Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 61-72 of 72

Analytics

Suardin Suardin; Muhammad Yusnan; Wa Ode Dian Purnamasari

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 4 Lakudo adalah untuk membantu mahasiswa menjadi lebih mahir dalam mengelola kegiatan Program Pengenalan Lapangan Prasekolah. Mahasiswa akan berlatih melakukan observasi langsung terhadap budaya sekolah, observasi untuk mengembangkan kompetensi, dan observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas selama kegiatan pengabdian ini. Guru, staf dan dosen pembimbing di SD Negeri 4 Lakudo turut membimbing mahasiswa dalam melakukan kegiatan obsevasi ini sehingga dapat direalisasikan dalam kegiatan selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode survey lapangan. Program ini melibatkan kepala sekolah dan guru SD Negeri 4 Lakudo. Hasil pengabdian ini menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari indikator yang ditetapkan untuk observasi, sikap, dan kedisiplinan. Dengan bobot skor 1048,34 dan nilai rata-rata 87,37,  Hal ini menandakan bahwa siswa dipersiapkan untuk melaksanakan praktik mengajar di SD Negeri 4 Lakudo dalam pelaksanaan Pengenalan Lapangan Prasekolah (PLP).  

Winarti, Puji

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar mahasiswa PGSD UNDARIS dalam perkuliahan konsep dasar IPA Fisika secara daring, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Subjek penelitian adalah 16 mahasiswa PGSD UNDARIS semester genap tahun akademik 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada tahap identifikasi kesulitan belajar mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan belajar mahasiswa untuk seluruh indikator capaian adalah sebesar 60,90 %. Jika di lihat dari karakteristik indikator capaian yang mahasiswa memiliki tingkat kesulitan dengan prosentasi tinggi adalah capaian indikator yang membutuhkan percobaan/ pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar konsep dasar IPA Fisika yang dialami mahasiswa PGSD Undaris adalah faktor internal berupa faktor motivasi dari dalam diri mahasiswa serta faktor eksternal yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, faktor ekonomi keluarga, faktor penyajian perkuliahan oleh dosen,faktor ketersediaan sarana dan prasarana penunjang serta karakteristik materi perkuliahan. Selanjutnya upaya dosen untuk mengatasi kesulitan mahasiswa adalah membangkitkan motivasi mahasiswa dengan penyajian perkuliahan yang dinilai menarik dan mengganti bahan dan alat praktikum dengan alat dan bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar mahasiswa.

setiawati, beta; setyowati, ratini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswa SMK Mandala Bhakti Surakarta harus diperbaiki. Salah satu indikator rendahnya kemampuan Bahasa Inggris para siswa adalah skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC rata-rata masih berkisar 200 sementara nilai maksimalnya adalah 990. Pada umumnya, para siswa belum mengetahui strategi dalam mengerjakan English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang terdiri dari tujuh bagian yang berbeda yaitu (1) Listening: photos (2) Listening: question and response (3) Listening: short conversation (4) Listening: short talks (5) Grammar: Incomplete sentences (6) Grammar: text completion (7) Reading comprehension. Pelatihan sangat diperlukan oleh para siswa karena TOEIC adalah tes yang sekarang ini banyak dipakai untuk kepentingan bekerja di perusahaan multinasional maupun internasional.       Masalah rendahnya skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC para siswa di SMK Mandala Bhakti Surakarta diminimalisir oleh tim dengan cara memberikan pelatihan intensif TOEIC preparation serta memberikan strategi jitu untuk mengerjakan soal-soal TOEIC dengan cepat dan tepat pada para siswa. Sebelum melaksanakan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan studi pendahuluan melalui observasi dan wawancara, baik dengan guru- guru Bahasa Inggris maupun siswa-siswa SMK Mandala Bhakti. Observasi dilakukan dengan cara memberikan pre-test English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC untuk memperoleh data tentang kondisi kemampuan Bahasa Inggris mereka dan langsung menganalisis tingkat kesulitan tertinggi pada rata-rata siswa sehingga tim dapat mengetahui kebutuhan materi yang akan digunakan untuk pelatihan. Tim juga akan melakukan wawancara terhadap guru-guru Bahasa Inggris untuk mengetahui latar belakang secara umum siswa-siswa di SMK Mandala Bhakti dan kondisi kemampuan Bahasa Inggris para siswa. Studi pendahuluan ini dilakukan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi pada siswa-siswa SMK Mandala Bhakti dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Bahasa Inggris khususnya dalam mengerjakan TOEIC dengan hasil yang optimal. Hasil dari studi pendahuluan digunakan oleh tim untuk menyusun rencana pengajaran, materi, serta metode pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan TOEIC.       Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua bulan dengan intensitas pertemuan satu kali seminggu dalam durasi 100 menit tiap pertemuan. Lama waktu yang dibutuhkan ini terkait dengan pertimbangan agar kegiatan pelatihan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Peserta pelatihan berjumlah 100 siswa kelas XI yang terdiri dari siswa program keahlian farmasi dan keperawatan.       Setelah pre-test, pelatihan TOEIC, dan evaluasi berlangsung, diharapkan siswa-siswa SMK Mandala Bhakti khususnya kelas Farmasi XII-2 dan XII-3 dan Keperawatan XII-1 dan XII-2 memiliki kemampuan penguasaan dalam mengerjakan soal-soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang memadai terutama dalam tiga kemampuan dasar yang dilatihkan yaitu listening, structure, dan reading comprehension. Di samping itu, pelatihan ini juga ditujukan agar siswa-siswa terbiasa dengan tipe-tipe soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC dan mengenali strategi cepat untuk menjawabnya dengan cepat dan tepat. Kemampuan ini diharapkan akan menunjang pencapaian tujuan sekolah yang menggunakan hasil tes English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC sebagai sertifikat pendamping ijazah bagi para lulusan sekolah tersebut. Kata Kunci: Pelatihan,TOEIC, strategi, pre-test

Prihastari, Ema Butsi; Widyaningrum, Ratna

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tantangan dalam menyajikan pembelajaran bermakna yang mengajarkan konsep secara terbimbing dan dapat mengevaluasi kemampuan peserta didik secara langsung serta beraneka ragamnya kearifan lokal Surakarta yang masih belum terintegrasi dengan materi pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar menjadi alasan untuk mengadakan pengabdian ini. Tujuan yang dicapai dari program pengabdian ini pelatihan pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Kearifan Lokal yang dilaksanakan di kecamatan Banjarsari dapat menambah wawasan dan membantu para guru Sekolah Dasar di kecamatan Banjarsari dalam mengkontruk pengetahuan peserta didik dan mengurangi paradigma teacher centered melalui integrasi kearifan lokal Surakarta yang dikaitkan dengan materi ajar. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui metode pendekatan: a) partisipatif, b) penyadaran, c) pembelajaran (teori dan praktek), dan d) reflektif. Sedangkan, mekanisme pelaksanaan pengabdian meliputi: a) persiapan dan b) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat LKPD, evaluasi kegiatan,  refleksi serta penutupan kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi didapatkan perubahan yang signifikan dan peningkatan dalam mengintegrasikan kearifan lokal yang berbentuk lembar kerja guna meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Apriyanto, Ahmad

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Peran media pembelajaran ditengah pandemi Covid-19 sangat membantu dosen dan mahasiswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran meski dari rumah. Hypersay adalah salah satu contoh media pembelajaran yang dapat digunakan ditengah pandemi Covid-19. Media tersebut dapat memberikan presentasi interaktif dengan menggunakan file powerpoint biasa dan mengubahnya menjadi sesi langsung. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisa strategi pembelajaran yang tepat menggunakan hypersay dalam membantu dosen menyampaikan presentasi di tengah pandemi; 2) mendeskripsikan peran hypersay dalam membantu dosen menyampaikan presentasi pembelajaran di tengah pandemi; dan 3) menganalisis dampak penggunaan hypersay dalam pembelajaran di tengah pandemi. Jenis penelitian ini adalah penelitian referensi. Keabsahan data pada penelitian ini dengan berbagai sumber dan perpanjangan waktu. Teknik analisis data penelitian ini dengan metode komparasi konstanta. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Dalam menyusun strategi pembelajaran harus memperhatikan beberapa aspek agar mahasiswa tidak terbebani dan dapat memahami materi pembelajaran secara maksimal; 2) Hypersay  berperan dalam membantu proses pembelajaran secara online. Salah satunya adalah membantu dosen untuk menyampaikan live presentasi dan memberikan penilaian kepada mahasiswa; 3) Penggunaan hypersay berdampak positif bagi pembelajaran online, karena memiliki banyak fitur yang mendukung.

Wicaksono, Anggit Grahito; Jumanto, Jumanto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Hasil survei TIMSS menunjukkan Indonesia berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Upaya yang dapat ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pengembangan soal HOTS yang berkualitas baik; (2) memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS; dan (3) pengembangan soal HOTS bagi guru-guru di SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan melebihi target luaran yang diharapkan yaitu jumlah guru yang hadir dan mampu mengembangkan perangkat soal HOTS berjumlah 25 guru meningkat dari 21 guru yang ditargetkan. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan pengembangan soal HOTS sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah. Luaran yang dihasilkan berupa perangkat soal HOTS sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.

Prastianto, Rudi Walujo; Mustain, Mahmud; Pratikno, Herman; Handayanu, Handayanu; Miftakh D.S, Dwi Purnomo H, Zuhud Ubaidillah &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Inovasi teknologi untuk pendidikan mutlak dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0, karena teknologi digital dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di sektor pendidikan. Fleksibilitas, efektifitas dan efisiensi penggunaan teknologi yang tepat dapat menembus ruang dan waktu dalam menjembatani komunikasi antar para pemangku kepentingan dalam proses pendidikan. Penerapan sistem monitoring pembelajaran online sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS dengan mitra sekolah Al Uswah Surabaya, menjadi solusi terhadap sistem yang masih konvensional yang kurang efektif dan efisien serta rentan terhadap ketidakakuratan akibat kesalahan manusia. Pada akhirnya, dengan sistem ini dapat memperbaiki pelayanan dan kinerja, sehingga efektivitas dan efisiensi proses tersebut meningkat. Parameter penting yang direkam menjadi database oleh sistem monitoring pembelajaran terkait kehadiran siswa, kehadiran guru dan durasi waktu proses belajar mengajar dapat dianalisis secara statistik deskriptif. Fitur sistem yang mampu diakses orang tua siswa, bahkan dapat menjadi media promosi untuk meningkatkan reputasi sekolah serta peran serta orang tua/wali siswa dalam mendukung kesuksesan kegiatan pendidikan. Sistem elektronik ini tidak akan memberikan hasil optimum jika tidak diiringi dengan perubahan pemahaman dan perbaikan budaya belajar mengajar guru, siswa, serta manajemen sekolah. Atau sebaliknya, dengan kehadiran sistem ini secara tidak langsung dapat memaksa untuk terjadinya perubahan budaya belajar-mengajar ke arah yang lebih baik secara bertahap. Dalam penelitian ini parameter penting terkait kegiatan proses belajar mengajar selanjutnya dianalisis untuk menemukan hubungan yang mendukung hipotesis terkait peningkatan budaya belajar mengajar dan reputasi sekolah melalui penggunaan sistem berbasis teknologi komunikasi dan informasi ini.

M Hery Yuli Setiawan, Feri Faila Sufa &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini dilaksanakan dengan latar belakang tentang pentingnya pendidikan orang tua dalam memberikan stimulasi anak untuk mengembangkan potensi anak sejak dini agar mencapai perkembangan yang optimal di masa depannya. Pada hasil penelitian Feri faila SufadanM Hery Y.S (2017) menunjukan peran parenting ternyata dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Lembaga PAUD. Adanya kegiatan parenting yang terencana dengan baik sangat direkomendasikan untuk dilaksanakan oleh Lembaga PAUD.Pada Pengabdian ini akan melakukan optimalisasi parenting dalam menggali potensi anak. Guru dan orangtua perlu memiliki kemampuan menggali potensi anak sejak dini. Pada lembaga lembaga PAUD seperti TK, KB, SPS, aspek pengembangan moral agama, pengembangan bahasa, pengembangan kognitif, pengembangan sosial emosi , pengembangan fisik motorik, dan pengembangan seni menjadi struktur kurikulum yang selalu distimulasi oleh pendidik dalam prose pembelajaran PAUD. Diharapkan apa yang telah dilakukan pendidik dapat dilanjutkan oleh orang tua, sehingga perkembangan anak lebih optimal, karena waktu anak bersama orang tua dan keluarga lebih panjang daripada di sekolah. Karena setiap anak mempunyai potensi kecerdasan yang berbeda, diharapkan setelah orang tua dan guru dapat mengenali dan mengidentifikasi berbagai minat dan potensi kecerdasan anak, dan memberikan stimulasi yang tepat agar perkembangan anak lebih optimal. . Untuk mencapai tujuan pengabdian maka dilakukan pelatihan dan pendampingan pada guru dan orang tua. Sebelum dilakukan pelatihan, masih banyak dari orang tua siswa yang belum faham tentang hakikat pendidikan anak usia dini, penting PAUD bagi anak-anak. Para orang tua membawa anak ke lembaga PAUD agar tidak saja bermain di rumah, dan sebagian besar tidak faham akan tujuan PAUD secar umum. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, Pemberian Tugas dan Praktek Langsung. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan bahwa orang tua yang dan guru yang bersama-sama.menjalin komunikasi yang baik dapat mengenali potensi anak nya sehingga stimulasi dapat dilakukan sejak dini dan anak lebih berkembang . Berdasarkan kegiatan pengabdian diatas dapat disimpulkan bahwa orang tua perlu mengenali potensi yang ada pada diri anak, kemudian peran orang tua dan pendidik dalam memberikan stimulasi yang tepat pada anak sangat pentin untuk mengembangkan potensi anak sejak dini.Kata Kunci: Peran orang tua, Potensi anak,

Sutanto, Felix Andreas; Yulianton, Heribertus; Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Dalam kegiatan pembelajaran terkadang ada beberapa mahasiswa yang memiliki pengaruh dalam suatu kelompok kelas. Pengaruhnya bisa baik maupun buruk, dan tentu saja hal tersebut secara langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi proses pembelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu perlu dicari cara agar seorang pengajar dapat mengetahui situasi kelas dan mengetahui mahasiswa-mahasiswa yang memiliki pengaruh besar terhadap mahasiswa yang lainnya. Pada penelitian ini akan dirancang aplikasi yang bisa digunakan untuk memprediksi mahasiswa yang berpengaruh di dalam kelas dengan memanfaatkan Elo Rating System. Mahasiswa yang diteliti akan dilibatkan untuk memilih seorang mahasiswa yang mempengaruhinya dalam pembelajaran. Hasil masukan itu akan dihitung ratingnya untuk mengetahui mahasiswa yang memiliki rating tinggi. Hasil penelitian ini adalah daftar peringkat rating mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki rating paling tinggi diasumsikan sebagai mahasiswa yang paling mempengaruhi mahasiswa lainnya. Diharapkan hasil tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengajar untuk memahami dan mendidik mahasiswa yang diampunya.   Kata Kunci : elo rating system

Supriyanto, Aji

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Kebutuhan media pembelajaran yang efektif  dan efisien tidak lagi hanya mengandalkan mediakonvensional seperti harus datang langsung ke tempat kelas mendengarkan guru dan menulis di papan tulis.Perkembangan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat mendukung systempembelajaran dengan system jarak jauh, baik yang dilakukan dengan menggunakan pembacaan arsipdokumen yang disimpan pada sebuah server jaringan atau web, maupun dilakukan dengan interaksilangsung (live-streaming) melalui jaringan on-line.Dalam perkembangannya pembelajaran live-streaming tidak hanya dapat dilakukan denganmenggunakan seperti model teleconference yang harus ada kesepakatan koneksi terlebih dahulu(handshaking connection). Model lain yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan CCTV live-streaming berbasis web dengan open source. Model ini akan lebih efisien dibanding dengan modelteleconference karena tanpa harus melakukan handshaking connection terlebih dahulu. Sehingga semuabrowser akan dianggap sebagai client, yang dapat mengakses secara langsung pada proses pembelajaranon-line live-streaming maupun dengan model dokumen multimedia melalui web. Hasil dari penelitian iniadalah alternatif model pembelajaran on-line yang bersifat live-streaming dengan memanfaatkan mediaweb server dengan sistem open source.

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Keuntungan belajar menggunakan media pembelajaran menggunakan multimedia yaitu orangbisa melihat langsung bagaimana dan dengan cara apa objek-objek tersebut dibuat? Dan hasil dari carapembuatannya tersebut langsung bisa dilihat. Bandingkan dengan buku yang memang sudah dibuatkanpanduannya step by step tetapi orang akan merasa binggung juga karena tidak sedikit buku yangmemberikan hasil yang tidak sesuai dengan inputannya.

Nugroho, Hieronimus Edhi

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Pembelajaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang diselenggarakan oleh Universitas Stikubank. Meskipun saat ini kegiatan pembelajaran sudah dikomputerisasi, akan tetapi sistem yang digunakan masih belum memenuhi harapan pelaksana kegiatan. Di Universitas Stikubank, kegiatan pembelajaran meliputi lima sub kegiatan pokok : 1) Pendaftaran Rencana Studi Sementara; 2) Penetapan Rencana Studi Tetap; 3) Perkuliahan; 4) Ujian; 5) Hasil Penilaian Ujian. Kelima kegiatan tersebut terkait satu sama lain dan harus dilaksanakan secara berurutan. Salah satu perbedaan utama antara Sistem Rencana Studi di Universitas Stikubank dengan Perguruan T'inggi lain adalah di Universitas Stikubank, kegiatan pendaftaran rencana studi semester berikutnya berlangsung saat semester aktif belum berakhir sehingga menyebabkan ada dua buah data rencana studi pada satu semester berjalan, yaitu data rencana studi semester aktif dan data rencana studi semester berikutnya. Pada perguruan tinggi lain hal semacam ini tidak terjadi karena kegiatan pendaftaran rencana studi dilakukan setelah semester aktif selesai atau dengan kata lain setelah Kartu Hasil Studi dikeluarkan, dengan demikian untuk tiap semester hanya ada satu data rencana studi. Perbedaan ini menyebabkan diperlukannya strategi pengelolaan data secara khusus. Tujuan dari pendaftaran rencana studi semester berikutnya pada semester aktif adalah untuk mendapatkan secara faktual iumlah peserta mata kuliah sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih tepat. Dapat disimpulkan bahwa seluruh kegiatan yang berkaitan dengan perkuliahan baik langsung atau ticlak langsung telah berhasil dikomputerisasi.