Publication Search

73,319 articles from 713 journals · 2,111 citations tracked

Showing 781-790 of 790

Analytics

Fitriyah Nurul Khikmah

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di MTs NU Demak yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan MTs NU Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan analisis kuantitatif meliputi uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi berganda, uji model melalui koefisien determinasi dan uji anova serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji f. Dari data yang telah diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut: ( Y = -0,360 X1 + 0,670 X2). Pengujian hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh negative dan signifikan dari stress kerja terhadap kinerja karyawan. Kemudian melalui uji F dapat diketahui bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0,526. Hal ini berarti 52,6% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel Stres kerja dan Lingkungan kerja dan 47,4% kinerja karyawan dapat dijelaskan dari variabel lain selain kedua variabel tersebut.

Yuliana D; Safriadi Darmasnyah A; Sitti Rabania; Desi Apriana Kadir

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Merokok meupakan aktivitas membakar rokok yang sebagian asapnya diisap masuk ke dalam tubuh dan sebagian tersebar di lingkungan sekitar Peran dari orang tua sangatlah penting dalam upaya menekan meningkatnya jumlah perokok di kalangan remaja, karena orang tua sebagai figur contoh. Ketika orang tua adalah perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Bahwa orang tua perokok akan berpengaruh dalam mendorong anak mereka untuk menjadi perokok pemula. Di perkirakan pengaruh orang tua akan meningkatkan kemungkinan merokok 3,3 kali pada anak lelaki dan 1,5 kali pada anak perempuan. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Swasta Lebani dari tanggal 12 Juni sampai dengan 10 Juli 2019. Dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah sampel  64 remaja dengan kriteria inklusi: Siswa Madrasah Aliyah Swasta Lebani kelas X dan XI, berjenis kelamin laki-laki, usia 15-18 tahun, tidak mengalami gangguan mental dan bersedia menjadi responden. Pengumpukan data dengan menggunakan kuesioner. Dengan menggunakan Uji Statistik Chi-Square  dengan tingkat kemaknaan   ? = 0,05. Analisis data di lakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat pada program SPSS versi 17,0. Hasil penelitian menunjukan bahwa:  bahwa ada hubungan yang bermakna antara peran orang tue dengan kebiasaan merokok dengan nilai p=0,000 > dari nilai a= 0,05. Dianjurkan pada keluarga (ayah dan ibu) agar lebih memahami akan peran orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak teristimewa dalam hal mencegah anak sejak dini untuk tidak merokok, dianjurkan kepada petugas kesehatan dalam hal ini Puskesmas Dungkait.

Farida, Siti; Jamilah, Fitrotin

Dalam suatu organisasi peran kepemimpinan sangat dominan bagi maju mundurnya suatu kegiatan, karena seorang pemimpin merupakan motor penggerak atau motivator bagi orang-orang yang dipimpin. Ketercapaian tujuan pendidikan juga sangat bergantung padakompetensi manajerial dan kebijaksanaan kepemimpinan kepala sekolah yang merupakan salah satu pemimpin pendidikan. Karena kepala sekolah merupakan seorang pejabat yang profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengatur semua sumber organisasi dan bekerjasama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan kompetensi manajerial yang dimiliki kepala sekolah ini akan mampu mengembangkan profesionalisme tenaga kependidikan sehingga akan mudah diarahkan. Didalam tulisan ini akan dibahas tentang apa yang dimaksud dengan kepemimpinan pendidikan, dan apa saja kompetensi kepala sekolah dalam perspektif manajemen pendidikan.

Sudarsono, Sudarsono

Sebagian ahli sejarah berpendapat, bahwa madarasah sebagai lembaga pendidikan Islam muncul dari penduduk Nisapur, tetapi tersiarnya melalui Perdana Menteri Bani Saljuk yang bernama Nizam al-Mulk, melalui Madarasah Nizamiyyah yang didirikannya pada tahun 1065 M. Selanjutanya, Gibb dan Kramers menuturkan bahwa pendiri madarasah terbesar setelah Nizam al_mulk adalah Salahuddin Al-Ayyubi. Sementara, di Indonesia diilihat dari sejarahnya setidak-tidaknya ada dua faktor penting yang melatarbelakangi kemunculan madrasah, yaitu: pertama, adanya pandangan yang mengatakan bahwa sistem pendidikan Islam tradisional dirasakan kurang bisa memenuhi kebutuhan pragmatis masyarakat; kedua, adanya kekhawatiran atas cepatnya perkembangan persekolahan Belanda yang akan menimbulkan perkembangan sekularisme, maka masyarakat Muslim-terutama para reformis berusaha melakukan upaya pengembangan pendidikan dan pemberdayaan madrasah. Kata “madrasah” adalah isim makan dari kata: darasa-yadrusu-darsan wa durusan wa dirasatan, yang berarti: terhapus, hilang bekasnya, menghapus, menjadikan usang, melatih, mempelajari. Dilihat dari pengertian ini, maka madrasah merupakan tempat untuk mencerdaskan atau menghilangkan kebodohan.

Naimatul Munzaro’ah

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2018 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

One institution that requires an accounting information system and budget plan is an educational institution. Education funding includes all expenditures that have been budgeted through the School Income and Expense Plan (RAPBS) or School Budget Activity Plan (RKAS) to support the process of providing education in the form of services or goods. Madrasah Aliyah Sabilul Ulum has a duty to manage finances based on financial management principles so that the money in circulation can be utilized optimally. Break even point is the point where total income equals total cost or the point where profit equals zero. The computer-based accounting information system that is designed includes account data recording, student data recording, accounting transaction records, cost classifications, BEP calculations, income budgets, account data reports, general journals, financial accountability reports, expense classification reports, BEP reports, income budget reports and school budget plans.

Mansur, Ely

Sistem ekonomi konvensional saat ini telah mengakar kuat pada masyarakat Indonesia. seluruh tingkah laku ekonomi selalu dijiwai oleh pemikiran-pemikiran konvensional, yaitu praktik ribawi yang telah memasukan jurang kehancuran ekonomi di semua negara di dunia. Krisis ekonomi dunia berkepanjangan, seperti subprime mortgage di Amerika Serikat, Krisis ekonomi di Jepang, Yunani. Hanya satu sistem ekonomi yang mampu bertahan dari deraan krisis berkepanjangan itu, yaitu sistem ekonomi Islam atau syariah. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi Islam harus terus digelorakan menggunakan cara-cara yang lebih strategis untuk  merubah praktik-praktik riba yang kasat mata menjanjikan tetapi mengalungkan kehancuran itu. Salah satu bentuk pengembangannya adalah dengan memodifikasi conten (isi) materi mata pelajaran IPS/Ekonomi dengan menyisipkan ekonomi Islam ketika  proses belajar mengajar di madrasah pada kurikulum 2013. Paradigma landasan fiosofis kurikulum 2013 sangat mendukung proses tersebut, intinya:konten pendidikan dari kehidupan bangsa masa kini memberi landasan bagi pendidikan untuk selalu terkait dengan kehidupan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan kemampuan berpartisipasi dalam membangun kehidupan bangsa yang lebih baik, dan memposisikan pendidikan yang tidak terlepas dari lingkungan sosial, budaya dan alam. Pendidikan ekonomi Islam seharusnya menjadi trend mark pada mata pelajaran IPS/Ekonomi, apalagi dalam praktik berekonominya. Praktik ekonomi Islam mengatur kegiatannya untuk selalu mengedepankan sifat saling menguntungkan, kejujuran, dan saling menolong satu sama lain serta menjauhkan sifat dzolim atau merugikan pihak tertentu dalam berbisnis karena muaranya adalah kemaslahatan masyarakat umum. Ekonomi Islam bukan hanya sekedar ilmu pengetahuan pasti yang terjebak hanya dalam hal analisis antar variabel-variabel ekonomi belaka, akan tetapi merupakan way of life akan ketetapan pasti batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan dalam bertindak ekonomi manusia. Memperkenalkan dengan menyisipkan ekonomi Islam kepada siswa/siswi pendidikan dasar dan menengah di madrasah adalah sebuah keharusan yang sudah tidak dapat ditawar lagi sebagai bagian integral pengejawentahan kurikulum nasional terhadap KI 1 yaitu karakter spiritual. Dengan demikian ekonomi Islam tidak hanya di kenal oleh siswa madrasah yang telah menempuh studi di perguruan tinggi Islam saja, yakni STAIN, IAIN, dan UIN. Selain itu, karakter ekonomi Islam harus sudah terbentuk sejak dini yaitu sejak dibangku sekolah dasar atau menengah baik di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupin Madrasah Aliyah (MA).

Yusuf, Sri Lestari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Hubungan pembelajaran PPKn dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017;2) Hubungan pembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswakelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017; 3) Hubungan Pembeljaran PPKn danpembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3SragenTahun Ajaran 2016/2017.Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 3 Sragen yang berjumlah 53siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik non probability sampling dengan jenis sistematis samping. Teknikpengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angketdigunakan untuk mengumpulkan data tentang pembelajaran PPKn, pembinaan sikap spiritualserta pembentukan karakter religius. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalahvaliditas eksternal dan reliabilitas yang dicari adalah reliabilitas internal. Teknik analisis datayang digunakan adalah teknik korelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai F-hitung sebesar 14,862. Kemudiandibandingkan dengan Ftabel taraf signifikan 5% sebesar 3,354. Berarti nilai Fhitung =14,862> Ftabel = 3,354. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yangposistif dan signifikan pembelajaran PPKn dan Pembinaan sikap Spiritual dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 3 Sragen TahunAjaran 2016/2017”, terbukti kebenarannya.Kata kunci: Pembelajaran PPKn, Pembinaan Sikap Spiritual, Pembentukan KarakterReligius.

Rusmayani, Rusmayani

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (2) kendala guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (3). Upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, dan (4) upaya guru PAI dalam meningkatkan profesionalismenya dalam pemanfaatan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah guru-guru PAI di MA Al Ma’ruf Denpasar. Objek penelitian ini adalah profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan, ialah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner/angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara tidak terstruktur, dan lembar kuesioner/angket. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan: 1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran di MA Al Ma’ruf Denpasar dapat disimpulkan cukup profesional hal ini dapat dilihat dari sekitar 66,67% guru sudah cukup menguasai definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran sedangkan sisanya sekitar 33,33% memiliki pengetahuan yang kurang terhadap definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran, dalam pemanfaatan media pembelajaran, guru-guru MA Al Maruf memiliki keberagaman dalam hal intensitas penggunaan sumber belajar, 2) kendala yang dialami guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran adalah kurangnya tersedianya media pembelajaran yang dapat digunakan guru PAI di sekolah, kurangnya alokasi waktu untuk mata pelajaran PAI, guru kurang kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran elektronik, kurangnya pemahaman guru PAI mengenai keanekaragaman media pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran, dan tidak tersedianya tempat khusus untuk menyimpan dan merawat media pembelajaran, 3) upaya yang dilakukan Kepala Sekolah MA Al Ma’ruf dalam meningkatkan profesionalisme guru-guru PAI dalam hal pemanfaatan media pembelajaran adalah mengikutsertakan guru-guru PAI dalam penataran yang diselenggarakan nantinya oleh lembaga-lembaga pendidikan khususnya LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Provinsi Bali, mendorong guru-guru PAI untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran, serta berupaya meningkatkan ketersediaan media pembelajaran baik dari pendanaan khusus dari sekolah maupun bantuan dari Kementerian Agama, dan 4) upaya yang dilakukan guru PAI untuk meningkatkan profesionalismenya dalam hal pemanfaatan media pembelajaran termasuk kategori cukup bagus, hal ini di lihat dari indikator prosentase membaca, diskusi, mengikuti kegiatan MGMP, mengikuti seminar. Hanya saja kurang dalam melakukan penelitian secara mandiri.

Handoko, Krisno

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Menganalisis pengaruh kegiatan pramuka di Gudep Madrasah Aaliyah Negeri Babakan Lebaksiu Kabupaten Tegal Tahun 2016 terhadap peningkatan karakter disiplin dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila an Kewarganegaraan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, Dalam penelitian ini, populasinya adalah siswa kelas XI MAN Babakan Lebaksiu yang berjumlah 319 siswa. Sampel diambil dengan teknik random dengan cara Quota random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 15-20 % dari populasi, dengan hasil perhitungan yang berjumlah 67 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Metode angket. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data mengenai pengaruh kegiatan pramuka terhadap karakter disiplin.. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertama triangulasi sumber dengan membandingkan apa yang dikatakan siswa dan guru. Triangulasi metode yaitu pembuktian dengan observasi mengenai pelaksanaan kegiatan Pramuka. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kritis komparatif. Pelaksanaan ini dilakukan dalam satu siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1). Kegiatan kepramukaan dapat meningkatkan Karakter Disiplin sebesar 82,30%, yaitu berhubungan dengan pembentukan dan ketercapaian kompetensi warga Negara melalui civic responsibility dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 2). Integrasi nilai- nilai karakter, dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tidak hanya melekat dalam kurikulum, tetapi dapat juga diintegrasikan dalam kegiatan ekstra kurikuler, seperti Kegiatan pramuka. 3). Karakter dimaknai sebagai cara berpikir dan berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang dapat membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan setiap akibat dari keputusannya. Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.Kata Kunci : Karakter, Disiplin, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pramuka

Muhamad Sodik; Sarwo Nugroho

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2016 UNIVERSITAS STEKOM

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purwodadi is a formal educational institution located on Jl. P. Diponegoro No. 22, the direction of Jalan Purwodadi - Solo. MAN Purwodadi as one of the Secondary Education Institutions in Purwodadi has an important role in the future, in the context of increasing the intelligence of the nation while preparing students who are faithful and devoted and possessing Science and Technology which are characteristic of their Islam. Some agencies including educational institutions in an effort to improve the image both in terms of promotion and information now, have begun to use website media that can be quickly accessed widely so as to improve the quality of service to the community. MAN Purwodadi in the current promotion and information efforts still use the method of manually explaining which will certainly take time and effort and still use print media that has limited reach and requires more costs for each print each year. MAN Purwodadi until now does not have a new alternative media in the form of a website that follows the times that if not followed up will certainly be less competitive in terms of promotion and information. Therefore, it is necessary to have new alternative media that are effective and efficient and sustainable which in addition to increasing positive value for MAN Purwodadi, can also support and cover up the weaknesses of promotional media and information that has been used before. In this study data were collected through a questionnaire method of 30 respondents in potential students using a Likert scale to find out the responses of respondents to each variable. Then do the analysis of the data obtained in the form of quantitative analysis. From the analysis obtained product information level score of 390 or 32.5%; the effective level of the product is 222 or 18.5%; and the product efficiency level of 399 or 33.25%. From the existing score indicators, if added together the results will show the extent of the feasibility of the website as a promotional media and MAN Purwodadi information. From the results of this analysis it can be concluded that Website Design as a Media Promotion and Information on MAN Purwodadi is considered "Very Effective". This is based on the calculation of the scale which states that if all the values ​​of the indicators are added up to produce a total value of 1011 where the value is between 976 - 1200 which states "Very Effective".