Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 821-840 of 903

Analytics

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Smart City bukan hanya tren untuk kota-kota besar, tetapi kebutuhan akan layanan publik yang cepat, murah, aman, dan dapat dipercaya. Tujuannya adalah untuk menganalisis pemerintahan pintar berbasis teknologi informasi sebagai implikasi dari smart city Kota Surakarta. Penelitian ini menggambarkan  bagaimana pemerintah daerah dapat mengimplementasikan empat komponen dalam smart city yaitu: (1) government of a smart city, (2) smart decision-making, (3) smart administration and (4) smart urban collaboration. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemerintah daerah telah menyediakan instrumen untuk keberhasilan infrastruktur kota pintar, sumber daya manusia, dan peraturan, tetapi dalam hal sumber daya manusia dan fasilitas infrastruktur belum optimal seperti yang diharapkan; (2) Respons publik terhadap pemerintahan cerdas tidak optimal, tetapi kelas menengah memiliki kemampuan untuk menggunakan dan berpartisipasi dalam pemerintahan cerdas; (3) Ada 16 Perangkat Daerah yang telah menyediakan layanan publik berbasis TI dengan berbagai bentuk layanan; (4) Permintaan akan layanan berbasis TI telah meningkat tajam dari sebelumnya sebagaimana dibuktikan oleh nilai SKM yang cukup baik dan (5) mayoritas aksesibilitas publik ke layanan publik rendah karena kerentanan ekonomi, sosial, usia dan keterjangkauan harga.

Rahmi, Miftahur; Sari, Tisa Mandala; Indah, Siska

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Bawang bombay (Allium cepa L.) memiliki kandungan minyak atsiri yang mengandung komponen sulfur dalam bentuk thiosulfinates yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk menguji aktivitas antibakteri minyak atsiri bawang bombay (Allium cepa L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode difusi Kirby-bauer menggunakan media agar Mueller Hinton Agar (MHA). Kertas cakram steril ditetesi dengan 10 µL minyak atsiri bawang bombay (Allium cepa L.) menggunakan mikro pipet konsentrasi 40%, 20%, 10%, 5%, 2,5%, 1,25%, 0,625% 0,3125% dan 0,156% dan kontrol negatif. Konsentrasi tersebut di bagi dalam 2 cawan petri, dalam satu cawan terdapat 5 sampel. Kedua media diinkubasi pada suhu 37 ? selama 24 jam. Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh pada konsentrasi 40% (M1), 20% (M2), 10% (M3), 5% (M4), 2,5% (M5), 1,25% (M6), 0,625 (M7), 0,3125% (M8) dan 0,156% (M9) memberikan daya hambat dengan diameter rata-rata 11,18 mm, 10,2 mm, 8,97 mm, 8,46 mm, 7,68 mm, 7,48 mm, 7,24 mm, 6,88 mm dan 0 mm. Kesimpulan: Dari penelitian disimpulkan bahwa minyak atsiri bawang bombay (Allium cepa L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan KHM minyak atsiri bawang bombay (Allium cepa L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis yaitu konsentrasi 0,3125% (M8) dengan diameter rata-rata 6,88 mm.

Sasongko, Supono; Panuwun, Djoko; Wahyuningsih, Ik Endang S.

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Desa Trangsang, kecamatan Gatak, kabupaten Sukohajo, merupakan sentra industry mebel dan berbagai jenis produk kerajian berbahan dasar rotan. Produk kreatif mebel rotan merupakan produksi industry rumah tangga di wilayah tersebut saat ini semakin meningkat permintaan dengan berbagai bentuk. Desain-desain bentuk produk rotan yang dikerjakan berasal dari buyer dengan membawa mock-up atau contoh produksi dengan skala 1:1. Melalui contoh produk tersebut para pengrajin tinggal mencontohnya saja. Hal ini dirasa sangat merugikan para pengrajin yang berakibat tidak bisa mengembangkan desain mereka sendiri. Untuk mendukung tercapainya tujuan berupa terbentuknya kluster pengrajin rotan maka melalui program pengabdian masyarakat ini akan menciptakan desa pengrajin yang memiliki bank desain sendiri.

Suksmawati, Herlina; Indriastuti, Yudiana

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Persaingan home industry produk Wingko Babat menuntut kelompok perempuan di Desa Baturono, Sukodadi, Kabupaten Lamongan mengembangkan cita rasa produk Wingko Babat dengan alternatif bahan dasar berbeda. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan dalam upaya inovasi perekonomian desa, perempuan desa Baturono menggunakan singkong sebagai bahan dasar Wingko Babat, sebagai upaya memanfaatkan komoditas desa tersebut. Disisi lain, mereka juga berani berupaya mengembangkan kreatifitas peningkatan rasa dengan variasi rasa yang dianggap akan dapat menarik konsumen segala usia, seperti halnya rasa durian, pandan, nangka dan strawberry sebagai bentuk inovasi terhadap olahan produk Wingko Babat. Selain itu, di era digital perempuan desa tidak hanya terbatas melakukan pekerjaan yang berorientasi pada produksi semata. Pelatihan pemanfaatan media online sebagai sarana promosi dan pemasaran layaknya industri produk makanan di perkotaan, diharapkan mampu mengembangkan usaha mereka dan memberikan pemasukan atau penghasilan keluarga.

Yusuf, Yusuf; Trisiana, Anita

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Metode Brainstorming dikenal juga dengan metode curah pendapat atau sumbang saran. Hanya saja brainstorming kali ini dialakukan dengan cara tertulis. Tidak secara lisan. Berbeda dengan diskusi, dimana gagasan dari seseorang dapat ditanggapi (didukung, dilengkapi, dikurangi, atau tidak disepakati) oleh peserta lain, pada penggunaan metode Brainstorming pendapat orang lain tidak untuk ditanggapi. Metode ini berdasarkan pendapat bahwa sekelompok manusia dapat mengajukan usul lebih banyak dari anggotanya masing-masing. Dalam metode ini disajikan sebuah soal. Lalu para peserta diajak untuk mengajukan _dea pa pun mengenai soal itu, tidak peduli seaneh apapun ide itu. Ide-ide yang aneh tidak ditolak secara apriori, tetapi dianalisis, disintesis dan dievaluasi. Boleh jadi pemecahan yang tidak terduga yang akhirnya muncul”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Brainstorming adalah suatu bentuk diskusi dimana peserta didorong untuk menyatakan gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, pengalaman serta ide-ide mengenai suatu masalah tanpa adanya penilaian dari pesertalain. Hanya saja brainstorming yang dicoba dikenalkan adalah dengan cara tertulis. Tujuan penggunaan metode Brainstorming ialah “menguras habis segala sesuatu yang dipikirkan oleh peserta didik dalam menggapi masalah yang dilontarkan kepadanya”. Agar tujuan dalam penerapan metode Brainstorming dapat tercapai maka perlu adanya aturan yang diperhatikan. Hal ini dimaksudkan agar metode Brainstorming dapat berjalan dengan efektif dan efisien sehingga tujuan yang diharapkan dapat terealisasi.

Lailam, Tanto; Murti, Awang Daru; Yunita, Ani

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengembangan wisata budaya di Desa Wisata Tapak Tilas Sultan Agung dan Desa Wisata Songgo Langit ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini memfokuskan pada program Desa Mangunan Sebagai Wisata Desa Unggulan Yang Kompetitif dan Berbudaya. Tujuan program ini adalah menjadikan mitra sebagai model pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan melalui potensi desa wisata yang dipadukan dengan budaya. Program pengembangan yang dilakukan, meliputi: legalisasi perkumpulan dalam bentuk sanggar seni. Untuk melakukan legalisasi Sanggar Lestari Budaya dan Sanggar Ngesti Budoyo dibuatlah akta notaris agar dalam beraktivitas memiliki keabsahan dan dilindungi oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Program lainnya adalah pelatihan inovasi pengembangan seni budaya, pemaketan wisata budaya.

Tuti Anggarawati; Nanang; Enggar Dwi Prasetyo; Alfia Tyas Mahestye; Bynar Fredy Anggara +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Remaja adalah masa transisi usia dimana seseorang belum dikatakan dewasa namun bukan lagi seorang anak. Remaja  akan fase pencarian identitas diri, gejolak hormon, dan tekanan yang besar dari sekolah serta lingkungan sekitarnya. Proses pematangan fisik  yang terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan (psikososial)  menyebabkan   remaja harus menghadapi perubagan fisik, kognitif dan emosional yang dapat menimbulkan kondisi stres dan memicu perilaku unik pada remaja. Perilaku –perilaku yang dimunculkan oleh remaja untuk menghadapi kondisi stres seperti  cemas,  depresi, merokok,  menjadi anak  jalanan,  adiksi game, kekerasan, penyalahgunaan obat, sampai bunuh diri. Bunuh diri merupakan kematian no.2 terbanyak di dunia pada usia 15 – 29 tahun (WHO, Preventing Suicide, 2014), 350 juta orang di dunia diestimasikan mengalami  depresi,  dan  depresi  merupakan  penyebab  disabilitas  utama  di dunia. (WHO, Depression, 2012). Gangguan mental emosional: gejala depresi dan anxietas pada usia ? 15 tahun sebesar 6% atau sebesar > 14 juta jiwa Gangguan jiwa berat (Psikosis): gejala psikosis sebesar 1,7/1000 atau sebesar > 400.000 jiwa.   Salah satu penyebab dari timbulnya gangguan mental emosional sampai akhirnya mengalami psikotik adalah karena remaja tidak mampu dalam beradaptasi pada masa transisi atau dalam menghadapi perubahan kehidupannya. Secara alamiah sebenarnya apabila tubuh baik fisiologis maupun psikologis  terpapar  oleh  suatu  stressor  atau  tekanan  atau  keadaan  yang tidakpasti tubuh akan melakukan suatu mekanisme untuk mempertahankan kondisi tubuhnya seperti semula. Bentuk dari pertahanan diri seseorang berbeda sesuai dengan mekanisme psikis yang diperlukan untuk beradaptasi dengan relitas eksternal.Defence  mekanisme  yang  positif  /konstruktif  akan  membangun  jiwa remaja menjadi pribadi yang handal dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang dapat dibanggakan untuk keluarga, masyarakat dan negara. Kesehatan jiwa remaja merupakan hal  penting dalam menentukan kualitas bangsa. Remaja yang tumbuh dalam lingkungan kondusif dan mendukung merupakan sumber daya manusia yang dapat menjadi aset bangsa tidak ternilai.          

Widhiyoga, Setyasih Harini &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Seorang guru profesional saat ini tidak hanya ditentukan oleh tingginya pencapaian secara akademik namun juga kemampuan dalam membuat kreatifitas dan karya inovasi yang mendukung proses pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi oleh guru yang ada di SMK Negeri 4 Surakarta terutama yang perempuan adalah: (1) kurangnya wawasan dari guru-guru perempuan mengenai pentingnya penyusunan publikasi ilmiah sebagai prasyarat untuk meningkatkan kepangkatan (jabatan fungsional); (2) kurangnya kemampuan beberapa guru perempuan dalam penyusunan karya ilmiah; (3) guru masih lemah dalam menyusun artikel ilmiah populer yang dapat dipublikasikan melalui media massa cetak ataupun online. Target dari pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakarat ini adalah sebagai berikut: (1) Melakukan sosialisasi tentang karya ilmiah berdasarkan pada riset yang diwujudkan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK); (2) Melakukan sosialisasi tentang jurnal sebagai bentuk publikasi ilmiah yang bisa digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan profesionalisme; (3) Peningkatan motivasi dalam membuat karya inovasi dan kreativitas guna memperbaiki proses pembelajaran agar lebih menarik bagi para siswa; (4) Meningkatkan kemampuan para guru melalui pelatihan publikasi ilmiah; (5) Memberikan pelatihan penyusunan opini berdasarkan artikel ilmiah untuk diunggah ke media massa online. Luaran yang dapat diberikan melalui pengabdian pada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) pembuatan laporan hasil pengabdian; (2) pembuatan artikel untuk publikasi ilmiah yang dimasukkan ke dalam jurnal hasil pengabdian; (3) memasukkan artikel dalam bentuk opini ke media massa online. Metode pelaksanaannya adalah melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan motivasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan antusias dan minat besar dari para guru perempuan terhadap sosialisasi dan pelatihan penyusunan publikasi ilmiah yang bersumber dari riset termasuk artikel yang dihasilkan untuk dimuat di media massa cetak dan online.Kata kunci: guru, profesional, pembangunan, publikasi ilmiah

Yulandari, Ariefah; Hariyanti, Widi; Harjito, Yunus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Meningkatkan suatu nilai jual memiliki proses yang panjang. Berbagai metodedapat digunakan. Pemilihan metode yang tepatlah yang dapat membuat sebuah produk barudan barang bekas menjadi lebih bernilai bahkan memiliki harga jual yang tinggi. Ini adalahproses yang dapat meningkatkan nilai kegiatan pelatihan kewirausahaan menuju ke tingkatperkembangan inovasi yang tinggi.Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra adalah keinginanyang kuat dari mitra dalam pelatihan untuk berwirausaha akan tetapi rendahnya dalampengetahuan untuk memberikan nilai tambah pada produk baru dan barang bekas rumahtangga yang dapat dijual dengan harga yang bersaing. Pengabdian masyarakat telahdilakukan dengan khalayak sasaran warga Gambirsari RW 03, Kelurahan Kadipiro,Kecamatan Banjarsari, Surakarta, dengan memberikan pengetahuan berupa pelatihandalam bentuk meningkatkan produk barang baru dan barang bekas agar memiliki nilai jualyang cukup tinggi dengan metode decoupage ini membuahkan hasil yang membuat mitraingin lebih mengembangkan pelatihan tersebut menjadi suatu usaha dalam menambahpendapatan keluarga dan menyelesaikan masalah sampah anorganik keluarga.Kata kunci : Nilai tambah, decoupage, kerajinan, kewirausahaan.

Irmade, Oka; Widjanarko, Paulus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pendidik dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesionalnya baik ditingkat PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah menengah bahkan Perguruan tinggi. Salah satu bentuk kompetensi pedagogik dan profesional seorang pendidik adalah kemampuanya dibidang penguasaan (ICT) Information Communication Technologi. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan ke TK Rumah Pelangi, Dukuh Banukan RT.06/RW.09 DS. Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar penguasaan dan pemanfaatan guru terhadap ICT sangat minim terlebih lagi dalam proses pembuatan media karena masih melum terbiasa dan belum terlatih dalam membuat media berbasis ICT. Sehingga perlu diadakan pelatihan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan membuat media pembelajaran berbasis ICT yang berupa Powerpoin menarik, Flipbook dan Comiclife yang di aplikasikan dalam proses pembelajaran.Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir.Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini telah mencapai target yang diharapkan, 9 guru yang mengikuti pelatihan, telah mampu membuat media pembelajaran berbasis ICT yang terdiri dari Powerpoin menarik, Flipbook, dan Comiclife. Luaran yang dihasilkan berupa media pembelajaran berbasis ICT serta implementasi media pembelajaran yang digunakan pada materi tertentu dan publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.Kata Kunci: Pembuatan Media, ICT

Marianus Dinata Alnija

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2019 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Today Christians has faced various challengge that plunge many christian into consumerism, terrible sadness, hedonism and covetous. As the result many christian become selfish, irritable, and  egoist. For that  reason, Pope Francis urged  many  preachers should  work  hard  in proclaiming the gospel especially through homilies because homilies beyond all form of catechesis. This paper aims to explore Pope Francis' theological ideas about concerning homily. In a way of exploring the theological conception regarding homily, the writer treats the apostolic exhortation of evangelii Gaudium article number 135-159.

Yusuf, Didik Surawan &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui peran masyarakat dalammenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 2) Mengetahui faktor-faktor yangmelatar belakangi masyarakat menerima politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum2019 di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 3) Untukmengetahui upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam memanggulangi politik uangpada pemilu 2019.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah masyarakatpeserta pemilu 2019 di Desa Pulosari Keacamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisisdata menggunakan model analisis interaktif.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Peran masyarakatdalam menanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di DesaPulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar masih rendah, masyarakat DesaPulosari cenderung membiarkan dan bersikap terbuka terhadap praktik politik uang yangterjadi di desanya dan tidak melaporkan praktik politik uang tersebut kepada pihakpengawas pemilu. 2) Faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat Pulosari dalammelakukan Money politics dalam pemilu yaitu karena masalah ekonomi, kebiasaan ketikapemilu, pendidikan politik yang rendah, sehingga masyarakat cenderung terbuka danmenerima kegiatan money politics yang dilakukan oleh calon kandidat dan menerimasegala macam bentuk pemberian. Pemberian uang yang membuat masyarakat merasa wajibuntuk mengikuti proses pemilu karena adanya bentuk kesepakatan tidak tertulis denganunsur-unsur paksaan dari para pelaku money politics. 3) Upaya yang dapat dilakukanmenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar yaitu dilakukan dengan memberikanpendidikan politik kepada masyarakat serta melaporkan kejadian politik uang kepadapengawas pemilu yang disertai dengan bukti-bukti yang cukup.Kata Kunci: Peran Masyarakat, Pemilihan Umum, Politik Uang

Putri Pertiwi, Erinda Dhayana; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau biasa disebut kekerasan domestik (domestic violence) merupakan suatu masalah yang sangat khas karena kekerasan dalam rumah tangga terjadi pada semua lapisan masyarakat. Sebagian besar korban kekerasan dalam rumah tangga khususnya penelantaran rumah tangga ini adalah anak. Kedudukan anak dalam rumah tangga lebih lemah, dan lebih rendah dari pada orang dewasa dan masih bergantung pada orang-orang dewasa di sekitarnya. Penelantaran anak merupakan bagian dari bentuk kekerasan terhadap anak, karena ia masuk kedalam kekerasan secara sosial (social abuse), Kekerasan yag bersifat psikis dan sosial (struktural) juga membawa dampak buruk dan permanen terhadap anak. Berdasarkan uraian diatas, perumusan masalah dalam penulisan skripsi ini yang pertama adalah faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga, kedua adalah bagaimana kajian kriminologi terhadap penelantaran anak sebagai jenis kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Untuk mendekati permasalahan dalam penelitian ini penulis menggunakan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis. Analisis ini yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini adalah kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga dapat dijelaskan menggunakan teori kriminologi meliputi teori differential association dan teori sosio-kultural (sosiologi kriminal), adapula faktor-faktor lain yang berkaitan dengan penelantaran terhadap anak, antara lain: faktor perceraian orang tua, faktor kemiskinan, faktor lingkungan dan faktor pendidikan. Kajian Kriminologi Terhadap Pelaku Penelantaran Anak dapat dijelaskan dengan teori kriminologi yaitu differential association terkait dengan perilaku kejahatan yang dipelajari karena faktor eksternal dan yang meliputi teknik dan motifnya. Kajian Penelantaran Anak Sebagai Jenis Kekerasan Dalam Rumah Tangga yaitu berupa penelantaran anak yang dilakukan oleh orang tuanya temasuk dalam jenis kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga yaitu penelentaran dalam rumah tangga yang sesuai menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada pasal 9 ayat 1.

Warnadi, Yani Setya; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Dewasa ini tindak pidana perbankan telah terjadi dimasyarakat, korbannya tidak saja nasabah tetapi juga bank itu sendiri, masyarakat dan situasi ekonomi satu negara. Hukum pidana sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Tindak Pidana Perbankan telah menetapkan beberapa tindak pidana perbankan dan di proses dalam suatu sistem peradilan pidana yang dimaksud sebagai bentuk perlindungan hukum bagi korban tindak pidana perbankan. Namun dalam praktek masih ditemukan adanya putusan pengadilan yang belum maksimal memberikan perlindungan kepada korban. Atas dasar hal tersebut maka penulis mengangkat permasalahan tentang perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perbankan dan penerapan hukum hakim terhadap pelaku tindak pidana perbankan pada Putusan Nomor  : 54/PID/2015/PT.DKI di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian in konkreto. Sumber data yang digunakan adalah data data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan. Penelitian ini disajikan dalam bentuk laporan yang diuraikan secara deskriptif melalui analisis data yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana di bidangperbankan dalam putusan nomor 54/PID/2015/PT.DKI adalah terdiri dari perlindungan korban secara langsung, yaitu terdapat dalam pertimbangan Hakim bahwa perbuatan para terdakwa menimbulkan kerugian dan membuat buruk kredibilitas PT. Bank Century Tbk. serta merugikan nasabahnya, dan juga bertentangan dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat, dan pertimbangan bahwa perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan merusak kredibilitas PT. Bank Century Tbk. adalah merupakan faktor pemberat sebagai dasar penjatuhan sanksi pidana, dan perlindungan korban secara tidak langsung, yaitu terlihat dengan adanya proses peradilan sebagaimana Hakim telah menyatakan bahwa terdakwa bersalah dan dikenakan sanksi hukuman sebesar 3 (tiga) tahun penjara dan denda sebesar Rp 5.000.000.000,- (Lima Milyard Rupiah) yang merupakan adanya jaminan kepastian hukum yang sangat dibutuhkan dalam industri perbankan. Selain itu juga dapat dilihat dari dalam berkas putusan Hakim dimana tercantum prosedur proses pemberian fasilitas kredit yang berlaku di PT. Bank Century Tbk.Yaitu Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) dan Pedoman Pelaksanaan Kredit (PPK) PT. Bank Century Tbk. tahun 2005.

Yannie Asrie Widanti, Rizky Mahendra Nursanto, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nugget merupakan produk olahan makanan dalam bentuk beku yang mengalami pemasakan sampaisetengah masak (precooked), siap saji, serta telah berkembang di dunia dan diminati oleh masyarakat luas.Tekstur nugget pada dasarnya empuk khas daging serta tergantung pada bahan dasar pengisinya. Beberapapenelitian tentang nugget untuk membentuk tekstur yang disukai konsumen, nugget banyak disubtitusidengan banyak jenis ikan dan sayuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi yang optimaldalam pembuatan nugget ikan hiu dengan penambahan jamur tiram terhadap karakteristik kimiawi danorganoleptiknya.Perlakuan yang diterapkan meliputi perbandingan ikan hiu: tepung terigu (105g:60g; 75g:90g; dan45g:120g) dan jamur tiram (Putih, Kuning, dan Coklat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahanikan hiu dan jamur tiram berpengaruh nyata terhadap karakteristik kimia (karbohidrat, kadar abu, kadarair, kadar lemak, dan kadar protein). Hasil uji organoleptik dari nugget berbeda tidak nyata. Hasil penelitiandiperoleh kadar karbohidrat total (by difference) 29,97-57,42%, kadar air 27,7-59,31%, kadar abu 1,38-2,40%,kadar protein 6,13-24,31%, kadar lemak 0,06-0,08%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaikadalah perlakuan ikan hiu : tepung terigu 105g : 60g dan jamur tiram putih yang menghasilkan nugget ikanhiu dengan kadar air 43,2%, kadar abu 1,85%, kadar protein 24,21%, kadar lemak 0,06%, kadar karbohidrat3,58%, rasa jamur (1,30), tekstur juicines (0,88), aroma ikan hiu (1,43), dan kesukaan keseluruhan (2,56).Kata kunci : Nugget, ikan hiu, tepung terigu, variasi jamur tiram.

Setiawan, Anton; Wibisono, Setyawan

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Untuk mendapatkan suatu informasi tentang bagaimana mendiagnosa penyakit dan hama pada tanaman mangga secara digital maka dibutuhkan suatu aplikasi dalam bentuk sistem pakar yang dapat mewakili seorang pakar yang ahli di bidangnya untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tanaman mangga. Case Based Reasoning untuk mendiagnosa penyakit dan hama tanaman mangga menggunakan algoritma similaritas Sorgenfrei adalah sebuah sistem pakar yang dapat sebagai alat bantu untuk melakukan konsultasi tentang penyakit dan hama tanaman mangga. Untuk mengimplementasikan Case Based Reasoning diperlukan empat tahapan proses yaitu retrieve, reuse, revise, dan retain. Sistem yang telah memberikan hasil dari perhitungan dengan nilai paling tinggi yang akan dijadikan solusi penyakit dan hama tanaman mangga. Pada proses revise, sistem akan meninjau kembali hasil perhitungan penyakit tanaman mangga. Jika hasil tersebut kurang atau sama dengan 20 persen, maka sistem tidak akan memberikan solusi penyakit tanaman mangga, dikarenakan informasi berupa penyakit yang tidak memenuhi syarat akan masuk ke dalam tabel revise yang selanjutnya akan diperbaiki kembali oleh pakar untuk menemukan solusi yang tepat. Setelah proses revise selesai dan sudah ditemukan solusi yang benar-benar tepat barulah pakar mulai menambah aturan dengan memasukan data kasus baru yang sudah ditemukan solusinya proses inilah yang dinamakan dengan proses retain.

Nanang Khosim; Tuti Anggarawati; Edo Japung; Hajar Fikri; Kistia Rita +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Gangguan jiwa merupakan suatu kondisi ketidakwajaran seseorang dalam bertingkah laku,  yang dapat terjadi karena menurunnya fungsi  kejiwaan  yang menyebabkan penyimpangan perilaku akibat distorsi emosi. Salah satu bentuk gangguan jiwa dapat berupa depresi. Depresi merupakan suatu gangguan alam perasaan (mood)    yang dapat ditandai dengan tidak adanya harapan, patah hati, perasaan tidak berdaya, ketidakmampuan dalam     mengambil kepututusan atau untuk     memulai suatu kegiatan, tidak mampu berkonsentrasi, semangat hidup memudar, tegang, dan selalau ingin bunuh diri. Depresi dapat terjadi akibat dari ketidakmampuan psikologis untuk beradaptasi dengan kondisi tertentu,  seperti lingkungan yang baru. Mahasiswa baru di Akper Kesdam IV/Diponegoro, dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru, sehingga dapat digolongkan ke dalam seseorang dengan risiko terjadinya depresi. Dalam deteksi dini kesehatan jiwa mahasiswa baru Akper Kesdam IV/Diponegoro ini diperoleh hasil bahwa sebagian besar mahasiswa dalam kondisi wajar sesuai dengan Skala Depresi Beck, dan hanya sebesar 3,84% mahasiswa berada dalam batas klinis depresi. Dapat disarankan bagi mahasiswa yang berada dalam batas klini sdepresi untuk diberikan terapi atau bimbingan konseling kejiwaan. Agar tidak mengarah ke depresi yang lebih berat.    

Astuti, Ria Widi; Prasasti, Pinkan Amita Tri

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental yang dilakukan di SDN Kismantoro Miri Kabupaten Wonogiri. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah kelas tiga. Kelas tiga SDN Miri berjumlah 20 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes dalam bentuk posttest yang disediakan dalam kelompok kontrol atau kelas eksperimen. Data diperoleh dari hasil belajar siswa nilai postes. Uji validitas suatu masalah dengan menggunakan tabel korelasi r, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Spearman-Brown. Berdasarkan penelitian dilakukan perbedaan penelitian dalam hasil yang diperoleh, seperti yang ditunjukkan oleh perbedaan nilai rata-rata. Berdasarkan hasil uji-t dengan ? = 5% diperoleh Tobs = 1.68205> 5.990 dapat disimpulkan bahwa siswa yang diajar menggunakan pendekatan Appoarch Scientific untuk memperoleh hasil belajar sains lebih baik daripada siswa yang diajar dengan metode konvensional. Jadi penggunaan model ini efek singnifikan pada hasil belajar IPA siswa kelas tiga SDN Kismantoro Miri Kabupaten Wonogiri.Kata kunci: Pendekatan Pembelajaran ilmiah, Keterampilan Proses Sains.

Nanik Suhartatik, Rizky Khaerul Ikhwan, Linda Kurniawati &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Biji wijen merupakan salahsatubahan nabati yang mempunyai berbagai macam manfaat bagi kesehatantubuh. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan produk olahan wijen adalah denganfermentasi seperti olahan susu dalam bentuk yoghurt. Namun pada proses pembuatan yoghurt, susuwijen tidak mampu membentuk gel sehingga perlu adanya penambahan gelling agent untuk membantupembentukan gel pada yoghurt susu wijen. Salah satu bahan pembentuk gel tersebut adalah susu skim.Dengan adanya penambahan skim dalam proses pembuatan yoghurt diharapkan dapat memperbaiki teksturyoghurt yang dihasilkan, sehingga dapat menemukan formulasi terbaik yang disukai konsumen. Penelitiandilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktorpertama persentasebijiwijen (8, 10, dan 12%) sedangkan faktor yang kedua persentase susu skim (2, 4, dan6%). Hasil penelitian yang optimal adalah kombinasi perlakuan persentase biji wijen 12% dan persentasesusu skim 6%. Yoghurt susu wijen tersebut mempunyai karakteristik sebagai berikut: aktivitas antioksidan44,99%; kadar protein 11,70%; gula total 4,70%; pH 4,9; kadar lemak 1,33%; warna ungu (3,73); rasa asam(3,07), tekstur agak cair (2,27), aroma sedikit aroma yoghurt (2,73) dan panelis suka (3,00).Kata kunci: Biji wijen, susu skim, tekstur, yoghurt

Tirza Gracelia Putri & Anita Trisiana, An Nisa, Agustinus Brahmantya Bima Saputra,

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pancasila merupakan Dasar Negara Indonesia dan sebagai pandangan hidup bangsaIndonesia. Sudah kita ketahui pancasila telah tercatat dalam UUD Negara Indonesia. Pancasilamempunyai fungsi sebagai Dasar Negara,ideologi Negara dan pandangan hidup bangsaIndonesia. Dalam sila pancasila telah tercantum salah satunya mengenai politik. Metodepenelitian menggunakan deskriptif analitik yaitu suatu metode penelitian yang di lakukan dengantujuan utama untuk membuat gambar atau deskripsi tentang suatu keadaan secara obyektifkemudian dianalisis untuk mencari hubungan antara dua variabel. Politik saat ini mempunyaiperan penting bagi masyarakat,banyak masyarakat saat ini yang melalukan konstribusi guna ikutberpartisipasi politik terutama dalam mendukung pembangunan politik di Indonesia. Konstribusisangat penting karena dengan adanya konstribusi dengan ikut serta masyarakat dalam partisipasimasyarakat bisa untuk memajukan dan mensukseskan pembangunan politik di Indonesia.Partisipasi masyarakat sangat diwajibkan karena merupakan bentuk kesadaran,tanggung jawabterhadap pentingnya suatu pembangunan politik. Pembangunan politik adalah satu bagian daripembangunan nasional secara menyeluruh, dimana pembangunan itu bertujuan untukmemajukan demokrasi di Indonesia. Bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukugpembangunan politik dengan cara keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan politik gunamencapai kesejahteraan.Kata kunci : Politik, Partisipasi, Pembangunan Politik.