SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 41-60 of 71

Analytics

Alfianto Martin; Alexander Halim Santoso; Triyana Sari; Giovanno Sebastian Yogie; Bruce Edbert +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

The aim of education and screening for type 2 diabetes mellitus in the elderly group is to provide early detection of type 2 diabetes mellitus and increase knowledge of type 2 diabetes mellitus using seminars, workshops, counseling, and leaflet media. This activity involves checking blood sugar levels as a screening for type 2 diabetes mellitus and providing education regarding signs and symptoms, risk factors, treatment, and complications that occur in type 2 diabetes mellitus. This activity is important to increase insight and create behavior that is willing to carry out self-care so that complications of type 2 diabetes mellitus can be avoided.

Setianingsih Setianingsih; Lestari Eko Darwati; Rina Anggraeni; Alvin Maulana

Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

The elderly who are cared for in an elderly care home require spiritual needs to be met, and there are times when the elderly use the resources available either from the family, people who are religious experts either in the hospital or others in the elderly community. Therefore, the fulfillment of the spiritual needs of the elderly must be done so that the elderly on the eve of death can die in a calm and peaceful state. The purpose of this study was to determine the description of the fulfillment of spiritual needs in the elderly near death from the perspective of the caregiver at the Kendal elderly Social Service Center (PPSLU). This study uses descriptive survey research design. The sample in this study amounted to 36 respondents. Sampling using total sampling. The results showed that the majority of hospitalists were aged based on a median value of 41 years, male gender as much as 53%, high school education as much as 53%, have long worked >3 years as much as 89% and meet the fulfillment of spiritual needs in the elderly near death as much as 44%. The caregiver is only limited to fulfilling the spiritual needs of meaning, purpose and hope in life but in the spiritual needs of relationship with God; spiritual practice has not been fulfilled. This is because the caregiver's understanding of spiritual needs is only limited to religion or belief.

Alfian Indriyanto; Prasanti Adriani

Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Elderly is an age group that is susceptible to disease due to decreased function in the body due to the aging process. Uric acid is produced by every living thing as a result of the main metabolic process, namely a chemical process in the cell nucleus that functions to support survival. To overcome complaints of pain that appear in patients with gout, there are various pharmacological and non-pharmacological therapies. The usual pharmacological therapy is taking painkillers, namely the Nonstereoidal Antiinflammatory Drugs (NSAID) group. Complementary therapy is a natural therapy including herbal therapy in the form of bay leaves. The aim of the study was to describe a decrease in uric acid levels by giving bay leaf boiled water to the elderly at the Cilacap Dewanata Institution. The results of this study were obtained after therapy by giving boiled bay leaf water, the patient was more comfortable, the pain was reduced, the last day's observations of vital signs (TTV) showed Td: 110/80 mmHg, Respiration: 20 x/minute, Pulse: 96 x /minute pain scale 2. In conclusion, the application of giving bay leaf boiled water is proven to be able to overcome the problem of diagnosing acute pain associated with physical injury agents, the implementation of self-invasion care was carried out for 3 days, with extraction the results of reduced pain.

Nunung Tri Wijayanti; Norman Wijaya Gati

DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Hypertension is now a global problem because its prevalence continues to increase in line with lifestyle changes. Blood pressure that continues to increase causes the heart's workload to become excessive, triggering damage to blood vessels, heart failure, kidney failure, and blindness. Hypertension can be treated with non-pharmacological techniques, one of which is with morning walks. Purpose: to determine the effect of implementing morning walks on blood pressure in elderly people with hypertension in Bendungan Village, Sragen Regency. Method: This research method is a case study and descriptive research using pretest and posttest observation sheets. In this case study, the researcher used a tensimeter to measure the respondent's blood pressure, carried out for 30 minutes a week (frequency 4 times). Results: The results of the implementation showed that there was a different decrease in blood pressure between respondent 1 and respondent 2 after implementing morning walks for 30 minutes 4 times a week. Both respondents were categorized as grade 2 hypertension decreasing to degree 1 hypertension. Conclusion: The conclusion from the application results is that the rate of decrease in blood pressure in Mrs. M is greater, namely systolic pressure of 24 mmHg diastolic 1 mmHg while Ny. W decreased systolic pressure 15 mmHg diastolic 6 mmHg.

Cindhy Atika Rahmawati; Eko Wahyudi

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Elderly prisoners are classified as a special vulnerable group because at that age they have decreased immunity and physical weakness so special treatment is needed. Correctional Institution must be able to fulfill the rights of elderly prisoners while they are serving their sentences. The purpose of this research is to find out the implementation of guidance for elderly prisoners and the obstacles faced by the Surabaya Class 1 Correctional Institution. The type of this study is empirical legal research. The results showed that the guidance for elderly prisoners at the Surabaya Class 1 Correctional Institution has not been running optimally.. This is due to budget constraints from the government, lack of human resources, insufficient infrastructure, the covid-19 pandemic, lack of support from the families of prisoners, and the difficulties of marketing the work products of prisoners. But with these obstacles, various kinds of efforts can be made to handle the problem

Simbala Mutaqqin; Misbahul Syamsudin; Stevanie Palonto; Tyas R. Airlene

Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pada lansia terdapat masalah kesehatan, salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah seseorang di atas normal yang dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kesakitan (mortalitas) dan hingga saat ini hipertensi masi menjadi masalah kesehatan yang cukup besar untuk tetap diatasi pada seseorang yang sudah lanjut usia.

Annisa Mauludiyah Usman; Andi Nur Aina Sudirman; Fadli Syamsuddin

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada masa lanjut usia secara bertahap seseorang mengalami kemunduran, baik kemunduran fisik, mental, dan sosial. Salah satu masalah proses penuaan adalah inkontinensia urin. Inkontinensia urin adalah pengeluaran urin yang tidak terkendali pada waktu yang tidak terkendali dan tanpa melihat frekuensi maupun jumlahnya yang menimbulkan gangguan kesehatan, sosial, psikologi serta dapat menurunkan kualitas hidup bagi penderitanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan inkontinensia urin dengan kualitas tidur lansia di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang diambil dengan menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh mayoritas lansia berada pada kategori inkontinensia ringan dengan kualitas tidur baik sejumlah 26 responden atau (52%), sedangkan tidak terdapat lansia mengalami kualitas tidur buruk. Pada kategori inkontinensia sedang terdapat 22 orang lansia atau (44%) mengalami kualitas tidur buruk, sedangkan tidak terdapat lansia mengalami kualitas tidur baik, kemudia pada kategori inkontinensia  berat dengan kualitas tidur buruk sejumlah 2 orang (4%). Hasil analisa statistic dengan metode chi square diperolah nilai p = (0.003) < = 0.05 yang berarti Ha diterima. Inkontinensia Urin berhubungan dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Lansia  dapat mencegah kejadian inkontinensia urin dengan berbagai aktivitas dari aktivitas ringan hingga olahraga ringan seperti senam kegel yang secara langsung berpengaruh terhadap kualitas tidurnya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan lansia menjadi lebih baik.    

Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman; Mohamad Risandy Utina

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Nyeri gout arthritis bersifat akut yang biasanya dirasakan pada malam hari, Tetapi tanpa penanganan yang efektif, nyeri dapat berkembang menjadi kronik. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri dengan kompres kayu manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres kayu manis terhadap nyeri gout arthritis pada lanjut usia di Desa Tihu Kecamatan Bone Pantai. Desain penelitian quasi eksperimen dengan non equivalent control group dengan jumlah sampel 30 orang menggunakan teknik sampling secara purposive sampling. Hasil penelitian tingkat nyeri sebelum kelompok perlakuan yaitu nyeri sedang sebanyak 15 lansia (100%) dan kelompok kontrol yaitu nyeri sedang sebanyak 15 lansia (100%). Tingkat nyeri sesudah kompres kayu manis pada kelompok perlakuan mayoritas nyeri ringan sebanyak 12 lansia (80%) dan tingkat nyeri sesudah kelompok kontrol mayoritas nyeri sedang sebanyak 11 lansia (73,3%). Hasil uji statistik kelompok perlakuan diperoleh nilai p-value 0,000 dan kelompok kontrol nilai p-value 0,054. Kayu manis mengandung senyawa minyak atsiri yang tersusun sebagian besar atas sinamaldehid berfungsi sebagai penurun nyeri asam urat. Ada pengaruh kompres kayu manis terhadap nyeri gout arthritis pada lanjut usia di Desa Tihu Kecamatan Bonepantai.    

Intan Umar; Hamna Vonny Lasanuddin; Firmawati Firmawati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menua pada lanjut usia adalah suatu proses dimana setiap Manusia akan mengalami kemunduran baik fingsional dan struktur tubuh. Perubahan fisik yang terjadi pada lansia berdampak pada kemandirian lansia dimana Kemandirian dapat mempengaruhi perubahan situasi kehidupan, aturan sosial, usia dan penyakit. Lansia akan berangsur-angsur mengalami keterbatasan dalam kemampuan fisik dan peningkatan kerentanan terhadap penyakit kronis serta mengganggu emosional hingga dapat mengalami kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Kemandirian Dengan Tingkat Kecamasan Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 47 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Kemandirian kategori Mandiri dengan tingkat kecemasan normal 9 responden (20,9%), ringan 6 responden (14,0%), sedang 7 responden (16,3%), dan tidak memiliki kecemasan berat. Sedangkan Kemandirian kategori Ketergantungan dengan tingkat kecemasan normal 1 responden (2,3%), ringan 8 responden (18,6%), sedang 10 responden (23,3%), serta berat 2 responden (4,7%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,027 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan Kemandirian dengan tingkat kecamasan pada lansia. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk bisa mengurangi beban pikiran dalam diri meskipun dalam kondisi mandiri maupun ketergantungan agar tidak dapat mempengaruhi tingkat kecemasan.    

Nandri Sulistywati Tane; Hamna Vonny Lasanuddin; Harismayanti , Harismayanti

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

  Pada lanjut usia terjadi kemunduran sel-sel karena proses penuaan yang berakibat timbulnya berbagai macam penyakit sehingga sangat penting memperbaiki gizi pada lansia, namun apabila lansia mengalami gizi lebih dapat menimbulkan penyakit lain seperti ghout artrithis. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan angka kejadian ghout artrithis pada lansia. Desain penelitian cross sectional dengan uji chi square. Jumlah sampel 38 orang, tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil analisis chi square menunjukan nilai p=0,000<0,05. Sehingga disimpulkan terdapat hubungan status gizi dengan angka kejadian ghout artrithis pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Saran diharapkan kepada keluarga agar memperhatikan pola makan dan mendukung lansia melakukan pemeriksaan rutin agar status gizi serta kesehatan lansia terpantau.      

Charis Christiani; Agus Bahrudin; R Permadi Mulajaya

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The increase in the number of elderly population (elderly) in the city of Semarang, the increase in the elderly will bring problems due to the aging process which causes a risk of decreasing health status. The elderly will become the strength of a country if they are in a healthy, independent, active and productive condition. One solution to achieve this requires the optimal role of health cadres. As a religious institution, GKJ Jatingaleh Semarang has a service task, one of which is health care for the elderly. To support this service, the PPM FISIP UNTAG Semarang Team conducted PPM activities at the church. The purpose of the PPM activities is assisting in the formation of health cadres; provide medical examination services and provide medical equipment needed in examination activities. The method used is mentoring and practice of health checks. The results of these activities were the formation of a GKJ Jatingaleh health cadre team with 5 cadres as members; health checks have been carried out on 47 elderly residents of GKJ Jatingaleh; and delivery of medical equipment.

Nurlatifa Nurlatifa; Hamna Vonny Lasanuddin; Andi Nuraina Sudirman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Menua pada lanjut usia adalah suatu proses dimana setiap Manusia akan mengalami kemunduran baik fingsional dan struktur tubuh. Hipertensi  atau  yang  dikenal  dengan  tekanan  darah  tinggi  merupakan  salah  satu penyakit    tidak    menular    yang    berupa    gangguan    pada   sistem   sirkulasi. Aktivitas  fisik  merupakan  pergerakan  anggota  tubuh  yang  dapat  menyebabkan pengeluaran tenaga untuk pemeliharaan kesehatan fisik dan     mental,     serta mempertahankan  kualitas  hidup  agar  tetap  sehat  dan  bugar  sepanjang  hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 50 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Aktivitas Fisik tertinggi yaitu Tinggi dengan jumlah 18 responden (36,6%), Aktivitas Fisik Sedang 17 responden dengan (34,0%), dan Aktivitas Fisik rendah 10 responden dengan (30,0%).. Sedangkan Kualitas Hidup tertinggi yaitu Baik dengan jumlah 18 responden (36,6%), Sedang 17 responden dengan (34,0%), Buruk denga jumlah 15 responden (30,0%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,002 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup pada lansia. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk bisa meningkatkan aktivitas fisik agar kualitas hidup lansia cenderung akan meningkat.  

Izrak Habu; Hamna Lasanuddin; Fadlly Syamsuddin

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kolesterol merupakan senyawa lemak atau lipid dalam darah dimana kadar kolesterol yang tinggi dapat menimbulkan simpanan pada pembulu darah. Kolesterol dapat menempel pada dinding pembuluh darah, yang dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran pembuluh darah akibatnya penderita beresiko terkena penyakit jantung dan strok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus apel hijau (Granny Smith) terhadap kadar kolesterol. Metode penelitian menggunakan Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest dan Postes. Sampel dalam penelitian ini yaitu lanjut usia (Lansia) diperoleh 15 responden menggunakan teknik Kuota Sampling. Hasil peneiltian menunjukan perbedaan nilai rata-rata kadar kolesterol sebelum yaitu, 256,93 mg/dl, sedangkan setelah menjadi 229,33 mg/dl, hasil analisis Uji Paired T Test di dapatkan nilai P-Value=0.000 dengan nilai α<0.05. Kesimpulan, terdapat pengaruh jus buah apel hijau (Granny Smith) yang diberikan kepada lanjut usia (lansia) dengan hiperkolesterol karena jus apel hijau (Granny Smith) memiliki kandungan pektin yang berfungsi untuk membatasi penyerapan kolesterol di dalam usus. Saran, kepada petugas puskesmas agar mensosialisasikan mengenai pentingnya mengomsumsi jus apel hijau (Granny Smith) untuk menurunkan kadar kolesterol darah.    

Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman; Silvia Apriani Hida

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses menua menyebabkan kemunduran fungsi organ tubuh, kemunduran fisik dapat memicu timbulnya stres pada lanjut usia, pengelolaan stres membutuhkan terapi tambahan dengan melakukan terapi lingkungan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi lingkungan (berkebun) terhadap tingkat stres pada lansia di Panti Werdha Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo. Desain penelitian pra eksperimen dengan one group pretest postest design, populasi lansia yaitu seluruh lansia di Panti Griya Lansia Jannati berjumlah 23 lansia, jumlah sampel yang digunakan 15 orang dengan menggunakan teknik sampling secara purposive sampling dan uji statistik yang digunakan uji t-test berpasangan. Hasil penelitian diperoleh seluruh responden sebelum diberikan terapi lingkungan mengalami tingkat stres sedang sebanyak 15 responden (100%) dan sesudah diberikan terapi lingkungan seluruh responden tidak mengalami stres/normal sebanyak 15 responden (100%), hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,000. Terapi lingkungan menyebabkan lansia menjadi lebih tenang akibatnya stres yang dialami berkurang daripada sebelum terapi ini dilakukan. Dapat disimpulkan terapi lingkungkan atau berkebun dapat menurunkan tingkat stres pada lansia.  

Anita Sriwaty Pardede

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Perubahan demografi akan berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan lanjut usia (lansia) baik secara individu maupun dalam kaitannya dengan keluarga dan masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah penduduk lansia harus diupayakan agar kelompok lansia tetap mempunyai kondisi fisik dan mental yang prima untuk menjadi sumberdaya manusia yang optimal. Masalah gizi yang umum terjadi pada lansia selain kekurangan gizi juga kelebihan gizi  yang memacu timbulnya  penyakit degeneratif  seperti penyakit  jantung  koroner,  hipertensi,  diabetes  mellitus,  batu empedu, gout (reumatik), ginjal, sirosis hati dan kanker. Sehingga dengan peningkatan status gizi pada lansia diharapkan keadaan kesehatan dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan (Dep.Kes. RI, 2000).             Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dimana variabel terikat (dependen) yaitu Status Gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan karakteristik lansia (umur, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pendapatan), perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan sebagai variabel bebas (independen). Penulis melakukan observasi atau pengukuran  pada  saat bersamaan dan wawancara food recall. Penelitian dilakukan di Wredha Rineksa daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok dengan jumlah 110 orang lansia. Pemilihan lokasi dengan alasan Wredha Rineksa merupakan rumah singgah (sekarang disebut Pos Pembinaan Terpadu). Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah : Kuesioner tentang karakteristik lansia, perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan, Format Form Food Recall 24 jam, Alat ukur Tinggi Badan yaitu Microtoise dan Berat Badan dengan timbangan Seca Digital, KMS Lansia.             Hasil penelitian adalah : Sebagian besar (56,4%) lansia di Wredha Rineksa (WR) daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok berstatus gizi normal, dengan rata-rata IMT 23,5 kg/m² dengan nilai terendah 16 kg/m² dan tertinggi 32,8 kg/m², sedangkan status gizi lebih dengan IMT > 25 kg/m²  adalah  33,6% ; Karakteristik lansia umur > 60 tahun (59,1%), perempuan (73,6%), berstatus kawin (71,8%), berpendidikan menengah (50,9%), tidak bekerja (84,5%), dan tingkat pendapatan rendah  sebanyak 62,7%. Sebagian besar lansia tidak mempunyai kebiasaan merokok (91,8%), dan aktivitas fisik  dengan aktivitas sedang 37,3%. Asupan Konsumsi lansia di WR rata-rata kurang dari Angka Kecukupan Gizi, hanya asupan protein yang lebih dari AKG. Asupan rata-rata konsumsi energi pada laki-laki 87,73% dan perempuan 95,5% dari AKG ; rata-rata konsumsi karbohidrat pada laki-laki 89% dan perempuan 91% dari AKG ;  rata-rata konsumsi protein pada laki-laki 138% dan perempuan 131% dari AKG ;  rata-rata konsumsi lemak pada laki-laki 83,6% dan perempuan 77,8% dari AKG. Pada penelitian ini didapatkan  hubungan yang bermakna antara umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan asupan energi dengan status gizi.    

Jamila, Nur; Eppy Setiyowati; Alvianita Suherman; Salsa Dinda Sabila; Rohematussoleha +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kasus yang kerap terjalin pada lanjut usia diabet jika minimnya support sosial menyebabkan terkandang penderita terlambat buat berobat. Minimnya kontrol dari sosial menyebabkan masih banyak lanjut usia dengan diabet sedikit minimnya data. Tujuan penelitian ini guna menguji yang dimana apakah terangkainyadorongan disela sela dukungan sosial dengan taat kontrol dan kepatuhan mengkonsumsi obat. Metode penelitian tersebut  memakai cross-sectional, dan responden sebesar 30 responden, variabel dependent yaitu dukungan sosial dan variabel independen yaitu kepatuhan kontrol dan taat mengkonsumsi obat. Pengumpulan data memakai  kuesioner Medication Adherence Scale (MARS). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan selanjutkan dilakukan uji statistik spearmen- rho. Hasil dari riset menunjukan bahwa tingkatan dorongan sosial rendah sebesar 80%, serta kepatuhan kontrol tidak patuh sebesar 56,7%, sebaliknya tingkatan kepatuhan obat patuhan sebasar 56, 7%, terpaut correlation ditemui terdapatnya ikatan antara kepatuham kontrol dan kepatuhan meminum obat yaitu mutu p value 0,02 (<0,05). Kesimpulan membuktikan bahwa adanya rangkaian dukungan antara kepatuhan kontrol serta kepatuhan meminum obat terhadap lansia.

Fauziyyah, Idda; Eppy Setiyowati; Erna Ni’matus Sa’diyyah; Novianti Fatimatus Zahro; Mutmainnah Mutmainnah +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Diabetes mellitus adalah kesehatan global, insiden, morbiditas, serta mortalitasnya lebih besar diantara lansia daripada yang lebih muda. Karena diabetes ialah penyakit kronis yang membutuhkan pergantian gaya hidup serta kepatuhan diet yang signifikan, dukungan sosial ialah faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan penderita dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis dukungan sosial dan kualitas hidup lansia penderita DM di daerah kerja Karangrejo Sawah Kelurahan Wonokromo Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan crosss-ectional. Pengambilan sampel sebanyak 32 lansia, menggunakan kuesioner Multidimensional Scale Of Perceived Social Supportdan Diabetes Quality of Life . Data yang terkumpul disebarluaskan oleh SPSS dan dianalisis pearson chi-square untuk membangun adanya hubungan dukungan sosial dan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan jika tingkat dukungan sosial tinggi sebesar 59,4%, sedangkan tingkat kualitas  hidup sedang sebesar 59,4%, terkait correlation ditemukan adanya hubungan antara dukungan sosial dan kualitas hidup dengan p value 0,06 (<0,05). Hasil penelitian yaitu terlihat bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial dan kualitas hidup pada lanjut usia diabetes mellitus.

Fitriyah, Elly; Eppy Setiyowati; Caesario Dimas Aditya; Aprilia Nurika Putri; Lailil Ika Feby +2 more

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes mellitus (DM) ialah kadar gula darah mencapai angka yang melebihi batas normal. Resiliensi dapat diartikan sebagai proses keberhasilan agar penderita DM dapat beradaptasi dengan stress dan penyakitnya, sehingga perawat diri dalam penyakit tersebut menjadi baik. Tujuan penelitian ini melihat bagaimana korelasi resiliensi terhadap self-care pada lansia dengan DM. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan observasi analitik terhadap 33 lansia, pengambilan sampel menggunakan total sampling, intrumen pada 2 variabel menggunakan kuesioner yang memiliki kriteria yang berbeda dalam menentukan tingkatan skor untuk menghitung besar penilaian responden terkait variabel tersebut. Data yang terkumpul dianalisis dengan spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan tingkat resiliensi sedang sebesar 57,6%, sedangkan tingkat self-care buruk sebesar 63,6% terkait corelation ditemukan adanya hubungan antara resiliensi dengan self-care menggunakan besaran p value : 0.016(p < 0,05). Hasil penelitian yaitu  adanya tingkat ketahanan pada orang lanjut usia terkait dengan kualitas perawatan yang mereka berikan untuk diri mereka sendiri; Dengan kata lain, kurang ketahanan dikaitkan dengan perawatan diri yang lebih baik.

Purwanto Purwanto

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Elderly residents who live in madania homes use the kitchen as a kitchen places for cooking activities, and have complaints about height and slippery floor conditions, according to the elderly as many as 32% of cooking kitchen users representing the elderly population using purposive sampling, proposed design improvements for elderly cooking places by considering the anthropometric size of elderly users, using a focus approach group discussion to facilitate the wishes and complaints experienced by the elderly, the shape and size of the proposed new kitchen design for the elderly by adding a foothold in front of the kitchen to facilitate cooking reach, with a cooking kitchen width: 53 cm; Height: 132cm; length 53 cm, using anthropometric measurements, namely front arm reach (JTD) 53 cm; shoulder width(LB) (maximum) 43 cm; height (TB) 158 cm; elbow height (TS) 132 cm. The design is the result obtained from the first focus group discussion, then the results of the second focus group discussion explain the proposed new design drawings for the elderly's kitchen to the elderly, related to the suggestions obtained from the results of the first focus group discussion and the senior citizens agree with the results drawn, by having a height, width, length according to body size by adding non-permanent footing facilities in front making it easier for users to reach the kitchen for cooking activities, floors that are designed to be safe and non-slippery, and additional cupboard facilities to make it easier to store cooking utensils.Sig (2-tailed) of 0.003 <0.05 indicates that the H1 hypothesis is accepted.

Ninik Nurhidayah; Aniek Puspitosari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Populasi lansia meningkat secara signifikan hampir di semua negara. Akan tetapi peningkatan  prevalensi dan angka harapan hidup yang lebih panjang tidak selalu diikuti dengan kualitas hidup yang lebih baik. Pemanfaatan waktu luang telah digunakan dalam berbagai penelitian baik didalam dan diluar negeri serta telah terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan partisipasi pemanfaatan waktu luang dengan kualitas hidup lanjut usia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilakukan pada 30 orang lansia di paguyuban lansia di Desa Kemiri Kebakkramat Karanganyar. Waktu pelaksanaan penelitian dari bulan Pebruari sampai dengan Oktober 2022. Cara pengumpulan data menggunakan metode cross sectional. Teknik analisis data kuantitif menggunakan chi-square. Hasil analisis data statistik diperoleh p<0.001. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara pemanfaatan waktu luang untuk dengan kualitas hidup lanjut usia. Oleh karena itu partisipasi pemanfaatan waktu luang pada lansia dapat direkomendasikan untuk untuk meningkatkan kualitas hidup lansia