Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 601-620 of 928

Analytics

Nur Vita Nugraheni

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui dan menganilisis pengaruh:  a) budaya organisasi terhadap komitmen organisasi; b) motivasi kerja terhadap komitmen organisasi. c) kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. d) budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. e) motivasi kerja terhadap kinerja pegawai;. f) kepuasan kerja terhadap kinerja. g) komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. Kinerja adalah hasil dari fungsi suatu pekerjaan atau kegiatan tertentu selama suatu periode waktu tertentu. Kinerja dalam hal ini menunjukkan hasil kerja yang dicapai seseorang setelah melakukan tugas pekerjaannya yang dibebankan oleh organisasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Sumber data primer berasal dari hasil angket dan observasi. Variabel yang diigunakan dalam penelitian ini adalah budaya organisasi (X1), motivasi (X2), kepuasan kerja (X3), komitmen organisasi (X4/Y1) dan Kinerja (Y2).  Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Blora,sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sampel jenuh, yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan studi pustaka. Teknik analisa data yang digunakan adalah: Uji validitas, realiabilitas, uji asumsi klasik, regresi berganda, analisis jalur, uji t, uji F  dan uji determinasi. Hasil penelitian ini adalah 1) budaya organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi, (thitung  1,895 > dari ttabel 1,684 dan   nilai signifikasi 0,065>0,050). 2) Motivasi kerja berpengaruh dan signifikan terhadap komitmen organisasi (thitung  variabel motivasi kerja 2,280>dari ttabel (1,684)  dan nilai signifikasi 0,028>0,050). 3)  Kepuasan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komimen organisasi (thitung  kerja 0,141 < dari ttabel  1,684,   dan nilai signifikasi 0,889>0,050). 4) Budaya organisai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (thitung  variabel budaya organisasi sebesar 2,517 > dari ttabel (1,684)  dengan nilai signifikasi 0,016 <0,050). 5) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. (thitung  motivasi kerja sebesar 2 ,766 > dari ttabel (1,684)  dengan nilai signifikasi 0,008>0,050). 6. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap  kinerja (thitung  variabel kepuasan kerja sebesar 2,042 > dari ttabel (1,684)   dengan nilai signifikasi 0,047<0,050) 7. Komitmen organisasi berpengaruh positif dan sgnifikan terhadap kinerja (thitung  variabel komitmen organisasi sebesar 2,479 > dari ttabel (1,684)   dengan nilai signifikasi 0,017<0,050).

Nurul Laili Kurniati

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Studi ini mengukur persepsi penumpang terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan kereta api jarak jauh di stasiun Medan. Mengkaji kinerja pelayanan kelurahan yang dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, dioptimalkan berlandaskan penilaian para pemakai jasa terhadap pelayanan kelurahan Medan. Standar Pelayanan Minimal (disingkat SPM) ialah patokan paling rendah suatu bantuan servis yang harus terlaksana oleh fasilitator jasa pada saat memberikan bantuan servis kepada para pelanggan jasa kreta api, tolak ukur yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pelayanan, serta komitmen dan kualitas pelayanan. Harus didukung oleh referensi untuk mengevaluasi. Janji-janji yang dibuat oleh penyedia service terhadap masyarakat terhapap pelayanan yang akan di berikan oleh kreta api yang berkualitas, cepat, mudah terjangkau harganya dan terukur. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dalam rupa observasi dan wawancara. hasil penelitian yang didapatkan bahwa PT KAI Upt Balai Yasa Pulubrayan mengalami perubahan dalam kualitas pelayanan selama masa Covid-19.    

Supartha, I Kadek Dwi Gandika; Pramawati, I Dewa Ayu Agung Tantri; Iskandar , Adi Panca Saputra; Andika, I Gede; Ariningsih, Kadek Ayu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Peningkatan kualitas pendidikan guru di bidang IT memegang peranan yang sangat penting, kemampuan guru sangat dituntut untuk mampu memberikan pelajaran disaat pandemi Covid-19 di Indonesia. Menyadari tugas dan tanggung jawab guru sebagai pendidik dalam menentukan keberhasilan proses belajar siswa, agar dalam menyampaikan pelajaran lebih efektif dan efisien dalam kondisi pandemi Covid-19 maka dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, melakukan observasi untuk mengetahui kondisi penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring pada mitra SDN 7 Kesiman Denpasar Timur. Selanjutnya pada akhir kegiatan pelatihan tim menyebarkan angket untuk mengukur dari 2 indikator yaitu pada indikator 1 penguasaan, penggunaan, dan Google Classroom sebagai media alternatif pembelajaran memperoleh hasil jawaban bisa sebesar 83% dan tidak bisa sebesar 17%. Dan indikator 2 video sebagai media alternatif pembelajaran memperoleh hasil jawaban bisa sebesar 87% dan tidak bisa sebesar 13%. Hasil tersebut menyatakan bahwa pelatihan yang dilakukan memperoleh respon yang baik dari para Guru di SD Negeri 7 Kesiman.

Sayyidati Maliha; Mahdia Arafah; Putri Malika Alya; Rizazah Putri Raudina; Emeliya Sukma Dara

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Menerapkan fasilitas sekolah adalah rencana manajemen untuk mengelola dan memelihara institusi pendidikan seperti sekolah, akademi dan perwalian multi-akademi dapat menjadi tugas yang berat. Namun, memiliki sistem manajemen fasilitas yang efektif seperti perangkat lunak manajemen fasilitas dan juga perangkat keras dapat memberikan beberapa keuntungan. Misalnya memperbaiki lingkungan belajar, meningkatkan kualitas dan kuantitas sekolah serta menunjang hasil pendidikan setiap siswa. Jika hampir 50% guru percaya bahwa tempat kerja mereka membahayakan kesejahteraan mereka, ada baiknya memikirkan bagaimana pengenalan tempat dan fasilitas komersial dapat membantu.

Mutia Rafika Agustin; Alfi Rahmi

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengentasan masalah siswa melalui tindakan Alih Tangan Kasus yang dilaksanakan di MTsN 5 Solok. Beragamnya masalah siswa yang ditemui tentunya memiliki upaya pengentasan yang berbeda, salah satunya dengan tindakan Alih Tangan Kasus. Tindakan Alih Tangan Kasus dilaksanakan karena permasalahan yang terjadi pada siswa diluar ranahnya Bimbingan dan Konseling. Bermula dari siswa yang diamati didalam dan diluar kelas, lalu ditetapkan menjadi konseli untuk dilakukannya konseling individual, diketahui bahwa penyebab siswa tersebut bermasalah disekolah karena adanya masalah pada kesehatan fisik yang merupakan bukanlah ranahnya Bimbingan dan Konseling. Sesuai dengan ilmu Bimbingan dan Konseling, permasalahan pada kesehatan fisik konseli bukanlah menjadi gawaian Guru BK atau Konselor sekolah. Oleh sebab itu, perlu dilakukannya Alih Tangan Kasus kepada Pihak Kesehatan untuk mengentaskan permasalahan konseli tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi  partisipan dan wawancara dengan siswa serta guru BK.

Rahmi Anggun Pratiwi; Alfi Rahmi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak full day school terhadap konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara. Dilihat siswa tidak efektif dalam menyusaikann dirinya sendiri pada jam tambahan selama full day. Salah satunya kekurangan sekolah sepanjang hari ini siswa banyak kelelahan. Sekolah yang melaksanakan program full day school berdampak pada siswa yaitu kelelahan secara fisik, kelelahan mental, dan kelelahan emosional. Siswa juga merasa jenuh dan bosan, jenuh dalam belajar dan timbul rasa bosan dan lelah mengakibatkan kurangnya konsetrasi belajar siswa saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa yang biasanya sekolah pulang siang sekarang pulang sore, di tambah lagi tugas atau pr yang diberikan guru mata pelajaran yang terlalu berlebihan hal ini berdampak tidak mampu siswa berkonsetrasi dan mudah lupa. Awal berlangsungnya program full day scool di sekolah banyak siswa yang mengeluh, lelah, beberapa minggu dilaksanakan full day school banyak sekali siswa yang tidak hadir dengan alasan sakit dan ada juga yang absen tanpa keterangan, setiap kelas pasti ada yang tidak hadir setiap harinya diatas lima orang. Jadi kesimpulan bawah full day school berdampak pada konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman.

Kurnia Fauza Sepriana; Fadhilla Yusri

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Pengasuh merupakan orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus untuk mendidik, membimbing, membina, mengarahkan, menilai, dan mengevaluasi anak asuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh panti asuhan aisyiyah dalam membina moral anak asuh, untuk mengetahui hambatan yang di hadapi dalam pembinaan di panti asuhan aisyiyah dan cara mengatasi hambatan yang terjadi dalam membina moral anak asuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Responden berjumlah enam orang, diantaranya pimpinan panti asuhan aisyiyah, satu pengasuh, dan empat anak asuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara khusus pengasuh serta pimpinan telah berperan dalam proses memberikan pembinaannya melalui membimbing dan membina anak asuh dengan metode ceramah, nasehat serta reward dan sanksi. Hambatan yang di alami yaitu anak asuh tidak mengikuti peraturan, pengasuh kesulitan menghadapi anak asuh yang berbeda sifatnya dan lama dalam beradaptasi dengan lingkungan panti. Cara mengatasi hambatan yang terjadi yaitu bersikap tegas dan sabar dalam menghadapi anak asuh kemudian memberikan konseling dengan cara menanamkan nilai keagamaan kepada anak asuh.      

Dona Despika Susanti; Fadhilla Yusri

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Salah satu cara menanggulangi masalah keterlantaran anak adalah melalui sistem dalam panti. Penanganan anak terlantar melalui panti merupakan alternatif terakhir apabila penanganan anak terlantar melalui panti  memang lebih praktis dan mudah sekaligus dapat menampung anak dalam jumlah yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas anak asuh panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh, untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan oleh pihak panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh, dan untuk mengetahui usaha-usaha yang dilakukan oleh pihak panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan meliputi empat tahap , yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada peranan panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak secara formal yaitu memberikan pelayanan pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi selama sekolah tersebut berada dibawah naungan Muhammadiyah. Dapat disimpulkan mengenai Peranan Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak, pada umumnya pengurus panti melakukan sesuai dengan hak yang didapatkan anak dalam keluarganya sendiri.    

Dewita Sandri; Isnaniah; Tati Tisnawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya minat belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran matematika di SMPN 1 Enam Lingkung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Narasumber wawancara terdiri atas 9 orang dengan 3 orang siswa kelas IX yang nilai matematikanya rendah sekaligus bertindak sebagai objek penelitian, 3 orang tua siswa, 2 guru wali kelas dan 1 orang guru BK. Dalam pengambilan data peneliti melakukan observasi langsung dan wawancara. Setelah mendapatkan hasil dari wawancara, peneliti mendapatkan bahwa faktor rendahnya minat belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran matematika, diantaranya: (1) tidak cukupnya waktu istirahat siswa, (2) kurangnya motivasi belajar siswa, (3) siswa tidak tertarik terhadap matematika, (4) adanya 2 kegiatan sekaligus yaitu sekolah dan pesantren, (5) adanya pengaruh dari efek pasca covid-19 atau pembelajaran daring.

Sahnia Uli Silitonga; Liza Efriyanti; Yopie Chairawan

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Ice breaking merupakan salah satu teknik yang dapat dilakukan pendidik dalam proses pembelajaran. ice breaking sendiri merupakan permainan atau kegiatan yang nantinya dapat berfungsu sebagai pengubah suasana keheningan dalam proses pembelajaran, yang mana ice breaking sendiri nantinya dapat bersifat spontan atau tanpa persiapan dalam memecahkan kebekuan dalam suatu proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini sendiri nantinya yaitu untuk melihat apakah ice breaking berpengaruh atau tidak terhadap hasil belajar TIK siswa di MTsN Al Wasliyah. Penelitian ini sendiri merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dibatasi pada siswa kelas 7 dengan sampel sebanyak 29 orang pada siswa kelas 7.1 dengan teknik total sampling, Teknik pengumpulan datanya yaitu dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisis datanya yaitu analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini sendiri yaitu terdapat pengaruh ice breaking terhadap hasil belajar TIK siswa, yang mana hasil belajar TIK siswa sendiri meningkat atau lebih tinggi setelah menggunakan teknik ice breaking.

Afrina Afrina; Linda Yarni

Peran guru BK saat ini sangat diperlukan dalam membina karakter siswa baik dari dalam maupun dari luar pembelajaran setelah pendemi covid 19 ini. Untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada siswa didalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut. Karakter siswa merupakan ciri khas suatu perilaku yang nampak dari diri seseorang, dari karakter tersebut dapat dilihat performa yang nampak seperti dalam belajar, berbuat, berkarya, atau sejenisnya.  Karakter merupakan bentuk kepribadian yang melekat pada diri seseorang. Karakter bisa dibentuk dan diperkuat melalui proses pendidikan yang dapat dilakukan dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran guru BK dalam membina karakter siswa setelah pandemi covid 19 di MTsN 1 Pasaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan data didapat melalui observasi dan wawancara. Lokasi penelitian ini bertempat di MTsN 1 Pasaman. Dengan penelitian ini dapat diketahui peran guru BK dalam membina karakter siswa adalah dengan memberikan nasehat, memberikan contoh yang baik kepada siswa dan bekerja sama dengan guru-guru dan staf lain untuk saling membantu.

Cici Marshela; Linda Yarni

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi SMA N 1 Harau yang merupakan salah satu sekolah terfavorit di Kecamatan Harau. Salah satu yang tampak oleh peneliti permasalahan di SMA N 1 Harau yaitu permasalahan media sosial. Media sosial ini sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Pada permasalahan ini tidak bisa siswa disalahkan dengan sepenuhnya karena pada zaman sekarang belajar banyak menggunakan Handphone atau media sosial. Ketidaksesuaian prestasi belajar siswa dengan gaya belajar seringkali disebabkan oleh media sosial. Hal itu tentu terjadi karena gaya belajar anak yang tidak sesuai dengan dirinya dan juga kurangnya pengawasan terhadap anak. Media sosial merupakan suatu perangkat alat komunikasi yang digunakan untuk berkomunikasi melalui jaringan data internet. Media sosial sangat berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Selain pengaruh negative pada prestasi belajar, media sosial ini juga bisa membantu siswa dalam proses pembelajaran. Prestasi merupakan hasil dari belajar yang telah dicapai selama proses pembelajaran. Prestasi belajar dapat dihasilkan atau ditunjukkan melalui angka dan juga berupa hasil-hasil belajar siswa selama proses pembelajaran. Peran orang tua dalam prestasi belajar sangat diharapkan untuk membantu siswa dalam menggunakan media sosial.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prestasi belajar, media sosial, dampak negatif dan dampak positif, dan peran guru di sekolah terhadap dampak penggunaan media sosial.

Peta Murni; M. Sahlan; Yostia Fatma; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Penelitian ini merupakan salah satu tugas pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab 3 di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Setiap guru yang mengikuti program ini harus melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang digunakan untuk melakukan penelitian terhadap permasalahan dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan adanya perubahan proses pembelajaran pada masa pandemic ini, dimana pembelajaran dilakukan secara daring mengakibatkan berbagai  permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Keterbatasan dalam proses  pembelajaran mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun sehingga banyak diantara peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil  belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan secara Blended Learning (Singkron-Asingkron). Proses penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus yang sebelumnya melakukan tindakan pada tahap pra siklus, setiap siklusnya meliputi 4 tahap yaitu : 1) tahap  perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian terlihat adanya peningkatan pada hasil belajar peserta didik, ini terlihat dari hasil yang diperoleh peserta didik dari mengerjakan lembar kerja peserta didik. Persentase tingkat keberhasilan peserta didik mencapai nilai di atas atau sesuai KKM pada aspek pengetahuan di Siklus I adalah sebesar 75% dan pada siklus II adalah sebesar 88% dan pada siklus III 90 %, dapat dilihat peningkatan presentasi pada siklus I ke siklus II adalah sebesar 13%. Sedangkan untuk peningkatan hasil belajar pada aspek keterampilan dapat dilihat dari hasil  belajar pra siklus yaitu sebesar 78% dan pada siklus II adalah 100%, terjadi  peningkatan sebesar 22% untuk hasil belajar aspek keterampilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian ternyata dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.  

Nurmala Hayati; Fadhilla Yusri

Kekerasan didalam dunia Pendidikan sangatlah banyak dan suatu hal yang fakta yang sudah sering sekali terjadi di lingkungan Pendidikan atau sekolah. upaya pencegahan bullying pada siswa smpn 1 enam lingkung. Salah satu yang tampak yaitu pada permasalahan bullying terhadap remaja, banyknya remaja yang melakukan pembulian terhadap temannya contohnya anak-anak smpn 1 enam lingkung yaitu kelas lX(Sembilan) melakukan pembulian atau pemerasan kepada siswa kelas Vll (tujuh). Penelitian ini bertujuan untuk upaya pencegahan bullying pada siswa di Desa Sarang Gagak Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian peneliti memberikan pengetahuan tentang membangun karakter anak, peneliti juga memberikan penerangan atau penjelasan tentang sikap terbuka pada siswa agar siswa terbuka kepada guru dan orang tua, peneliti memberikan penjelasan mengenai menjalin persahabatan dan percaya diri agar siswa lebih percaya diri dan tidak terjadinya pembullying. menunjukkan bahwa perilaku bullying yang ditemukan di lokasi penelitian berupa bullying verbal dan bullying relasional. Upaya pencegahan bullying dilakukan secara terpadu dengan melibatkan peran guru, siswa, serta orangtua.

Alyatul Hapzia; Linda Yarni

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Masalah utama dalam penelitian ini adalah dampak penggunaan handphone pada minat belajar siswa kelas X SMA N 1 Situjuah Limo Nagari. Karena pada saat sekarang ini minat belajar siswa sangat rendah dimana siswa hanya sibuk dengan handphonenya masing-masing. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dampak penggunaan handphone pada minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Dengan cara melakukan wawancara dan observasi secara langsung dapat memperoleh hasil yang lebih akurat.

Siti Khadijah; Nurmisda Ramayani

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi muhadharah dalam melatih public speaking santri di Pesantren Modern Tajussalam. Subjek dari penelitian ini adalah: Kepala Sekolah MTS, Pembina Muhadharah, Santri Putra dam santri putri. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pertama, kegiatan muhadharah yang dilakukan di Pesantren Modern Tajusssalam tidak hanya berpidato, namun menggunakan tata tertib acara dengan adanya MC, Pembacaan Al-Qur’an, pengambilan inti materi oleh perwakilan santri dari audien dan adanya hiburan. Keda, Kegiatan ini dapat melatih public speaking santri hal ini dapat dilihat dari kemampuan santri berbicara di depan umum yang dilakukan dimasyarakat maupun di tingkat sekolah untuk kelas tinggi.  

Nurul Laila; Rani Febriyanni; Syarifah, Syarifah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran secara edutainment di desain sebaik mungkin agar siswa mampu bertahan dalam pembelajaran tanpa rasa jenuh, walupaun sebenarnya butuh kerja ekstra dalam mewujudkan pembelajaran yang terbaik. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan metode Pembelajaran Berbasis Edutainmentdalam proses pembelajaran dapat meningkatkan upaya meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment menjadi meningkat Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 71,5 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 53.33%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik adalah 78,18 dan ketuntasan klasiknya mencapai 80%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 37.77% . Hal ini menunjukkan bahwa hasil siswa sudah memenuhi target, sehingga peneliti berkesimpulan bahwa tidak perlu dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya  

Ulvi Aulia; Liza Efriyanti; Azan Munardi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Media pembelajaran berbasis video tutorial adalah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan teknologi dan disajikan dalam bentuk video. Pembelajaran dengan menggunakan video tutorial tentunya akan memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran dan guru juga akan mudah dalam menyampaikan materi pembelajaran. Namun  karena Kurangnya kompetensi pendidik maupun peserta didik dalam pengembangan dan penggunaan teknologi pembelajaran sehingga menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran. Salah satu bentuk media pembelajaran yang dapat digunakan agar pembelajaran menarik dan tidak membosankan adalah dengan  memanfaatkan teknologi dimana menggunakan teknologi untuk membuat video pembelajaran yang lebih menarik perhatian siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengunaan media pembelajaran berbasis video tutorial terhadap hasil belajar siswa. hasil belajar bimbingan TIK pokok bahasan microsoft word. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling area. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Alat pengumpulan data menggunakan metode, angket, observasi, tes, dan wawancara.

Deni Hendri Anto; Idmansyah Idmansyah; Dendi Dendi; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PAI siswa di kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Balingka pada soal ilmu tajwid, yang disebabkan kurang maksimalnya dalam mengunakan media pembelajaran. Ini dibuktikan dengan siswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan berhubungan dengan ilmu tajwid dan sangat kaku dalam membaca Al- Qur‟an. Tujuan Penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui ketercapaian penerapan Model Pembelajaran Problem Basic Learning pada materi al-Qur‟an surat Luqman ayat 13 dan 14 terhadap siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka, kedua, untuk mengatahui hasil belajar materi al-Qur‟an surat Luqman ayat 13 dan 14   siswa Kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka setelah penerapan model Pembelajaran Problem Basic Learning. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menjadikan siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka , sebagai sumber datanya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian adalah pertama, Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan Model Problem Basic Learning apabila dilakukan dengan perencanaan dan penguasaan konsep yang baik akan dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan. kedua, siswa menjadi aktif dalam pembelajaran dan mulai terlatih dengan pola berfikir tingkat tinggi. Ketiga, Model Pembelajaran Problem Basic Learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus satu ketercapaian hasil belajar siswa pada rata-rata kelas sebesar 71,82, dan pada siklus dua rata-rata kelas 87,72. Sementara yang mencapai ketuntasan belajar pada siklus satu 64 persen, dan pada siklus dua 90,9 persen. Ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Basic Learning mengalami peningkatan yang signifikan, dan penelitian terkait penggunaan Model Pembelajaran Problem Basic Learning dianggap berhasil.

Faiza Maulida; Yeni Afrida

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kesalahan terbesar yang sering terjadi oleh siswa kelas XII ialah salah dalam memilih jurusan ke perguruan tinggi. Kesalahan ini membuat mereka tidak bersemangat menjalani proses perkuliahan yang sudah menjadi kewajiban mereka. Salah satu factor pemicu kesalahan pemilihan jurusan adalah karena mereka kurang atau tidak peka menyesuaikan jurusan yang tepat dengan kemampuan yang mereka miliki. Maka disinilah peran Guru BK apakah dapat melaksanakan layanan BK Komprehensif dengan tepat untuk membantu siswa dalam mengenali jurusan diperguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki siswa. Dalam penelitian ini akan melihat bagaimana Implementasi atau bentuk pelayanan BK komprehensif berjalan di MAN 2 Kota Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi, dengan teknik analisis reduksi data.