Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 41-60 of 77

Analytics

Suriani, Suriani; Alhuda, Alhuda; Roslaini, Roslaini

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang Peran perawat sangat signifikan dalam pencegahan penyakit ulkus diabetikum, melalui edukasi tentang bagaimana melakukan pemeriksaan kaki dan kegiatan perlindungan kaki, memberikan pelayanan kesehatan dan skrining pasien dengan risiko tinggi. Tindakan pencegahan ulkus diabetikum dapat diberikan kepada pasien DM melalui konseling kedepannya dari penatalaksanaan awal DM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan luka kaki pada penderita diabetes militus. Metode Pelaksanaan dengan cara melakukan penyuluhan tentang pencegahan luka kaki diabetikum pada penderita diabetes mellitus. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7 Maret 2023di desa Meunasah Panton adapun peserta yang hadir adalah masyarakat yang memiliki penyakit diabetes mellitus berjumlah 37 orang. Kegiatan dilakukan dengan tahapan (1)  melakukan pendataan peserta (2) menjelaskan kepada peserta tentang pentingnya mencegah luka kaki yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes militus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan didapatkan nilai rata-rata Pre tes peserta pengabdian masyarakat ? 40 dengan kategori kurang. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan/penyuluhan kepada peserta didapatkan nilai Post tes peserta rata-rata ? 75 dengan kategori baik. Diharapkan kepada peserta setelah penyuluhan ini dilaksanakan masyarakat mampu menerapkan pengetahuan tentang pencegahan luka kaki diabetikum.

Ragil Adi Wicaksono; Wuriningsih

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Museum Misi OSF (Ordo St. Fransiskus) bertindak sebagai sebuah fasilitas pendidikan yang bertujuan untuk membina calon guru agama Katolik dalam aspek karakter dan spiritualitas. Museum ini didedikasikan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang ajaran dan nilai-nilai Katolik kepada calon guru, agar mereka dapat menjadi pengajar yang berkualitas dan mampu membimbing siswa dalam pengembangan karakter dan kehidupan rohani.   Museum Misi OSF menyediakan berbagai sumber daya yang beragam, termasuk seni religius, artefak bersejarah, literatur teologis, dan materi pembelajaran yang relevan. Para calon guru dapat menjelajahi koleksi ini melalui tur interaktif, pameran, dan kegiatan pembelajaran lainnya. Museum ini juga menyelenggarakan program pendidikan khusus yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang ajaran Katolik, sejarah Gereja, dan praktik spiritual.  Melalui pengalaman  Museum Misi OSF, calon guru iman Katolik dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang hidup dalam ajaran Katolik dengan karakter dan spiritualitas. Mereka  belajar tentang nilai-nilai seperti cinta, kerendahan hati, pengampunan, dan pelayanan kepada orang lain yang menjadi dasar kehidupan yang layak untuk beriman.   Selain itu, Museum Misi OSF juga menawarkan ruang bagi calon guru untuk berefleksi dan berefleksi. Mereka dapat menggunakan fasilitas  museum ini untuk beribadah, bermeditasi atau melakukan praktik spiritual lainnya yang membantu pertumbuhan pribadi dan spiritual mereka. Ini memungkinkan mereka untuk menjadi panutan bagi siswa mereka dan membimbing mereka dalam kehidupan spiritual mereka. Dengan demikian, Museum Misi OSF menjadi sarana penting dalam penyiapan para guru agama Katolik masa depan yang menambah pengetahuan, pemahaman dan pengalaman ajaran Katolik, hidup berkarakter dan mengembangkan spiritualitas. Melalui pemanfaatan sumber daya yang beragam dan program pendidikan yang terstruktur, museum ini berperan dalam mendidik generasi guru  Katolik yang kompeten, jujur, dan mampu menginspirasi serta membimbing siswa untuk hidup beriman dan bertujuan.

Ester Silitonga; Desmawati Gulo; Siska Simanungkalit; Emmi Silvia Herlina

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Education is a human right that everyone must have, without exception for children with special needs, especially children with autism. Usually the education that autistic children get is only in special schools (SLB), and the costs incurred for this education are not small but are much more expensive than the regular school system. The effect is that many autistic children cannot experience the world of education because of their parents' economic factors. This research summarizes several problems, namely "How is the implementation of educational services for children with autism at SLB C Santa Lucia Pematang Siantar? The research methodology used is a qualitative approach and then outlined in the descriptive method. Data collection was carried out by observation and direct interviews regarding the service activities carried out by SLB C Santa Lucia Pematang Siantar. Sources of information in this study amounted to 3 people, consisting of 3 men.

Amalia Br Pakpahan; Wisnu Rayhan Adhitya

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Education plays an important role in all aspects of human life. Education is the most effective tool to improve the quality of individuals to be more productive. Competition between formal educational institutions, especially at the Vocational High School (SMK) level, so that schools compete to improve the quality and quality of education to attract attention and seize market share and offer the services provided. Therefore, schools must design strong marketing strategies in order to make students interested and satisfied with the services provided. Several aspects that affect student satisfaction such as education costs, location and quality of service. This study aims to determine and analyze which factors are the most dominant influencing student satisfaction among education costs, location and service quality. The population in this study were 855 students at SMK PAB 2 Helvetia. With the Slovin formula, the number of samples obtained is 86 students of SMK PAB 2 Helvetia. Data were taken by distributing questionnaires to students which were then measured using a Likert scale. The data analysis technique used Multiple Linear Regression. This study uses SPSS 20 as data processing. The results showed that simultaneously the cost of education, location and service quality had a significant positive effect on student satisfaction. While partially the cost of education, location and service quality have a significant positive effect on student satisfaction.    

Andhika Nanda Perdhana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Peran pendidikan dalam mengembangkan potensi manusia yang beriman, sesuai dengan UU SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003. Menurut undang-undang tersebut, pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan kemampuan, membentuk watak, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan juga bertujuan agar peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi individu, termasuk bagi peserta didik Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Namun, dalam beberapa kasus, mereka tidak mendapatkan akses yang memadai terhadap mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Namun, dengan dikeluarkannya Permendikbud Nomor 27 Tahun 2016 tentang Layanan Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada Satuan Pendidikan, penghayat kepercayaan kini mendapatkan legalitas pendidikan dan dapat mengikuti mata pelajaran tersebut. Hal ini merupakan langkah strategis dalam memberikan ruang kaderisasi dan mengembalikan eksistensi penghayat kepercayaan, sehingga mereka dapat memiliki pelayanan pendidikan yang setara dengan penganut agama lainnya.

Restu Gulo; Mei Mesrawati Zega

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Melakukan kekerasan terhadap murid, suka membeda-bedakan status suku dan ras serta melayani dengan motivasi yang salah dengan berfokus pada kepentingan diri sendiri merupakan pelayanan yang dilakukan tanpa kasih. Tujuan dari artikel ini adalah membahas wujud kasih Yesus yang dapat diteladani oleh guru pendidikan agama kristen yang kurang merealisasikan kasih terseut dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik. Penelitian ini menggunakan metode kaulitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian wujud kasih Yesus yang perlu diteladani oleh guru agama kristen adalah sebagai berikut: Tidak pilih kasih terhadap murid, peduli dengan murid, kesabaran, suka mengampuni, rela berkorban dan teladan dalam pengajarannya.

Burhan Sesa; Kodrat R

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

           Salah satu strategi percepatan dan pemerataan  pembangunan sebagaimana yang tertuang dalam Nawacita ketiga, ditekankan  membangun Indonesia yang dimulai dari Pingggiran Desa untuk  memperkuat daerah 3 T (Terluar, Tertinggal dan Terdepan) dalam memperkuat bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembangunan infrastruktur desa merupakan aktivitas kegiatan pembangunan yang dilaksanakan ditingkat desa, yang meliputi beberapa aspek yang menunjang percepatan proses kehidupan masyarakat harmonis yang dilaksanakan secara terpadu dengan mengembangkan swadaya gotong royong masyarakat. Pembiayaan Alokasi Dana Desa, melaui pendekatan kearifan local, dalam mendukung percepatan seperti pembangunan jalan tani, embung desa, irigasi desa, sanitasi, jalan desa  dll. Ketersediaan dan akses pemanfaatan terhadap sarana prasarana Infrastruktur perdesaan yang masih sangat terbatas dan ditambah masih rendahnya kualitas tingkat pelayanan yang dapat dinikmati seperti jalan, irigasi, listrik, air minum, telematika, fasilitas pendidikan, kesehatan, Desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  diberikan kewenangan dan sumber dana yang memadai agar dapat mengelola potensi yang dimilikinya guna meningkatkan pendapatan  dan kesejahtaraan masyarakat.                         Pembangunan Infrastuktur khususnya jalan, jembatan, merupakan wadah transformasi  layanan public untuk mengakselerasi dan  memudahkan kelancaran arus barang dan jasa, membuka lapangan usaha dan lapangan kerja  seta membuka kesempatan /peluang masyarakat yang berdomisili dilembah pegunungan nan jauh dari akses jalan .untuk mengangkut dan memasarkan hasil produksi pertanian, perkebunan, hanya  menggunakan transportasi seadanya, seperti sepeda, dan  motor (ojek) untuk angkutan pedesaan berupa pete pete /roda empat belum seluruhnya tersedia/ terjangkau, sarana jalan dapat dilalui karena kondisi berlubang dan berlumpur.                Pembangunan Infrastruktur merupakan katalisator dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pengelolaan sumberdaya sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang dibutuhkan untuk dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan dasar manusia baik itu kebutuhan sosial maupun kebutuhan ekonomi.

Moh Rosyid

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel in membahas tentang respon Komunitas Samin di Kudus terhadap peraturan wajib belajar dalam dua bentuk, sekolah formal, ada pula yang belum sekolah formal. Bagi yang sekolah formal belum mendapat pendidikan agamanya, Adam. Kata agama Adam oleh negara dikategorikan aliran kepercayaan. Data riset tahun 2022 ini diperoleh penulis dengan wawancara, observasi, telaah Pustaka dan dianalisa dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil riset, Pemerintah perlu menelaah secara mendalam amanat UUD 1945, UU Nomor 20/2003, dan prinsip HAM dalam realisasi pelaksanaannya. UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 12 ayat (1) huruf (a) tiap anak didik pada satuan pendidikan berhak mendapat pendidikan agama sesuai agama yang dianut dan diajarkan oleh guru seagama, (b) mendapat pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. Di sisi lain, pemerintah perlu ‘membuka lebar’ daya dengarnya bahwa warga Samin merespon wajib belajar dalam dua bentuk: tidak sekolah formal dan sekolah tetapi belum mendapat pendidikan agama lokalnya (Adam). Hal ini memerlukan kebijakan afirmatif dari pemerintah dengan mengedepankan kearifan lokalnya dengan pendekatan persuasif agar menaati perundangan. Selain itu melibatkan MLKI sebagai lembaga yang menaungi warga penghayat.

Serliana Sasmita; Yeremia Hia

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pembelajaran formal, non formal dan/atau informal. Pendidikan anak usia dini melalui pendidikan formal berlangsung di TK (Taman Kanak-kanak), rauadutul atfali dan bentuk lain yang sejenis. Sementara itu, Paud berlangsung melalui bentuk pendidikan informal yang disebut KB (kelompok bermain), (TPA) (Taman kanak-kanak dan bentuk lain yang serupa.[1] Dan PAUD Setia Baneara mencoba melakukannya melalui kedua jalur, yaitu formal dan informal, dalam arti tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan tetapi juga mencakup permainan agar anak tidak bosan. Disini dibutuhkan peran seorang guru yang tidak hanya fokus pada dunia pendidikan anak, tetapi juga fokus pada karakteristik anak, seperti anak tidak hanya memiliki kepandaian yang besar, namun juga memiliki akhlak baik.   [1] Pengalaman Penulis,Masa Pelayanan Satu Tahun,(2022-2023).

Astin Maadi; Harismayanti; Ani Retni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pemeriksaan ANC merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu   dan   janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) 10T. Desain penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang di peroleh adalah mayoritas karakteristik responden berdasarkan usia yaitu 17-25 Tahun, mayoritas karakteristik responden berdasarkan pendidikan yaitu SMP, mayaoritas pekerjaan tertinggi yaitu IRT, mayoritas karakteristik Usia Kehamilan tertinggi yaitu Trimester II, mayoritas karakteristik Kepatuhan ibu hamil berdasarkan kunjungan ANC tertinggi dan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Asparaga Kabupaten Gorontalo di dapatkan hasil 24 ibu hamil patuh kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan tidak berkualitas (10T) dan di dapatkan hasil 21 ibu hamil dengan tidak patuh kunjungan Antenatal Care (ANC). Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Antenatal Care (ANC) dan mampu memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC) berkualitas. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya yang akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya dalam pemilihan variabel penelitian yaitu pekerjaan dan dukungan suami.

Astin Maadi; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pemeriksaan ANC merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu   dan   janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) 10T. Desain penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang di peroleh adalah mayoritas karakteristik responden berdasarkan usia yaitu 17-25 Tahun, mayoritas karakteristik responden berdasarkan pendidikan yaitu SMP, mayaoritas pekerjaan tertinggi yaitu IRT, mayoritas karakteristik Usia Kehamilan tertinggi yaitu Trimester II, mayoritas karakteristik Kepatuhan ibu hamil berdasarkan kunjungan ANC tertinggi dan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Asparaga Kabupaten Gorontalo di dapatkan hasil 24 ibu hamil patuh kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan tidak berkualitas (10T) dan di dapatkan hasil 21 ibu hamil dengan tidak patuh kunjungan Antenatal Care (ANC). Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Antenatal Care (ANC) dan mampu memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC) berkualitas. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya yang akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya dalam pemilihan variabel penelitian yaitu pekerjaan dan dukungan suami.    

Irfan, Aprian; Qosim, Achmad; Sudarsono, Sudarsono

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Lembaga pendidikan adalah suatu organisasi produksi yang menghasilkan jasa layanan pendidikan yang dibeli oleh para pelanggan pendidikan. Masalah yang dihadapi di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yakni pelaksanaan profesionalisme tenaga tata usaha yang belum dilaksanakan dengan baik. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yang memiliki pandangan terhadap pelayanan prima yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Profesionalisme Tenaga Tata Usaha di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan Cara meningkatkan pelayanan prima di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Profesionalisme Tenaga Tata Usaha dilaksanakan dengan cara merekrut tenaga yang memiliki keahlian dan kompetensi dalam hal IT atau teknologi. Dalam peningkatan pelayanan prima dibutuhkan faktor yang berpengaruh didalamnya yaitu faktor individu, faktor pekerjaan, dan faktor organisasi.

Afrine, Afrine; Qosim, Achmad; Libriyanti, Yuyun

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan kebutuhan yang diperlukan suatu organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi kerja khususnya dalam era perkembangan teknologi modern saat ini. Pengelolaan SIM yang tepat merupakan salah satu hal penting dalam mempertahankan bahkan mengembangkan sebuah lembaga pendidikan. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Insan Mulia Badung Bali yang memiliki siswa yang prestasi belajarnya cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan informasi di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan implementasi dalam pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi SIM dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali telah terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: 1) Pelaksanaan SIM di MI Insan Mulia telah berjalan sesuai dengan pedoman yang ada, 2) Pelayanan pendidikan di MI Inan Mulia mempunya dua bentuk pelayanan yaitu pelayanan pokok (layanan kurikulum, layanan kesiswaan, layanan humas, layanan sarana prasarana) dan pelayanan bantu (layanan perpustakaan, layanan informasi, layanan Kesehatan dan keamanan), 3) Impelentasi SIM di MI Insan Mulia sudah berjalan dengan baik dan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh kementrian agama, sehingga dapat meningkatkan pelayanan pendidikan.

Wahyu Sabri; Afni Yeni; Seflidiana Roza

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan, Struktur Organisasi, Kedisiplinan, Motivasi terhadap Kualitas Pelayanan (Studi kasus Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok ). Sampel pada penelitian ini sebanyak 70 responden. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh Y= 0,404 + 0,197X1 + (-0,252X2) + 0,201X3 + 0,315X4 + e dan  uji t 2,473, [-2,505] ,3,487 dan 4,666 yang artinya bahwa variabel Kepemimpinan berpengaruh terhadap Kualitas Pelayanan, Struktur Organisasi berpengaruh negatif terhadap Kualitas Pelayanan, Kedisplinan berpengaruh terhadap Kualitas Pelayanan dan Motvias berpengaruh terhadap Kualitas Pelayanan. Dilihat dari nilai R Square 0,570 yang artinya Kepemimpinan, Struktur Organisasi, Kedisiplinan dan Motivasi berpengaruh sebesar 57% terhadap Kualitas Pelayanan Pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga 43% dipengaruhi oleh faktor variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari analisis uji f nilai fhitung adalah 21,542 > 2,51 yang artinya bahwa Kepemimpinan, Struktur Organisasi, Kedisiplinan dan Motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kualitas Pelayanan.        

Yohana Octaviana Oncu Lid Pagan; Wilhelmina Mitan; Yoseph Darius Purnama Rangga

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi peningkatan kinerja karyawan pada KSP Kopdit Sube Huter. Strategi peningkatan kinerja karyawan adalah cara atau metode yang digunakan koperasi untuk memaksimalkan tingkat keberhasilan karyawan dalam melaksanakan tugas serta kemampuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja karyawan dinyatakan baik dan sukses jika tujuan yang diinginkan koperasi dapat tercapai dengan baik. Metode analisis yang digunakan dalam penulisan ini adalah analisis deskriptif kualitatif yang berusaha menjelaskan sedetail mungkin objek serta masalah berdasarkan hasil pengamatan penulis, hasil wawancara, dan dokumentasi yang penulis peroleh berupa Laporan  RAT (Rapat Anggota Tahunan) KSP. Kopdit Sube Huter dan Buku Peraturan Perusahaan KSP. Kopdit Sube Huter Tahun 2020 – 2022. Adapun dari hasil kajian ini menunjukan bahwa KSP. Kopdit Sube Huter telah menerapkan empat (4) strategi dalam meningkatkan kinerja karyawannya yaitu; Pendidikan dan Pelatihan, Perekrutan karyawan melalui tahapan seleksi, Penegakan Aturan dan Kebijakan bagi Karyawan, dan Penilaian Kinerja Karyawan.

Dona Despika Susanti; Fadhilla Yusri

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Salah satu cara menanggulangi masalah keterlantaran anak adalah melalui sistem dalam panti. Penanganan anak terlantar melalui panti merupakan alternatif terakhir apabila penanganan anak terlantar melalui panti  memang lebih praktis dan mudah sekaligus dapat menampung anak dalam jumlah yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas anak asuh panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh, untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan oleh pihak panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh, dan untuk mengetahui usaha-usaha yang dilakukan oleh pihak panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan meliputi empat tahap , yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada peranan panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak secara formal yaitu memberikan pelayanan pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi selama sekolah tersebut berada dibawah naungan Muhammadiyah. Dapat disimpulkan mengenai Peranan Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak, pada umumnya pengurus panti melakukan sesuai dengan hak yang didapatkan anak dalam keluarganya sendiri.    

Eka Afriani; Afrinaldi Afrinaldi

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Panti asuhan merupakan suatu lembaga yang dikenal oleh masyarakat untuk membentuk perkembangan anak-anak yang tidak memiliki keluarga ataupun yang tidak tinggal bersama keluarga dan memberikan pelayanan kesejahteraan social pada anak yatim-piatu dengan melaksanakan penyantunan dan pengetasan ketelantaran anak, memberikan pelayanan pengganti orang tua/ wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan social kepada anak asuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pengasuh dalam membina perilaku sosialanak pada panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan analisis data kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengurus panti yang telah dianggap sebagai suatu keluarga bagi setiap anak panti dimana pengurus panti mempunyai fungsi sebagai tempat pemenuhan kasih sayang, fisik, pendidikan, dan memberikan pandangan hidup bagi anak serta tempat penanaman nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat.  

Profiliana, Herra; Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin diminati oleh banyak individu karena beberapa faktor menarik. Salah satunya adalah stabilitas pendapatan yang menawarkan keamanan finansial bagi PNS dan keluarganya. PNS juga menawarkan jaminan pensiun yang menarik, memungkinkan mereka pensiun dengan martabat dan keuangan yang terjamin. Namun, daya tarik utama PNS juga mencakup tanggung jawab mereka sebagai abdi masyarakat. Mereka harus memberikan pelayanan yang adil kepada warga masyarakat dengan efektif, efisien, produktif, dan profesional sesuai dengan peran mereka. Untuk mencapai tujuan ini, organisasi PNS memerlukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Di Kabupaten Grobogan, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) memiliki peran penting dalam menjalankan evaluasi kinerja PNS secara rutin setiap tahun. Evaluasi ini melibatkan berbagai aspek, termasuk Surat Keputusan Penilaian (SKP), tingkat pendidikan, kompetensi, dan disiplin pegawai. Hasil evaluasi mengklasifikasikan PNS menjadi tiga klaster: berkualitas baik (24%), cukup (30%), dan perlu perbaikan (16%). Pendekatan evaluasi komprehensif ini membantu BKPPD memastikan PNS di Kabupaten Grobogan tetap menjaga dan meningkatkan tingkat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

M. Reza Ramadhon; Didik Aribowo

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Perkembangan teknologi dan sistem informasi yang sudah marak dilakukan oleh berbagai instansi baik itu di industry, perekonomian, serta pendidikan. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki juga akan semakin dituntut untuk mengalami kemajuan dan peningkatan. Sistem Informasi sekolah merupakan sebuah sarana ataupun  alat yang bisa digunakan oleh sekolah sebagai bentuk peningkatan dalam pelayanan dan kualitas sekolah. Melalui sistem ini, pihak sekolah dapat berinteraksi dengan banyak pihak yang terkait. Sistem adalah suatu rangkaian yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berhubungan dan saling berinteraksi satu sama lain. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei, yaitu data yang didapat yaitu dari hasil pengerjaan proyek pengelolaan website di tiga sekolah yang bekerja sama dengan CV. Akasyah Syahdan Makmur. Wordpress sebagai Content Management Sistem (CMS) untuk sistem informasi sekolah saat ini karena pengelolaannya yang cukup sederhana dan mudah, namun memiliki fitur-fitur yang sangat luas penggunaannya. Sistem informasi merupakan suatu hal yang saat ini sangat perlu untuk disebarluaskan ilmu pengetahuannya. Perkembangan teknologi di dunia pendidikan menghadirkan sebuah upaya peningkatan kualitas ilmu pengetahuan dalam dunia teknologi dengan dibuatnya website-website khusus sekolah.

Nurul Amaliah Afrida; Luqman Hakim Habibulloh

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Konsep negara kesejahteraan adalah suatu konsep dimana negara berperan penuh dalam proses menuju kemakmuran, kesejahteraan, dan kemaslahatan bagi setiap warga negara dengan mengutamakan upaya-upaya yang mendukung terselenggaranya jaminan pemenuhan hak-hak serta pendukung bagi pelaksanaan kewajiban bagi setiap orang dalam suatu negara berdasarkan aturan. -peraturan yang telah disetujui dan diresmikan oleh Pemerintah. Negara yang menganut konsep kesejahteraan mendambakan kehidupan yang sejahtera dengan menggunakan tanggung jawab penuh untuk memenuhi, melindungi dan mengutamakan kepentingan warganya dengan memberikan hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan. Tindakan tersebut dapat dilaksanakan dengan memberikan berbagai pelayanan publik, pendampingan, pencegahan dan perlindungan terhadap pelanggaran sosial yang sering terjadi di lingkungan negara. Untuk mewujudkan negara yang berbasis Welfare State dengan menata kembali pola kehidupan masyarakat, diperlukan beberapa syarat, yaitu: (1). Warga negara; (2). Demokrasi penuh; (3). sistem hubungan industrial dengan aliran modern; (4). Perluasan hak atas Pendidikan. Oleh karena itu, pemenuhan keempat syarat tersebut harus selalu ditinjau ulang agar implementasi kebijakan pemerintah di berbagai bidang dapat berjalan secara melembaga. Sebagai negara yang menganut Konsep Welfare State, Indonesia tentunya menggunakan kekuasaan negara untuk menerapkan berbagai aturan yang dibuat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mendorong peran pemerintah dan lembaga negara untuk menjaga dan menjamin hak-hak masyarakat secara lebih menyeluruh sehingga tercipta pemberdayaan manusia untuk mendukung konsep Welfare State.