Publication Search

64,198 articles from 525 journals · 1,579 citations tracked

Showing 41-57 of 57

Analytics

Abdul Baasith; Niluh Putu Evvy Rosanty; Harnida Wahyuni Adda

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Optimalisasi pada kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal di antaranya seperti kurangnya partisipasi,dan motivasi untuk mencapai tujuan pemimpin. Layanan yang unggul (service excellent) akan menciptakan kepuasan, kesetiaan dan hubungan jangka panjang antara penyedia dan penerima layanan.Layanan yang unggul perlu dikelola dengan baik, sehingga dapat menjawab kebutuhan perusahaan yang ada secara cepat, tepat dan lengkap. Keunggulan layanan juga didukung dengan kapabilitas serta interaksi yang baik. Keunggulan layanan merupakan komponen yang penting dalam mendukung kesinambungan setiap organisasi, baik organisasi laba maupun nirlaba, Salah satunya pada perusahaan jual beli kendaraan beroda dua atau biasanya disebut dengan “Dealer”. Kendaraan beroda dua merupakan alat transportasi yang saat ini masih banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat indonesia khususnya dikota palu, harganya pun relatif terjangkau bagi masyarakat. Kendaraan beroda dua juga mempunyai keunggulan dibandingkan alat transportasi lain seperti biaya operasionalnya dan perawatannya cukup murah bagi masyarakat. CV. Akai Jaya merupakan salah satu perusahaan bergerak di bidang otomotif.

Epi Dusra; Maryam Lihi; Siti Rochmaedah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anemia in pregnancy is anemia due to iron deficiency, iron deficiency anemia in pregnant women is a health problem experienced by women throughout the world, especially in developing countries. The purpose of this study was to describe the knowledge of pregnant women about anemia in the Working Area of ​​the Namrole Health Center. The design used in this study is an analytic research design with a descriptive approach. The population in this study were 80 people. The sampling technique in this study used total sampling. Which means that all populations were used as samples totaling 80 respondents. With data analysis, namely univariate, using a communization process and presented in the form of tables and narratives. It was found that pregnant women with good knowledge were 48 respondents, while 19 respondents had sufficient knowledge, and 13 respondents had less knowledge. It was concluded that almost all of the respondents' knowledge about anemia found in the study was in the good category.

Fitri Rikani; Sadewi Mutiara; Fadil Hasan; Frans Siahaan

Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

World Health Organization (WHO) mencatat pada tahun 2014 jumlah penderita kusta sebanyak 213.899 penemuan kasus baru kusta terdeteksi di seluruh dunia dengan kasus tertinggi berada di regional Asia Tenggara yakni sebesar 154.834 kasus. Prevalensi kusta pada awal 2015 didapatkan sebesar 0,31 per 100.000 penduduk. Indonesia menduduki peringkat ketiga Negara dengan endemik kusta terbanyak setelah India dan Brazil, profil kesehatan Republik Indonesia mencatat angka penemuan kasus baru kusta pada tahun 2013 sebanyak 16.856 kasus. Sebesar 83,4% kasus di antaranya merupakan tipe Multy Basiler dan 35,7% kasus berjenis kelamin perempuan.

Hamna Vonny Lasanuddin; Andi Nur Aina Sudirman; Abd Hafid Rahman Napu

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perawatan post partum perlu dilakukan secara menyeluruh walaupun padaumumnya ibu yang melahirkan dalam keadaan sehat, tetapi kadang juga ditemukan adanya masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat pada ibu post partum di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampel yaitu sebanyak 48 ibu post partum. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian responden yaitu ibu post partum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang perilaku hidup bersih dan sehat yaitu sebanyak 34 orang (70,8%). bagi ibu post partum lebih giat untuk mencari informasi tambahan baik melalui media cetak maupun media elektronik untuk meningkatkan pengetahuan tentang PHBS pada masa nifas serta dapat mengaplikasikan cara membersihkan vulva dan perineum dengan benar saat kembali ke rumah.    

Sulistiyawaty Putri a. Umar; Firmawati Firmawati; Ani Retni

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang paling sering. Hampir 1% penduduk didunia menderita skizofrenia selama hidup mereka. Dampak dari skizofrenia dapat mengakibatkan seseorang mengalami ketidakmampuan untuk berkomunikasi atau mengenali realitas. Selain itu dampak yang muncul adalah Personal Hygiene yang Menurun pada pasien skizofrenia. Hal terjadi akibat ada perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk aktivitas perawatan diri menjadi menurun yang akan mempengaruhi kemandirian perawatan diri pasien. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik dengan kepatuhan personal hygene pada pasien skizofrenia. Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 57 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan responden dengan Komunikasi terapeutiknya baik yaitu berjumlah 36 responden (63,2%) dan komunikasi terapeutik Kurang berjumlah 21 responden (36,8%), Personal Hygiene baik berjumlah 12 responden (21,1%). cukup 21 responden (36,8%) dan Kurang 24 responden (41,1%%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,000(<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan komunikasi terapeutik dengan kepatuhan personal hygene pada pasien skizofrenia. Sehingga dalam melakukan perawatan pada pasien skizofrenia dibutuhkan tingkat komunikasi terapeutik yang baik agar dapat meningkatkan rasa kepercayaan pasien serta dapat memberikan pengaruh dan sugesti yang membuat keadaan pasien menjadi lebih baik dari segi psikologis  

Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Rahmat Abdul Azis

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada anak usia prasekolah, apabila anak mengalami kecemasan tinggi saat dirawat di rumah sakit kemungkinan anak akan mengalami disfungsi perkembangan, maka dari itu perlu adanya penanganan untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan terapi bermain mewarnai. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mewarnai terhadap tingkat kecemasan efek hospitalisasi pada usia pra sekolah di ruang perawatan anak RSUD Tani dan Nelayan Boalemo. Jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian dengan metode Pra-Eksperimental. Populasi anak usia pra sekolah yang di rawat di ruang perawatan anak RSUD Tani dan nelayan Boalemo 48 orang anak. Sampel berjumlah 16 orang dengan cara Non Probability Sampling dengan jenis Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Zung-Self Rating Anxiety Scale (ZSAS) dan SOP terapi bermain mewarnai. Uji statistik menggunakan paired t-test. Hasil yang diperoleh rata-rata tingkat kecemasan sebelum 6.13 dan sesudah 3.25, serta nilai signifikan yaitu 0.000 (<α0.05). Disimpulkan, adanya pengaruh terapi bermain mewarnai terhadap tingkat kecemasan efek hospitalisasi pada usia pra sekolah di ruang perawatan anak RSUD Tani dan Nelayan Boalemo.

Haslinda Damansyah; Harismayanti Harismayanti; Delanti Mahmud

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Infeksi nosokomial atau Healthcare-Associated Infections (HAIs) adalah infeksi yang terjadi di rumah sakit dan menyerang pasien yang sedang dalam proses perawatan. Diperkirakan sekitar 1,7  juta pasien yang terkena infeksi nosokomial setiap tahun. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial adalah dengan menjalankan kewaspadaan universal dengan melakukan hand hygiene Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan standar operasional prosedur mencuci tangan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Toto Kabila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan crossectional studi. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di Instalasi Gawat Darurat yang ditentukan dengan teknik total sampling yaitu 32 perawat pelaksana. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perawat yang memiliki tingkat pengetahuan kurang sejumlah 14 responden (43,2%) dan dengan tingkat pengetahuan baik dan patuh dalam melaksanakan cuci tangan sesuai SOP berjumlah 18 responden (56,2%) dan untuk responden yang tidak melaksanakan cuci tangan sesuai SOP Berjumlah 11 responden (43,4%)  Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil studi penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan standar operasional prosedur mencuci tangan menggunakan air mengalir di Instalasi Gawat Darurat RSUD Toto Kabila dengan nilai p value sebesar 0,000 (< α 0,05).    

Gledis Riskilawati Laboro; Andi Akifa Sudirman; Andi Nur Aina Sudirman

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penggunaan bahan alami sebagai terapi alternatif sangat membantu untuk menekan biaya terapi dan perawatan bagi klien diabetes mellitus. Salah satu jenis terapi yang paling baik dan mudah didapat untuk penderita diabetes mellitus adalah susu kedelai. Tujuan penelitian ini untuk pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kadar gula pada penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy experimen. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Analisis data menggunakan uji paired sample t test. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil uji analisis didapatkan nilai p-value = 0,000 < dari nilai α 0,05, artinya Ha diterima dan H0  ditolak, maka ada pengaruh pemberian susu kedelai terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Kesimpulannya, susu kedelai mengandung protein, isoflavin dan serat yang tinggi yang bermanfaat terhadap penurunan kadar glukosa darah. Saran diharapkan dapat meningkatkan asuhan keperawatan untuk masyarakat berupa terapi nonfarmakologi yang baik dikonsumsi untuk penderita diabetes mellitus.    

Mutia Putri Kalu; Rosmin Ilham; Andi Nur Aina Sudirman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kasus hipertensi paling banyak terjadi pada usia lansia karena proses penuaan yang mengakibatkan perubahan terhadap sistem kardiovaskuler sehingga terjadi penurunan kemampuan lansia dalam memenuhi aktivitasnya dan perawatannya secara mandiri sehingga diperlukan tugas keluarga sebagai sumber perawatan lansia. Tugas keluarga merawat lansia di bidang kesehatan terdiri atas lima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study, populasi lansia sebanyak 74 lansia, jumlah sampel 43 orang menggunakan teknik sampling secara purposive sampling dan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh responden yang tugas perawatannya kurang mayoritas mengalami hipertensi sebanyak 14 responden (32,6%), tetapi ada 1 responden (2,3%) yang tidak mengalami hipertensi dan responden yang tugas perawatannya baik mayoritas tidak mengalami hipertensi sebanyak 26 responden (60,5%), namun ada 2 responden (4,7%) yang mengalami hipertensi. Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-value 0,000 α <0.05). Kesimpulan ada hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga.

Ridha Wahyutomo; Prasasto Satwiko

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Meningkatkan angka kejadian COVID-19 telah memberikan arahan bagi rumah sakit untuk mengadakan ruang rawat inap isolasi. Perhatian pada ruang isolasi di rumah sakit, terutama terkait desain dan juga fungsi mental healing bagi pasien. Di sisi lain masih ada hal yang belum banyak digali terkait pengamatan fungsi jiwa mood dan afek melalui pendekatan non psikiatri atau pendekatan fisiologi. Emotiv dipergunakan sebagai alat pengamatan fisiologi otak berbasis, sistem EEG (Electroencephalography). Emotiv menerapkan metode perekaman, aktifitas gelombang kelistrikan otak tanpa invasi jaringan, yaitu pemasangan elektroda pada permukaan kulit kepala. Gelombang kelistrikan ini muncul seiring aktivitas sel-sel otak. Secara keseluruhan, tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan penjelasan teoritis mengenai perangkat emotive untuk konteks penelitian dan eksperimen terkait mood dan afek pasien saat mendapatkan perawatan inap di ruang isolasi COVID-19. Penulisan ini merupakan review literatur dengan menggunakan beberapa sumber Pustaka serta hasil penelitian terkait alat EEG, alat emotiv, dan fungsi jiwa mood dan afek. Semua sumber literatur akan disimpulkan dan disusun secara teoritis. Hasil yang akan diharapkan adalah penjelasan secara teoritis yang berurutan dan jelas terkait pemanfaatan emotiv pada pengamatan mood afek terhadap desain interior ruang isolasi.

syurrahmi, syurrahmi; Rahmanti, Ainnur; Azizah, Miya Nur

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Nyeri merupakan pengalaman pribadi yang diekspresikan secara berbeda. Tindakan medis yang sering menimbulkan nyeri adalah pembedahan. Pasien pasca operasi memerlukan perawatan yang maksimal untuk mempercepat pengembalian fungsi tubuh, dengan pemberian intervensi mobilisasi dini. Latihan mobilisasi dini ini dilakukan mulai 8 jam – 24 jam pasca oprasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pemberian latihan mobilisasi dini untuk penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pendekatan pada satu kasus. Pengukuran skala nyeri post operasi ini menggunakan skala Numeric Rating Scale. Metode pegumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan lembar observasi dan sop mobilisasi dini dengan kriteria inklusi pasien 8 jam post operasi. Jumlah sampel yang digunakan adalah 2 orang, Tingkat nyeri numeric rating scale 7-9 (nyeri berat), Berdasarkan analisa data didapatkan hasil bahwa tingkat nyeri responden I dari skala 7 (nyeri berat) menurun menjadi skala 4 (nyeri ringan), responden II dari skala 7 (nyeri berat) menurun menjadi 5 (nyeri sedang). Hasil diatas menunjukan bahwa kedua subjek penelitian mengalami penurunan skala nyeri yang signifikan dari skala berat menjadi skala sedang. Penerapan mobilisasi dini terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca operasi direkomendasika sebagai penerapan terapi yang efektif dalam menurunkan skala nyeri.

Ulvi Chamidah; Kristina Maharani; Siti Juwariyah

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The mortality causes of babies in Demak regency, in 2020, were low weight birth (43.87%), Asphyxia (16.9%), Tetanus Neonatorum (1%), and Sepsis (5.3%), and inherited abnormality (30.6%). The umbilical cord is a unique tissue and could be the infection source for newly born babies. Umbilical care becomes a behavioral realization that must be improved with excellent knowledge of taking care of the cord. This excellent behavior to take care of the cord could improve the behavior of taking care of the umbilical cord. Thus, the cord will be easily detached. Lack of adequate knowledge about umbilical cord will lead to incorrect administration of using traditional medicine which highly leads to neonates infection. This research determined the correlation between the mother's knowledge about the opened umbilical cord care and the detachment period of the umbilical cord. This analytic correlation research used a cross-sectional design. The sample consisted of all mothers, 64 mothers, with an estimated period of birth from June to July 2022 in the working area of Sayung 1 Health Care, Demak Regency.  The researchers analyzed the data with univariate and bivariate analyses. The results showed the correlation between the mother's knowledge and the opened umbilical cord during the detachment period. The obtained p-value was 0.000, lower than 0.05.   Keywords: Mother knowledge, Opened umbilical cord care, Umbilical cord detachment

Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Ahmad Rizal; Lannasari, Lannasari

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Identifikasi yang salah menyebabkan pasien menerima prosedur tindakan medis yang tidak benar. Kesalahan yang mengakibatkan pasien cedera dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penerapan identifikasi dalam melakasakan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan merupakan study kasus. Peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu ruangan perawatan rumah sakit di Bogor. Instrumen penelitian menggunakan lembar cecklist yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur identifikasi pasien di rumah sakit tersebut. Peneliti melakukan pengamatan kepada 5 orang perawat setiap hari dalam jangka waktu 5 hari berturut-turut. Hasil observasi didapatkan masih ada perawat yang belum patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Operasional Prosedur Identifikasi Pasien. Hasil wawancara didapatkan bahwa; “…SPO tersebut sudah disosialisasikan oleh kepala ruangan, perawat sudah memahaminya. Tetapi saat akan melakukan tindakan kepada pasien langkah-langkah identifikasi tidak dilakukan…” Kesimpulan hasil penelitian yaitu Identifikasi Pasien yang dilakukan oleh perawat belum optimal.

Margiyati Margiyati; Setiawan, Agus

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

ABSTRAK Hipertensi adalah suatu kondisi medis yang kronis di mana nilai sistolik >140 mmHg dan nilai sistolik >90 mmHg.  Peraan perawat untuk mengatasi hipertensi dengan memberikan perawatan farmakologi dan non farmakologi. Salah satu dari terapi non farmakologi  untuk menurunkan  tekanan darah tinggi pada lansia dengan hipertensi adalah terapi relaksasi otot progresif. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan penerapan terapi relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kasus. Subyek yang digunakan dua responden dengan kriteria lansia berusia 60-75 tahun, hipertensi grade I antara 140/90 mmHg sampai 159/99 mmHg, lansia tidak menjalani perawatan tirah baring, lansia yang bersedia menjadi responden dalam penelitian. Analisa studi kasus dilakukan secara deskriptif dengan metode studi kasus. Hasil studi kasus menunjukkan perubahan penurunan yang signifikan dari terapi relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi, dibuktikan pada penurunan sistole dan diastole pada kedua subjek. Subjek I selama 6 hari  terjadi penurunan pada sistole sebanyak 7 mmHg dan diastole sebanyak 26 mmHg. Pada subjek II terjadi penurunan sistole sebanyak 10 mmHg dan diastole sebanyak 9 mmHg. Kesimpulan bahwa terjadi penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi pada kedua subjek studi kasus yang cukup signifikan dalam menggambarkan penerapan terapi relaksasi otot progresif pada lansia yang mengalami hipertensi dan terapi relaksasi otot progresif direkomendasikan untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Tingkat kemandirian pada kedua subjek mengalamai peningkatan yaitu dari tingkat kemandirian I menjadi tingkat kemandirian II karena lansia dapat memahami hipertensi pada lansia, memberikan dukungan saat terapi dan bersedia melanjutkan terapi relaksasi otot progresif secara mandiri.

Fitriyah, Elly; Eppy Setiyowati; Caesario Dimas Aditya; Aprilia Nurika Putri; Lailil Ika Feby +2 more

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes mellitus (DM) ialah kadar gula darah mencapai angka yang melebihi batas normal. Resiliensi dapat diartikan sebagai proses keberhasilan agar penderita DM dapat beradaptasi dengan stress dan penyakitnya, sehingga perawat diri dalam penyakit tersebut menjadi baik. Tujuan penelitian ini melihat bagaimana korelasi resiliensi terhadap self-care pada lansia dengan DM. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan observasi analitik terhadap 33 lansia, pengambilan sampel menggunakan total sampling, intrumen pada 2 variabel menggunakan kuesioner yang memiliki kriteria yang berbeda dalam menentukan tingkatan skor untuk menghitung besar penilaian responden terkait variabel tersebut. Data yang terkumpul dianalisis dengan spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan tingkat resiliensi sedang sebesar 57,6%, sedangkan tingkat self-care buruk sebesar 63,6% terkait corelation ditemukan adanya hubungan antara resiliensi dengan self-care menggunakan besaran p value : 0.016(p < 0,05). Hasil penelitian yaitu  adanya tingkat ketahanan pada orang lanjut usia terkait dengan kualitas perawatan yang mereka berikan untuk diri mereka sendiri; Dengan kata lain, kurang ketahanan dikaitkan dengan perawatan diri yang lebih baik.

Fauziyyah, Idda; Eppy Setiyowati; Erna Ni’matus Sa’diyyah; Novianti Fatimatus Zahro; Mutmainnah Mutmainnah +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Diabetes mellitus adalah kesehatan global, insiden, morbiditas, serta mortalitasnya lebih besar diantara lansia daripada yang lebih muda. Karena diabetes ialah penyakit kronis yang membutuhkan pergantian gaya hidup serta kepatuhan diet yang signifikan, dukungan sosial ialah faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan penderita dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis dukungan sosial dan kualitas hidup lansia penderita DM di daerah kerja Karangrejo Sawah Kelurahan Wonokromo Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan crosss-ectional. Pengambilan sampel sebanyak 32 lansia, menggunakan kuesioner Multidimensional Scale Of Perceived Social Supportdan Diabetes Quality of Life . Data yang terkumpul disebarluaskan oleh SPSS dan dianalisis pearson chi-square untuk membangun adanya hubungan dukungan sosial dan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan jika tingkat dukungan sosial tinggi sebesar 59,4%, sedangkan tingkat kualitas  hidup sedang sebesar 59,4%, terkait correlation ditemukan adanya hubungan antara dukungan sosial dan kualitas hidup dengan p value 0,06 (<0,05). Hasil penelitian yaitu terlihat bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial dan kualitas hidup pada lanjut usia diabetes mellitus.

Riatul Arini; Eppy Sulistyowati; Nur Alfi Syahrin Al Imron; Silvi Ayu Apriliana; Febrianti Nova Marshanda +3 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendahuluan. Personal Hygiene merupakan perawatan diri yang berpengaruh pada kesehatan manusia sebagai aktivitas di kehidupan sehari-hari. Salah satu yang termasuk ke dalam personal hygiene adalah perawatan kuku, kuku     termasuk bagian tubuh yang bisa menjadi tempat penyebaran bakteri dari luar ke dalam tubuh. Tujuan: menganalisis kesehatan kuku pada remaja. Metode: metode kuantitatif.dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Jumlah sampel dalam.penelitian ini sebanyak 30 orang yang  terdiri dari kelompok remaja akhir dari usia 17-25 tahun. Hasil: hasil analisis dari 30 responden diperoleh 21 (80,76%) dan 5 (19,23%)  untuk perawatan kuku dan 4 responden dengan hasil 2 (50%) kesehatan kuku baik 2 (50%) kesehatan kuku buruk dengan hasil p-Value = 0,176. Kesimpulan: hasil uji statistic Chi-square didapatkan hasil p-Value = 0,176 atau (p > 0,05) yang artinya H1 ditolak H0 di terima dimana tidak ada hubungan yang signifikan antara kesehatan kuku dengan perawatan kuku pada remaja.