Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 61-80 of 4,491

Analytics

Mokhamad Syihabul Khoir; Imam Muhannad; Aryo Nugroho

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Lagu Jawa modern merupakan perkembangan kontemporer dari musik tradisional Jawa yang semakin banyak dinikmati generasi muda melalui platform digital. Namun, meningkatnya jumlah lagu baru membuat pengguna sulit menemukan lagu yang sesuai dengan preferensi musikal jika pencarian hanya dilakukan berdasarkan judul atau nama artis. Penelitian ini mengembangkan pendekatan rekomendasi berbasis konten melalui klasterisasi fitur audio terhadap 100 lagu Jawa modern yang dikumpulkan dari YouTube. Fitur audio diekstraksi menggunakan Librosa pada Python, meliputi tempo BPM, danceability, RMS energy, zero-crossing rate, MFCC means, spectral contrast means, dan chroma features means, sehingga setiap lagu menghasilkan 36 fitur numerik. Algoritma K-Means digunakan untuk membentuk tiga klaster, PCA digunakan untuk memvisualisasikan distribusi klaster, dan Silhouette Score digunakan untuk mengevaluasi kualitas pengelompokan. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga gaya musikal yang dapat diinterpretasikan, yaitu Jawa modern enerjik, lagu tradisional atau akustik, serta Jawa eksperimental atau ambient, dengan Silhouette Score sebesar 0,114. Temuan ini menunjukkan bahwa fitur audio mampu merepresentasikan karakter lagu secara objektif dan mendukung sistem rekomendasi adaptif untuk pelestarian musik daerah. Pendekatan ini juga membantu memperluas akses pendengar terhadap kekayaan musik lokal di era digital secara berkelanjutan.

Kustiawardani , Elen; Qoiatul Mafaza, Chelindra; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PPKn di sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya guru menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dan tantangan implementasi pembelajaran PPKn di kelas IV SD Negeri Gaprang 01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Data kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas IV dan 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan cukup baik dan memperoleh respons positif siswa, khususnya pada aspek sikap dan pemahaman nilai kewarganegaraan. Tantangan utama meliputi penyampaian materi abstrak, perbedaan kemampuan akademik, serta keberagaman latar belakang sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media konkret, strategi diferensiasi, serta pendekatan pembelajaran yang adaptif dan inklusif.

Wardani, Endang Susilo; Ariyanti, Eti; Irawati, Laila

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Kangklin Jaya Bersih di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini populasi sebanyak 150 karyawan dan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan eror 5% dan diperoleh sampel sebanyak 86 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 4,371 + 0,800 X1. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,853 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 72,7%. Uji hipotesis diperoleh hasil t hitung > t tabel atau (14,953 > 1,988). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 3,163 + 0,867 X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,864 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 74,6%. Uji hipotesis diperoleh hasil t hitung > t tabel atau (15,694 > 1,988). Hal tersebut diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Disiplin kerja dan lingkungan  kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 1,468 + 0,390 X1 + 0,474 X2. Nilai koefisien korelasi diperoleh 0,887 artinya memiliki hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 78,8% dan uji hipotesis diperoleh hasil F hitung > F tabel atau (153,833 > 3,11). Dengan demikian terbukti Ha3 diterima dan Ho3 ditolak. Hal ini juga diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Kangklin Jaya Bersih Di Jakarta Selatan.

Indah Sumandani; Chairul Adhim; Asmawati Asmawati

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Transformasi digital dalam sistem transaksi ekonomi telah menggeser pola konsumsi masyarakat menuju penggunaan layanan finansial berbasis teknologi yang lebih instan, namun di sisi lain berpotensi memicu perilaku belanja yang tidak rasional. Fenomena ini tampak pada pesatnya adopsi fitur Buy Now Pay Later (BNPL) yang menawarkan fleksibilitas pembayaran tanpa agunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sistem pembayaran Shopee PayLater terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Yapis Dompu. Shopee PayLater merupakan inovasi layanan keuangan digital yang memberikan kemudahan transaksi dengan kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 94 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Shopee PayLater berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta koefisien determinasi sebesar 55,2%, yang menunjukkan kontribusi variabel penggunaan Shopee PayLater terhadap konsumtif mahasiswa. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penggunaan Shopee PayLater, maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif mahasiswa STIE Yapis Dompu.

Karina Noviyanti; Karin Nafalia Putri; Genti Deslita; Zairliana Mayanthi; Anisah Dwi Tiara Fitri +4 more

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara gerakan meroda dan kayang pada atlet senam di Rizfa Gimnastik Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh atlet senam yang aktif di Rizfa Gimnastik Kota Jambi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran kemampuan fisik serta keterampilan gerakan meroda dan kayang. Alat analisis data menggunakan uji korelasi Pearson product-moment. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan pengaruh positif antara penguasaan gerakan kayang terhadap kemampuan meroda pada atlet. Atlet yang memiliki kelentukan kayang yang baik cenderung mampu melakukan gerakan meroda dengan teknik yang lebih stabil dan sempurna. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pelatih senam untuk memperkuat latihan dasar kelenturan tubuh melalui gerakan kayang sebagai modalitas utama sebelum meningkatkan kompleksitas gerakan senam lantai seperti meroda.

Herlina Putri Khawismaya; Muhammad Zihni Naim

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran permainan tradisional dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar di Jawa Tengah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan mengacu pada tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi artikel. Penelusuran literatur menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan basis data Google Scholar pada rentang tahun 2016-2026, sehingga diperoleh 10 artikel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti engklek, gobak sodor, egrang, bakiak, dan congklak berkontribusi dalam menumbuhkan nilai kerja sama, empati, tanggung jawab, disiplin, ketekunan, serta kemampuan mengendalikan diri. Permainan yang dilakukan secara berkelompok cenderung memperkuat karakter sosial, sedangkan permainan individual lebih menekankan pada pembentukan karakter personal. Temuan-temuan tersebut membuka ruang pengembangan penelitian lanjutan dengan pendekatan metodologis yang lebih beragam serta penguatan integrasi permainan tradisional sebagai media pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah dasar.

Afifah Luthfiani; Mamlahatun Buduroh; Syahrial; Silva Tenrisara Pertiwi Isma

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Preferensi bermain anak-anak di era digital cenderung beralih ke permainan digital sehingga permainan tradisional seperti congkak mulai ditinggalkan. Sebagai upaya pelestarian, permainan congkak dialihwahanakan ke bentuk digital, salah satunya melalui aplikasi Congkak di Google Play Store. Namun, congkak digital menghadirkan pengalaman dan aturan bermain yang berbeda dari congkak tradisional yang berdampak pada pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik dokumentasi dan observasi partisipatif serta diolah dengan analisis komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Congkak tidak sepenuhnya mewariskan unsur nilai dan fungsi budaya permainan congkak tradisional. Aplikasi Congkak memberikan rasa senang dan bebas serta mewariskan fungsi permainan congkak untuk melatih keuletan, kemampuan berpikir kritis, dan berhitung anak.  Ketika aplikasi dimainkan berdua, unsur nilai yang diwariskan meliputi nilai demokrasi (musyawarah dan kejujuran), nilai sosial (kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, serta menghadapi dan memecahkan masalah), dan nilai kesatria (sportivitas, rendah hati, lapang dada, dan tenggang rasa).  Namun, ketika aplikasi dimainkan sendiri, unsur nilai-nilai tersebut tidak terwariskan. Meskipun inovasi ini relevan dengan era digital, peneliti berharap pengembang dapat memperbarui aplikasi dengan mempertimbangkan pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Dengan demikian,  nilai dan fungsi congkak tradisional yang terwariskan bisa lebih banyak.

Fiky Maulana Rohman; Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan sistem penjualan berbasis online. Meskipun memberi kemudahan, sistem ini juga menimbulkan tantangan baru, khususnya dalam hal pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana UMKM di Kota Malang menerapkan pengendalian internal dalam aktivitas penjualan online, dengan fokus pada aspek seperti pengendalian lingkungan, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, komunikasi, dan pemantauan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi, hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM belum menerapkan sistem pengendalian internal secara optimal, terutama dalam dokumentasi transaksi, pemisahan tugas, dan otorisasi pembayaran. Oleh karena itu, disarankan agar UMKM mulai menerapkan prinsip-prinsip dasar pengendalian internal sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan usaha untuk menunjang kelangsungan dan kepercayaan pelanggan dalam kegiatan bisnis online.

Dedi Irwansah; Heny Sulistyowati

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan keterampilan membaca interaktif peserta didik pada materi teks hikayat yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi media berbasis digital yang mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran scrapbook digital berbasis FLIPHTML5 serta mengetahui keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan membaca interaktif siswa kelas X SMK NJ 01 Jogororto. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa media scrapbook digital interaktif yang memadukan teks, gambar, dan elemen visual menarik serta dilengkapi fitur latihan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif berdasarkan hasil validasi ahli, respon guru dan siswa, serta peningkatan aktivitas dan pemahaman belajar siswa. Penggunaan media ini terbukti mampu meningkatkan minat baca, keterlibatan aktif, serta pemahaman siswa terhadap teks hikayat secara lebih optimal. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media scrapbook digital berbasis FLIPHTML5 dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya untuk meningkatkan keterampilan membaca interaktif serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.

Ruth Maya Londong Palayu; Lusia Narsia Amsad; Nazih Sadatul Kahfi

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Literasi membaca merupakan kompetensi dasar yang penting dalam mendukung perkembangan akademik murid sekolah dasar, namun kemampuan membaca pemahaman, khususnya pada tingkat kalimat sederhana, masih menjadi permasalahan di berbagai satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan gerakan literasi membaca pemahaman melalui buku cerita dalam meningkatkan keterampilan membaca kalimat sederhana pada murid kelas III SD Inpres Anduam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 9 murid kelas III yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan membaca kalimat sederhana sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca murid, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 58,22 pada pretest menjadi 78,56 pada posttest (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa gerakan literasi membaca pemahaman berbasis buku cerita efektif dalam membantu murid memahami struktur dan makna kalimat sederhana. Penelitian ini merekomendasikan penerapan gerakan literasi membaca pemahaman secara berkelanjutan sebagai strategi pembelajaran membaca di sekolah dasar.

Thalita Hunafa Adianty; Rifaldini; Silvi Anugrah Wulandari; Madita Putri Utami

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan karakter menjadi fokus penting dalam dunia pendidikan karena meningkatnya tantangan moral peserta didik di era globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah menengah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan moral peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMK Plus Al-Ghifari. Subjek penelitian meliputi guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen sekolah, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan budaya sekolah, dengan dukungan utama berupa kepedulian guru, kerja sama dengan orang tua, serta inisiatif peserta didik. Namun, implementasi masih menghadapi kendala seperti pengaruh lingkungan sosial, keterlibatan keluarga yang belum optimal, ketidakkonsistenan ketegasan pendidik, dan kesulitan adaptasi peserta didik baru. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan dan efektivitas pendidikan karakter.

Indri Basiru; Rambu Ina yowa; Gloria Maria Tilman De Araujo; Andiani Herlina Novianti; Tan Evan Tandiyono

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Instagram terhadap perilaku, identitas sosial, dan gaya hidup Generasi Z. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap empat informan Generasi Z yang aktif menggunakan Instagram, yakni Jay, Kalista, Manda, dan Maria. Selaras dengan empat rumusan masalah yang diajukan—mengenai pola penggunaan, pembentukan identitas, pengaruh terhadap gaya hidup, serta strategi pengelolaan—hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram memberikan pengaruh yang beragam: sebagai sumber informasi dan hiburan utama, sebagai platform pembentukan identitas dan personal branding, serta sebagai media yang memengaruhi gaya hidup meliputi fashion, pilihan makanan, dan destinasi wisata. Temuan juga mengungkapkan bahwa sebagian besar informan mampu mengontrol penggunaan Instagram secara mandiri melalui strategi seperti menonaktifkan akun, menghapus aplikasi sementara, dan memilah konten. Meskipun Instagram memberikan dampak positif seperti perluasan jaringan sosial dan akses informasi, terdapat potensi dampak negatif berupa gangguan aktivitas belajar dan tekanan sosial akibat standar kehidupan yang ditampilkan di platform tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan kemampuan manajemen diri dalam penggunaan media sosial, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh bersama teknologi digital.

Rostiana, Aneva; Cantika, Cherin Denis Fera; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan memahami pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas 5A di SDN 1 Bendogerit Kota Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pendidikan karakter berlandaskan Pancasila dalam membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terpusat dan observasi langsung terhadap guru serta proses pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan guru berperan aktif sebagai teladan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sopan santun, dan kejujuran siswa. Penguatan nilai Pancasila juga didukung budaya sekolah melalui program pagi rutin dan kegiatan literasi berkelanjutan. Faktor pendukung utama ialah keteladanan guru dan lingkungan yang kondusif, sedangkan tantangan meliputi kebutuhan siswa yang beragam serta keterbatasan sarana digital. This study aims to understand the implementation of Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) as an effort to enhance students’ understanding of Pancasila values among fifth-grade students at SDN 1 Bendogerit, Blitar City. The research is motivated by the importance of character education based on Pancasila in shaping a generation that is virtuous, disciplined, and responsible amid the challenges of globalization. A descriptive qualitative approach was employed, using focused interviews and direct classroom observations involving teachers and the learning process. Data were analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing systematically. The results indicate that teachers play an active role as role models in cultivating students’ values of discipline, responsibility, cooperation, politeness, and honesty. The reinforcement of Pancasila values is also supported by the school culture through regular morning programs and continuous literacy activities. The main supporting factors include teacher exemplarity and a conducive school environment, while challenges involve diverse student needs and limited digital learning facilities. 

Weka Tyas Puspita; Arina Mufti Ruchana; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa, salah satunya melalui sikap saling menghargai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan sikap saling menghargai di kelas IV SDN 1 Kepanjenlor serta dampaknya terhadap hubungan antar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan 18 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menunjukkan sikap saling menghargai melalui perilaku sopan, saling membantu, dan berbagi dengan teman. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang perlu meningkatkan kemampuan mendengarkan dan menghargai pendapat teman.

Putra, Adam Pramugio; Azlin Resiana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji tentang Analisis Semiotika Roland Barthes pada Tingkuluak patiak di Nagari Cupak. Latar belakang berlandaskan pada pentingnya pelestarian nilai budaya Minangkabau yang muncul dalam pakaian adat tradisional yakni tingkuluak patiak ditinjau dari segi bentuk, bahan, warna, dan motif sebagai simbol identitas perempuan khususnya bundo kanduang. Tujuannya adalah untuk mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung serta menjelaskan fungsi simboliknya dalam prosesi pernikahan di Nagari Cupak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, disertai dengan catatan lapangan terkait tingkuluak patiak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denotasi dari tingkuluak patiak merupakan penutup kepala yang digunakan oleh perempuan memiliki bentuk seperti kipas dengan lima lipatan mengembang di sisi kanan dan kiri terbuat dari kain lame kemudian diberi kanji agar tampak kokoh. Secara konotasi berdasarkan pada bentuk lipatan yang ada di tingkuluak patiak mencerminkan simbol identitas masyarakat dengan adanya lima suku yang mendiami wilayah Nagari Cupak. Mitosnya, tingkuluak patiak dimaknai sebagai ideologi yang hidup dalam masyarakat dengan adanya penghormatan terhadap leluhur yang dianggap oleh masyarakat setempat. Tingkuluak patiak digunakan hanya saat menjalani prosesi pernikahan yang berfungsi sebagai penanda status dan kehormatan serta menegaskan peran bagi mande rubiah dan bundo kanduang di Nagari Cupak.

Erna Martia Anggraini; Suhendi Suhendi; Tania Fadillah; Wahyu Saputra; Abdul Syukur +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model dakwah keagamaan yang bertujuan memberdayakan nilai-nilai dan norma-norma adat masyarakat Sai Batin di Lampung, dengan mengintegrasikan tradisi budaya lokal dengan ajaran agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif, menganalisis sumber primer dan sekunder, termasuk dokumen resmi terkait kegiatan dakwah keagamaan, laporan masyarakat, dan literatur tentang integrasi nilai-nilai adat dengan ajaran agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dakwah keagamaan di masyarakat Sai Batin di Lampung berhasil mengintegrasikan ajaran agama dengan nilai-nilai adat setempat, sehingga meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap ajaran agama berdasarkan norma-norma adat. Metode dakwah partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat, memfasilitasi diskusi, dan memperkuat pemahaman ajaran agama. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan pemahaman sebagian anggota masyarakat tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai adat dalam dakwah keagamaan. Meskipun demikian, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai adat dalam dakwah keagamaan sangat penting untuk memberdayakan masyarakat dan memastikan pelestarian tradisi lokal sambil tetap berpegang pada ajaran agama. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model dakwah keagamaan yang menghormati nilai-nilai lokal, memberikan wawasan untuk program serupa di komunitas lain. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk fokus pada peningkatan alokasi sumber daya dan perluasan penggunaan teknologi untuk memperluas jangkauan dan dampak dakwah keagamaan

Arianto, Muhamad Lukman; Erni Puspanantasari Putri

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilakukan di UD. XYZ yang bergerak di bidang produksi sandal jepit dengan permasalahan utama berupa ketidakseimbangan lintasan produksi yang menyebabkan terjadinya bottleneck, tingginya waktu menganggur, serta belum tercapainya target produksi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki keseimbangan lintasan produksi menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW) agar efisiensi produksi dapat meningkat. Metode penelitian dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap proses produksi, pengukuran waktu kerja, pengujian keseragaman dan kecukupan data, perhitungan waktu siklus, waktu normal, dan waktu baku, kemudian dilanjutkan dengan analisis keseimbangan lintasan menggunakan metode RPW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode RPW mampu memperbaiki performansi lintasan produksi dengan mengurangi jumlah stasiun kerja dari 7 menjadi 4 stasiun kerja. Selain itu, nilai line efficiency meningkat dari 46,10% menjadi 80,68%, balance delay menurun dari 53,90% menjadi 19,32%, dan smoothness index menurun dari 15,86 menjadi 4,80. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode RPW mampu menghasilkan pembagian beban kerja yang lebih merata, mengurangi waktu menganggur, serta meningkatkan efisiensi dan kelancaran proses produksi perusahaan

Wilsna Rupilu; Agusta Amanda Wulandari

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal (sumber daya manusia, modal usaha, dan kualitas produk) serta faktor eksternal (harga dan lokasi) terhadap keberhasilan usaha UMKM milik women Generasi Z di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang diberikan kepada responden. Populasi penelitian terdiri dari seluruh UMKM di Kota Kupang, dengan sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling kuota, yang terdiri dari 10 responden dari masing-masing 6 kecamatan di Kota Kupang. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS. Validasi dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia, modal usaha, dan kualitas produk memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kesuksesan usaha UMKM milik perempuan Generasi Z di Kota Kupang. Sementara itu, harga memiliki efek yang signifikan namun negatif, artinya ketidakakuratan dalam penetapan harga dapat mengurangi minat beli konsumen. Di sisi lain, lokasi usaha tidak memiliki efek yang signifikan, yang menunjukkan bahwa peran lokasi semakin berkurang seiring dengan perkembangan pemasaran digital.

Jasmine, Javanie; Amelia, Ratih

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh storytelling marketing terhadap purchase intention melalui brand experience dan brand engagement pada produk makeup Wardah di kalangan mahasiswa Kota Surabaya. Storytelling marketing menjadi strategi pemasaran yang digunakan untuk membangun hubungan emosional dan meningkatkan keterlibatan konsumen terhadap merek, khususnya dalam industri kosmetik yang kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 180 mahasiswa aktif di perguruan tinggi Kota Surabaya yang pernah membeli atau menggunakan Wardah serta terpapar konten storytelling di media sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling marketing tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap purchase intention. Namun, storytelling marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand experience dan brand engagement, yang keduanya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Brand engagement memediasi secara penuh pengaruh storytelling marketing terhadap purchase intention, serta brand experience juga memediasi hubungan tersebut.

Eko Cahyono; Lisa Puspita Ariyanto; Dedy Rachman

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan meningkatkan efisiensi energi pada sektor domestik. Salah satu aplikasi yang berpotensi dikembangkan adalah sistem pemanas air tenaga surya yang memanfaatkan kolektor termal dengan optimasi penyerapan radiasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kinerja sistem pemanas air tenaga surya berbasis reflektor cermin datar dan pipa tembaga ؽ inch dengan media penyimpanan Solar Cube berkapasitas 25 liter, serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut reflektor terhadap temperatur air, energi panas, dan efisiensi kolektor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian rekayasa dengan pendekatan eksperimental. Sistem diuji menggunakan variasi sudut reflektor 20°, 30°, dan 40° pada kondisi cuaca cerah dan mendung. Pengukuran dilakukan setiap 30 menit pada rentang waktu 08.00–16.00 WIB dengan parameter meliputi temperatur air, kenaikan temperatur (ΔT), energi panas yang dihasilkan, dan efisiensi kolektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu beroperasi dengan baik dan memanfaatkan energi radiasi matahari sebagai sumber panas utama. Secara deskriptif, sudut reflektor 30° memberikan performa terbaik dengan temperatur maksimum sebesar 50,5°C dan kenaikan temperatur 21,4°C pada cuaca cerah, serta temperatur maksimum 40,8°C dan kenaikan temperatur 11,8°C pada cuaca mendung. Energi panas tertinggi mencapai 2.239.510 J dengan efisiensi kolektor sebesar 40,66% pada cuaca cerah dan 38,11% pada cuaca mendung. Namun, hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan antar variasi sudut reflektor belum signifikan secara statistik (p>0,05). Sistem ini berpotensi diterapkan sebagai alternatif pemanas air hemat energi dan ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha skala kecil.