Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 641-660 of 1,752

Analytics

Kirana Indra Sari

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pembatalan akta hibah yang dibuat PPAT dapat terjadi karena berbagai faktor, diantaranya: peraturan perundang-undangan, ketidaksesuaian dengan format dan materi Akta Hibah, ketidaklengkapan dokumen, ketidakmampuan hukum pemberi hibah, ketidakpatuhan dengan aturan pembebanan, penipuan atau kecurangan, gugatan dari pihak yang merasa dirugikan, dan putusan pengadilan lainnya yang berkaitan dengan kepemilikan tanah. Dalam kasus ini, pembatalan akta hibah oleh PPAT kepada anak angkat dimulai dengan gugatan oleh ahli waris di Pengadilan Negeri Surakarta dengan nomor perkara 11/PDT.G/2007/PN.SKA. Putusan pertama pengadilan membatalkan akta hibah No.45/Banjarsari/95. Tergugat keberatan dan mengajukan banding, namun Putusan Pengadilan Tinggi Semarang No. 221/Pdt/2007/PT.Smg menguatkan putusan Pengadilan Negeri Surakarta. Tergugat kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Dalam putusan Mahkamah Agung No. 1818K/Pdt/2008, permohonan kasasi dari tergugat I ditolak. Akibat hukum dari putusan pengadilan yang menyatakan akta hibah No. 45/Banjarsari/1995 dan proses hibah serta proses balik nama sertifikat atas tanah/barang sengketa secara keseluruhan yang dilakukan oleh Abdullah Djoeffri kepada Tergugat I adalah tidak sah dan batal demi hukum, berakibat pada kepemilikan atas harta tersebut kembali kepada ahli waris pemberi hibah.

M Riska Anandya Putri P; Widyarini Indriasti Wardani

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Pendaftaran tanah melalui PTSL merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan kepastian hukum terkait kepemilikan tanah UUPA. Meskipun bertujuan meminimalisir sengketa, pelaksanaan PTSL, seperti di Kelurahan Purwoyoso, Semarang, terdapat sertifikat dengan cacat administrasi, terutama terkait tumpang tindih hak atas tanah, yang memicu konflik dan memerlukan penyelesaian lebih lanjut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang penanganan dan penyelesaian kasus pertanahan, Permasalahan yang dibahas adalah tentang 1) Mengapa timbul sengketa terhadap proses pendaftaran tanah melalui PTSL yang mengandung cacat administrasi; 2) Bagaimana upaya penyelesaian sengketa tanah tumpang tindih yang mengandung cacat administrasi; 3) Bagaimana seharusnya mengatasi penerbitan sertifikat tanah tumpang tindih yang mengandung cacat administrasi. Penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris dengan menggunakan data sekunder kepustakaan yang didukung dengan data primer dilapangan. Hasil analisis disajikan secara deskriptif. Data dilapangan diambil melalui wawancara dengan pihak ATR/BPN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya penyelesaian sengketa kepemilikan pendaftaran hak atas tanah melalui PTSL yang mengandung cacat administrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendaftaran tanah melalui PTSL dapat menimbulkan sengketa jika terdapat cacat administrasi, seperti ketidaklengkapan dokumen, kesalahan identifikasi, konflik kepemilikan, kesalahan data administrasi, pertentangan hukum, masalah sosial dan budaya, serta ketidakpuasan pemilik tanah. Langkah hukum untuk penyelesaian sengketa tumpang tindih sertifikat melibatkan upaya administratif yang dilakukan oleh BPN dengan cara blokir internal hingga proses pembatalan sertifikat. jika diperlukan, langkah hukum melalui PTUN dengan proses penelitian administrasi, pemeriksaan persiapan, persidangan, dan putusan. Pembatalan sertifikat yang cacat hukum administrasi dapat diajukan melalui BPN dan PTUN, dengan opsi pembaharuan atau pendaftaran ulang sebagai solusi yang mungkin.

Rizky Putra Halomoan Harahap; Muhammad Irwan Padli Nasution

Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Sistem informasi sangat penting untuk membuat keputusan yang rasional, oleh karena itu pemahaman masalah dan solusi alternatif diperlukan. Informasi yang lebih akurat akan menghasilkan keputusan yang lebih baik. Tiga faktor menentukan kualitas informasi: akurasi, ketepatan waktu, dan relevansi. Dalam proses penyusunan keputusan, beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah tujuan keputusan, identifikasi tindakan yang dipilih keputusan untuk menyelesaikan masalah, dan faktor lainnya  

Setyawan, Martin; Mar’i Vawaz , M. Vernanda; Tumimomor, Anthony Y.M.

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2024 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Karimunjawa merupakan salah satu kepulauan yang ada di Indonesia, yang memiliki potensi wisata cukup besar. Berdasarkan hasil penelusuran data yang ditemukan, Karimunjawa masih memiliki kekurangan dari segi media informasi destinasi wisata yang disajikan secara lengkap, selain itu media informasi yang saat ini ada belum menyajikan informasi secara menarik dan komunikatif dari segi visual. Sehingga dibutuhkan media informasi mengenai destinasi wisata Karimunjawa. Salah satu media informasi adalah digital travelling guide book. Metode yang digunakan pada penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dan naratif serta menerapkan strategi linier dalam proses perancangannya. Penelitian ini diharapkan menghasilkan media informasi yang memberikan informasi secara lengkap, menarik, dan komunikatif, sehingga dapat memberikan gambaran umum Karimunjawa kepada wisatawan.

Ninawati Ninawati; Fransiska Liska; Veronika Tiara; Yusawinur Barella

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Effective Human Resources (HR) management is the key to the success of every company in achieving its strategic goals. In this context, recruitment, selection and placement of employees plays an important role as the first process that determines the quality and performance of a company's workforce. This study covers recruitment, selection, factors influencing selection, as well as the recruitment and selection process. The data collected is analyzed comprehensively to identify patterns, trends, and relationships between the recruitment and selection process, its factors, and placement in organizational performance. The results of this study are intended to provide valuable insights for human resource managers. The practical implications of this research will lead to the development of selection factors, more accurate recruitment and selection processes, and more targeted staff placement, which will ultimately improve overall organizational performance.

Fajrina Reski Arini; Muhammad Romi Syahputra

Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Pencucian pakaian merupakan salah satu proses yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun mesin cuci otomatis telah memberikan kemudahan dalam melakukan proses pencucian, penggunaan teknologi terbaru seperti kontrol logika fuzzy dapat meningkatkan kinerja mesin cuci pintar untuk mencapai hasil pencucian yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kontrol logika fuzzy dengan metode Mamdani pada mesin cuci pintar guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pencucian. Metode penelitian ini terdiri dari beberapa tahap, pertama, melakukan analisis terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi proses pencucian, seperti beban pakaian, ketebalan pakaian, tingkat kekotoran, dan suhu air. Selanjutnya merancang sistem kontrol logika fuzzy Mamdani dengan menentukan fungsi keanggotaan untuk setiap variabel serta membuat aturan-aturan fuzzy untuk menghubungkan variabel input dan output dan yang terakhir melakukan evaluasi hasil pencucian terhadap variabel input yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kontrol logika fuzzy Mamdani pada mesin cuci pintar dapat meningkatkan kualitas pencucian yang signifikan dan adaptif dalam menentukan parameter-parameter pencucian dengan menghasilkan kualitas pencucian yang lebih bersih. Dengan demikian integrasi kontrol logika fuzzy Mamdani pada mesin cuci cerdas memiliki potensi meningkatkan kinerja pencucian secara keseluruhan. Kesimpulannya, penggunaan kontrol logika fuzzy Mamdani pada mesin cuci pintar merupakan langkah yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pencucian pakaian. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi mesin cuci pintar yang lebih adaptif dan ramah lingkungan, serta memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi dalam bidang kontrol logika fuzzy untuk aplikasi rumah tangga pintar lainnya.

Dar Yanto Tambunan; Elisabeth Epifana Munthe; Sri Anisa Misnauli Yesida Damanik; Tiurma Ida Geofani Nababan

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

This study examines students' resistance and arguing behavior towards teachers in the learning process. The purpose is to identify the causative factors and their impact on the effectiveness of learning. The results of the study show that the disputing behavior can be caused by a lack of motivation, disagreement with teaching methods, or personal problems that affect the emotional state of students. This behavior can disrupt the focus of other students and prevent the teacher from delivering the material effectively. Therefore, good cooperation between teachers and students is needed to create a conducive learning atmosphere. An approach that emphasizes awareness, empathy and responsibility for students is important in overcoming this problem. This research provides valuable insights for schools, teachers, and parents in understanding and addressing oppositional behavior, so as to improve the effectiveness of the learning process.

Marcelita Nainggolan; Elya Siska Anggraini

Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Komunikasi efektif merupakan proses komunikasi yang dilakukan oleh komunikator dan komunikan sehingga terjalin hubungan baik agar informasi yang disampaikan dapat dimengerti. Komunikasi efektif yang dimaksud didalam jurnal ini adalah komunikasi yang terjadi antara pendidik dengan anak didik di Tk An Nizam yang beralamat di Jl. Tuba II No.62, Tegal Sari Mandala III, Kec. Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah keterbatasan kemampuan komunikasi anak-anak usia dini di TK An Nizam . Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk  meningkatkan kemampuan komunikasi anak-anak usia dini di TK An Nizam. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif, kemudian teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi efektif yang dilakukan para pendidik dalam meningkatkan kemampuan komunikasi pada anak usia dini . Metode yang digunakan yaitu metode pembiasaan, metode bercerita dan metode nasehat.

Liliana Tedjo Saputra; Retno Mawarini Sukmariningsih; Sri Subekti; Markus Suryo Utomo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penyegaran dalam profesi notaris adalah upaya meningkatkan kembali pengetahuan dan keterampilan melalui kursus singkat setelah keberhasilan sebelumnya. Profesi notaris di Indonesia memerlukan serangkaian langkah, termasuk menyelesaikan pendidikan sarjana hukum, magister kenotariatan, magang selama 24 bulan, dan lulus ujian notaris yang ditentukan oleh otoritas hukum. Magang bersama dilakukan setiap enam bulan pada periode tertentu dan dapat memperpanjang durasi keseluruhan magang jika ada hambatan. Setelah itu, calon notaris harus mengumpulkan 18 poin dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Notaris Indonesia (INI) sebelum mengikuti Ujian Kode Etik Notaris (UKEN). Pelaksanaan UKEN dilakukan dua kali setahun. Kode etik notaris mencakup prinsip-prinsip seperti kemandirian, kerahasiaan, kompetensi, integritas, tanggung jawab sosial, pelayanan yang adil, dan penghindaran konflik kepentingan. Sebelum menjalankan tugas, notaris harus mengucapkan sumpah di hadapan Menteri Hukum dan HAM. Proses ini, dari pendidikan hingga pengangkatan, memakan waktu sekitar 9-13 tahun, dengan syarat-syarat yang ditetapkan oleh undang-undang.

Devi Putri Thesia; Eshaulin Br Sembiring; Yosua Gabe Maruli Sijabat; Sri Yunita

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The code of ethics is a standard of teacher behavior that aims in general to position teachers as teachers and a profession that is honorable, noble, and dignified. At this time, what often happens in the world of education, especially in schools, there are still educators or teachers who violate the code of ethics who do not show their professionalism in teaching.  The method that the author uses in this research is a qualitative method using literature study, namely conducting research by collecting information from books and journals. Violations of the code of ethics committed by teachers can have an impact on the lack of quality in learning and not achieving learning objectives. Keywords :, , 

Sunaryo Sunaryo; Rahmatiyah Rahmatiyah

Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pertanian modern menghadapi tantangan meningkatkan produktivitas tanpa merusak lingkungan. Salah satu solusi yang menarik adalah penggunaan pupuk organik cair dari limbah tahu yang difermentasi dengan bantuan Effective Microorganisme-4 (EM4), air kelapa, dan gula. Limbah tahu, produk sampingan industri tahu, memiliki potensi sebagai bahan baku pupuk organik. Proses fermentasi bertujuan meningkatkan kandungan nutrisi dan mengurangi dampak lingkungan limbah cair tahu. Penelitian ini fokus pada pembuatan pupuk organik cair dari limbah tahu melalui fermentasi dengan EM4, air kelapa, dan gula. Dengan mengkaji pertumbuhan tanaman cabe rawit sebagai contoh, penelitian bertujuan menguji efektivitas pupuk organik cair, mendukung pertanian berkelanjutan, menerapkan pupuk organik cair di pertanian, dan menganalisis kandungan nutrisi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan menggunakan eksperimental tambahan air kelapa, gula, dan larutan EM4 dengan bahan utama Limbah Cair Tahu, yang kemudian di fermentasi selama 0-7 hari dan di control setiap hari. Dalam mengkaji uji efektifitas Pupuk Organik Cair ini kemudian di terapkan pada tanaman cabe rawit yaitu dengan label tanaman A(menggunakan POC) dengan perlakuan pemberian POC sebanyak 5x250ml dalam setiap perlakuan, dengan perbandingan tanaman B(tidak menggunakan POC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan antara tanaman A dengan tanaman B pada usia 0 – 60 hari di lihat dari tinggi batang Tanaman A mencapai 58,3 cm, sedangkan Tanaman B mencapai 30,4 cm, terdapat juga perbedaan diameter batang kedua tanaman yaitu selisih kurang lebih 1mm. Hasil penelitiaan ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair memiliki dampak positif pada pertumbuhan tanaman cabe rawit, seperti tinggi batang, warna daun, dan diameter batang yang lebih besar. Implikasi dari penelitian ini menciptakan peluang untuk praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkontribusi pada pengelolaan limbah secara berkelanjutan.

Nur Azmi Alwi; Putri Lestari Agustia

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This article discusses the influence of the use of video media on learning outcomes in elementary schools. Video media is increasingly being used as a tool in the learning process to increase student participation and clarify lesson content. The research method used is quantitative with an experimental approach. The use of video media has a positive impact which is significant for students' understanding of concepts and retention of information. Students who learn with this media have a much greater level of learning success than students who learn with traditional methods. Apart from that, video media also increases students' motivation and interest in learning. These results show that Incorporating video and animation media into the learning process can be an effective strategy for improving the quality of education in elementary schools.    

Suci Hidayah; Adelia Khoirunnisa Andari; Haniffah Maharani Azahra; Muhammad Rizki; Tugimin Supriyadi

Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Criminology studies can be grouped into four aspects of discussion including crime, crime perpetrators, crime victims, and society's reactions to crime. The term criminology is taken from English, namely Criminology. Criminology itself comes from Latin which consists of two words, namely crimen which means criminal and logos which means knowledge. Thus criminology can be interpreted as the science of crime or criminals. The development of science has made a major contribution to the birth of Criminology, as a systematic collection of knowledge from various fields of study about crime and criminals.

Shanty Ria Suwanto; Sigit Irianto

Notary Law Research 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Dalam perjanjian kredit bank, debitur yang tidak melakukan kewajibannya dianggap melakukan wanprestasi. Penyelesaian wanprestasi dapat dilakukan dengan penundaan pembayaran, penjadwalan kembali, persyaratan kembali, atau penataan kembali. Pada kenyataannya, yang terjadi adalah bank mengajukan gugatan ke pengadilan, akan tetapi oleh pengadilan diarahkan ke mediasi melalui akta perdamaian. Permasalahan. 1) Bagaimana Proses Penyelesaian Wanprestasi Debitur Melalui Akta Perdamain  dalam Perjanjian Kredit Bank ? 2) Faktor Apa yang Menjadi Hambatan dalam Pelaksanaan Penyelesaian Wanprestasi Debitur Melalui Akta Perdamain  dalam Perjanjian Kredit Bank ? 3) Bagaimana Penyelesaian Wanprestasi Debitur Melalui Akta Perdamain  dalam Perjanjian Kredit Bank berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Padang Nomor 14/Pdt. G.S/ 2020/PN.Pdg dan Putusan Pengadilan Negri Meureudu Nomor 4/Pdt.G.S/2020/PN.Mrn? Metode penelitian yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analitis dan sumber data sekunder melalui pengumpulan data dan studi pustaka. Hasil penelitian 1) Proses penyelesaian wanprestasi dapat dilakukan melalui jalur litigasi dan non litigasi. 2) Hambatan dalam pelaksanaan penyelesaian wanprestasi debitur melalui akta perdamaian dalam perjanjian kredit bank dapat muncul dari pihak bank, selaku kreditur (intermal) ataupun pihak nasabah, selaku debitur (eksternal). 3) Akta perdamaian Nomor 14/Pdt. G.S/ 2020/PN.Pdg berisi mengenai kesepakatan pengembalian hutang tergugat kepada penggugat dengan cara memindahkan gajinya ke bank X Cabang Padang, sedangkan Akta Perdamaian Nomor 4/Pdt.G.S/2020/PN.Mrn berisi mengenai kesepakatan pengembalian hutang tergugat kepada penggugat dengan cara membayar sebagian secara tunai dan sisanya dicicil setiap bulan selama 24bulan. Akta Perdamaian memiliki kekuatan sama seperti putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, dan terhadapnya tidak dapat diajukan banding atau kasasi. Karena telah berkekuatan hukum tetap, akta perdamaian memiliki kekuatan eksekutorial.

Edi Suwasana; Vayza Indah Febrianti

Garina 2024 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Party attire is clothing that is worn to attend the occasion of a party event. In party clothes, the addition of paintings on the cloth is given. Painting is the result of painting in the form of a display that has aesthetic value. This party dress design with the application of painting techniques with Dutch building ideas (windmills) gives the impression of symbolizing energy, strength, courage, love, struggle, and speed. Painting on cloth has quite a complexity in the process so it requires high precision and patience. This study uses the method of observation, interviews, documentation, literature. In this descriptive research, the data collected is in the form of words and pictures The results of making this report to find out the manufacture of party dresses with cloth painting. The process of making party dresses with cloth painting has 3 parts, namely on the right, left and back of this skirt through several stages, namely: 1) determining the design model, 2) Taking measurements, 3) preparing tools and materials, 4) making patterns, 5 ) cutting materials, 6) merging, 7) sewing, 8) finishing. The cloth painting process itself includes: 1) determining the painting design, 2) sketching the painting on the cloth, 3) preparing the painting material, 4) applying paint to the material, 5) painting on the cloth. In making cloth painting, you need a sketch to make it easier to work on. Suggestions in making clothes with cloth painting need to pay attention to paint so that the color of the paint and fabric on the dress looks good, so first select the color that matches the dress. To reduce the risk of paint drying easily and wasting paint, it's best when you go through the process of painting the fabric to paint the same color first, so that the results are maximized.

Marcellita Nainggolan; Setiani Hotnidah Rambe; Dwi Anggita; Rifka Sriwilda Manik; Hartoti Sitohang +1 more

Pembelajaran berbasis kritis diakui sebagai pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan pemahaman teks akademik pada anak usia dini. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas strategi ini dalam konteks pendidikan Indonesia, di mana minat baca dan kemampuan literasi masih rendah. Metode yang digunakan meliputi tinjauan literatur dan observasi lapangan di TK Kartika 1-1. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kritis dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman teks akademik, dengan anak-anak yang terlibat dalam aktivitas kritis menunjukkan kemampuan analitis, sintesis, dan evaluasi yang lebih baik. Observasi lapangan mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca dan memahami teks akademik, serta partisipasi aktif dalam diskusi kelas. Guru melaporkan bahwa strategi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tetapi juga motivasi dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyarankan pentingnya integrasi strategi pembelajaran berbasis kritis dalam kurikulum pendidikan anak usia dini, serta pelatihan yang memadai bagi guru untuk mengimplementasikan pendekatan ini. Meski hasilnya menjanjikan, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar untuk memastikan generalisasi temuan ini di berbagai konteks pendidikan anak usia dini diIndonesia.

Nover Bintang Siahaan; Rawaty O F Panggabean; Rachel Theresia Natanael Tambun; Elya Siska Anggraini; Aman Simaremare

Effective communication between teachers and students is an important key in improving learning outcomes and student motivation, especially at an early age. This research aims to find out what teachers' experiences are in carrying out effective educational communication with young children. The research method used was descriptive qualitative by conducting interviews with one of the Kindergarten teachers at An Nizam Islamic School Medan who had good communication when teaching early childhood. The research results show that teachers who are effective in educational communication have the ability to use various communication strategies, such as using simple and clear language, using images and symbols, and providing constructive feedback. Apart from that, teachers must also have the ability to understand students' needs and interests, and be aware of the importance of effective communication in improving learning outcomes. In synthesis, this research shows that the teacher's ability to carry out effective educational communication is very important in improving learning outcomes and motivation of early childhood (AUD).  

Putri Roganda Pane; Shelomita A.P Komaling; Melani Limbong; Surya Yusuf; Roihan Nasution +2 more

This research aims to analyze the relationship between the learning process to write proposals and the results of students' proposal writing abilities. This research uses quantitative methods with a correlational approach. Data was collected through observation, questionnaires and document analysis from a sample of students taking the proposal writing course. The research results show that there is a significant relationship between the quality of the proposal writing learning process and students' proposal writing abilities. Factors such as teaching methods, teaching materials, and the level of student involvement in the learning process contribute positively to improving proposal writing skills. The implications of this research indicate that improving the quality of the learning process can improve the results of students' proposal writing abilities, which in turn can support their academic and professional success.  

Dhony Priyo Suseno; Achmad Kurniawan

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembangunan rumah sekarang ini baik secara fisik maupun nonfisik, banyak yang tidak sesuai dengan konsep Islam sehingga jauh dari “Rumahku Syurgaku” dan berpotensi membuat kondisi keluarga tidak sehat secara jasmani dan rohani. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang membangun rumah sesuai dengan konsep Islam. Sasaran pengabdian ini adalah masyarakat khususnya jamaah Masjid At Taqwa, Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Metode yang dipakai adalah ceramah dan tanya jawab. Menurut konsep Islam, membangun secara fisik diantaranya lokasi rumah yang bertetangga dengan masjid, fungsi rumah mendukung kesehatan ditinjau dari sistem pencahayaan dan tata udara, menyediakan mihrab dan banyak kamar, dan memperhatikan letak KM/WC terhadap kiblat. Sedangkan membangun secara non fisik diantaranya proses pembangunan tidak mendukung unsur riba, haram, maksiat dan syirik, menjauhkan rumah dari hiasan non islami dan lingkungan yang buruk. Setelah kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih paham tentang membangun rumah  yang sesuai dengan konsep Islam.

Aulia Safitri; Annisa Meilyani; Nama Elma Astutie; Marisa Shermia Nandha

Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

In the context of public policy formation, the role of religion becomes a complex and sensitive subject. This article delves deeper into the dynamics of religion's involvement in the process of shaping public policy, particularly in the context of protecting human rights and strengthening religious moderation. The research identifies that although religion often serves as a source of values and principles in policy formation, tensions between protecting individual human rights and reinforcing moderate religious values often arise. Through literature analysis and case studies, this article attempts to elucidate how religion's involvement affects the policy formation process, both directly and indirectly, and its impact on society. By understanding this complexity, it is hoped that pathways can be opened for finding solutions that strengthen diversity, respect human rights, and promote moderation in the context of public policies related to religion..