Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 1,760 citations tracked

Showing 561-580 of 595

Analytics

Muhdhori Ahmad

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pajak merupakan suatu hal yang sudah lumrah dan banyak diberlakukan pada berbagai daerah di dunia. Pajak pada awalnya dimaksudkan sebagai sarana distribusi harta kekayaan dari masyarakat dengan tingkat kekayaan tinggi kepada masyarakat yang memiliki pendapatan rendah. Pajak dipungut dengan didasarkan pada berbagai ketentuan yang ditetapkan oleh masing-masing negara. Ekonomi syariah yang mana melandaskan hukum perekonomian pada prinsip dan nilai Islam memiliki beberapat etika dalam menentukan pemungutan dan pengelolaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terkait dengan etika pemungutan dan pengelolaan pajak yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 10 etika yang dapat diterapkan di Indonesia yang berkaitan dengan pemungutan dan pengelolaan pajak di Indonesia. Secara umum, etika tersebut didasarkan atas perlindungan kepada komponen-komponen dalam Maqashid Syariah dan disesuaikan dengan ketentuan pajak yang sekiranya sesuai untuk digunakan pada karakteristik orang Indonesia.

Anis Fatihatul Madaniah; Infadzah Al Shidqi; Torik Mabruri; Sahlani Sahlani; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berpikir adalah aktivitas kebiasaan manusia yang memungkinkan manusia mengatasi keterbatasan nya sehingga manusia dapat mengarahkan dirinya dan tindakannya ke arah yang lebih baik di masa depan. metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif melalui studi pustaka, penelitian buku, majalah artikel ilmiah yang diperoleh dari media elektronik seperti internet dan google scholar. peran pendidikan karakter dalam membentuk kemampuan befikir kritis generasi muda di Indonesia sangat lah penting untuk dibahas. aspek perilaku yang mentargetkan perubahan adalah perubahan cara berpikir, berperilaku, dan bertindak lebih baik mengembangkan keterampilan inovatif generasi muda. hal ini tidak terlepas dari kesadaran setia negara akan potensi generasi mudanya. untuk meningkatkan kecerdikan dan harmoni teknologi dan industrialisasi dalam kehidupan sehari-hari. pengembangan soft skill generasi muda di setiap negara memiliki metode dan indikasi yang berbeda. “Soft skills merupakan keterampilan dan kecakapan hidup, baik untuk sendiri, berkelompok, atau bermasyarakat, serta dengan sang pencipta. dengan mempunyai soft skills membuat keberadaan seseorang akan semakin terasa di tengah masyarakat. keterampilan akan berkomunikasi, keterampilan emosional, keterampilan berbahasa, keterampilan berkelompok, memiliki etika dan moral, santun dan keterampilan spiritual”. dunia kerja tidak hanya memprioritaskan pada kemampuan akademik (hard skills) yang tinggi saja, tetapi juga memperhatikan kecakapan dalam hal nilai-nilai yang melekat pada seseorang atau sering dikenal dengan aspek soft skills. oleh karena itu, generasi milenial saat ini harus meningkatkan keterampilan mereka dan menyadari pentingnya mengembangkan soft skill agar lebih kompetitif baik di tempat kerja, di dunia akademis maupun di dunia lingkungan masyarakat nya.  

Kustiana Dewi

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Urgensi dari proses pendidikan adalah terbentuknya manusia yang berkarakter. Pembentukan karakter tersebut dimulai sedini mungkin. Dalam menanamkan nilai karakter pada anak merupakan sarana paling penting dalam pilar pendidikan terhadap upaya pembinaan dedikasi positif bagi anak dalam menghormati tatanan hidup seperti etika dan tingkah laku. Implementasi pendidikan karakter terhadap anak usia dini dapat dilakukan dengan 9 pilar karakter melalui pembiasaan dan keteladanan yang difokuskan pada karakter pilar dua yaitu karakter kemandirian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pada pendidikan anak usia dini sering kita jumpai beberapa anak yang belum mandiri misalnya, anak makan masih disuapi, enggan mengambil minum sendiri, sekolah minta ditunggui memakai dan melepas sepatu dengan bantuan guru/orang tua dan membiarkan peralatan belajarnya tergeletak disembarang tempat. Guru perlu menerapkan pendidikan karakter kemandirian pada peserta didik melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan yang tertuang dalam RPPH (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian). Guru membiasakan perilaku kemandirian pada peserta didik melalui aktivitas rutin dan berulang-ulang. Perubahan yang nampak pada peserta didik setelah menerapkan pilar dua melalui pembiasaan yakni peserta didik menjadi lebih mandiri seperti makan dan minum sendiri, berani bersekolah sendiri tanpa ditunggui, bisa memakai dan melepas sepatu sendiri serta mampu merapikan peralatan belajarnya secara mandiri.

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Sekolah pada hakikatnya mempunyai perasaan yang cukup penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku dan berakhlak karimah. Sekolah juga mempunyai peranan penting untuk memberikan pemahaman dan benteng pertahanan agar terhindar dari jeratan negative perkembangan arus globalisasi. Seks bebas itu sifatnya negative karena melanggar norma yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil yang dilakukan peneliti melihat perkembangan siswa terhadap lingkungan disekolah dan peneliti melakukan kegiatan sudah sebanyak beberapa kali dalam kondisi lingkungan serta proses pembelajaran hasil yang didapat siswa semangkin hari semangkin baik dan mulai terjaga yang namanya jauh dari penyimpangan seks bebas dan peningkatan terhadap siswa semangkin terjaga namun yang belum bisa di perbaiki tentang sikap dan etika siswa di SMA SWASTA TUNAS BANGSA. Tujuan dari kegiatan tersebut agar peneliti mengetahui bagaimana perkembangan siswa apakah mereka tahu penyimpangan itu sangat bahaya untuk mereka maka dari itu peneliti mengambil lokasi tersebut untuk dijadikan penelitian. Kata kunci :sikap siswa penyimpangan seks bebas, lingkungan sekolah

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Sekolah pada hakikatnya mempunyai perasaan yang cukup penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku dan berakhlak karimah. Sekolah juga mempunyai peranan penting untuk memberikan pemahaman dan benteng pertahanan agar terhindar dari jeratan negative perkembangan arus globalisasi. Setiap orang juga memilki persepsi dan perilaku ketika interaksi dengan suatu objek tertentu dan mental kita juga ikut menentuka kecendrungan seseorang. Sekolah ini cukup menarik untuk diteliti karena masalah yang peneliti angkat tentang sikap dan perilaku siswa terdapat terdapat disekolah ini. Seperti berkelahi merokok pacaran, tetapi masih banyak pula siswa yang berkelakuan baik. melalui penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apa factor yang mempengaruhi sikap dan perilaku siswa serta apa saja upaya mengatasinya. Sikap terbentuk melalui hasil belajar dari interaksi dan pengalaman seseorang dan bukan factor bawaan ( factor intren) seseorang. Sikap terbentuk oleh adanya interaksi social tang dialami oleh individu. Pada intinya seks bebas tersebut bisa terjadi nya karena lemahnya kontrol dari perilaku seks bebas tersebut dan juga lemahnya control yang berada di masyarakat setempat karena ada pergeseran nilai dan noorma yang ada dimasyarakat sekitar. Seks bebas itu sifatnya negative karena melanggar norma yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil yang dilakukan peneliti melihat perkembangan siswa terhadap lingkungan disekolah dan peneliti melakukan kegiatan sudah sebanyak beberapa kali dalam kondisi lingkungan serta proses pembelajaran hasil yang didapat siswa semangkin hari   semangkin baik dan mulai terjaga yang namanya jauh dari penyimpangan seks bebas dan peningkatan terhadap siswa semangkin terjaga namun yang belum bisa di perbaiki tentang sikap dan etika siswa di SMA SWASTA TUNAS BANGSA. Tujuan dari kegiatan tersebut agar peneliti mengetahui bagaimana perkembangan siswa apakah mereka tahu penyimpangan itu sangat bahaya untuk mereka maka dari itu peneliti mengambil lokasi tersebut untuk dijadikan penelitian.

Kurniasih; Liliana Tedjosaputro

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Salah satu produk bank yang berupa kredit tanpa agunan adalah kartu kredit. Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di tempat-tempat yang dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (merchant). Pemakaian kartu kredit dengan tidak bijak dapat menimbulkan kredit macet. Apabila terjadi kemacetan kartu kredit, maka bank biasanya menggunakan jasa penagihan hutang yang dikenal dengan debt collector. Seringkali debt collector dalam melakukan jasa penagihan hutang bekerja secara tidak profesional bahkan kadang cenderung melakukan perbuatan melawan hukum, sehingga akan menimbulkan kerugian bagi nasabah maupun bank penerbit kartu kredit, karena tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yang bersifat yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis karena penelitian ini menganalisis kesesuaian praktek penagihan kartu kredit dengan peraturan perundang-undangan.  Bank  dalam  melakukan  penagihan kartu  kredit  terhadap nasabah yang wanprestasi seringkali menggunakan jasa penagihan hutang atau yang  dikenal  dengan  debt  collector.  Permasalahan  dalam  sistem  penagihan nasabah pada pokoknya yaitu petugas penagihan tidak mematuhi pokok-pokok etika penagihan. Hal tersebut menyebabkan nasabah terganggu sehingga mengajukan  gugatan  ke  Pengadilan  guna memperoleh  kepastian  penyelesaian. Bank seharusnya membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai apa yang harus dilakukan oleh debt collector di dalam menjalankan tugasnya dalam menagih hutang nasabah kartu kredit. Selain itu peraturan mengenai debt collector diperlukan untuk mengatur kewenangan debt collector di dalam melakukan pekerjaannya.

Moh. Rofiki; Fathor Rohman; Eka Diana; Hidayatullah, Hidayatullah; Ahmad Rifki Harianto +1 more

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Abstrak Dewasa ini, berbagai artikel dapat dicari dan diunduh melalui platform yang terkoneksi dengan internet dengan bebas dimana saja dan kapan saja. Akan tetapi kemudahan tersebut tidak dibarengi dengan pengetahuan dan etika dalam menulis karya ilmiah sehingga terindikasi plagiasi. Berdasarkan observasi yang dilakukan tim, masih terdapat sebagian besar mahasiswa dalam penyusunan karya tulis ilmiah baik makalah dan artikel asal jiplak tanpa menuliskan sumbernya, tidak melakukan parafrase serta tidak melakukan pengecekan dengan aplikasi turnitin sehingga terdeteksi plagiasi. Pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan pendampingan melalui lima tahapan yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan serta evaluasi. Hasil pengabdian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa dengan adanya pelatihan memberikan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap penggunaan turnitin sebagai alat dalam pengecekan tingkat kesamaan sehingga terhindar plagiasi. Hal tersebut didasarkan atas perbandingan hasil pre test dan post test peserta pelatihan yang dilaksanakan sebelum dan sesudah pelatihan.  

Zubair, Zubair; Anas Putra Pratama; Hayatul Jannah Ar-Rayyan; Ali Yustin

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Mahasiswa dapat menjadi profesional dan menyenangkan. Diharapkan mahasiswa memiliki etika dan kepribadian yang baik sebagai prasyarat untuk berkuliah di kampus dan memiliki jiwa profesionalisme yang baik berkat kegiatan pembinaan sikap dan etika mahasiswa yang dilaksanakan di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Buton. Pembentukan karakter diupayakan untuk mewujudkan negara yang berakhlak mulia dan memiliki sikap toleran serta adaptif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Metode dalam pengabdian ini yaitu menggunakan metode ceramah dan metode Tanya jawab. Metode ceramah akan digunakan dalam kegiatan ini. Secara khusus, memberikan penyampaian materi pelajaran teori, dimana materi disampaikan oleh narasumber, dilanjutkan dengan interaksi dengan mahasiswa dalam bentuk tanya jawab. Berdasarkan tingkat pemahaman materi membentuk karakter sikap dan etika mahasiswa yang responsif menunjukan bahwa 24 mahasiswa atau 54,54% menunjukan kategori tinggi, dan 18 mahasiswa atau 40,91% menunjukan kategori sedang, sedangkan 2 mahasiswa atau 4,55% menunjukan kategori sedang. Artinya mahasiswa dalam memahami materi membentuk karakter sikap dan etika mahasiswa yang responsive telah banyak yang memahami materi tersebut

Robingun Suyud El Syam; Nanang Sudiyono; Syabana Angga Zulfikar

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sinetron merupakan salah satu acara televisi yang paling banyak memberikan pengaruh terhadap penontonnya. Sinetron merupakan tayangan yang dapat menjadi media penyampaian sebuah pesan moral. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap nilai-nilai tuntunan yang terkandung dalam sinteron Dunia Terbalik. Melalui pendekatan kualitatif, disimpulkan : bahwa nilai-nilai tuntunan etika sosial dalam sinteron Dunia Terbalik, setidaknya empat aspek; pertama, menghormati orang yang lebih tua; kedua, selalu mengucapkan salam di setiap aktivitas pembuka maupun penutup komunikasi; ketiga, belajar hidup rukun; keempat, saling tolong-menolong terhadap sesama. Etika sosial tersebut elok dipraktekkan dalam kehidupan masyarakat, maka penelitian merekomendasi empat nilai etika sosial ini menjadi pedoman hidup dalam kerangka pendidikan Islam.    

Dariyadi Dariyadi

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi masyarakat Buton. Tradisi tersebut adalah posuo yang diberlakukan bagi remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah observasi dan wawancara yang dilakukan secara bertahap. Setelah pengumpulan data, kemudian melakukan analisis menggunakan pendekatan Miles dan Haberman. Pendekatan tersebut meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Simpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi posuo masyarakat Buton adalah nilai pendidikan i’tiqodiyah. Nilai i’tiqodiyah dalam ritual posuo perempuan Buton terlihat pada setiap prosesi yang dilakukan. Mengawali dan mengakhiri prosesi posuo dengan memohonkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran, perlindungan, dan keselamatan terhadap para gadis yang di-suo; nilai amaliyah, dalam rtiual posuo, mengajarkan para gadis untuk taat beribadah kepada Allah SWT, mendidik mereka untuk menjadi perempuan yang mampu menjaga tingkah laku, ucapan, dan membekali mereka ilmu dalam berumah tangga; nilai khulukiyah, merupakan nilai yang mengajarkan etika yang baik bagi perempuan-perempuan dalam prosesi posuo. Pengetahuan tentang khulukiyah bertujuan untuk membersihkan diri para gadis dari perbuatan yang dinilai rendah, lalu menuntun mereka untuk menghiasi diri dengan akhlak baik; nilai duwaliyah, pada puncak acara posuo, pihak keluarga menyajikan aneka hidangan untuk dinikmati para undangan. Undangan yang hadir dari berbagai kalangan, keluarga, kerabat, dan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. Penyelenggara acara posuo akan berbagi rezeki dengan menajikan aneka hidangan makanan dan minuman kepada para tamu undangan yang hadir.  

Ade Sugiawan; Agus Abdurohim

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerjasama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. Bahasa merupakan cermin identitas bangsa. Hal ini berhubungan erat dengan karakter, sikap, maupun kepribadian dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu karena bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi di antara suku bangsa yang berbeda-beda. Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi merupakan bahasa kesatuan, bahasa penghubung, bahasa pergaulan dalam kehidupan, dan digunakan dalam dunia pendidikan. Keberadaan bahasa gaul pada saat ini, memberikan kekhawatiran pada eksistensi penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar, oleh karena itu diperlukan pendidikan karakter di sekolah, agar eksistensi bahasa indonesia bisa tetap terjaga. Berdasarkan latar belakang diatas maka dirumuskan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh bahasa gaul terhadap karakter siswa SMKN 3 Bogor. Karena bahasa sangat berpengaruh terhadap etika dan karakter seseorang karena hal ini mencerminkan sebuah kepribadian.

Shohibul Hidayah; Rahmat Fadillah; Shidiq Abdul Basith; Yusuf Surya Fadillah; Komarudin, Komarudin +1 more

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam berkomunikasi diperlukan adanya interaksi. Interaksi merupakan sebuah bentuk timbal balik antar makhluk sosial untuk mengetahui pesan yang disampaikan. Berinteraksi tidak hanya saling berbicara saja melainkan bagaimana bisa menerapkannya dikehidupan sehari-hari. Didalam islam, setiap perilaku atau perbuatan harus berlandaskan dengan tauhid, sehingga akan tercipta suatu hubungan interaksi sosial yang baik dan bermoral sesuai dengan ajaran-ajaran islam. Interaksi bukan berarti dapat dilakukan dalam menyampaikan perkataan saja, tapi bagaimana bisa kita terapkan dalam kehidupan. Interaksi tidak akan terjadi apabila tanpa adanya pemicu atau sebab terjadinya interaksi sosial itu sendiri. Dalam berinteraksi tidak ada batasan baik itu suku, ras, agama, dan lain sebagainya. Karena pada dasarnya semua akan saling bernteraksi dan saling membutuhkan. Terlebih lagi berinteraksi bisa dengan menggunakan media sosial, tergantung bagaimana cara kita bisa memanfaatkan media sosial itu dengan sabaik-baiknya. Media sosial bisa menjadi bermanfaat apabila dipergunakan dengan baik dan tetap memperhatikan aturan-aturan yang ada sesuai dengan ajaran islam, namun media sosial juga bisa menjadi penghancur apabila tidak dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Media sosial bisa kita gunakan untuk berinteraksi dari jarak jauh seperti menghubugi kerabat yang ada di kampung atau berinteraksi dengan orang-orang baru untuk menambah koneksi dan lain sebagainya.  

Muhamamd Ikhsan Ramadhan; Cindy Sri Fuji Lestari; Muhammad Pandu Dewan Daru Tunas Mahardika; Dicky Marojahan Manurung; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Politik dalam Islam adalah sesuatu yang mengacu pada konsep dalam ajaran Islam. Cara pemerintahan periode Nabi muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, mencontohkan praktik politik didalam Islam. Etika politik tampaknya sudah usang di masa sekarang. Etika politik sudah hilang dan tidak ada lagi. Fakta ini menunjukkan bahwa politik adalah arena atau kontes dalam perebutan kekuasaan dan kepentingan individu, ada kecenderungan umum dan pembenaran dari berbagai pendekatan untuk mencapai satu tujuan yang diinginkan. Salah satu strategi untuk mempertahankan dan menegakkan ajaran Islam adalah melalui gerakan massa politik, yaitu politik Islam. Dalam arti luas, politik dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung oleh agama Islam. Politik dalam Islam bertujuan untuk memajukan seluruh umat, khususnya Muslim di dunia. Faktanya, Islam telah membentuk kehidupan sosial bagi manusia. Kita tidak dapat terus memperjuangkan hak-hak Muslim di masyarakat saat ini tanpa berpolitik. Dapat dikatakan bahwa politik dalam agama Islam adalah salah satu cara untuk mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan konteks dan keadaan yang sudah ada. Politik tanpa Islam akan mengakibatkan terbentuknya umat Islam yang tidak memiliki kebebasan untuk mengamalkan syariat Islam.

Anti Lailatul Ikhtiar; Nadya Farah Natasya; Dinda Sakura Ali; Mas’udah Mas’udah; Novita Ramadan +1 more

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In practice, journalism has a great influence on the news that is disseminated, the use of journalistic codes of ethics is used to guide the process of retrieving and disseminating the information collected. In this urnal examines the formulation of Islamic journalistic ethics. The rules in carrying out journalistic duties are inseparable from the teachings of Islam which are guided by the Qur'an. So far, some Journalism has made western press theory a guide to the implementation of journalistic duties rather than press theory in an Islamic perspective. Thus, the purpose of this activity is expected to add insight to readers about the implementation of journalism in accordance with Islamic law and can be applied in journalism activities. This research also used supporting documents from both several existing books and journals. The results showed that the formulation of Journalistic Ethics According to an Islamic Perspective needs to be continuously socialized in various activities, both lectures and journalistic trainings, especially on Islamic campuses.

M. Mirza Abdillah Pratama; Christian Hadhinata; Kartika Indah Wahyuni; Ummi Afifatul Mufida; Syafa Aqilla Fadya +5 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Writing scientific papers is one of the most significant things a teacher can do, especially if they want to advance to functional positions. However, producing scientific papers is a barrier for many teachers, leading to teachers engaging in dishonest behavior while writing scientific papers. The goal of this service is to organize socialization, training, and mentorship for SD Negeri 4 Kedoyo instructors on the importance of ethical issues and codes of ethics in scientific paper writing. This service's implementation is divided into three stages: pre-implementation, implementation, and post-implementation. As a result of this activity, socialization, training, and support in scientific writing with three primary resources, namely plagiarism, paraphrasing approaches, and reference managers, have been implemented. The post-test questionnaire score increased by 42.67% for the plagiarism indicator, 43.18% for the paraphrasing technique indicator, and 47.74% for the reference manager indicator, indicating an increase in SD Negeri 4 Kedoyo teachers' knowledge and understanding of literacy violations, ethics, and the code of ethics in writing scientific papers.

Astri Puspa Dewi; Meli Merlina

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Sarkasme dalam media sosial merupakan ejekan atau cemoohan yang dituangkan baik secara tulisan, foto ataupun video. Penggunaan bahasa sarkasme di media sosial ini mencerminkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia  merupakan penutur bahasa yang berbudaya kurang baik, tidak berkarakter baik dan tidak menjungjung tinggi etika kesantunan dalam berbahasa. Jika hal tersebut dibiarkan maka akan memberikan pengaruh yang lebih luas dan menjadikan budaya baru sehingga memudarkan karakter asli bangsa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis penggunaan Bahasa sarkasme pada media sosial twitter yang bertujuan untuk mendeskripsikan komentar netijen pada akun media sosial @AREAJULID yang mengandung Bahasa sarkasme. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik catat dengan cara mencatat dan membaca komentar yang mengandung bahasa sarkasme. Sumber data pada penelitian ini adalah komentar netijen  dalam akun twitter. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan bahasa sarkasme di media sosial twitter sangat tinggi, sehingga menyebabkan pelanggaran prinsip kesopanan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Rozikin

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dengan adanya kemajuan tehnologi sekarang ini banyak kejadian yang menimpa anak anak kita sebagai contoh banyak  Tindak Pidana Kekerasan atau ancaman kekerasan ,tipu muslihat, serangkaian kata bohong , memaksa atau membujuk anak dibawah umur untuk melakukan persetubuhan dan atau pencabulan, ini sering terjadi di daerah daerah ,hampir di seluruh wilayah Indonesia  Hal ini karena kurangnya pemahaman hukum terhadap anak anak terutama hukum pidana dan Hukum perlindungan anak ,Anak anak kita tidak berfikir dengan meniru dan bergaya seperti yang ada di internet ,anak anak tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan tersebut sebenarnya melanggar hukum,,maka dengan adanya kejadian tersebut kita selaku orang tua harus waspada dan selalu memperhatikan anak anak kita dalam kehidupan sehari hari,Demikian karena dengan adanya kemajuan tehnologi, sebagaimana hubungan antara anak yang satu dengan yang lainnya sangat mudah dan cepat,apalagi dalam masa pandemi ini mereka anak anak kita tidak sekolah secara off line tetapi sekolahnya secara on line,dan banyak kesempatan untuk bermain hp dalam setiap harinya ,Kalau kita selaku orang tua tidak memperhatikan anak anaknya ,mereka bisa berhubungan dengan sembarang anak ,yang mengakibatkan moral dan etika anak anak kita rusak.Contohnya banyak kejadian yang orang tuanya bekerja di luar negeri ,anak anak mereka jadi tidak karuan dalam kelakuan dan moralnya ,banyak banyak anak anak yang dibawah umur dengan bebasnya melakukan hubungan intim layaknya suami istri,mereka mulai dini atau kecil sudah di tinggal orang tuanya ,bekerja di luar negeri ,sehingga pengawasan anak anak tersebut terlalu bebas dan kurangnya perhatian.Ini terjadi karena kemajuan Tehnologi yang sangat pesat ,apa yang ada di seluruh dunia ini bisa kita ketahui baik itu yang sifatnya mendidik maupun yang merusak moral anak kita ,contoh yang merusak moral banyak disajikan film film porno di dalam akun hp ini, kalau yang sifatnya mendidik tidak menjadi masalah contohnya anak anak mengetahui kejadian dan berita berita di luar sana ,ini bisa menambah pengetahuan dan pengalaman anak.Sehingga banyak kejadian kejadian yang menimpa anak anak kita , Karena kurangnya pengawasan , banyak juga anak anak kita terlibat narkoba ,maupun mengkonsumsi pil pil koplo, demikian juga minum minuman keras , mereka semua ini meniru gaya hidup di internet internet yang serba gelamor ,mereka belum berfikir kalau semua itu sebenarnya merusak masa depan diri mereka sendiri .Itulah kita selaku orang tua harus benar benar memperhatikan tingkah laku anak anak kita , agar jangan sampai anak anak kita terjerumus ke dalam lembah hitam yang salah ,sehingga melanggar Undang undang perlindungan anak dan juga undang undang KUHP Karena Pandemi covid 19 yang tidak kunjung selesai sehingga anak anak kita belajar secara on line di rumah yang bisa mengakibatkan terlalu banyak waktu senggang untuk anak anak kita bermain HP ,sehingga pemikiran anak anak kita tersebut cenderung pengin mempraktekkan nseperti apa yang di lihat di HP ,yang mana apabila yang ndi lihat di HP tersebut mungkin yang mendidik ,anak kita akan menjadi lebih baik tetapi apabila yang dilihat di HP tersebut gambar gambar pornograpi maka akan membuat pelajaran kepada anak anak kita dan kelakuan yang pantas dilakukan oleh seorang anak yang usianya masih dibawah umur ,sehingga ini bisa merusak masa depan anak anak bangsa kita ,maka dalam hal ini kita selaku orang tua harus benar benar mengawasi dan betul betul memperhatikan anak anak kita biar jangan sampai melakukan hal hal yang tidak senonoh dan tidak anak anak kita melakukannya , sebagai contoh kejadian yang dilaporkan di unit PPA ( Pelayanan Perempuan dan Anak ) di Sat Reskrim Polres Kendal, Polda Jawa Tengah     Seorang Anak sampai melakukan perbuatan seperti itu karena disebabkan kurangnya pengawasan dari orang tua ,orang tua membiarkan anaknya bermain tanpa pengawasan yang ketat dari orang tua ,sehingga setelah kejadian tersebut baru orang tuanya kaget dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian,Sebelum hal ini terjadi harus betul betul kita selaku orang tua kontrol kepada anak anak kita .lebih baik kita cerewet dari pada anak anak kita kebablasan.Karena Tehnologi sekarang ini sudah sangat maju apapun bisa dilihat dan dengar dari youtobe maupun instagram dan lainnya

Agung Citra Resmi Wulangsih; Ahmad Ainul Anam; Nita Apriyatin

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masyarakat adat merupakan satu kesatuan kelompok yang tidak hanya terikat pada tempat kediaman suatu daerah tertentu, tetapi juga terikat pada hubungan keturunan dalam ikatan pertalian darah atau kekerabatan yang sama dari satu leluhur, baik secara tidak langsung karena pertalian perkawinan atau pertalian adat (genealogis). Kasepuhan Ciptagelar merupakan salah satu komunitas adat di tanah Sunda, terletak di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, yang masih memegang teguh kebudayaan peninggalan leluhur yang diwariskan secara turuntemurun sejak tahun 1368. Hampir seluruh kegiatan dalam kehidupan tidak terlepas oleh kepercayaan, budaya, dan tradisi terutama dalam sektor bercocok tanam. Nilai kearifan lokal yang merupakan identitas atau kepribadian serta ciri khas etika dan nilai budaya dalam masyarakat Kasepuhan Ciptagelar yang menjadi pandangan hidup masih dipegang teguh dan menjadi teladan yang baik dalam menyelaraskan diri dengan alam. Hal tersebut nampak dalam upacara adat proses penanaman padi hingga pemanenan yang masih dilestarikan hingga kini dan juga bagaimana mengatur keseimbangan pengolahan hutan.

Marsidi Marsidi; Ina Martha; Lukas Budi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Upaya Guru PAK Dalam Mengatasi Persoalan-persoalan etika pada peserta didik yang ada di sma pak kasih sidas. Permasalahan yang kompleksdalam dunia pendidikan menuntut upaya dari para guru pak agar dapat membantu para siswa untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Persoalan etika adalah persoalan yang menyangkut tentang kepribadian, sikap serta tingkah laku sesorang dalam kehidupan sehari-hari.

Septinus Hia

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Bisnis merupakan usaha yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Ada berbagai pandangan yang menyatakan bisnis itu kotor, pandangan ini merupakan pandangan yang salah karena bisnis pekerjaan yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Dari sudut pandangan reform menjelaskan bahwa berbisnis merupakan panggilan dari Allah. Pekerjaan yang dilakukan manusia baik dalam Gereja maupun di luar  merupakan perintah yang diberikan Tuhan. Dalam Alkitab tidak ada perintah atau larangan untuk berbisnis namun bisnis dapat dilakukan sesuai dengan prinsip Friman Tuhan. Orang percaya yang terlibat dalam praktik bisnis agar memahami bahwa bisnis itu anugerah dari Allah dan berbisnis merupakan panggilan dari Allah. Oleh karena itu, orang percaya seyogianya menggunakan bisnis.