Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-80 of 93

Analytics

Meshy Mulyani; Feri Ferdian

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This research is based on phenomena related to destination image, tourist satisfaction, and revisit intention at Padang Beach Tourism Attraction. This research applies a quantitative approach with a causal-associative method. The sample consisted of 100 tourists selected through purposive sampling. Data were collected through the use of questionnaires that have been validated and tested for reliability. The data were processed through multiple linear regression analysis using SPSS version 26.00. The results showed that destination image and tourist satisfaction play a positive and significant role in the intention to return to visit Padang Beach Tourism Attraction. The results state that destination image and tourist satisfaction together contribute significantly (around 20%) to the intention to return to visit Padang Beach.

Wiguna, I Komang Arya Ganda; Sanusi, Rikcy; Sudipa, I Gede Iwan; Semadi, Ketut Ngurah; Iswara, Ida Bagus Ary Indra +2 more

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Technology's role in tourism can have a positive effect on attracting tourists. In providing solutions to non-optimal media in supporting alternative entertainment and services for tourists, the service activity's goal of integrating augmented reality (AR) in tourism has given rise to the concept of AR gamification, in which game elements are integrated into the tourist experience to create a more enjoyable and interactive experience. Potential users are assisted in comprehending and optimizing their use of AR gamification applications. The implementation of augmented reality games at The Sila's Agrotourism benefited from the active participation of collaborators in all PKM activities. The results demonstrated that the use of augmented reality (AR)-based interactive games in tourist destinations enhances the destination's appeal and encourages visitor participation in associated activities. The implementation of augmented reality technology makes the tourist experience at The Sila's Agrotourism more engaging and enjoyable for guests, which has positive repercussions for boosting tourist attraction and satisfaction.

Choirul Amin; Khoirul Ashmanah

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Semarang memiliki potensi wisata yang banyak, lengkap dan baik untuk dikunjungi. Dimulai dari wisata alam hingga berbagai obyek wisata dan pariwisata yang tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai arsitektural. Untuk mempermudah wisatawan dalam melakukan kegiatanya harus didukung beberapa hal, seperti: alternatif jalur transportasi menuju Semarang hingga moda transportasi antar obyek wisata yang akan dikunjungi. kuliner juga bisa menjadi kegiatan pokok yang bersifat wisata arsitektural dengan informasi yang tepat. begitu pula dengan penginapan untuk beristirahat dengan aktifitas tidur dan juga dapat dinikmati secara nyaman sebagai bagian dari aktifitas wisata. Tujuan Penelitian konsep mapping desain pariwisata arsitektural di Semarang, yaitu: pertama menghasilkan jadwal tabel kegiatan wisata di Semarang khususnya wisata yang bernilai arsitektural beserta wisata pendukungnya, kedua menghasilkan alternatif jalur transportasi yang dapat dipakai dalam berwisata di Semarang, ketiga menghasilkan informasi arsitektural yang akurat terkait obyek wisata yang akan dikunjungi. Hasil yang diharapkan pada penelitian konsep mapping desain pariwisata arsitektural di Semarang, yaitu: pertama tabel harian yang berisi jadwal kegiatan wisata, kuliner, dll yang dilengkapi dengan alokasi waktu menuju serta selama di obyek wisata, kedua alternatif jalur transportasi menuju dan selama berwisata di Semarang, ketiga informasi arsitektural terkait obyek wisata yang akan dikunjungi sebagai bagian dari pertimbangan wisatawan berkunjung ke obyek wisata tersebut.

Setyowati, Eka; Yuwono, Joko; Pane, M. Alwiadi

Penelitian tentang manajemen inovasi ini dilaksanakan  di Kampung Wisata Jodipan Malang yang awal berdirinya menjadi pusat perhatian masyarakat baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Kampung Wisata Jodipan menjadi salah satu wisata pemberdayaan masyarakat yang merubah kampung kumuh menjadi kampung yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.  Namun, dewasa ini menjadi salah satu destinasi pariwisata yang mengalami penurunan jumlah pengunjung.  fasilitas wisata yang sudah mulai kusam dan rusak, kurangnya perhatian pemerintah dan warga untuk mengelola. Sehingga, kondisi yang dialami kini berdampak pada perekonomian masyarakat. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah dengan adanya kondisi sekarang ini perlu untuk dilakukan kajian manajemen inovasi yang menjadikan Kampung Wisata Jodipan lebih maju dari sebelumnya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Temuan hasil penelitian menjelaskan bahwa belum adanya strategi khusus dalam meningkatkan jumlah pengunjung wisata. Maka, melalui analisis ilmu manajemen inovasi dapat dicari alternatif pemecahan masalah dengan menerapkan 4 fungsi tahapan manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.  Implikasi dari hasil penelitian jika dapat berjalan dengan baik maka dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Cindy Marcellin Apsari; Marcellino Syah Putra; Nur fitria Herdianti; Mutiara Kusuma Wardhani; Choirul Dwi Priamsyah +2 more

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Artikel ini membahas penerapan Digital Marketing dan Environmental Graphic Design (EGD) di Desa Cupak dengan penekanan pada Studi Kasus KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Digital Marketing digunakan untuk meningkatkan visibilitas UMKM Desa Cupak melalui strategi seperti pemasaran media sosial, penggunaan market place, dan video pemasaran. Namun, untuk mencapai keberhasilan optimal, EGD juga diterapkan dalam desain kemasan produk, tanda-tanda jalan, dan papan informasi untuk membangun identitas dan memperkuat citra merek Desa Cupak. Studi kasus ini menunjukkan bahwa kombinasi strategi Digital Marketing dan desain visual yang menarik melalui EGD dapat meningkatkan daya tarik Desa Cupak sebagai destinasi wisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Integrasi Digital Marketing dan EGD penting untuk memperkuat bisnis UMKM dengan meningkatkan eksposur merek, membangun identitas yang kuat, dan menciptakan pengalaman menarik bagi pelanggan. Rekomendasi penelitian selanjutnya meliputi eksplorasi penerapan EGD di lingkungan UMKM dan evaluasi dampaknya terhadap keberhasilan bisnis.

Bilqistina Bilqistina; Apriliani Lase

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The objectives of this research are to: 1) determine the plan for maximising Gayo Takengon Campgrounds' tourist potential; and 2) provide management of the campgrounds' attractions with guidance. This study discusses the potential and how to create it using a sort of qualitative research and descriptive data analysis. The study's findings indicate that there is potential for development into a natural tourist attraction. These possibilities are: 1) As the Gayo Camping Ground develops as a tourism object, the promotion strategy is currently quite effective. For instance, the tourism office has promoted by providing promotional flyers and videos, which were then uploaded to social media, which is directly managed by the Gayo Camping Ground manager himself. The availability of this material on social media platforms like Instagram, Facebook, and YouTube makes it simpler for travellers to find out more about this tourist destination. 2) Based on the findings of this research, there aren't many improvements that need to be made to the Gayo Campground tourist attraction as all of its amenities already match the requirements for a tour.

Hariana Restu Fadillah Rahmah; Siti Nur’Aini; Wilma Septia; Putriana Ramaida; Diah Novarida +2 more

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The beginning of 2020 was a nightmare for Indonesia, the Covid-19 pandemic that hit had an extraordinary impact. Tourism, which is the main sector in the process of national development, is not spared from the impacts it presents. This pandemic has hit the tourism industry so that tens of thousands of workers have lost their jobs within 1 month. As time goes by, Indonesia does not continue to fall into misery. The new normal order has made the tourism sector carry out various kinds of innovations to get back up from the downturn caused by the pandemic. One of the innovations made is by maximizing digital marketing for tourist destinations. This study uses a literature study research method using various written sources such as articles, journals, and documents that are relevant to the study in this study. The results of the study show that the use of digital marketing in the tourism sector has several advantages, namely (1) Spending less money and targeting a wider market, (2) Retaining customers by establishing communication in a smooth way, (3) Easy to choose specific targets (4) Its effectiveness is easy to measure. Digital marketing for tourist destinations can utilize and use various online platforms such as websites, social media, mobile applications, and online advertising.

Edi Irawan

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This article reviews and attempts to confirm the marketing management strategy for sustainable tourism destinations. In the marketing management of tourism destinations, it is necessary to carry out good planning that involves the role of the central government, regional governments, the private sector, business actors and the surrounding community. In planning it is necessary to carry out an analysis, namely: (a) Analysis of the macro environment which includes the political, economic, social, legal and cultural environment;,(b) Analysis of the microenvironment including producers, supplier, competitors, tourists and community; (c) Competitor analysis including similar tourits destinations, and (d) Market analysis, namely the potential of tourists and the tourist market.  The marketing strategy consists of analysis, development, implementation and evaluation of activities in the development of tourist destinations. Likewise in the development of sustainable tourism management there are several aspects that need to be considered, namely; (a) Aspects of the attractiveness of tourist attractions; (b) Access to tourist spots; (c) Main and supporting facilities such as hotels, restaurants and others; and (d ) Institutions such as travel agents, travel agents, tours guides and others.

Jajae, Jajae; Hukom, Alexandra

Jurnal Maisyatuna 2023 STAI Denpasar Bali

The purpose of the study of Rambang Palangka Raya Port using SWOT analysis is to identify internal and external factors that can influence the development of the tourism potential of Rambang Port. The survey method is a qualitative approach using the SWOT analysis tool. Overall, the Internal Factor Analysis (IFAS) and External Factor Analysis (EFAS) show that Lambang Harbor has great potential for tourism development. However, several elements still need to be improved so that this tourist destination can develop better. Appropriate strategies must be implemented to overcome weaknesses and take advantage of existing opportunities to promote regional tourism development. Lanbang Port is expected to become an attractive and popular tourist destination. Research can be carried out to support the development of Lambang Port tourism. Studying tourist preferences will help determine the factors that influence tourist decisions in choosing this natural tourism destination, as well as help determine the type and size of facilities most needed to optimize local tourism management. Research on marketing and promotion strategies can help increase tourist visits to Rambang Harbor by identifying more specific tourist preferences and needs.

Siti Nur Fadilah

The aim of the researchers to conduct this research is to find out about the history and origins of the Cibuntu Babakan area as a tofu industrial area until now a new destination titled "Cibuntu Babakan Tofu Tourism Village" has been established. It was formed because of an idea or notion from a member of the local POKDARWIS (Tourism Awareness Group) who is also the head of the community association 05 Babakan Village, Babakan Ciparay District. The theory used in this research is participation theory. While the method used in this study is descriptive qualitative method, due to the lack of valid data regarding this tourist destination, the researcher went directly to the field to explore the research object, thus making the research object a data. The results showed that the tourist destination "Cibuntu Babakan Tahu Tourism Village" has an attraction, namely with educational tours and culinary tours that may not be found in other areas, also with the local wisdom of the surrounding community making this "Cibuntu Babakan Tahu Tourism Village" become a tourist destination that must be included (Nurlestari, 2016)in the list of tourist trips.

Esya Fairuz Nurfadillah; Jason Derian Richardo

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Lawang Sewu is a historic building owned by PT KAI in Operational Area 4 Semarang, Central Java. Lawang Sewu is a relic from the Dutch Colonial period. Now Lawang Sewu has become a cultural heritage building that is included in the building protection law. In this museum we can find the legacy of the old PT KAI. Lawang Sewu is also one of the leading tourist attractions in the city of Semarang and witnessed the 5-day battle in Semarang which took place from 14 to 19 August 1949 and is marked by the location of the Tugu Muda Monument which is on the west side of Lawang Sewu or more precisely at the Jalan Pandanaran roundabout. As an architectural and tourist object, Lawang Sewu has the value needed in the definition of a monument and monumental nature. These values include aspects of history, technology, architecture, and culture. Currently the Lawang Sewu building houses a collection of trains in Indonesia from time to time. Collections such as Alkmaar, Edmonson machines, calculating machines, typewriters, replica steam locomotives, securities, and several other collections. This place is also often used for community activities such as exhibitions, festivals, art performances, shooting, wedding parties and photo shoots.    

Yeli Amelia Angelina; Adianto Adianto

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Wisata Danau Rusa merupakan salah satu wisata yang dikembangkan oleh  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar. Konsep collaborative governance sangat penting dalam penerapan kolaborasi pengembangan destinasi wisata karena dalam kolaborasi ini tidak hanya melibatkan pemerintah saja, melainkan melibatkan masyarakat dan pokdarwis. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan wisata danau rusa di Kabupaten Kampar dan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori Purwanti yaitu: 1.Principled Engagement (Keterlibatan Prinsip), 2. Shared Motivation (Motivasi Bersama), 3. Capacity for Join action (Kapasitas Untuk Bergabung). Hasil dari penelitian ini adalah program pengembangan destinasi wisata yang sudah berjalan dengan baik karena dibuktikan dengan adanya keterlibatan prinsip yang baik, motivasi bersama yang sudah dipahami, dan keterlibatan prinsip yang telah dijalankan oleh pihak yang berkolaborasi. Adapun faktor penghambatnya yaitu faktor sumber daya manusia, faktor partisipasi masyarakat dan anggaran yang minim.    

Kameda Delen

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) sebagai tulang punggung pariwisata di Bali. Bali adalah salah satu destinasi wisata paling populer di dunia, menyumbang 43% dari total kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2016. MICE merupakan sektor penting bagi pariwisata karena dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif, menggunakan data dari tinjauan pustaka dan wawancara dengan stakeholder industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bali memiliki potensi untuk menjadi destinasi MICE utama di Indonesia. Untuk meningkatkan potensi MICE di Bali, pemerintah dan stakeholder industri perlu bekerja sama untuk mengatasi hambatan tersebut dan mengembangkan strategi untuk mempromosikan Bali sebagai destinasi MICE.

Raissa Shafa Argyanti; Syakilla Putri Syahrani

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Dalam pembelajaran tari tentunya kreativitas dalam tari dapat dikembangkan dalam berbagai stimulus dan strategi pembelajaran yang akan diterapkan. Salah satunya melalui lagu cangkurileung, dari lagu tersebut penari diharapkan untuk dapat mengembangkan kemampuan kreativitas gerak melalui lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan lagu cangkurileung yang digunakan pada pengembangan kesenian tari. Saung Angklung Udjo adalah salah satu destinasi yang rutin melaksanakan pertunjukan Kesenian Sunda. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan seni pertunjukan Saung Angklung Udjo dilihat dari aspek nilai budaya pariwisata, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni pertunjukan Saung Angklung Udjo adalah seni pertunjukan kesenian khas Jawa Barat yang berlatar belakang budaya Sunda, seperti wayang golek, haleran, tari topeng, calung, angklung, dengan alat musik tradisional, seperti calung dan angklung. Seni pertunjukan tersebut, menggambarkan seni tradisional yang memiliki daya tarik wisata dengan nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya, yaitu nilai kehidupan manusia, nilai hubungan manusia dengan alam sekitar, nilai manusia dari aspek waktu, nilai manusia dari makna kerja dan amal perbuatan, serta nilai hubungan manusia dengan manusia yang lain. Maka dapat disimpulkan jika penerapan stimulus lagu cangkurileung pada pengembangan tari untuk meningkatkan kreativitas ini cocok dalam pembelajaran tari, serta stimulus diyakini dapat meningkatkan kreativitas para penari di Saung Angklung Udjo. Saung Aklung Udjo melakukan pertunjukan secara teratur serta mewariskan budaya sunda kepada anak-anak dengan mendidik mereka untuk menguasai seni tradisi sunda dan angklung secara gratis. Anak-anak tersebut akan tampil dalam pertunjukan, diberi honor sehingga diberi bantuan biaya sekolah. Saung Angklung Udjo di dirikan sebagai upaya untuk menyatukan kecintaan kepada anak-anak, seni tradisional, flora dan fauna, alam, serta lingkungan menjadi suatu harmoni, yang nyaman dilihat, didengar, dan dirasakan.  

Syifa Alifia Putri; Mercynda Tshania

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Ruang terbuka hijau yang dikenal dengan adalah suatu kawasan yang terbentang melintasi jalan setapak dan/atau kawasan yang dikelompokkan berdasarkan kenampakan yang bersifat terbuka dan ditanami tanaman baik buatan (ditanam dengan sengaja) maupun yang tumbuh secara alami. Kota Jakarta khusus nya Jakarta Selatan memiliki potensi yang besar untuk pemanfaatan ruang terbuka tersebut. Salah satu nya ialah Tebet Eco Park yang baru-baru ini ramai diperbincangkan. Tidak hanya sebagai taman pada umum nya, Tebet Eco Park menjadi sebuah destinasi wisata, baik untuk masyarakat Jakarta maupun luar Jakarta. Pemanfaatan ruang terbuka hijau ini, memiliki banyak makna. Dan juga sebagai rencana pemerintah untuk mejadikan Kota Jakarta sebagai Kota Sehat.

Suprapto, Rhisa Aidilla; Salsabila, Rona Rafidah

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Kawasan wisata pantai Pasir Putih merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Gresik, destinasi yang terletak di Desa Dalegan Kecamatan Panceng Kota Gresik ini memiliki lokasi yang strategis yaitu dekat dengan banyak destinasi wisata. Berdasarkan kondisi yang ada, Destinasi ini memiliki banyak potensi diantaranya memiliki panorama laut yang indah, jenis pasir putih dan lembut, serta ombak yang tenang sehingga cocok untuk mengembangkan objek wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung, serta keunggulan utama berupa sumber daya alam yang melimpah dan mendukung. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan di lokasi yang memerlukan penataan ulang antara lain penataan parkir dan kemacetan yang disebabkan oleh pariwisata, infrastruktur yang kurang memadai, massa bangunan dan pemandangan di kawasan wisata yang kurang tertata dan tidak memiliki konsep. Zonasi yang berantakan dan beberapa area tidak memiliki fungsi khusus. Dengan potensi dan permasalahan yang ada, penerapan pendekatan Pariwisata Berkelanjutan diharapkan mampu menjawab permasalahan yang ada dan menjadi wadah bagi segala rencana kegiatan yang fokus pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Dalegan, sosial budaya, dan lingkungan di kawasan wisata dan sekitarnya.

Yuni Fitriyani

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Tujuan penelitian ini dirancang untuk mengetahui asal usul berasalnya curug cijalu yang berada di Desa Cipancar Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Tatar pasundan memang pantas dianggap tanah parahyangan, estetika yang dimilikinya memang pantas menjadikannya tempat tinggal   para yang kuasa (parahyangan). Kepingan estetika itu bisa dinikmati dicurug cijalu, subang. Curug cijalu ialah wisata yang memiliki dua curug yaitu curug putri serta curug cilemper. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif yang menyebutkan bagaimana keadaan atau aktivitas. Curug cijalu memiliki estetika dan  keasrian sebab pepohonannya  yang amat sangat rimbun serta hamparan kebun teh yang luas menjadikan curug cijalu semakin indah serta mampu membawa suasana wisatawan sangat ingin berlama-lama di curug cijalu. Akibat penelitian ini menunjukan bahwa curug cijalu dapat membuat daya tarik tersendiri untuk para wisatawan dikarenakan menurut sesepuh kampung wilayah Desa Cipancar banyak mengandung mitos – mitos yang ada di curug cijalu kota subang ini. Oleh karena itu curug cijalu banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah. Menikmati sensasi menginap ditengah hutan ditemani gemuruh suara aliran air curug cijalu yang menghantam bebantuan. Kawasan curug cijalu dibuka semenjak 1 september 1984, menurut penduduk sekitar kurang lebih dahulu poly rakyat tionghoa yang berkunjung kesini untuk berdoa mereka berpikir curug cijalu ini artinya daerah mandinya para bidadari.

Gede Wirata; I Made Dwiantara; Made Kunayanti; Abdul Gafur Ramdhoni; Komang Agoes Udayana Putra

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

 Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak ragam. Terdapat beberapa sektor penting yang berada di Indonesia seperti Sektor pertanian, pendidikan, pembagunaan, objek wisata, dan lainnya. Bali sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia menawarkan ragam jenis dan tempat wisata. Salah satunya Wisata “Alas Pala” Sangeh. Wisata ini merupakan salah satu tempat yang menyediakan objek wisata berupa pemandangan alam yang indah yang merupakan salah satu habitat kera atu monyet yang ada di Bali. Disisi lain sampah merupakan suatu masalah yang membutuhkan penanganan yang benar dan sungguh- sungguh untuk menjaga kelestarian wisata “Alas Pala” Sangeh. Oleh sebab itu, tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat selaku pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan, dan meningkatkan pengetahuan dalam pemilahan sampah yang dibuang di tempat wisata “Alas Pala” Sangeh. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah berupa penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat dan pengelola tempat wisata serta pemberian tempat sampah yang tepat di lokasi ini serta kegiatan bersih-bersih . Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat dan pengelola menjadi paham tentang pemilahan sehingga lingkungan “Alas Pala” Sangeh” tetap terjaga dengan baik.  

Sandra Maleachi; Gracia Kilisya Tasmalia; Madeline , Madeline; Nadya Valerie; Holly Felisa +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Laporan Penelitian ini bertujuan menjelaskan dan melaporkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Pembuatan Keripik, Kefir dan Sherbet Dengan Bahan Dasar Biji Nangka Pada Ibu-Ibu PKK Di Desa Wisata Bantaragung Majalengka. Permasalahan yang dihadapi  pada daerah PKM  yakni:  pertama,  minimnya pengetahuan anggota PKK terhadap manfaat biji Nangka karena  selama ini anggota PKK tidak pernah mengolahnya dan dianggap limbah. Kedua,   minimnya kemampuan peserta PKK dalam pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana sosial media. Laporan PKM ini menjelaskan solusi atas minimnya keterampilan dalam pemanfaatan biji Nangka sebagai diversifikasi pangan, pemberian materi pemanfaatan biji nangka untuk ide bekal usaha, memberikan pelatihan pembuatan produk untuk memanfaatkan biji nangka, dan membantu mempromosikan destinasi wisata melalui media sosial. Persiapan yang dilakukan adalah melakukan perjanjian dengan Kepala Desa Wisata Bantaragung, mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, membuat kartu resep, mempersiapkan alat dan bahan, dan mempersiapkan buah tangan untuk peserta. Jalannya kegiatan PkM sangat baik dan lancar sehingga membuahkan hasil yang memuaskan.

Anak Agung Gede Raka; Ni Luh Putu Trisna Ermawati; Ida Ayu Agung Nusantari; Cokorda Alit Surya Prabawa; Nurul Savika

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pengembangan pariwisata adalah sebuah usaha pembangunan pada sektor pariwisata yang dilakukan untuk lebih meningkatkan daya tarik sehingga mampu menarik wisatawan yang lebih banyak untuk mengunjungi wisata tersebut. Kegiatan promosi dan rebranding yang baik dalam usaha pengembangan pariwisata akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendongkrak pendapatan daerah tersebut serta membantu peningkatan dan pembangunan ekonomi daerah tersebut. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata terfavorit serta menjadi daerah yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. Obyek Wisata Sangeh adalah salah satu destinasi wisata yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Namun seiring berjalannya waktu, Obyek Wisata Sangeh mengalami penurunan pengunjung yang disebabkan oleh adanya image bahwa Sangeh memiliki monyet yang galak dan kerap kali menyerang wisatawan yang berkunjung dengan mengambil barang milik wisatawan serta tidak adanya pengawasan yang ketat dari pengelola obyek wisata menyebabkan para wisatawan ragu untuk berkunjung. Hal ini menunjukkan perlunya penerapan rebranding pada Obyek Wisata Sangeh. Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam proses rebranding diantaranya yaitu, menjadikan Obyek Wisata Sangeh menjadi obyek wisata yang edukatif, meningkatkan keamanan bagi pengunjung serta dengan meningkatkan upaya promosi. Upaya- upaya pengembangan yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pemerintah, akan mendorong dan mempermudah tercapainya proses rebranding yang berusaha diterapkan. Oleh karena itu, peningkatan jumlah pengunjung yang menjadi tujuan dari rebranding pun dapat tercapai.