam meningkatkan profesionalismenya dalam pemanfaatan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah guru-guru PAI di MA Al Ma’ruf Denpasar. Objek penelitian ini adalah profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan, ialah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner/angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara tidak terstruktur, dan lembar kuesioner/angket. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan: 1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran di MA Al Ma’ruf Denpasar dapat disimpulkan cukup profesional hal ini dapat dilihat dari sekitar 66,67% guru sudah cukup menguasai definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran sedangkan sisanya sekitar 33,33% memiliki pengetahuan yang kurang terhadap definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran, dalam pemanfaatan media pembelajaran, guru-guru MA Al Maruf memiliki keberagaman dalam hal intensitas penggunaan sumber belajar, 2) kendala yang dialami guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran adalah kurangnya tersedianya media pembelajaran yang dapat digunakan guru PAI di sekolah, kurangnya alokasi waktu untuk mata pelajaran PAI, guru kurang kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran elektronik, kurangnya pemahaman guru PAI mengenai keanekaragaman media pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran, dan tidak tersedianya tempat khusus untuk menyimpan dan merawat media pembelajaran, 3) upaya yang dilakukan Kepala Sekolah MA Al Ma’ruf dalam meningkatkan profesionalisme guru-guru PAI dalam hal pemanfaatan media pembelajaran adalah mengikutsertakan guru-guru PAI dalam penataran yang diselenggarakan nantinya oleh lembaga-lembaga pendidikan khususnya LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Provinsi Bali, mendorong guru-guru PAI untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran, serta berupaya meningkatkan ketersediaan media pembelajaran baik dari pendanaan khusus dari sekolah maupun bantuan dari Kementerian Agama, dan 4) upaya yang dilakukan guru PAI untuk meningkatkan profesionalismenya dalam hal pemanfaatan media pembelajaran termasuk kategori cukup bagus, hal ini di lihat dari indikator prosentase membaca, diskusi, mengikuti kegiatan MGMP, mengikuti seminar. Hanya saja kurang dalam melakukan penelitian secara mandiri.

Handoko, Krisno

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Menganalisis pengaruh kegiatan pramuka di Gudep Madrasah Aaliyah Negeri Babakan Lebaksiu Kabupaten Tegal Tahun 2016 terhadap peningkatan karakter disiplin dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila an Kewarganegaraan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, Dalam penelitian ini, populasinya adalah siswa kelas XI MAN Babakan Lebaksiu yang berjumlah 319 siswa. Sampel diambil dengan teknik random dengan cara Quota random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 15-20 % dari populasi, dengan hasil perhitungan yang berjumlah 67 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Metode angket. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data mengenai pengaruh kegiatan pramuka terhadap karakter disiplin.. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertama triangulasi sumber dengan membandingkan apa yang dikatakan siswa dan guru. Triangulasi metode yaitu pembuktian dengan observasi mengenai pelaksanaan kegiatan Pramuka. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kritis komparatif. Pelaksanaan ini dilakukan dalam satu siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1). Kegiatan kepramukaan dapat meningkatkan Karakter Disiplin sebesar 82,30%, yaitu berhubungan dengan pembentukan dan ketercapaian kompetensi warga Negara melalui civic responsibility dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 2). Integrasi nilai- nilai karakter, dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tidak hanya melekat dalam kurikulum, tetapi dapat juga diintegrasikan dalam kegiatan ekstra kurikuler, seperti Kegiatan pramuka. 3). Karakter dimaknai sebagai cara berpikir dan berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang dapat membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan setiap akibat dari keputusannya. Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.Kata Kunci : Karakter, Disiplin, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pramuka